cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 962 Documents
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO DENGAN METODE HIRARC DI DEPARTEMENT PRODUCTION PT.SAMUDERA MULIA ABADI MINING CONTRACTOR LIKUPANG MINAHAHSA UTARA Karundeng, Intan; Doda, Diana V.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahaya dan risiko kecelakaan kerja dapat terjadi dalam suatu aktivitas pekerjaan di suatu perusahaan sehingga diperlunya suatu upaya untuk menganalisis bahaya dan resiko dengan menggunakan salah satu metode yang ada yaitu HIRARC untuk meminimalizir tingkat resiko kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bahaya dan resiko pada proses pengoprasian unit Articulate Dump Truck (ADT) di area loading point dan dumping point dengan menggunakan metode HIRARC. Jenis Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Dimana teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, triangulasi data, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, diketahui bahwa dalam proses pengoprasian unit ADT di area loading point dan dumping point terdapat potensi bahaya diantaranya tarbrakan antar unit, tergelincir, terserunduk unit lain yang berisiko ADT terbalik, rebah dan terguling. Penilaian resiko terhadap sumber bahaya yang ada ditemukan bahaya dengan tingkat resiko tinggi yaitu tabrakan berat antar unit, resiko sedang yaitu tergelincir karena landasan ambals dan resiko ringan yaitu tabrakan ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam setiap potensi bahaya yang ada memiliki tingkat resiko yang tinggi hingga ke rendah dimana semuanya perlu adanya pengendalian untuk meminimalizir kecelakaan kerja untuk mengurangi tingkat resiko kecelakaan kerja. Saran dari penelitian adalah perusahaan harus meningkatkan keselamatan dan pengawasan pada setiap proses pekerjaan yang ada.Kata Kunci: HIRARC, ADT, Loading Point, Dumping PointABSTRACT Hazards and risks of workplace accidents can occur in a work activity in a company so that an effort is needed to analyze hazards and risks by using one of the existing methods namely HIRARC to minimize the level of accident risk. This study is a qualitative research. The technique used in the data collection in-depth interviews, data triangulation, and observation . Based of the result, it is known that in the process of operating the ADT unit in the loading point and dumping point of potential hazard including collision between units, slippery, other units are at risk of accidents such as ADT upside down, collapsed, and rolled. Risk assessment of existing hazard sources is found with high-risk hazards collisions between units, medium risk of slippery because base collapsed, and low risk .Suggestions from research are companies must improve equipment and supervision in every work process that exists.Keywords: HIRARC, ADT, Loading Point, Dumping Point
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN TIMBULNYA GANGGUAN KULIT PADA NELAYAN DI KELURAHAN POSOKAN KECAMATAN LEMBEH UTARA KOTA BITUNG Wibisono, Gloria N.; Kawatu, Paul A.T.; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kulit yang disebabkan oleh penyakit atau gangguan yang mengenai kulit seperti jamur dan atau ruam, gangguan lain merupakan gejala penyakit yang mengenai kulit, Gangguan kulit di Indonesia menjadi permasalahan yang cukup berarti. Nelayan adalah individu yang aktif dalam melakukan penangkapan ikan dan binatang air lainnya oleh sebab itu nelayan memiliki peluang besar terkena gangguan kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis factor apa saja yang berhubungan dengan gangguan kulit pada nelayan di Kelurahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, dengan sampel berjumlah 75 nelayan di Kelurahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung, data yang diambil pada nelayan sesuai keinginan dari peneliti yang menurut peneliti sesuai dengan penelitiannya, penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019. Nelayan di Kelurahan Poskan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung yang mengalami gangguan kulit berjumlah 25 responden 33,3%. Nelayan dengan personal hygiene baik berjumlah 58,7% Nelayan dengan usia ³45 tahun 36,0% dan nelayan <45 tahun 64,0%. Nelayan dengan masa kerja ³6 tahun 81,3% sedangkan nelayan dengan masa kerja <6 tahunberjumlah 18,7%. Hasil  penelitian ini memperoleh nilai p=0,00 <0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor personal hygiene dengan gangguan kulit.  Hasil penelitian hubungan faktor usia dengan gangguan kulit bahwa tidak terdapat hubungan dengan nilai p= 0,173. Hasil penelitian hubungan faktor masa kerja dengan gangguan kulit memperoleh nilai p=0,84.Nelayan diharapkan lebih menjaga personal hygiene (kebersihan diri) untuk menjaga kesehatan, perbiasakan selalu mencuci tangan, sela-sela jari dan mencuci kaki, sela-sela jari kaki  mengunakan sabun pada air yang mengalir setelah selesai bekerja, serta perbiasakan mandi dan mengganti pakaian setelah melaut untuk mencegah timbulnya gangguan kulit. Kata kunci: Gangguan kulit, Personal hygiene, Usia, Masa kerja.  ABSTRACTSkin problems is a disease or problems on the skin that appear in form of molds and rashes, and those are also can be symptoms to skin disease. Skin problems is a critical health problem in Indonesia and therefore. Fishermen are individuals who are active in catching fish and other aquatic animals, therefore fishermen have the opportunity to be exposed to skin disorders due to seawater, because the concentration of salt attracts water from the skin, in this case seawater is the cause of chronic skin dermatitis with primary stimulating properties. But skin diseases may also be caused by fungi or sea animals. This thesis has the purpose of analyzing the factors that associated with skin problems to Fishermen in Kelurahan Pasokan Kecamatan Lembeh Utara Bitung City.This thesis use analytical survey for the design complemented by Cross sectional design. Sample collected by Purposive sampling technique with 75 respondents of fishermen in Kelurahan Posokan, Kecamatan Lembeh Utara Bitung city. The data taken by the researcher is suitable for the research. The research carried out from November to December 2018. The relationship test of this research used chi square test with significance level of a = 0.05. There were 25 fishermen 33,3% in Keluarahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Bitung city with skin problems, 58,7% of fishermen that have good personal hygiene and 41,3% of fishermen with deficient of personal hygiene. Fishermen aged ³45 years old 36,0% and Fishermen aged <45 years old 64,0%. Fishermen with ³6 years of labor period 81,3 and 18,7% fishermen with <6 years of labor period. The result of this research was acquired with value of p=0,00 that showed a significant relationship of personal hygiene factors and skin problems, there is no significant relationship between the fishermen?s age factor with skin disorder with value of p= 0,173.Fishermen are supposed to keep their personal hygiene to keep their health, by trying to always wash their fingers and toes interspaces with soap and flowing water, and always take shower and put on new chlothes after fishing to prevent skin problems. Keywords : Skin Problems, Personal Hygiene, Age, Labor period.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA NELAYAN DESA KALINAUN KECAMATAN LIKUPANG TIMUR KABUPATEN MINAHASA UTARA Manoppo, Frando; Malonda, Nancy S.H.; Kawatu, Paul A.T.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan yang mempengaruhi gerakan tubuh manusia atau sistem muskuloskeletal yang mengganggu fungsi otot, tendon, ligamen, saraf, dan tulang belakang. Aktivitas fisik yang dilakukan nelayan adalah aktivitas manual handling seperti mengangkat, menurunkan, mendorong, menahan, membawa atau memindahkan ikan atau perahu dengan dan dengan pengerahan seluruh tubuh. Penelitian ini berjuan untuk menganalisis adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan Muskuloskeletal pada nelayan desa kalinaun likupang timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan desa Kalinaun Likupang Timur yang berjumlah 94 orang. Analisi bivariate dengan menggunakan uji spearman. Aktivitas Fisik seperti mengangkat, menahan dan memindahkan beban berada pada aktivitas berat sebanyak 74 orang (78.7%) dan aktivitas normal sebanyak 20 orang (21.3%). Tingkat keluhan muskuloskeletal berada pada keluhan rendah sebanyak 4 orang (4.3%), keluhan sedang sebanyak 75 orang (79,8%) dan keluhan tinggi sebanyak 15 orang (16,0%). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan muskuloskeletal dengan p-value = 0,001 ( p-value < 0,05).Kata Kunci : Aktifitas Fisik, Keluhan MusculoskeletalABSTRACT Musculoskeletal disorders are complaints that affect the human bodys movement or musculoskeletal system with interferes the function of muscles, tendons, ligaments, nerves, and spine. Physical activity is usually performed as manual workers handling, to lifting , lowering , pushing, pulling , holding , or moving a fish or boat with hands and with the deployment of the entire body. The aims of this research is was to determine relationship between physical activity with musculoskeletal disorders on fisherman in Kalinaun Village East Likupang Subdistrict. This