cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 2088527X     EISSN : 25487787     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal of Public Administration (Public Administration Journal) is a journal which contains about article result of research and thinking result of Public Administration which keep growing. This development of course provides wider opportunities for teachers or researchers to continue to explore the development of public administration that is expected to be useful for the community.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
EFETIFITAS PENDISTRIBUSIAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN DELI SERDANG STUDI KASUS DI KECAMATAN HAMPARAN PERAK Sahnan Rangkuti
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v2i2.1374

Abstract

Ketahanan pangan (beras) mempunyai implikasi yang sangat luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, baik kehidupan sosial, ekonomi, keamanan, ketertiban dan kesehatan. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat amat berkepentingan agar ketahanan pangan nasional dapat dipelihara. Pupuk merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi dan produktivitas usaha tani  termasuk budidaya padi. Untuk membantu petani mendapatkan pupuk dengan enam tepat, yaitu harga, tempat, jenis, mutu, waktu dan jumlah sekaligus sebagai upaya meningkatkan produksin dan produktivitas, pemerintah memberi bantuan pupuk bersubsidi. Banyak pihak yang terlibat dalam pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani, yaitu produsen (PT. Pusri,  dan PT. Ptero Kimia Gersik), Distributor, Kios Pengecer dan Kelompok Tani. Disamping itu terdapat pihak penunjang seperti Komisi Pengawas Pupuk, Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kecamatan Hamparan Perak adalah lokasi yang dipilih untuk penelitian tesis ini mengingat kecamatan ini merupakan sentra produksi utama komoditi padi di Kabupaten Deli Serdang dengan berbagai macam persoalan pupuk yang munscul pada setiap musim tanam.             Hasil kajian menunjukkan bahwa pendistribusian pupuk bersubsidi belum mencapai 6 (enam) tepat, khususnya harga, jumlah dosis dan waktu.Perencanaan lebih mengarah pada jumlah alokasi pupuk yang tersedia, tidak mendorong lahirnya penignkatan produktivitas  dan tidak tersosialisasikan dengan baik sehingga terjadi kesenjangan persepsi, khususnya ditingkat petani. Harag ditingkat petani selalu lebih tinggi dari harga HET yang ditetapkan pemerintah dengan alasan upah bongkar dan lain-lain. Penyerahan pupuk ditingkat petani selalu tidak tepat waktu dan jumlah dengan alasan pupuk yang tersedia tidak cukup. Modus yang sering digunakan oleh Kios dan Distributor adalah mengirimkan pupuk setengah dari jumlah pupuk yang diminta petani. Pengawas pupuk belum dapat berfungsi secara optimal yang disebabkan dana operasional yang sangat terbatas.
Analisis Proses Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (Apbd) (Studi Di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara) Suwardi Suwardi
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v2i2.1375

Abstract

aharuan sistem keuangan tersebut adalah pengelolaan uang rakyat (public money) dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara transparan, efektif, efisien, terarah, terencana, terpadu dan bertanggung jawab agar tercipta akuntabilitas publik dan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan otonomi daerah. Selain itu dampak yang kemudian muncul dalam rangka otonomi daerah adalah tuntutan terhadap pemerintah untuk menciptakan good governance sebagai prasyarat penyelenggaraan pemerintahan dengan mengedepankan akuntabilitas, transparasi serta partisipasi masyarakat sebagai bagian dari stake holder Pemerintahan Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme proses penyusunan APBD Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Kep.Mendagri) Nomor 12 Tahun 2006.. Penelitian ini bersifat deskriftif kualitatif dengan key informan diambil secara purposive. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang ada, dimana arah dan kebijakan umum anggaran lebih didominasi oleh kepentingan atasan. Persoalan mendasar dalam proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara masih ada indikasi tarik menarik kepentingan eksekuti dengan legislative, serta kesiapan SKPD dalam penatausahaan, pelaporan dan pertanggung jawaban dan perangkat aturan yang berubah-ubah mengakibatkan perlu pemahaman secara mendasar tentang teknis penyusunan anggaran yang baru. Berdasarkan kesimpulan diatas, maka saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut : Penyusunan APBD di era otonomi daerah dan desentrasisali keuangan harus berorientasi kepada kepentingan public dan menggunakan pendekatan kinerja sesuai dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006.Pengalokasian anggaran harus sesuai dengan perioritas dan tututan masyarakat, dimana anggaran harus benar-benar digunakan untuk melaksanakan kegiatan yang perlu. Dalam menyusun anggaran belanja rutin perlu adanya standarisasi anggaran dan perioritas pada masing-masing SKPD, sehingga dana yang digunakan masing-masing unit kerja bisa mencukupi untuk menjalan kegiatannya. Perlu adanya sosialisasi yang dijadikan acuan baku dalam penyusunan anggaran, agar SKPD dapat melakukan kerjanya harus benar-benar sehingga terhindar dari proyek-proyek titipan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN (STUDI KASUS PADA KECAMATAN SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI) Angelius Henry Sigalingging; Warjio Warjio
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1383

Abstract

Partisipasi masyarakat memiliki posisi yang sangat penting dalam perencanaan pembangunan, karena pada dasarnya masyarakat adalah pihak yang paling mengetahui masalah dan kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu perencanaan pembangunan yang partisipatif menjadi amanat undang-undang yang harus dilaksanakan oleh pelaku pembangunan yang  diregulasikan melalui Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Regulasi produk hukum ini sekaligus meretas kebuntuan paradigma pembangunan top-down menjadi pembangunan bottom-up. Pendekatan utama pembangunan model bottom-up ini adalah model partisipatoris, yaitu model melibatkan masyarakat dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan. Dalam pandangan beberapa ahli, suatu perencanaan pembangunan dikatakan partisipatif bila memenuhi ciri-ciri terfokus pada kepentingan masyarakat, partisipatoris, dinamis, sinergitas dan legalitas. Bentuk penelitian yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini digunakan key  informan dari berbagai unsur diantaranya pejabat struktural Bappeda Kabupaten Dairi, perwakilan SKPD, Camat Sidikalang dan perangkat kecamatan, Kepala Desa/ Lurah dan perwakilan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa  perencanaan  partisipatif  dalam pembangunan  daerah belum dilaksanakan dengan baik ditandai dengan keengganan masyarakat ikut berpartisipasi, kemampuan aparat dan masyarakat dalam melaksanakan perencanaan partisipatif belum memadai dan tim delegasi desa dan kelurahan belum mempunyai kemampuan untuk negosiasi pada musrenbang kecamatan maupun kabupaten sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa masyarakat dan pemerintah mempunyai peran terkait rendahnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan. 
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN IKLIM KERJA UNTUK MENCIPTAKAN KINERJA ORGANISASI (STUDI PADA UNIVERSITAS GRAHA NUSANTARA PADANGSIDIMPUAN) Edi Epron Sihombing; Marlon Sihombing
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1384

Abstract

Sebagian besar faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi dalam mencapai tujuan, dipengaruhi oleh iklim kepemimpinan dan kerja, baik sifat yang melekat pada para pemimpin dan gaya kepemimpinan yang digunakan dalam mengelola organisasi. Kepemimpinan di Universitas peran yang sangat penting dalam kemajuan organisasinya. Sebagai STATUTA Universitas Graha Nusantara, Rektor kemampuan dan penyelenggara Dewan Graha Nusantara Universitas Padangsidimpuan serta pembuat kebijakan dan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat diperlukan untuk mengontrol sebuah organisasi, baik dalam pengambilan keputusan, pelayanan kepada mahasiswa, memotivasi karyawan atau fungsionaris, serta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Oleh karena itu diperlukan analisis yang valid dari pengaruh Kepemimpinan dan Kerja Iklim pada perbaikan Kinerja Organisasi di Graha Nusantara Universitas Padangsidimpuan. Data yang diperoleh dari kuesioner pada objek yang diteliti dan dokumen pendukung lainnya. Dan data dianalisis dengan menggunakan metode statistik regresi linier sederhana dan regresi linier berganda dengan sampel 84 orang. pengolahan data dan analisis juga dibantu oleh penggunaan SPSS for Windows versi 17, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Iklim Kerja efek bersama-sama positif dan signifikan terhadap Kinerja Organisasi di Graha Nusantara Universitas Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dengan koefisien determinasi (R-square) dari 0,638. Kepemimpinan cators indi mempengaruhi kinerja organisasi yang paling dominan adalah menangkal teladan, dengan skor rata-rata 3,33 (83%). Dan Ketenagakerjaan Iklim Indicatorof yang tinfluence kinerja organisasi yang paling dominan adalah pertumbuhan ofa kepribadian dengan skor rata-rata 2,87 (72%). Kinerja Organisasi kualitas akan meningkat jika kualitas Kepemimpinan dan Kerja Iklim bersama-sama meningkat sampai nilai optimal.
PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Safran Efendi Pasaribu; Kariono Kariono
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1385

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melihat Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Kajian dilakukan pada Biro Rektor dikarenakan Biro Rektor ini bisa dikatakan sebagai urat nadi dalam sebuah lembaga sehingga dituntut berfikir global, serta mempunyai visi dan misi yang jauh berwawasan ke depan. Dengan kata lain Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif berupa statistik deskriptif berupa persentase rata-rata jawaban responden yang menjelaskan tentang pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja pegawai pada Biro Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Dimana Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang tercatat di Biro Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden. Data yang diperoleh dari lapangan, baik data sekunder maupun primer disusun dan disajikan dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa iklim organisasi sangat mempengaruhi kinerja pegawai Biro Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Hal ini dapat dilihat dari data dimana 35,6% dan sisanya sebesar 64,4% dipengaruhi oleh faktor lain seperti tingkat upah, pelatihan, gaya kepemimpinan, jaminan sosial, jaminan kelangsungan kerja, menciptakan sistem kerja yang optimal, dan lain sebagainya. Iklim organisasi yang baik telah terbangun di Biro Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dimana rata-rata responden penelitian memberikan jawaban yang positif dan secara tidak langsung dengan adanya kondisi iklim organisasi yang baik akhirnya membuat kinerja pegawai meningkat. 
ANALISIS IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER TIME MEDAN Ferry Hidayat; Usman Tarigan
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1386

Abstract

Begitu penting faktor sumber daya manusia sehingga didalam strategi pencapaian tujuan organisasi perlu membentuk iklim organisasi yang dapat meningkatkan kinerja karyawan agar tercapainya tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor iklim organisasi pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer TIME Medan. Faktor-faktor yang membentuk atau menentukan iklim organisasi yang diteliti yaitu faktor hubungan kerja, faktor gaya kepemimpinan, dan faktor pengembangan karyawan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian survey dan deskriptif dengan jumlah populasi 27 orang dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Hasil penelitian dari ketiga variabel dapat diketahui bahwa variabel yang paling besar adalah faktor hubungan kerja yaitu 83% dengan kategori baik dan faktor ini adalah faktor yang paling tinggi kemudian variabel faktor gaya kepemimpinan 72% dengan kategori cukup dan terakhir adalah variabel yang paling rendah yaitu faktor pengembangan karyawan 65% dari dengan kategori cukup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kerja sebagai faktor yang paling baik dalam membentuk iklim organisasi yang kondusif sehingga kinerja karyawan tetap baik kemudian faktor gaya kepemimpinan masih kurang dalam menciptakan iklim organisasi yang kondusif dan faktor ketidakpastian, yakni faktor pengembangan karyawan adalah faktor yang dapat menurunkan kinerja karyawan.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA BIDANG PENDIDIKAN DI KELURAHAN TEGAL SARI MANDALA II KECAMATAN MEDAN DENAI Hendri Hendri; Isnaini Isnaini
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PKH pada bidang Pendidikan di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini: informan kunci (pendamping, petugas kesehatan), informan utama (91 peserta yang mempunyai kategori pendidikan), informan tambahan (staf kantor lurah dan non peserta). Jawaban kuesioner dibuat dalam bentuk tabel tunggal dianalisis dan diperkuat dengan hasil wawancara. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis data yang dilakukan menggambarkan bahwa, pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) pada bidang pendidikan di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai menunjukan dari proses kegiatan sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, walaupun belum mencapai hasil maksimal. Hasil dan dampak yang ditimbulkan dari pelaksanaan PKH adalah meningkatnya akses dan pemanfaatan upaya dan status pendidikan anak dan mengurangi tingkat anak putus sekolah serta berpartisipasi dalam menjalankan kewajiban yang telah ditentukan kegiatannya dalam program serta bantuan tunai yang diberikan kepada peserta PKH dapat mengurangi bebean perekonomian dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Walaupun pada awal pelaksanaannya kegiatan PKH pada tahun 2008 ada beberapa proses yang belum dilaksanakan. Pelaksaan PKH di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai tidak luput dari berbagai kendala yaitu, masih kurangnya partisipasi peserta PKH, dan masih kurangnya sosialisasi dan koordinasi bagi pihak yang terlibat pada pelaksanaan PKH. 
EVALUASI PROGRAM DIKLAT DILUAR BALAI (STUDI KASUS DIKLAT DITEMPAT KERJA TATA PERSURATAN PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA BINJAI TAHUN 2013) Tanggor Hasibuan; Zainuddin Zainuddin
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v4i2.1388

Abstract

Program dan kebijakan dibidang Diklat menggunakan biaya yang sangat besar. Tetapi kenyataan yang dihadapi Pegawai didalam pelaksanaan tugasnya para masih saja kurang mampu sesuai dengan bidang tugas yang dibebankan kepadanya. Sehingga mengakibatkan lemahnya kinerja pegawai yang berdampak pada lemahnya kinerja organisasi. Diklat diluar Balai atau Diklat Ditempat Kerja (DDTK) yang sudah dilaksanakan namun belum sepenuhnya mampu menjawab peningkatan kemampuan para Pegawai. Dalam rangka itu dilakukan diklat bagi Pegawai Negeri Sipil. Pengetahuan dan kemampuan PNS perlu mendapat perhatian yang serius dalam upaya peningkatan kompetensi yang harapkan. Penelitian ini ingin menjawab Bagaimana proses penentuan peserta, proses belajar mengajar proses evaluasi diklat diluar Balai atau Diklat Ditempat Kerja (DDTK) studi kasus pada DDTK tata persuratan Kantor Kementerian Agama Kota Binjai Tahun 2013. Metode yang digunakan dalam pembahasan adalah deskriptif yang akan memberikan gambaran atas fenomena yang dibahas. Setelah dilakukan penelitian terhadap responden maka diperoleh hasil bahwa responden memberikan mengatakan respon terhadap koesioner dengan memberi jawaban DDTK Tata Persuratan bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan Pegawai. Hasil ini diperoleh dari Jawaban yang diberikan oleh responden pada keosioner yang telah disampaikan secara umum menjawab bermanfaat, mampu memberikan penambahan ilmu pengetahuan dalam pelaksanaan tugas. Berdasarkan hasil maka perlu dilaksanakan secara berkesinambungan.
Model Inovasi Kolaboratif dalam Implementasi Program Open Data: Tantangan dan Manfaatnya bagi Publik Anne Friday Safaria; Ida Widianingsih; Entang Adhy Muhtar; Ira Irawati
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v9i1.2150

Abstract

Open Data (OD) is data that is publicly available and free for anyone to use, reuse and redistribute. The Bandung City Government is the first municipality government in Indonesia to implement OD programs as a form of public service in the digital era. Although E-government practices have been applied to public services provided by various Central and Regional government agencies in Indonesia, in general there are still obstacles related to the extent to which the data can be accessed and used-reused by the public for various purposes. The study conducted in the Bandung Municipality Government was directed at efforts to find an effective OD innovation management model in the public sector by using qualitative methods with a case study strategy. Based on field findings, the OD program carried out at the Bandung Government is a collaboration of multiple actors and stakeholders (communities, private sector, NGOs) starting from the initiation stage up to its implementation. In this case, the Bandung City Government together with the various parties involved built an Open Data ecosystem that aims to produce credible data for decision making, and create a more transparent and accountable government. The implementation of this program has not been fully effective because the implementation has not been optimally integrated in Public Information Services (LIP). This has implications for the mechanism of unclear and non-smooth coordination and communication between fields and between Regional Government Work Units (SKPD) which are responsible for implementing OD and LIP. The stuation raises different views on the selection and display of data published (information dissemination).
Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pelayanan dalam Program Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Dokumen Kependudukan di Kabupaten Klungkung I Putu Dharmanu; Komang Adi Sastra Wijaya
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v9i1.2209

Abstract

Klungkung Regency as one of the regencies in Bali that has land and islands, the problem faced is the low coverage of ownership documents. Therefore, the Klungkung Regency Population and Civil Registry Service implements the Program to Accelerate Increasing Scope of Population Document Ownership, the policy being an innovative step in overcoming population services in Klungkung Regency. Based on these problems, in this study we want to analyze community perceptions of service performance in the P3CKDK in Klungkung Regency. The method used in this study is the mix methods, namely using quantitative methods in public perception then proceed with qualitative methods to explore existing data. Based on the results of the analysis show that the service performance that gets the highest public response (tends to strongly agree) is the empathy index. While other indices in service performance also received a positive response from the public. Furthermore, public perceptions related to program performance from various indices tended to strongly agree. The index that gets the highest rating is the program access index. Correlation between service performance and program performance results in a positive correlation which means that if one indicator increases the associated indicator will also increase. Based on the tests conducted, it shows that service responsiveness with program performance produces the highest correlation, while the lowest correlation is assurance with program performance.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 10, No 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK (PUBLIC ADMINISTRATION JOURNAL) JUNI Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 9, No 2 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK (PUBLIC ADMINISTRATION JOURNAL) DESEMBER Vol 9, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK (PUBLIC ADMINISTRATION JOURNAL) JUNI Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Desember Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Administrasi Publik Desember Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 6, No 2 (2016): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK DESEMBER Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 6, No 1 (2016): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK JUNI Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 5, No 2 (2015): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK DESEMBER Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 5, No 1 (2015): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK JUNI Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 4, No 2 (2014): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK DESEMBER Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 4, No 1 (2014): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK JUNI Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 3, No 2 (2013): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK DESEMBER Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 2, No 2 (2012): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK DESEMBER Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol. 2 No. 1 (2012): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Publik Desember Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal December Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Publik Juni Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal June More Issue