cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 100 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 5 (2025)" : 100 Documents clear
Peran Pendidik dalam Mengembangkan Keterampilan Emosional Anak Usia Dini : Studi Kasus Kualitatif di PAUD Cahaya Rumah Afifah, Anif Maghfirotul; Mintarsih Arbarini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7052

Abstract

Kecerdasan emosional adalah aspek mendasar dari perkembangan anak usia dini yang menunjukkan keberhasilan sosial dan akademik di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran strategis pendidik dalam membangun kecerdasan emosional pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus di PAUD Terpadu Cahaya Rumah Kecamatan Limbangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi  dengan 2 pendidik dan 1 kepala sekolah. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam pengembangan kecerdasan emosional anak seperti menciptakan lingkungan yang aman dan cepat untuk belajar, menerapkan metode pendidikan positif dengan landasan emosional, memberikan panduan individu dalam pendahuluan dan manajemen sosial, dan merancang kegiatan kolaboratif untuk mengembangkan empati seta keterampilan sosial. Intervensi yang diterapkan menunjukkan peningkatan dalam kesadaran emosional, pengaturan diri, dan keterampilan sosial anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di masa depan.
Studi Kualitatif tentang Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional di PAUD Hidayah, Rizki Nikmatul; Arbarini , Mintarsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7053

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional di PAUD serta faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan pendekatan kualitatif data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan pendidik, dan dokumentasi serta dianalisis dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Triangulasi meningkatkan keabsahan data dengan memverifikasi temuan dari berbagai sumber dan teknik, sehingga memperkuat pemahaman peran permainan tradisional dalam pembentukan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional efektif menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab. Faktor pendukungnya adalah peran guru dan keterlibatan orang tua, sementara hambatannya meliputi kurangnya tindak lanjut orang tua, komunikasi yang lemah, dan pengaruh teknologi. Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam membentuk karakter anak, namun tantangan modernitas dan daya tarik gadget harus diatasi. Keterlibatan orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk mengenalkan permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter. Penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai moral, dan pelestarian budaya.
Seni Rupa sebagai Media Komunikasi Emosional untuk Anak Usia Dini: Studi Kualitatif Qomariah, Nurul Falah; Na'imah, Na'imah; Sari, Rahma; Suhendro, Eko
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana seni rupa berperan sebagai media komunikasi emosi pada anak usia dini, serta memahami persepsi guru serta orang tua terhadap karya seni anak sebagai bentuk ekspresi emosional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya seni anak. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun, guru PAUD, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini cenderung mengekspresikan emosi secara nonverbal melalui gambar, warna, dan simbol visual dalam karya seni mereka. Warna cerah kerap digunakan saat anak merasa senang, sedangkan warna gelap muncul ketika anak sedang sedih atau marah. Guru serta orang tua yang memahami makna simbolik dalam karya seni anak dapat lebih mudah mengenali dan merespons kondisi emosional anak. Temuan ini menegaskan bahwa seni rupa bukan hanya sebagai aktivitas estetika, tetapi juga sebagai alat komunikasi dan pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini.
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Modal Psikologis terhadap Kompetensi Profesional Guru: Studi Korelasi di Sekolah Dasar Indonesia Ningrum, Lela Iman; Kusumaningsih, Widya; Soedjono, Soedjono
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7056

Abstract

Kompetensi profesional guru dipengaruhi kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan modal psikologis. Kepemimpinan instruksional dan modal psikologis guru masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan instruksional modal psikologis terhadap kompetensi profesional guru, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto dan pendekatan kausal-korelasi. Sampel penelitian berjumlah 178 guru yang diambil secara proporsional random sampling dari 322 populasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional memiliki hubungan yang signifikan dan memberikan kontribusi yang berarti terhadap kompetensi profesional guru. Demikian pula, modal psikologis guru terbukti memiliki hubungan yang sangat kuat dan positif, memberikan sumbangan substansial terhadap kompetensi profesional mereka. Lebih lanjut, ketika kepemimpinan instruksional dan modal psikologis disinergikan, keduanya secara bersama-sama menunjukkan pengaruh yang dominan dan signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mencapai kompetensi profesional guru yang unggul, diperlukan sinergi antara bimbingan efektif dari kepala sekolah dan pengembangan aspek internal yang kuat dalam diri guru.
Psychosocial Interventions as Mental Health Support for Children and Adolescents with Special Needs: A Systematic Literature Review Hutasoit, Dame Triulina; Hendriani, Wiwin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7057

Abstract

This study aims to identify the importance of mental health support for children and adolescents with special needs through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The SLR process involved the identification, selection, and analysis of articles obtained from the Scopus database using the keywords “children,” “adolescents,” and “special needs.” Out of an initial 55 articles, 10 relevant studies were selected, comprising longitudinal, qualitative, and experimental research published in Q1 to Q4 indexed journals. These studies examined psychosocial interventions such as school-based counseling, cognitive-behavioral therapy, and social skills training. The findings indicate that sustained and contextually adapted interventions have a positive impact on psychological well-being, social adaptation, and academic achievement among children and adolescents with special needs. Active support from families, educational institutions, and communities emerged as key factors contributing to the success of these interventions. This review highlights the necessity of integrating interdisciplinary frameworks in policy and intervention development and encourages further research exploring the effectiveness of cross-cultural and longitudinal approaches.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran RADEC Berorientasi Literasi Sains di Sekolah Dasar Rahmawati, Fitri Eka; Hamdu, Ghullam; Karlimah, Karlimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7058

