cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Arsitektur DASENG
ISSN : 23018577     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Arsitektur DASENG adalah media informasi pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni khususnya Artikel Ilmiah bidang Arsitektur berupa Hasil Penelitian, Hasil Perancangan, Studi Kepustakaan maupun Tulisan Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023" : 14 Documents clear
PERPUSTAKAAN UMUM KOTA TIMIKA KABUPATEN MIMIKA: Arsitektur Neo Vernakular Kristania M. Lahu; Judy O. Waani; Hendriek H. Karongkong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Mimika merupakan salah satu daerah dari Provinsi Papua. Kabupaten Mimika memiliki 12. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri 2021, jumlah penduduk Kabupaten Mimika sebanyak 311.731 jiwa dengan kepadatan penduduk 14 jiwa/km². Perpustakaan adalah salah satu langkah tepat untuk meningkatkan minat baca masyarakat khususnya pelajar di Kabupaten Mimika. Literasi perlu ditingkatkan dalam rangka memajukan kualitas Sumber Daya Manusia. Oleh karena itu, Perpustakaan yang merupakan jantung literasi harus didirikan, dijaga, dan ditingkatkan. Persentase jumlah siswa di Kabupaten Mimika adalah 19,7% dari total jumlah penduduk. Kabupaten Mimika masih terus berkembang dan direncanakan akan menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah, namun belum terdapat perpustakaan umum kota. penulis ingin merancang bangunan ini dengan harapan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para pelajar maupun masyarakat yang ada di kabupaten/kota, juga dengan menggunakan tema Neo-Vernakular yang menggabungkan antara konsep tradisional dan modern masyarakat pasti akan tertarik untuk mengunjunginya dan diharapkan gedung ini bisa menjadi salah satu landmark Kabupaten Mimika. Kata Kunci : Perpustakaan, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Umum Kota, Arsitektur Neo Vernakular
MUSEUM KAPAL DI KOTA TAHUNA: Arsitektur Metafora Aris S. Terah; Johannes Van Rate; Ingerid L. Moniaga
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemakmuran alam di Kepulauan Sangihe menjadi rebutan kerajaan dan bangsa-bangsa salah satu buktinya adalah kapal karam diteluk Tahuna. Kapal ini diduga kapal nelayan jepang yang tenggelam oleh serangan kapal selam Amerika USS Paddle di pantai barat Sangihe pada 6 Juli 1944. Kapal kara ini dapat menjadi objek konservasi, objek wisata sekaligus objek edukasi untuk Museum. Teluk Tahuna terpilih sebagai lokasi yang strategis untuk perancangan objek museum ini, karena sesuai dengan syarat berdirinya bangunan museum yaitu “lingkungan yang dihubungkan dengan pusat komunitas”. Dilihat dari aspek objek dan lokasi maka tema perancangan yang terpilih adalah Arsitektur Metafora yang adalah suatu pendekatan arsitektur kontemporer yang berawal dari ide yang menghubungkan arsitektur dan bahasa. Metafora juga mengadopsikan gagasan bentuk dan pola suatu objek kedalam asitektur yang pada dasarnya mirip dengan konsep analogi dalam arsitektur. Metafora mengidentifikasi hubungan antar benda dimana hubungan tersebut lebih bersifat abstrak daripada nyata serta mengidentifikasikan pola hubungan yang sejajar. Kata Kunci: Kapal, museum, metafora
MANADO E-SPORT ARENA: High Tech Arsitektur Ogya J. Ingkiriwang; Suryono; Rachmat Prijadi
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan E-Sport di Indonesia yang sangat tinggi dilihat dari banyaknya minat dari berbagai macam kalangan masyarkat terhadap e-sport dan kegiatan e-sport di Indonesia sendiri selalu diadakan setiap tahunnya dan didukung penuh oleh pemerintah, namun aktivitas atau kegiatan e-sport di Indonesia belum mempunyai tempat khusus yang dapat menunjang setiap kebutuhan e-sport yang ada. Perkembangan E-sport di Kota Manado memilki potensi yang begitu besar ditinjau dari banyaknya masyarakat yang menggemari E-sport serta banyaknya pemain professional yang berasal dari Kota Manado yang berprestasi di kancah Kompetisi Nasional maupun Internasional namun dikarenakan tidak adanya tempat yang mewadahi dan memfasilitasi kegiatan E-sport yang ada di Kota Manado membuat para pemain pemain yang ada kesulitan dalam mengembangkan bakat dan potensi yang ada. Untuk itu perlu adanya Perancangan Manado E-Sport Arena untuk mewadahi dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam bidang E-sport. Tujuan perancangan Manado E-Sport Arena adalah untuk menghadirkan sebuah bangunan yang dapat mewadahi dan memfasilitasi kegiatan dan aktivitas E-Sport. Perancangan Manado E-Sport Arena menggunakan metode perancangan Glass Box Process yang Rasionalitik yang menggunakan metode Siklus Imajinasi-Presentasi-Test oleh John Zeisel. Perancangan Manado E-Sport Arena mengambil Tema High Tech Arsitektur yang tidak lepas dari pemanfaatan dan pengembangan kemajuan teknologi yang ada. Perancangan Manado E-Sport Arena ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan perkenomian di Kota Manado dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Manado. Kata Kunci: Manado, E-sport Arena, High Tech Arsitektur
