cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+6285643793653
Journal Mail Official
jurnal.khasanahilmu@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya
ISSN : 26555433     EISSN : 2527449X     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/khi
Core Subject : Social,
Jurnal Khasanah Ilmu sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada masyarakat luas. Situs Jurnal Khasanah Ilmu menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis. Jurnal kami adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pariwisata, Perhotelan dan Budaya.
Articles 256 Documents
Revitalisasi Makanan Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Di Kabupaten Semarang Sasono, ken widyatwati
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.15584

Abstract

Penelitian ini bertujuan merevitalisasikan dan menjelaskan potensi dan keragaman produk makanan tradisional yang khas di desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Makanan tradisional  khas desa wisata Kemetul mempunyai potensi sebagai daya tarik  wisata kuliner di Kabupataen Semarang. Hasil  penelitian ini dapat memberikan informasi dan data yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan,  pemerintah daerah , pelaku bisnis kuliner  , biro perjalanan dan masyarakat  untuk pengembangan potensi wisata dan promosi makanan tradisional. Metode peneitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan  observasi, wawancara mendalam  dan studi pustaka untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang  potensi makanan tradisional di Desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Wawancara mendalam dilakukan pada saat observasi dengan  pemilik usaha pembuatan makanan trasional, pengrajin makanan tradisional, dan  penjual makanan tradisional. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah revitalisasi dan pemetaan sebaran potensi makanan tradisional di desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Berdasarkan penelitian ini dapat disebutkan bahwa desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang dapat dikembangkan dan memiliki potensi dan daya tarik wisata kuliner. Wisata kuliner yang dapat dikembangkan di desa wisata Kemetul berupa produk olahan makanan tradisional rakyat  seperti : marning,krupuk,rempeyek,rangginang, sambel tumpang, gendar pecel, sega jagung, aneka jajan pasar antara lain, gethuk, truk bintul,meniran, hawuk-hawuk,  jadah, jenang, wajik.    Makanan tradisional desa wisata Kemetul  memiliki keunikan, rasa dan aroma yang khas, sehingga makanan tradisional ini  perlu  di lestarikan dan dikembangkan melalui publikasi, festival makanan tradisional, lomba makanan tradisional, dan dipromosikan sebagai wisata kuiner pedesaan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa wisata Kemetul Kabupaten Semarang. Kata kunci: Revitalisasi,  makanan tradisional, meningkatan perekonomian
Pemanfaatan Lokawisata Gedung Juang 45 sebagai Pemulihan Ekonomi Masyarakat Bekasi finka - rahmawati
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i1.13039

Abstract

Penelitihan dilakukan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemanfaatan Gedung Juang 45 masyarakat Bekasi sebagai pemulihan dalam perekonomian. Tujuan pada Penelitihan ini yaitu mengetahui manfaat museum Gedung Juang 45 pada kalangan masyarakat. Penelitihan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Asal data yang didapatkan ialah wawancara observasi, informasi atau narasumber seperti warga setempat, penjaga museum Gedung Juang 45 Kabupaten Bekasi, Badan Kesatuan Bangsa serta Politik, pengunjung, padagang Gedung Juang 45. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitihan ini merupakan Teknik wawancara, rekam, catat.Hasil penelitihan ini menyatakan bahwa: (1) Pemanfaatan lokawisata di Gedung Juang memiliki sejarah peninggalan Belanda dan Jepang yang di alih fungsikan sekarang sebagai tempat museum atau tempat rekreasi bagi masyarakat dan pengunjung. (2) Antusias para pengunjung Gedung Juang 45 Bekasi pada masa pandemi di tahun 2021-2022 yang mengalami naik turunnya jumlah pengunjung. (3) Melestarikan Gedung uang 45 dalam masa pandemi dengan memperkenalkan kepada masyarakat tentang museum yang banyak menggunakan teknologi digital 4.0 di Bekasi yang berbeda dari yang lainnya. (4) Faktor penghambat di dalam pengoperasikan Gedung Juang di Kalangan masyarakat setempat. (5) Penghambat di dalam memperkenalkan museum Gedung Juang 45 Bekasi pada masyarakat.
Potensi Agrowisata Kopi Sebagai Daya Tarik Wisata Ekonomi Kreatif Desa Kalibogor Kendal Yulianto, Yulianto; Safari, Teti; Nurcahyo, R Jati
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.17093

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari dan meningkatkan pembangunan potensi wisata desa dalam Rangka Pengelolaan Dan Pengembangan Agrowisata Kopi Sebagai Daya Tarik Wisata Ekonomi Kreatif di Desa Kalibogor ,Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tingkat pengangguran di kabupaten ini cukup tinggi, setelah pasca pandemic Covid-19 Ini lebih besar dari tingkat pengangguran di Jawa Tengah. Penelitian ini adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan memetakan pariwisata potensi  Wisata Kopi di Desa Kalibogor berbasis kreatifitas ekonomi melalui kajian potensi wisata dan penyiapan kreativitas masyarakat. Kreatif ekonomi menyediakan keterampilan dan sumber alternatif pendapatan melalui pengeloolaan kopi di sekitar Desa Kaalibogor. Itu Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan informan dari Kepala Desa, Pendapmingan UMKM, Pemilik Kebun Kopi, karyawan Pembuat kopi dan petani., pengamatan langsung kelapangan, dokumen, dan melalui FGD (Focus Group Diskusi). Hasil penelitian para peneliti diaspek kekuatan internal berasal dari potensi untuk objek wisata kopi dan ekonomi kreatif. Sedangkan analisis eksternal merupakan kajian potensi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu peluang wirausaha, peluang kerja, pariwisata faktor pendukung, dan perkembangan ekonomi khususnya dalam pengelolaan kopi Kelemahan ini terjadi pada level manusia sumber daya yang tidak memiliki pelatihan/keterampilan di bidang pengelolaan kopi dan kurangnya mempromosikan wisata koipi tersebut ke khalayak ramai.
Prospek Pengembangan Creative Tourism Di Kota Bogor Batubara, Rima Pratiwi; Setiawan, Aditya Sugih
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.15196

Abstract

Pergeseran aktivitas wisata dari yang hanya menikmati kawasan atau bahkan membeli produk wisata berganti menjadi turut berpartisipati dalam rangka pengembangan keterampilan dan pengalaman wisatawan. Wisata kreatif dapat menarik partisipasi wisatawan untuk bergabung dan mengembangkan keterampilannya. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi arahan dalam pengembangan variasi jenis pariwisata di Kota Bogor dengan memanfaatkan industri kreatif yang ada. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Penetapan indikator penelitian didasari pada aspek pembentuk wisata kreatif yaitu kesenian dan kerajinan, desain, gastronomi, alam dan bahasa. Analisis data dengan menjabarkan hasil indikator dan mengaitkan dengan implikasi pengembangan wisata kreatif. Hasil potensi kesenian dan kerajinan yang dikenal wisatawan adalah Batik Bogor dan kerajinan Kujang. Desain Istana Bogor menarik dan dikenal wisatawan. Roti Unyil mendapatkan nilai dominan pada aspek gastronomi. Pada aspek alam, alun-alun kota dianggap mudah dijangkau dan menarik untuk dikunjungi. Bahasa Sunda dianggap menarik, merepresentasikan kebudayaan sunda dan memberikan perbedaan bahasa dari asal wisatawan. Kota Bogor memiliki prospek wisata kreatif yang potensial untuk dikembangkan. Pengembangan wisata kreatif harus difokuskan pada partisipasi aktif dari wisatawan sehingga dapat meningkatkan pengalaman, kreatifitas dan inovasi baru bagi kehidupan wisatawan setelah selesai berwisata.
Marine Biodiversity as an Attraction to Tourist in Seribu Islands in DKI Jakarta Province Indonesia Mariati, Sri; Andri, Andri; Habibie, Fachrul Husain; Muhardiansyah, Doni; Mumin, Adhi Trirachmadi
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.17710

Abstract

Pramuka Island is one of the islands in the Thousand Islands cluster. This island is included in the Panggang Island Village and is the administrative and government center of the Thousand Islands Administrative District. The purpose of this study is to identify the potential for diving tourism in the surrounding Pramuka Island. The research method used is a qualitative approach with a survey research design, direct observation methods, and interviews with dive guides who have had a career as dive guides on Pramuka Island for more than 20 years. The results of this study found that there were 30 natural tourist spots with marine biodiversity being the main attraction for diving tourism. We assessed the potential in 5 favorite spots, namely finding at a depth of 2-18 meters dominated by Acropora sp coral, Massive sp coral, Foliose, Fan coral (Gorgonian sea fan), and there are coral transplants at a depth of 2 meters). The types of fish found were Baraccudasp, yellow tail fish (casionida), Anemon fish (nemo), Damselfish, and Schooling anchovies), and Hawksbill Turtles. For 25 meters deep found Fish Shelter, Grouper Fish, Snapper Fish, and transparent shrimp. Marine diversity on Pramuka Island is a great potential for marine tourism, but sustainable and scientifically based management must be implemented to maintain the sustainability of marine resources and tourist attractions.
Dampak Pengembangan Objek Wisata Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar di Kecamatan XIII Koto Kampar Erlangga, Intan Aziizah; Eriyati, Eriyati; Zamaya, Yelly
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.16154

Abstract

 Penelitian ini di latar belakangi oleh pengembangan objek wisata yang berada di Kecamatan XIII Koto Kampar. Pengembangan objek wisata ini berdampak pada berkembangnya usaha baik produk maupun jasa yang di tawarkan oleh masyarakat sekitar. Peningkatan usaha tersebut berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan objek wisata di Kecamatan XIII Koto Kampar terhadap kesejahteraan masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pelaku usaha dan jasa di sekitar objek wisata. Sampel yang digunakan untuk pengambilan data adalah simple random sampling berjumlah 30 orang masyarakat pelaku usaha dan jasa yang melakukan kegiatan usaha dan jasanya setiap hari di sekitar objek wisata. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan dampak pengembangan objek wisata terhadap kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya objek wisata memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat dan memberikan kesejahteraan masyarakat sekitar seperti meningkatnya pendapatan masyarakat yang bekerja di objek wisata, terbukanya lapangan pekerjaan, terbukanya usaha mikro kecil menengah, adanya penambahan sarana dan prasarana dari pemerintah, perizinan membuka objek wisata yang semakin dipermudah.
Optimalisasi Investasi Bagi Desa Wisata: Studi Pada Desa Wisata Wonosemar Nurohman, Yulfan Arif; Safitri, Lina Ayu; Qurniawati, Rina Sari; Khoirunnisa, Kholifatun; Ahzar, Fahri Ali
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.17018

Abstract

Kabupaten Boyolali menyusun program kerja yang mendukung pengembangan desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Desa Wisata Wonosemar di Desa Pentur merupakan salah satu desa wisata yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali. Beberapa kali kawasan Desa Wonosemar mengalami kegagalan dalam pengembangan wisata, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menghindari kegagalan dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan strategi terbaik dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Pendekatan yang dilakukan melalui metode deskriptif analistik melalui analisis SWOT untuk menemukan strategi yang tepat dalam pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Data yang digunakan untuk menentukan IFAS dan EFAS berasal dari para informan penting dalam pengelolaan Desa Wisata Wonosemar. Tahapan berikutnya merupakan analisa SWOT yang memperoleh hasil menunjukkan bahwa kuadran I merupakan strategi agresif untuk digunakan dalam pengembangan desa wisata. Strategi yang agresif dapat menerapkan investasi yang tepat dalam pengembangan fasilitas di Desa Wisata Wonosemar. Fasilitas yang lengkap akan menunjang daya tarik wisata yang berdampak langsung kepada masyarakat, pemerintah dan investor.
Optimalisasi Higiene dan Sanitasi Operasional untuk Peningkatan Mutu Produksi di Dapur Utama Firmansyah, Aulia
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.21893

Abstract

Hygiene dan sanitasi merupakan hal penting yang diterapkanm oleh setiap hotel khususnya hotel berbintang empat dan berbintang lima. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pemahaman dan pelaksanaan standar oeprasional prosedur (SOP) higiene dan sanitasi oleh staf main kitchen atau petugas pengolah makanan untuk meningkatkan kualitas makanan tempat penelitian merupakan hotel berbintang empat di pusat kota Surakarta, berusaha melakukan peningkatan terhadap hygiene dan sanitasi. Dari sini penulis melakukan penelitian, apakah hygiene dan sanitasi yang ada di tempat penulis melakukan penelitian telah meningkatkan kualitas makanan secara maksimal dengan cara melakukan pengamatan dan penyebaran quesioner terhadap petugas pengolah makanan mengenai higienen dan sanitasi yang berada di area kerja, peralatan yang digunakan untuk mengolah makanan dan perseorangan. Dari hasil pengamatan dan penyebaran questioner, didapatkan bahwa higigene dan sanitasi di tempat penulis melakukan penelitian, secara umum sudah dalam keadaan maksimal, seperti dilihat dari hasil quesioner 51.05% responden menjawab selalu, 30,69% responden menjawab sering, 11,79% menjawab kadang, 4,69% responden menjawab jarang dan 1,26% responden menjawab tidak pernah. Dapat disimpulkan dari jawaban quesioner yang masuk bahwa staf pengolahan makanan telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) higiene dan sanitasi akan tetapi ada 2 hal dari hygiene dan sanitasi yang belum dijalankan dengan maksimal dan perlu mendapatkan perhatian untuk lebih di tingkatkan, yaitu tidak mengunyah permen karet saat bekerja danb tidak duduk diatas working table.
Famtrip Diffable: An Inclusive Tourism Development as an Effort in Realizing Disability-Friendly Tourism Wardana, Wisnu Febri; Herawan, Tutut
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.14757

Abstract

In line with the urge for Inclusive Tourism Development, the tourism and hospitality industries have continuously faced a limited source of literacy on disability-friendly tourism. This is to achieve chance equality in the tourism sector. Other than facilities, inclusive tourism can be created and developed by creating a program or event. The program implemented can be designed to suit the needs of people with disabilities. “Fam trip Diffable” is one of the flagship programs organized by the Kulon Progo Regency Tourism Office to simultaneously publish or campaign for Inclusive Tourism Awareness which has been forgotten and abandoned and also educate people with disabilities in addition to traveling at the same time. Hence this paper aims to campaign the Disability-Friendly Tourism as one of the Inclusive Tourism Development movements that need to be considered. The “Famtrip Diffable” is one of the case studies in this qualitative approach research. With that, the Kulon Progo Regency Tourism Office can simultaneously promote the top tourist destinations in Kulon Progo Regency amid the pandemic. Considering this activity is carried out during the pandemic, of course, many things need to be considered such as health protocols and physical distance restrictions. Considering that this program involves many disabled friends ranging from deaf, mute, and blind people, this program is also designed to be able to adjust to the special needs of diffable friends. Such as collaborating with the Medical Team, Rescue, and Interpreter. Possible obstacles that may occur during the event can be prevented and overcome. This event also collaborates with Kompas TV in the Jalan-Jalan Lets Go” program which can expand publications, educate and inform the wider community about extraordinary programs by the Kulon Progo Regency Tourism Office. In summary, conclusions are drawn and some suggestions are offered regarding the topics that are likely to provide opportunities for future research directions.
Strategi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat Di Panorama Pabangbon, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Noviastuti, Nina; Rachmadiyanti, Indah Mufti; Putro, Gudiwidayanto Sapto
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.18782

Abstract

Panorama Pabangbon yang dirintis pada tahun 2017 di dalam kawasan hutan area kerja Perhutani KPH Bogor  melalui  izin  pemanfaatan  jasa  wisata  yang  diajukan  oleh  LMDH  Tunas  Karya  merupakan  ekowisata berbasis masyarakat yang saat ini berada dalam tahap pengembangan sehingga membutuhkan suatu analisis untuk menentukan strategi pengelolaan yang tepat untuk diterapkan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk pengelolaan wisata Panorama Pabangbon dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman wisata sehingga mampu merumuskan strategi pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT.    Penelitian  ini  dilakukan  di  wisata  Panorama  Pabangbon  selama  3  bulan  mulai  bulan  November  2022 hingga Januari 2023. Pengambilan data dilakukan melalui 4 metode yaitu wawancara, observasi lapangan, studi literatur,  dan  kuesioner  terhadap  para  pengelola  sebagai  responden.  Analisa  data  yang  digunakan  yaitu  mix methods melalui penggabungan analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, serta analisis SWOT.    Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa:  (1)  pengelolaan  wisata  dijalankan  dalam  beberapa  aspek pengelolaan  yang  melibatkan  partisipasi  aktif  anggota  dalam  perintisan  pembangunan  wisata,  pembentukan struktur kepengurusan, perencanaan program kerja lembaga, pengelolaan potensi dan pemeliharaan kelestarian kawasan,  pengelolaan  fasilitas,  serta  pengelolaan  usaha  wisata;  (2)  Panorama  Pabangbon  memiliki  kekuatan berupa kondisi alam yang terjaga kelestariannya, fasilitas yang tertata, serta SDM yang berkontribusi penuh dalam pengelolaan  wisata.  Namun  kelemahan  yang  dimiliki  yaitu  SDM  kurang  terampil  berbahasa  inggris,  promosi belum  maksimal,  serta  belum  tersedianya  paket  wisata.  Peluang  yang  dapat  dimanfaatkan  yaitu  melalui keberadaan potensi daya tarik penunjang, potensi kerajinan cenderamata, serta segmen wisatawan. Ancaman yang perlu diperhatikan yaitu persaingan wisata, minimnya investor, dan ketidakstabilan minat kunjungan wisatawan; (3) Strategi  yang  tepat  diterapkan  berdasarkan  analisis  SWOT  yaitu  strategi  kuadran  1  melalui  pengoptimalan kekuatan dan peluang (Strategi S-O).

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2025 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2024 Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023 Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2023 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2022 Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2021 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2019 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2018 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2017 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2016 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2015 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2014 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - Masret 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2012 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2010 More Issue