cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG ANGKUTAN ONLINE DI KOTA TERNATE Mufti Amir Sultan; Nurmaiyasa Marsaoly; M Irfan Kotta
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.542

Abstract

PT. Gojek Indonesia merupakan sebuah perusahaan swasta penyedia jasa transportasi berbasis teknologi yang bermitra dengan pengendara ojek. Sistem manajemen dan operasional gojek adalah dengan memadukan teknologi modern startup. Gojek menggunakan handphone android dengan aplikasi dan GPS yang selalu aktif, ketika pelanggan memesan jasa melalui aplikasi gojek, dalam posisi radius 3 km, panggilan tersebut akan menggetarkan handphone driver yang tersambung sampai pada akhirnya pemesanan tersebut dipenuhi. Pada pertengahan 2019, transportasi berbasis online mendirikan satu cabang baru di Kota Ternate, yaitu gojek. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan direktur gojek yang berkedudukan di kelurahan Dufa-Dufa didapati hasil wawancara bahwa PT. Gojek di Kota Ternate memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan jasa transportasi berbasis online. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif, metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpulan data. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa : kemunculan transportasi berbasis aplikasi online di kota Ternate diterima masyarakat, telah memberikan dampak yang seginifikan bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhanan transportasi yang praktis, aman, nyaman, murah dan transparan. 
ANALISIS KARAKTER GELOMBANG UNTUK PENEMPATAN INFRASTRUKTUR PARAWISATA PANTAI DESA AMAHUSU Pieter Lourens Frans; Christina Siwalette
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.844

Abstract

Sektor pariwisata menjadi fokus pemerintah terkait bertambahnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pemerintah Kota Ambon dengan memanfaatkan agenda tahunan Darwin-Ambon Yacht Race (DAYR) telah menetapkan Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe sebagai destinasi wisata pantai. Permasalahan di daerah pantai Desa Amahusu adalah erosi pantai yang disebabkan oleh hantaman gelombang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kajian yang tepat mengenai karakter gelombang seperti tinggi gelombang, periode dan arahnya datang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakter gelombang pantai Desa Amahusu. Metode penelitian ini merupakan studi kasus dengan teknik analisis menggunakan Mavic pro 2 camera untuk mengukur topografi pantai, metode Admiralty untuk memperoleh tipe dan elevasi muka air laut, Software Windrose untuk memperoleh kecepatan dan arah angin, metode Shore Protection Manual untuk memperoleh karekteristik gelombang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggi gelombang representative sebesar Hs = 0,78 m dalam waktu Ts 4,57 detik, bahwa pada periode 2 tahunan hingga 50 tahunan akan terjadi tinggi gelombang ekstrim berkisar antara Hs = 0,77 m sampai 0,86 m dengan waktu berkisar antara Ts = 4,53 sampai 4,84 detik terjadi dari arah Barat.
ANALISIS PENERAPAN METODE LINE OF BALANCE PADA PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN PEMKAB KEPULAUAN TANIMBAR Nony Soplanit; Nelda Maelissa; Henriette Dorothy Titaley
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.773

Abstract

Pengelolahan proyek ingin selalu mencari metode yang dapat meningkatkan kualitas perencanaan waktu, jadwal dan mutu yang menjadi langkah dalam memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Suatu perencanaan dihadapkan  pada pemilihan sumber daya yang tepat, dan merupakan gambaran dari cara penyelesaian dan pengendalian suatu proyek. Proyek yang memiliki paket pekerjaaan berulang (repetitive) membutuhkan  metode penjadwalan proyek yang mampu mengakomodasikan sumber daya yang menerus dan terjadwalkan tanpa adanya suatu hambatan. Pada Pembagunan Rumah Susun Pemkab Kepulauan Tanimbar, Desa Bomaki yang penulis tinjau menggunakan metode penjadwalan Kurva – S, dan  dalam pelaksanaan pembangunan mengalami keterlambatan akibat Covid-19 dan dari mobilisasi material. Sehingga penulis akan menganalisis penjadwalan dengan metode khusus untuk pekerjaan tipikal yaitu menggunakan metode LoB.Metode Line of Balance (LoB) adalah metode penjadwalan linier yang dapat menyediakan tingkat produktivitas dan informasi durasi dalam bentuk format grafik, dapat menunjukkan kemajuan kegiatan, serta mendeteksi potensial gangguan atau konflik pada item pekerjaan yang akan datang. Tahap penelitian metode ini diperoleh dari data time schedule rencana  yang bertujuan melakukan penggambaran kembali untuk mendeteksi adanya konflik pada item pekerjaan.Dari hasil penelitian, penggunaan LoB dilakukan penyederhanaan aktivitas pekerjaan yang tipikal untuk pekerjaan struktur dan pekerjaan arsitektur sehingga memudahkan untuk dianalisis yang kemudian digambarkan kedalam diagram garis, dan dari hasil analisis menunjukkan LoB efektif dalam penggunaannya pada proyek Pembangunan Rumah Susun karena mampu mendeteksi gangguan pada Kurva – S dari penggambaran grafik LoB serta dari hasil perhitungan diperoleh durasi akhir pekerjaan selama 228 hari atau 38 minggu.
ANALISIS KINERJA PELAYANAN OPERASIONAL PETI KEMAS DI LABUHAN BABANG KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Nurmaiyasa Marasaoly; Sabaruddin Sabaruddin; Nasrun Nasrun
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.821

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Kapasitas Berth Occupancy Ratio (BOR), Berth Throughput (BTP), Kapasitas Container Yard Occupancy (YOR) untuk saat ini dan yang akan datang, menjadi pertimbangan untuk kebijakan optimasi dan efisiensi operasional serta pengembangan fasilitas terminal peti kemas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan metode regresi linier yang digunakan dapat disimpulkan bahwa tingkat penggunaan dermaga dan galangan peti kemas Pelabuhan Babang tergolong baik untuk hasil proyeksi nilai BOR 10 tahun mendatang yang pada tahun 2031 mencapai 26,33%. tingkat penggunaan dermaga bongkar muat petikemas masih dapat dilayani dengan panjang dermaga 263 m dengan hasil perhitungan BTP untuk penggunaan dermaga tahun 2031 dapat mencapai 164,89 m. Pada perhitungan YOR tahun 2031 telah terjadi over capacity dengan nilai YOR 135.
Pengaruh Deferensisasi Kotak Pendingin Bagi Penjual Ikan Sistem Delivery Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Ambon Leslie Sovie Loppies
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.623

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Ambon,masyarakat dihimbau untuk menjalankan protokol kesehatan salah satunya adalah dengan menjauhi kerumunan. Pasar merupakan tempat yang ramai setiap harinya oleh karena itu dibutuhkan layanan delivery dimana setiap orang dapat membeli ikan dari pedagang keliling  langsung dari rumah tanpa harus mengunjungi pasar. Para penjual ikan sistem delivery biasanya hanyamenaruh ikan pada kotak stereofoam yang diisi es batu,hal ini dapat menyebabkan proses pembusukan ikan lebih cepat terjadi. Untukmencegah hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk membuat kotak  Mendesain kotak pendingin ikan sistem delivery   berdasarkan fungsi utama yakni memuat produk ikan segar yang mampu  bertahan pada suhu rendah yaitu lebih kecil dari    5ᵒ C. Suhu ruang  penyimpanan pada uji coba pertama tanpa ikan  selama 120 menit  mencapai 11,5 °C, pada uji coba kedua 12,1 °C dan pada uji coba ketiga 15,0°C.  Perbedaan suhu tersebut disebabkan oleh perbedaan suhu lingkungan selama pelaksanaan uji coba. Suhu lingkungan pada uji coba pertama adalah 28 °C, uji coba kedua 30 °C dan uji coba ketiga 32°C.  Suhu lingkungan berpengaruh terhadap banyaknya panas yang masuk dari lingkungan menuju ruang penyimpanan ikan. Semakin tinggi suhu lingkungan menyebabkan semakin besar jumlah panas yang masuk sehingga suhu  ruang  penyimpanan yang  dapat dicapai  juga semakin  tinggi. Hal ini yang       menyebabkan  suhu  ruang   penyimpanan   pada uji coba ketiga paling tinggi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peti ikan berpendingin dapat mempertahankan suhu ikan di bawah 3 °C pada saat dilakukan penjualan ikan secara eceran dibandingkan pengunaan sterofoam tanpa alat pendingin. Suhu kotak pada uji coba dalam kondisi  kosong selama 120 menit mencapai 11,1 – 15,0 °C.Penambahan kipas di bagian dalam kotak insulasi dan penggunaan power supply dapat mempercepat dan memaksimalkan proses pendinginan.Kata Kunci : Kotak pendingin,ikan,suhu, peltier
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH RADIUS PILAR MASSIF TERHADAP POLA GERUSAN LOKAL Anwar Anwar; Dandi Wahab; Ichsan Rauf; Kusnadi Kusnadi; Zulkarnain K. Misbah
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.830

Abstract

Gerusan lokal pada pilar jembatan menjadi salah satu penyebab instabilitas pada struktur jembatan yang berpotensi terhadap kegagalan struktur jembata. Keberadaan pilar yang menopang struktur atas jembatan di badan sungai menyebabkan terjadinya perubahan pola aliran sehingga erosi pada dasar sungai tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, upaya untuk mereduksi besaran gerusan lokal harus menjadi perhatian dalam perencanaan struktur pilar, seperti dengan menentukan bentuk geometri pilar jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radius pilar terhadap potensi gerusan lokal yang terjadi di sekitar pilar tersebut melalui ekperimen di laboratorium. Bentuk pilar yang digunakan adalah pilar massif dengan hidung pilar (pier-nose) berbentuk bulat dengan jari-jari (r) yang bervariasi dari 1;1,5 dan 2. Penampang saluran yang digunakan memiliki panjang 7400 mm, lebar 280 mm dan tinggi 400 mm. Kondisi aliran yang digunakan adalah aliran seragam permanen (steady uniform flow) dengan dua variasi debit, sementara kemiringan dasar saluran yang digunakan tetap sebesar 0.6%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar radius hidung pilar maka akan semakin kecil gerusan lokal yang terjadi, adapun debit memberikan pengaruh sebaliknya.
KAJIAN ANTROPOMETRI PENGRAJIN TENUN IKAT KHAS MALUKU Nanse Henny Pattiasina; Pattiselanno Markus; Steanly Reynold Romeo Pattiselanno
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.849

Abstract

Maluku Province is an Archipelago Province which consists of 1412 large and small islands. The availability of land resources in Maluku province is relatively limited. The total population in Maluku Province based on the Maluku Province BPS report until 2018, there were 1,773,776 people, of which ± 25% were categorized as poor. This number occupies an area of 15,899.6 km² or only 7.6% of the total area of Maluku Province. Most of the population of Maluku inhabits the outermost islands in the districts of Southeast Maluku, West Southeast Maluku, and the Aru Islands or the outermost islands which are directly bordered by Timor Leste and Australia. Geographical conditions like this, affect the isolation due to limited transportation facilities and a dry climate, causing the income of the population here to be relatively low, although the potential for small industries and handicrafts has good prospects to be developed. One of the types of small industry that has the potential to be developed is the Maluku Ikat weaving industry, whose marketing has reached the export market. This product is in demand by foreign consumers because of its hand made characteristics, and is part of a creative industry that is very prospective in the future. The problem faced by this industry is its low productivity, on the other hand market demand continues to increase. This is because the work aids used are traditional tools that are not ergonomic according to the worker's body size, resulting in workers working in a sitting position on the work floor. For a work position like this will cause workers to feel tired quickly, and if done for a long time will cause health problems. The stages of the research include the survey process, the industrial selection stage, the measurement of worker anthropometric data and data analysis. The results showed that the anthropometry of workers based on leg height when sitting ranged from 38.15 to 48.99 cm, total height when standing ranged from 139.23 to 160.48 cm, body height when sitting ranged from 91.68 to 120.89 cm, arm length outstretched. (P26) ranged from 46.46 to 64.96 cm and flexed arm length (P16) ranged from 27.530 to 32.756 cm.
PERENCANAAN SALURAN IRIGASI SAMAL KIRI D.I KABUPATEN MALUKU TENGAH Fikram Fiki Attamimi; Christy Gery Buyang; Abraham Kalalimbong
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.786

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Samal Kiri Kabupaten Maluku Tengah adalah salah satu jaringan irigasi yang berlokasi di Desa Kobisadar. Lahan  pertanian di Desa Kobisadar, pada musim kemarau kebutuhan air di sawah Desa Kobisadar belum dapat terpenuhi, sehingga mempengaruhi hasil produksi petani. Hal demikian  terjadi dikarenakan pengelola air irigasi dan manajemen distribusinya masih kurang merata. Agar jaringan irigasi tersebut dapat digunakan sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan adanya pengelola jaringan  irigasi yang  efektif dan efisien. DI Kobisadar mempunyai luas 284 ha yang memanfaatkan jaringan irigasi air permukaan menggunakan air dari Bendungan Samal, sehingga dapat mengairi 5 petak sawah yang akan di bahas dalam skripsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air rencana untuk kebutuhan Air irigasi pada 5 petak sawah dan merencanakan dimensi saluran untuk lahan irigasi Desa Kobisadar. Berdasrkan hasil perhitungan alternative yang telah di hitung pada 284 ha petak sawah, yang terdiri dari 5 petak sawah memiliki kebutuhan air pada sumbernya dalam perencanaan ini adalah 0,33980 lt/dtk/ha dengan jenis tanama Padi. Jaringan irigasi Desa Kobisadar ini terdiri dari 5 saluran tersier, 5 saluran sekunder, dengan Panjang saluran 2552 m – 751 m. Berdasarkan hasil perhitungan yang di dapat saluran Tersier SKR.1Kn Q = 0,05145 m3/dtk, KSB.1Kn Q = 0,09452 m3/dtk, KSB.2Kn Q = 0,05025, KSB.3Kn Q = 0,08495, KSB.4Kn Q = 0,05863 m3/dtk. Sedangkan saluran Sekunder SKR.1Kn Q = 0,33980 m3/dtk, KSB.1Kn Q = 0,28835 m3/dtk, KSB.2Kn Q = 0,19383, KSB.3Kn Q = 0,14358 m3/dtk, KSB.4Kn Q = 0,05863 m3/dtk. Untuk dapat mencukupi lahan irigasi pertanian daerah Samal Kiri  di desa Kobisadar dimensi perencanaan Saluran Tersier dan Sekunder adalah 0,33980 lt/dt/ha pada alternative 5 lahan
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN DAN PENGEMBANGAN PRASARANA TRANSPORTASI LAUT DI KOTA TIDORE KEPULAUAN Iswandi Muhammad; Sabar Sabaruddin; Raudha Hakim
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.857

Abstract

Kota Tidore Kepulauan yang mempunyai karakteristik kepulauan, dengan pelabuhan penyeberangan yang berada di pulau Tidore yang menjadi kewenangan pemerintah daerah belum sesuai standar pelayanan penumpang angkutan penyeberangan di pelabuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap standar pelayanan penumpang transportasi laut di pulau Tidore dan menentukan prioritas pengembangan prasarana transportasi laut. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Teknik analisa data menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian diperoleh nilai indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Sarimalaha 53,70% dengan kriteria cukup puas, indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Itokici 48,87% dengan kriteria kurang puas, indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Rum 55,51% dengan kriteria cukup puas, indeks kepuasan penumpang di pelabuhan Gurabati 50,01% dengan kriteria cukup puas, dan prioritas pengembangan prasarana pelabuhan menggunakan tools aplikasi Expert Choice 11, dengan 4 kriteria yakni, tingkat aksebilitas, tingkat kepadatan, tingkat kerusakan dan pengembangan wilayah, yakni pelabuhan Rum, selanjutnya pelabuhan Itokici, pelabuhan Sarimalaha dan pelabuhan Gurabati.
PENGARUH SERBUK ARANG BRIKET TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAH LARUTAN GULA PASIR Hijriah Hijriah; Syahrul Sariman; Melkior Lapu Rura
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.882

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, teknologi di bidang konstruksi bangunan juga mengalami perkembangan pesat, termasuk teknologi beton, hampir pada setiap aspek kehidupan manusia selalu terkait dengan beton. Pemakaian bahan tambah sudah banyak dilakukan dalam proses campuran beton. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kuat tekan optimal beton dengan bahan tambah serbuk arang briket dan larutan gula pasir pada umur 28 hari. Pada penelitian ini menggunakan persentase variasi serbuk arang briket 12,%, 15%, 17,%, 20%, 22,% dan bahan tambah larutan gula pasir 0,20% dari berat semen. Tinjauan analisis penelitian ini adalah kuat tekan, dengan benda uji silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Metode perencanaan campuran beton menggunakan metode SNI. Kuat tekan optimal beton terdapat pada variasi serbuk arang briket 17% dan larutan gula pasir 0,20%, yaitu sebesar 31,84 MPa atau meningkat 50,84% dari beton normal. Adapun Penambahan gula pasir pada campuran beton dengan dilarutkan pada air yang digunakan sebagai bahan tambahan sehingga larutnya lebih merata dibandingkan dengan mencampur langsung pada semen ataupun kerikil. Berdasarkan penelitian didapatkan kesimpulan hasil pengujian Vicat aparatus waktu ikatan awal semen adalah penambahan larutan gula pasir 0,20% memundurkan ikatan awal hingga 24 jam.

Page 8 of 20 | Total Record : 196