BADMINTON SPORT ACADEMY: Arsitektur Futuristic Kalvin D. Iskandar; Rieneke L. E. Sela; Sonny Tilaar
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat masyarakat Sulawesi Utara yang sangat tinggi terhadap olahraga badminton membuat olahraga ini menjadi popular di kalangan masyarakat sehingga hal ini membuat masyarakat bukan hanya sekedar bermain melainkan ingin berkarir dengan menjadi atlet badminton. Namun fasilitas untuk menunjang kegiatan pembinaan dan pelatihan di Sulawesi Utara masih sangat minim dan masih jauh dari standar. Oleh karna itu dirancang badminton sport academy dengan tema arsitektur futuristik. Tujuan perancanganpnya yaitu menghadirkan suatu bangunan tempat pelatihan yang tidak hanya baik dari segi fungsi melainkan juga dari segi estetis dan keindahan bangunan dengan tetap memperhatikan persyaratan teknis dan memiliki fasilitas yang berstandar internasional. Dalam proses perancangan ini proses perancangan yang dipakai dalah model rancangan dari John Ziel yaitu, Image-prasent-tanse Cycle. Pendekatan perancangan meliputi tiga aspek yaitu pendekatan lokasi, pendekatan tipologi dan pendekatan tematik. Badminton sport academy ini didesain agar dapat mewadahi seluruh kegiatan pembinaan atlet. Pendalaman tema Arsitektur Futuristik yang di implementasikan ke dalam perancangan membuat hasil perancangan memiliki nilai kebaruan dan menambah disibilitas dan prospek dari objek rancangan. Kata Kunci: Badminton, Sport, Academy, Arsitektur Futuristik
GEDUNG PUSAT UMKM DI SANGIHE: Arsitektur Perilaku dan Lingkungan Sarah K. F. Rainga; Jefrey I. Kindangen; Sonny Tilaar
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM di Indonesia dilihat memberikan peran serta dampak yang positif bagi perekonomian negara. Dikawasan Asia Tenggara dinilai terbesar peran usaha kecil, menengah dan mikro. Kontribusi positif usaha kecil, menengah dan mikro terhadap produk nasional bruto (PDB) cukup besar. Pesatnya pertumbuhan usaha kecil, menengah dan mikro juga tidak terlepas dari dukungan pertumbuhan penduduk. Sangihe tidak memiliki ruang untuk pengembangan untuk menjual produk UMKM, membuat usaha kecil, menengah dan mikro yang ada terbelakang atau bahkan tidak maju. Oleh karena itu, hal ini dinilai membutuhkan ruang, sebagai ruang belajar dan pertemuan dengan pelaku bisnis dan kelompok kreatif, sebagai ruang kolaborasi untuk menghasilkan inovasi terbaru. Di kabupaten kepulauan Sangihe memiliki kearifan dan nilai-nilai lokal yang beragam. Potensi kearifan lokal dapat dipahami melalui sosial budaya, sejarah lokal, tradisi dan materi lokal. Dari segi sosial budaya, masyarakat Sangihe memiliki potensi besar bagi pengrajin lokal, seperti kedekatan mereka dengan pengrajin kerajinan tangan (Bika), peda (parang ) bahkan seni kuliner. Menghadirkan Pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sangihe yang bisa sebagai fasilitas pengembangan serta pemberdayaan ekonomi lokal, dan juga sebagai tempat pemasaran UMKM kuliner maupun hasil produk khas daerah sehingga dapat tingkatkan produktivitas dalam bekerja. Gedung Pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah( UMKM) di sangihe dengan mengaplikasikan pendekatan Arsitektur perilaku dan lingkungan yang bisa menciptakan ruang yang bisa tingkatkan daya produksi dalam bekerja dengan mengintegrasikan alam kedalam bangunan. Kata Kunci : Sangihe, Gedung Pusat UMKM, Arsitektur Perilaku dan Lingkungan
PUSDIKLAT DAMKAR DI KOTA MANADO: Lingkungan Binaan Responsif Christofel Jacob; Dwight M. Rondonuwu; Esli D. Takumansang
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bencana yang dapat menjadi ancaman bagi manusia adalah kebakaran. Tata letak bangunan di Kota Manado yang cenderung tidak beraturan dan saling berdekatan dengan batas tembok yang saling menempel menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran yang cepat merambat dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar dan fatal. Dalam penanganannya, dibutuhkan tenaga profesional seperti petugas pemadam kebakaran (damkar) yang terlatih dan teredukasi dengan baik. Adanya kantor pemadam kebakaran di kota Manado sangat membantu penanganan kebakaran yang bisa terjadi kapanpun. Namun, fasilitas kantor sendiri tidak banyak menjawab perihal kinerja para petugas damkar yang dituntut profesional; terlatih dan teredukasi dengan baik. Oleh karena itu, objek seperti Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Damkar dinilai penting untuk dihadirkan. Dalam merancang objek ini, tema yang diangkat ialah Lingkungan Binaan Responsif yang dapat menjembatani kehidupan sosial pengguna dengan tata lingkungan sekitarnya melalui implementasi beberapa prinsip-prinsip tema tersebut sehingga respon pengguna terhadap bangunan bahkan terhadap lingkungan luar dapat tercipta. Kata Kunci : Pusdiklat Damkar, Lingkungan Binaan Responsif
