cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Pemilihan Perumahan Dengan Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Marvel M. M. Nangin; Jermias Tjakra; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58446

Abstract

Perkembangan perumahan saat ini sangat pesat. sehingga kebutuhan akan rumah tempat tinggal sangat dibutuhkan oleh semua manusia, Rumah merupakan tempat tinggal bersama keluarga dan ditempati selamanya maupun investasi, dalam memenuhi kriteria dan keinginan konsumen maka solusinya dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode AHP adalah untuk membuat keputusan dan mengevaluasi alternatif berdasarkan kriteria yang berbeda-beda maka nilai yang tertinggi adalah nilai bobot prasarana (0,377) dan bobot fasilitas umum (0,377), bobot lokasi (0,160), dan terakhir bobot Kontruksi (0,086). Untuk nilai alternatif diperoleh bobot tertinggi yaitu Perumahan New Royal Kawanua (0,507), kemudian perumahan Casa De Viola Grand Kawanua (0,346), dan Perumahan Puri Manado Permai (0,147). Kata kunci: AHP, perumahan, kriteria, alternatif
Analisis Kinerja Ruas Jalan Di Kota Manado (Studi Kasus: Ruas Jalan R. E. Martadinata Depan SPBU Paal II) Cosmas C. Wijaya; Lucia I. R. Lefrandt; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58447

Abstract

Padatnya volume kendaraan pada ruas Jalan R. E. Martadinata yang sering menyebakan kemacetan pada pagi hari, sore hari dan malam hari. Arus lalu lintas yang terus meningkat dari tahun ke tahun pada ruas jalan diakibatkan terus meningkatknya kebutuhan penggunakan transportasi darat yang mempengaruhi kinerja ruas jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja ruas Jalan R. E. Martadinata dengan mengambil data – data yang dibutuhkan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu geometrik jalan, volume kendaraan, hambatan samping, dan kecepatan kendaraan. Data sekunder yaitu lokasi dan jumlah penduduk Kota Manado. Survey di lakukan selama 3 hari, di dapatkan volume kendaraan tertinggi pada hari Rabu, 22 November 2023 pada pukul 17.00 – 18.00 WITA sebesar 2565 smp/jam. Data yang didapatkan di simulasikan menggunakan software Simulation Of Urban Mobility (SUMO). Penurunan kecepatan sebesar 35% dari arah Kota Manado menuju Patung Kuda dan sebesar 40% dari arah Patung Kuda menuju Kota Manado. Berdasarkan analisis data menggunakan PKJI 2014 didapatkan derajat kejenuhan sebesar 0,456 yang dikategorikan kedalam tingkat pelayanan C, berdasarkan tingkat pelayanan jalan dapat disimpulkan ruas Jalan R. E. Martadinata memiliki arus stabil dan kecepatan dikontrol oleh lalu lintas. Kata kunci: kinerja ruas jalan, tingkat pelayanan, PKJI 2014, Simulation Of Urban Mobility (SUMO)
Penggunaan K3 Di Proyek Konstruksi: Tantangan Dan Solusi Dalam Implementasi Yang Sering Di Abaikan Esterlita, Kawinda T.; Pontoh, Listyawati; Lubis, Tigor; Manuwus, Ronald
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58523

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah aspek krusial dalam industri konstruksi yang sering kali diabaikan, meskipun statistik menunjukkan tingginya angka kecelakaan dan insiden di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam penerapan K3 di proyek konstruksi dan memberikan solusi praktis untuk meningkatkan kesadaran serta pelaksanaannya. Melalui analisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pengabaian K3, termasuk biaya, kurangnya pelatihan, dan budaya kerja yang tidak mendukung keselamatan, jurnal ini mengidentifikasi dampak negatif dari kecelakaan kerja, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Selain itu, penelitian ini menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan penerapan K3 melalui pendidikan yang lebih baik, adopsi teknologi modern, dan pengembangan budaya keselamatan yang kuat di tempat kerja. Dengan memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya K3, diharapkan jurnal ini dapat mendorong pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan keselamatan dalam setiap proyek konstruksi yang dilaksanakan. Kata kunci: keselamatan, kecelakaan, kesehatan
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode Program Evaluation And Review Technique Pada Proyek Pembangunan Manado Outer Ringroad 3 Tahap III Tulandi, Gloria P.; Dundu, Ariestides K. T.; Walangitan, Deane R. O.
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58569

Abstract

Pembangunan jalan merupakan salah satu elemen yang penting dalam meningkatkan infrasturktur negara. Salah satu tujuan pembangunan jalan adalah untuk memperlancar lalu lintas, sehingga meningkatkan efisiensi dan kecepatan pergerakan kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen proyek agar proyek terkelola dengan baik dari awal hingga akhir. Pada penelitian ini, metode analisis yang akan digunakan adalah metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) merupakan suatu metode yang mencakup tiga perkiraan waktu, yaitu: a) Waktu pesimistik (a), adalah perikiraan waktu paling lama yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan b) Waktu paling mungkin atau most likely (m), adalah perkiraan waktu yang paling memungkinkan untuk menyelesaikan suatu kegiatan dalam proyek c) Waktu optimistik (b), adalah perkiraan waktu tercepat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Penelitian ini mengambil studi kasus proyek pembangunan Manado Outer Ringroad 3 Tahap III yang terletak di desa Sea, Kecepatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Teknik Pengumpulan Data dan Jenis Data Penelitian Terdapat 2 jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1. Data Primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data wawancara (interview) kepada pihak proyek (General Superintendent Engineer) dan melakukan pengamatan langsung ke lapangan atau observasi. 2. Data Sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berupa time schedule (Kurva-s) yang didapatkan dari otoritas pihak yang mengerjakan pembangunan Manado Outer Rirngroad 3 Tahap III 3. Setelah dilakukan analisa, didapatkan nilai standar deviasi dari jumlah keseluruhan (te) lintasan kritis yang didapatkan adalah 44.92, probabilitas untuk proyek dapat selesai dengan waktu yang ditargetkan pada durasi 238 hari adalah sebesar 50%. Kata kunci: PERT, diagram jaringan kerja, probabilitas
Analisis Kapasitas Penampang Terhadap Debit Banjir Anak Sungai Tondano Di Kompleks Rumah Sakit Manado Medical Center Kota Manado Manampiring, Aaron A. A.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58586

Abstract

Sungai Tondano merupakan salah satu sungai terbesar yang ada di Kota Manado yang memiliki banyak anak sungai sebagai penyumbang debit pada sungai utamanya. Apabila terjadi hujan lebat di Kota Manado maka salah satu Anak Sungai Tondano yang melintasi Kompleks Rumah Sakit Manado Medical Center meluap sehingga membanjiri pemukiman sekitar bantaran sungai tersebut. Maka dari itu berdasarkan masalah yang ada, diperlukan analisis hidrologi yang berguna untuk menganalisis terhadap besarnya debit banjir dan analisis hidraulika untuk menganalisis elevasi tinggi muka air Anak Sungai Tondano dengan menggunakan kala ulang tertentu. Analisis dimulai dengan analisis frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data hujan yang digunakan yaitu data hujan harian maksimum yang didapat dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I dengan memperhatikan pos hujan yang berpengaruh terhadap DAS. Dengan metode Poligon-Thiessen didapati pos hujan yang berpengaruh terhadap DAS Anak Sungai Tondano ialah pos hujan Sawangan. Selanjutnya dilakukan analisis debit banjir rencana menggunakan metode Rasional karena memiliki DAS yang relatif kecil. Kemudian, debit rencana untuk berbagai kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua penampang Anak Sungai Tondano yang ditinjau dari STA 0 + 25 sampai STA 0 + 150 tidak mampu menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana. Kata kunci: Anak Sungai Tondano, Debit Banjir, Metode Rasional, HEC-RAS
Penerapan Sistem Manajemen Konstruksi Pada Pekerjaan Kontruksi Tumilantouw, Hendra; Brilia
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58688

Abstract

Penerapan sistem manajemen konstruksi yang efektif menjadi faktor kunci dalam keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam hal pengendalian biaya, waktu, dan kualitas. Manajemen konstruksi juga merupakan proses pengelolaan dan pengendalian secara sistematis dari seluruh aspek pelaksanaan proyek konstruksi dari awal hingga akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem manajemen konstruksi pada proyek-proyek konstruksi, dengan fokus pada efisiensi operasional dan dampaknya terhadap kinerja proyek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan berdasarkan pengamatan langsung terhadap pekerjaan konstruksi yang ada. Selain itu, penelitian ini berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pelaksanaan konstruksi dan memperkuat pentingnya penerapan sistem manajemen konstruksi yang terstruktur dalam pencapaian keberhasilan pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Kata kunci: manajemen konstruksi, efisiensi proyek, sistem pengendalian proyek
Penyediaan Fasilitas Bermain Anak Di Taman Muhammad Hatta, Desa Mangon, Kota Sanana Suleman, Julkifli; Thambas, Arthur H.
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.58693

Abstract

Taman Kota merupakan bagian landscap dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Yang diprioritaskan dalam rencana pembangunan kota. Taman kota merupakan bagian perencanaan RTH bertujuan untuk mengimbangi kawasan spasial fisik Terbangun yang besar pada lahan hijau. Keberadaan taman di kota Sanana merupakan hal baik bagi masyarakat. Namun, taman di Kota Sanana ini masih belum memiliki fasilitas bermain untuk anak. Untuk itulah perlu diketahui kriteria apa saja Yang harus dipenuhi dalam menyediakann fasilitas bermain anak pada taman kota sehingga dapat mengurangi rasa jenuh anak saat ke taman. Kriteria-kriteria ini dijadikan dasar dalam penyediaan taman bermain sehingga pemanfaatan taman dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitarnya. Kata kunci: penyediaan, fasilitas, bermain, anak, taman, kota
Penerapan Metode CPM (Critical Path Method) Dalam Perencanaan Manajemen Proyek Pada Proyek Jalan Molompar Utara-Wawali Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara Rolangon, Aprilia A.; Dundu, Ariestides K. T.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58785

Abstract

Transportasi darat merupakan salah satu sarana yang penting untuk meningkatkan pembangunan suatu daerah sehingga dianggap mampu melayani mobilisasi penduduknya dengan aman, nyaman, layak dan lancar. Dalam pembangunan sebuah proyek jalan banyak faktor-faktor pendukung yang memang harus diperhatikan. Oleh sebab itu, sebuah proyek akan memiliki batas waktu (deadline) dari setiap aktivitas yang berlangsung, dimana artinya proyek tersebut harus diselesaikan sebelum atau tepat waktu yang telah ditentukan. Maka manajemen proyek sangat di perlukan agar proyek terkelola dengan teratur. Pada penelitian ini, metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode CPM (Critical Path Method) yang merupakan dasar dari sistem perencanaan dan pengendalian pekerjaan yang didasarkan pada network atau jaringan kerja. Metode ini mampu mengidentifikasi jalur kritis pada sekumpulan aktivitas yang telah ditentukan ketergantungan antar aktivitasnya. Penelitian ini mengambil studi kasus proyek jalan Molompar Utara-Wawali Pasan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara. Teknik pengumpulan data dan jenis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data sekunder dimana data sekunder dalam penelitian ini berupa time schedule (Kurva S) yang didapatkan dari dinas PUPR Minahasa Tenggara. Setelah menerapkan metode CPM pada proyek jalan Molompar Utara-Wawali Pasan maka pekerjaan yang dilintasi jalur kritis diantaranya pekerjaan A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L. Dan pekerjaan yang tidak dilintasi jalur kritis yaitu pekerjaan J. Dimana setiap pekerjaan yang dilintasi jalur kritis diselesaikan tepat waktu agar tidak terjadi keterlambatan, dan pekerjaan yang tidak dilintasi jalur kritis masih bisa memiliki tenggang waktu. Kata kunci: Metode CPM, manajemen proyek, proyek jalan
Stabilisasi Lereng Galian Dengan Perkuatan Shotcrete Pada Pengalihan Sungai Araren Di Kabupaten Minahasa Utara Sumampouw, Aprilia N.; Legrans, Roski R. I.; Sarajar, Alva N.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58788

