cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Temperamen, Self Management dan Kepatuhan Terapi Antidiabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Muhamad Nurmansyah; Dina Mariana Larira; Musfira Ahmad; Abd Gani Baeda
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1864

Abstract

In order to prevent complications in patients with type 2 diabetes mellitus, lifelong treatment is needed. In some patients, this can cause fear of drug side effects such as impaired liver and kidney function. The purpose of this study was to analyze the relationship between temperament and self-management with adherence to antidiabetic therapy in patients with type 2 diabetes mellitus. This study applied a cross-sectional design. The sample was 90 patients with type 2 diabetes mellitus at the Kolongan Health Center. Data were collected through filling out a questionnaire, then analyzed using the Kruskal-Walis test for temperament factors and the Gamma & Sommers correlation test for self-management factors. The results of the analysis showed that adherence to antidiabetic therapy was associated with self-management (p = 0.001; r = 0.368), but not with temperament: novelty seeking (p = 0.331), reward dependence (p = 0.832), and harm avoidance (p = 0.771). Thus, self-management factors related to adherence to antidiabetic therapy.Keywords: type 2 diabetes mellitus; temperament; self management; compliance; antidiabetic therapy ABSTRAK Dalam rangka mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes mellitus tipe 2 maka dibutuhkan pengobatan seumur hidup. Pada sebagian penderita, hal ini dapat menimbulkan ketakutan akan efek samping obat seperti gangguan fungsi hati dan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara temperamen dan self management dengan kepatuhan terapi antidiabetik pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional. Sampel adalah 90 penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kolongan. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji Kruskal-Walis untuk faktor temperamen dan uji korelasi Gamma & Sommers untuk faktor self management. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan terapi antidiabetik berhubungan dengan self management (p = 0,001; r = 0,368), namun tak berhubungan dengan antara temperamen: novelty seeking (p = 0,331), reward dependence (p = 0,832), dan harm avoidance (p = 0,771). Dengan demikian faktor self management yang berhubungan dengan kepatuhan terapi antidiabetik.Kata kunci: diabetes mellitus tipe 2; temperamen; self management; kepatuhan; terapi antidiabetik
Kebiasaan Konsumsi Makanan Siap Saji (Fast Food) dan Status Gizi pada Remaja Fitriyanti Patarru’; Rosmina Situngkir; Chindy F Heumasse; Chrily Graselya S Ahudara
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1714

Abstract

Fast food consumption habits in adolescents are influenced by lifestyle changes and poor eating patterns, which can have an impact on obesity. The purpose of this study was to determine the relationship between fast food consumption habits and nutritional status in adolescents. This study applied a cross-sectional design. Respondents were 84 teenagers in RW 005, Bara-Baraya Village, Makassar who were selected by accidental sampling technique. The instrument to measure fast food consumption habits was the Food Frequency Questionnaire (FFQ) and to measure nutritional status, the body scale (bathroom scale) and meter (microtoise) were used. Data were analyzed using Chi-square test. The results showed p = 0.000, which means that there is a relationship between fast food consumption habits and nutritional status in adolescents in RW 005, Bara-Baraya Village, Makassar. Consumption of fast food in adolescents needs to be considered so that they are not at risk of becoming obese.Keywords: consumption of fast food; nutritional status; teenagerABSTRAK Kebiasaan konsumsi fast food pada remaja dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak baik, yang bisa berdampak pada obesitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan atara kebiasaan konsumsi fast food dengan status gizi pada remaja. Penelitian ini memerapkan desain cross-sectional. Responden adalah 84 remaja di RW 005, Kelurahan Bara-Baraya, Makassar yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen untuk mengukur kebiasaan konsumsi fast food adalah Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan untuk mengukur status gizi digunakan timbangan badan (bathroom scale) dan meteran (microtoise). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan p = 0,000, yang berarti bahwa ada hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dengan status gizi pada remaja di RW 005, Kelurahan Bara-Baraya, Makassar. Konsumsi fast food pada remaja perlu diperhatikan agar tidak berisiko menjadi obesitas.Kata kunci: konsumsi fast food; status gizi; remaja
Terapi Musik Klasik Menurunkan Kecemasan Ibu Menjelang Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Galela Kabupaten Halmahera Utara Mariene Wiwin Dolang; Revita Savitri Sebe; Sahrir Sillehu
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13130

Abstract

A woman experiencing her first pregnancy cannot avoid feeling anxious, because women will experience physical and psychological changes during pregnancy. Anxiety management can be done with pharmacological and non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy can be done using classical music therapy. The purpose of the study was to analyze the effect of classical music therapy on maternal anxiety before delivery in the Galela Health Center Work Area, North Halmahera Regency. The research design used was one group pre-test and posttest. The sample in this study were 16 pregnant women in the third trimester of pregnancy in the working area of the Galela Health Center, which were selected using total sampling technique. The level of anxiety before and after being given therapy was measured using a questionnaire. The results showed that there were differences in anxiety levels between before and after classical music therapy. Furthermore, it was concluded that classical music therapy had an effect on maternal anxiety before delivery at the Galela Health Center, North Halmahera Regency.Keywords: classical music therapy; anxiety; pregnant motherABSTRAK Seorang wanita yang mengalami kehamilan pertama tidak dapat menghindari perasaan cemas, karena wanita akan mengalami perubahan fisik dan psikologis pada saat mengalami kehamilan. Penatalaksanaan kecemasan dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi dapat dilakukan menggunakan terapi musik klasik. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap kecemasan ibu menjelang persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Galela, Kabupaten Halmahera Utara. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan ibu hamil trismester III berjumlah 16 orang yang ada di wilayah kerja Puskesmas Galela, yang dipilih menggunakan tekik total sampling. Tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi diukur menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat kecemasan antara sebelum dan sesudah dilakukan terapi musik klasik. Selanjutnya disimpulkan bahwa terapi musik klasik berpengaruh terhadap kecemasan ibu menjelang persalinan di Puskesmas Galela Kabupaten Halmahera Utara.Kata kunci: terapi musik klasik; kecemasan; ibu hamil
Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Berbasis Desa Adat Terhadap Dampak Pandemi COVID-19 di Kabupaten Karangasem Bali I Nengah Sumirta; I Wayan Candra; IGA Harini; Ketut Sudiantara
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13129

Abstract

A new history for the whole world that the COVID-19 pandemic brought many changes in human life, not only in the health sector, but also in the economy, education, religion, politics, and others, as well as changes in all sides of human life, both physical, social, mentally and spiritually. In terms of mental health, it is feared that a tsunami of mental health disorders will hit human life during or after the end of the pandemic. This is very worrying if it does not get a fast, precise and correct treatment from all parties. One of the efforts is to increase the participation of rural communities by involving youth organizations in providing treatment. This type of research was pre-experimental with a pre-test and post-test design with a control group. The research population was village youth organizations, with a sample size of 80 people, selected by purposive sampling technique. The independent variable was education-training; while the dependent variables of the study were depression, anxiety, and stress as a result of the COVID-19 pandemic, level of knowledge about the COVID-19 pandemic and competence. The data collection instrument were the Depression Anxiety Stress Scale (DASS), a knowledge test and a competency observation sheet for positive self-talk. Data were analyzed using paired sample t-test. The results of the study illustrate that there was an increase in the number of cases of depression, anxiety and stress in people affected by the COVID-19 pandemic. From the results of education and training there was an increase in the average level of knowledge after treatment, namely 13.6, with a p-value of 0.000. The results of observations on competence obtained that there was an increase in ability. The results of this study illustrate the influence of education and training on the level of knowledge and ability of research subjects in providing treatment for mental health and psychosocial problems that arise as a result of the COVID-19 pandemic.Keywords: mental health and psychosocial; the COVID-19 pandemic; young man ABSTRAK Sejarah baru bagi seluruh dunia bahwa pandemi COVID-19 membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga ekonomi, pendidikan, agama, politik, dan yang lainnya, serta perubahan di semua sisi kehidupan manusia, baik fisik, sosial, mental dan spiritual. Dari segi kesehatan mental, dikhawatirkan gelombang tsunami gangguan kesehatan jiwa akan melanda kehidupan manusia selama atau setelah berakhirnya pandemi. Hal ini sangat mengkhawatirkan kalau tidak mendapat penanganan yang cepat, tepat dan benar dari semua pihak. Salah satu upaya adalah meningkatkan peranserta masyarakat desa adalah melibatkan organisasi pemuda dalam memberikan penanganan. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain pre test and post test with control group. Populasi penelitian adalah organisasi pemuda desa, dengan ukuran sampel 80 orang, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah pendidikan-latihan; sedangkan variabel dependen penelitian adalah depresi, anxiety, dan stress sebagai dampak pandemi COVID-19, tingkat pengetahuan tentang pandemi COVID-19 dan kompetensi. Instrumen pengumpulan data adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS), test pengetahuan dan lembar observasi kompetensi. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menggambarkan ada peningkatan jumlah kasus depresi, anxiety dan stress pada masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Dari hasil pendidikan dan latihan ada peningkatan rerata tingkat pengetahuan sesudah perlakuan yaitu 13,6, dengan p-value 0,000. Hasil observasi terhadap kompetensi diperoleh ada peningkatan kemampuan. Hasil penelitian ini menggambarkan adaya pengaruh pendidikan dan latihan terhadap tingkat pengetahuan dan kemampuan subjek penelitian dalam memberikan penanganan terhadap masalah kesehatan jiwa dan psikososial yang muncul akibat dari pandemi COVID-19.Kata kunci: kesehatan jiwa dan psikososial; pandemi COVID-19; pemuda
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Orang Tua tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Pernikahan Dini di Desa Marayoka, Bangkala, Jeneponto Nurhayati Nurhayati; Andi Masnilawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1737

Abstract

Early marriage is one of the problems that can endanger the reproductive health of young women. Health problems that can be caused include cervical cancer, anemia, miscarriage and even maternal death and infant death born to mothers who marry in their teens. This study aims to analyze the relationship between knowledge and attitudes of parents about reproductive health with the incidence of early marriage. This type of research was an analytic survey with a cross-sectional design. The subjects of this study were 52 young women who were taken by purposive sampling technique. Data were collected through filling out a questionnaire and then analyzed using the Chi-square test and Fisher's exact test. After analyzing the data, it was found that the value of p = 0.563 for parental knowledge, p = 0.548 for parental attitudes. Furthermore, it was concluded that the knowledge and attitudes of parents were not related to the incidence of early marriage.Keywords: parents; early-age marriage; reproduction health; knowledge; attitude ABSTRAK Pernikahan dini merupakan salah satu masalah yang dapat membahayakan kesehatan reproduksi remaja putri. Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan antara lain kanker serviks, anemia, keguguran dan bahkan dapat terjadi kematian ibu maupun kematian bayi yang dilahirkan oleh ibu yang melakukan perkawinan di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian pernikahan dini. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah 52 remaja putri yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square serta Fisher’s exact test. Setelah dilakukan analisis data, didapatkan nilai p = 0,563 untuk pengetahuan orang tua, p = 0,548 untuk sikap orang tua. Selanjutya disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap orang tua tak berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.Kata kunci: orang tua; pernikahan dini; kesehatan reproduksi; pengetahuan; sikap
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Bayi Usia 6-24 Bulan Halida Thamrin; Azrida M
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13132

Abstract

A developed nation can be realized with the fulfillment of quality human resources. The realization of a quality generation of the nation cannot be separated from health efforts, especially maternal and child health. Stunting are children who experience growth retardation due to poor diet or repeated infections, who tend to have a greater risk of morbidity and mortality. Stunting is a long-term impact of malnutrition, and often results in delayed mental development, poor school performance and decreased intellectual capacity. The purpose of this study was to analyze the factors associated with the incidence of stunting in children aged 6-24 months in the working area of the Bara-Baraya Health Center. The design of this study was cross-sectional. The research subjects were 37 children aged 6-24 months in the working area of the Bara-Baraya Health Center, Makassar City, which were selected by accidental sampling technique. Data was collected by measuring height using a microtoise, interviews and filling out questionnaires by mothers. The data that has been collected was analyzed using the Chi square test. The results showed that there was no relationship between birth weight and the incidence of stunting, there was a relationship between birth length and the incidence of stunting, there was no relationship between a history of exclusive breastfeeding and the incidence of stunting, there was a relationship between a history of infectious diseases and the incidence of stunting, there was a relationship between income families with stunting and there is a relationship between the mother's level of knowledge about nutrition and the incidence of stunting. Thus, the factors of stunting in the working area of the Bara-Baraya Health Center, Makassar City are birth length, history of infectious diseases, family income, and level of knowledge.Keywords: stunting; child; risk factors; birth length; history of infection; income; knowledge ABSTRAK Bangsa yang maju dapat diwujudkan dengan terpenuhinya sumberdaya manusia yang berkualitas. Perwujudan generasi bangsa yang berkualitas tidak dapat terlepas dari upaya kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Stunting merupakan anak-anak yang mengalami retardasi pertumbuhan akibat pola makan yang buruk atau infeksi berulang, yang cenderung memiliki risiko lebih besar untuk morbiditas dan mortaliotas. Stunting adalah dampak kekurangan gizi dalam jangka panjang, dan sering mengakibatkan keterlambatan perkembangan mental, prestasi sekolah yang buruk dan penurunan kapasitas intelektual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Subyek penelitian adalah 37 anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya, Kota Makassar yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise, wawancara dan pengisian kuesioner oleh para ibu. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting, ada hubungan antara panjang badan lahir dengan kejadian stunting, tidak ada hubungan antara riwayat ASI eksklusif dengan kejadian stunting, ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting, ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting. Dengan demikian faktor dari stunting di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya, Kota Makassar adalah panjang badan lahir, riwayat penyakit infeksi, pendapatan keluarga, dan tingkat pengetahuan.Kata kunci: stunting; anak; faktor risiko; panjang badan lahir; riwayat infeksi; pendapatan; pengetahuan
Pelaksanaan Menyusui pada Ibu yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Ethic Palupi; Santahana Febrianti; Ardiyan Ida Kusumawati; Estri Murwati; Khristanti Puji Lestari; Kristina Eka Purwanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1624

Abstract

Covid-19 is continuing to spread around the world, Indonesia is one among those that is affected. It is infecting everyone, including pregnant women. There are 536 pregnant women affected by Covid-19 and 51.9% without symptoms. The anxiety of mothers with confirmed Covid-19 arises when they will breastfeed the baby and the risk of transmission because of close contact can interfere with mothers’ psychology. The objective of the study is to know the implementation of breastfeeding in mothers with confirmed Covid-19. It was a literature review study. The data was searched through Google Scholar database, PubMed, Nursing Journal, Cochranelibrary, with keywords "breastfeeding", "pandemic", "mother with confirmed Covid-19". The inclusion criteria for the articles taken were research written in Indonesian and English. The results of a review based on 5 literatures concludes that mothers with confirmed COVID-19 with or without symptoms could breastfeed their children by always applying health protocol such as wearing masks, washing hands, and cleaning breasts using soap. Keywords: breastfeeding; mothers with confirmed Covid-19; health protocol ABSTRAK Pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, Indonesia termasuk salah satu yang terkena dampak. Covid-19 menyerang semua orang termasuk ibu hamil. Terdapat 536 ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19 dan 51,9% tanpa gejala. Kekhawatiran ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19 berlanjut ketika akan menyusui anaknya dan risiko penularan kepada bayi yang disusui karena kontak erat bisa mengganggu psikologis ibu. Tujuan penelitian: mengetahui pelaksanaan ibu menyusui yang terkonfirmasi positif Covid-19. Metode menggunakan studi Literatur Review. Pencarian melalui data base Google Scolar, PubMed, Nursing Jurnal, Cochranelibrary, dengan kata kunci yang digunakan adalah “menyusui”, “pandemi”, “ibu positif Covid-19”. Kriteria inklusi artikel yang diambil yaitu penelitian yang ditulis tahun 2019-2021 dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil telaah berdasarkan 5 literatur menyimpulkan ibu terkonfirmasi positif Covid-19 dapat menyusui anaknya. Sehingga direkomendasikan bagi ibu yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan atau tanpa gejala dapat menyusui anaknya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan membersihkan payudara menggunakan sabun.Kata kunci: menyusui; ibu terkonfirmasi covid-19, protokol kesehatan
Distribusi dan Karakteristik Habitat Perkembangbiakan Larva Anopheles di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara Rusdiyah Rusdiyah; Imam Bachtiar; Abd. Gafur; Nayodi Permayasa
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1854

Abstract

The high number of malaria cases in Mandailing Natal Regency, especially in the work area of the Siabu Health Center, shows that malaria eradication in Mandailing Natal Regency has not been carried out optimally, so it is necessary to have basic data on bionomic Anopheles mosquito vectors, especially larval breeding habitats. This study aims to identify potential breeding habitats for Anopheles larvae and their distribution through mapping using GPS. Data was collected by observing the potential habitat of Anopheles larvae and observing their physical and biological environment. Observation of Anopheles larvae was carried out using the larval scavenging method. The results showed that the types of Anopheles larvae breeding habitat in the working area of the Siabu Health Center were rice fields and ponds. The water temperature in the breeding habitat ranges from 27oC to 30oC. The entire breeding habitat of Anopheles larvae was exposed to direct sunlight. The salt levels in the breeding habitat was 0‰, with a pH of 7-8. The characteristics of the habitat found in the working area of the Siabu Health Center is a potential breeding ground for Anopheles larvaeKeywords: malaria; Anopheles; larvae; breeding habitat ABSTRAK Masih tingginya kasus malaria di Kabupaten Mandailing Natal terutama di wilayah kerja Puskesmas Siabu, memperlihatkan bahwa pemberantasan malaria di Kabupaten Mandailing Natal belum terlaksana secara optimal, sehingga  perlu adanya data dasar bionomik vektor nyamuk Anopheles, khususnya habitat perkembangbiakan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi habitat perkembangbiakan potensial larva Anopheles dan distribusinya melalui pemetaan dengan GPS. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati habitat potensial larva Anopheles dan mengamati lingkungan fisik dan biologinya. Pengamatan larva Anopheles dilakukan dengan metode pencidukan larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis habitat perkembangbiakan larva Anopheles di wilayah kerja Puskesmas Siabu adalah sawah dan kolam. Suhu air pada habitat perkembangbiakan berkisar 27oC sampai 30oC. Seluruh habitat perkembangbiakan larva Anopheles terkena paparan sinar matahari langsung. Kadar garam pada habitat perkembangbiakan yaitu 0‰, dengan pH 7-8. Karakteristik habitat yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Siabu adalah potensial untuk tempat perkembang biakan larva AnophelesKata kunci: malaria; Anopheles; larva; habitat perkembangbiakan
Akupresur Perikardium dan Penciuman Peppermint untuk Mengurangi Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama Sari, Septi Indah Permata; Hindratni, Findy
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk203

Abstract

Nausea and vomiting of pregnancy are the most common complications that occur in 85% of pregnant women. High levels of the hormone hCG in pregnancy are thought to be the cause of nausea and vomiting that act on the chemoreceptor trigger zone in the vomiting center, namely the medulla. Researchers have recently paid special attention to complementary medicine methods for treatment. Acupressure is the development of massage therapy that goes hand in hand with the development of acupuncture. As for ways other than acupressure techniques to reduce nausea and vomiting, namely aromatherapy. The purpose of this study was to review previously published articles that present a synthesis of intervention methodology regarding the effect of pericardium acupressure and peppermint olfaction to reduce nausea and vomiting in first-trimester pregnant women. This systematic review focuses on quasi-experimental trials and RCTs assessing complementary medicine in nausea and vomiting of pregnancy. Material search methods using online databases include Google Scholar, Sage Publications, Wiley Online Library, Science Direct Taylor & Francis, and Proquest. The article is a final publication and was published in the period 2015-2020. The results of the article analysis in this study found 14 articles consisting of 8 articles on pericardial acupressure and 6 articles on peppermint olfaction. Most studies show a positive effect in reducing nausea and vomiting of pregnancy. No side effects were reported. Based on the results of this review, the two methods used were effective in reducing the incidence of nausea and vomiting of pregnancy, among which pericardial acupressure and peppermint olfaction could be better recommended. Keywords: acupressure; aromatherapy; nausea; pregnant women; vomiting ABSTRAK Mual dan muntah kehamilan adalah komplikasi yang paling umum terjadi pada 85% ibu hamil. Tingginya kadar hormon hCG pada kehamilan diduga menjadi penyebab mual dan muntah yang bekerja pada chemoreseptor trigger zone di pusat muntah yaitu medulla. Para peneliti baru-baru ini memberikan perhatian khusus pada metode pengobatan komplementer untuk pengobatan. Akupresure merupakan perkembangan terapi pijat yang berlangsung seiring dengan perkembangan ilmu akupuntur. Adapun cara selain teknik akupresur untuk mengurangi mual muntah, yaitu dengan aromaterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan telaah terhadap artikel yang telah diterbitkan sebelumnya yang menyajikan sintesis metodologi intervensi mengenai pengaruh Akupresur Pericardium Dan Olfaksi Peppermint Untuk Mengurangi Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I. Tinjauan sistimatis ini berfokus pada uji coba Quasi experiment dan RCT yang menilai pengobatan komplementer pada mual dan muntah kehamilan. Metode pencarian materi dengan menggunakan online database, diantaranya adalah Google Scholar, Sage Publication, Wiley Online Library, Science Direct Taylor & Francis, dan Proquest. Artikel tersebut merupakan final publication dan terpublikasi dalam kurun waktu 2015-2020 Hasil analisis artikel dalam penelitian ini ditemukan 14 artikel yang terdiri dari 8 artikel mengenai akupresur perikardium dan 6 artikel mengenai olfaksi peppermint. Sebagian besar penelitian menunjukkan efek positif dalam mengurangi mual dan muntah kehamilan. Tidak ada efek samping yang dilaporkan. Berdasarkan hasil tinjauan ini, kedua metode yang digunakan efektif dalam mengurangi kejadian mual dan muntah kehamilan, di antaranya akupresur pericardium dan olfaksi peppermint dapat direkomendasikan dengan lebih baik.Kata kunci: akupresur; aromaterapi; ibu hamil; mual; muntah
Kualitas Tidur dan Tekanan Darah Sopir Angkot Lintas Bula-Ambon Zulfikar Lating; Sahrir Sillehu; Abd Rijali Lapodi; Iswandi Fataruba
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i1.1877

Abstract

Certain types of work are very influential on the rise of blood pressure. The increase in blood pressure in drivers can be caused by several factors including physical activity, stress due to work pressure, environment and lifestyle. Fatigue due to physical activity or excessive stress has a negative impact on the driver's sleep quality. The purpose of this study was to analyze the relationship between sleep quality and blood pressure of Bula-Ambon angkot drivers in 2021. The design of this study was cross-sectional. The respondents of this study were 35 respondents of Bula-Ambon angkot drivers who were selected using the total population sampling technique. Data were collected through filling out questionnaires at the Bula - Ambon angkot driver base, namely the Passo Transit base. Furthermore, the data were analyzed using the Chi-square test. The results of the analysis showed that the p-value was 0.000, so it was concluded that there was a relationship between sleep quality and blood pressure of the Bula-Ambon angkot drivers.Keywords: driver; sleep quality; blood pressure ABSTRAK Jenis pekerjaan tertentu sangat berpengaruh besar terhadap naiknya tekanan darah. Naiknya tekanan darah pada sopir dapat disebabkan oleh beberapa faktor antaranya adalah aktivitas fisik, stress karena tekanan kerja, lingkungan dan gaya hidup. Kelelahan akibat aktivitas fisik atau stress yang berlebihan berdampak negatif terhadap kualitas tidur sopir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sopir angkot lintas Bula-Ambon pada tahun 2021. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Responden penelitian ini adalah 35 responden sopir angkot Bula-Ambon yang dipilih dengan teknik total population sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner di pangkalan sopir angkot Bula - Ambon yaitu pangkalan Transit Passo. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p adalah 0,000, sehinga disimpulkan bahwa ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sopir angkot lintas Bula - Ambon.Kata kunci: sopir; kualitas tidur; tekanan darah 

Page 70 of 174 | Total Record : 1733


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue