cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Supervisi Klinis dan Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Indrasari Rengat Deswita Deswita; Nina Selvia Artha
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk222

Abstract

Clinical supervision is one of the managerial functions that can help improve the quality of services provided by the hospital. The purpose of this study was to analyze the relationship between clinical supervision and job satisfaction of nurses at the Indrasari Rengat Regional General Hospital in 2019. This study used a cross-sectional design. Data on clinical supervision and job satisfaction were collected by filling out a questionnaire. The results showed that clinical supervision was still lacking (89.20%), while the job satisfaction of nurses was also in the poor category (91%). The analysis showed that there was a relationship between clinical supervision and job satisfaction of nurses with a p-value of 0.01. It is concluded that low clinical supervision is associated with low job satisfaction of nurses. Keywords: clinical supervision; job satisfaction; nurse ABSTRAK Supervisi klinis merupakan salah satu fungsi dari manajerial yang dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara supervisi klinis dengan kepuasan kerja perawat Rumah Sakit Umum Daerah Indrasari Rengat tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional. Data tentang supervisi klinis maupun kepuasan kerja dikumpulkan melalui pengsian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis masih kurang (89,20%), sedangkan kepuasan kerja perawat juga dalam kategori kurang (91%). Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara supervisi klinis dengan kepuasan kerja perawat dengan p-value 0,01. Disimpulkan bahwa rendahnya supervisi klinik berhubungan dengan rendahnya kepuasan kerja perawat. Kata kunci: supervisi klinis; kepuasan kerja; perawat
Pengaruh Lockdown dan Pembatasan Aktivitas Selama Pandemi COVID-19 Terhadap Polusi Udara di Asia Novi Dian Arfiani; R Azizah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i3.1395

Abstract

COVID-19 was first detected in December 2019 in Wuhan, China. The spread of COVID-19 infection continues to increase in China and in a short time spread to various countries with a high number of cases. Various strategies have been carried out to prevent an increase in cases, one of the ways being implemented is locking or limiting community activities. As a result of the implementation of this lockdown or activity restriction, it is reported that air quality has improved in various areas due to reduced industrial and transportation activities. Chinese people are able to reduce their level of travel or activity during the lockdown. During the implementation of the lockdown, the concentration of air pollutants such as SO2, PM2,5, PM10, NO2 and CO decreased in China. The implementation of the lockdown has also been able to reduce air pollution in India's major cities by up to 50%. In addition, the lockdown in Pakistan has also had an impact on air quality. It is known that the AQI (Air Quality Index) level is in the good to moderate category, during the lockdown period. NO and SO2 also decreased in concentration. The same thing does not happen in Indonesia. The existence of Large-Scale Social Restrictions (PSBB), can reduce the density of HCHO, NO2, and SO2 in March, but this decrease does not show a significant difference between before and after the implementation of PSBB, because community activities also did not decrease significantly. The implementation of lockdown or activity restrictions to reduce the spread of COVID-19 cases has been able to reduce air pollution in several countries in Asia. Lockdowns and activity restrictions can reduce industrial activities and transportation movements so that the resulting air pollution can also be reduced. Keywords: COVID-19; lockdown; air pollution; air quality; Asia ABSTRAK COVID-19 pertama kali terdeteksi pada Desember 2019 di Wuhan, Cina. Penyebaran infeksi COVID-19 terus meningkat di Cina dan dalam waktu singkat menyebar ke berbagai negara dengan jumlah kasus yang tinggi. Berbagai strategi telah dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus, salah satu cara yang diterapkan yaitu lockdown atau membatasi aktivitas masyarakat. Akibat penerapan lockdown atau pembatasan aktivitas ini, dilaporkan terjadi peningkatan kualitas udara di berbagai wilayah karena berkurangnya kegiatan industri dan transportasi. Masyarakat Cina mampu mengurangi tingkat perjalanan atau aktivitasnya selama penerapan lockdown. Selama diterapkannya lockdown, konsentrasi pencemar udara seperti SO2, PM2.5, PM10, NO2 dan CO menurun di Cina. Penerapan lockdown juga mampu mengurangi polusi udara di kota-kota besar India hingga 50%. Selain itu, lockdown di Pakistan juga memberikan dampak terhadap kualitas udara. Diketahui bahwa level AQI (Air Quality Index) dalam kategori baik sampai dengan sedang, selama masa lockdown. NO dan SO2 juga mengalami penurunan konsentrasi. Hal yang sama tidak terjadi di Indonesia. Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dapat menurunkan densitas HCHO, NO2, dan SO2 pada bulan Maret, tetapi penurunan ini tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan susudah diterapkannya PSBB, karena aktivitas masyarakat juga tidak berkurang secara signifikan. Penerapan lockdown atau pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran kasus COVID-19 mampu menurunkan polusi udara di beberapa negara di Asia. Lockdown dan pembatasan aktivitas dapat menurunkan kegiatan industri dan pergerakan transportasi sehingga polusi udara yang dihasilkan juga dapat berkurang. Kata kunci: COVID-19; lockdown; polusi udara; kualitas udara; Asia
Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Pengawasan Penggunaan Alat Pelindung Diri di PT. United Tractors Tbk Cabang Sorong Febry Talakua; Baktianita Ratna Etnis
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk415