Abstract

Tingkat literasi sains yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara praktik pembelajaran IPA saat ini dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) yang berorientasi pada literasi sains dalam topik sistem pencernaan manusia. Dengan menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih didominasi oleh metode ceramah, dengan keterlibatan siswa yang terbatas serta minimnya penerapan strategi pembelajaran aktif seperti diskusi, penjelasan kolaboratif, dan penciptaan ilmiah. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi pedagogis melalui model RADEC yang dirancang secara sistematis untuk mendukung pengembangan penalaran ilmiah, berpikir kritis, dan literasi sains. Studi ini memberikan kontribusi secara teoretis dengan mengidentifikasi kesenjangan empiris dalam praktik pembelajaran di kelas serta menjadi dasar bagi perancangan pembelajaran IPA yang kontekstual dan berlandaskan pengembangan literasi.
Pengembangan Instrumen E-Asesmen untuk Deteksi Dini Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar : Suatu Kajian Sistematik Sumartini, Tingtin; Hamdu, Ghullam; Hidayat, Syarip
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7059

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah dasar menuntut adanya deteksi dini terhadap anak berkesulitan belajar (ABB) guna mencegah kegagalan akademik dan mendukung intervensi yang tepat. Kajian ini bertujuan menelaah secara sistematis pengembangan instrumen e-asesmen digital untuk deteksi dini kesulitan membaca, menulis, dan berhitung permulaan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Sebanyak 18 artikel yang terbit antara tahun 2018–2024 dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa jenis kesulitan yang paling banyak dikaji meliputi disleksia, diskalkulia, ADHD, dan autisme. Teknologi yang dominan digunakan adalah machine learning seperti Random Forest dan K-Fold Cross Validation, serta platform digital seperti Google Formulir dan aplikasi berbasis web/mobile. Instrumen digital terbukti meningkatkan efisiensi skrining dan akurasi deteksi dini, namun penerapannya masih terbatas di sekolah dasar Indonesia. Kajian ini merekomendasikan pengembangan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual sesuai kebutuhan guru serta infrastruktur lokal, guna memperkuat asesmen inklusif berbasis teknologi.
Pola Asuh dan Perannya dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial dan Kemandirian pada Anak Usia Dini Febriyani, Viatika Reihan; Arbarini, Mintarsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7060

Abstract

Peran orang tua dalam perkembangan anak usia dini sangat penting, terutama dalam membentuk keterampilan sosial dan kemandirian. Anak usia 4–5 tahun berada dalam masa golden age, sehingga mulai memahami aturan sosial, mengenal tanggung jawab, dan belajar berinteraksi dengan lingkungan. Tahap ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan keterampilan sosial dan kemandirian anak selanjutnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran orang tua dan pola asuh yang mendukung perkembangan keterampilan sosial dan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan data dari wawancara 3 orang tua peserta didik TK A sebagai subjek 2 guru TK A sebagai informan, dan observasi peserta didik TK A di PAUD Junior. Mayoritas anak menunjukkan keterampilan sosial dan kemandirian baik, terutama yang diasuh dengan pola asuh demokratis, ditandai komunikasi efektif, pembiasaan positif, dan keterlibatan aktif orang tua. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pola asuh optimal anak usia dini.
Strategi Komunikasi Pendidik dalam Penanganan Tantrum pada Anak Usia Dini: Studi Fenomenologi di Semarang, Indonesia Fitriyani, Diana; Kriswanto, Hendra Dedi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7061

Abstract

Tantrum merupakan kondisi umum pada anak usia dini yang disebabkan oleh ketidakmampuan dalam mengungkapkan perasaan atau keinginan secara verbal. Strategi komunikasi memiliki peran penting dalam membantu anak mengelola emosi, menyesuaikan diri di lingkungan sekolah, dan membangun hubungan positif dengan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dalam menangani perilaku tantrum pada anak usia 2–4 tahun di TK Islam Mutiara Insani 2 Kota Semarang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pendidik mencakup tiga komponen utama: (1) mengenali sasaran komunikasi melalui pemahaman karakteristik dan emosi anak, (2) pemilihan media komunikasi verbal dan nonverbal, dan (3) pengkajian tujuan pesan untuk menenangkan serta membentuk keterampilan regulasi emosi. Strategi yang paling umum digunakan adalah komunikasi verbal yang lembut serta cara non-verbal, seperti pelukan dan kontak mata. Strategi ini berpengaruh pada pengurangan perilaku tantrum. Penelitian ini memberikan bantuan praktis bagi pendidik dalam mengembangkan cara komunikasi yang efektif dan responsif.
Integrating Local Cultural Heritage into Early Childhood Education through Role-Playing Games: A Quasi-Experimental Study on Rendang Literacy Hasanah, Alfisa; Eliza, Delfi; Rakimahwati, Rakimahwati; Yeni, Indra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7062

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Role Playing Game (RPG) media in enhancing Minangkabau natural cultural literacy among early childhood learners at TK Al Hidayah Tabing Padang. A quasi-experimental method employing a nonequivalent control group design was used, involving 20 children aged 5–6 years who were assigned to experimental and control groups. Data were collected through observation and analyzed using SPSS 25.0, with tests for normality, homogeneity, and independent sample t-tests. The results revealed a significant difference in cultural literacy between the experimental and control groups, with a p-value of 0.000 < 0.05 and a Cohen’s d value of 2.96, indicating a very large effect size. These findings confirm that RPG media is highly effective in promoting cultural literacy in early childhood. This study contributes to the development of culturally responsive education and suggests the integration of RPG-based learning into early childhood curricula as a practical strategy for preserving regional cultural heritage from an early age.

Page 4 of 10 | Total Record : 100