cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Raheema
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Raheema (P-ISSN: 2502-812X and E-ISSN: 2502-8111) is a scientific journal Gender and Children, published by the Center for the Study of Gender and Children (PSGA) Institute for Research and Services In the Community (LP2M) State Islamic Institute (IAIN) Pontianak. This journal contains the works of authors and researchers who have competence in their skills. A vision of the journal Raheema is: Realizing the scientific community who have vision, knowledge, awareness, and concern about Gender and Children. While the mission of the journal Raheema is: First, Being the Information Center and the study of science on Gender and Children for all academics and the general public. Second, Making Media Journal Raheema as scientific publications Gender and Child-quality, innovative and competitive locally, nationally, and internationally. Third, to accommodate, to develop the knowledge, insight, and ideas of the author and researcher in the field of Gender and Children. Raheema journal is published twice a year, namely in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
GENDER DALAM PERBINCANGAN ISLAM DAN TRADISI LOKAL: Studi Penelusuran Karakteristik Wacana Gender Di Indonesia Ach. Tijani; Mulyadi Mulyadi
Raheema Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.035 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v5i2.1291

Abstract

This study seeks to comprehensively review gender discourse in Islamic perspectives and local traditions. The gender discoursed in this study was examined through literature review and philosophical approaches. In the Islamic viewpoint, women are in a respectable position with equal distribution of rights and responsibilities with men. Likewise in the history of the locality of the Indonesian people, the position of women is also in a respectable position with their involvement in various lines of life, starting from the domestic sphere even Indonesian women are also actively involved in the socio-political sphere. As a result, gender discourse with various forms of protection in Indonesia is allegedly strongly exploited by global interests. [Kajian ini berupaya mengulas secara komprehensif wacana gender dalam perspektif Islam dan tradisi lokal. Wacana gender dalam kajian ini ditelaah melalui kajian kepustakaan dan pendekatan filosofis. Dalam sudut pandang keislaman perempuan berada pada posisi terhormat dengan pembagian hak dan kewajian secara berimbang dengan kaum laki-laki. Begitu juga dalam historistas kehdidupan lokalitas masyarakat Indonesia, posisi perempuan juga berada dalam posisi terhormat dengan keterlibatannya di berbagai lini kehidupan, mulai dari lingkup domestik bahkan perempuan Indonesia juga terlibat aktif di lingkup sosial-politik. Sebagai hasilnya, wacana gender dengan berbagai bentuk perlawannaya di Indonesia diduga kuat dieksploitasi oleh kepentingan global].
SUARA DAN KIPRAH PEREMPUAN DALAM POLITIK DI KALIMANTAN BARAT Rahmat Guna Wijaya
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.455 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1305

Abstract

Provinsi Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi yang pernah dipimpin oleh Bupati/Walikota Perempuan atau Kepala Daerah pada Kabupaten /Kota Munculnya Kepala Daerah perempuan di Indonesia tidak terlepas dari perubahan iklim politik dimana sebelum tahun 2005 di Indonesia, kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih tidak langsung melalui perwakilan rakyat yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah atau disingkat Pilkada. Peluang perempuan untuk menduduki kepala daerah dengan adanya pemilihan kepala daerah secara langsung dipilih rakyat menjadi cukup terbuka lebar, karena yang menjadi penentu suaranya adalah rakyat. Para perempuan yang terpilih menjadi Kepala Daerah umumnya punya pengalaman merintis karier di birokrasi dan organisasi politik sebelum maju ke pemilihan Kepala Daerah selain itu sebagian besar juga memiliki darah keturunan keluarga yang aktif berkecimpung didunia politik. Para Kepala Daerah Perempuan juga umumnya memiliki visi dan misi yang sama-sama memprioritaskan peningkatan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan dalam kebijakan politiknya dalam rangka mensejahterakan masyarakat didaerahnya. Kata Kunci : Kepala Daerah Perempuan, Pemilihan Langsung, Politik, Pendidikan, dan Kesehatan.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN PENGUATAN KEBANGSAAN BAGI ANAK-ANAK WILAYAH PERBATASAN: Studi Di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas Helva Zurayah; Ana Rosilawati
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.867 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1154

Abstract

This research was conducted using a qualitative approach. The use of this approach is because the data in this study are data in the form of descriptions and analyzed using descriptive analysis. Some conclusions from this study are: 1) Education for nationality strengthening for children in the Aruk border area of Sajingan Subdistrict, Sambas Regency is carried out by disseminating national values, such as national songs, traditional clothing, etc .; 2) Strengthening the National Curriculum and Local Content; 3) Strengthening pleasant learning methods; and, 4) Strengthening national insight material. [Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penggunaan pendekatan ini dikarenakan data dalam penelitian ini merupakan data dalam bentuk deskripsi dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Beberapa kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Pendidikan penguatan kebangsaan bagi anak-anak di wilayah perbatasan Aruk Kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas dilakukan dengan cara Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, seperti lagu-lagu Nasional, pakaian adat, dll.; 2) Penguatan Kurikulum Kebangsaan dan Muatan Lokal; 3) Penguatan Metode Pembelajaran yang menyenangkan; dan, 4) Penguatan materi wawasan kebangsaan]. Keyword: Wilayah Perbatasan, Pendidikan Penguatan Kebangsaan
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN (Studi Pada Sales Girls di PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk. TOYOTA AUTO 2000) Aulia Kartika Asih
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.624 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1329

Abstract

This research was based on the presence of women's representation that provides an explanation and attraction in sales. The purpose of this study is to look at the role of female salespeople in marketing communications that can make consumers prefer to sales girls. Basically, consumer interest in purchasing is a form of relationship between the consumer's self and something that is outside of him, if the stronger the relationship, the greater the interest that arises. The purpose of this study is to understand the representation of women in increasing sales at Toyota Auto 2000. This approach uses a representation approach with qualitative methods. The research subjects were sales girls at Toyota Auto 2000. The selection of informants was carried out according to the expertise that became the subject of work from sales girls in promotions, installments and calculation calculations, to vehicle delivery. Data collection techniques use interviews, observation, and document review. Data analysis is done by selecting relevant data, describing it and drawing conclusions. The conclusion of this study is the representation of women, namely sales girls in increasing sales because of the ability of women who are gentle and can explain comfortably and patiently. [Penelitian ini diangkat berdasarkan adanya representasi perempuan yang memberikan penjelasan dan daya tarik dalam penjualan. Tujuan penelitian ini untuk melihat peran sales wanita pada komunikasi pemasaran yang dapat membuat konsumen lebih memilih kepada sales girls. Pada dasarnya, minat konsumen dalam pembelian merupakan suatu bentuk hubungan penerimaan antara diri konsumen dengan sesuatu yang ada diluar dirinya, apabila semakin kuat hubungan tersebut maka akan semakin besar minat yang muncul. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami representasi wanita dalam meningkatkan penjualan pada Toyota Auto 2000. Pendekatan ini menggunakan pendekatan representasi dengan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah sales girls pada Toyota Auto 2000. Pemilihan informan dilakukan sesuai dengan keahlian yang menjadi pokok pekerjaan dari sales girls dalam promosi, penjelasan dan perhitungan angsuran, sampai pada delivery kendaraan. Teknik pengumpulan data menggunakan interview, observasi, dan review dokumen. Analisis data dilakukan dengan memilih data yang relevan, memaparkannya dan mengambil kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah representasi wanita yaitu sales girls dalam meningkatkan penjualan karna kemampuan wanita yang lembut dan dapat menjelaskan dengan nyaman serta sabar].
TRADISI NYEKAR MENJELANG HARI RAYA DI PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT Sri Wahyuni
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.587 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1326

Abstract

Abstract: Study in islamic education psychology, tradition or style as a habit carried out by residents, especially in the Nyekar tradition or commonly known as the Grave Pilgrimage, is something that should be preserved especially before the holidays, especially in Pontianak. This tradition is carried out in order to offer prayers to those who have been previously, and as a reminder that the world is only temporary. Usually, the person who cleans the tomb, then shows it by reciting a prayer in front of him. The method used in this research is data.
RISIKO PERILAKU SEKSUAL TIDAK AMAN PADA POPULASI LGBT TERHADAP INFEKSI VIRUS YANG MENULAR SECARA SEKSUAL Sari Eka Pratiwi; Fitri Sukmawati
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.808 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1512

Abstract

Approximately 10% global population are homosexual (lesbian, gay), bisexual and transgender community (LGBT), who have a tendency to get several health problems, including sexually transmitted infections. This risk increase in line with the propensity of alcohol consumption, drugs and sexual abuse, which are found commonly in lesbian, gay and bisexual communities. This study’saim is to correlate the sexual behavior-related risk among LGBT community to the health problems such as sexually transmitted infections. This study was started with collecting the references and research publications, studied the LGBT community and the diseases related to the risky behavior of these population. LGBT population are at high risk to receive several health problems including Hepatitis B virus infection (HBV), Hepatitis C virus infection (HCV) and Human Immunodeficiency Virus(HIV). The increment of the risks are caused by unsave sexual behaviour such as having more than one sexual partner, unprotected sexual intercourse via anal and vagina, drugs and alcohol consumption, which are commonly discovered in LGBT population. Keywords: Bisexual, Community, problem Hampir sekitar 10% populasi dunia termasuk dalam populasi penyuka sesama jenis (lesbian, gay), biseksual dan transgender (LGBT) yang memiliki kecenderungan mendapatkan berbagai masalah kesehatan salah satunya infeksi menular seksual. Risiko ini meningkat sejalan dengan kecenderungan konsumsi alkohol, ganja dan kekerasan seksual yang umum ditemukan pada lesbian, gay dan biseksual.Telaah artikel ini bertujuan untuk menghubungkan resiko terkait perilaku seksual pada LGBT terhadap gangguan kesehatan yaitu infeksi menular seksual.Telaah artikel dilakukan dengan menelusuri berbagai literatur ilmiah mengenai kelompok LGBTdan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan perilaku beresiko yang dilakukan oleh kelompok ini.Populasi penyuka sesama jenis (lesbian, gay), biseksual atau transgender (LGBT) merupakan kelompok yang berisiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan, termasuk infeksi virus Hepatitis B (HBV), Hepatitis C (HCV) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Risiko ini meningkat akibat perilaku seksual yang tidak aman seperti memiliki lebih dari satu pasangan seksual, hubungan seksual melalui anal maupun vagina yang tidak menggunakan pelindung, penggunaan obat-obatan dan alkohol, yang umum ditemukan pada populasi LGBT. Keywords: LGBT, Menular, Seksual
FAMILY INVOLVEMENT IN ECOLOGICAL DA’WAH THROUGH “SAIPUL BIMBANG” Patmawati Patmawati; Santa Rusmalita; Wardah Wardah
Raheema Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.105 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i2.1513

Abstract

Garbage is a classic problem in our environment, including in Banjar Serasan. The society live on the Kapuas river banks and usually throw the garbage in the river, as the river were a large garbage can that will carry their trash at low tide. They also used the river for bathing and washing, which in turn will also affect their health. This is what makes environmentalists from the village, health center, and maternal and child health services conducted ecological da’wah through “Saipul Bimbang”. It stands for "Garbage Collected Bring Weighing". The activities involved families, especially mothers who will weigh their babies while carrying a bag of trash. This research was a qualitative. The data obtained through observation, interviews and documentation. The results showed that the family played an important role in ecological da’wah through “Saipul Bimbang”. The method used was face to face, counseling and activities involving mothers and babies. The result of this ecological da’wah is the increase of society’s awareness that garbage is not an environmental disturbance, even garbage is a blessing, as long as garbage can be processed and utilized. Keywords: Ecological Da’wah, Garbage, Blessing, Saipul Bimbang Sampah adalah masalah klasik di lingkungan kita, termasuk di Banjar Serasan. Masyarakat tinggal di tepi sungai Kapuas dan biasanya membuang sampah di sungai, karena sungai itu adalah tong sampah besar yang akan membawa sampah mereka pada saat air surut. Mereka juga menggunakan sungai untuk mandi dan mencuci, yang pada gilirannya juga akan mempengaruhi kesehatan mereka. Inilah yang membuat para pencinta lingkungan dari desa, pusat kesehatan, dan layanan kesehatan ibu dan anak melakukan dakwah ekologi melalui “Saipul Bimbang”. Singkatan dari "Garbage Collected Bring Weighing". Kegiatan tersebut melibatkan keluarga, terutama para ibu yang akan menimbang bayi mereka sambil membawa kantong sampah. Penelitian ini adalah kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memainkan peran penting dalam dakwah ekologi melalui “Saipul Bimbang”. Metode yang digunakan adalah tatap muka, konseling dan kegiatan yang melibatkan ibu dan bayi. Hasil dakwah ekologis ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa sampah bukanlah gangguan lingkungan, bahkan sampah adalah berkah, selama sampah dapat diolah dan dimanfaatkan. Keywords: Da’wah Ekologi, Sampah, Sukarela, Saipul Bimbang
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS sulaiman sulaiman sulaiman
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.729 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1453

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Nilai yang diperoleh dari para siswa secara umum cukup baik antara 60-80, hal ini diduga karena sebagian para siswa mendapatkan bimbingan orangtua mereka terhadap tugas belajarnya ketika di rumah, Jadi dapat dikatakan bahwa baiknya prestasi belajar yang dicapai oleh sebagian besar siswa kelas VII di SMP Haruniyah sangat berhubungan dengan bimbingan orangtua terhadap belajar siswa terutama dalam perhatian dan pengarahan orangtua pada para siswa ketika di rumah. Masalah umum dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP Haruniyah. Jenis penelitian termasuk penelitian kuantitatif karena datanya dianalisis dengan statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Haruniyah D Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung, teknik dokumentasi, dan teknik observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik parametrik yaitu Anova satu jalan dengan sel tak sama. Dan alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah berupa nilai hasil praktek Bahasa Inggris dan Quesioner. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Dari hasil pengelompokkan data jenjang pendidikan orangtua kelas VIIC SMP Haruniyah sebagian besar termasuk jenjang menengah, 2) Motivasi siswa tergolong sangat baik. Berdasarkan hasil pengolahan data angket terlihat tanggapan positif Selalu, Sering, Kadang-kadang dijumlahkan maka didapat 95,7% yang berarti tanggapan positif termasuk kategori sangat baik. Sedangkan untuk tanggapan negatif Jarang dan Tidak Pernah dijumlahkan maka didapat 4,39 % yang artinya tanggapan negatif termasuk dalam kategori kurang. Faktor utama dalam membentuk kepribadian anak adalah keluarga. Dengan rasa kasih sayang nya, orangtua membantu anak dalam pengembangan segi fisik, psikis dan sosial, dan masa depan anak agar mencapai kesuksesan, dan 3) Jenjang pendidikan orangtua tidak mempengaruhi motivasi belajar siswa terlihat dari hasil uji hipotesis Fobs < Fa atau 0.61 < 3,32 dengan keputusan uji H0 diterima.
DILEMA RUANG PEREMPUAN DALAM KELUARGA DAN PUBLIK Studi Kasus Peran Perempuan di Kecamatan Pontianak Utara Fitri Kusumayanti
Raheema Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.015 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i2.1514

Abstract

Women and their mobility remain an interesting study. This article seeks to reveal the role of women in the family room and public space in women in North Pnontianak District. Through qualitative research methods, it is known that the role of women in the family room and public is still in a very dilemmatic condition. One side of women can work freely in the public sphere, but on the other hand they also receive the impact of patriarchal interpretation which in fact remains a subordinate man in the eyes of men. Keywords: Gender, Islam and Women Perempuan dan ruang geraknya stetap menjadi kajian menarik. Artikel ini berupaya mengungkap peran perempuan di ruang keluarga dan ruang publik pada perempuan di Kecamatan Pnontianak Utara. Melalui metode penelitian kualitatif, diketahui bahwa peran perempuan di ruang keluarga dan publik masih dalam kondisi yang sangat dilematis. Satu sisi kaum perempuan dapat bekerja leluasa di ruang publik, tapi di sisi yang lain mereka juga menerima dampak tafsir patriarki yang sejatinya tetap menjadi manusia subordinatif di mata laki-laki. Kata Kunci: Gender, Islam dan Perempuan
RELIGION GAP IN FAMILY (STUDY OF COMMUNITY OF SINGKAWANG CITY WEST KALIMANTAN) Amalia Irfani
Raheema Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.994 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i2.1516

Abstract

There are so many social impacts in marriages of different religions and cultures. For example, the problem of education, or the religiousness of children which can change at any time and can not be controlled when the child faces social problems. This paper illustrates how the family life of the multicultural society in West Kalimantan in Singkawang City which is married in different religion but until the end of life remains harmonious. Using the communication psychology approach and the Psychological Theory of Piaget's Cognitive Development . Data obtained through observation, interviews and documentation. According to the research, the differences are caused by cultures brought down from generation to generation, the existence of relentlessness and the ability to adapt to change when the child has decided to choose a religion, parents of different religions tend to be prepared for the consequences of being different religious families. There is also unique finding from this study, that interpersonal communication is effective in establishing intimate and harmonious relationships but has not been able to reduce the inner conflict experienced by child informants as children of couples of different religious parent. In addition, harmonious relationships do not guarantee the success and effectiveness of children in making decisions. Keywords: parents parenting, families of different religions, decision making Ada begitu banyak dampak sosial dalam pernikahan dari berbagai agama dan budaya. Misalnya, masalah pendidikan, atau religiusitas anak yang dapat berubah setiap saat dan tidak dapat dikendalikan ketika anak menghadapi masalah sosial. Makalah ini menggambarkan bagaimana kehidupan keluarga masyarakat multikultural di Kalimantan Barat di Kota Singkawang yang menikah di berbagai agama tetapi sampai akhir hayat tetap harmonis. Menggunakan pendekatan psikologi komunikasi dan Teori Psikologis Perkembangan Kognitif Piaget. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Menurut penelitian, perbedaan itu disebabkan oleh budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi, keberadaan tanpa belas kasihan dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan ketika anak telah memutuskan untuk memilih agama, orang tua dari berbagai agama cenderung siap untuk konsekuensi. menjadi keluarga agama yang berbeda. Ada juga temuan unik dari penelitian ini, bahwa komunikasi interpersonal efektif dalam membangun hubungan yang intim dan harmonis tetapi belum mampu mengurangi konflik batin yang dialami oleh informan anak sebagai anak-anak dari pasangan pasangan orang tua yang berbeda agama. Selain itu, hubungan yang harmonis tidak menjamin kesuksesan dan efektivitas anak dalam membuat keputusan. Kata kunci: pengasuhan orang tua, keluarga dari berbagai agama, pengambilan keputusan

Page 9 of 17 | Total Record : 169