Abstract

To ensure that workers can work safely and eat safely, it is necessary to carry out safety-based training. The purpose of this study was to determine the effect of training in increasing knowledge, attitudes, and labor supervision on the use of personal protective equipment to prevent work accidents at PT. United Tractors Tbk, Sorong branch. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest group design, with a total sample size of 40 respondents, and data analysis was conducted using statistical tests (T-Test). The results showed that there was an effect of training on knowledge, attitudes, and supervision in the use of personal protective equipment at PT. United Tractors Tbk, Sorong City branch, Sorong City. Keywords: training; knowledge; attitude; supervision ABSTRAK Untuk menjamin agar tenaga kerja dapat bekerja dengan aman dan selamat makan perlu dilakukan Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (Safety Based Training). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan pengawasan tenaga kerja terhadap penggunaan alat pelindung diri untuk mencegah kecelakaan kerja di PT. Inited Tractors Tbk cabang Sorong. Penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimental dengan rancangan pretest – postest group design, dengan jumlah sampel sebanyal 40 responden dan analisis data yang dilakukan adalah uji statistik (T-Test). Hasil penelitian diperoleh bahwa ada penggaruh pelatihan terhadap pengetahuan, sikap dan pengawasan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri di PT. United Tractors Tbk cabang Sorong Kota Sorong. Kata kunci: pelatihan; pengetahuan; sikap; pengawasan
Efektivitas Media Promosi “Piring Makanku” Sebagai Upaya Preventif Stunting Pada Remaja Putri Firman Maulana Ihsan; Mury Ririanty; Ruli Bahyu Antika
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i3.1376

Abstract

In addition to the physical impact, stunting can also cause long-term psychosocial disorders and delays in brain development that have an impact on productivity. This study aims to analyze the effectiveness of the “Piring Makanku” promotional media in increasing knowledge, perceptions, intentions and practices as an effort to prevent stunting. This study used a non-equivalent control group design. The sample in this study was 36 respondents (aged 15-19 years) who were selected by total sampling technique and divided into treatment and control groups. Data were collected through filling out questionnaires and then analyzed using the Wilcoxon Sign Rank test and found a significant difference between before and after the intervention was given to the treatment group. The results of the Kruskal Wallis test showed that the knowledge, perceptions, intentions and practices of the treatment group A were better than the treatment group B and the control group. Thus, the promotion media of “Piring Makanku” has proven to be effective in increasing knowledge, perceptions, intentions and practices related to balanced nutrition and stunting. Keywords: stunting; “Piring Makanku”; balanced nutrition. ABSTRAK Selain dampak fisik, stunting juga dapat menyebabkan gangguan psikososial jangka panjang dan keterlambatan perkembangan otak yang berdampak pada produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media promosi “Piring Makanku” dalam meningkatkan pengetahuan, persepsi, niat dan praktek sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan desain non-equivalent control group. Sampel dalam penelitian ini adalah 36 responden (usia 15-19 tahun) yang dipilih dengan teknik total sampling dan dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank dan didapatkan perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kelompok perlakuan. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa pengetahuan, persepsi, intensi dan praktik kelompok perlakuan A lebih baik daripada kelompok perlakuan B dan kelompok kontrol. Dengan demikian, media promosi “Piring Makanku” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, persepsi, niat dan praktik terkait gizi seimbang dan stunting. Kata kunci: stunting; “Piring Makanku”; gizi seimbang.
Studi Kualitatif Proses Adaptasi Perawat dalam Pelaksanaan Hemodialisa di Masa Pandemic COVID-19 Nimsi Melati; Agnes Candra Mita; Kartika Yulianti; Maria Septi Nirmala; Ni Wayan Gari Suandewi; Oshin Marsella; Yendri Prisska Hardyanti; Yogi Natanael
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk108

Abstract

Prodi Pendidikan Profesi Ners, STIKES Bethesda YAKKUM Yogyakarta; yuliantikartika@gmail.com Maria Septi Nirmala Prodi Pendidikan Profesi Ners, STIKES Bethesda YAKKUM Yogyakarta; mariaseptinirmalairma@gmail.com Background: In providing services to the community during the COVID-19 pandemic, nurses face risks if they do not apply health protocols. Purpose: This study aims to describe the adaptation of nurses in implementing hemodialysis during the COVID-19 pandemic. Methods: This research was a case study. The research subjects were 5 hemodialysis nurses in Yogyakarta and Central Java Provinces. Data were collected through interviews and then analyzed using thematic content analysis. Results: There were 7 themes found: 1) Efforts to implement health protocols in hospitals and HD rooms; 2) Nurse's efforts in implementing new adaptations; 3) Interaction takes place with PPE without physical contact; 4) The interaction takes place using PPE; 5) The nurse's responsibility is a challenge; 6) External support becomes encouragement; 7) Expectations of hemodialysis nurses. Conclusion: Changing the adaptation of old habits into new habits has been implemented with the efforts of various parties. Keywords: hemodialysis; adaptation; nurse ABSTRAK Latar belakang: Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa pandemi COVID-19, perawat menghadapi isiko jika tidak menerapkan protokol kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran adaptasi perawat dalam pelaksanaan hemodialisa dimasa pandemic COVID-19. Metode: Penelitian ini adalah studi kasus. Subjek penelitian adalah 5 perawat hemodialisa di Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara lalu dianalisis menggunakan thematic content analysis. Hasil: Ada 7 tema yang ditemukan: 1) Upaya penerapan protokol kesehatan dirumah sakit dan ruang HD; 2) Upaya perawat dalam pelaksanaan adaptasi baru; 3) Interaksi berlangsung dengan APD tanpa kontak fisik; 4) Interaksi berlangsung menggunakan APD; 5) Tanggung jawab perawat menjadi sebuah tantangan; 6) Dukungan eksternal menjadi penyemangat; 7) Harapan perawat hemodialisa. Kesimpulan: Perubahan adaptasi kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru telah diterapkan dengan adanya upaya dari berbagai pihak. Kata kunci: hemodialisa; adaptasi; perawat
Music Intradialytic Sebagai Intervensi dalam Mengurangi Kecemasan Pasien End Stage Renal Disease: Sebuah Studi Kasus Andi Sudrajat; Krisna Yetti; Masfuri Masfuri; Welas Riyanto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i0.1446

Abstract

End stage renal disease is a traumatic disease with significant psychological consequences on the patient's life. The series of dialysis therapy treatments that must be done throughout life is a difficult experience, resulting in anxiety. This article is a case study in patients with ESRD undergoing hemodialysis. Patients were given music intradialytic 8 times in 1 month. Anxiety level was measured using The State-Trait Anxiety Inventory (STAI) before and after the intervention. The patient's anxiety level decreased from 39 to 17 after being given music intradialytic. Music intradialytic is an excellent choice of nursing intervention because it is easy to use, accessible, without side effects, and can reduce anxiety in ESRD patients undergoing hemodialysis therapy.Keywords: anxiety; end stage renal disease; hemodialysis; music intradyaliticABSTRAKEnd stage renal disease adalah penyakit traumatis dengan konsekuensi psikis yang signifikan terhadap kehidupan pasien, rangkaian pengobatan terapi dialisis yang harus dilakukan sepanjang hidup, menjadi pengalaman sulit yang harus dijalani yang berdampak pada kecemasan, penelitian ini adalah studi kasus pada pasien ESRD yang menjalani terapi hemodialisis. pasien yang diberikan terapi musik intradialitik 8 kali dalam sebulan bahwa skor tingkat kecemasan menunjukan sebelum diberikan intervensi sebesar 39 dan setelah diberikan intervensi menunjukan penurunan skor tingkat kecemasan sebesar 17 Dari data perbedaan Skor Strait anxiety level menunjukan bahwa setelah dilakukan intradialityc music, skore nilai tingkat kecemasan pasien mengalami penurunan. Intradialytic music merupakan alat terapi yang sangat baik, karena mudah digunakan, dapat diakses, tanpa efek samping dan dapat diberikan pada pasien ESRD yang menjalani terapi hemodialisis, studi kasus ini menguraikan upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dialami pasien.Kata kunci: kecemasan; end stage renal disease; hemodialisis; music intradialytic
Determinan Intensi Migrasi Mahasiswa Kesehatan untuk Bekerja di Negara Association of South East Asian Nations (ASEAN) Maratus Sholihah Ramadhani; Ferry Efendi; Elida Ulfiana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 2 (2021): April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12213

Abstract

Professional health workers have great opportunities to work in ASEAN countries, but data related migration intention of health students to work in ASEAN countries has not been studied. The aim of this study was to analyze the determinants of migration intentions of health students to work in ASEAN countries. This study adopted cross-sectional design with the population was Nursing, Medical and Dentist students of Airlangga University. Sample size was 185 respondents using simple random sampling. Independent variable in this study were push factors (gender, age, ethnicity, educational programs, academic value, family income, foreign language) and pull factors (overseas experience, cultural interest, have friends abroad and source of information). The dependent variable was the intention migration to work in ASEAN countries. The results of this study indicated that 113 respondents (61.1%) reported having an intention to migrate. Factors associated with having migration intention to work in ASEAN countries were academic value (p=0.021), family income (p=0.037) and cultural interest (p=0.000) with OR 9.273. The conclusion of this study only the academic value, family income, and cultural factors was significant association with the intention to migrate. Age, source of information, gender, ethnicity, educational programs, foreign language, overseas experience and having friends abroad don’t have a significant association with the intention migration to work in ASEAN countries. Cultural interest has the most significant associated with the migration intention to work in ASEAN countries. Keywords: migration intention; health students; ASEAN; push factors; pull factors ABSTRAK Tenaga kerja professional kesehatan memiliki peluang cukup besar untuk bekerja di negara ASEAN, namun data terkait intensi migrasi mahasiswa kesehatan untuk bekerja di negara ASEAN masih belum diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan intensi migrasi mahasiswa kesehatan untuk bekerja di negara ASEAN. Penelitian ini merupakan cross-sectional study dengan populasi mahasiswa keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi UNAIR. Sampel penelitian terdiri dari 185 responden dengan menggunakan simple random sampling. Variabel independen antara lain push factors (jenis kelamin, usia, etnis, program pendidikan, indeks prestasi kumulatif (IPK), pendapatan orangtua, kemampuan berbahasa asing) dan pull factors (pengalaman ke luar negeri, budaya, memiliki saudara/teman di luar negeri, dan sumber informasi). Variabel dependen adalah intensi migrasi untuk bekerja di negara ASEAN. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis data deskriptif dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian sebanyak 113 responden (61,1%) menyatakan memiliki intensi migrasi untuk bekerja di negara ASEAN. Faktor-faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan intensi migrasi adalah IPK (p=0,021), Pendapatan orang tua (0,037) dan ketertarikan budaya (0,000) dengan nilai OR 9,273. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor IPK, pendapatan orangtua dan budaya berhubungan signifikan dengan intensi migrasi mahasiswa kesehatan untuk bekerja di negara ASEAN. Sedangkan usia, sumber informasi, jenis kelamin, etnis, prodi, kemampuan bahasa asing, pengalaman ke luar negeri serta memiliki saudara di negara ASEAN tidak memiliki hubungan yang signifikan. Ketertarikan budaya memiliki hubungan yang paling signifikan terhadap intensi migrasi mahasiswa kesehatan untuk bekerja di negara ASEAN. Kata kunci: intensi migrasi; mahasiswa kesehatan; ASEAN; push factors; pull factors
Evaluasi Workshop Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Guru PAUD di Wilayah Kecamatan Barat Kabupaten Magetan N. Surtinah; Tutiek Herlina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11nk435

Abstract

Background: The Ministry of Health of the Republic of Indonesia in collaboration with the Indonesian Pediatrician Association has developed stimulation, detection and early intervention instruments for growth and development for children aged 0 years to 6 years, which are described in the Guidelines for the Early Stimulation, Detection and Intervention for Growth and Development of Children (SDIDTK) at the basic health service level. The results of a preliminary study in Barat Subdistrict obtained SDIDTK coverage in May 2018, complete babies were 86% below the target of 97%. The coverage of plenary children under five is 97% of the 100% target, and the coverage of plenary preschool children is 82% of the 100% target. As an effort to increase SDIDTK coverage, SDIDTK workshops were held for PAUD teachers who manage toddlers. Objective: To evaluate the SDIDTK Workshop on PAUD teachers in the Barat District, Magetan Regency. Methods: This type of pre-experimental research with a one group pretest posttest design. The research sample was all 60 Barat Subdistrict PAUD teachers. Sampling technique using total sampling technique, research variable knowledge about SDIDTK. Data collection by questionnaire. Data analysis with paired statistical test T test α 0.05. presentation of data in the form of a frequency distribution table. Results: most (73.33%) of the PAUD teachers' education level was high, S1 degree. The average pretest result was 38.42 and the average post-test result was 75.17. The results of the statistical test showed that the value of p = 0.000 (p≤0.05), it can be concluded that there is a difference between before and after receiving the SDIDTK workshop material. Conclusion: SDIDTK workshops are effective in increasing the knowledge of PAUD teachers in Barat District, Magetan Regency. Advice for. PAUD teachers in Barat sub-district, Magetan Regency can apply SDIDTK to students. The Puskesmas Barats expected to monitor the achievement of SDIDTK implementation targets in the West District area. Keywords: SDIDTK; PAUD teacher ABSTRAK Latar belakang: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia telah menyusun instrumen stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang untuk anak umur 0 tahun sampai dengan 6 tahun, yang diuraikan dalam Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Hasil studi pendahuluan di Kecamatan Barat diperoleh cakupan SDIDTK Bulan Mei 2018 bayi paripurna 86% di bawah target 97%. Cakupan anak balita paripurna 97% dari target 100%, dan cakupan anak prasekolah paripurna 82% dari target 100%. Sebagai upaya peningkatan cakupan SDIDTK maka dilaksanakan workshop SDIDTK pada guru PAUD yang mengelola anak balita. Tujuan: mengevaluasi Workshop SDIDTK bagi guru PAUD di wilayah Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. Metode: jenis penelitian pra eksperimen dengan rancangan one group pretes postes. Sampel penelitian adalah seluruh guru PAUD Kecamatan Barat sebanyak 60 orang. Tehnik sampling menggunakan tehnik total sampling, variabel penelitian pengetahuan tentang SDIDTK. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data dengan uji statistic paired T tes α 0.05. penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: sebagian besar (73,33%) tingkat pendidikan guru PAUD termasuk tinggi yaitu S1. Rata-rata hasil pretes 38,42 dan rata-rata hasil postes 75.17. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0.000 (p≤0.05) maka dapat disimpulkan ada perbedaan antara sebelum dan setelah mendapatkan materi workshop SDIDTK. Kesimpulan: workshop SDIDTK efektif meningkatkan pengetahuan Guru PAUD di Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. Saran bagi. Guru PAUD di kecamatan Barat Kabupaten Magetan dapat menerapkan SDIDTK pada murid. Puskesmas Barat diharapkan memantau pencapaian target pelaksanaan SDIDTK di wilayah Kecamatan Barat. Kata kunci: SDIDTK; guru PAUD
Pengalaman Penyintas Stroke Laki-Laki dan Perempuan Selama Recovery di Poliklinik Rumah Sakit Umum Tingkat II Dustira Bandung Briefman Tampubolon; Dewi Purnamawati; Wati Jumaiyah; Fitrian Rayasari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i4.1318

Abstract

Stroke is a chronic disease that causes sufferers to experience disorders in the form of paralysis of the limbs, speech disorders, thought process disorders, memory problems and other disorders due to disruption of brain function. This qualitative study was conducted to explore the experiences of stroke survivors and the coping mechanisms between men and women during recovery with 6 female and 4 male informants. The results showed that female survivors of stroke were more successful in carrying out the coping mechanism in the recovery process, more knowledge of coping mechanisms was owned by female survivors (67%), female survivors of stroke were also better at perceiving the physical changes they experienced and were more positive in perceiving the need for social support, but in respond to psychosocial response to stroke. The results of the study showed no difference between male and female stroke survivors. Therefore, the hospital and medical surgical nurses must be able to consider the gender of the patient when providing nursing care to stroke patients.Keywords: gender; coping mechanism; survivor; strokeABSTRAKStroke merupakan salah satu penyakit kronis yang menyebabkan penderita mengalami gangguan berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, gangguan proses pikir, gangguan daya ingat dan gangguan lainnya akibat tergangguanya fungsi otak. Studi kualitatif ini dilakukan untuk menggali pengalaman penyintas stroke, mekanisme koping diantara laki-laki dan perempuan selama recovery dengan jumlah informan 6 perempuan dan 4 laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyintas stroke berjenis kelamin perempuan lebih berhasil melakukan mekanisme koping dalam proses recovery, pengetahuan tentang mekanisme koping lebih dimiliki penyintas berjenis kelamin perempuan (67%), penyintas stroke berjenis kelamin perempuan juga lebih baik dalam mempersepsikan perubahan fisik yang dialaminya dan lebih positif dalam mempersepsikan kebutuhan dukungan sosial, namun dalam merespon psikososial akibat stroke hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara penyintas stroke laki-laki dan perempuan karena mereka menyampaikan informasi sesuai jawaban yang telah diberikan. Untuk itu pihak rumah sakit dan perawat medikal bedah harus dapat mempertimbangkan jenis kelamin pasien saat memberikan asuhan keperawatan dan proses pemulihan pada pasien stroke.Kata kunci: jenis kelamin; mekanisme koping; penyintas; stroke
Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Keseimbangan Lansia Di Panti Tresna Werdha Inakaka, Kota Ambon Valensya Yeslin Tomasoa; Reni Chairani; Syamsul Anwar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk125

Abstract

Background: Physical activity includes high mobilization, which is an activity that can improve body balance, such as tandem walking exercise. The purpose of this study was to determine the effect of tandem walking exercise on the balance of the elderly at the Tresna Werdha Ina-kaka Home, Ambon City. Methods: This study was a quasy experimental study with a pre-test design and a post control group design. Sampling using purposive sampling technique of 42 elderly who were taken randomly and divided into 2 groups, namely the intervention group and the control group. Results: Pairet T Test analysis showed a significant difference in the balance of the elderly before and after Tandem walking exercise was given in the intervention group with p value 0.05. In the General Linier Model-Repeated Measures (GLM-RM) analysis, it was found that the balance of the pure intervention group had an increase in the balance of the p-value = 0.000, while the pure control group did not experience an increase in the balance of p value => 0.05. Conclusion: The results of this study are expected to be used as a program for nurses and nursing staff to improve the balance of the elderly. Keywords: balance; elderly; tandem walking exercise ABSTRAK Latar belakang: Aktivitas fisik termasuk mobilisasi tinggi yang merupakan kegiatan yang dapat meningkatkan keseimbangan tubuh, seperti Tandem Walking Exercise. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Tandem Walking Exercise terhadap keseimbangan lansia di Panti Tresna Werdha Ina-kaka, Kota Ambon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan desain pre-test dan post control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada 42 lansia yang dipilih secara random dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Analsis Pairet T Test menunjukkan perbedaan bermakna keseimbangan lansia sebelum dan sesudah diberikan Tandem walking exercise pada kelompok intervensi dengan p value 0,05. Pada analisis General Linier Model-Repeated Measures (GLM-RM) didapatkan hasil keseimbangan kelompok intervensi murni mengalami peningkatan keseimbangan nilai p-value = 0,000, sedangkan untuk kelompok kontrol murni tidak mengalami peningkatan keseimbangan p value = > 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dijadikan sebuah program perawat dan petugas panti untuk meningkatkan keseimbangan lansia. Kata kunci: keseimbangan; lansia; tandem walking exercise

Page 49 of 174 | Total Record : 1733


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue