cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Kejadian Anemia pada Masa Kehamilan sebagai Faktor Risiko Balita Stunting di Kota Surakarta Hasna Azzahra; Listyani Hidayati; Endang Nur Widiyaningsih
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15444

Abstract

Anemia can be caused by maternal iron deficiency during pregnancy. Pregnant women who experience anemia are more likely to give birth to babies with low birth weight, who are more likely to experience stunting when they grow up. This study aimed to analyze the significance of anemia during pregnancy as a risk factor for stunting in toddlers. This study used a case-control design. The subjects of this study were 44 toddlers, both in the case group and the control group, who were taken using the multistage random sampling technique. In the groups, matching was carried out based on gender and age categories. Data on stunting incidence were obtained based on anthropometric data for height index according to age from each health center. History of anemia in pregnant women was obtained from the Maternal and Child Health book. Data were analyzed using the Chi-square test. The results of the analysis showed that children from mothers with a history of anemia experienced more stunting (52.3%) than mothers who did not experience anemia. During pregnancy, the average maternal hemoglobin level in the stunting group was 11.1 g/dL, while in the non-stunting group it was 11.9 g/dL. The p value was 0.001, so it was interpreted that there is a relationship between the incidence of anemia during pregnancy and the incidence of stunting. Pregnant women who experience anemia 4.9 times increase the risk of children experiencing stunting. Furthermore, it was concluded that anemia during pregnancy is a risk factor for stunting in toddlers.Keywords: anemia in pregnancy; toddlers; stunting ABSTRAK Anemia dapat diakibatkan oleh defisiensi zat besi ibu selama kehamilan. Ibu hamil yang mengalami anemia berpeluang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah, yang lebih mungkin mengalami stunting ketika tumbuh dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi anemia pada masa kehamilan sebagai faktor risiko kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol. Subjek penelitian ini adalah 44 balita, baik pada kelompok kasus maupun kelompok kontrol, yang diambil dengan teknik multistage random sampling. Pada kelompok kelompok dilakukan matching berdasarkan kategori jenis kelamin dan usia. Data kejadian stunting didapatkan berdasarkan data antropometri indeks tinggi badan menurut umur dari masing-masing puskesmas. Riwayat anemia pada ibu hamil didapatkan dari buku Kesehatan Ibu dan Anak. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak dari ibu dengan riwayat anemia lebih banyak mengalami stunting (52,3%) daripada ibu yang tidak mengalami anemia. Selama kehamilan, rerata kadar hemoglobin ibu pada kelompok stunting adalah 11,1 g/dL, sedangkan pada kelompok non stunting adalah 11,9 g/dL. Nilai p adalah 0,001, sehingga diinterpretasikan bahwa terdapat hubungan antara kejadian anemia pada masa kehamilan dan kejadian stunting. Ibu hamil yang mengalami anemia 4,9 kali meningkatkan risiko anak untuk mengalami stunting. Selanjutnya disimpulkan bahwa anemia pada masa kehamilan merupakan faktor risiko terjadinya stunting pada balita. Kata kunci: anemia kehamilan; balita; stunting
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Remaja di Pusat Pengembangan Anak GKPB MDC Pematangsiantar Masdalifah, Nur; Sihombing, Eka Saudur Renaldi; Ramawati, Nurvita; Napitupulu, Rahel April; Napitupulu, Lince Romanta; Pasaribu, Ratih Angeli
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16125

Abstract

Clean and healthy living behavior must be instilled in children at an early age with the help of teachers or mentors and parents. The behavior of washing hands with soap is one of the things that has become a global concern, because the problem of lack of practice, not only occurs in developing countries, but also in developed countries. Therefore, research was needed that aimed to describe clean and healthy living behavior in children regarding proper hand washing with soap. This study was a qualitative research. There were 7 informants involved, namely, the coordinator of the Child Development Center (PPA), staff/mentors, and 5 adolescents based on age and gender who were always active in participating in activities at the PPA GKPB MDC Pematangsiantar. The data collection techniques applied were interviews and document studies, which were then analyzed qualitatively. The results of the study showed that the implementation of clean and healthy living behavior at the PPA GKPB MDC Pematangsiantar had not been carried out in accordance with the principles of health science, because not all students were aware and willing to implement clean and healthy living behavior at the PPA which was the result of interviews with informants. It could be concluded that the implementation of clean and healthy living behavior, especially the practice of washing hands with soap by adolescents has not been carried out properly.Keywords: adolescents; clean living behavior; washing hands with soap ABSTRAK Perilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan pada anak saat usia dini dengan dibantu oleh para guru atau mentor dan orang tua. Perilaku mencuci tangan memakai sabun merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian dunia, karena masalah kurangnya praktik, tidak hanya terjadi di negara-negara sedang berkembang, tetapi juga di negara-negara maju. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak-anak mengenai mencuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun. Studi ini adalah sebuah penelitian kualitatif. Ada & informan yang terlibat yaitu, koordinatoor Pusat Pengembangan anak (PPA), staff/mentor, dan 5 remaja berdasarkan usia dan jenis kelamin yang selalu aktif dalam mengikuti kegiatan di PPA GKPB MDC Pematangsiantar. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah wawancara dan studi dokumen, yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di PPA GKPB MDC Pematangsiantar belum terlaksana sesuai dengan kaidah ilmu kesehatan, karena belum semua siswa sadar dan mau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di PPA yang merupakan hasil wawancara dengan informan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama praktik mencuci tangan dengan sabun oleh remaja belum terlaksana dengan baik.Kata kunci: remaja; perilaku hidup bersih; mencuci tangan dengan sabun
Konsumsi Asam Folat pada Wanita Usia Subur untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia Aghniyya, Syakirah; Izfana, Alivia; Anggelia, Linda; Nadira, Amara Rhaly; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5069

Abstract

in process 
Determinan Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Multivitamin untuk Anak Ningsih, Fitriani Putri Eka; Hamdin, Candra Dwipayana; Kattari, Raisah Putri; Nihar, Mahdiyyah Husna
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5343

Abstract

in process
Rumusan Kebijakan Pengendalian Risiko Obesitas pada Sivitas Akademi Agustina, Dewi; Mesiono, Mesiono; Utami, Tri Niswati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5320

Abstract

in process 
Permainan Halma sebagai Media yang Efektif untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar tentang Karies Gigi Ilham, Saiful; Sugito, Bambang Hadi; Marjianto, Agus
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16137

Abstract

Dental caries is one of the most common dental and oral health problems experienced by school-aged children, especially elementary school students. This is due to the lack of independence in maintaining dental and oral hygiene in children, resulting in poor dental and oral hygiene in children. The purpose of this study was to measure the increase in knowledge about dental caries before and after the use of Halma media in high school students at SD Plus Muhammadiyah 1 Waru Pamekasan Madura. The study design was a one-group pre-test and post-test, involving 57 high school students. Data on knowledge were collected using a questionnaire in the pre- and post-intervention phases. Data analysis was performed using the Wilcoxon test. The results showed that there was a difference in knowledge about dental caries between before and after counseling using Halma media. Knowledge about dental caries before counseling was low, with a mean of 54.56 and a standard deviation of ±15.876, while after counseling using Halma media, the average was dominated by good results with a mean of 92.37 and a standard deviation of 6.755. The conclusion of this study indicates that counseling using the Halma game is effective in increasing elementary school students' knowledge about dental caries.Keywords: dental caries; Halma media; knowledge ABSTRAK Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dialami anak usia sekolah, terutama siswa sekolah dasar. Hal ini disebabkan belum mandirinya anak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, sehingga kebersihan gigi dan mulut pada anak masih buruk. Tujuan penelitian ini adalah mengukur peningkatan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan setelah penggunaan media halma siswa kelas tinggi SD Plus Muhammadiyah 1 Waru Pamekasan Madura. Desain penelitian ini adalah one grup pre test and post test, yang melibatkan 57 siswa kelas tinggi. Data tentang pengetahuan dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner pada fase sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang karies gigi antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan menggunakan media permainan halma. Pengetahuan tentang karies gigi sebelum dilakukan penyulahan adalah kurang, dengan rerata 54,56 dan simpangan baku ±15,876, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan menggunakan media pemainan halma didapatkan rerata sudah didominasi hasil baik dengan rerata 92,37 dan simpangan baku 6,755. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan menggunakan media permainan halma efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang karies gigi.Kata kunci: karies gigi; media halma; pengetahuan
Faktor Keturunan sebagai Determinan Utama Onset Dini Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 Elviza, Yenni; Hermansyah, Hermansyah; Nurjannah, Nurjannah; Abdullah, Asnawi; Zakaria, Radhiah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5545

Abstract

Socioeconomic and lifestyle have been considered as the main social factors that influence the prevalence of type 2 diabetes mellitus (DM). In addition, the presence of other diseases also increases the risk of type 2 DM. The purpose of this study was to analyze the relationship between socioeconomic, lifestyle and comorbidities with type 2 DM in women aged 15-45 years. The study used a case-control design, involving 75 type 2 DM patients as the case group and 150 healthy controls, or with a case-control ratio of 1:2. Data on risk factors were analyzed using the conditional logistic regression test. The results of the study showed that factors associated with type 2 DM were civil servant work (OR = 2.1; 95%CI: 1.09-4.29; p = 0.026), lifestyle including sleep time ≥9 hours (OR = 2.6; 95%CI: 1.18-5.82; p = 0.017), sleep time <7 hours (OR = 2.9; 95%CI: 1.42-5.95; p = 0.003), severe stress (OR = 2.4; 95%CI: 1.05-5.79; p = 0.036), risky diet (OR = 2.4; 95%CI: 1.40-4.37; p = 0.002), family history of DM (OR = 2.8; 95%CI: 1.59-5.26; p = 0.000), hypertension (OR = 3; 95%CI: 1.09-8.35; p = 0.033) and history of giving birth to a baby >4 kg (OR = 5.99; 95%CI: 1.21-29.72; p = 0.028). Furthermore, it was concluded that hereditary diabetes is a dominant risk factor for the occurrence of type 2 DM in women aged 15-45 years.Keywords: diabetes mellitus; hereditity; lifestyle ABSTRAK Sosial ekonomi dan gaya hidup telah dianggap sebagai faktor sosial utama yang memengaruhi prevalensi diabetes melitus (DM) tipe 2. Di samping itu, adanya penyakit lain ikut memperbesar risiko DM tipe 2. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara sosial ekonomi, gaya hidup dan penyakit penyerta dengan DM tipe 2 pada wanita usia 15-45 tahun. Penelitian menggunakan rancangan case-control, yang melibatkan 75 pasien DM tipe 2 sebagai kelompok kasus dan 150 orang sehat kontrol, atau dengan perbandingan kasus dengan kontrol adalah 1:2. Data mengenai faktor risiko dianalisis menggunakan uji conditional logistic regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan penyakit DM tipe 2 adalah pekerjaan PNS (OR = 2,1; 95%CI: 1,09-4,29; p = 0,026), gaya hidup meliputi waktu tidur ≥9 jam (OR = 2,6; 95%CI: 1,18-5,82; p = 0,017), waktu tidur <7 jam (OR = 2,9; 95%CI: 1,42-5,95; p = 0,003), stres berat (OR = 2,4; 95%CI: 1,05-5,79; p = 0,036), diet berisiko (OR = 2,4; 95%CI: 1,40-4,37; p = 0,002), riwayat keturunan DM (OR = 2,8; 95%CI: 1,59-5,26 ; p = 0,000), hipertensi (OR = 3; 95%CI: 1,09-8,35; p = 0,033) dan riwayat melahirkan bayi >4 kg (OR=5,99; 95%CI: 1,21-29,72; p=0,028). Selanjutnya disimpulkan bahwa faktor keturunan diabetes merupakan faktor risiko yang dominan bagi kejadian DM tipe 2 pada wanita berusia 15-45 tahun. Kata kunci: diabetes mellitus; keturunan; gaya hidup
Peningkatan Pengetahuan tentang Menyikat Gigi Melalui Penyuluhan dengan Media Video Animasi bagi Anak Sekolah Dasar Ariyanto, Yudi; Hidayati, Sri; Putri, I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16141

Abstract

Dental caries is a serious oral health problem among school-aged children, caused by poor oral hygiene due to the lack of independence. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of educational programs using animated videos to improve elementary school students' knowledge of proper tooth brushing. The study design was a one-group pretest-posttest, with a randomly selected sample size of 35 students. Knowledge levels were measured by completing a questionnaire on proper tooth brushing before and after the educational program. A paired samples t-test was used to compare knowledge levels before and after the educational program. The analysis showed that the mean scores for students' knowledge before and after the educational program were 48.86 and 78, respectively. These two figures differed significantly, as indicated by the p-value of <0.001 from the hypothesis test. Therefore, it can be concluded that educational programs using animated videos are effective in improving elementary school students' knowledge of proper tooth brushing.Keywords: knowledge; brushing; elementary school students; educational programs; animated videos ABSTRAK Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang serius pada anak usia sekolah, yang disebabkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang masih kurang baik, karena belum mandirinya anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penyuluhan menggunakan video animasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang cara menyikat gigi yang benar. Rancangan penelitian ini adalah one-group pretest-postest, dengan ukuran sampel 35 siswa yang dipilih secara acak. Tingkat pengetahuan diukur melalui pengisian kuisioner tentang cara menyikat gigi yang benar, pada periode sebelum dan sesudah penyuluhan. Paired samples t-test digunakan untuk membandingkan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rerata tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan, masing-masing adalah 48,86 dan 78. Kedua angka tersebut berbeda secara signifikan, yang ditunjukkan oleh nilai p dari pengujian hipotesis yaitu <0,001. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa penyuluhan menggunakan video animasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang cara menyikat gigi yang benar.Kata kunci: pengetahuan; menyikat gigi; siswa sekolah dasar; penyuluhan; video animasi
Pursed-Lip Breathing untuk Meningkatkan Performa Variabel Fisiologis pada Pasien dengan Tuberkulosis Paru Fahrana, Almas; Putra, Bayu Taruna Widjaja; Munawir, Al
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16133

Abstract

Tuberculosis has become a global health challenge, including in Indonesia. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of pursed-lip breathing exercises in optimizing physiological variables in patients with pulmonary tuberculosis undergoing routine treatment in the Papar Health Center, Kediri. The study design used was pretest-posttest with control group, with measurements of pulse rate, respiratory rate, oxygen saturation (SpO2), and dyspnea score before and after the intervention for 4 weeks. A total of 17 respondents participated in this study. The results of the analysis showed a significant decrease in pulse rate (p = 0.007) and respiratory rate (p <0.001), as well as an increase in SpO2 (p = 0.011). Dyspnea scores at rest and activity also decreased significantly (p <0.001). These findings indicate that pursed-lip breathing exercises significantly help improve respiratory function and reduce symptoms of shortness of breath in patients with pulmonary tuberculosis. Thus, pursed-lip breathing can be an effective non-pharmacological intervention to support the management of pulmonary tuberculosis.Keywords: pursed-lip breathing; pulmonary tuberculosis; physiological variables; breathing exercises ABSTRAK Tuberkulosis telah menjadi tantangan kesehatan global, termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas latihan pursed-lip breathing dalam mengoptimalkan variabel fisiologis pada pasien dengan tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan rutin di wilayah kerja Puskesmas Papar, Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest with control group, dengan pengukuran denyut nadi, laju napas, saturasi oksigen (SpO2), dan skor dispnea sebelum serta sesudah intervensi selama 4 minggu. Sebanyak 17 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan signifikan pada denyut nadi (p = 0,007) dan laju napas (p <0,001), serta peningkatan SpO2 (p = 0,011). Skor dispnea saat istirahat dan aktivitas juga mengalami penurunan signifikan (p <0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan pursed-lip breathing secara signifikan membantu memperbaiki fungsi pernapasan dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien tuberkulosis paru. Dengan demikian, pursed-lip breathing dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mendukung pengelolaan tuberkulosis paru.Kata kunci: pursed-lip breathing; tuberkulosis paru; variabel fisiologis; latihan pernapasan
Pour Plate dan Spread Plate Sebagai Metode yang Akurat dalam Pemeriksaan Jumlah Bakteri dalam Urin pada Suhu Ruang dan Suhu Kulkas A'yunin, Zahratin Nisa'; Pestariati, Pestariati; Endarini, Lully Hanni; Krihariyani, Dwi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v16i1.5012

Abstract

in process

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue