cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Analisis Kelengkapan Resume Medis Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Ciremai Mustara Mustara
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3286

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang termasuk tinggi angka kejadiannya di Indonesia. Penyakit ini merupakan pemicu komplikasi penyakit tidak menular lainnya. Kesinambungan penanganan penyakit ini sangat tergantung pada informasi catatan medis yang tersimpan pada rekam medis pasien. Resume medis merupakan salah satu catatan penting bagi seorang pasien. Informasi tersebut selanjutnya digunakan oleh tenaga kesehatan lain untuk merencanakan penanganan sesuai dengan kebutuhan pasien. Mengingat pentingnya kelengkapan rekam medis pasien maka salah satu indikator standar pelayanan minimal rumah sakit adalah 100% kelengkapan rekam medis 24 jam setelah selesai pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan resume medis pasien hipertensi serta mengetahui hubungan antara jenis kelas perawatan dan waktu pengembalian rekam medis dengan kelengkapan resume medis pasien. Sampel penelitian ini berjumlah 104 rekam medis pasien hipertensi yang dirawat inap yang diambil secara acak. Analisis dilakukan meliputi analisis deskriptif dan uji chi square terhadap dua variable yang diteliti. Hasilnya menunjukan bahwa tingkat kelengkapan resume medis belum mencapai 100%, tidak ada hubungan antara jenis kelas perawatan dengan tingkat kelengkapan resume medis, namun ada hubungannya antara waktu pengembalian rekam medis dengan tingkat kelengkapan resume medis pasien hipertensi.
Hubungan Kualitas Pelayanan (Service Quality) dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit: Literature Review Yusfa Ike Rustiana; Ervina Rachmawati; Atma Deharja; Gamasiano Alfiansyah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3151

Abstract

Kualitas pelayanan rumah sakit memiliki hubungan yang sangat erat dengan kepuasan pasien. Kepuasan pasien akan timbul apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya melebihi harapannya. Namun angka kepuasan pasien pada instalasi rawat inap di rumah sakit belum mencapai standar kepuasan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan (service quality) dengan kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit. Metode penelitian ini adalah literature review dengan menggunakan artikel yang dipublikasikan tahun 2011-2021 pada 3 database yaitu Portal Garuda, Crossref, dan Google Scholar sejumlah 14 artikel yang memenuhi kriteria. Berdasarkan hasil studi literatur dari artikel yang telah diperoleh, peneliti mengemukakan bahwa hasil uji antara kualitas pelayanan kesehatan berdasarkan lima dimensi servqual (reliability, assurance, tangibles, empathy, responsiveness) dengan kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit memiliki nilai signifikansi yang berbeda-beda pada setiap dimensinya. Terdapat 11 literature yang menunjukkan adanya hubungan kelima dimensi kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien dan 3 literature menunjukkan tidak adanya hubungan terhadap beberapa dimensi. Saran yang dapat diberikan peneliti untuk pihak rumah sakit yaitu dengan meningkatkan ketepatan waktu pelayanan kepada pasien. Rumah sakit perlu mengadakan pelatihan keterampilan petugas secara berkala, memastikan bahwa seluruh pelayanan bebas risiko dengan selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang rawat inap serta melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkala. Perlu adanya motivasi dari petugas kesehatan untuk proses penyembuhan pasien dan diharapkan pihak rumah sakit dapat memahami keluhan dan kebutuhan pasien dengan selalu mendengarkan dan memberikan solusi permasalahan pasien.
Keterikatan Faktor Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, dan Sarana Prasarana Terhadap Kejadian Missfile di Puskesmas Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi Rossalina Adi Wijayanti; Virda Hardiana; Ervina Rachmawati; Selvia Juwita Swari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14229

Abstract

The incidence of missfiles at the Tegalsari Health Center, Banyuwangi from January to March 2021 was 9.1%. The purpose of this study was to identify the attachment of education, knowledge, attitudes, and infrastructure to the occurrence of missfiles at the Tegalsari Health Center, Banyuwangi Regency. This study used a qualitative approach. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the predisposing factors that cause missfiles were: 1) none of the officers had a medical record educational background; 2) staff lack of knowledge about storage systems, missfiles, and file provisioning time; 3) the attitude of the officer who just made the file when he did not find the file he was looking for, the officer did not return the file directly to the storage rack, and the officer used a tracer. Enabling factors include: 1) storage space that was narrow and became one with the registration room; 2) lack of storage shelves; 3) the tracer was only in the form of buffalo paper and the lack of tracer availability; 3) the computer often experiences errors and slow connections. It was concluded that there are still many predisposing factors and enabling factors that cause missfiles to occur. Tegalsari Community Health Center is expected; 1) involving officers in training, 2) providing socialization about storage procedures, and 3) preparing a budget plan to support infrastructure.Keywords: missfile; storage; medical records ABSTRAK Kejadian missfile di Puskesmas Tegalsari, Banyuwangi pada bulan Januari sampai dengan Maret 2021 sebanyak 9,1%. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi keterikatan faktor pendidikan, pengetahuan, sikap, dan sarana prasarana terhadap kejadian missfile di Puskesmas Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa presdiposing factors penyebab missfile yaitu: 1) petugas tidak ada yang berlatar belakang pendidikan rekam medis; 2) kurangnya pengetahuan petugas tentang sistem penyimpanan, missfile, dan waktu penyediaan berkas; 3) sikap petugas yang baru membuatkan berkas saat tidak menemukan berkas yang dicari, petugas tidak mengembalian berkas secara langsung pada rak penyimpanan, dan petugas mengunakan tracer. Enabling factors meliputi: 1) ruang penyimpanan yang sempit dan menjadi satu dengan ruang pendaftaran; 2) kurangnya rak penyimpanan; 3) tracer hanya berupa kertas buffalo dan kurangnya ketersediaan tracer; 3) komputer sering mengalami error dan lambatnya koneksi. Disimpulkan bahwa bahwa masih banyak predisposing factors dan enabling factors yang menyebabkan terjadinya missfile. Puskesmas Tegalsari diharapkan; 1) mengikutsertakan petugas dalam pelatihan, 2) memberikan sosialisasi tentang prosedur penyimpanan, dan 3) menyusun rencana anggaran untuk menunjang sarana prasarana.Kata kunci: missfile; penyimpanan; rekam medis 
Pengelolaan Diaper Rash dengan Virgin Coconut Oil (VCO) pada Bayi dengan Diare: Studi Kasus Feliks Hendrikjayanto Laoli; Ethic Palupi; Suprihatiningsih Suprihatiningsih
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3098

Abstract

Di Indonesia tahun 2017 kejadian diaper rash mencapai 7-35% pada batita laki-laki maupun perempuan. Diaper rash merupakan masalah kulit yang dapat terjadi pada bayi diare. Hal ini mengganggu kenyamanan, pola tidur bayi karena lecet, iritasi kulit, perih, gatal, kemerahan. Sehingga perlu terapi tambahan yaitu non farmakologis untuk mengurangi diaper rash dengan VCO. Kandungan dalam VCO terdiri dari asam laurat dan asam kaprat sebagai anti bakteri, anti virus, anti biotik, dan anti jamur. Pasien diaper rash mengalami diare, kemerahan, benjolan-benjolan kecil di area anus dengan panjang enam cm dan lebar dua cm. Jenis karya tulis ilmiah ini deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus. Populasinya yaitu semua pasien bayi dengan diare yang mengalami diaper rash. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel satu orang. Intervensi yang dilakukan adalah mengoleskan VCO dua kali sehari (pagi dan sore) selama lima hari sebanyak dua ml setiap pemberian serta dapat diulang setelah pasien BAB sesuai SOP. Penilaian menggunakan lembar observasi. Hasil observasi selama lima hari didapatkan ada perubahan pada diaper rash yang mulai menghilang. Berhasil mengelola diaper rash dengan VCO dan belajar mengaplikasikan hasil penelitian intervensi keperawatan pada pasien sebagai perawat profesional.Kata Kunci: diare; diaper rash; virgin coconut oil
Posisi Menyusui, Mobilisasi Aktif, Rawat Gabung dan Paritas Sebagai Determinan Pengeluaran Air Susu Ibu Sri Wulandari Soma Putri; Aulina Adamy; Said Usman; Nizam Ismail; Asnawi Abdullah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk317

Abstract

Early breast milk production is an important requirement in supporting exclusive breastfeeding. Breast milk production in mothers with cesarean section is generally slower than in mothers who give birth normally. This study aimed to analyze the determinants of breast milk production in the 24 hours after cesarean section. This study applied a cross-sectional design, involving 662 postpartum mothers. The independent variables measured were type of delivery, breastfeeding position, active mobilization, joint care, oxytocin massage, early breastfeeding initiation, age and parity; while the dependent variable was breast milk production in the postpartum period. All variables were measured through documentation studies on secondary data, namely medical records of the hospital where the study was conducted. Furthermore, data analysis was carried out using logistic regression tests. The results of the analysis showed that the p value for each independent variable was type of delivery = 0.186, breastfeeding position = 0.001, active mobilization = 0.003, joint care = 0.001, oxytocin massage = 0.092, age = 0.771 and parity = 0.045. Furthermore, it was concluded that the determinants of breast milk production in the 24 hours after delivery were breastfeeding position, active mobilization, joint care and parity.Keywords: breast milk; postpartum; cesarean section; breastfeeding position; active mobilization; joint care; parity ABSTRAK Pengeluaran air susu ibu sejak dini merupakan syarat penting dalam mendukung pemberian air susu ibu secara eksklusif. Pemberian air susu ibu pada ibu dengan bedah caesar umumnya lebih lambat dibandingkan ibu yang melahirkan secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pengeluaran air susu ibu pada 24 jam pasca bedah caesar. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional, yang melibatkan 662 ibu postpartum. Variabel bebas yang diukur adalah jenis persalinan, posisi menyusui, mobilisasi aktif, rawat gabung, pijat oksitosin, inisiasi menyusu dini, umur dan paritas; sedangkan variabel terikat adalah pengeluaran air susu ibu pada masa postpartum. Seluruh variabel diukur melalui studi dokumentasi pada data sekunder yaitu rekam medis rumah sakit yang menjadi lokasi penelitian. Selanjutnya dilakukan analisis data dengan uji regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p untuk masing-masing variabel bebas adalah jenis persalinan = 0,186, posisi menyusui = 0,001, mobilisasi aktif = 0,003, rawat gabung = 0,001, pijat oksitosin = 0,092, umur = 0,771 dan paritas = 0,045. Selanjutnya disimpulkan bahwa determinan pengeluaran air susu ibu pada 24 jam pasca persalinan adalah posisi menyusui, mobilisasi aktif, rawat gabung dan paritas.Kata kunci: air susu ibu; postpartum; bedah caesar; posisi menyusui; mobilisasi aktif; rawat gabung; paritas
Gambaran Dermoskopi pada Kanker Kulit Hamidah Luthfidyaningrum; Irmadita Citrashanty
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i2.3023

Abstract

Skin cancer is a lump or overgrowth of skin tissue that affects part or all of the skin layer and has an uneven structure with differentiated blood and/or lymph vessels. The diagnosis of skin cancer can be established by anamnesis, clinical examination by looking at skin efflorescence, supporting examinations such as dermoscopy, and histological examination as the gold standard. . A proper diagnosis can only be achieved through a time- consuming and laborious process of histopathological testing. Dermatoscopy or dermoscopy is a non-invasive method of observing deeper skin structures, allowing rapid diagnosis of pigmented lesions, but does not replace histological examination. This reference provides an overview of the role of dermoscopy in supporting the diagnosis of skin cancer lesions.
HUBUNGAN ANTARA CORONAVIRUS CLINICAL CHARACTERIZATION CONSORTIUM (4C) DENGAN MORTALITAS PADA PASIEN CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) DI RUANG E RS BETHESDA YOGYAKARTA TAHUN 2022 I.Wayan Sarba
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3314

Abstract

ABSTRACT Background: The high incidence of Covid-19 has an impact on increasing the death rate. The high mortality rate of Covid-19 cases requires measuring tools in conducting assessments to predict the mortality rate of patients when they come to the hospital. A measuring tool that can be used to determine the prediction of the incidence of death by using the 4C. The data used in the 4C assessment included age, gender, comorbidities, respiratory rate, oxygen saturation, Glasglow coma scale (GCS), blood urea nitrogen, C- reactive protein (CRP).Objective: To determine the relationship of 4C and Mortality in Coronavirus Disease. Methods: The research is quantitative with design uses a retrospective correlation analysis approach. The sample was 78 people taken using proportional simple random sampling. The data collection method used questionnaires. Instrument with a mortality score of 4C. Data analysis of the two variables using the Somers test. Result: The results show is significant relationship between 4C and mortality in Covid-19 (p value <alpha = 0,000 <0.05) with a correlation of 0.756, namely high closeness. Conclusion: There is a relationship of Coronavirus Clinical Characterization Consortium and Mortality in Covid-19 Patients in Room E of Bethesda Hospital Yogyakarta in 2022. Suggestion: Further research is suggested to develop a 4C mortality score to predict the incidence of death in patients with other respiratory disorders.Keyword: Coronavirus Clinical Characterization Consortium , Mortalitas, Covid-19
Integritas dan Kepercayaan Bidan untuk Menciptakan Kemitraan dengan Dukun di Kota Mamuju Nurgahayu Nurgahayu; Halida Thamrin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk132

Abstract

The position of midwives and traditional healers in partnership places midwives as birth attendants and changes the function of the traditional healers. In this case, the function of the traditional healers, which was originally used as the main helper in childbirth, has become a midwife partner whose function is to care for mothers and babies on a non-medical basis. The purpose of this study was to analyze the relationship between integrity and the trustworthiness of midwives in partnering with traditional healers in Mamuju City, West Sulawesi Province. This study used a cross-sectional approach. The population of this study was 99 village midwives, while the sample was 53 village midwives who were selected by accidental sampling technique. Integrity and trust were measured by filling out a questionnaire. Data analysis was carried out descriptively, followed by hypothesis testing using Fisher's exact test. The results of the analysis showed that integrity and trust research was at the "adequate" level. The p value was 0.02, so it was interpreted that there was a significant correlation in a positive direction. Furthermore, it was concluded that integrity was positively related to trust; the higher the integrity, the stronger the midwives' trust in partnering with traditional healers in Mamuju City.Keywords: integrity; trust; midwife; traditional healers; partners ABSTRAK Posisi bidan dan dukun dalam bermitra menempatkan bidan sebagai penolong persalinan dan merubah fungsi dukun. Dalam hal ini, fungsi dukun yang semula dijadikan sebagai penolong utama dalam persalinan menjadi mitra bidan yang berfungsi merawat ibu dan bayi pada segi non medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara integritas dengan kepercayaan bidan dalam bermitra dengan dukun di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 99 bidan desa,  sedangkan sampel adalah 53 bidan desa yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Integritas dan kepercayaan diukur melalui pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan Fisher’s exact test. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian integritas dan kepercayaan berada dalam level “cukup”. Nilai p adalah 0,02, sehingga diinterpretasikan ada korelasi secara signifikan dengan arah positif. Selanjutnya disimpulkan bahwa integritas berhubungan secara positif kepercayaan; semakin tinggi integritas, maka semakin kuat kepercayaan bidan dalam bermitra dengan dukun di Kota Mamuju.Kata kunci: integritas; kepercayaan; bidan; dukun; mitra
Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat IGD Lantai I RSUP Prof. Dr. Kandou Manado Melany Kumayas; Abdul Rohim Tualeka; Enjelita Karujan
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14230

Abstract

Nurse is a profession that is at high risk of experiencing work stress because it is responsible for the safety of human life. This study aimed to analyze factors related to work stress of nurses in the Emergency Room Floor I of Prof. Hospital. Dr. Kandou Manado. The research design was cross-sectional. The sample size in this study was 57 nurses who were selected by simple random sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed using the Spearman correlation test. The results of this study indicated that there was a relationship between mental demands (p value = 0.029), workload and responsibility (p value = 0.000) and the work stress of nurses. However, there was no relationship between social support (p value = 0.416) and the work stress of nurses. The conclusion in this study was that factors related to work stress on nurses in the Emergency Room, Floor 1, Prof. Hospital. Dr. Kandou Manado was a mental demand, workload and responsibility.Keywords: work stress; mental demands; workload and responsibility ABSTRAK Perawat adalah profesi yang berisiko tinggi terkena stres kerja karena bertanggung jawab terhadap keselamatan nyawa manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan stress kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat Lantai I RSUP Prof. Dr. Kandou Manado. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Besar sampel dalam penelitian adalah 57 perawat yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tuntutan mental (nilai p = 0,029), beban kerja dan tanggung jawab (nilai p = 0,000) dengan stres kerja perawat. Namun tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial (nilai p = 0,416) dengan stress kerja perawat. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat Instalasi Gawat Darutat Lantai 1 RSUP Prof. Dr. Kandou Manado adalah tuntuan mental, beban kerja dan tanggung jawab.Kata kunci: stres kerja; tuntutan mental; beban kerja dan tanggung jawab
Studi Fenomenologi tentang Pengalaman Perawat dalam Merawat Pasien COVID-19 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit di Kota Tomohon Autry Alvian Mandagi; Baithesda Baithesda; Josua Sambeka
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk213

Abstract

Since COVID-19 was declared a global pandemic, nurses have been on the front lines and faced serious risks and even death when providing care to COVID-19 patients. This study aimed to describe the experiences of nurses caring for COVID-19 patients. This research applied a qualitative study with a phenomenological approach. This research explored the experience of emergency unit nurses in the delivery care of COVID-19 patients at a private hospital in Tomohon. The participants in this study were 8 nurses who were selected using purposive sampling technique. The data collection method was carried out through in-depth interviews lasting 10-20 minutes. Data were analyzed using the Colaizzi 1978 method. The results showed that nurses experienced joy and sorrow while caring for patients. The results of the analysis found five themes, namely: (1) changes in emotional status, (2) social stigma, (3) hope, (4) support system, and (5) challenges. It concluded that good physical and mental health support during times of crisis is important but planning for long-term support is also critical, including ensuring the safety of health professionals, patients and communities.Keywords: COVID-19 patients; nursing experience; maintenance ABSTRAK Sejak COVID-19 diumumkan sebagai pandemi global, perawat berada di garda terdepan dan menghadapi risiko serius bahkan kematian saat memberikan perawatan kepada pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman perawat merawat pasien COVID-19. Penelitian ini menerapkan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman perawat unit gawat darurat dalam asuhan persalinan pasien COVID-19 di sebuah rumah sakit swasta di Tomohon. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 8 perawat yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam selama 10-20 menit. Data dianalisis menggunakan metode Colaizzi 1978. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mengalami suka dan duka selama merawat pasien. Hasil analisis menemukan lima tema, yaitu: (1) perubahan status emosional, (2) stigma sosial, (3) harapan, (4) sistem dukungan, dan (5) tantangan. Disimpulksn bahwa dukungan kesehatan fisik dan mental yang baik selama masa krisis itu penting tetapi perencanaan untuk dukungan jangka panjang juga sangat penting, termasuk memastikan keselamatan para tenaga kesehatan profesional, pasien, dan komunitas.Kata kunci: pasien COVID-19; pengalaman perawat; perawatan

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue