cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
ANALISIS KESALAHAN PADA SISWA KELAS XI DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI MATRIKS Nofyanti Dewi; Luvy Sylviana Zanthy
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.513

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kesalahan pada siswa kelas XI dalam mengerjakan soal materi matriks. Penelitian yang termasuk kedalam  penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah  siswa kelas XI MAN di Cimahi yang berjumlah 9 orang. Instrument tes yang diberikan yaitu lima butir soal. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes. Data yang diperoleh adalah kesalahan yang siswa lakukan dalam menjawab setiap butir soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bawah siswa yang menjawab benar pada soal nomor satu sebesar100%, soal nomor dua sebesar 66,7%, soal nomor tiga sebesar 10%, soal nomor empat sebesar 100%, dan soal nomor lima sebesar 77,8%. Hasil presentase siswa yang menjawab benar menunjukan bahwa masih banyak kesalahan  yang dilakukan siswa. Kesalahan tersebut berada pada soal nomor dua, tiga dan lima. Karena bisa dilihat dari presentase ketiga nomor tersebut memiliki presentase cukup rendah, berbeda dengan soal nomor satu dan empat yang memiliki presentase sangat baik. Kesalahan yang ditemukan pada ketiga nomor  diantaranya : 1) kesalahan konsep perkalian matriks, 2) kesalahan dalam perhitungan, 3) kesalahan tidak menuliskan tanda operasi, 4) kesalahan konsep, dan 5) kesalahan kecerobohan. Kesalahan ini disebabkan siswa lupa materi, kecorobohan, kurang memperhatikan informasi yang dari soal dan tidak telitinya siswa dalam mengerjakan soal.ABSTRACTThe goal of this research is to describe how wrong all of the students in the sophomores have been in solving matrix material. The method of this research is qualitative descriptive research. The subject in this research is XI grade of MAN CIMAHI  is 9 person. The instrument of the test was given the five grains of matter. The data-collection of this technique is a test. The data was obtained is a student's fault in answering every questions. Based on the results was obtained by the undergraduates who get the right answers on the number is one problem is 100%, the problem of number two is 66.7%, the problem of number three is 10%, the problem of number four is 100%, and the problem of number five at 77.8%. The results of this research is student do the presentation that gave the correct answer show there are many mistakes of the students. The fault shows in problem number two, three and five. Because it evidenced in the third percentage that the number has a fairly low percentage, in contrast to the number one and four that have a very good presentation. The Errors found in all three numbers such as : 1) matrix multiplication errors, 2) errors in calculation, 3) errors did not mark operations, 4) draft errors, and 5) discretionary errors. The mistake was caused by students forgetting the material, demolition, lacking interest and not studying in their problem of students.
PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS PADA MATERI GEOMETRI DAN PENGUKURAN SMP Adi Pribadi; Somakim Somakim; Muhammad Yusup
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.30

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  soal  penalaran  matematika  model TIMSS konten geometri dan pengukuran  yang valid baik secara logis dan empiris serta mempunyai efek potensial terhadap peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Design Reseacrh tipe Development Studies. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri  1 Palembang kelas VIII.7 yang berjumlah 26 orang siswa. Proses pene litian ini melalui tahapan Preliminary Evaluation dan Formative Evaluation. Berdasarkan hasil penelitian , diperoleh 5  soal penalaran matematika. Soal–soal tersebut  memenuhi karakteristik TIMSS dan memenuhi indikator soal penalaran TIMSS.  Dari hasil fie ld test yang dilakukan , diketahui terdapat 17 siswa (63,3846%)  yang mendapatkan  nilai di atas rata-rata , dimana rata-rata nilai siswa yaitu 70,55.
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS TEORI VAN HIELE Deshinta Puspa Ayu Dwi Argaswari
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.211

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembandan ini adalah untuk melakukan pengembangan modul geometri berdasarkan teori geometri terkemuka yaitu teori geometri van Hiele. Pengembangan dilakukan dengan mengambil topik segiempat di kelas VII sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahap penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah modifikasi dari metode Borg and Gall dan metode Plump. Tahap awal dilakukan dengan melakukan tes level berpikir geometri siswa yang menunjukkan hanya 22,6% siswa berada pada level berpikir geometri yang memadai yaitu level 2 deduksi informal, sedangkan sisanya masih berada pada level 1 dan level 0. Bahan ajar yang digunakan juga ternyata tidak membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir geometrinya. Oleh karena itu disusunlah modul geometri menggunakan teori van Hiele agar sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Modul dikembangkan dengan berbagai pengujian kontruk agar mendapatkan modul yang valid. Kemudian modul di ujikan pada tes eksperimen dengan uji statistik K-S. Modul efektif meningkatkan level berpikir geometri siswa sebanyak 48% siswa..
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP NILAI MATA KULIAH STATISTIKA MATEMATIKA Sri Rahmawati Fitriatien
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i1.309

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi nilai ujian mahasiswa angkatan 2016 pada tengah semester yang mengampu mata kuliah statistika matematika  belum mencapai maksimal. Sebagian besar mahasiswa masih kesulitan memahami dan memaknai konsep statistika matematika untuk materi peluang sehingga mahasiswa merasa kesulitan dalam menyelesaikan baik soal latihan, kuis, maupun ujian. Peneliti selaku dosen pengampu mata kuliah statistika matematika merasa perlu untuk melakukan inovasi pembelajaran. Model pembelajaran SQ3R merupakan alternatif pembelajaran yang digunakan peneliti karena melalui model ini mampu memberikan pemahaman yang membantu mahasiswa berpikir tentang teks yang sedang dibaca terkait materi peluang sehingga mahasiswa mampu menyelesaikan bentuk permasalahan terkait peluang dengan berbagai kompleksitas problem soal. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan kelas D sebagai sampel. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan D pada mata kuliah statistika matematika untuk materi peluang. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui teknik dokumentasi berupa nilai yang sebelumnya diperoleh dan tes yang diberikan oleh peneliti. Berdasarkan  uji analisis data menggunakan uji-t diperoleh bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SQ3R terhadap hasil belajar matematika mahasiswa angkatan 2016 kelas A dan D.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS ICARE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA Suryanti Suryanti; Muhammad Asrullah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.487

Abstract

Secara rinci tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan mendiskripsikan kualitas LKS berbasis ICARE  pada materi Trigonometri ditinjau dari segi kevalidan, efektifitas  dan kepraktisan. Jenis penelitian ini adalah metode pengembangan (Research and Development) melalui model ADDIE (analysis, design, development, implementasion, evaluation) yang melibatkan 2 orang guru matematika dan 10 orang siswa, pada uji coba pemakaian yang menjadi subjek uji coba adalah satu kelas. Instrumen penelitian yaitu  instrumen validasi produk dari segi materi dan desain, instrumen persepsi guru dan siswa untuk mengetahui efektifitas LKS, instrumen observasi dan tes pilihan ganda dengan empat alternative pilihan jawaban. Untuk instrumen tes pilihan ganda dilakukan uji coba terlebih dahulu agar tes yang digunakan berkualitas kemudian dilakukan analisis item. Analisis ini digunakan untuk mengetahui validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan realibilitas. Hasil penelitian ini: (1) Lembar Kerja Siswa berbasis ICARE pada materi persamaan trigonometri memiliki kualitas baik karena telah memenuhi 3 aspek yaitu valid, efektif dan praktis.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA PADA KONTEN SPACE AND SHAPE Anis Munfarikhatin; Irmawaty Natsir
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.569

Abstract

Kemampuan literasi matematika masih menjadi tren di dunia pendidikan saat ini. PISA merupakan salah satu studi yang mengukur kemampuan siswa dalam proses penalaran, memberikan argumen dan pemecahan masalah. Dari beberapa konten yang diukur, peneliti memfokuskan pada space and shape materi pythagoras. Pertanyaan pada penelitian ini adalah bagiamana kemampuan literasi siswa pada konten space and shape materi pythagoras. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 80% siswa berada pada level di bawah 1 dan 20% berada pada level 1. Dari beberapa indikator yang dinilai pada aspek communication menunjukkan skor rata- rata 3,13; skor komponen mathematising rata- rata 2,13; skor komponen representation rata- rata 2,33; skor komponen reasoning and argument rata- rata 2,13; skor devising strategies and solving problem 2,56; komponen using symbolic, formal and technical language and operation memperoleh skor rata- rata 3,00; dan skor rata- rata kemampuan using mathematics tools memperoleh skor 2,66. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa pada konten space shape masih sangat rendahABSTRACTMathematical literacy is still a trend in the world of education today. PISA is one study that measures the ability of students in the process of reasoning, providing arguments and problem solving. From some of the content measured, researchers focus on the space and shape of pythagorean material. The question in this study is how the literacy ability of students in the content space and shape pythagorean material. In this study, researchers used a qualitative approach with methods of observation, documentation and interviews. The results showed as many as 80% of students were at the level below 1 and 20% were at level 1. Of the several indicators assessed on the communication aspect showed an average score of 3.13; the average score of the mathematising component is 2.13; average component score score of 2.33; the reasoning and argument component score averaged 2.13; score devising strategies and solving problems 2.56; components using symbolic, formal and technical language and operation obtain an average score of 3.00; and the average score of ability to use mathematics tools obtain a score of 2.66. The results showed that the literacy ability of students in space shape content was still very low.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROGRAM LINEAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MEDIA E-LEARNING ANTI, SIRW
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i1.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran program linear berbasis model pembelajaran kooperatif pendekatan scientific dengan media e-learning yang valid, praktis dan efektif di kelas X multimedia SMKN 1 Somba Opu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes, dan kuisioner respon siswa. Subyek penelitian adalah kelas X Multimedia di SMKN 1 Somba Opu. Perangkat Pembelajaran yang dikembangkan adlah buku siswa, LKS, dan PP. Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan prinsip Thiagarajan (4-D). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Perangkat pembelajaran yang digunakan valid karena hasil validasi berada pada interval 3,5 ≤ 𝑉 ̅ < 4,5 dengan rata-rata 𝑉 ̅ = 4.1 berarti valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil; (2) Perangkat pembelajaran praktis karena didalamnya terdapat kategori yang dapat mengaplikasikan aktivitaspembelajaran; (3) Perangkat pembelajaran efektif karena didalamnya terdapat tiga instrumen yaitu tes hasil belajar, LKS, dan kuisioner respon siswa yang terdapat pada kriteria interval tolerasi efektif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Alimuddin, Herman
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.186

Abstract

Penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhdap hasil belajar matematika. Permasalahan yang dikaji adalah “ Hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional materi Bilangan Bulat. Sampel penelitian diambil secara random, di mana dipilih menjadi dua kelas dari 12 kelas. Pengumpulan data menggunakan Tes Hasil Belajar Matematika pada pokok Bahasan Bilangan Bulat dalam bentuk Uraian.Teknik Analisis data menggunakan statistika deskriptif adalah sebagai berikut. (1) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation (Kelompok eksperimen) Mencapai nilai rata rata sebesar 73,67 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 8,479 (2) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional (Kelompok Kontrol) mencapai nilai rata rata 69,92 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 76,25. Dan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi dibanding dengan model pembelajaran Konvensional. Teknik analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model Group Investigation dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE GALPERIN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA Taqwa, Muhammad
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i1.349

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Tujuan penelitian: (1) Untuk memperoleh gambaran deskriptif hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (2) Untuk memperoleh gambaran deskriptif aktivitas siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (3) Untuk memperoleh gambaran deskriptif respon siswa yang diajar dengan menggunakan metode Galperin dan metode ekspositori, (4) Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Galperin dibandingkan dengan metode ekspositori. Satuan eksperimen yaitu siswa SMA Negeri 1 Bungoro pada semester ganjil  2011/2012 dan diberi perlakuan 2 kelas. Teknik analisis data dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian: (1) Rata-rata hasil belajar matematika yang diajar dengan metode Galperin lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan metode ekspositori, (2) Aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar yang diajar dengan menggunakan metode Galperin lebih baik dibandingkan aktivitas siswa yang diajar dengan menggunakan metode ekspositori, (3) Respons siswa yang diajar menggunakan metode Galperin lebih  positif dengan respons siswa yang diajar dengan menggunakan metode ekspositori, (4) Berdasarkan indikator keefektifan, pembelajaran dengan metode Galperin efektif diterapkan pada siswa SMA Negeri 1 Bungoro khususnya materi  program linear dibandingkan dengan pembelajaran dengan metode ekspositori, hal ini tercermin dari perbedaan rata-rata hasil belajar, ketuntasan klasikal, aktivitas siswa, dan respons siswa.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN KARTU MATEMATIKA ASYIK DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG Panglipur, Indah Rahayu; Amalia, Ria
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.428

Abstract

Penilitian ini membandingkan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung dalam hal hasil pembelajaran mereka. Desain penelitian eksperimen semu dipilih dalam penelitian ini. Populasi adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Jember pada tahun akademik 20018-2019. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak kelompok atau cluster random sampling. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan cara tes untuk mengetahui hasil belajar kemudian data pengujian hipotesis dianalisis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung. Hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Fun Mathematics Card lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan Model Pembelajaran Langsung.