Abstract

Lereng galian pada pekerjaan pengalihan sungai Araren di Kabupaten Minahasa Utara adalah lereng yang stabil pada awal pelaksanaan pekerjaan konstruksi sungai pengalihan. Adanya curah hujan yang tinggi selama sepekan menyebabkan terjadinya deformasi lereng yang berlebihan akibat rembesan air hujan, yang pada akhirnya menyebabkan kelongsoran pada lereng galian. Untuk mengamankan lereng tersebut pasca terjadinya longsor digunakan shotcrete dengan drainase horisontal sebagai perkuatan lereng. Tahapan analisis diawali dengan analisis balik (back analysis) untuk mendapatkan parameter kuat geser pada saat terjadi longsor. Parameter kuat geser hasil analisis balik digunakan dalam analisis kestabilan lereng dengan perkuatan shotcrete. Hasil analisis kestabilan lereng dengan perkuatan shotcrete yang dilengkapi drainase horisontal menyimpulkan bahwa penggunaan shotcrete dengan mutu beton K-250 setebal 10 cm yang dilengkapi dengan pipa drainase horisontal sepanjang 10 m dengan sudut kemiringan 4˚ dari bidang horizontal dapat meningkatkan faktor keamanan lereng pada kondisi statis yakni 1.33 dan pada beban gempa sebesar 1.15. Kata kunci: stabilisasi lereng, shotcrete, drainase horisontal, back analysis, faktor keamanan
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Sam Ratulangi Manado Wanta, Isty M.; Malingkas, Grace Y.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58915

Abstract

Dalam konteks preservasi jalan, metode pelaksanaan merujuk pada teknik tahapan pelaksanaan atau pendekatan yang dipilih untuk melakukan perawatan dan perbaikan pada jalan. Pekerjaan preservasi jalan dapat dilakukan dengan efisien dan efektif sesuai dengan metode pelaksanaan, sehingga memperpanjang umur pakai jalan dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini berlokasi di Manado pada ruas jalan Sam Ratulangi, rahabilitasi minor pekerjaan overlay. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, data primer yaitu pengumpulan data secara langsung lewat dokumentasi pada pelaksanaan pekerjaan dan data sekunder berupa jurnal, buku pdf, artikel-artikel dan website. Rehab minor merupakan tindakan penanganan serta pencegahan yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan jalan yang tidak terlalu parah. Aspal overlay adalah proses penambahan lapisan aspal baru pada permukaan jalan yang sudah ada (aspal lama). Lapisan ini memiliki ketebalan 4 cm. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada pelaksanaan rehabilitasi minor pekerjaan overlay penghamparan AC-WC menggunakan alat asphalt finisher dan pemadatan aspal dilakukan sebanyak 2 tahap yang pertama menggunakan alat tandem roller dengan berat alat 8 - 10 ton dan yang kedua menggunakan alat tire roller dengan berat alat 8.5 ton. Dan untuk mengetahui suhu aspal dilakukan pengecekan menggunakan alat termometer dengan suhu aspal terhampar pada suhu 130 - 150 °C, suhu pemadatan pertama yaitu 125 - 145 °C dan suhu pemadatan akhir 100 - 125 °C. Kata kunci: preservasi jalan, metode pelaksanaan, rehabilitasi minor, overlay