cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geomine@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Geomine
ISSN : 24432083     EISSN : 25412116     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geomine (JG) merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah yang mengkaji ilmu-ilmu dan pengembangan dalam bidang pertambangan, geologi dan geofisika. Jurnal Geomine (JG) memiliki No.ISSN : 2443-2083 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-2116 (Online). Jurnal Geomine diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada Bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
Penanganan Air Limpasan pada Lokasi Penambangan Batubara PT Argo On Star Provinsi Kalimantan Selatan Moh Khaidir Noor; La Ode Muh Yazid Amsah; Emi Prasetyawati Umar
Jurnal Geomine Vol 8, No 3 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v8i3.597

Abstract

Besarnya debit air yang masuk ke dalam front penambangan merupakan kendala yang harus dihadapi pada musim hujan, dikarenakan dapat mengakibatkan genangan air pada lantai dasar tambang sehingga produksi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknis sistem penyaliran yang layak dan aman guna kelancaran kegiatan produksi pada lokasi penambangan, pengaruh air limpasan terhadap lokasi penambangan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sistem drainase konvesional. Dari hasil pengamatan dan perhitungan total debit air yang masuk ke sump sekitar 55287,36 m3/hari dengan luas daerah pengaruh  51111 m2 dan intensitas curah hujan 682,5 mm/jam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh air limpasan terhadap kegiatan penambangan mengakibatkan produksi menurun, berdasarkan penelitian di lapangan rencana sistem drainase dititik beratkan pada air permukaan yang berasal dari air hujan, intensitas curah hujan rata – rata pada lokasi penambangan adalah 170,625 mm/jam dan diperoleh debit air limpasan sebesar 0,6399 m3/ dtk dengan menggunakan metode rasional, faktor-faktor yang mempengaruhi sistem drainase konvesional adalah sistem penambangan, keadaan topografi daerah penambangan, curah hujan rencana, periode ulang hujan, intensitas curah hujan, dan catchmen area.
Korelasi Point Load Index dan Uniaxial Compressive Strength pada Satuan Batupasir dan Batulempung Formasi Latih untuk Penentuan Koefisien Kekuatan Batuan di Pit X Tambang Batubara PT Berau Coal, Kalimantan Timur Yan Adriansyah; Guruh Krisnantara; Kurniawan Setiadi
Jurnal Geomine Vol 9, No 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i1.822

Abstract

Physical and mechanical properties of rock for engineering purposes are indispensable for any civil/construction, mining and other engineering requirment. The results of the uniaxial compressive strength (UCS) test are very much needed in various geotechnical analyzes or engineering, in particular in the mining industry in relation to the calculation of the pit slope design and other mining infrastructure. Rock samples used in this study were obtained from the results of geotechnical drilling (full core drilling). The rock engineering properties test to obtain UCS and PLI values was carried out in the laboratory. Testing the rock hardness index using the point load index (PLI) can be done more quickly, cheaply, practically and can use rock samples with a variety of sample shapes.         The focus and object of the research are mudstone and sandstone units as part of the Lati Formation. These two types of layers are the most dominant rock types as a constituent of the pit slopes in the research area. To ensure that the correlation results are in accordance with the rules of scientific research, the distribution of UCS and PLI data from laboratory test results is verified using a statistical approach / testing. Correlation and analysis between the two rock engineering properties test results are very useful for geotechnical analysis data input. The coefficient or constant values obtained can be used to determine the rock strength values used in various geotechnical analyzes so that the analysis can be carried out more efficiently, effectively and quickly and can support geotechnical engineering work.
Pengaruh Aktivitas Tektonik Terhadap Rekonstruksi Jalan Di Desa Pekan Gedang Dan Sekitarnya, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi Sri Hayani; Edy Sutriyono
Jurnal Geomine Vol 8, No 2 (2020): Edisi Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v8i2.588

Abstract

The Semangko Fault is a regional fault stretching along the island of Sumatra, consisting of several segments with movements of 6-37 mm per year (Sieh et al., 2000). Administratively, the research area is located in Batang Asai District, Sarolangun Regency, Jambi. Based on its geographical location, the study area is included in the Semangko Fault zone with geological conditions composed by pre-Tertiary age rocks that have been deformed, both faults and hefty. Deformation that occurs continuously, is characterized by several reconstructions of damaged roads in the alignment zone. The analysis carried out on the DEM (Digital Elevation Model) image includes morphotectonic aspects and identification of the solid data and fault fields collected in the field in order to interpret the level of tectonic activity that affects the road reconstruction in the area. From the results of the analysis it was identified that tectonic activity in the area was very high according to the classification of El Hamdouni et al. (2008).
TINJAUAN GEOLOGIS POTENSI BENCANA TANAH LONGSOR PADA RUAS JALAN SUNGGUMINASA MALINO KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN Busthan Azikin Azikin; Priadi - -; Van Wihel Okrian Moncai; Rahmat - Abdillah
Jurnal Geomine Vol 9, No 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i1.935

Abstract

Peranan Ruas Jalan Sungguminasa – Malino dalam pergerakan masyarakat pengguna jalan sangat penting dalam menunjang perekonomian Kabupaten Gowa. Pertama, Malino adalah salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan Bagian Selatan. Kedua, Ruas Jalan ini adalah ruas jalan yang digunakan untuk mengangkut material konstruksi seperti pasir, kerikil dan batu kali untuk pembangunan infrasrtuktur di Kota Sungguminasa dan Kota Makassar, ruas Jalan Sungguminasa-Malino adalah salah satu ruas jalan yang dibuat melewati  topografi bergelombang hingga perbukitan terjal, dengan alasan tersebut maka penelitian ini penting dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis potensi bencana tanah longsor di ruas jalan Sungguminasa-Malino dan menentukan jenis longsor serta dampaknya. Aspek yang diobservasi dalam penelitian ini, yaitu  geometri lereng menggunakan kompas geologi, jenis litologi ditentukan secara mengaskopis menggunakan loupe (kaca perbesaran), dan tingkat pelapukan batuan ditentukan secara megaskopis dengan cara mengamati dan meraba batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiringan lereng agak terjal sampai terjal setempat agak landai dan batuan penyusun lereng adalah batuan tufa halus sampai tufa kasar yang sudah mengalami pelapukan tinggi sampai pelapukan sempurna dan pada beberapa daerah telah menjadi tanah residu.  Kesimpulan penelian adalah  bahwa dengan kondisi seperti disebutkan di atas maka area penelitian berpotensi mengalami tanah longsor. Pada lahan dengan lereng yang terjal  sampai sangat terjal berpotensi mengalami tanah longsor jenis debris slide (pada lokasi-2,3,4,5 dan 6)  dan pada lokasi-1 di Kampung Bujjulu-Bilibili badan jalan mengalami amblesan. Infomasi ini sangat penting bagi instansi terkait karena dengan mengetahui potensi tanah longsor lebih awal maka mitigasi juga dapat dilakukan lebih awal.  
Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Bishop di Pit ALC-14 Tambang Batubara PT. Equalindo Makmur Alam Sejahtera Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Saldi Muhammad; Masri Masri; Hasria Hasria
Jurnal Geomine Vol 8, No 2 (2020): Edisi Agustus 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v8i2.621

Abstract

The coal mining, especially at the production stage, must pay attention to the slope stability. This study aims to determine the factor of safety (FoS) of the mine slope with the limit equilibrium method. This analysis also includes the influence of the slope geometry, physical and mechanical properties of the slope materials of PT. Equalindo Makmur Alam Sejahtera, East Kalimantan. The limit equilibrium method used is the Bishop Method, which uses the principle of moment equilibrium by calculating the normal force between slices. The geomorphology unit classified as hilly units with 70% angle of slope face, composed by sandstone and claystone intercalations with coal. The results of the analysis show the stability level of lowwall, and highwall slopes are quite varied with low FoS values found on the lowwall, such as the slopes in the incision B-B 'and C-C'. The slip failure on the unstable slope is in the contact area between sandstone and claystone, although single slope analysis also shows the slip failure in the form of claystone and coal contact. The low FoS value on the lowwall slope is influenced by the dip of the rock layer in the parallel direction of the slope face, supported by the higher slope face angle of the overall-slope on the lowwall, and the lower internal friction angle in the claystone. The slope design recommendations are carried out by re-sloping and enlarging the width of the bench. The presence of tension cracks and mud cracks on unstable slope faces shows the need for slope monitoring.
Karakteristik Endapan Bijih Besi Daerah Pakke Desa Langi Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Harwan Baharuddin; Irzal Nur; Adi Maulana; Nurliah Jafar; Firdaus F; Andi Fahdli Heriansyah
Jurnal Geomine Vol 8, No 3 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v8i3.631

Abstract

Bijih besi di daerah Pakke ditemukan berupa bongkah-bongkah bijih besi magnetit dan hematit yang berasosiasi dengan intrusi granodiorit dan pegmatit granodiorit (Utoyo, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, jenis batuan dan mineral pembawa bijih besi, serta karakteristik endapan bijih besi daerah penelitian. Tahapan pengambilan data berupa Pengamatan Singkapan. Pengambilan sampel litologi, menggunakan metode Rock Sampling. Metode analisis yang digunakan untuk menentukan karakatersitik endapan bijih besi yaitu analisis petrografi untuk mengetahui jenis litologi, analisis mineragrafi untuk mengetahui mineral pembawa bijih dan analisis XRD (X-Ray Diffraction) untuk mengetahui mineral alterasi dan mineral bijih. Berdasarkan tipe alterasi dan mineralisasi diketahui bahwa tipe endapan bijih besi pada daerah penelitian yaitu endapan skarn. Dimana endapan skarn ini terbentuk proses metamorfisme kontak yang bertemperatur tinggi. Magma yang kaya akan silika menginstrusi batuan sedimen yang kaya akan karbonat seperti batugamping. Jenis batuan pada daerah penelitian yaitu batuan beku berupa basal yang diindikasikan sebagai source rock dan batuan karbonat berupa wackstone yang diindikasikan sebagai host rock atau batuan penyimpan bijih besi dimana mineral pembawa bijih besi yaitu magnetit, hematit dan goetit.
Analisis Alih Fungsi Lahan Menggunakan Regresi Logistik Ordinal Ani Apriani; Bayurohman Pangacella Putra
Jurnal Geomine Vol 9, No 3 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i3.895

Abstract

Kejadian bencana tanah longsor tidak lepas dari kondisi yang memang rentan  untuk terjadi gerakan longsor seperti lereng yang curam dan curah hujan yang tinggi. Kejadian tanah longsor diperparah juga dengan ketidakdisiplinan masyarakat dalam penggunaan lahan sesuai dengan fungsinya yang dinamakan alih fungsi lahan yang dapat menjadi faktor pemicu kejadian tanah longsor. Melakukan penelitian tentang alih fungsi lahan menjadi hal yang penting untuk melihat dampak yang diakibatkan oleh aktivitas manusia tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis alih fungsi lahan pengaruhnya terhadap tingkat bahaya tanah longsor di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer yaitu survey lapangan dan juga pengambilan data sekunder. Tahapan yang dilakukan yaitu dengan melakukan pengamatan lapangan tentang kejadian alih fungsi lahan. Kemudian melakukan pengambilan data tentang tingkat bahaya longsor di titik pengamatan alih fungsi lahan. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil analisis didapatkan bahwa nilai p value (0,036) 0,05. Maka, keputusan yang diambil adalah tolak H0. Dengan demikian, pada tingkat kepercayaan 95% dapat dikatakan bahwa variabel alih fungsi lahan mempengaruhi tingkat bahaya longsor di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Hal ini dapat menjadi masukan bagi masyarakat untuk menggunakan lahan sebagaimana fungsinya.
Perbandingan Antara Metode Poligon, Inverse Distance Weighting, Dan Ordinary Kriging Pada Estimasi Sumberdaya Timah Aluvial, Dan Analisis Sebaran Endapannya Muhammad Syahrul Ramadhan; Asran Ilyas; Irzal Nur; Sri Widodo
Jurnal Geomine Vol 9, No 3 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i3.1054

Abstract

Pulau Bangka merupakan satu dari sekian banyak daerah di Indonesia yang memiliki potensi sumberdaya mineral yang cukup banyak. Salah satunya adalah endapan timah. Penyebaran timah di Pulau Bangka merupakan kelanjutan dari Tin Mayor South East Asian Tin Belt. Endapan timah merupakan komoditas utama dalam eksplorasi endapan mineral logam di Pulau Bangka yang membuat Indonesia merupakan salah satu negara penghasil timah terbesar di dunia. Salah satu perusahaan pertambangan bijih timah di Bangka Belitung adalah PT Timah Tbk yang mengeksplorasi dan mengestimasi sumberdaya mineral yang dilanjutkan dengan proses perhitungan cadangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya sumberdaya timah aluvial dan menganalisis sebaran timah aluvial dengan mempertimbangkan genesis endapan timah aluvial pada sungai purba. Pada penelitian ini dilakukan estimasi sumberdaya dengan menggunakan metode poligon, inverse distance weighting, dan ordinary kriging untuk mengetahui metode yang tepat berdasarkan kondisi geologi, genesis endapan, dan mineralisasi dari endapan yang diestimasi. Berdasarkan hasil estimasi dari tiga kategori kelas sumberdaya (terukur, tertunjuk dan tereka) dengan metode poligon didapatkan total sumberdaya endapan timah aluvial sebesar 8732 ton Sn, dengan metode inverse distance weighting sebesar 8627 ton Sn, dan dengan metode ordinary kriging sebesar 8752 ton Sn. Sebaran timah pada lokasi penelitian banyak terkonsentrasi pada bagian punggungan (hulu) sungai purba, semakin jauh dari hulu menunjukkan konsentrasi endapan timah aluvial semakin menurun. Dari hasil analisis besarnya sumberdaya dan sebaran timah aluvial, maka metode estimasi yang paling optimal dilakukan adalah metode ordinary kriging.
Adsorpsi Ion Logam Fe dan Zn pada Air Limbah Menggunakan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah Indah Permata Sari; Suliestyah Suliestyah
Jurnal Geomine Vol 9, No 3 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i3.905

Abstract

Indonesia memiliki cadangan batubara peringkat rendah yang sangat melimpah. Batubara ini memiliki kadar air tinggi dan nilai kalor rendah sehingga akan menimbulkan banyak kerugian dalam pemanfaatannya sebagai sumber energi. Sehingga penggunaan batubara peringkat rendah sebagai bahan baku karbon aktif merupakan salah satu alternatif yang cukup menjanjikan. Studi ini bertujuan untuk menghasilkan karbon aktif berbahan dasar batubara yang memiliki daya adsorpsi tinggi terhadap logam berat dalam air limbah. Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap aktivasi dan karbonisasi. Daya adsorpsi karbon aktif yang dihasilkan dianalisa dengan menggunakan air limbah yang berasal dari laboratorium kimia. Kadar ion logam Fe dan Zn sebelum dan setelah adsorpsi dianalisa dengan menggunakan SSA. Uji adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan berat adsorben dan waktu kontak adsorpsi. Dua jenis karbon aktif dengan ukuran butir berbeda, yaitu 80 mesh dan 100 mesh dibuat kemudian dipilih karbon aktif dengan bilangan iodin tertinggi untuk digunakan pada uji adsorpsi. Karbon aktif 80 mesh menghasilkan yield sebesar 41% dan bilangan iodin tertinggi sebesar 1323 mg/g sehingga digunakan pada uji adsorpsi. Pada analisis pengaruh ukuran butir diperoleh bahwa berat karbon aktif 1200 mg menghasilkan serapan Fe dan Zn tertinggi yaitu sebesar 43% dan 81% berturut-turut. Sedangkan pada analisis pengaruh waktu kontak diperoleh waktu kontak optimal untuk adsorpsi Fe adalah 48 jam dengan nilai serapan 59% dan waktu kontak 24 jam untuk adsorpsi Zn dengan nilai serapan 41%. Karbon aktif yang dihasilkan pada studi ini memiliki kemampuan adsorpsi yang cukup tinggi sehingga efektif digunakan sebagai adsorben logam berat dalam air limbah.
Analisis Kestabilan Lereng Highwall Berdasarkan Tingkat Kejenuhan Dengan Metode Probabilitas Pada Tambang Batubara PT. X Kalimantan Timur Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Geomine Vol 9, No 3 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i3.993

Abstract

Keberadan air pada lereng akan menimbulkan masalah teknis yang serius khususnya pada kestabilan lereng tambang, untuk itu perlu dilakukan analisis kestabilan lereng demi menjaga lereng tetap dalam kondisi stabil. Lereng di analisis dalam kondisi tak jenuh dan jenuh dengan menghitung nilai faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran. Contoh batuan diuji sifat fisik dam mekanik sebagai data masukkan analisis lereng pada program slide 6.0. hasil analisis menunjukkan nilai FK lereng tak jenuh dengan tinggi 120 dan sudut 30 adalah 1,7 dan lereng jenuh dengan geometri yang sama memiliki nilai FK 0,961. Kemudian geometri lereng jenuh diubah menjdi 120 meter dengan sudut 25 derajat mendapatkan nilai FK 1,6. Sedangkan nilai probabilitas kelongsoran untuk lereng tak jenuh adalah 2,3% dan lereng jenuh 3,0%. Terjadi perbedaan signifikan terkait pengaruh air pada lareng yaitu perbedaan nilai FK sebsar 0,846 dan PK sebesar 9,2%. Perbedaan ini terjadi karena keberadaan air telah meningkatkan bobot isi batuan dan menurunkan nilai kohesi sehingga nilai gaya pendorong pada lereng menjadi lebih besar dan menyebabkan potensi longsor tinggi.