cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
POLYGLOT
ISSN : 1907 6134     EISSN : 2549 1466     DOI : -
Core Subject : Education,
Started in 2006, Polyglot is a scientific journal of language, literature, culture, and education published biannually by the Faculty of Education at the Teachers College, Universitas Pelita Harapan. The journal aims to disseminate articles of research, literature study, reviews, or school practice experiences.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
EVALUATION OF THE CREATIVITY ACTIVITY SERVICE (CAS) PROGRAM AT A PRIVATE INTERNATIONAL BACCALAUREATE SCHOOL USING STAKE’S EVALUATION MODEL Sibarani, Debora Pratiwi
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.6611

Abstract

Creativity Action Service (CAS) is one of the Diploma Program requirements in the International Baccalaureate (IB) curriculum for students in grade 11 and 12. Through this CAS program, students are expected to grow in awareness of their own strengths and potential, learn to overcome the challenges from new activities they have initiated and planned, work collaboratively, show persistence and commitment to be involved in global issues. Periodic evaluation of the program in IB curriculum schools is necessary to investigate the quality of the program and its components which can be used for assessment and decision making towards the improvement and/or accountability of the program. The evaluation result also contributes to increased organizational and social values not only for the school itself, but also for the community affected by this program. This evaluation research uses a descriptive qualitative method by implementing the Countenance Stake evaluation model that emphasizes descriptions and judgments to see the objective conditions at the antecedent (context), transaction (process), and outcome (result) stages. Data collection was carried out through documentation studies, interviews with CAS coordinators, teachers as CAS advisors, students, as well as observing the program implementation. The evaluation results were analyzed and categorized as best practices, challenges, and support systems which in the end became suggestions for improvements in short-term, medium-term, and long-term implementation strategies for the school.Bahasa Indonesia AbstrakBerkenaan dengan fakta bahwa pembelajaran penulisan Bahasa Inggris sering dianggap sebagai aktivitas individual, budaya menulis kolaboratif memegang sebuah peranan penting untuk meningkatkan motivasi menulis pelajar Bahasa Inggris di seluruh dunia yang dapat membawa mereka menjadi penulis optimis, inovatif, dan cakap. Studi pustaka skala kecil ini diperuntukan secara mendalam untuk menyelidiki apakah budaya menulis kolaboratif dapat tumbuh dengan dukungan Google Docs. Oleh karena itu, peneliti dengan sangat kritis meninjau hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh 20 penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dengan bantuan dari analisis tematik. Metode analisis tematik diterapkan untuk memastikan kredibilitas, kepercayaan, dan keandalan dari setiap hasil penelitian yang telah dikelompokan secara spesifik. Untuk menghasilan hasil penelitian yang relevan dan kontekstual, peneliti memilih penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dari tahun 2019 hingga 2023. Berkenaan dengan hasil penelitian yang telah didapat, instruktur menulis Bahasa Inggris di seluruh dunia disarankan untuk menggabungkan penerapan strategi menulis kolaboratif dengan Google Docs agar secara terus menerus mentransformasi pelajar Bahasa Inggris menjadi penulis seumur hidup yang lebih kolaboratif, tangguh, dan ulet.
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MENUJU ERA SOCIETY 5.0 [THE RELATIONSHIP OF STUDY TIME MANAGEMENT WITH LEARNING ACHIEVEMENT TOWARDS THE ERA OF SOCIETY 5.0] Nurlaila, Nugraheni; Rigianti, Henry Aditia
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7289

Abstract

Studying time management is the management of learning opportunities. This governance is very important as an effort to improve learning achievement. The method used by researchers is literature review. From this research and literature review, results include that students who manage training duration are able to achieve or increase training manifestations substantially. By managing the training period, students become more determined in carrying out training. Bahasa Indonesia AbstrakManajemen waktu belajar merupakan tata kelola kesempatan dalam belajar. Tata Kelola ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar. Metode yang peneliti tempuh ialah kajian literatur. Dari penelitian dengan kajian pustaka ini membuahkan hasil antara lain siswa yang melakukan pengelolaan durasi pelatihan mampu meraih atau meningkatkan manifestasi pelatihan dengan substansial. Dengan melakukan pengelolaan masa pelatihan, siswa menjadi lebih bertekat dalam melakukan pelatihan.
The Implications of Written Malapropism in ELT Kristianti, Tri
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7400

Abstract

In English Language Teaching (ELT) classes, teachers tend to be aware of checking the students’ spoken and written errors. Malapropism is the use of an incorrect word that places a similar-sounding word that results in a nonsensical and humorous expression. This phenomenon occurs in spoken yet it is found in written communication. This research is focused on the phenomena of written malapropism produced by non-English department students during English language learning. The descriptive qualitative method is applied in this research due to its aim to identify characteristics, frequencies, trends, and categories of students’ written malapropism. Class observation, notes taken, and the student’s language ability background analysis are used to gather the data.  The research showed that during one semester there were five grammatical errors in the form of written malapropism that occurred as the implication of students’ lack of ability to understand English terms due to their inadequate vocabulary awareness.Bahasa Indonesia Abstrak Dalam suatu kelas pembelajaran Bahasa Inggris atau English Language Teaching (ELT), pengajar selalu menyadari dan memeriksa kesalahan siswa dalam berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan. Malapropisme adalah penggunaan kata yang kurang tepat yang menempatkan kata tersebut terdengar serupa sehingga menghasilkan ekspresi yang tidak sesuai namun terdengar menghibur. Malapropisme biasanya ditemukan dalam lisan, namun dapat juga terjadi dalam komunikasi tertulis. Penelitian ini difokuskan pada fenomena malapropisme tertulis yang dihasilkan oleh mahasiswa jurusan non-Bahasa Inggris selama pembelajaran Bahasa Inggris. Kualitatif deskriptif diterapkan dalam penelitian ini karena bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik, frekuensi, tren, dan kategori malapropisme tertulis yang dihasilkan oleh mahasiswa. Observasi kelas, pencatatan yang diambil selama penelitian berlangsung dan analisis latar belakang kemampuan bahasa mahasiswa digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian menunjukkan bahwa selama satu semester terdapat lima kesalahan gramatikal berupa malapropism tertulis yang terjadi sebagai implikasi dari kurangnya kemampuan siswa dalam memahami istilah-istilah bahasa Inggris karena perbendaharaan kosakata mereka yang kurang memadai.
Escalating EFL Collaborative Writing Culture through the Use of Google Docs Wijaya, Kristian Florensio
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7441

Abstract

Since EFL writing learning enterprises are frequently regarded as single-handedly activities, collaborative writing culture plays a crucial role in increasing globalized EFL learners’ writing motivation leading them to become more optimistic, innovative, and proficient writers. This current small-scale library study was projected to profoundly investigate whether EFL collaborative writing culture can thrive in the support of Google Docs. Accordingly, the researcher critically reviewed the foregoing research results yielded by 20 previously published collaborative writing and Google Docs studies with the accompaniment of a thematic analysis. A thematic analysis approach was incorporated to ascertain the credibility, believability, and reliability of each specifically clustered research result. To produce more relatable and contextual research results, the researcher selected prior collaborative writing and Google Docs investigations ranging from 2019 until 2023 year. In conformance with the particularly obtained research results, second language writing instructors all around the globe are strongly suggested to fuse the further internalization of collaborative writing strategy with Google Docs to constantly transform EFL learners into more collaborative, resilient, persistent, and life-long writers.   Bahasa Indonesia Abstrak Berkenaan dengan fakta bahwa pembelajaran penulisan Bahasa Inggris sering dianggap sebagai aktivitas individual, budaya menulis kolaboratif memegang sebuah peranan penting untuk meningkatkan motivasi menulis pelajar Bahasa Inggris di seluruh dunia yang dapat membawa mereka menjadi penulis optimis, inovatif, dan cakap. Studi pustaka skala kecil ini diperuntukan secara mendalam untuk menyelidiki apakah budaya menulis kolaboratif dapat tumbuh dengan dukungan Google Docs. Oleh karena itu, peneliti dengan sangat kritis meninjau hasil penelitian yang telah dihasilkan oleh 20 penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dengan bantuan dari analisis tematik. Metode analisis tematik diterapkan untuk memastikan kredibilitas, kepercayaan, dan keandalan dari setiap hasil penelitian yang telah dikelompokan secara spesifik. Untuk menghasilan hasil penelitian yang relevan dan kontekstual, peneliti memilih penelitian menulis kolaboratif dan Google Docs dari tahun 2019 hingga 2023. Berkenaan dengan hasil penelitian yang telah didapat, instruktur menulis Bahasa Inggris di seluruh dunia disarankan untuk menggabungkan penerapan strategi menulis kolaboratif dengan Google Docs agar secara terus menerus mentransformasi pelajar Bahasa Inggris menjadi penulis seumur hidup yang lebih kolaboratif, tangguh, dan ulet.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA SISWA KELAS XI AKL 1 SMKN 2 MAGELANG [IMPLEMENTATION OF THE GROUP INVESTIGATION LEARNING MODEL TO IMPROVE TEAMWORK SKILLS OF GRADE 11 ACCOUNTING AND FINANCE STUDENTS AT SMKN 2 MAGELANG] Nurmalitasari, Kharisma; Wibawa, Eka Ary
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.7600

Abstract

AbstractThis study aims to determine whether the application of the Group Investigation model can increase student’s teamwork skills in elements of business economics at SMKN 2 Magelang. This research is motivated by the importance of teamwork skills in vocational high school in preparation for work as the main outcome. The research was Classroom Action Research that was performed within 2 cycles used. The subjects of this study were 35 students of class XI AKL 1 of SMKN 2 Magelang. This research instrument uses an observation sheet that contains 5 indicators of teamwork including positive interdependence, face-to-face interaction, personal responsibility, interpersonal relationships, and group processing. The research used qualitative descriptive analysis techniques. Cycle I showed that the average student’s teamwork skills are 74,14%. Student’s teamwork skills increased by 10,07% in cycle II to 84,21%. The results showed an increase in student’s teamwork skills using Group Investigation model.Bahasa Indonesia AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerja sama siswa pada elemen ekonomi bisnis melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation di SMKN 2 Magelang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan kerja sama pada siswa SMK untuk persiapan menuju dunia kerja sebagai luaran utama. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimana dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI AKL 1 yang berjumlah 35 siswa. Penelitian ini menggunakan lembar observasi yang memuat 5 indikator kerja sama yakni saling ketergantungan positif, interaksi tatap muka, tanggung jawab individu, hubungan interpersonal, dan proses kelompok. Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Siklus I menunjukkan kemampuan kerja sama siswa sebesar 74,14%. Kemampuan kerja sama siswa meningkat sebesar 10,07% pada siklus II menjadi 84,21%%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kerja sama siswa menggunakan model Group Investigation .
POSITIVE TEACHER-STUDENT RELATIONSHIPS FOR EFFECTIVE LEARNING Siburian, Naomi Sonya Fitri; Indriani, Siane
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7667

Abstract

The distance between teacher and students can affect students’ performance in the teaching and learning process. On the other hand, a Christian teacher as an agent of reconciliation should build a positive relationship with the students by showing love and caring as God does it first to us. Thus, this paper aims to know the importance and the possible ways of creating a positive teacher-student relationship for effective learning. Through the literature review, the writer found that a positive teacher-student relationship has impacted students’ performance, by which they will be more confident and motivated to participate in the learning process. Hence, the teacher must be flexible and be able to select the most suitable ways to build a positive relationship. It is recommended for the next researcher to find ways to embed the boundaries amid positive relationships. Bahasa Indonesia AbstrakJarak antara guru dengan siswa dapat mempengaruhi prestasi siswa dalam proses belajar mengajar. Di sisi lain, seorang guru Kristen sebagai agen rekonsiliasi harus membangun hubungan guru-siswa yang positif melalui tindakan kasih dan kepedulian seperti yang telah Allah lakukan lebih dahulu. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya dan cara-cara yang memungkinkan untuk menciptakan relasi guru-siswa yang positif. Melalui kajian literatur, penulis menemukan bahwa relasi ini memberikan dampak bagi prestasi siwa, dimana mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Maka, guru Kristen harus mampu untuk menjadi fleksibel dan mampu untuk memilih mana cara yang paling tepat dan cara yang harus dihindari dalam membangun relasi guru-siswa yang positif. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menemukan bagaimana cara menanamkan batasan di tengah-tengah relasi yang positif.
PENDEKATAN TRANSFORMATIVE LEARNING DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU [TRANSFORMATIVE LEARNING APPROACH IN TEACHER PROFESSIONAL DEVELOPMENT] Lo, Sarinah
Polyglot Vol 20 No 1 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i1.7680