study is an analytic observational research using cross sectional design. samples in this study were all fisherman in Kalinaun Village East Likupang Subdistrict totaling 94 people. Bivariate analysis with Spearman test. Statistical results showed physical activity such as lifting , hold and move the load on strenuous activities as much as 74 people (78.7%) and normal activity as many as 20 people (21.3%) . The level of musculoskeletal disorders at a low level musculoskeletal complaints as many as 4 people (4.3%) , moderate as 75 people (79.8%) and higher by 15 people (16.0%). There is a relationship between physical activity with musculoskeletal complaints with p value = 0,001 (p value < 0,05)Keyword: Physical Activity, Musculoskeletal Complaints
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DAN TINDAKAN TIDAK AMAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA KELOMPOK NELAYAN DI DESA TAMBALA Terok, Yunifi C.; Doda, Diana V.D.; Adam, Hilman
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan seseorang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Kurangnya pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja akan membentuk terjadinya tindakan tidak aman yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan study cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja yang bekerja sebagai nelayan Cakalang yang masing-masing kelompok berjumlah 10 orang sehingga total populasi berjumlah 60 orang. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok nelayan yang berjumlah 60 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu uji Fisher’s Exact. Hasil yang didapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan (p=0,043), terdapat hubungan antara tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan (p=0,021). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala, terdapat hubungan antara tindakan tidak aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada kelompok nelayan di Desa Tambala. Kata Kunci : Pengetahuan, Tindakan Tidak Aman, Kecelakaan Kerja ABSTRACTOne's knowledge is crucial in shaping one's actions. Lack of knowledge about occupational safety and health will form the occurrence of unsafe actions that can result in a work accident. The study aims to find out the relationship between knowledge about occupational safety and health and unsafe actions with the incidence of occupational accidents on fishing groups in Tambala village. This research is a research analytical survey using the study cross-sectional plan (cut latitude). The population in this study is all workers who work as fishermen Cakalang each group amounting to 10 people so that the total population amounted to 60 people. The research samples were all members of the group of 60 fishermen. This research instrument uses questionnaires. The analysis used is the Fisher's Exact test. The results of which there is a relationship between knowledge about occupational safety and health with the incidence of the occupational accident on the group of fishermen (P = 0,043), there is a relationship between unsafe actions with the incidence of occupational accident in the group Fisherman (P = 0,021). This research concludes that there is a relationship between knowledge about occupational safety and health with the incidence of the occupational accident on fishermen group in Tambala village, there is a link between unsafe action and accident incident Fishing group in Tambala village. Keywords: Knowledge, Unsafe Actions, Work Accident
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA PESERTA DIDIK DI SD GMIM 14 MANADO Umboh, Elisabeth Marselina; Engkeng, Sulaemana; Munayan, Herdy
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan atau instansi dengan tujuan seseorang bahkan kelompok untuk hidup lebih baik dan sehat. Perilaku cuci tangan pakai sabun sangat efektif untuk mencegah penyakit serta membersihkan tangan dari kuman. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui Pengaruh penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun terhadap pengetahuan dan sikap pada peserta didik di SD GMIM 14 Manado. Penelitian ini ialah eksperimental, menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experiment design) dengan rancangan penelitian Nonequivalent control group. penelitian ini dilaksanakan di SD GMIM 14 Manado. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk Pengaruh penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun terhadap pengetahuan dan sikap pada peserta didik di SD GMIM 14 Manado, Hasil uji Independent T-test, perlakuan ceramah dan Leaflet pada grup eksperimen lebih berpengaruh dibandingkan dengan tidak adanya perlakuan pada grup kontrol. Adapun pengaruh penyuluhan dapat dilihat pada grup eksperimen dengan rata-rata skor pengetahuan dan sikap cuci tangan pakai sabun yang lebih tinggi pada post-testdari grup kontrol yang tidak diberikan apa-apa (18.19>11.15) dengan selisih Mean 7,04. erdapat Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Cuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Peserta Didik Di SD GMIM 14 Manado Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Leaflet, Cuci Tangan Pakai Sabun, Peserta Didik ABSTRACTHealth education is an activity carried out by health workers or institutions with the aim of someone or even a group to live better and healthier. Washing hands with soap is very effective in preventing diseases and cleaning hands from germs. The purpose of this study was to determine the effect of health education on hand washing with soap on knowledge and attitudes of students at SD GMIM 14 Manado. This research is experimental, using a quasi-experimental design (quasi experiment design) with the Nonequivalent control group research design. this research was carried out at SD GMIM 14 Manado.Based on research conducted for the effect of health education on washing hands with soap on knowledge and attitudes of students at SD GMIM 14 Manado, the results of the Independent T-test, lecture treatment and leaflets in the experimental group were more influential compared to the absence of treatment in the control group. The effect of counseling can be seen in the experimental group with the higher average score of knowledge and attitude of washing hands with soap in the post-test of the control group that was not given anything (18.19> 11.15) with a difference of Mean 7.04. There Is The Effect Of Health Counseling About Handwashing With Soap On Knowledge And Attitudes Of Students In SD GMIM 14 Manado Keywords: Health Counseling, Leaflets, Handwashing with Soap, Students
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP SIKAP PEMUDA GMIM DIASPORA KARAME KOTA MANADO Ali, Christania Cindy Natasya; Kairupan, B . H. Ralph; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah aktivitas menghisap gulungan tembakau yang dibungkus dengan kertas. Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, senyawa berbahaya yang terkandung dalam rokok sangatlah banyak dan bersifat racun yang merusak sel-sel tubuh. Jumlah perokok di seluruh dunia mencapai 1,2 miliar orang. di Indonesia, 36,2% anak laki-laki dan 4,3% anak saat ini menggunakan tembakau dalam bentuk merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyuluhan kesehatan tentang bahaya merokok berpengaruh terhadap sikap pemuda GMIM diaspora karame. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53, teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan menggunakan Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan kategori sikap baik 41,5%, sikap kurang baik 58,5%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan didapatkan hasil bahwa kategori sikap baik menjadi 94,3%, sika kurang baik 5,7%. Hasil Paired T-Test didapatkan bahwa p=0,000 oleh karena p=(0.000<0,05) maka terjadi peningkatan signifikan tentang bahaya merokok terhadap sikap Pemuda GMIM diaspora kota Manado setelah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: Merokok, Penyuluhan, Sikap, Pemuda ABSTRACTSmoking is the activity of smoking a tobacco roll wrapped in paper. Cigarettes are hazardous to human health. Dangerous compounds contained in cigarettes are very numerous and are toxic that damage the body’s cells. The number of smokers around the world reaches 1,2 billion people. In Indonesia, 36,2% of smokers are boys, and currently, 4,3% of children use tobacco in the form of smoking. The purpose of this study is to find out whether health education about the dangers of smoking affect the attitudes of the young GMIM diaspora karame. This type of research uses quasi-experimental with one group pretest posttest design approach. The population in this study amounted to 53, data collection techniques using questionnaires using Paired t-Test. The results showed that before giving the health education, the good attitude category was 41,5% and 58,5% in not good attitude category. After being given health education, the results show that 94,3% are in good category, and 5,7% are in the not good category. The paired t-test showed that p=0,000 because of p=(0.000<0,05) so, there was a significant enhancement in the dangers of smoking to the attitude of GMIM Diaspora youth in Manado City after being given seminar. Keywords: Smoking, Counceling, Attitude, Youth
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJANAN PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 52 MANADO Ghufron, Deisy Trihandayana; Engkeng, Sulaemana; Mandagi, Chreisye K.F
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak adalah harapan bangsa maka dari itu kualitas hidup mereka harus diperhatikan. Salah satu penunjung kualitas hidup anak dalam tubuh kembangnya yakni pemenuhan gizi anak, dengan makan makanan yang beragam dan terjamin kadar gizinya dan kebersihannya. Saat ini telah banyak makanan jajan anak yang dapat dijumpai baik itu di lingkungan sekolah atau di luar sekolah seperti makanan yang manis, asin, memiliki warna yang menarik, bentuk yang unik serta murah. Karena situasi tersebut perilaku jajan anak tidak dapat di hindari. Peran orang tua, guru serta teman sebaya sangat memengaruhi perilaku seseorang. Jika perilaku jajan anak tidak di perhatikan maka dapat meningkatkan risiko peyakit infeksi, keracunan bahkan masalah gizi berupa kekurangan gizi bahkan obesitas. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik di SD Negeri 52 Manado. Penelitian ini menggunakan metode Observational study dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini  menjadi sampel penelitian yaitu seluruh peserta didik yang ada di kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 74 peserta didik, yang dilakukan pada bulan Januari-April 2020, hasil penelitian kemudia di uji menggunakan uji chi square. Hasil uji sampel yakni pengetahuan gizi orang tua (p=0,864), kebiasaan sarapan pagi (p=0,022), kebiasaan membawa bekal (p=0,006), besaran uang jajan peserta didik (p=0,012) dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik. Tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi orang tua dengan perilaku konsumsi jajanan. Terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, kebiasaan membawa bekal, besaran uang jajan dengan perilaku konsumsi jajanan pada peserta didik di SD Negeri 52 Manado. Kata Kunci: Sarapan pagi, Membawah bekal, Uang Jajan, Perilaku Konsumsi Jajan ABSTRACTChildren are the hope of the nation and therefore their quality of life must be considered. One of the observers of the quality of life of children in their developmental body is the fulfillment of children's nutrition, by eating a variety of foods and guaranteed nutritional levels and cleanliness. Nowadays there are many children's snacks that can be found either in the school environment or outside the school such as sweet, salty, interesting colors, unique shapes and inexpensive. Because of this situation, children's snack behavior cannot be avoided. The role of parents, teachers and peers greatly influences a person's behavior. If the child's snack behavior is not noticed it can increase the risk of infection, poisoning and even nutritional problems such as malnutrition and even obesity. The purpose of this study is to analyze the factors associated with the behavior of consumption of snacks in students at SD Negeri 52 Manado. This research uses observational study method with cross sectional design. The population in this study became the study sample of all students in classes IV, V, and VI, amounting to 74 students, conducted in January-April 2020, the results of the research were then tested using the chi square test. The results of the sample test are the parents' nutritional knowledge (p = 0.864), breakfast habits (p = 0.022), the habit of carrying provisions (p = 0.006), the amount of student pocket money (p = 0.012) with the behavior of consumption of snacks on students. There is no relationship between parents' nutritional knowledge with food consumption behavior. There is a relationship between the habit of breakfast, the habit of carrying lunch, the amount of pocket money with the behavior of consumption of snacks for students at SD Negeri 52 Manado.Keywords: Breakfast, Bringing lunch, pocket money, Snack consumption behavior
DETERMINAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PESERTA DIDIK DI SMP KRISTEN IRENE MANADO Paraso, Saskia; Engkeng, Sulaemana; Punuh, Maureen Irinne
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatiikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Anak sekolah merupakan suatu aset yang sangat berharga bagi bangsa di masa depan yang harus dijaga serta ditingkatkan kesehatannya dengan program kesehatan untuk melindungi anak sekolah dari berbagai penyakit. Institusi sekolah juga merupakan rumah bagi anak sekolah yang dapat membantu upaya optimalisasi tumbuh kembang anak dengan menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat agar anak sekolah berperan aktif dalam mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dan di masyarakat. Tujuan penelitian  adalah mengetahui determinan perilaku hidup bersih dan sehat pada peserta didik di SMP Kristen Irene Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini  adalah seluruh peserta didik kelas VII. VIII, IX SMP Kristen Irene Manado. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,005), sikap (p= 0,005), peran guru (p= 0,013), dan sarana prasarana dengan PHBS (p= 0,002). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, peran guru, sarana prasarana dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada peserta didik di SMP Kristen Irene Manado. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Peran Guru, Sarana Prasarana, PHBS. ABSTRACTClean and Healthy Behavior (PHBS) is a reflection of family life patterns that always pay attention and maintain the health of all family members. School children are a very valuable asset for the nation in the future that must be maintained and improved health with health programs to protect school children from various diseases. The school institution is also a home for school children who can help efforts to optimize the growth and development of children by instilling clean and healthy living behaviors so that school children play an active role in promoting clean and healthy behavior in schools and the community. The purpose of this study was to determine the determinants of clean and healthy living behavior among students at Irene Manado Christian Middle School. This type of research is quantitative research with a cross-sectional design. The population of this study was all students of class VII. VIII, IX Irene Manado Christian Middle School. Data analysis using the Chi-square test. The results of the study there is a relationship between knowledge (p = 0.005), attitude (p = 0.005), the role of the teacher (p = 0.013), and infrastructure and PHBS (p = 0.002). The conclusion is that there is a relationship between knowledge, attitudes, the role of the teacher, infrastructure, and clean and healthy behavior of students in Irene Manado Christian Middle School. Keywords: Knowledge, Attitude, Teacher Role, Infrastructure Facilities, PHBS.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TOMBARIRI TIMUR Tindangen, Brigita F. N. E; Langi, Fima F. L. G; Kapantow, Nova H.
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi penyebab penting kematian dini di seluruh dunia. Hampir satu miliar orang di dunia terkena hipertensi dan dua dari tiga kasus terjadi di negara berkembang. Hampir satu miliar orang di dunia terkena hipertensi dan dua dari tiga kasus terjadi di negara berkembang. Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian 1,5 juta jiwa setiap tahun di wilayah asia tenggara dan timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada guru di Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Tombariri Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 80 responden. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner GPAQ, PSS dan HARS. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji t-test ditemukan hubungan antara umur dengan kejadian hipertensi (p=0,000) dan uji chi-square ditemukan hubungan antara riwayat keluarga (p=0,000) dan kecemasan (p=0,000) dan tidak ditemukan hubungan antara jenis kelamin (p=1,000), Aktivitas fisik (p=0.141) dan Stres (p=0.866). Kata Kunci: Hipertensi, Umur, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Aktivitas Fisik, Stres, Kecemasan ABSRACTHypertension or high blood pressure is one of the public health problems that is an important cause of premature death worldwide. Nearly one billion people worldwide suffer from hypertension and two out of three cases occur in developing countries. Nearly one billion people worldwide suffer from hypertension and two out of three cases occur in developing countries. Hypertension is a major risk factor for death of 1.5 million people each year in the Southeast and East Asia region. The purpose of this study was to determine the factors associated with the incidence of hypertension in teachers in elementary schools in East Tombariri District. The research method uses a cross sectional approach with a population of 80 respondents. The research instrument used the GPAQ, PSS and HARS questionnaires. The analysis in this study using the t-test found a relationship between age and the incidence of hypertension (p = 0,000) and the chi-square test found an association between family history (p = 0,000) and anxiety (p = 0,000) and no relationship was found between sexes (p = 1,000), physical activity (p = 0.141) and stress (p = 0.866). Keywords: Hypertension, Age, Gender, Family History, Physical Activity, Stress, Anxiety
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA MUDA PADA PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 3 MANADO Ointu, Nadya; Engkeng, Sulaemana; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan usia muda merupakan perkawinan yang dilakukan pada usia remaja umumnya akan menimbulkan masalah baik secara fisiologis, psikologis maupun sosial ekonomi. Dampak perkawinan pada usia muda lebih tampak nyata pada remaja putri dibandingkan remaja laki-laki. Dampak nyata dari perkawinan usia muda adalah terjadinya abortus atau keguguran karena secara fisiologis organ reproduksi (khususnya rahim) belum sempurna. Tujuan dilakukannya penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 manado. Penelitian ini adalah penelitian  kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian  ini dilakukan di SMK Negeri 3 Manado pada bulan januari ? april 2020 untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 Manado. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 peserta didik. Hasil penelitian kemudian di uji menggunakan uji chi square, . Hasil uji chi square didapati pengetahuan dengan pencegahan perkawinan usia muda (p=0,007), adat istiadat dengan pencegahan perkawinan usia muda nilai (p=0,004), pergaulan bebas dengan pencegahan perkawinan usia muda nilai (p=0,008). Ada hubungan antara pengetahuan, adat istiadat, pergaulan bebas dengan pencegahan perkawinan usia muda pada peserta didik di SMK Negeri 3 Manado. Kata Kunci: Pengetahuan, Adat Istiadat, Pergaulan Bebas, Pencegahan perkawinan usia muda ABSTRACTA young marriage is a marriage that is carried out at a teenage age which will cause problems both physiologically, psychologically and socio-economically. The impact of a young marriage is more evident in adolescent girls than in adolescent boys. The real impact of a young marriage is the occurrence of abortion or miscarriage because physiologically the reproductive organs (especially the uterus) are not perfect. The purpose of this research is to analyze the factors related to the prevention of young marriages in students in SMK 3 Manado. This research is a quantitative study using cross sectional design. This research was conducted at SMK Negeri 3 Manado in January - April 2020 to determine the factors associated with the prevention of young marriage in students at SMK Negeri 3 Manado. The sample in this study amounted to 82 students. Then, the results of the research tested using the chi square test. Results of chi square test found knowledge with prevention of young marriage (p = 0.007), customs and traditions with prevention of young marriage (p = 0.004), promiscuity with prevention of young marriage value (p = 0.008). There is relation between knowledge, customs and traditions, promiscuity and prevention of young marriage among students at SMK Negeri 3 Manado. Keywords: knowledge, customs and traditions, promiscuity and prevention of young marriage

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): KESMAS, Oktober - Desember Vol. 13 No. 1 (2024): VOLUME 13, NOMOR 1, Januari - Maret Vol. 12 No. 2 (2023): VOLUME 12, NOMOR 2, April - Juni 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022 Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022 Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): VOLUME 10, NOMOR 7, JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021 Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021 Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021 Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020 Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020 Vol 9, No 5 (2020): VOLUME 9, NOMOR 5, SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020 Vol 9, No 3 (2020): VOLUME 9, NOMOR 3, MEI 2020 Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020 Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020 Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019 Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019 Vol 8, No 5 (2019): Volume 8, Nomor 5, Juli 2019 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, Maret 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Vol 7, No 6 (2018): Volume 7, Nomor 6, November 2018 Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Maret 2017 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1, Januari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4, Nomor 2, Maret 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 1 (2014): VOLUME 3 NOMOR 1, Januari 2014 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Januari 2012 More Issue