cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
THE EFFECTIVENESS OF METACOGNITIVE INSTRUCTION TO TEACH LISTENING SKILL VIEWED FROM STUDENTS’ SCHEMATA Hamid Asman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.42

Abstract

The objectives of this research are to reveal whether: (1) Metacognitive instruction method is more effective than Cognitive instruction method to teach listening skill; (2) the students with high level of schemata have better listening skill than those with low level of schemata; and (3) there is an interaction between the teaching methods and students’ schemata in teaching listening skill. This experimental study was carried out at the English Education Department of IKIP-PGRI Pontianak in the Academic Year of 2014/2015. Data analysis reveals research findings as follows: (1) Metacognitive Instruction Method is significantly different from Cognitive instruction method to teach listening  skill; (2) The listening skill of the students who have high schemata  is significantly different from that of those who have low schemata; and (3) There is an interaction between teaching methods and students’ schemata for teaching listening skill. Based on the findings, it can be concluded that Metacognitive Instruction Method is effective to teach listening skill. The effectiveness of the method depends on the degree of the students’ schemata. Key word :  Metacognitive Instruction,Ccognitive Instruction,  Listening Skill, Students’ Schemata and Experimental Study.
ANALISIS KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM ROMAN TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA BUYA HAMKA Mai Yuliastri Simarmata
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.43

Abstract

Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan dsb) untuk mengetahui  keadaan yang sebenarnya (sebab musabab duduk perkara dsb) dengan mudah mengetahui tujuan dari sebuah penelitian. Roman merupakan kerangan prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya  menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Adapun hal yang dianalisis dalam penelitian ini adalah konflik internal dan eksternal tokoh utama dalam roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Buya Hamka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, untuk mengungkapkan, menggambarkan, menguraikan dan memaparkan objek yang akan diteliti. Bentuk penelitian yang digunakan ini adalah bentuk penelitian kualitatif. Konflik tokoh utama diuraikan dan di kaji dalam bentuk kata-kata maupun kalimat. Kesimpulan  dalam penelitian ini Konflik Internal dalam penelitian ini terjadi karena pergolakan emosi antara tokoh-tokoh utama atau peristiwa yang terjadi pada diri tokoh-tokoh tersebut. Adapun tokoh-tokoh tersebut Zainuddin, Aziz, dan Hayati. Konflik batin yang memuncak terjadi antara Zainuddin dan Hayati, karena hubungan meraka tidak direstui oleh orang tua dan keluarga. Konflik internal antara tokoh begitu menarik, kisah yang disampaikan oleh pengarang dalam cerita ini begitu menyentuh hati semua pembaca. Karena banyak sekali pembelajaran yang dapat dipetik dari isi roman. Konflik Eksternal dalam penelitian ini terjadi karena adanya pengaruh dari orang lain, sehingga membuat tokoh utama dalam cerita ini, menjadi tidak teguh pendirian. Setiapa apa yang disampaikan oleh pihak ketiga tentang tokoh utama menjadi bahan pertimbangan yang begitu diperhitungkan oleh masing-masih tokoh utama dalam roman ini Kata Kunci: Roman, Konflik , Internal, Eksternal, Struktural.
THE EFFECTIVENESS OF TALKING CHIPS TO TEACH SPEAKING VIEWED FROM STUDENTS’ INTELLIGENCE Muhammad Iqbal Ripo Putra
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.44

Abstract

AbstractThis article refers to an experimental study about the effectiveness of talking chips to teach speaking at an English Education Department of a University in Pontianak, West Kalimantan. The sample of this research consists of two classes; class A was used as the experimental group treated by using Talking Chips method and class B as the control group treated by using peer tutoring method. The sampling technique used is cluster random sampling. The instruments used to collect the data are students’ documents of intelligence test and speaking test. The data were analyzed by using multifactor analysis of variance (ANOVA 2X2) and Tukey test. Based on the above findings, it can be concluded that talking chips method is an effective method to teach speaking for the first semester students of the English Education Department of a University in Pontianak. The effectiveness of the method is influenced by the students’ level of intelligence. Based on the research findings, in general it can be concluded that Talking Chips is an effective method to teach speaking.  Keyword: Speaking Skill, Talking Chips Method, Peer Tutoring Method, Intelligence Quotient, Experimental Study.
THE CAPACITY OF ENGLISH SUBJECT TEACHERS’ WORKING GROUP (MGMP) IN SUPPORTING TEACHER PROFESSIONAL DEVELOPMENT (A Case Study of English MGMP of Senior High Schools in Kota Pontianak) Rodhi Rodhi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.45

Abstract

This case study was designed to describe a) the organization structure of English Subject Teachers’ Working Group  9MGMP0 of senior high schools; and  b) how English MGMP of senior high schools  utilized its capacity and functions in promoting teacher professional development (TPD) of  the members. The study involved six teachers selected randomly as participants from the accessible schools. Interviews and documentation were employed to collect the data. In one side the findings summarize that  in general all the repondents asserted the benefits of MGMP forums for classroom practices. In the other side, nevertheless, the findings conversely conclude that  MGMP capacity and functions were not optimally made use for promoting TPD as a result of being unwell managed in terms of personnel, program schedules, and program coverage and of being insufficiently supported by local authority of education in terms of regular mentoring towards MGMP activities and management. Key words:  Teacher Professional  Development, Teacher Competence, Subject                     Teachers’  Working  Group  (MGMP),   MGMP Capacity.
ANALISIS LIRIK LAGU SUNGAI KAPUAS KARYA PAUL PUTRA FREDERICK TINJAUAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL Try Hariadi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i1.46

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek gramatikal; aspek leksikal; dan aspek kontekstual; yang ada dalam lirik lagu melayu Sungai Kapuas karya Paul Putra Frederick. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, catat, dan analisis isi untuk menafsirkan makna dari pesan pada lirik lagu tersebut. Berdasarkan analisis data penelitian lirik lagu Sungai Kapuas karya Paul Putra Frederick dapat disimpulkan: (1) secara tekstual menampakkan ada kepaduan bentuk dan keselarasan makna. Kepaduan bentuk didukung oleh aspek gramatikal pengacuan pronomina persona. Keserasian maknanya diperkuat oleh penggunaan bunyi-bunyi bahasa, diksi, kedalaman makna tersirat memantulkan indahnya Sungai Kapuas (tanpa kapital?) oleh penciptanya; (2) secara kontekstual, dapat dipahami melalui prinsip penafsiran personal, lokasional, dan temporal serta tampak ekspresif. Berdasarkan prinsip penafsiran personal, ada dua pelibat wacana yaitu sebagai orang ketiga yang bisa ditafsirkan sebagai objek lagu, wisatawan, atau orang lain yang merasa memilliki kisah seperti lagu tersebut; dan (3) pemakaian ungkapan metaforis pada beberapa bagian kalimat mengukuhkan daya tarik lagu tersebut dalam kesederhanaan diksi yang digunakan. Kata Kunci: Lirik Lagu Sungai Kapuas, Aspek Gramatikal, Aspek Leksikal, Kontekstual.      
LATAR BELAKANG DAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA TAHUN AKDEMIK 2013/2014 PRODI BAHASA INGGRIS Aria Djalil, Ismail Kasim, Abdul Arif, Diah Astriyanti, Desi Sri Astuti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.88

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara rinci latar belakang mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Tahun Akademik 2013/2014. Instrumen yang digunakan untuk menemukan jawaban dari penelitian ini adalah kuesioner, tes tertulis PMB, dan tes tertulis pre-test dan post-test matrikulasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, Analisis korelasional, dan Analisis variansi. Dari kuesioner latar belakang mahasiswa terjabarkan  bahwa mahasiswa bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak terdiri dari latar belakang demografis yang berbeda-beda, begitu juga dengan latar belakang pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, serta sumber belajar yang mereka miliki. Terhadap kemampuan berbahasa inggris awal mereka sebelum dan sesudah matrikulasi dapat diasumsikan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di antara kab/kota juga beragam. Akibatnya  pengetahuan awal mereka dalam bahasa Ingggrispun cukup beragam. Dari hasil keseluruhan latar belakang akademik mahasiswa dengan nilai akademik mereka menunjukkan korelasi yang signifikan. Kemudian dari hasil pre-test dan post-test matrikulasi mahasiswa menunjukkan bahwa program matrikulasi efektif untuk meningkatkan kinerja mahasiswa. Kata kunci: Bahasa Inggris, Latar Belakang Demografis, Matrikulasi, Kinerja Akademik.
EFEKTIVITAS DIRECT CORRECTION DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Dayat, Dian Shinta, Elly Syahadati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.89