Abstract

Studies indicate that many teachers who have gone through Teacher Professional Development programs demonstrate no deep change in their educational perspectives and practices. Using a systematic literature review and critical reflection lens, this study aims to provide an alternative for better teacher professional development efficacy. Based on the transformative learning framework, I propose four areas of change that include: the attitude of learning, the approach to learning, the content of learning, and the climate of learning.Bahasa Indonesia Abstrak Penelitian menunjukkan bahwa banyak guru yang mengikuti program pengembangan profesional tidak memberikan perubahan yang mendalam di dalam perspektif dan praktik pendidikan mereka. Menggunakan studi literatur yang sistematik dan refleksi kritis, penelitian ini bertujuan menawarkan alternatif pengembangan professional guru yang lebih baik. Berdasakan kerangka transformative learning, penulis menggusulkan empat area perubahan yang mencakup: sikap belajar, pendekatan pembelajaran, isi pembelajaran, dan iklim pembelajaran. 
EFL LECTURERS’ TECHNOSTRESS IN LOW HDI CONTEXTS: FACTORS, IMPACTS, COPING STRATEGIES, AND INTERRELATIONSHIPS [TECHNOSTRESS DOSEN DALAM KONTEKS HDI RENDAH: FAKTOR, DAMPAK, STRATEGI PENANGGULANGAN, DAN KETERKAITAN] Muslimin, Afif Ikhwanul
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.8019

Abstract

Abstract This mixed-methods study investigates English as a Foreign Language (EFL) lecturers' technostress in low Human Development Index (HDI) contexts, aiming to identify contributing factors, impacts, and coping strategies. The data collection was done through quantitative surveys and qualitative interviews. Twenty-two participants from public and private universities in West Nusa Tenggara, Indonesia, were selected based on their willingness to participate and provided demographic information. The analysis reveals that factors such as techno-complexity, techno-insecurity, and techno-uncertainty significantly contribute to high levels of technostress among EFL lecturers in low HDI contexts. Despite the challenges posed by technostress, participants exhibit adaptive skills in employing coping strategies effectively. The study underscores the need for tailored support programs, such as Technology Professional Development, to enhance EFL lecturers' technological proficiency and well-being. These findings have theoretical implications for understanding technostress in educational settings and practical implications for developing strategies to alleviate technostress and improve teaching outcomes in low-resource contexts. Bahasa Indonesia Abstrak Penelitian dengan metode campuran ini menyelidiki technostress dosen Bahasa Inggris sebagai Penutur Asing (EFL) dalam konteks Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah, yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak, dan strategi penanggulangan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei kuantitatif dan wawancara kualitatif. Dua puluh dua partisipan dari universitas negeri dan swasta di Nusa Tenggara Barat, Indonesia, dipilih berdasarkan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dan memberikan informasi demografis. Analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kompleksitas teknologi, ketidakamanan teknologi, dan ketidakpastian teknologi secara signifikan berkontribusi pada tingginya tingkat stres teknologi di kalangan dosen EFL dalam konteks IPM yang rendah. Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh technostress, para peserta menunjukkan keterampilan adaptif dalam menggunakan strategi mengatasi masalah secara efektif. Studi ini menggarisbawahi perlunya program dukungan yang disesuaikan, seperti pengembangan profesionalisme dalam penggunaan teknologi, untuk meningkatkan kemahiran dan kapabilitas dosen EFL. Temuan ini memiliki implikasi teoritis untuk memahami technostress dalam lingkungan pendidikan dan implikasi praktis untuk mengembangkan strategi untuk mengurangi technostress dan meningkatkan hasil pengajaran dalam konteks sumber daya rendah.
OPTIMIZING SCAFFOLDING TO IMPROVE STUDENTS' WRITING ANALYTICAL EXPOSITION IN AN EFL CLASSROOM CONTEXT [MENGOPTIMALKAN SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI ANALITIS SISWA DALAM KONTEKS KELAS EFL] Nurlatifah, Lala; Yusuf, Fazri Nur
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.8139

Abstract

Abstract The preliminary study of the present research showed that students faced problems in writing English analytical exposition text. Framed in classroom action research, this study aims to investigate how using scaffolding as a strategy in teaching writing can improve students' writing in analytical exposition text. This qualitative study employed document analysis and interviews to answer the research questions. The participants of this study were 26 EFL students in a senior high school in Bandung, and six students participated in interview sessions. The result indicated that the scaffolding process implemented in two action research cycles improved students' skills in writing analytical exposition text in all aspects of writing: content, organization, grammar, vocabulary, and mechanics. Besides, students also showed a positive perception toward implementing scaffolding through various activities in the classroom. This study recommends that scaffolding writing be applied using multiple online tools in more diverse educational settings since the rapid progress of information technology enables learners to acquire knowledge and improve skills online.  Bahasa Indonesia Abstrak Studi pendahuluan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menghadapi masalah dalam menulis teks eksposisi analitis menggunakan bahasa Inggris. Dibingkai dalam penelitian tindakan kelas, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana penggunaan scaffolding sebagai strategi dalam pengajaran menulis dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa dalam teks eksposisi analitis. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis dokumen dan wawancara untuk menjawab pertanyaan penelitian. Partisipan dari penelitian ini adalah 26 siswa EFL di sebuah sekolah menengah atas di Bandung, dan enam siswa berpartisipasi dalam sesi wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses scaffolding yang diterapkan dalam dua siklus penelitian tindakan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi analitis di semua aspek penulisan: konten, organisasi, tata bahasa, kosakata, dan mekanik. Selain itu, siswa juga menunjukkan persepsi yang positif terhadap penerapan scaffolding melalui berbagai kegiatan di kelas. Penelitian ini merekomendasikan agar penulisan scaffolding dapat diterapkan dengan menggunakan berbagai alat online dalam lingkungan pendidikan yang beragam karena kemajuan teknologi informasi yang pesat memungkinkan siswa untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan keterampilan online.
PENGARUH KOLABORASI DOSEN, KEMAMPUAN TEKNIS DOSEN, DAN PARTISIPASI DARING DOSEN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA PROGRAM PENDIDIKAN JARAK JAUH DI UNIVERSITAS XYZ [THE INFLUENCE OF LECTURER COLLABORATION, LECTURER TECHNICAL ABILITY, AND LECTURER ONLINE PARTICIPATION ON STUDENT SATISFACTION IN DISTANCE EDUCATION PROGRAMS AT XYZ UNIVERSITY] Bawono, Masatyo; Yugopuspito, Pujianto
Polyglot Vol 20 No 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v20i2.8194

Abstract

AbstractStudent satisfaction is one of the factors that influence student motivation and learning process. The more satisfied students are, the higher their motivation to complete their studies and have a better learning process. This study aims to see the effect of lecturers' collaboration level, lecturers' technical ability, and lecturers' online participation in the online classroom on student satisfaction. The research was conducted on active students of the Communication Science Distance Education study program in 2018 with a total of 88 respondents. Data were obtained through a survey consisting of 40 questions. The data were processed with the PLS method using SmartPLS software. The results obtained are lecturer collaboration, lecturer technical ability, and lecturer online participation in online classrooms have a positive effect on student satisfaction, with lecturer technical ability being the most influential factor on student satisfaction. Mastery of technology and the use of various methods of lecturer participation in online classrooms are recommended approaches for lecturers to take. Bahasa Indonesia AbstrakKepuasan Mahasiswa merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi dan proses belajar siswa. Semakin puas siswa, maka motivasi mereka semakin tinggi untuk menyelesaikan studi dan memiliki proses belajar yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari tingkat Kolaborasi Dosen, Kemampuan Teknis Dosen, dan Partisipasi Daring Dosen pada online classroom terhadap Kepuasan Mahasiswa. Penelitian dilakukan pada mahasiswa aktif program studi Pendidikan Jarak Jauh Ilmu Komunikasi di tahun 2018 dengan total responden sebanyak 88 orang. Data diperoleh melalui survey yang terdiri dari 40 pertanyaan. Data diolah dengan metode PLS menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil yang diperoleh adalah Kolaborasi Dosen, Kemampuan Teknis Dosen, dan Partisipasi Daring Dosen pada ruang kelas daring berpengaruh positif terhadap Kepuasan Mahasiswa, dengan Kemampuan Teknis Dosen yang menjadi faktor paling berpengaruh terhadap kepuasan siswa. Penelitian ini terbatas pada satu program studi saja, dan terbatas pada siswa yang aktif di tahun 2018.