GELANGGANG OLAHRAGA DI TAHUNA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE: Arsitektur Neo Vernakular Otniel Ch. I. Takasiliang; Pingkan P. Egam; Johansen C. Mandey
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang diminati masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda dan dengan rentang usia yang cukup beragam. Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe khususnya yang berada di kecamatan Tahuna cenderung menjadikan olahraga sebagai kegiatan rekreatif, namun adapun kelompok masyarakat yang menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang dapat mendatangkan prestasi. Cabang olahraga futsal, voli, bulutangkis, basket, dan tinju dinilai sebagai cabang olahraga yang diminati masyarakat di Tahuna. Tingginya minat masyarakat dalam kegiatan berolahraga nyatanya tidak sebanding dengan banyaknya fasilitas yang dapat mewadahi kegiatan tersebut. Minimnya fasilitas seperti Gelanggang Olahraga yang memadai menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe khususnya di Tahuna. Selain dapat mewadahi dan memfasilitasi minat masyarakat serta mengembangkan dan melatih potensi generasi muda untuk menjadi atlet-atlet kebanggaan daerah, Gelanggang Olahraga juga diperlukan keberadaannya untuk menunjang kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang nantinya akan diadakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dengan didukung tema arsitektur Neo Vernakular, perancangan Gelanggang Olahraga di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, diharapkan dapat memperkenalkan unsur-unsur kearifan lokal yang dipadu dengan unsur-unsur modern kepada setiap penggunanya sehingga melalui objek ini, unsur kedaerahan dan kearifan lokal tetap terjaga dan tidak terlupakan oleh karena tergerus dengan era globalisasi. Penerapan tema ini dinilai menjadi salah satu langkah dalam menunjang pariwisata daerah karena melalui objek ini pengunjung dapat menikmati keindahan arsitekturalnya sekaligus kebudayaan setempat yang tertuang dalam berbagai aspek bangunan. Kata Kunci: Tahuna, Gelanggang, Olahraga, Kearifan Lokal, Modern, Neo Vernakular
RESORT HUTAN MANGROVE DI KOTA MANADO: Blobitecture Joshua E. T. Sasiang; Julianus A. R. Sondakh; Johannes Van Rate
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resort Hutan Mangrove di Kota Manado merupakan proyek tugas akhir yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah resort yang mengintegrasikan arsitektur modern dengan keindahan alam mangrove. Konsep arsitektur yang digunakan dalam proyek ini adalah Blobitecture, yang menekankan pada bentuk organik dan fleksibel. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk menciptakan sebuah bangunan yang dapat menyatu dengan lingkungan sekitar dan memberikan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Pada tahap perancangan, dilakukan analisis terhadap kebutuhan dan karakteristik lingkungan sekitar. Kemudian, dibuatlah konsep desain dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika bangunan. Konstruksi bangunan Resort Hutan Mangrove menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan teknologi yang terkini untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Hasil dari proyek ini adalah sebuah bangunan yang terintegrasi dengan alam dan memberikan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Dengan konsep Blobitecture yang digunakan, bangunan Resort Hutan Mangrove di Kota Manado dapat menjadi contoh desain yang ramah lingkungan dan dapat memadukan arsitektur modern dengan keindahan alam. Kata Kunci: Resort, Mangrove, Blobitecture
MALL OTOMOTIF DI MANADO: Arsitektur Kontemporer Hiskia Simbar; Pierre H. Gosal; Steven Lintong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu kota Provinsi Sulawesi Utara adalah kota Manado yang saat ini sedang berkembang di berbagai bidang, salah satunya yaitu industri otomotif. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah kendaraan dan jumlah kepemilikan kendaraan di Kota Manado per bulannya. Beragam layanan otomotif seperti dealer otomotif, bengkel, dan retail/took hadir dan terus berkembang di kota Manado dengan tidak terkonsentrasi pada satu titik namun tersebar luas di beragam penjuru kota. Meningkatnya jumlah penggunaan kendaraan di Kota Manado, belum berbanding lurus dengan ketersediaan suatu wadah terpusat yang memfasilitasi segala keperluan masyarakat dan distributor kendaraan sendiri. Perhatian lainnya adalah kesulitan suku cadang bagi pemilik kendaraan merk luar karena diperlukan proses indent yang bisa memakan waktu berbulan-bulan.. Penerapan Arsitektur Kontemporer pada bangunan Mall Otomotif merupakan sebuah metode untuk mengekspresikan suatu wadah, yang di rancangkan dengan bentuk unik untuk menarik minat masyarakat sekitar. Dengan harapan massa yang bersangkutan dapat menampilkan juga memperlihatkan suatu kualitas tertentu dalam mengekspresikan kemajuan teknologi dengan gaya arsitektur yang leluasa. Kata Kunci: Mall, Otomotif, Kontemporer
MIX-USE TERMINAL DAN PUSAT PERBELANJAAN DI TAHUNA: Arsitektur Neo Vernakular Oscar V. Tatengkeng; Cynthia E. V. Wuisang; Esli D. Takumansang
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminalimerupakan tempat berpusatnyaitransportasi yangisangat dibutuhkanioleh masyarakat berkaitanidengan transportasi darat . Terminali termasukisalah satu unit pelayananiumum dalam hal transportasi yaitu dalam pergerakan serta perpindahan manusia dan barang dari suatu tempat ke tempat lainiyang merupakan simpulidari sistem jaringanitransportasi. Pusat perbelanjaan dalm parawisata merupakan wadahi bagi perdagangan, pasari yang asli setempat (indigenous, native) yang berlangsung isejak lama. Menurut Max Waber,memandang suatu tempatiitu kota jikaipenghuninya sebagian besar telah mampu memenuhi kebutuhannyailewat pasar setempat. Oleh sebab itu pasaribisa di katakan dapat menjadiisebuah ciri khas dan meningkatkanicitra suatuikawasan menjadiilebih baik. Terkaitidenganiakses suatu kawasan parawisata, moda transportasi termasuk elemen yang penting dalam parawisata yang berperan dalam memudahkaniakses dalam keterjangkauanitempat wisata. Sementara fasilitas yangidibutuhkan lebih disarankan kedalam pembangunan dan perbaikan fasilitas umum seperti angkutan umum dan wadah bagi angkutan umum. Kondisi transportasi di Kabupaten Tahuna saat ini terdiri atas angkutanitradisionalibecak, dan taksi sebagai angkutanitransportasi umum yang dapat mengantaripenumpang ke seluruh tujuan tanpa pembagian rute atau jaluriarah kendaraan. Kondisi – kondisiiini menyebabkan terjadi ketidakaturan dalam lalu lintasikendaraan umum di Kabupaten Tahuna yang menimbulkan masalah kecelakaan akibat kacaunya lintasanikendaraan umum. Konsep Perancangan MIX-USE Terminal dan Pusat Perbelanjaan KabupateniKepulauan Sangiheikhususnya KotaiTahuna menerapkanitema ArsitekturiNeo Vernakularipada bangunan, yang memunculkaniikon baruidengan tetap mempertahankan unsur-unsuritradisional di kotaiTahuna. Kata Kunci: terminal, perbelanjaan, neo vernakular

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 3, Agustus 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 1, Februari 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 4, November 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 3, Agustus 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Daseng Volume 13 Nomor 2, Mei 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): DASENG Volume 13 Nomor 1, Februari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): DASENG Volume 12 Nomor 4, Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 2, April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 1, Januari 2023 Vol. 11 No. 2 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 2, November 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): DASENG Volume 11, Nomor 1, Mei 2022 Vol. 10 No. 2 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 2, November 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): DASENG Volume 10, Nomor 1, Mei 2021 Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 No. 1 Mei 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020 Vol. 8 No. 2 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): DASENG Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol. 7 No. 2 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Noomor 1, Mei 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): DASENG Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017 Vol. 5 No. 2 (2016): Volume 5 No.2 November 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Volume 5 No.1 Mei 2016 Vol. 4 No. 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015 Vol. 3 No. 2 (2014): Volume 3 No.2 November 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Volume 3 No.1 Mei 2014 Vol. 2 No. 3 (2013): Volume 2 No.3 November 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.2 Juli 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Edisi Khusus TA. Volume 2 No.1 Mei 2013. Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku II EKSPERIMENTAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Edisi Khusus TA. Buku I KONTEKSTUAL. Volume 1 No.2 November 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): EDISI PERDANA Volume 1 No.1 Mei 2012 More Issue