cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 860 Documents
SISTEM HIRARKIS MALINGKAS, GRACE Y.
TEKNO Vol 8, No 54 (2010): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hirarki adalah alat yang paling mudah untuk memahami masalah-masalah yang kompleks, dimana masalahtersebut diuraikan ke dalam elemen-elemen yang bersangkutan, menyusun elemen-elemen tersebut secara hirarkis danakhirnya melakukan penilaian atas elemen-elemen dalam komponen yang sifatnya homogen dan menyusun komponenkomponentersebut dalam level hirarki yang tepat.Hirarki juga merupakan abstraksi struktur suatu sistem yang mempelajari fungsi interaksi antara komponen dan jugadampak-dampak pada sistem. Abstraksi ini mempunyai bentuk saling berkaitan, tersusun dan suatu puncak atausasaran utama (Ultimate goal) menuju pada bagian-bagian, kemudian kebijakan-kebijakan dan strategi-strategi.Dengan demikian hirarki adalah sistem yang tingkatan-tingkatan keputusannya berstratifikasi dengan beberapa elemenkeputusan pada setiap tingkatan keputusan.
TRANSPORTASI DAN POLUSI PADA KAWASAN PENDIDIKAN Kumaat, Meike
TEKNO Vol 10, No 57 (2012): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas udara dewasa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Berbagai kegiatan antara lain industri, transportasi, perkantoran, dan perumahan merupakan kontributor terbesar dari polusi udara yang dibuang ke udara bebas. Transportasi sebagai penyumbang terbesar polusi udara terjadi akibat penggunaan kendaraan bermotor yang makin meningkat setiap hari. Kemacetan di lingkungan sekolah yang terjadi pada pagi dan siang hari khususnya pada jam masuk dan pulang sekolah sangat berpengaruh bagi kesehatan anak sekolah pada umumnya.. Polusi akibat gas buang kendaraan bermotor saat terjadi kemacetan dapat menurunkan kapasitas darah untuk membawa oksigen ke otak sehingga melemahkan kemampuan berpikir , memperberat penyakit jantung dan pernapasan disertai sakit kepala (pusing). Dampakini dirasakan oleh orang dewasa maupun anak. Metodologi yang akan dipakai berupa studi literatur murni dengan mengangkat masalah gangguan kesehatan bagi anak sekolah akibat polusi udara di sekitar kawasan sekolah dan usulan penanganannya.Kata kunci : sistem transportasi, polusi, kawasan pendidikan
KONSEP PENYUSUNAN MASTER PLAN TERMINAL REGIONAL PROVINSI SULAWESI UTARA Pandey, Sisca
TEKNO Vol 12, No 61 (2014): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal regional merupakan salah satu bentuk terminal terpadu yang merupakan bagian dari angkutan multimoda. Angkutan multimoda memadukan beberapa angkutan seperti angkutan jalan, angkutan udara, angkutan laut dan angkutan kereta api. Pembangunan terminal regional Provinsi Sulawesi Utara merupakan suatu langkah maju untuk mengendalikan pergerakan angkutan orang dan angkutan barang. Keberadaan terminal regional akan melayani pergerakan secara regional provinsi Sulawesi Utara sesuai dengan Perda Provinsi Sulawesi Utara No. 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor. 41 Tahun 2013 tentang Tataran Transportasi Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2012-2032. Masterplan Terminal Regional Provinsi Sulawesi Utara sekiranya dapat menjadi pedoman bagi pemangku kebijakan dalam menyusun Perencanaan Terminal Regional Provinsi Sulawesi Utara lebih lanjut.   Kata kunci : terminal regional, multimoda, RTRW, Tatrawil
Evaluasi Kinerja Operasional Pelabuhan Manado Uguy, Clinton Yan; Sendow, Theo K.; Rumayar, Audie L. E.
TEKNO Vol 13, No 64 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Laut Manado merupakan prasarana transportasi laut yang memegang peranan dan fungsi yang penting dalam roda transportasi di daerah Sulawesi Utara. Hal ini disebabkan karena pelabuhan Laut Manado berada di kota Manado sebagai pusat kegiatan pemerintahan, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Utara. Dan berdasarkan data pada tahun 2008 permasalahan utama pelabuhan Manado adalah pendangkalan kolam pelabuhan dan keadaan dermaga yang tidak lagi memadai sehingga memperburuk arus bongkar muat barang dan pemanfaatan fasilitas sarana penunjang pelabuhan yang tidak efisien lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja operasional pelabuhan Manado sepanjang tahun 2014, dan menilai secara objektif sejauh mana kinerja pelabuhan Manado saat ini. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengolah data operasional pelabuhan Manado selama tahun 2014. Evaluasi dilakukan berdasarkan kegiatan operasional pelabuhan laut Manado antara lain adalah kinerja arus kapal, kinerja arus bongkar muat barang, kinerja pemanfaatan fasilitas dan sarana penunjang Pelabuhan. Dan tinjaun penilaian kinerja Pelabuhan Laut Manado berdasarkan Realisasi dibandingkan dengan Standarisasi dari PT. Pelindo IV cabang anado. Dari hasil perhitungan, diperoleh bahwa  Kinerja Arus Kapal Pelabuhan Manado  masih cukup. Sedangkan untuk Kinerja arus bongkar muat barang dan Kinerja pemanfaatan fasilitas dan sarana penunjang Pelabuhan sudah tergolong baik. Namun dari evaluasi yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh bahwa masalah utama kinerja pelayanan Pelabuhan Manado terletak pada pendangkalan kolam pelabuhan, dan keadaan dermaga yang tidak lagi memadai, serta dermaga sementara harus segera dimanfaatkan dengan baik. Kata  kunci : pelabuhan manado, evaluasi, kinerja, realisasi, standarisasi
ANALISIS PENGUJIAN CBR LAPANGAN DAN CBR LABORATORIUM PADA TANAH DASAR INFRASTRUKTUR MANADO SELATAN Sumampouw, J. E. R.
TEKNO Vol 8, No 52 (2010): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan jalan raya , perlu untuk menginvestigasi daya dukung lapisan tanah yang akandirencanakan terutama berawal dari pengaruhnya terhadap lapisan perkerasan jalan tersebut.Beberapa metode sudahdipakai untuk menentukan daya dukung dari pada lapisan tanah tersebut, dan metode utama adalah CBR (CaliforniaBearing Capacity) lapangan(in-situ) maupun CBR laboratorium.Adapun penelitian ini sudah membandingkan CBRlapangan dan CBR laboratorim serta kepadatan tanah (density of soil), maupun kadar airnya.Dan juga secarakompleks, menemukan korelasi antara masing –masing data tanah secara fisik dengan CBR laboratorium maupun CBRlapangan.Hasil korelasi uji CBR Laboratorium dengan CBR Lapangan dengan menggunakan persamaan regresi linierdalam penelitian ini , cukup memuaskan karena memperoleh kesamaan, membuktikan kelanjutan analisis dari padapenelitian ini akan tidak diragukan atau kecil penyimpangannya dan dapat diabaikan (dapat dilihat pada Gbr.14).PadaGbr,10 dapat dilihat CBR Laboratorium dan CBR Lapangan agak berbeda atau meleset sedikit pada lokasi ke 5 dan ke7.Hasil korelasi kepadatan dengan CBR Laboratorium dan CBR Lapangan memperoleh hubungan persamaan, y =5.487 X- 2.16 dan y = 6.719 X-2.66, sedangkan hubungan dengan kadar airmemperoleh persamaan,y = 8546 X- 2.49dan y=120 X- 1.19.Sedangkan Hubungan CBR- CPT dan ( density of soil) juga Daya dukung tanah dicerminkan pada Gbr.11& Gbr.19 dengan persamaan y=0,027 x2-0,212x+1,792 & persamaan y= 1.805X2-10.28x+40.55. Hubungan antaraCBR Laboratorium dan CBR Lapangan dengan daya dukung batas dan kedalamannya, diperoleh persamaan y =0.019X+ 2.392 , y = 2.91  X dan y = X3.278 , y = X 3.454
PENGARUH TEKANAN AIR PORI TANAH TERHADAP PERKUATAN TEMBOK PENAHAN DAN GEOTEXTILE Dandel, Randy; Sumampouw, Joseph E. R.; Sompie, Oktavian B. A.
TEKNO Vol 15, No 67 (2017): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan tekanan air pori di dalam tanah sangat berpengaruh pada pembangunan konstruksi dan kestabilan tanah, hal ini disebabkan kekuatan geser sangat tergantung keberadaan air dalam tanah itu sendiri. Kejadian longsoran biasanya pada musim penghujan. Salah satu perkuatan yang digunakan untuk menstabilkannya yaitu dengan menggunakan tembok penahan dan geotextile. Tembok penahan merupakan komponen struktur bangunan penting yang dibangun untuk menahan massa tanah di atas struktur atau bangunan sedangkan geotextil umumnya terdiri dari 2 jenis yaitu geotextil woven dan geotextil non woven. Fungsi dari geotextil yaitu sebagai filtrasi, drainase, proteksi, saparator, dan perkuatan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kenaikan tekanan air pori tanah, perhitungan stabilitas tembok penahan, kekuatan tanah sebelum dan setelah menggunakan perkuatan tembok penahan dan geotextile. Parameter tanah yang diperoleh dari laboratorium dimodelkan kedalam program PLAXIS 2D v.8.2 untuk mendapatkan tekanan air pori, faktor keamanan (Msf), penurunan (Utotal) dan pembebanan. Dari pemodelan pada program PLAXIS 2D v.8.2 diperoleh pengaruh tekanan air pori pada tanah asli dengan perkuatan tembok penahan (gravitasi) dan geotextile “PET WOVEN GEOTEXTIL”, di Kawasan Mission Center Manado, menunjukan di ketinggian MAT 6,0 m adalah tanah mengalami tekanan air pori terbesarnya dan di ketinggian MAT 2,0 m tanah mengalami tekanan air pori terkecilnya. Sedangkan dengan variasi pembebanan dan MAT menunjukan faktor keamanan pada tanah asli dengan perkuatan tembok penahan (gravitasi) diperoleh faktor keamanan Msf (dengan nilai terbesar 3,668 dan terus menurun sampai 2,759). Sedangkan faktor keamanan pada tanah asli dengan geotextile “PET WOVEN GEOTEXTIL”, diperoleh faktor keamanan Msf (dengan nilai terbesar 2,513 dan terus menurun sampai 1,693). Dan penurunan total pada tanah asli dengan perkuatan tembok penahan (gravitasi) diperoleh Utotal (dengan nilai terkecil 0,0349 m dan terus bertambah sampai 0,1720 m). Sedangkan penurunan total pada tanah asli dengan geotextile “PET WOVEN GEOTEXTIL”, diperoleh Utotal (dengan nilai terkecil 0,0152 dan terus bertambah sampai 0,2744). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kawasan Mission Center Manado, artinya hasil penelitian diharapkan bisa meninimalisir bencana longsor yang terjadi pada daerah tersebut.
MEWUJUDKAN JALAN YANG BERKESELAMATAN Pandey, Sisca V.
TEKNO Vol 11, No 59 (2013): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang Undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 menjelaskan bahwa pemerintah berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Penyelenggara jalan harus menjamin keselamatan pengguna dan menghindari terjadinya kecelakaan. Jalan yang berkeselamatan harus dilakukan melalui suatu audit yang terukur oleh penyelenggara jalan baik secara teknis dan administrasi yang disebut Laik Fungsi Jalan.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 11/PRT/M/2010 menjelaskan Prosedur Uji Laik Fungsi Jalan secara teknis dan Laik Fungsi Jalan administratif. Pelaksanaan Uji Laik Fungsi Jalan memberikan hasil audit yang sangat menguntungkan pengguna jalan. Hasil Laik Fungsi (LF), menjelaskan jalan layak dioperasikan ke pengguna jalan. Hasil tidak laik fungsi menunjukkan jalan belum layak dioperasikan sehingga jalan harus ditutup untuk dilakukan perbaikan. Laik Fungsi Jalan merupakan upaya untuk mewujudkan jalan yang berkeselamatan merupakan tanggung jawab penyelenggara jalan.Kata kunci : penyelenggara jalan, pengguna jalan, Laik Fungsi
PERANCANGAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK BERBASIS WEB DI KOTA TOMOHON Sengkey, Rizal
TEKNO Vol 8, No 53 (2010): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah kota Tomohon seperti pemerintahan daerah lainnya di Indonesia sudah mempunyai situs web dengan content informasi umum seperti struktur organisasi, informasi pariwisata, pendidikan dan sebagainya. Mengoptimalkan penggunaan situs web dan meningkatkan pelayanan pada publik adalah tujuan yang diinginkan . Tulisan ini menekankan pada perancangan pembuatan KTP berbasis web karena dipandang perlu dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan perancangan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi waktu, mengatasi prosedur manual yang tidak praktis, dan sebagainya.Keyword : Web, Kartu Tanda Penduduk
Analisis Kelelahan Struktur Pada Tiang Pancang Di Dermaga Amurang Dengan Metode S-N Curve Bitty, Stania Ekarista; Balamba, Sjachrul; Sarajar, Alva N.
TEKNO Vol 13, No 63 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap struktur dermaga yang dibangun tentunya didisain agar tidak mengalami kegagalan struktur akibat beban berulang. Analisis Fatigue merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk memperkirakan risiko terjadinya kelelahan yang diakibatkan oleh beban berulang dan usia dari bangunan tersebut pun dapat diketahui.Lokasi studi kasus pada penelitian ini adalah di pelabuhan Amurang, kecamatan Minahasa Selatan. Pada penelitian ini dilakukan analisis kelelahan struktur pada tiang pancang dengan menggunakan metode S-N Curve berdasarkan peraturan API RP 2A WSD  tahun 2002. Dalam analisis Fatigue, ada beberapa tinggi gelombang yang dipakai untuk mengetahui stress range dari gaya gelombang yang terjadi. Yaitu tinggi gelombang Hz = 2.08 m, 1.85 m, 1.64 m, 1.6 m, 1.43 m, 1,22 m dan 1.10 m, dengan periode gelombang Tz = 3.29 second. Pada sambungan antara tiang pancang dan kepala tiang pada struktur dermaga didapat nilai SCF yaitu 1,556. Sehingga didapat umur bangunan dari Kurva S-N untuk kurva X  yaitu 29.8 tahun, 81.2 tahun, 247.6 tahun, 310.5 tahun, 844.9 tahun, 2546.1 tahun, 3129.3 tahun. Dan kurva X’ yaitu 15.4 tahun, 36.3 tahun, 94.1 tahun, 114.1 tahun, dan 268.4 tahun, 688.4 tahun, 820.9 tahun. Kata kunci : fatigue, pondasi, gaya gelombang, tiang pancang
PENGGUNAAN BRACED FRAMES ELEMENT SEBAGAI ELEMEN PENAHAN GEMPA PADA PORTAL BERTINGKAT BANYAK Windah, Reky Stenly
TEKNO Vol 9, No 55 (2011): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara yang telah banyak digunakan untuk meningkatkan kekakuan lateral adalah menggunakan Braced Frames Element (Elemen Pengaku Portal). Penggunaan Braced Frames Element pada struktur portal bertingkat banyak selain akan meningkatkan kekakuan lateral juga dapat memberikan bentuk artistik pada struktur. Bentuk-bentuk dari Braced Frames Element antara lain adalah Diagonal Bracing, X-Bracing, dan Chevron Bracing. Analisa simpangan lateral portal dengan menggunakan Braced Frames Element akan menggunakan analisa dinamis riwayat waktu (Time History Analisis, THA), dengan beban menggunakan percepatan Gempa El-Centro California 1940 NS pada selang waktu 0,00-10,00 detik. Berdasarkan hasil analisa dinamis yang dilakukan dengan bantuan program SAP2000, diperoleh bahwa dengan menggunakan Braced Frames Element (Diagonal bracing, X-bracing dan Chevron bracing) pada portal akan mengurangi respon (simpangan lateral) atau goyangan dari portal tanpa harus memperbesar dimensi dari kolom, dimana simpangan lateral maksimum yang dihasilkan akan menjadi lebih kecil dan dapat memenuhi syarat simpangan lateral maksimum yang diijinkan (Δ/h ≤ 0,002).Kata Kunci: gempa, simpangan, portal, bracing, pengaku.