cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
PENGEMBANGAN TASK-DESIGN PADA MATA KULIAH ESENSI MATEMATIKA Tanti Listiani
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.517

Abstract

Esensi Matematika merupakan mata kuliah yang diberikan kepada seluruh mahasiswa fakultas ilmu pendidikan di Universitas Pelita Harapan. Mata kuliah ini biasanya diberikan kepada mahasiswa pada tahun pertama memasuki perkuliahan. Tidak seperti matematika di SMA yang berfokuskan pada content atau isi materi pelajaran saja maka pada matakuliah ini kita dapat melihat keunikan serta keagungan Tuhan mengenai karya-karyaNya di dalam matematika. Permasalahan yang seringkali dihadapi oleh mahasiswa yang sudah mengambil matakuliah ini adalah mahasiswa mengaku belum terbiasa dengan materinya. Hal ini yang mengakibatkan nilai UTS nya menjadi rendah. Pada penelitian ini digunakan design penelitian menggunakan Task Design dengan menggunakan kerangka metodologi penelitian Didactic Engineering (DE). Pemilihan design penelitian ini adalah karena esensi matematika tidak hanya menekankan content pembelajaran saja. Maka dari itu, diperlukan suatu design pembelajaran yang didalamnya mencakup soal-soal, tugas-tugas serta materi-materi di dalamnya yang dapat juga mengukur kemampuan pemahaman mahasiswa FIP dalam belajar esensi matematika. Dengan design pembelajaran yang ada, dosen sebagai pengajar dapat memiliki suatu rangkaian pembelajaran yang bermakna selain itu juga mampu membantu mahasiswa dalam mengatasi hasil pembelajaran menjadi lebih baik lagi. Design dalam penelitian ini belum terlaksana sepenuhnya, maka dapat menjadi saran untuk penelitian selanjutnya untuk dapat melengkapinya.ABSTRACTMathematics essence is a course given to all of Teachers College students at UPH. This course is usually given to students in the first year of entering the College. Students problem who have taken this course is the low score of the middle test. The purpose of this article is to describe task design development which used to solve the student learning difficulties in learning mathematics essence. This study used a research design-Task Design within the framework of the Didactic Engineering (DE) research methodology. The selection of this research design is because the mathematics essence is a subject that can invite students to be able to see the beauty of God's creation. Therefore, we need a learning design that includes questions, assignments, and materials which can measure students' understanding ability. The sampling technique is done purposively, namely students who get the essence of mathematics courses. With the existing learning design, lecturers as facilitators can have a meaningful learning sequence while also being able to assist students in overcoming learning outcomes for the better. The results show that task design needs to be developed by referring to learning modules, assignments, practice questions that need to integrate for daily life and to applicate in the middle test using Moodle.
PENGARUH PROFESIONALISME MENGAJAR DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI MELALUI MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIKA Rahma Hidayati Darwis
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.227

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi dalam penelitian seluruh Mahasiswa STAIN Watampone Jurusan Syariah Program studi ekonomi Syariah. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada responden yang terbagi tiga yaitu angket profesionalisme mengajar, tingkat sosial ekonomi, dan minat belajar. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial menggunakan AMOS 20. Hasil yang diperoleh dari analisis statistik deskriptif, untuk profesionalisme mengajar dosen menurut pandangan mahasiswa berada pada kategori tinggi, untuk tingkat sosial ekonomi berada pada kategori sedang, untuk kemampuan minat belajar mahasiswa berada pada kategori tinggi.  Sementara hasil yang diperoleh dari analisis statistik inferensial; 1) sekitar 26,8% variansi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah statistik inferensial dipengaruhi oleh  profesionalisme mengajar, tingkat sosial ekonomi dan minat belajar secara bersama-sama. Sehingga masih ada 73,2% varians hasil belajar mahasiswa yang dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak ikut diselidiki dalam penelitian, 2) minat belajar mahasiswa dapat memperkuat pengaruh profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi dalam meningkatkan hasil belajar. Konstribusi profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi terhadap hasil belajar mahasiswa akan semakin besar jika masing-masing variabel profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi disertai dengan minat belajar yang tinggi.
PENGGUNAAN UBIN ALJABAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ALJABAR SISWA KELAS VII Siti Rahmah; Deshinta Argaswari
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.574

Abstract

Siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam mentransformasikan pengetahuan mereka dari konkret ke abstrak. Hal ini berakibat siswa tidak menyadari bagaimana penggunaan konsep aljabar dalam kehidupan. Kesulitan ini tentunya berpengaruh terhadap kemampuan aljabar siswa. Penelitian ini menelaah bagaimana penggunaan ubin aljabar sebagai alat manipulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aljabar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran ubin aljabar dalam meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Data dikumpulkan menggunakan pengamatan, wawancara, dan tes terhadap 36 siswa kelas VII SMP 166 Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ubin aljabar meningkatkan kemampuan aljabar siswa. Kemampuan aljabar berdasarkan kriteria Kieran meningkat masing-masing pada kemampuan transformasional dari penelitian pendahuluan ke siklus kedua meningkat sebesar 42,23%, kemampuan generasional meningkat 40,27%, dan kemampuan meta-global sebesar 58,33%ABSTRACTGrade VII students are struggling in transforming their knowledge from concrete to abstract. It makes them not realize the use of algebra concepts in their life. The struggling also impacted to student’s performance in learning algebra. This study examined the use of algebra tiles to increase student’s performance in algebra as a manipulation tool in involving them in algebraic activities. The method used for this study is classroom action research who has the purpose to discover the strategies to increase algebraic performance. The data was collected by observations, interviews, and tests from 36 Grade VII Students of SMP 166 Jakarta. The result of this study shows that by using algebra tiles, student’s performance in algebra is increased. Based on Kieran’s criteria of algebraic performance, the transformational ability from preliminary into cycle 2 is increased for about 43,23%, the generational ability is increased about 40,27%, and meta-global ability is increased about 58, 33%.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Thasyia Indira; Somakim Somakim; Ely Susanty
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas IXdengan penerapan pendekatan PMRI pada materi barisan dan deret. Penelitian inimerupakan jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas IX.2SMP Negeri 1 Indralaya Selatan yang berjumlah 25 orang. Proses pembelajaranberlangsung sesuai dengan karakteristik dan prinsip PMRI. Teknik pengumpulandata yang digunakan adalah tes tertulis yang terdiri dari dua soal, wawancara, danobservasi untuk memperoleh data tambahan. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan PMRI dikelas IX.2 SMP Negeri 1 Indralaya Selatan memiliki kemampuan berpikir kritiscukup baik dengan rincian sebagai berikut: presentase siswa yang memilikikemampuan berpikir kritis berkategori sangat baik sebanyak 24%, siswa yangmemiliki kemampuan berpikir kritis berkategori baik sebanyak 28%, siswa yangmemiliki kemampuan berpikir kritis berkategori cukup sebanyak 12%, dan siswayang memiliki kemampuan berpikir kritis berkategori kurang sebanyak 36%.Indikator interpretasi memiliki kemunculan tertinggi yaitu sebesar 92,67%.Kemudian kemunculan pada indikator analisis sebesar 82%, kemunculan indikatorevaluasi sebesar 45%. Dan indikator dengan presentse kemunculan terendah adalah inference yaitu sebesar 44,67%.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Penerapan Cipp Evaluation Model Pada Siswa Kelas VIIB Maha Putra Tello Makassar Andi Jusmiana
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v2i1.122

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan CIPP Evaluation Model pada Siswa Kelas VIIB SMP Maha Putra Tello. Makassar dengan permasalahan 1) Bagaimana gambaran hasil belajar matematika siswa sebelum diterapkan CIPP Evaluation model. 2) Bagaimana gambaran hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan CIPP evaluation model. 3) Bagaimana gambaran peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan CIPP evaluation model. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan Subjek penelitian adalah kelas VIIB SMP Maha Putra Tello Makassar dengan jumlah siswa 21 orang. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan observasi dan tes. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data hasil evaluasi konteks dan proses diolah secara kualitatif dan data hasil evaluasi input dan produk diolah secara kuantitatif yaitu menggunakan statistik deskriptif. Hasil yang dicapai setelah penerapan CIPP evaluation model, pada siklus I rata-rata skor hasil belajar siswa sebesar 64,40   berada pada kategori rendah, pada siklus II, 77,05 berada  pada kategori tinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran CIPP Evaluation model maka hasil belajar matematika siswa kelas VIIB SMP Maha Putra Tello Makassar mengalami peningkatan.    
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI MATEMATIKA (MONOTIKA) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Ryan Angga Pratama; Rudy Ananta; Suci Yuniarti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Monopoli Matematika (MONOTIKA) terhadap hasil belajar matematika materi Prisma dan Limas pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Balikpapan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen.. Desain dalam penelitian ini adalah Posttest-Only Control Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Balikpapan tahun ajaran 2017/2018. Teknik penarikan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu kelas VIII-F sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 37 siswa dan VIII-I sebagai kelas kontrol dengan jumlah 37 siswa. Dalam pelaksanaannya, kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran MONOTIKA, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran langsung. Uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test yang menunjukan bahwa nilai  atau , yang berarti  ditolak. Hal ini dapat disimpulkan hasil belajar matematika siswa yang memperoleh pembelajaran dengan media MONOTIKA lebih baik dari siswa yang memperoleh pembelajaran langsung pada kelas VIII SMP Negeri 7 Balikpapan tahun ajaran 2017/2018.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING Sutri Patmawati; Misdalina Misdalina; Putri Fitriasari
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PROJECT, ACTIVITY, COOPERATIVE LEARNING, EXERCISE (PACE) Ernawati Ernawati; Baharullah Baharullah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v4i1.548

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran matematika yang belum optimal karena proses pembelajaran yang masih monoton sehingga mengakibatkan aktivitas siswa menjadi kurang aktif dan siswa kurang memberi respon terhadap pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana hasil belajar matematika siswa, aktivitas siswa, respon siswa dan (2) apakah model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Sinjai Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design, yaitu jenis penelitian yang hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study, yaitu sebuah percobaan yang dilakukan tanpa adanya kelompok pembanding dan tanpa tes awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata nilai hasil belajar siswa yaitu 66,31 dengan standar deviasi 24,60 dan persentase siswa yang mencapai kriteria tuntas yaitu 80,8%, Aktivitas siswa dikatakan baik/aktif  karena rata-rata persentase siswa yang melakukan aktivitas positif yaitu 79,56%, dan respon siswa dikatakan positif karena rata-rata persentase siswa yang menjawab “ya” yaitu 96,15%. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran matematika melalui model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) efektif diterapkan di kelas VIII.A SMPN 2 Sinjai Selatan.ABSTRACTThis research is motivated by the learning process of mathematics which is not optimal because the learning process is still monotonous resulting in students activities become less active and less students give response to the learning. This research was conducted with objectives to determine: (1) how students ' mathematics learning outcomes, student activity, student responses, and (2) whether the model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) effectively applied in the learning of mathematics of students of class VIII.A SMP Negeri 2 Sinjai Selatan. This type of research is pre-experimental design, namely the type of research that only involves one class as the experimental class and the research design used is One-Shot Case Study, namely an experiment that was done in the absence of a comparison group and without a preliminary test. The results showed that the score of the average value of student learning outcomes that 66,31 by the standard deviation to 24.60 and the percentage of students who achieve the criteria completely ie 80,8%, the Activity of the students is said to be good/active because the average percentage of students who perform a positive activity that is 79,56%, and the response of the students said to be positive because the average percentage of students who answered “yes” that is 96,15%. From the results of the study concluded that the learning of mathematics through model Project, Activity, Cooperative Learning, Exercise (PACE) effectively applied in class VIII.A SMPN 2 Sinjai Selatan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI MELALUI METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS V SDN 186 LEMBANG Jumrah Jumrah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v1i1.18

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan di SDN 186 Lembang Kab. Pinrang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa kelas V melalui metode Demonstrasi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 186 Lembang Kab. Pinrang Tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemahaman konsep yang dilakukan tiap akhir siklus, observasi, refleksi dan respon siswa. Dari data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dicapai setelah dianalisis yaitu : (1) pada Siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 67,36 dengan standar deviasi 11,74 dan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 67,86%. (2) pada Siklus II, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 71,54 dengan standar deviasi 10,50 danpersentase siswa yang mencapai nilai KKM sebesar 85,71%. (3) hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa antara lain siswa menjadi lebih aktif bertanya, menanggapi pertanyaan dan membuat kesimpulan, serta siswa terlihat memperhatikan pelajaran dengan tenang dan fokus sehingga mereka bisa menjawab pertanyaan tentang materi pelajaran dengan baik dan benar. (4) Terjadinya peningkatan pemahaman konsep geometri siswa setelah menerapkan metode demonstrasi.
PELEVELAN LAPISAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X Novisita Ratu
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menempatkan pemahaman konsep siswa kedalam level lapisan pemahaman konsep matematika. Lapisan pemahaman konsep pada penelitian ini berdasarkan pada teori Pirie&Kieren yang terdiri dari primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing, structuring, inventising. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas X MIPA 7 SMAN 1 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan Sebesar 54,3% siswa atau sebanyak 19 orang siswa berada pada level tertinggi yaitu inventising, sebesar 22,8% siswa atau sebanyak 8 orang siswa pada level structuring, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level Observing, sebesar 2,9 % siswa pada level formalising, sebesar 14,2% siswa atau sebanyak 5 orang siswa pada level primitive noticing, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level image knowing/ having dan tidak terdapat siswa pada level  primitive knowing dan image making. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan level lapisan pemahaman konsep setiap siswa berbeda-beda. Sehingga guru di dalam mengajarkan konsep matematika agar dapat memperhatikan keberagaman penguasaan konsep siswa.  

Page 9 of 41 | Total Record : 403