cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
Mitigasi dan pemetaan jalur alternatif evakuasi cepat lingkar kampus POLNAM untuk antisipasi potensi tsunami pasca gempa Ambon berbasis GIS dan foto udara Steanly Reynold. R. Pattiselanno; Agus K. Soetrisno
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.558

Abstract

Gempa bumi Maluku tahun 2019 dengan magnitudo 6,5 yang terjadi tanggal 26 September 2019, pada Pukul 08.46 WIT, dengan pusat gempa berjarak 42 km Timur Laut Kota Ambon di kedalaman 10 Km. Pengungsian secara masif yang pola pergerakannya serempak setelah menjauhi pesisir pantai menuju pegunungan di arah utara, dan dikombinasikan dengan hanya 1 (satu) ruas jalan menuju pegunungan mengakibatkan kemacetan permanen (dead lock) sepanjang “jalur pengungsian”.  Ini berimbas pada masyarakat Kampus POLNAM, akibat gempa yang terjadi saat jam kantor.  Penelitian ini secara spasial (GIS) mencoba menentukan jalur-jalur evakuasi cepat yang selama ini punya potensi tapi belum dimanfaatkan di kawasan lingkar Kampus POLNAM dengan menggunakan foto udara yang dikombinasikan dengan konsep 20-20-20 yang sudah menjadi pedoman BNPB dalam mitigasi tsunami di Indonesia. Hasilnya adalah sistem yang membentuk jalur evakuasi cepat di kampus POLNAM untuk antisipasi dampak bencana tsunami dari hasil identifikasi foto udara, terdiri dari 7 titik kumpul, 4 pintu untuk 4 jalur evakuasi dengan panjang jalur A, 184 m dan kemiringan jelajah 7,6%, jalur B dengan panjang 192 m dan kemiringan 6,8%, jalur C dengan panjang 234 m dan kemiringan 6,4%, dan jalur D dengan panjang 169 m dan kemiringan 9,5%, serta 2 zone aman untuk evakuasi dengan luas zone aman 1 adalah 9.990 m2 (kemiringan 12,5%), zone aman 2 dengan luas 5.237 m2 (kemiringan 8,75%).  Untuk kedua zone aman terletak di atas ketinggian > 20 mDPL. Pengaturan pola pergerakan untuk mencapai dua zona aman, maka dibagi atas 4 jalur evakuasi dan 7 titik kumpul, masing-masing zona aman 1 disuport oleh 2 jalur evakuasi yaitu jalur evakuasi A dari pintu A, dan jalur evakuasi B dari pintu B. Zona aman 2 disuport oleh 2 jalur evakuasi yaitu jalur evakuasi C dari pintu C, dan jalur evakuasi D dari pintu D.  Pintu evakuasi A melayani titik kumpul 1 sampai 3, pintu evakuasi B melayani titik kumpul 2 sampai 4, pintu evakuasi C melayani titik kumpul 4 dan 6, pintu evakuasi D melayani titik kumpul 5 dan 7.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL NIRKABEL ON – OFF PERALATAN LISTRIK DENGAN PERINTAH SUARA MENGGUNAKAN SMARTPHONE ANDROID Ari Permana Launuru; Greatgirlown Manu; Hendrik K. Tupan; Riana Hutagalung
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.570

Abstract

Home automation systems allow us to control through smart home technology. Starting from lighting, heating, refrigeration, air conditioning, TV, entertainment audio and video systems, security, and camera systems that can communicate with each other which can be controlled remotely, from any location via Smartphones or the Internet. The research development research method is a load control prototype that functions as a controller that can be managed with external devices such as the Bloetoeth HC05 and Relays, so that with the Arduino Uno or AT-Mega 328 we use it as a control for electrical devices to turn on and turn off electricity after receiving orders. from Smathphone as an alternative to manual switch on those installed in residential, office buildings, industries and others. Testing the system with a distance of ± 15 meters of bluetooth signal propagation without obstructions and obstacles for each load used. Tests carried out with a lamp load of 100 watts of power as many as 4 lamps to see how much active power consumption (pure power) is to the effect of the load used. The results of measurements of voltage, current, power, energy carried out on a 100 watt lamp load obtained a very significant value, this is due to the influence of the fluctuating PLN grid voltage ranging from 217 volts to 219 volts.
Analisis Penentuan Konstanta Pengendali PID Menggunakan Garis Singgung Metode Ziegler-Nichols I pada Kurva Tanggapan Keluaran Plant Vicky Salamena
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.441

Abstract

The purpose of this study is to determine the PID controller constant using the Ziegler-Nichols type 1 method. This method applies the tangent-line position to the plant response curve to obtain the PID time constant which then obtains the PID controller constants.To get tangents line, a simulation of plant output responses in the matlab program is performed, from the output response curves plotted coordinate points ranging from 10% to 90% steady-state conditions in order to obtain the time and amplitude pair [x; y]. The coordinate pairs taken were 40% -60%, 30-70%, 20% -80% and 10% -90% steady-state conditions with the coordinat pair passing 50% coordinates of steady-state conditions.PID controller output response results to the constant excitation DC motor plant and AVR plant has a stable output response, control of the rise-time constant excitation DC motor and settling-time decreases so as to accelerate the plant to steady-state conditions, control of the AVR accelerates the plant reaches steady-state and decreases the amplitude of the overshoot and then oscillation period, and the best tangent-line coordinates for the PID controller output response are 20% -80%.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA MAN 1 TULEHU MALUKU TENGAH Musrifah Mardiani Sanaky
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.615

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan terjadinya keterlambatan dan intensitas terjadinya pada proyek pembangunan Asrama MAN 1 Tulehu Maluku Tengah. Berdasarkan analisis faktor terbentuk 17 faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek pembangunan Gedung Asrama MAN 1 Tulehu Maluku Tengah. Namun diambil 5 faktor yang paling dominan dilihat dari Rangking yang tinggi.5 faktor itu adalah Kesalahan desain dengan nilai Mean= 3,24, jumlah pekerja, dengan nilai Mean = 3,16, ketersediaan peralatan yang memadai dengan nilai Mean = 2,96 ,komunikasi anatar tenaga kerja dan kepala tukang, dengan nilai mean = 2,80, keterlambatan pengiriman bahan (material) = 2,76. Dan terdapat 4 indikator penting dalam pengendalian keterlambatan proyek, diantaranya yaitu pengendalian terhadap perubahan (change),tenaga kerja (labors),peralatan,dan bahan (material).
PENGGUNAAN FILLER ARANG KAYU PADA ASPAL LATASTON DAN ASPAL LASTON Muhamad Fatkhur Rohman; Akhmad Hasanuddin; Luthfi Amri Wicaksono
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.535

Abstract

The road pavement structure has a fillercommonly referred to as a filler. Filler (filler) is one of the materials that has an important function, namely as a cavity filler from the asphalt mixture. This research is to see the effect of adding wood charcoal filler content in AC-WC mixture and HRS-WC mixture with variations in the addition of wood charcoal by 0%; 0.5%; 1%; 1.5%; 2% based on total mixture. Examination of aggregate and asphalt was carried out to get the optimum level of asphalt, the optimum value of asphalt AC-WC was 5.30% and for a mixture of HRS-WC 7.89%. The AC-WC mixture obtained the Marshall Test value, obtained the optimum stability value of 1511.9 kg at the addition of 0% filler and decreased with the addition of 0.5%, 1%, 1.5%, 2%. While the HRS-WC mixture also obtained the Marshall Test value obtained optimum stability value of 1899.17 kg at 0% filler addition anddecreases at the addition of 0.5%, 1%, 1.5%, 2%.
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG Miftah Farhan
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.653

Abstract

Generator salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang digunakan untuk mengkon-versi energi mekanik yang berasal dari putaran turbin menjadi energi listrik dengan memanfaatkan gaya gerak listrik. Dalam proses pembangkitan gaya gerak listrik (GGL) di samping putaran dari turbin, diperlukan arus penguat (eksitasi) yang berfungsi untuk menghasilkan medan magnet pada kumparan medan di rotor generator. Arus digunakan untuk meningkatkan tegangan keluaran sesuai pembebanan yang diterapkan. Adapun alat yang digunakan untuk membina arus eksitasi adalah Automatic Voltage Regulator (AVR). Pembebanan yang dibedakan pada pembangkit setiap waktunya berubah-ubah. Oleh pembangkit listrik tenaga listrik harus mampu membangkitkan daya listrik sesuai dengan besaran beban yang berubah-ubah tersebut. Pada pembangkitan tenaga listrik, fluktuasi pembebanan ini dapat mengatasi pembantuan katup udara dan arus eksitasi yang di-injeksikan pada generator rotor pada putaran rotor yang konstan oleh AVR sehingga dihasilkan daya listrik sesuai pembebanan yang diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisa pengaruh beban terhadap arus eksitasi yang ada. Hasil yang diperoleh adalah beban berpengaruh ter-hadap arus eksistasi, maka dibutuhkan injeksi agar menambah arus arus naik, agar adanya kes-esuaian arus Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisa pengaruh beban terhadap arus eksitasi yang ada. Hasil yang diperoleh adalah beban berpengaruh ter-hadap arus eksistasi, maka dibutuhkan injeksi agar menambah arus arus naik, agar adanya kes-esuaian arus Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisa pengaruh beban terhadap arus eksitasi yang ada. Hasil yang diperoleh adalah beban berpengaruh ter-hadap arus eksistasi, maka dibutuhkan injeksi agar menambah arus arus naik, agar adanya kes-esuaian arus
PENGARUH SUHU TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM MEDIA AIR LAUT Ahmad Royani
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.493

Abstract

Penggunaan baja karbon dalam pembangunan infrastruktur kawasan maritim dan lepas pantai sangat rentan terhadap kerusakan akibat korosi. Untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap laju korosi dari baja karbon tersebut, maka dilakukan pengkajian korosi dengan metode Tafel polarisasi linear secara elektrokimia pada media air laut. Ekstraspolasi Tafel dilakukan pada berbagai suhu dengan mengubah potensial elektroda secara otomatis. Hasil laju korsi baja karbon rendah pada media air laut pada suhu ruang, 37 oC dan 50 oC masing-masing sebesar 5,54 mpy; 11,91mpy dan 14,53 mpy. Kenaikan suhu akan menyebabkan bertambahnya kecepatan reaksi dan mengakibatkan laju korosi menjadi meningkat. Selain  faktor suhu larutan, korosi di media air laut juga dipengaruhi oleh kandungan oksigen terlarut, salinitas, pH dan total padatan terlarut.
ANALISIS LAJU PENDINGINAN BAHAN MAKANAN DALAM COOLBOX UNTUK PEMASARAN DENGAN WATER MISTING SYSTEM DI KOTA AMBON Leslie S Loppies; Eka Rahmat Mahayani Anthonio Putera Lilipaly
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.620

Abstract

Food preservation can be done by using cooling system, however, the preservation used in Ambon traditional market is still the old ways of pouring cold water on the materials. The method caused many types of pollution such as smell, dirty puddle, and the damage of the road. By using a more effective and efficient cooling system, the food material is expected to be more clean, the market will be better and less damaged road. This will result in a happier customer and seller. The water misting system can keep the materials temperature at 10-15⁰C. The materials use is kale and fish. These materials can last all day and looked fresh. This system did not create pollution, dirty water puddle, and also consumed less water.
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya dan waktu pelaksanaan pada pembangunan dinding penahan tanah way batu merah kota Ambon Mustika Sari Lestaluhu
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.548

Abstract

Banjir merupakan masalah serius yang terjadi di way batu merah kota Ambon, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi hal tersebut, dinding penahan tanah adalah solusi untuk mengatasi banjir tersebut dengan cara merestorasi dinding penahan tanah di beberapa STA yang terjadi luberan air ketika banjir. Perencanaan dinding penahan tanah telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya yaitu Agus S. Lating tentang perencanaan dinding penahan tanah untuk STA 0+600 - STA 1+400 yang terjadi luberan ketika banjir, tetapi penelitian tersebut terbatas pada perencanaan dimensi dinding penahan tanah tersebut. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya dan waktu pelaksanaan bertujuan untuk mengetahui berapa besar anggaran biaya yang dibutuhkan dan waktu pelaksanaan pekerjaan pada pembangunan dinding penahan tanah way batu merah kota Ambon.Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan Anggaran Biaya yang dibutuhkan dalam pembangunan dinding penahan tanah adalah sebesar Rp.7.924.700. dan waktu pelaksanaan yang dibutuhkan dalam pembangunan dinding penahan tanah adalah 18 minggu dengan jumlah waktu pelaksanaan pekerjaan dalam seminggu adalah 6 hari kerja, maka bila dikonversikan kedalam satuan hari pelaksanaan pekerjaan dinding penahan tanah adalah 108 hari kalender. Berdasarkan pengendalian waktu Rencana dengan metode CPM dapat disimpulkan bahwa pada pekerjaan pembersihan lapangan,dll harus difokuskan dan diperhatikan pada saat pelaksanaan karena merupakan pekerjaan yang termasuk kedalam jalur kritis, yang artinya bila pada pelaksanaan pekerjaan tersebut terjadi keterlambatan ataupun masalah maka akan mempengaruhi seluruh pelaksanaan penyelesaian pekerjaan.
PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN EARNED VALUE CONCEPT PADA PROYEK PENATAAN BANGUNAN Ma'rifatul Muniroh; Meidy Kempa; Christy Gery Buyang
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i1.639

Abstract

Dalam suatu proyek, perencanaan serta pengendalian biaya dan waktu merupakan bagian dari manajemen proyek konstruksi yang sangat penting keberadaannya. Apabila terjadi keterlambatan proyek maka akan berpengaruh pada biaya proyek. Studi kasus penelitian ini dipilih pada Proyek Penataan Bangunan Kws. Dermaga Tawiri (Lantamal) Kota Ambon, dimana kondisi yang terjadi adalah proyek mengalami perubahan waktu pelaksanaan dari 210 hari kalender menjadi 150 hari kalender serta adanya hambatan mengenai desain perencanaan yang belum fix, sehingga kontraktor perlu mengajukan CCO (contract change order). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proyeksi biaya dan waktu penyelesaian proyek terhadap perencanaan awal. Metode yang digunakan adalah earned value concept, dengan menggunakan indikator BCWS, BCWP, ACWP, CPI, dan SPI untuk evaluasi biaya dan waktu proyek, serta indikator EAC dan EAS untuk melihat proyeksi biaya dan waktu penyelesaian proyek. Hasil analisis data yang dilakukan pada minggu ke-14 menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih dari perencanaan dan waktu pelaksanaannya melebihi waktu rencana, yang ditunjukan dengan nilai CPI = 0,94 (CPI < 1) dan nilai SPI = 0,98 (SPI < 1). Hasil perhitungan proyeksi biaya akhir proyek sebesar Rp. 27.079.501.611,41 dengan waktu pelaksanaan 151 hari yang berarti biaya yang dikeluarkan lebih dari perencanaan dan waktu lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.

Page 7 of 20 | Total Record : 196