cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Published by STKIP PGRI Bangkalan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL APOTEMA, p-ISSN: 2407-8840, e-ISSN: 2580-9253 adalah wadah informasi berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan kajian ke-Islaman dibidang keilmuan Pendidikan Matematika. Jurnal APOTEMA ini terbit 2 kali dalam setahun, yaitu periode Januari dan Juli, diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Bangkalan.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
Analisis Kesalahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Ikip Budi Utomo Malang Berdasarkan Gender Dalam Menyelesaikan Himpunan patricia, firda alfiana
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu diciptakan dengan pola pikir dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Diantaranya adalah permasalahan mengenai himpunan. Dengan beragam simbol dan operasi tentu akan menimbulkan kesalahan yang berbeda ketika menyelesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan mahasiswa putra dan mahasiswi putri dalam menyelesaikan permasalahan himpunan. Dari 6 subjek penelitian, didapatkan 3 subjek penelitian yang melakukan kesalahan. Dua diantaranya dilakukan oleh mahasiswa putra yang melakukan kesalahan prosedural, konseptual dan teknis. Sedangkan satu mahasiswi putri melakukan kesalahan kesalahan prosedural dan konseptual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan gender pada jurusan Pendidikan Matematika di IKIP Budi Utomo Malang tidak mempengaruhi kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan himpunan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Smp Negeri 3 Pule Trenggalek Dengan Strategi Group Investigation Navianto, Andi
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hasil belajar yang ingin dicapai dalam pembelajaran matematika adalah siswa memahami konsep matematika. Oleh karena itu pembelajaran matematika seharusnya menekankan pada pemahaman konsep. Proses pembelajaran bukan lagi sekedar transfer pengetahuan dari guru ke siswa, tetapi merupakan proses pemerolehan konsep yang berorientasi pada keterlibatan siswa secara aktif dan langsung. Jadi dalam proses pembelajaran yang lebih aktif adalah siswa sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar yang didapatkan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk  mendiskripsikan proses pembelajaran menggunakan  strategi Group Investigation (GI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mendiskripsikan bagaimana peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang berlangsung sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Tahap-tahap penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang dikumpulkan berupa hasil pengamatan aktivitas siswa dan  hasil tes akhir siswa. Hasil penelitian menunjukkan penerapan strategi Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII B SMP Negeri 3 Pule Trenggalek Tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas siswa dari kategori CUKUP pada siklus I  menjadi BAIK pada siklus II. Hasil tes siswa juga menunjukkan peningkatan. Pada siklus I siswa yang tuntas baru mencapai 50% sedang pada siklus II ketuntasan siswa mencapai presentase 85% dengan nilai rata-rata 82.
Penerapan Model Penemuan Terbimbing Pada Lesson Study Pembelajaran Materi Transformasi Berbantuan Geogebra ARIFIN, ARIFIN
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji manfaat penerapan pembelajaran model penemuan terbimbing  materi transformasi berbantuan geogebra pada lesson study di SMP Negeri 1 Karangploso tahun pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dari penelitian diperoleh temuan dampak  pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan geogebra pada lesson study bagi siswa yaitu (1) dengan bantuan software  geogebra dapat meningkatkan penguasaan konsep transformasi yaitu pergeseran dan pencerminan, (2) dengan pembelajaran penemuan terbimbing keaktifan siswa dalam belajar meningkat, (3) dengan penemuan terbimbing siswa meninggalkan belajar menghafal rumus (4) lesson study dapat dijadikan sarana meningkatkan kualitas guru dalam memfasilitasi pembelajaran.   Kata kunci: geogebra, lesson study, penemuan terbimbing, transformasi.   Abstract This study examines the benefits of applying learning model of guided discovery of geogebra-assisted transformation materials to lesson study in SMP Negeri 1 Karangploso in academic year 2016/2017. The method used in this research is qualitative descriptive. From the research, it is found that the learning impact of guided discovery of geogebra assisted on lesson study for students are (1) with the help of geogebra software, it can improve the mastery of transformation concept that is translation and reflection, (2) with learning of guided discovery, the students’ activeness in learning increase, (3) Guided discovery makes students avoiding memorize the formula (4) lesson study can be used as a means of improving the quality of teachers in facilitating learning   Keywords: geogebra, guided discovery, lesson study, transformation.  
Efektivitas Strategi Pembelajaran Group To Group Exchange Pada Materi Himpinan Di Mts Nurul Ihsan Mutmainnah, Mutmainnah
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Based on this research are the less effective students and teachers during the learning process because the center of teaching is the teacher itself. Students are less active in learning so that students responses become passive and students learning outcomes are not complete. One way to solve these problems by applied the strategy of learning group to group exchange. This study was conducted with the aim of: (1) to describe the ability of teachers to manage learning using group-to-group exchange strategy (2) to describe the student activity in learning using group-to-group exchange strategy (3) to describe the students response to learning using the strategy Group to group exchange (4) to describe the result of students learning after being taught using group to group exchange strategy. This research used descriptive quantitative research. The method is used observation, questionnaires and tests.The result of analysis data statistic descriptive show that, the teachers can manage Group to Group Exchange Learning which the result 3,71 in best category. Student activities during active lessons. This is indicated by an average of 3,03 which is included in the active category. Student response after learning is said to be positive, because the average percentage of positive responses across students reaches 95%. Students’ learning completeness in the classical achieved because the percentage of the number of student reached 83%.   Keywords : Effectiveness, Learning strategy Group to Group Exchange.
Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Untuk Memotivasi Santri Di Masjid Al Muhajirin Banyuajuh Dalam Mengerjakan Soal Matematika ROSYID, ABDUR
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santri yang juga siswa di sekolah juga perlu belajar matematika. Salah satu bagian dari santri yaitu santri di Masjid Al Muhajirin Banyuajuh Kamal, yang semua santri yang mengaji di Masjid Al Muhajirin adalah siswa mulai dari SD, SMP, dan SMA sedejarat di sekolah di sekolah-sekolah di sekitar Kamal dan Bangklaan. Sebagian besar santri di Masjid Al Muhajirin gemar permainan kartu domino, yang sering mereka lihat pada acara tertentu, dan bahkan sebagian dari mereka juga gemar bermain domino. Dengan media pembelajaran kartu domino, para santri lebih tertarik untuk mengerjakan soal matematika yang diberikan oleh guru ngaji di Masjid Al Muhajirin, di sela-sela istirahat setelah pengajian. Karena para santri sudah banyak yang mengerti cara bermain domino, maka penggunaan kartu domino yang berisi soal-soal matematika sederhana / mudah hingga soal yang sulit dapat dijalankan, dengan aturan yang telah disepakati. Dan hasilnya, dari 13 santri dari beberapa sekolah tersebut, 85% nilai matematika saat ujian mengalami peningkatan. Dan berdasarkan hasil wawancara dan angket 100 % menyatakan sangat tertarik dengan pemberian soal dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino.
