cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
POLYGLOT
ISSN : 1907 6134     EISSN : 2549 1466     DOI : -
Core Subject : Education,
Started in 2006, Polyglot is a scientific journal of language, literature, culture, and education published biannually by the Faculty of Education at the Teachers College, Universitas Pelita Harapan. The journal aims to disseminate articles of research, literature study, reviews, or school practice experiences.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
KAJIAN SEMIOEDUKASI DALAM NOVEL SEJARAH KARYA GESTA BAYUADHY [SEMIOTIC-EDUCATIONAL STUDY IN THE HISTORICAL NOVEL BY GESTA BAYUADHY] Purwanto, Petrus; Tjahjono, Tengsoe; Rengganis, Ririe
Polyglot Vol 20, No 2 (2024): JULY 2024
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.5806

Abstract

Abstract This study aims to describe the main character values that are the priority of the Strengthening Character Education (PPK) movement in Gesta Bayuadhy's historical novels, namely Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit and Mahapatih Nambi: Percik Api di Jantung Majapahit. The approach used is semioeducational based on the semiotic theory of Charles Sanders Peirce. This type of research is qualitative which focuses on the presentation of data in a narrative manner. In collecting data using library techniques, reading, and taking notes. The data analysis technique was carried out using a semioeducational approach through reading the historical novel by Gesta Bayuadhy in a heuristic and hermeneutic way. The semioeducational approach is carried out to interpret education, in the form of the main character values through Peirce's semiotic signs, namely representamen, object, and interpretant. The results showed that the main values of religious, nationalist, integrity, independent, and mutual cooperation characters with variants that are built through representamen, objects, and interpretants in the historical novel by Gesta Bayuadhy. Bahasa Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai utama karakter yang menjadi prioritas gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam novel sejarah karya Gesta Bayuadhy, yakni Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit dan Mahapatih Nambi: Percik Api di Jantung Majapahit. Pendekatan yang digunakan adalah semioedukasi dengan berpedoman pada teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini berjenis kualitatif yang berfokus pada pemaparan data secara naratif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, baca, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan semioedukasi melalui pembacaan novel sejarah karya Gesta Bayuadhy secara heuristik dan hermeneutik. Pendekatan semioedukasi dilakukan guna menafsirkan edukasi, berupa nilai utama karakter melalui tanda semiotika Peirce, yakni representamen, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai utama karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong dengan berbagai variannya yang dibangun melalui representamen, object, dan interpretant dalam novel sejarah karya Gesta Bayuadhy.
THE FUNCTIONS OF INFOGRAPHICS IN A NATIONALLY PUBLISHED TEXTBOOK [FUNGSI INFOGRAFIS DALAM BUKU TEKS YANG DITERBITKAN SECARA NASIONAL] Nainggolan, Bernard Richard; Gunawan, Wawan; Wirza, Yanty
Polyglot Vol 20, No 2 (2024): JULY 2024
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.6449

Abstract

AbstractThe presence of diagrams or infographics in English textbooks is believed to support Indonesia’s curriculum goal of communication using multimodal resources. However, the functions of infographics in language learning have not been well understood. This study examines how infographics accompanied by verbal texts can convey visual metalanguage. The images from an English textbook designed for X grades were used as the basis for this study. Drawing on the theories of Visual Design Grammar (Kress & Leeuwen, 2006) and Systemic Functional Linguistics (Halliday & Matthiessen, 2004, 2013), this study explores the images and instructions in infographics. The systemic functional approach to multimodal discourse analysis (SF-MDA) was employed. The results of this study reveal the functions of the images in the textbook and how metalanguage competencies can support the teaching of multimodal texts in a representative and compositional manner. The study also provides several pedagogical implications for teachers in teaching diagrammatic images.Bahasa Indonesia AbstrakKehadiran diagram atau infografis dalam buku teks bahasa Inggris diyakini mendukung tujuan kurikulum Indonesia, komunikasi menggunakan sumber daya multimodal. Namun, fungsi infografis dalam pembelajaran bahasa belum banyak diketahui. Studi ini mengkaji bagaimana infografik yang disertai dengan teks verbal dapat menyampaikan metabahasa visual. Gambar-gambar dari buku teks bahasa Inggris, yang dirancang untuk kelas X, dijadikan sumber penelitian ini. Dibangun di atas Grammatika Desain Visual (Kress & Leeuwen, 2006) dan Linguistik Fungsional Sistematik (Halliday & Matthiessen, 2004), penelitian ini mengeksplorasi gambar dan instruksi dalam diagram dan infografis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fungsional sistemik dengan analisis wacana multimodal (SF-MDA). Hasil penelitian ini mengungkapkan fungsi gambar dalam buku teks dan bagaimana kompetensi metabahasa dapat membantu untuk mendukung pengajaran teks multimodal secara representatif dan komposisional. Studi ini juga memberikan beberapa implikasi pedagogis bagi guru untuk mengajar gambar diagram.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN STRATEGIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MASA PANDEMI COVID-19 (SEBUAH STUDI KASUS PEMBELAJARAN DARING DI SDK PENABUR KOTA MODERN KOTA TANGERANG) [IMPLEMENTATION OF PRINCIPALS' STRATEGIC MANAGEMENT IN IMPROVING TEACHER PERFORMANCE DURING THE COVID-19 PANDEMIC (A CASE STUDY OF ONLINE LEARNING AT SDK PENABUR KOTA MODERN, TANGERANG] Murwanto, Marthynus Agung; Hardiman, Fransisco Budi
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.5180

Abstract

AbstractThe COVID-19 pandemic has impacted all aspects of life. The impact can be categorized as a crisis. Changes that occurred in the education sector as a result of this crisis changed the system and patterns of learning. Learning in the era of the COVID-19 pandemic is carried out by distance learning or online. This study aims to obtain information about the principal's managerial strategy in improving teacher performance, especially in dealing with changes in the way of learning that occur, the implementation and evaluation of the principal's managerial strategy in online learning activities in times of crisis. This research uses a qualitative approach with a case study method. For data collection, researchers used interviews, document studies and observation. The results of the study are 4 principal management which includes: planning, implementation, supervision, organization and the seven principles carried out by school principals in dealing with changes in the implementation of learning in schools due to the crisis, including: 1) calm, 2) confident, 3) communication, 4) cooperation, 5) community, 6) concern, 7) financial ability in dealing with crises at school. By implementing the management strategy of the principal, the teacher's performance can be improved. The approach taken by the principal in overcoming the crisis can help improve performance so that services to students and parents can be provided to the maximum. Bahasa Indonesia AbstrakPandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan. Dampak yang ditimbulkan dapat dikategorikan dengan krisis. Perubahan yang terjadi pada ranah pendidikan akibat krisis ini mengubah sistem dan pola pembelajaran. Pembelajaran pada era pandemi Covid-19 dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau online. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang manajemen strategi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru khususnya dalam menghadapi perubahan cara pembelajaran yang terjadi, implementasi serta evaluasi manajemen strategi Kepala Sekolah pada kegiatan pembelajaran daring di masa krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, studi dokumen dan observasi. Hasil penelitian yaitu 4 manajemen Kepala Sekolah yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengorganisasian serta tujuh prinsip yang dilakukan kepala sekolah dalam menghadapi perubahan pelaksanaan pembelajaran di sekolah akibat krisis yang terjadi antara lain: 1) tenang, 2) percaya diri, 3) komunikasi, 4) kerjasama, 5) komunitas, 6) kepedulian, 7) kemampuan finansial dalam menghadapi krisis di sekolahan. Dengan menjalankan strategi manajemen dari Kepala Sekolah akhirnya kinerja guru dapat ditingkatkan. Pendekatan yang dilakukan Kepala Sekolah dalam mengatasi krisis dapat membantu meningkatkan kinerja sehingga pelayanan terhadap peserta didik dan orang tua dapat diberikan dengan maksimal.
KAJIAN SEMIOEDUKASI DALAM NOVEL SEJARAH KARYA GESTA BAYUADHY [SEMIOTIC-EDUCATIONAL STUDY IN THE HISTORICAL NOVEL BY GESTA BAYUADHY] Purwanto, Petrus; Tjahjono, Tengsoe; Rengganis, Ririe
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.5806

Abstract

Abstract This study aims to describe the main character values that are the priority of the Strengthening Character Education (PPK) movement in Gesta Bayuadhy's historical novels, namely Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit and Mahapatih Nambi: Percik Api di Jantung Majapahit. The approach used is semioeducational based on the semiotic theory of Charles Sanders Peirce. This type of research is qualitative which focuses on the presentation of data in a narrative manner. In collecting data using library techniques, reading, and taking notes. The data analysis technique was carried out using a semioeducational approach through reading the historical novel by Gesta Bayuadhy in a heuristic and hermeneutic way. The semioeducational approach is carried out to interpret education, in the form of the main character values through Peirce's semiotic signs, namely representamen, object, and interpretant. The results showed that the main values of religious, nationalist, integrity, independent, and mutual cooperation characters with variants that are built through representamen, objects, and interpretants in the historical novel by Gesta Bayuadhy. Bahasa Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai utama karakter yang menjadi prioritas gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam novel sejarah karya Gesta Bayuadhy, yakni Ranggalawe: Mendung di Langit Majapahit dan Mahapatih Nambi: Percik Api di Jantung Majapahit. Pendekatan yang digunakan adalah semioedukasi dengan berpedoman pada teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini berjenis kualitatif yang berfokus pada pemaparan data secara naratif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, baca, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan semioedukasi melalui pembacaan novel sejarah karya Gesta Bayuadhy secara heuristik dan hermeneutik. Pendekatan semioedukasi dilakukan guna menafsirkan edukasi, berupa nilai utama karakter melalui tanda semiotika Peirce, yakni representamen, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai utama karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong dengan berbagai variannya yang dibangun melalui representamen, object, dan interpretant dalam novel sejarah karya Gesta Bayuadhy.
THE FUNCTIONS OF INFOGRAPHICS IN A NATIONALLY PUBLISHED TEXTBOOK [FUNGSI INFOGRAFIS DALAM BUKU TEKS YANG DITERBITKAN SECARA NASIONAL] Nainggolan, Bernard Richard; Gunawan, Wawan; Wirza, Yanty
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.6449

Abstract

AbstractThe presence of diagrams or infographics in English textbooks is believed to support Indonesia’s curriculum goal of communication using multimodal resources. However, the functions of infographics in language learning have not been well understood. This study examines how infographics accompanied by verbal texts can convey visual metalanguage. The images from an English textbook designed for X grades were used as the basis for this study. Drawing on the theories of Visual Design Grammar (Kress & Leeuwen, 2006) and Systemic Functional Linguistics (Halliday & Matthiessen, 2004, 2013), this study explores the images and instructions in infographics. The systemic functional approach to multimodal discourse analysis (SF-MDA) was employed. The results of this study reveal the functions of the images in the textbook and how metalanguage competencies can support the teaching of multimodal texts in a representative and compositional manner. The study also provides several pedagogical implications for teachers in teaching diagrammatic images.Bahasa Indonesia AbstrakKehadiran diagram atau infografis dalam buku teks bahasa Inggris diyakini mendukung tujuan kurikulum Indonesia, komunikasi menggunakan sumber daya multimodal. Namun, fungsi infografis dalam pembelajaran bahasa belum banyak diketahui. Studi ini mengkaji bagaimana infografik yang disertai dengan teks verbal dapat menyampaikan metabahasa visual. Gambar-gambar dari buku teks bahasa Inggris, yang dirancang untuk kelas X, dijadikan sumber penelitian ini. Dibangun di atas Grammatika Desain Visual (Kress & Leeuwen, 2006) dan Linguistik Fungsional Sistematik (Halliday & Matthiessen, 2004), penelitian ini mengeksplorasi gambar dan instruksi dalam diagram dan infografis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fungsional sistemik dengan analisis wacana multimodal (SF-MDA). Hasil penelitian ini mengungkapkan fungsi gambar dalam buku teks dan bagaimana kompetensi metabahasa dapat membantu untuk mendukung pengajaran teks multimodal secara representatif dan komposisional. Studi ini juga memberikan beberapa implikasi pedagogis bagi guru untuk mengajar gambar diagram.
PENGARUH PEMBERIAN VIDEO ORANG POLYGLOT TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA UNTUK MEMPELAJARI BAHASA ASING [THE INFLUENCE OF POLYGLOT VIDEOS ON THE MOTIVATION OF PSYCHOLOGY STUDENTS AT PADJADJARAN UNIVERSITY TO LEARN FOREIGN LANGUAGES] Prameswari, Shafa Utari; Faiza, Marsa Kamilia; Kurniawan, Mettika Settha; Nindita, Aisyiyah; Jatnika, Ratna
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.6456

