cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Perbedaan Penggunaan Campuran Fly Ash Dan Bottom Ash Batu Bara Sebagai Filler Pada Campuran Beraspal Panas Jenis Lapis Tipis Aspal Beton – Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC) Kalangie, Bryant V. J.; Palenewen, Steve Ch. N.; Lalamentik, Lucia G. J.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58939

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan subtitusi filler fly ash dan bottom ash pada campuran HRS-WC melalui pengujian Marshall. Penambahan fly ash dan bottom ash sebagai filler pada penelitian ini menggunakan kadar variasi 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap berat filler dengan menggunakan kadar aspal optimum (KAO) sebesar 7.45%. Hasil dari pengujian karakteristik Marshall pada campuran lataston HRS-WC didapatkan nilai stabilitas untuk kadar fly ash 25% 1065.59 kg; 50% 812.33 kg; 75% 784.48 kg; 100% 716.14 kg. Nilai Flow untuk kadar fly ash 25% 4.48 mm; 50% 4.33 mm; 75% 4.16 mm; 100% 3.95 mm. Nilai VMA untuk kadar fly ash 25% 20.105%; 50% 22.43%; 75% 21.687%; 100% 23.650%. Nilai VIM untuk kadar fly ash 25% 6.348%; 50% 9.077%; 75% 8.203%; 100% 10.503%. Nilai VFB untuk kadar fly ash 25% 68.440%; 50% 59.682%; 75% 62.197%; 100% 55.590. Sedangkan untuk Bottom ash didapatkan Nilai Stabilitas untuk kadar Bottom Ash 25% 973.05kg; 50% 800.50kg; 75% 930.57kg; 100% 912.34kg. Nilai flow untuk kadar bottom ash 25% 3.86mm; 50% 3.49mm; 75% 3.19mm; 100% 3.89mm. Nilai VMA untuk kadar bottom ash 25% 18.736%; 50% 17.579%; 75% 16.239%; 100% 16.345%. Nilai VIM untuk kadar bottom ash 25% 4.743%; 50% 6.629%; 75% 1.816%; 100%1.940%. Nilai VFB untuk kadar bottom ash 25% 75.097%; 50% 80.927%; 75% 88.879%; 100% 88.132%. Dari hasil pengujian terdapat nilai karakteristik yang berbeda sehingga dapat di bandingan kualitasnya mana yang lebih baik. Kata kunci: filler, fly ash, bottom ash, HRS-WC, uji Marshall
Analisis Teknologi Bahan Fasade Bangunan Klasik Terhadap Preferensi Pembeli Di CitraLand Kairagi Manado Poluakan, Gloria M.; Waani, Judy O.; Tungka, Aristotulus E.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59021

Abstract

Kota Manado merupakan ibu kota Propinsi Sulawesi Utara dengan penduduk yang terus berkembang dan kebutuhan tempat tinggal meningkat. Fenomena meningkatnya jumlah kebutuhan tempat tinggal seperti rumah mengundang banyak developer datang dan membuka bisnis mereka di Kota Manado. Bangunan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi minat beli seseorang. Ciputra Group sebagai salah satu developer properti terbesar di Indonesia membuka proyek kedua mereka di Kota Manado yaitu CitraLand Kairagi Manado dengan gaya klasik. Gaya klasik tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada keindahan yang harmonis dan kesempurnaan proporsi. Rumah tipe Buckingham, tipe Balmoral dan tipe Edinburgh merupakan beberapa tipe rumah yang ada di CitraLand Kairagi Manado menerapkan elemen arsitektur klasik pada bagian fasade rumah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan IBM SPSS Statistic sebagai alat uji instrumen penelitian dan untuk menjawab hipotesis. Penelitian ini menggunakan uji dengan persamaan regresi linear sederhana Elemen Arsitektur Klasik (EAK) sebagai variabel independen dan Minat Beli (MB) sebagai variabel dependen. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa elemen arsitektur klasik berpengaruh terhadap minat beli dengan hasil positif sebesar 0,633 dan nilai signifikansi 0,001 artinya nilai signifikansi<0,05 maka penelitian ini berhasil menjawab hipotesis bahwa elemen arsitektur klasik berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi pembelian. Kata kunci: teknologi bahan, bangunan klasik, preferensi, pembelian rumah
Uji Laik Fungsi Jalan Secara Teknis Pada Ruas Jalan Nasional Kauditan – Batas Kota Bitung Sulawesi Utara Kindangen, Natalia V.; Sendow, Theo K.; Waani, Joice E.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59022

Abstract

Ruas jalan Kauditan – Batas Kota Bitung merupakan jalan arteri primer dan salah satu akses jalan utama yang menghubungkan kota Bitung dan Kota Manado serta daerah lain di sekitarnya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelaikan fungsi jalan serta perbaikan yang diperlukan agar jalan menjadi laik menurut Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 11/PRT/M/2010. Uji laik fungsi jalan adalah kondisi suatu ruas jalan yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan untuk memberikan keselamatan bagi penggunanya, dan persyaratan administratif yang memberikan kepastian hukum bagi penyelenggara jalan dan pengguna jalan, sehingga jalan tersebut dapat dioperasikan untuk umum. Uji kelaikan fungsi teknis jalan dilakukan dengan metode survei kondisi jalan yang ada kemudian dibandingkan dengan standar teknisnya sesuai dengan peraturan yang berlaku seperti yang tercatat dalam peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/2011. Aspek teknis yang diuji meliputi: (1) teknis geometri jalan; (2) teknis struktur perkerasan jalan; (3) teknis struktur bangunan pelengkap jalan; (4) teknis pemanfaatan ruang bagian – bagian jalan; (5) teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas; (6) teknis perlengkapan yang terkait langsung dengan pengguna jalan; (7) teknis perlengkapan yang tidak terkait langsung dengan pengguna jalan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ruas jalan Kauditan – Batas Kota Bitung termasuk dalam kategori Laik Fungsi Bersyarat (LS) yang artinya jalan tersebut Sebagian memenuhi persyaratan teknis laik fungsi jalan namun dapat memberikan keselamatan bagi pengguna jalan sehingga laik digunakan untuk kebutuhan operasional di daerah tersebut dengan syarat harus dilakukan perbaikan teknis pada ruas jalan tersebut seperti perbaikan dan pemeliharaan rutin pada komponen – komponen pengujian yang dikategorikan Laik Fungsi Bersyarat (LS). Kata kunci: uji laik fungsi, persyaratan teknis, perbaikan, analisa, ruas jalan Kauditan – Batas Kota Bitung
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Sario Di Titik Jembatan Kanaan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, Kota Manado Pangemanan, Axel R.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59110

Abstract

Sungai Sario merupakan merupakan salah satu sungai yang ada di kota Manado, yang melintasi kelurahan Ranotana Weru dan bagian hilir yang berakhirnya aliran sungai tersebut di Teluk Manado. Sungai tersebut merupakan sungai yang rawan akan terjadinya bencana alam seperti banjir, dengan intensitas hujan yang sangat tinggi sungai pernah menyebabkan banjir akibat luapan air sungai tersebut di titik jembatan Kanaan Ranotana Weru. Analisis debit banjir curah hujan rencana mengunakan metode Log Pearson III dengan data hujan harian maksimum dengan periode pencatatan dari tahun 2013 s/d 2022 data tersebut berasal dari pos Tikala-Sawangan dan Tinoor. Mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga penelitian ini menggunakan program komputer HEC-HMS untuk analisis hidrologi dengan metode HSS Soil Convservation Services serta baseflow menggunakan metode recession. Pada program ini akan mengkalibrasi parameter – parameter seperti Cuve Number, initial discharge, ratio to peak, lag time dan recession constant untuk mendapatkan debit puncak yang sama atau mendekati dengan data debit puncak sungai kontrol sebesar 1,4 m3/s. Debit puncak dari hasil simulasi HEC-HMS adalah 1,3 m3/detik kemudian dilakukan simulasi kala ulang untuk 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun yang akan dimasukkan pada program komputer HEC-RAS untuk analisis hidraulika. Lalu dilakukan simulasi elevasi tinggi muka air dengan penampang sungai yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukan tidak terjadi luapan pada kala ulang 5 tahun sampai dengan 100 tahun di STA 0+200, lalu di STA 0+175 dan 0+100 terjadi luapan pada kala ulang 50 tahun dan 100 tahun, kemudian di STA 0+125 hanya mampu menampung debit banjir kala ulang 5 tahun, pada STA 0+175 terjadi luapan pada kala ulang 25 tahun sampai dengan 100 tahun, pada STA 0+50 terjadi luapan di semua debit kala ulang,serta untuk 0+25 hanya mampu menampung debit kala ulang 5 tahun. Kata kunci: Sungai Sario, debit banjir rencana, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Karakteristik Campuran Lapisan Stone Mastic Asphalt (SMA) Memanfaatkan Quary Kakaskasen Kamagi, Angelica R.; Palenewen, Steve Ch. N.; Manoppo, Mecky R. E.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59116

Abstract

Penelitian ini perlu dilakukan agar dapat menganalisa campuran SMA sehingga mendapatkan hasil yang tepat dan dapat menjadi acuan untuk pengembangan campuran SMA. Kadar aspal yang didapati dari campuran lapis SMA Quary Kakaskasen didapati sebesar 7,55% berasal dari karakteristik aspal VMA terendah yaitu 18.061%, VIM menunjukan kadar aspal 7% dengan nilai 5.261% serta 8% dengan nilai 3.962% yang memenuhi spesifikasi batas bawah dan batas atas, begitu juga untuk VCAmix yang setiap kadar aspalnya memenuhi spesifikasi dengan nilai terendah 0.379 pada kadar 8%, untuk nilai draindown mengalami peningkatan dengan hasil tertinggi pada 8% dengan nilai 0.251%, presentase VFB seiring meningkatnya kadar aspal maka meningkat pula dilihat dari nilai tertinggi ada pada kadar 8% dengan nilai 81.103%. Sedangkan Quary Kema didapati hasil VMA yang terendah 20.509% berada dikadar 8% untuk tertinggi 27.309% berada dikadar aspal 4%, hasil VIM menunjukan kadar aspal yang memenuhi batas atas dan batas bawah berada pada kadar 8% yakni 3.159%, hasil rasio VCAmix memenuhi spesifikasi yang ada dan mengalami peningkatan berdasarkan penelitian didapat yang terendah 0.421, kadar aspal dengan VFB meningkat dan untuk nilai tertinggi yang didapat 84.599 pada kadar aspal 8%, serta hasil draindown berada pada 0.297% pada kadar 8%. Kadar Aspal Optimum Quary Kema didapati sebesar 7,8%. Kata kunci: Stone Mastic Asphalt, quarry, uji Marshall
Evaluasi Bangunan Pengaman Pantai Maruni Kota Manokwari Provinsi Papua Barat Palapessy, Stanley M.; Jasin, Muhammad I.; Mamoto, Jeffry D.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59156

Abstract

Pantai maruni merupakan salah satu tempat wisata di kota manokwari yang terletak ditepi jalan raya Manokwari-Bintuni, daerah pantai ini berdekatan dengan kawasan pemukiman warga. namun kondisi pantai dengan gelombang yang cukup tinggi pada bulan tertentu telah merusak bangunan pengaman pantai yang sudah dibangun dan mengganggu kegiatan transportasi yang berlangsung di sepanjang jalan raya Manokwari-Bintuni. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, perlu dilakukan evaluasi bangunan pengaman pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder di lokasi Pantai Maruni. Data sekunder tersebut antara lain: data angin, data pasang surut dan batimetri Pantai Maruni, Selanjutnya adalah mengolah data untuk mendapatkan gelombang dan sedimen pantai. Hasil analisa menunkjukkan bahwa bangunan pengaman eksisting tidak sesuai dalam menahan gelombang dan sedimen yang timbul di Pantai Maruni. Rekomendasi bangunan pengaman pantai untuk kondisi terkini di Pantai Maruni adalah revetment dengan dimensi: elevasi mercu 3,54 m, lebar puncak 1,72 m, kemiringan 1:2, tinggi toe protection: 0,95 m, lebar toe protection: 2,96 m, dimana fungsi bangunan adalah untuk mengurangi transport sedimen dan menahan energi gelombang. Kata kunci: Pantai Maruni, gelombang, pengaman pantai, revetment, evaluasi bangunan
Analisis Debit Banjir dan Tinggi Muka Air Sungai Ongkaw Di Desa Ongkaw Dua Kabupaten Minahasa Selatan Manoppo, Marcelina R. T.; Sumarauw, Jeffry S. F.; Supit, Cindy J.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59270

Abstract

Sungai Ongkaw terletak di Desa Ongkaw Dua, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan. Sungai Ongkaw pernah meluap, oleh sebab itu dibutuhkan perhitungan debit banjir dan elevasi tinggi muka air yang dapat terjadi. Analisis debit banjir dan elevasi tinggi muka air dilakukan dengan mencari frekuensi hujan dengan menggunakan metode Log Pearson III. Digunakan data hujan dari pos hujan Klimatologi Nonapan-Wineru. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun, yaitu dari tahun 2008 s/d 2021. Pemodelan hujan aliran dengan program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk baseflow akan menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan uji debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang akan dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Hasil uji uji debit puncak menunjukan nilai 3,0 m3/det. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Analisis Hidraulika untuk prediksi elevasi tinggi muka air menggunakan program HEC-RAS. Hasil simulasi menunjukkan penampang melintang Sungai Ongkaw pada STA 0+175 dan STA 0+200 yang ditinjau tidak dapat menampung debit banjir untuk kala ulang 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Kata kunci: Sungai Ongkaw, debit banjir, HEC-HMS, HEC-RAS
Tinjauan Teknis Perencanaan Dan Aspek Hukum Sistem Penyediaan Air Minum (Studi Kasus: Perencanaan SPAM Malalayang Manado) Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59274

Abstract

Suatu perencanaan yang baik memerlukan landasan hukum yang kuat. Dalam membantu perencanaan teknis, penyediakan prasarana air minum sebagai kebutuhan dasar, sangatlah perlu ditopang oleh aspek hukum yang mengacu kepada bidang perencanaan tersebut. Untuk melayani suatu kawasan dalam rangka pengadaan standar pelayanan (minimal oleh sistem perpipaan), diperlukan persiapan perancangan sistem penyediaan air minum perpipaan di Perkotaan. Demikianlah sehingga apabila didukung oleh sumber-sumber daya yang memadai, yang mampu memberikan kontribusi serta implementasi, maka perancangan dalam rangka pembangunan suatu sistem penyediaan Air Minum akan sesuai dengan kriteria teknis yang diharapkan serta memiliki landasan hukum yang tepat., pada suatu kawasan. Adapun acuan-acuan yang berlaku terkait dengan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), antara lain Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang pengembangan SPAM, PP Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU), Perpres No. 29/2009 tentang Pemberian Jaminan Dan Subsidi Bunga Oleh Pemerintah Pusat Dalam Rangka Percepatan Penyediaan Air Minum, Permen PU No.21/PRT/M/2009 tentang Pedoman Teknis Kelayakan Investasi Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Permen PU Nomor 20 Tahun 2006 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Dapat ditarik kesimpulan berdasarkan tujuan penulisan yakni peninjauan perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum di Malalayang Manado maka dapat dilihat secara aspek hukum, peraturan-peraturan perundangan yang ada yang berhubungan dengan perencanaan SPAM cukup lengkap, serta dari sisi teknis, dengan menggunakan software EPAnet, maka akan dapat dilihat bahwa langkah-langkah metode analisis dan desain sudah sesuai dengan literatur-literatur yang ada, serta sudah sangat lengkap. Kata kunci: SPAM, EPANET, jaringan pipa, kebutuhan air, kawasan
Studi-Aplikasi Algoritma Genetika Pada Optimasi Pekerjaan Konstruksi (Studi Kasus : Biaya Konstruksi Perumahan) Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59285

Abstract

Studi dan aplikasi ilmu, di jaman ini, sangat perlu dihubungkan dengan perkembangan teknologi komputer. Ilmu teknik sipil, salah satunya, merupakan lingkup yang terus berkembang; lazim disebut teknologi konstruksi. Proses analisis dan desain, yang dulunya sangat sulit diliteraturkan, sekarang timbul di mana-mana oleh karena teknologi. Komputer memegang peranan penting dalam hal ini. Tidak hanya untuk mempermudah namun juga untuk lebih mendalam, itulah sebabnya, perlu adanya ruang studi dan aplikasi ini dipadanankan dengan computer programmings. Algoritma Genetika merupakan jenis algoritma yang sudah semakin sering digunakan untuk memecahkan problema-problema yang sering dimunculkan saat ini. Bolehkah studi aplikasi computer programmings dipertalikan ke dalam ruang lingkup ilmu Teknik Sipil? Tentu saja. Optimasi pekerjaan konstruksi di dalam ranah ilmu Teknik Sipil salah satu yang merupakan yang menarik perhatian di kalangan pemerhati sekaligus para pekerja konstruksi. Dari pengertiannya, “Finding the best Solution”, optimasi merupakan suatu pencapaian keadaan atau tindakan terbaik yang mampu dicapai dari suatu masalah pengambilan keputusan dengan berbagai jenis sumber daya yang membatasinya. Problema optimasi secara umum terbagi menjadi dua : optimasi tanpa kendala dan optimasi dengan kendala. Pada dasarnya optimasi dengan kendala yakni penentuan dari persoalan barbagai nilai variable suatu fungsi untuk mendapatkan hasil yang maksimum. Berdasarkan subbab hasil analisis pembahasan sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa studi aplikasi Algoritma Genetika yang diterapkan pada proyek konstruksi, dengan menggunakan bantuan software MATLAB dapat dilakukan. Secara khusus, pada proyek pekerjaan pembangunan rumah T-54/170, dengan harga penawaran pekerjaan beton sebesar Rp.7.000.000,00//m3, harga penawaran pekerjaan per luasan lantai Rp. 2.200.000,00/m2, dan harga penawaran pekerjaan per luasan halaman Rp. 85.000,00/m2 paving block maka nilai-nilai optimal yang didapat untuk volume beton maksimal yakni 15,5 m3, luasan lantai maksimal 53 m2, dan luasan halaman untuk paving 90 m2, dengan harga penawaran sebesar Rp. 232.750.000,00. Kata kunci: algoritma genetika, optimasi, MATLAB, konstruksi, perumahan, biaya
Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung 4 Lantai Di Kota Manado Dengan Menggunakan SNI 2847:2019 Dan SNI 1726:2019 Lolowang, Deamilenda B.; Dapas, Servie O.; Pandaleke, Ronny E.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.59357

Abstract

Pembangunan suatu gedung bertingkat memerlukan perencanaan yang matang, agar selama masa penggunaannya, gedung tersebut aman terhadap semua beban yang bekerja. Dikarenakan wilayah Indonesia berada pada wilayah rawan gempa, maka perlu direncanakan gedung yang aman terhadap gempa. Perencanaan suatu gedung beton bertulang tahan gempa di Indonesia, harus mengacu pada SNI 2847:2019, yaitu tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan Gedung dan SNI 1726:2019, yaitu tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non-gedung, serta SNI 1727:2020 yaitu tentang beban minimum untuk perancangan bangunan gedung. Gedung yang direncanakan merupakan gedung 4 lantai, dengan panjang 40 m, lebar 28 m, dan tinggi 16,5 m, yang terletak di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kategori desain seismik termasuk dalam kategori “D” dan direncanakan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Komponen struktur yang direncanakan terdiri dari komponen struktur atas yaitu balok, kolom, dan pelat. Pemodelan dan analisis struktur menggunakan Software ETABS Ultimate V.20.0.0. Berdasarkan desain dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh struktur gedung yang telah memenuhi persyaratan keamanan. Persyaratan perencanaan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus juga telah terpenuhi. Kata kunci: Perencanaan Struktur Gedung, Beton Bertulang, SRPMK, ETABS