Peningkatan Kemandirian Belajar Mahasiswa Melalui Pembelajaran Berbasis E-Learning Pada Mata Kuliah Kalkulus Differensial Setyansah, Reza Kusuma; Suprapto, Edy
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan-permasalahan terkait motivasi belajar seperti rendahnya keaktifan mahasiswa dalam mengemukakan ide atau tanggapan, kurangnya perhatian mahasiswa terhadap perkuliahan matematika, serta kurangnya kemandirian belajar matematika mahasiswa menjadi tugas dan tantangan bagi pendidik untuk segera diselesaikan dan ditemukan alternatif solusinya. Perkembangan pembelajaran berbasis e-learningtelah semakin kian pesatnya dewasa ini. Agar upaya peningkatan kemandirian mahasiswa pada matakuliah kalkulus differensial, dengan pendukung office 365 diharapkan meningkatkan pembelajaran mahasiswa secara mandiri maupun kerjasama kelompok. Bentuk perangkat pembelajaran menggunakanoffice 365menampilkan langkah program maple ke dalam sway online umpan balik mahasiswa dengan onenote online, diharapkan membantu kemandirian belajar mahasiswa.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah mahasiswa yang telah menempuh semester I pada program studi pendidikan matematika, yaitu mahasiswa semester II dari program studi teknik informatika Universitas PGRI Madiun. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar mahasiswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (35,3%), siklus II (64,7%), siklus III (88,2%). Sedangkan kemandirian belajar mahasiswa juga mengalami peningkatan yaitu dari siklus I (58,8%), siklus II (70,6%), dan siklus III (76,4%). Simpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran berbasis e-learningdapat berpengaruh positif terhadap kemandirian belajar mahasiswa dalam proses perkuliahan dan terhadap prestasi belajar mahasiswa, tetapi hal tersebut juga harus didukung oleh beberapa faktor terutama dalam diri mahasiswa. Kesadaran akan pentingnya belajar kemandirian juga harus ditanamkan dalam diri mahasiswa agar mereka termotivasi untuk mencapai ketuntasan belajar, dan metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran dalam perkuliahan pendidikan matematika.
Profil Pemecahan Masalah Pecahan Siswa Sd Berdasarkan Adversity Quotient Irfan, Ade; Juniati, Dwi; Lukito, Agung
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemecahan masalah pecahan siswa SD berdasarkan Adversity quotient. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas pemecahan masalah pecahan berdasarkan tahapan Polya. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD dengan kategori climber, camper, dan quitter. Validasi data dilakukan dengan membandingkan hasil wawnacara berbasis tugas TMP-1 dan TPMP-2. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa subjek climber, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan secara lisan kemudian menuliskannya dengan membuat sketsa gambar, menyusun rencana penyelesaian masalah dengan menyebutkan akan membuat sketsa gambar dan menjelaskan dengan menceritakannya dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalah. Dalam melaksanakan rencana, melaksanakanya sesuai dengan rencana yang dikemukakan dengan membuat sketsa gambar kemudian membuat garis-garis (mencoret-coret/mengarsir) pada bagian dari sketsa gambar serta menjelaskan secara lisan. Namun, tidak menggunakan alat bantu ketika membuat gambar, memeriksa kembali penyelesaian masalahnya dengan menjelaskan secara lisan serta merasa yakin jawabannya sudah benar dengan alasan mengerjakan dengan teliti. Sementara itu, profil pemecahan masalah pecahan dari subjek camper, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan dengan lisan kemudian menuliskannya dengan bahasa verbal. Menyusun rencana penyelesain masalah dengan menyebutkan membayangkan ilustrasi gambar lalu menghitung dengan menuliskannya,  memperoleh rencana setelah membaca soal dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalahnya, melaksanakan penyelesaiannya berbeda dengan rencana yang telah dikemukakannya dengan menulis jawabannya dengan bahasa verbal kemudian membuat sketsa gambar dengan tidak menggunakan alat bantu menggambar kemudian menjelaskannya secara lisan, memeriksa kembali jawabannya secara lisan dan menunjuk pada sketsa gambar. Sedangkan, profil pemecahan masalah pecahan dari subjek quitter, memahami masalah dengan mengakses informasi dengan membaca dengan suara keras sesuai naskah soal hanya satu kali, mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan secara lisan kemudian menuliskannya dengan membuat sketsa gambar, menyusun rencana penyelesaian masalah dengan menyebutkan akan membuat sketsa gambar dan mencari dengan menghitung, memperoleh rencana dari diri sendiri dan hanya memiliki satu rencana penyelesaian masalah, dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah, melaksanakannya sedikit berbeda dengan rencana yang dikemukakan dengan membuat sketsa gambar kemudian membuat garis-garis (mencoret-coret/mengarsir) pada bagian dari sketsa gambar untuk menjawab bagian yang ditanyakan serta menjelaskan secara lisan. Tidak menggunakan alat bantu ketika membuat gambar. Memeriksa kembali penyelesaian masalahnya dengan menjelaskan secara lisan dan menunjuk gambar serta merasa yakin jawabannya sudah benar dengan alasan sudah mencarinya.
The Understanding Students To Mathematical Concept In English Math Text Book Indahwati, Rohmah
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkuliahan Bahasa Inggris Matematika sebagian besar membahas bacaan singkat yang diikuti pertanyaan (comprehension questions), latihan tata bahasa (grammar) dan kosa kata (vocabulary) yang berkaitan dengan bidang matematika. Tujuannya agar mahasiswa memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris serta memanfaatkan berbagai sumber bahan ajar berbahasa Inggris. Namun pada kenyataannya, mereka  biasanya mengalami masalah saat media pengantar berubah dari bahasa ibu mereka menjadi bahasa yang lainnya. Fenomena ini dalam kasus pendidikan matematika membawa konsekuensi yang dihadapi para pendidik matematika. Tulisan ini menggambarkan pemahaman konsep matematika pada buku teks berbahasa inggris mengenai konsep pecahan pada mahasiswa yang menempuh mata kuliah Bahasa Inggris Matemtika Prodi Pendidikan Matematika Universitas Madura   Kata Kunci: Pemahaman Konsep Pecahan, Buku Teks Matematika Berbahasa Inggris  
Peningkatan Hasil Belajar Materi Bilangan Berpangkat Dan Bentuk Akar Melalui Teknik Group Investigation Siswa Kelas Ix A Smp Negeri I Suruh Sutartik, Sutartik
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini pembelajaran dikelas masih bersifat konvensional tanpa adanya variasi teknik pembelajaran. Guru masih mendominasi pembelajaran. Guru lebih banyak menyampaikan pembelajaran menggunakan ceramah. Siswa lebih cenderung pasif dan kurang terlibat dalam memperoleh pemahaman sehingga berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar bilangan berpangkat dan bentuk akar melalui teknik Group Investigation pada siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Suruh Kabupaten Trenggalek.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalan dua siklus, dimana setiap siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  hasil belajar siswa pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar mengalami peningkatan setelah pembelajaran menggunakan teknik Group Investigation. Terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 5,36 dari 79,84 pada siklus I  menjadi 85,20 pada siklus II. Siswa yang tuntas belajar juga meningkat 12% dari 76% (19 anak) pada siklus I menjadi  88% (22 anak) pada Siklus II.
The Critical Thinking Process Of Students Teacher In Mathematic Development widadah, soffil; Nuriyatin, Siti
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2018): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuktian matematika membutuhkan ketrampilan sesuai dengan indikator berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis efektif membantu dalam memahami konsep matematika Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses berpikir kritis mahasisiwa calon guru pendidikan matetika STKIP PGRI Sidoarjo dalam pembuktian matematika. Analisa proses berpikir kritis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah empat mahasiswa,terdiri dari dua mahasiswa laki-laki dan dua mahasiswa perempuan yang mempunyai kemampuan pembuktian matematika tinggi. Subjek penelitian mengerjakan soal pembuktian matematika dilanjutkan dengan wawancara. Tes dan wawancara dilakukan untuk menganalisa proses berpikir kritis mahasiswa calon guru dalam pembuktian matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua subjek penelitian belum memenuhi keseluruhan indikator proses berpikir kritis, yaitu menilai dihasilkannya sebuah simpulan dengan semestinya, menilai sebuah pernyataan yang spesifik, dan menilai sebuah prinsip matematika pada sebuah pernyataan.

Page 7 of 14 | Total Record : 131