cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,744 Documents
Peningkatan Kecerdasan Interpersonal melalui Kegiatan Menggambar pada Anak Usia Dini Yolanda Pahrul; Sofia Hartati; Sri Martini Meilani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v3i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil belajar melalui kegiatan menggambar dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Nusantara, Kota Serang pada bulan Maret 2018. Subjek penelitian adalah kelompok B sebanyak 14 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan. Prosedur penelitian terdiri dari: perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi. Dilakukan untuk 16 pertemuan dibagi menjadi dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pra tindakan dilakukan untuk menentukan persentase kecerdasan interpersonal sebesar 50,89%, meningkat menjadi 64,55% setelah siklus pertama, dan meningkat menjadi 85% setelah siklus kedua. Peningkatan 85% pada siklus kedua membuktikan bahwa kegiatan menggambar dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. Kecerdasan interpersonal dapat dikembangkan melalui kegiatan menggambar, di mana melalui menggambar anak-anak dapat berinteraksi selain mengekspresikan emosi. Menggambar adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi anak-anak
Strategi Guru Mengenalkan Konsep Dasar Literasi di PAUD Sebagai Persiapan Masuk SD/MI Fahmi Fahmi; Muhammad Syabrina; Sulistyowati Sulistyowati; Saudah Saudah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.673

Abstract

Strategi guru merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Mengenalkan konsep dasar literasi kepada anak usia dini sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan selanjutnya, selain itu, anak juga dituntut paham tentang konsep literasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi guru untuk mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD sebagai persiapan memasuki SD/MI, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi dalam mengenalkan konsep dasar literasi di PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa guru menggunakan beberapa strategi untuk mengenalkan konsep dasar literasi diantaranya strategi belajar langsung atau melalui bermain, melibatkan anak dalam kegiatan pembelajaran, bermain peran, bercerita, atau mendongeng. adapun faktor yang mempengaruhui guru untuk menggunakan staregi dalam mengenalkan konsep dasar literasi ialah karateristik peserta didik yang berbeda, kemampuan anak masih rendah, tuntutan orang tua dan adanya prasyarat untuk masuk SD/MI.
Implementasi Sekolah Ramah Anak untuk Membangun Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini Tri Na'imah; Yuki Widyasari; Herdian Herdian
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.283

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkaji implementasi sekolah ramah anak di TK Aisyiyah di Purwokerto dan mengembangkan konsep sekolah ramah anak berbasis nilai-nilai karakter anak. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan grounded theory. Subjek penelitian guru dan kepala sekolah TK Aisyiyah 1 Purwokerto, TK Aisyiyah Teluk Purwokerto Selatan dan TK Bantarwuni, Sumbang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis komparatif konstan. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga kategori dengan lima sub kategori yang berkaitan dengan implementasi sekolah ramah anak di Taman Kanak-kanak untuk mengembangkan karakter anak , yaitu kategori persiapan, perencanaan, pelaksanaan. Taksonomi konsep sekolah ramah anak adalah school-based character education, safe school environment, friendly school, inclusive school, religous school. Implikasi pembelajaran ramah anak adalah dengan menerapkan pembelajaran inklusif, pembelajaran ramah lingkungan, pendidikan sosial, pendidikan berbasis keadilan dan pendidikan berbasis agama.
Pembelajaran Matematika Anak Usia Dini di Masa Pandemi COVID-19 Tahun 2020 Amalina Amalina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.592

Abstract

Pentingnya pembelajaran matematika bagi anak usia dini membuat orang tua ikut mengambil peran dalam menanamkan konsep matematika kepada anak disamping pengajaran di sekolah. Namun, sejak pandemi Covid-19 semua kegiatan belajar mengajar harus dilakukan sepenuhnya dari rumah. Oleh karena itu, tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pembelajaran matematika bagi anak usia dini yang dilakukan di rumah yang tentunya dibawah pengawasan dan arahan dari orang tua. Melalui Literature review, penelitian ini dapat menjadi salah satu referensi bagi orang tua untuk dapat terus memotivasi anak mereka dalam belajar matematika secara sederhana dan menyenangkan dari rumah di tengah masa pandemi Covid-19. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa pembelajaran matematika bagi anak usia dini dimasa pandemi Covid-19 hendaknya pembelajaran yang menyenangkan dan objek pembelajaran adalah dari hal sederhana yang dekat dengan anak atau hal yang digemari anak. Sesuai dengan hakikat anak usia dini bermain sambil belajar, belajar seraya bermain sehingga anak tidak sadar bahwa permainan yang mereka lakukan atau hal sederhana yang disampaikan orang tua kepada anak adalah pembelajaran matematika.
Pengaruh Komunikasi Orangtua terhadap Perilaku Agresif verbal Anak Usia 5-6 Tahun Yusri E Siahaan; Panggung Sutapa; Anita Yus
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bentuk agresif verbal anak usia 5-6 tahun, bentuk komunikasi orang tua anak yang cenderung berperilaku agresif verbal, dan perbedaan perilaku agresif verbal anak dilihat berdasarkan komunikasi orang tua pada anak usia 5-6 Tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode komparatif dengan sampel sebanyak 40 anak. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi orang tua (X), dan perilaku agresif verbal anak (Y). Data dikumpulkan menggunakan observasi dan angket. Observasi dilakukan untuk melihat perilaku agresif verbal anak, dan angket untuk melihat jenis komunikasi orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; bentuk agresif verbal anak usia 5-6 tahun adalah respon anak dalam bentuk kata-kata kasar, bentuk komunikasi anak yang cenderung berperilaku agresif verbal adalah komunikasi tidak terbuka, komunikasi mengabaikan, komunikasi otoriter, komunikasi satu arah dan tanpa ada komunikasi, dan jenis komunikasi satu arah memiliki tingkat agresif verbal anak yang lebih tiggi dari jenis komunikasi lainnya.
Perspektif Orang Tua pada Kesehatan Gigi Anak Usia Dini Nuri Yuniar Wahyu Putri Abadi; Suparno Suparno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v3i1.161

Abstract

Aspek kesehatan Anak Usia Dini yang perlu diperhatikan salah satunya adalah kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini melibatkan 51 orang tua yang memiliki anak berusia 1-7 tahun di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perspektif orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak. Penelitian ini menggunakan metode observational dengan memberikan kuesioner kepada orang tua. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan pengisian kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki perspektif cukup baik dan cukup peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut anak. Namun, masih banyak orangtua yang tidak memahami mengenai karies gigi pada anak. Orangtua yang memiliki perspektfi cukup baik dan cukup peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut anak tidak berhubungan dengan faktor pekerjaan orangtua. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memberikan gambaran mengenai perspektif orangtua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak yang dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk anak usia dini dan meningkatkan upaya pendidikan anak usia dini dalam menciptakan program pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut untuk anak usia dini.
Kelekatan (Attachment) Anak Usia Dini di Suku Laut Kabupaten Wakatobi La Hewi; Muh Saleh; Rizki Wahyuni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelekatan anak usia dini di suku laut yaitu desa Mola Selatan Kabupaten Wakatobi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data yang komprehensif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik kredibilitas (derajat kepercayaan) yakni, triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kelekatan anak usia dini di suku laut tergolong pada kelekatan yang kuat. kedua, kelekatan anak usia dini di suku laut desa Mola Selatan memiliki perbedaan antara di rumah dan di sekolah, yaitu di sekolah anak begitu lekat dengan figur dekatnya yaitu ibu, sedangkan di rumah kelekatan anak dengan ibunya bersifat tidak kuat
Nilai-Nilai Edukatif dalam Lirik Nyanyian Onang-Onang Pada Acara Pernikahan Suku Batak Angkola Di Kabupaten Tapanuli Selatan Ismail Rahmad Daulay
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i2.69

Abstract

Folklor merupakan suatu budaya yang telah melekat pada suatu kelompok masyarakat. Folklor menjadi bagian dari kekayaan dan aset yang perlu di dokumentasikan dan dilestarikan. Suatu masyarakat dapat dikenali jati dirinya dengan mengenal dan mengetahui folklor yang mereka miliki. Salah satu folklor yang terdapat di Indonesia yaitu Nyanyian Onang-onang pada acara pernikahan suku Batak Angkola. Folklor ini merupakan milik atau kekayaan yang terdapat di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Agar folklor ini dapat terjaga kelestariannya, diperlukan pendokumentasian. Salah satu usaha pendokumentasian itu adalah dengan dilaksanakannya penelitian ini. Selain itu, penelitian ini lebih khusus bertujuan untukĀ  mendeskripsikan nilai-nilai edukatif religius, ketangguhan, kepedulian, dan kejujuran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penelitian ini adalah Nyanyian Onang-onang suku Batak Angkola. Pengumpulan data dilakukan dengan cara perekaman dan pencatatan. Data penelitian ini adalah lirik Nyanyian Onang-onang pada acara pernikahan Suku Batak Angkola di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Setelah data diperoleh sesuai dengan metode penelitian, dilanjutkan dengan mendeskripsikan dan memaknai hasil penelitian.Berdasarkan hasil analisis data, dapat diperoleh hasil penelitianĀ  berupa nilai-nilai edukatif dalam Nyanyian Onang-onang sebagai berikut : (1) nilai-nilai edukatif religius dengan indikator peercaya kepada Tuhan yang Maha Esa, patuh pada perintah Tuhan yang Maha Esa, menjauhi larangan Tuhan, dan bersyukur, (2) nilai-nilai edukatif ketangguhan degan indikator disiplin, dan ulet, (3) nilai-nilai edukatif kepedulian dengan indikator kasih sayang dan (4) nilai-nilai edukatif kejujuran dengan indikator bertanggung jawab dan demoikratis. Kempat nilai edukatif ini dapat dimplikasikan dalam pendidikan formal, khususnya dalam pembelajaran muatan lokal.
Implementasi Pembelajaran pada Masa Lockdown bagi Lembaga PAUD di Kabupaten Lombok Timur Khirjan Nahdi; Sandy Ramdhani; Riyana Rizki Yuliatin; Yul Alfian Hadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.529

Abstract

Lembaga PAUD sebagai pelaksana proses pembelajaran berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi pembelajaran di PAUD selama Pandemi Covid-19 dari Lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Terdapat 30 sampel Lembaga PAUD dengan jenis penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. proses analisis data menggunakan analisis miles Hubberman dengan triangulasi data. Tiga aktivitas utama yang digunakan dalam penerapan pembelajaran yaitu penugasan (A), Home Visit (B), Laporan Kegiatan Harian Anak (3). Ketiga aktivitas utama ini yang paling banyak digunakan oleh pihak Lembaga PAUD adalah Penugasan (A) dan kolaborasi Penugasan dengan Home Visit (AB), dan terdapat pula Lembaga yang menggunakan ketiga aktivitas kegiatan pembelajaran tersebut yaitu kolaborasi Penugasan , Home Visit dan Laporan Kegiatan Anak (ABC)
Analisis Evaluasi Kinerja Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Al Azhar Bukittinggi Iratna Dewi; Dadan Suryana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.465

Abstract

Pengembangan kinerja pendidik merupakan faktor yang sangat menentukan pada keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran dalam era perkembangan pengetahuan yang sangat cepat ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pendidik PAUD yaitu manajemen kepala sekolah untuk melakukan penilaian kinerja meliputi kemampuan merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan penilaian, membimbing dan melatih peserta didik, serta kemampuan melaksanakan tugas tambahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan secara apa adanya tentang analisis evaluasi kinerja guru. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 19 orang yang terdiri dari pendidik TK A, TK B dan KB di PAUD Al azhar Bukittinggi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik sudah memiliki kemampuan merencakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan kemampuan membimbing dan melatih peserta didik dalam kategori baik. Namun untuk indikator menilai hasil pembelajaran dan melaksanakan tugas tambahan, sebagian besar pendidik masih berada dalam kategori cukup. Sehingga disarankan agar kepala sekolah dapat melakukan manajemen lembaga dengan lebih baik sehingga mampu meningkatkan kinerja guru.

Page 25 of 275 | Total Record : 2744