cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2026)" : 110 Documents clear
Pengelolaan Kinerja Guru di SMP Negeri 2 Ambarawa Kabupaten Semarang Minarso, Daniel; Haryati , Titik; Nugroho , Aryo Andri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7570

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kinerja guru di SMP Negeri 2 Ambarawa, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, penilaian, dan tindak lanjut evaluasi kinerja. Ruang lingkup penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan kinerja guru berjalan efektif: perencanaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dilakukan secara partisipatif, pelaksanaan dan pemantauan terdokumentasi dengan baik, evaluasi kinerja berbasis e-Kinerja, dan tindak lanjut berupa pembinaan individual serta pemberian penghargaan bagi guru berprestasi. Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan motivator, sementara guru menunjukkan komitmen terhadap pengembangan diri dan budaya reflektif. Aspek kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi implementasi e-Kinerja dengan pembentukan budaya reflektif guru sebagai strategi peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pengelolaan kinerja guru di SMP Negeri 2 Ambarawa mencerminkan profesionalisme, transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas, menjadi model praktik yang dapat dijadikan acuan bagi sekolah lain dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
Tren Riset Perhatian Orang Tua dan Hasil Belajar: Bibliometrik dan SLR 2015–2025 Ningrum, Dwi Afrika Puspita; Rosardi , Raras Ghistha; Sudrajat , Sudrajat
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7641

Abstract

Perhatian dan keterlibatan orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangan akademik siswa, namun perubahan dinamika sosial dan perkembangan teknologi telah menggeser cara hubungan ini dipahami dalam kajian pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren global mengenai hubungan antara perhatian orang tua dan hasil belajar siswa melalui pendekatan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review. Studi ini mengidentifikasi pola tematik dominan, arah perkembangan wacana ilmiah, serta pergeseran konseptual dalam memahami peran orang tua pada konteks pembelajaran modern. Temuan menunjukkan bahwa perhatian orang tua tidak lagi diposisikan semata sebagai dukungan domestik, melainkan sebagai elemen strategis dalam ekosistem pembelajaran adaptif yang memperkuat motivasi, efikasi diri, stabilitas emosional, dan kolaborasi antara rumah dan sekolah. Selain itu, penelitian ini menegaskan adanya pergeseran paradigma menuju praktik pengasuhan berbasis teknologi dan kolaborasi digital yang semakin relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kontribusi utama studi ini terletak pada penyajian pemetaan komprehensif evolusi riset serta penguatan argumen mengenai pentingnya pemberdayaan peran orang tua sebagai mitra utama dalam menciptakan pembelajaran siswa yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Dinamika Perubahan Sosial dalam Dunia Pendidikan pada Komunitas Perkotaan dan Pedesaan Nurafifah, Lisa; Ningsih, Tutuk; Furkon , Furkon
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7678

Abstract

Perubahan sosial dalam pendidikan merupakan fenomena yang tidak terhindari, terutama pada era globalisasi dan digitalisasi. Artikel ini membahas dinamika perubahan sosial dalam dunia pendidikan dengan menyoroti perbedaan antara komunitas perkotaan dan pedesaan. Analisis literatur menunjukkan bahwa masyarakat perkotaan cenderung lebih cepat mengadopsi teknologi pendidikan, sementara masyarakat pedesaan menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dan sumber daya. Namun, perubahan sosial dalam pendidikan tidak hanya terkait faktor teknologi, melainkan juga menyangkut nilai, norma, dan pola interaksi sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Artikel ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk membandingkan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian memperlihatkan adanya kesenjangan pendidikan yang masih signifikan antara perkotaan dan pedesaan, meskipun kebijakan pemerintah berupaya menjembatani perbedaan tersebut.
Integrasi Kompetensi Pedagogik dan Perspektif Sosiologis Media Pembelajaran PAI Kontekstual Wulandari, Romadona Antika; Ningsih , Tutuk; Yahya , Slamet
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7687

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi kompetensi pedagogik dan perspektif sosiologi pendidikan dalam perancangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang kontekstual. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis teori pembelajaran kontekstual, kompetensi guru, serta literatur sosiologi pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran PAI bergantung pada kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran sekaligus memahami latar sosial budaya peserta didik. Integrasi keduanya tercermin melalui pemanfaatan tiga bentuk media utama, yaitu video realitas keagamaan, proyek layanan sosial (service learning), dan media digital interaktif yang memungkinkan peserta didik mengaitkan ajaran Islam dengan pengalaman nyata. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi kompetensi pedagogik dan kesadaran sosiologis dapat menghasilkan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual, inklusif dan relevan. Penelitian ini memiliki implikasi bagi guru dalam merancang media yang sesuai dengan konteks sosial, bagi pengembang kurikulum dalam memperkuat pendekatan berbasis pengalaman, serta bagi peningkatan kualitas pembelajaran PAI di sekolah.
Peran Strategis Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Masyarakat di Era Disrupsi Digital Maslikah, Siti; Ningsih, Tutuk; Yahya, Slamet
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7693

Abstract

Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter (akhlak) santri, yang kemudian menjadi agen karakter di masyarakat luas. Artikel ini mengkaji peran vital pesantren sebagai pusat pengembangan karakter dengan metode studi literatur (library research). Analisis dilakukan berdasarkan konsep-konsep kunci pesantren, masyarakat, dan kerangka teoritis karakter (knowing, feeling, doing the good). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem pendidikan holistik pesantren, yang mengandalkan keteladanan kiai, pembiasaan 24 jam, dan kurikulum Kitab Kuning, efektif menanamkan nilai-nilai luhur seperti kemandirian, ukhuwah, kesederhanaan, dan integritas. Peran ini meluas ke masyarakat melalui fungsi kontrol sosial, dakwah wasathiyah, dan motor pemberdayaan ekonomi oleh para alumni dan kiai. Disimpulkan bahwa pesantren adalah benteng moral yang relevansinya krusial di tengah tantangan degradasi moral dan disrupsi digital, mencetak individu yang berakhlak mulia sekaligus produktif dan mandiri.
Eksplorasi Limbah Plastik sebagai Media Edukasi Kreatif pada Anak Usia Dini Lisnawati, Rina; Katoningsih, Sri; Chear, Syed Lamsah Syed
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7707

Abstract

Kreativitas anak usia dini penting untuk perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun, praktik pembelajaran PAUD masih kurang optimal karena minimnya media inovatif. Pada saat yang sama, meningkatnya limbah plastik membuka peluang pemanfaatannya sebagai media edukatif ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kreativitas anak usia 4–5 tahun di KB Al Huda Pracimantoro melalui pemanfaatan limbah plastik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 30 anak, kepala sekolah, dua guru, dan dua orang tua selama enam bulan (April–Oktober 2025). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada empat aspek kreativitas: kelancaran ide (anak mampu menghasilkan rata-rata 3–5 ide karya berbeda dalam satu sesi), fleksibilitas (80% anak mampu mengombinasikan minimal tiga jenis bahan limbah), orisinalitas (karya unik seperti robot bergerak dan taman mini), serta elaborasi (anak menjelaskan karya dengan narasi imajinatif yang terstruktur). Anak menunjukkan antusiasme tinggi, percaya diri saat presentasi, dan kemampuan kolaboratif dalam kelompok. Kolaborasi guru dan orang tua turut mendukung keberhasilan kegiatan berbasis daur ulang ini. Secara praktis, temuan ini merekomendasikan integrasi limbah plastik sebagai media permanen dalam kurikulum PAUD untuk menstimulasi kreativitas sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dan penerapan di konteks PAUD dengan karakteristik sosial-ekonomi berbeda.
Eksplorasi Lingkungan sebagai Laboratorium Alam untuk Penguatan Pengetahuan Sains pada Anak Usia Dini Purwaningsih, Wahyu; Katoningsih, Sri; Hassan , Mohd Hanip
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7708

Abstract

Pembelajaran sains pada anak usia dini perlu dilakukan melalui pengalaman langsung agar kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan rasa ingin tahu berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan eksplorasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan sains pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali makna pengalaman belajar secara naturalistik di KB Al Huda Pracimantoro. Hasil penelitian menunjukkan pola bahwa guru bertindak sebagai fasilitator dengan menyediakan stimulus, pertanyaan pemantik, dan kesempatan eksplorasi, sementara anak menunjukkan antusiasme tinggi melalui perilaku mengamati, mengajukan pertanyaan, mengelompokkan objek, melakukan percobaan sederhana, serta menceritakan kembali hasil pengamatan. Temuan mengindikasikan bahwa pembelajaran sains berbasis eksplorasi tidak hanya meningkatkan pengetahuan konseptual, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, komunikasi, dan kemampuan berpikir ilmiah dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi langsung dengan objek alam membangun pemahaman bermakna tentang fenomena sains dalam konteks pengalaman sehari-hari. Pendekatan eksplorasi lingkungan memiliki signifikansi praksis bagi PAUD karena dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, sekaligus berkelanjutan untuk menguatkan pendidikan sains berbasis pengalaman; sehingga direkomendasikan inovasi aktivitas eksploratif dan peningkatan kompetensi guru untuk mendukung penerapan di kelas
Analisis Tingkat Nomofobia pada Anak Berkebutuhan Khusus Dewi, Annisa Dianesti; Rahman, Marlita Andhika; Ilham, Muhammad; Gultom, Hanna Widya; Dianesti, Nadia Puti; Rofiq, Fathur Rahman; Banjarnahor, Desi Juita Sari; Saputra, Nofrans Eka
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat nomofobia pada anak berkebutuhan khusus (ABK) berdasarkan persepsi orang tua atau wali. Penggunaan smartphone yang semakin intensif pada anak dengan karakteristik perkembangan khusus berpotensi memunculkan ketergantungan emosional terhadap perangkat digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) yang telah dimodifikasi dalam bentuk parent-report agar sesuai dengan karakteristik ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori nomophobia rendah hingga sedang, namun terdapat kelompok anak dengan tingkat yang lebih tinggi sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih terarah. Temuan ini menunjukkan bahwa nomophobia pada ABK tidak semata-mata berkaitan dengan durasi penggunaan smartphone, tetapi juga berhubungan dengan kebutuhan emosional, regulasi emosi, serta karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pendampingan dan intervensi berbasis keluarga untuk mendukung penggunaan smartphone yang lebih adaptif dan sehat pada anak berkebutuhan khusus.
Penguatan Kompetensi Sosial Guru PAUD melalui Experiential Learning Lustian, Aida Nurfitriani; Syihabuddin , Syihabuddin; Rusmana, Nandang; Sujana, Atep; Rozak, Rama Wijaya Abdul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi sosial guru pendidikan anak usia dini di RA Al-Iqro, dengan berfokus pada bagaimana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) mendorong perkembangan profesional dan interpersonal mereka. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru memiliki kompetensi sosial yang kuat, terutama dalam aspek komunikasi empatik, refleksi pedagogis, serta kolaborasi dengan orang tua peserta didik. Penerapan pembelajaran berbasis pengalaman terbukti secara signifikan meningkatkan kesadaran reflektif para guru serta kualitas interaksi sosial mereka, yang pada gilirannya memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosio-emosional anak melalui lingkungan belajar yang lebih responsif dan peka secara emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pembelajaran berbasis pengalaman secara efektif mendorong praktik pengajaran yang reflektif dan kontekstual, masih diperlukan peningkatan lebih lanjut dalam hal refleksi berkelanjutan dan dokumentasi digital guna memenuhi tuntutan profesionalisme guru abad ke-21. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mengafirmasi bahwa pembelajaran berbasis pengalaman merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi sosial guru PAUD, sekaligus mendorong pertumbuhan profesional serta pengalaman sosial yang bermakna dalam mendukung perkembangan holistik anak.
Strategi dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Implementasi Program PAUD Holistik Integratif di Indonesia Munawaroh, Zannuba Arifah; Andriani, Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7794

Abstract

Implementasi Program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Indonesia telah dilakukan di berbagai wilayah, namun masih dihadapkan pada ketimpangan layanan dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Tujuan penelitian ini adalah memetakan pola implementasi layanan serta pola kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan PAUD HI di Indonesia. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan menelaah secara sistematis sebelas artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PAUD HI menunjukkan bahwa layanan pendidikan, kesehatan, dan gizi sebagai komponen yang paling dominan dan konsisten. Sebaliknya, layanan pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak masih dilaporkan belum optimal dan belum terintegrasi secara konsisten. Kolaborasi lintas sektor telah melibatkan sektor lain, namun masih bersifat operasional dan belum terstruktur secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis nasional mengenai pola implementasi dan kolaborasi PAUD HI yang dapat menjadi dasar bagi penguatan strategi manajemen program serta perumusan kebijakan daerah untuk mendukung layanan PAUD HI yang lebih terintegrasi, merata, dan berkelanjutan.

Page 5 of 11 | Total Record : 110