Abstract

AbstractGlobalization encourages global citizens to interact internationally, therefore people are required to master more than one language in order to facilitate communication. Foreign language skills and motivation for learning foreign languages among students in Indonesia are still low. Previous research has shown that video media based learning can increase learning motivation. This study aims to determine the effect of providing videos of polyglots on the students' motivation to learn foreign languages. This research was conducted by testing data of 77 respondents from the 2021 and 2022 batches, which were obtained through a simple random sampling technique. Motivation was measured using the FLLMQ-6 Factor 3 instrument. The Wilcoxon signed ranks test revealed a significant difference in students' motivation to learn a foreign language before and after viewing the polyglot video, T=1758,Z=5,874,p<0,05. The final results show that providing videos of polyglots has an effect on increasing students' motivation to learn foreign languages.Bahasa Indonesia AbstrakGlobalisasi mendorong masyarakat global untuk berinteraksi, sehingga masyarakat tersebut dituntut untuk bisa menguasai lebih dari satu bahasa agar mempermudah komunikasi. Kemampuan berbahasa asing dan motivasi dalam mempelajari bahasa asing pada mahasiswa masih rendah.  Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa media video dapat  meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh pemberian video orang polyglot terhadap motivasi mahasiswa untuk mempelajari bahasa asing. Penelitian ini dilakukan dengan menguji data 77 responden dari angkatan 2021 dan 2022 yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Motivasi diukur menggunakan instrumen FLLMQ-6 Faktor 3. Hasil uji wilcoxon  signed ranks menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan motivasi mahasiswa dalam mempelajari bahasa asing antara sebelum dan sesudah pemberian video orang poyiglot, T=1758, Z=5,874, p<0,05. Hasil akhir menunjukkan bahwa pemberian video orang polyglot berpengaruh terhadap peningkatan motivasi mahasiswa dalam mempelajari bahasa asing.
STUDI EKSPLORASI PENGARUH PELAKSANAAN PERKULIAHAN HIBRIDA PASCA PANDEMI COVID-19 BAGI DOSEN & MAHASISWA (STUDI KASUS: MK. PENGENALAN TIPOGRAFI) [EXPLORATIVE STUDY OF THE EFFECT OF POST-COVID-19 PANDEMIC HYBRID CLASS FORMAT FOR LECTURERS AND UNDERGRADUATE STUDENTS (CASE STUDY: INTRODUCTION TO TYPOGRAPHY COURSE)] Hananto, Brian Alvin; Pramono, Rudy
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6499

Abstract

After two years of the COVID-19 pandemic, Universitas Pelita Harapan’s Visual Communication Design Department started conducting hybrid courses. The hybrid course format is a new format implemented as a transition between online education during the pandemic and the soon-offline course. This research explores the effects of the hybrid course for lecturers and students who had conducted two years of online education. The data collection for this qualitative study is through interviews with the student and lecturers, observations of the offline and online classes, and class documentation studies. This research found that the lecturers and the students positively receive the hybrid course as an alternative format for education post-COVID-19 pandemic.Bahasa Indonesia AbstrakSetelah dua tahun pandemi COVID-19, Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan mulai mengimplementasikan perkuliahan secara hibrida. Perkuliahan secara hibrida ini adalah format yang baru pertama kali dilakukan, dan dilakukan sebagai transisi antara perkuliahan daring karena pandemi dan perkuliahan luring yang akan kembali diselenggarakan. Penelitian ini mencoba mengeksplorasi pengaruh dari perkuliahan hibrida ini terhadap dosen dan mahasiswa yang telah dua tahun mengikuti perkuliahan daring. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara terhadap dosen dan mahasiswa, observasi perkuliahan daring dan luring, serta studi dokumentasi perkuliahan. Dari penelitian ini didapati bahwa perkuliahan hibrida direspon positif oleh dosen dan mahasiswa, dan menjadi sebuah alternatif format perkuliahan yang baik pasca pandemi COVID-19. 
PENGARUH INTRINSIC MOTIVATION, PERCEIVED AUTONOMY SUPPORT, DAN JOB CRAFTING TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR DI TK-SD XYZ TANGERANG SELATAN [THE IMPACT OF INTRINSIC MOTIVATION, PERCEIVED AUTONOMY SUPPORT, AND JOB CRAFTING TOWARD INNOVATIVE WORK BEHAVIOR IN TK-SD XYZ SOUTH TANGERANG] Margaretha M.B., Junita; Sudibjo, Niko
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6550

Abstract

The world of education is very dynamic. Teachers, as the frontliners of education, are expected to keep up with the times. 21st century skills are believed to be essential to be integrated and implemented for the success of students and teachers. One of the 21st century skills taken as the basis of this research is innovation. Innovative work behavior is a continuous process that starts with seeking opportunities for ideas to solve problems encountered, then developing those ideas in new or alternative ways so that they can be accepted in the organization and implemented to provide benefits to both performance and the organization. This study aims to see the effect of intrinsic motivation, perceived autonomy support, and job crafting on innovative work behavior in XYZ Early Childhood Years and Elementary School, South Tangerang. Data were obtained from 80 Early Childhood Years and Elementary School teachers by using online questionnaires. This research is quantitative research using the path analysis through SEM-PLS method. The results of this study indicate that intrinsic motivation, perceived autonomy support, and job crafting have positive effect on innovative work behavior.Bahasa Indonesia AbstrakDunia pendidikan sangatlah dinamis. Sebagai pelaksana dan ujung tombak pada dunia pendidikan, guru diharapkan untuk dapat mengikuti perkembangan zaman. Keterampilan abad 21 diyakini penting untuk diintegrasikan dan diimplementasikan bagi kesuksesan para siswa dan guru. Salah satu keterampilan abad 21 yang diambil sebagai dasar penelitian ini adalah inovasi. Innovative work behavior adalah suatu perilaku yang berkelanjutan, yang dimulai dari pencarian peluang ide untuk memecahkan masalah yang dihadapi, lalu dikembangkan dengan cara-cara baru atau alternatif sehingga dapat diterima dalam organisasi dan diimplementasikan untuk memberikan keuntungan atau manfaat kepada kinerja maupun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh intrinsic motivation, perceived autonomy support, dan job crafting terhadap innovative work behavior di TK-SD XYZ Tangerang Selatan. Data diperoleh dari 80 guru di TK-SD tersebut dengan cara penyebaran kuesioner secara daring. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis jalur melalui metode SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intrinsic motivation, perceived autonomy support, dan job crafting berpengaruh positif terhadap innovative work behavior.          
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BAAMBOOZLE TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN LEMBAGA [THE EFFECT OF USING BAAMBOOZLE LEARNING MEDIA ON IMPROVING STUDENT COLLABORATION SKILLS IN INSTITUTIONAL ACCOUNTING AND FINANCE SKILLS PROGRAMS] Darmawan, Rahmat; Aghni, Rizqi Ilyasa
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6564

Abstract

This study aims to determine the effect of using Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institution expertise program. This type of research uses a quasi-experimental with a non-equivalent comparison group design. This research was conducted from November 2022 to January 2023 at the Accounting and Financial Institution Expertise program, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. The research sample consisted of 23 students in the experimental class and 22 in the control class. The data collection instrument used a self-assessment test in the form of a closed questionnaire developed using a Likert scale with five alternative answers. Data analysis technique using independent sample t-test. The results showed a significant influence on the use of Baamboozle learning media on improving students' collaboration skills in the Accounting and Financial Institutions expertise program. Bahasa Indonesia Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan. Jenis penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan non-equivalent comparison group design. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 sampai dengan Januari 2023 di program keahlian Akuntansi dan Lembaga Keuangan, SMK Muhammadiyah 1 Baturetno. Sampel penelitian yang digunakan terdiri atas 23 siswa sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes penilaian diri berbentuk kuesioner tertutup yang dikembangkan mengacu skala Likert dengan lima alternatif jawaban. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengguanaan media pembelajaran Baamboozle terhadap peningkatan keterampilan kolaborasi siswa program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. 
ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI BRAND EXPERIENCE SEKOLAH SWASTA: STUDI EMPIRIS PERILAKU SISWA SMA XYZ DI MEDIA SOSIAL [ANTECEDENTS AND CONSEQUENCES OF PRIVATE SCHOOL BRAND EXPERIENCE: AN EMPIRICAL STUDY OF XYZ HIGH SCHOOL STUDENTS' BEHAVIOR ON SOCIAL MEDIA] Suwu, Selvi Esther; Antonio, Ferdi
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6568

Abstract

Technology, especially the internet, is becoming the main platform and source of learning, so students understand more about the internet and social media and this can be an experience they feel so that it is likely to be expressed on social media. Schools can see opportunities to be able to attract consumer attention with the existence of experience stories about their schools (Brand Experience) on social media through the behavior of students who write them. The purpose of this study is to examine the influence of private school Brand Experience antecedents and their consequences on the behavior of XYZ High School students on social media. The research methodology is quantitative with 196 XYZ school respondents in South Tangerang, the data obtained is processed with SMART PLS ver 3. The results obtained are evidence of the influence of antecedents, namely positive Brand Identification on Brand Experience, resulting in consequences of student behavior that tells good things and promotions about XYZ schools (Advocacy Intention and EWOM) on social media. Bahasa Indonesia Abstrak Pandemi covid 19 membuat pembelajaran di sekolah yang biasa secara tatap muka menjadi online, sehingga untuk melakukannya memerlukan pengetahuan tentang teknologi dan mengakibatkan adanya penyesuaian bagi siswa juga sekolah. Teknologi terutama internet menjadi platform dan sumber utama pembelajaran, jadi siswa tambah mengerti tentang internet dan media sosial dan hal ini bisa jadi pengalaman yang mereka rasakan sehingga kemungkinan dituangkan di media sosial. Sekolah dapat melihat peluang untuk dapat menarik perhatian konsumen dengan adanya cerita pengalaman  mengenai sekolahnya (Brand Experience) di media sosial melalui perilaku siswa yang menuliskannya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengkaji pengaruh anteseden Brand Experience sekolah swasta dan konsekuensinya pada perilaku siswa SMA XYZ di media sosial. Metodologi penelitian ialah kuantitatif dengan 196 responden sekolah XYZ di Tangerang Selatan, data yang diperoleh diolah dengan SMART PLS ver 3. Hasil yang didapatkan adalah adanya bukti pengaruh anteseden yaitu Brand Identification yang positif terhadap Brand Experience sehingga menghasilkan konsekuensi perilaku siswa yang menceritakan hal baik dan promosi tentang sekolah XYZ (Advocacy Intention dan EWOM) di media sosial.