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas penggunaan teknik direct correction dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa semester dua IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2015. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk kuasi-eksperimen. Sampel diambil dengan cluster random sampling, yang terdiri dari dua kelompok, eksperimen dan kontrol. Sedangkan, teknik untuk mengumpulkan data menggunakan pengukuran dengan instrumen berupa tes tulis. Data dianalisa dengan menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diketahui bahwa t hitung 6,276, dan kemudian dikonsultasikan dengan t tabel sebesar 2, 021dengan taraf signifkansi 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan yang mengatakan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa (Ha) diterima. Dengan diterimanya Ha, maka dapat dikatakan bahwa penggunaan direct correction efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa.Kata kunci: efektivitas, direct correction, kemampuan menulis, kuasi-eksperimen.
DEIKSIS BAHASA MELAYU DIALEK SINTANG KECAMATAN SERAWAI: KAJIAN PRAGMATIK Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.90

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk deiksis persona, tempat dan waktu Bahasa Melayu Dialek Sintang Kecamatan Serawai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa pertuturan masyarakat bahasa Melayu Dialek Sintang Kecamatan Serawai dengan data dan sumber data berupa pertuturan atau dialog percakapan yang telah ditranskip dalam bentuk teks. Pengumpulan data menggunakan metode simak atau penyimakan, yaitu teknik simak bebas libat cakap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan aspek deiksis yang terdapat dalam pertuturan mencakup dieksis persona berupa aku (saya), duan, ikaU (kamu), diriʔ (anda), kIan (kalian), io (dia atau ia) sidoʔ (mereka). deiksis tempat berupa dituʔ, dInun, dan dioʔ. Serta menggunakan dua demonstrativa yoʔ/ iyoʔ (itu) dan demonstrativa tuʔ/ ituʔ (ini), dan waktu berupa pituʔ, kemariʔ, ari pagi, pelamari, malam tuʔ.Kata kunci: deiksis, bahasa Melayu, dialek Sintang. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA INDAH PUISI MELALUI STRATEGI PELATIHAN INDUSTRI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SIANTAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Fitri Wulansari
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.91

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dan refleksi guru ternyata terdapat beberapa masalah dalam proses pembelajaran membaca, khususnya membaca indah puisi. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu upaya. Upaya yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menerapkan strategi pelatihan industri. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran membaca indah puisi menggunakan strategi pelatihan industri pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Siantan tahun 2014/2015? Metode penelitian ini adalah kualitatif, bentuk penelitian deskriptif, dan rancangan penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu siklus I, II, dan III. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dan siswa kelas VII  semester II SMP Negeri 3 Siantan tahun 2014/2015. Data diambil melalui tes dan nontes. Hasil penelitian menunjukan peningkatan dalam proses dan hasil pembelajaran. Peningkatan terjadi pada proses dan hasil pembelajaran. Nilai rata-rata yang diperoleh siklus I berjumlah 55,17 nilai rata-rata pada siklus II berjumlah 75,03, dan nilai rata-rata siklus III berjumlah 83,89. Oleh sebab itu, peneliti  memilih strategi yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Keikutsertaan siswa dalam pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: kemampuan, membaca indah puisi, dan strategi pelatihan industri.
ANALISIS CITRA WANITA DALAM NOVEL PEREMPUAN JOGJA KARYA ACHMAD MUNIF Lizawati Lizawati
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v4i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra wanita dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra.Teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra fisik wanita dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif yaitu: (1) Raden Ayu Indri Astuti: cantik dan anggun; (2) Rumanti: cantik bagai bunga, kecantikannya perpaduan antara Monalisa dengan Dewi Drupati; (3) Popi: cantik seperti Ibunya, dan cantik walaupun cuek terhadap penampilan. Citra nonfisik wanita dalam novel Perempuan Jogja karya Achmad Munif yaitu: (1) Raden Ayu Indri Astuti: wanita yang cinta kasih kepada keluarga, wanita yang  berwatak keras, dan wanita yang cerdas; (2) Rumanti: wanita yang cinta kasih kepada suami, wanita yang selalu sabar dan tidak egois; (3) Popi: wanita yang cerdas dan wanita yang enerjik. Kata kunci: novel, citra wanita, citra fisik dan citra nonfisik.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue