cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Efektivitas Promosi melalui Twitter pada Perusahaan Pariwisata Bahari “Ibu Penyu” Wulandari, Yunizar Sri; Fatchiya, Anna
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.719 KB)

Abstract

Promotion via twitter performed by Travel Agents "Ibu Penyu" to marketing their service. In addition, the promotion was also made to introduce marine tourism in Indonesia. Twitter presence is considered as one of the media for marine tourism company in expanding economic activity. The purpose of this research are to analyze the characteristics of respondents and promotional activities, analyze the effectiveness of the promotion via twitter and analyze the correlation between the characteristics of the respondents and the effectiveness of promotional activities through the promotion of marine tourism company twitter "Ibu Penyu". The method used in data collection is via an online questionnaire that was distributed to the followers @ibupenyu. Data were analyzed using Spearman-rank correlation test and Chi-square difference test. The results in this study are twitter effective of the promotion. Factors related to the effectiveness of the promotion is age, education level, income level, the frequency of feedback messages, rate the attractiveness of the message, and clarity in the delivery of information.Keywords: media, frequency of feedback messages, attractiveness of the message  ------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPromosi melalui twitter dilakukan oleh agen perjalanan "Ibu Penyu" untuk memasarkan layanan mereka. Selain itu, promosi juga dilakukan untuk memperkenalkan wisata bahari di Indonesia. Kehadiran twitter dianggap sebagai salah satu media untuk perusahaan wisata bahari dalam memperluas kegiatan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik responden dan kegiatan promosi, menganalisis efektivitas promosi melalui twitter dan menganalisis hubungan antara karakteristik responden dan efektivitas kegiatan promosi melalui promosi wisata bahari twitter perusahaan "Ibu Penyu". Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui kuesioner online yang dibagikan kepada para pengikut @ibupenyu. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman-rank dan uji beda Chi-square. Hasil dalam penelitian ini adalah keefektifan twitter pada promosi. Faktor yang berhubungan dengan efektivitas promosi adalah usia, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, frekuensi umpan balik pesan, menilai daya tarik pesan, dan kejelasan dalam penyampaian informasi.Kata kunci: media, frekuensi umpan balik pesan, daya tarik pesan
Pengaruh Perilaku Bermain Video Game Berunsur Kekerasan Terhadap Perilaku Agresi Remaja Siregar, Nadia Itona; Muljono, Pudji
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.816 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.261-276

Abstract

 The development of todays technology so rapidly, this development affects the audio-visual media one of which is video games. The aim of this study are: 1) to analyze the differences influence the level of violent video game playing element to the level of adolescent aggressive behavior, 2) to analyze the influence of personal factors as differences in behavior-forming element violent video games to the level of adolescent aggressive behavior, 3) to analyze differences in the effect of factors situational as forming behavior of violent video game playing element to the level of adolescent aggressive behavior. The analysis in this study uses cross tabulation, the statistical test Mann-Whitney and Kruskal-Wallis with a 5% significance level. The results showed that there are differences in the level of situational and gender differences on the level of play behavior element violent video games; and there are differences in the level of playing video games behavioral element of violence against adolescent aggressiveness level.Keywords: audio-visual media, development of technology -------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPerkembangan teknologi saat ini begitu pesat, perkembangan ini mempengaruhi media audio-visual salah satunya adalah video game. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis perbedaan yang memengaruhi elemen tingkat kekerasan bermain video game ke tingkat perilaku agresif remaja, 2) untuk menganalisis pengaruh faktor pribadi sebagai perbedaan dalam elemen perilaku pembentuk video game kekerasan untuk tingkat perilaku agresif remaja, 3) untuk menganalisis perbedaan pengaruh faktor situasional sebagai pembentuk perilaku bermain video game unsur kekerasan ke tingkat perilaku agresif remaja. Analisis dalam penelitian ini menggunakan tabulasi silang, uji statistik Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam tingkat perbedaan situasional dan jenis kelamin pada tingkat perilaku bermain elemen video game kekerasan; dan ada perbedaan dalam tingkat bermain video game unsur perilaku kekerasan terhadap tingkat agresivitas remaja.Kata kunci: media audio-visual, perkembangan teknologi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Lokal Masyarakat Desa Ciherang dengan Tingkat Pengelolaan Tanaman Obat Keluarga Rosmanita, Ike; Saharuddin, Saharuddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.49 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.3.359-378

Abstract

Local knowledge is a basic resource who passed down from one generation to another generation. Every region has a different knowledge to manage and utilize plants in the yard including medicinal plants. This study try to analyze the condition of the yard agroekosistem, analyze the level of local knowledge about medicinal plants, analyze level management of medicinal plants, analyze the relationship between level of local knowledge with the level management of mrdicinal plants, and analyze the relationship between local knowledge with condition of yard agroekosistem. This reseach used a quantitative approach and supported with qualitative approach as a method of reseach. The results showed condition of yard agroekosistem has a good condition and people have used their yard around the house. The results also showed that the level of local knowledge about medicinal plants classified as moderate. Beside that the level  managemet of medicinal plants classified in the high category. Based on statistical tests, we can know that there is no relationship between local knowledge with the level management of medicinal plants.Keywords: health, livelihood, medicinal plants, yard-----------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPengetahuan lokal merupakan pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun dari satu generasi kapada generasi berikutnya. Masing-masing wilayah memiliki pengetahuan tersendiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan berbagai tanaman termasuk tanaman obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi agroekosistem pekarangan masyarakat, menganalisis tingkat pengetahuan lokal masyarakat mengenai tanaman obat, menganalisis tingkat pengelolaan tanaman obat, menganalisis hubungan pengetahuan lokal dengan tingkat pengelolaan tanaman obat, dan menganalisis hubungan pengetahuan lokal dengan kondisi agroekosistem pekarangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan didukung dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroekosistem pekarangan masyarakat sudah dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari kondisi pekarangan masyarakat yang ditanam berbagai jenis tanaman termasuk tanaman obat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan lokal masyarakat mengenai tanaman obat tergolong sedang, sedangkan tingkat pengelolaan  tanaman obat tergolong dalam kategori tinggi. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan, tidak terdapat hubungan antara pengetahuan lokal dengan tingkat pengelolaan tanaman obat.Kata kunci: kesehatan, nafkah, pekarangan, tanaman obat
The Relationship of Community’s Participation with The Sustainability of Ecology, Sosio-Culture and Economic in Marine Ecotourism Utami, Putri Ria; Mardiana, Rina
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.836 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.509-522

Abstract

Community’s participation in marine ecotourism potential is important because people have the landscape and culture potential sale value as marine ecotourism attraction. The purpose of this study was to analyze the relation of community’s participation with sustainability of ecology, socio-culture and economic life of local communities in marine ecotourism Pahawang Island. This research was a quantitative research with survey method, supported by qualitative data. The number of samples in this study was 50 respondents, which cosists of the member participants in marine ecotourism Pahawang Island. The results showed that community’s participation level has medium correlation and significant relation to sustainability’s of ecology level and sustainability’s of socio-culture level. While, community’s participation level shows a very strong correlation and significant relation to sustainability’s of economic level. Keywords : ecology sustainability, economic, marine ecotourism, participation, socio-culture================================================== ABSTRAKPartisipasi aktif dari masyarakat dalam mengelola potensi ekowisata bahari sangat penting karena bentang alam dan potensi budaya memiliki nilai jual sebagai daya tarik ekowisata bahari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan partisipasi masyarakat terhadap keberlanjutan ekologi, sosial-budaya dan ekonomi masyarakat setempat dalam ekowisata bahari Pulau Pahawang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey dengan didukung data kualitatif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 50 responden yang merupakan pengelola ekowisata bahari Pulau Pahawang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat terhadap tingkat keberlanjutan ekologi dan tingkat keberlanjutan sosial-budaya menunjukkan hubungan cukup dan signifikan. Sedangkan, tingkat partisipasi masyarakat memiliki hubungan kuat dan signifikan terhadap tingkat keberlanjutan ekonomi.Kata Kunci : ekonomi, ekowisata bahari, keberlanjutan ekologi, sosial-budaya, partisipasi
Efektivitas Strategi Komunikasi Pemasaran Sosial Kampanye Sustainable Seafood, WWF-Indonesia Sagala, Riski Bayuni; Kusumastuti, Yatri Indah
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.229 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.1.55-64

Abstract

Social marketing communication strategy is a tool used by the company to achieve its goal. The effectiveness of social marketing communication strategy can be seen from the change in the attitude of the campaign target refers to the cognitive, affective, and conative. The purpose of this study was to analyze the social marketing communication strategy undertaken by WWF in running campaigns, analyze the effectiveness of social marketing communications conducted by WWF in running his campaign, and analyze correlation between strategy of social marketing and effectiveness of social marketing communications conducted by WWF in running his campaign. The method used in this research was supported by survey method with quantitative and qualitative data. In this research, social marketing communication strategy under study is a social marketing communication strategy Campaign Sustainable Seafood, WWF-Indonesia. The results showed the dominance of media used by the respondent to get a message is a media meeting and the relationship between social marketing communication strategy and media exposure frequency of the effectiveness of social marketing communication strategy on aspect of cognitive, affective, and conative.Keywords: attitude change, strategy, media exposure----------------------------------ABSTRAKStrategi komunikasi pemasaran sosial adalah alat yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya. Efektivitas strategi komunikasi pemasaran sosial dapat dilihat dari perubahan sikap target kampanye pada kognitif, afektif, dan konatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran sosial yang dilakukan oleh WWF dalam menjalankan kampanye, menganalisis efektivitas komunikasi pemasaran sosial yang dilakukan oleh WWF dalam menjalankan kampanyenya, dan menganalisis hubungan antara strategi pemasaran sosial dan efektivitas komunikasi pemasaran sosial yang dilakukan oleh WWF dalam menjalankan kampanyenya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini didukung oleh metode survei dengan data kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini, strategi komunikasi pemasaran sosial yang diteliti adalah strategi komunikasi Kampanye Sustainable Seafood, WWF-Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan dominasi media yang digunakan oleh responden untuk mendapatkan pesan adalah pertemuan media dan hubungan antara strategi komunikasi pemasaran sosial dan frekuensi keterdedahan media dari efektivitas strategi komunikasi pemasaran sosial pada aspek kognitif, afektif, dan konatif.Kata kunci: perubahan sikap, strategi, keterdedahan media
The Influence of Group Leadership, Groupthink, and Tacit Knowledege in Group Decision Making: Case Groups Supervised by KSPPS Baytul Ikhtiar Zahara, Aisyah; Sarwoprasodjo, Sarwititi; Hamzah, Hamzah
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.346 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.495-508

Abstract

Desicion making is the process of choosing alternative among several alternatives and can  be influence by many factors. Decision making can be happen on individual situation or group situation. The purposes of this research are: (1) to analyze the influence of group leadership on group decision making, (2) to analyze the influence of groupthink on group decision making, and (3) to analyze the influence of tacit knowledge on group decision making.  This is an explanatory research using quantitaive approach supported by qualitative data with the total of respondents 30 groups. The subject of this research are the groups under supervise BMT Koperasi Baytul Ikhtiar (BAIK) located in Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. The technique analysis using regression test. The results of this research shows that there are a negative influence between groupthink on group decision making. Also there are a positive influence between tacit knowledge on group decision making.Keywords : groupthink, group leadership, group decision making, tacit knowledge===================================================ABSTRAKPengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif dari berbagai alternatif-alternatif yang ada dan dipengaruhi berbagai faktor. Pengambilan keputusan dapat terjadi pada individu maupun kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis pengaruh kepemimpinan kelompok terhadap pengambilan keputusan, (2) menganalisis pengaruh groupthink terhadap pengambilan keputusan, dan (3) menganalisis pengaruh pengetahuan tacit terhadap pengambilan keputusan. Jenis penelitian ini adalah explanatory serta menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dengan responden sebanyak 30 kelompok. Subjek penelitian ini adalah kelompok-kelompok binaan BMT Koperasi Baytul Ikhtiar (BAIK) yang berlokasi di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif groupthink terhadap pengambilan keputusan. Lalu terdapat pengaruh positif pengetahuan tacit terhadap pengambilan keputusan.Kata Kunci : groupthink, kepemimpinan kelompok, pengambilan keputusan kelompok, pengetahuan tacit
Analisis Gender dalam Usaha Ternak dan Hubungannya dengan Pendapatan Rumahtangga Peternak Sapi Perah Nadhira, Valenikha Fitri; Sumarti, Titik
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.564 KB)

Abstract

KPPPA data in 2015 showed that the index of gender inequality in Indonesia is still relatively high compared to other ASEAN countries, about 0,5. In order to achieve development including the development of animal husbandry sector, the role of men and women and also gender equality should be understood by all stakeholders. However, it turns out the woman is not fully in control of the resources and benefits. The general purpose of this study is to analyze the level of gender equality in the dairy cattle business and to analyze the relationship between the level of gender equality in the dairy cattle business and income of dairy farmer’s household in Pangalengan. This research use simple random sampling technique, cross tabulation analysis and Rank Spearman statistical test. Research showed that there is still gender inequality at control over resources and benefits. Gender equality in household cattle business has a significant relationship with a household income of dairy farmers.Keywords: access, control, dairy cattle business----------------------ABSTRAKData KPPPA 2015 menunjukkan bahwa Indeks Ketimpangan Gender di Indonesia masih terbilang tinggi dibandingkan Negara ASEAN lainnya, yaitu 0,5. Pada hakekatnya dalam mewujudkan pembangunan, termasuk pembangunan peternakan harus memahami kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Pada kenyataanya, perempuan tersebut tidak sepenuhnya memegang kontrol atas sumber daya dan manfaat.  Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis kesetaraan gender dalam usaha ternak sapi perah dan menganalisis hubungan kesetaraan gender dalam usaha ternak dengan pendapatan rumah tangga peternak sapi perah. Penelitian menggunakan teknik simple random sampling, analisis tabulasi silang dan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada ketidaksetaraan gender pada kontrol atas sumber daya dan manfaat. Kesetaraan gender  dalam rumah tangga usaha ternak memiliki hubungan yang signifikan dengan pendapatan rumah tangga peternak sapi perah.Kata Kunci : akses, kontrol, usaha ternak sapi perah
Pengambilan Keputusan Inovasi pada Adopter Pertanian Organik Sayuran di Desa Ciputri, Pacet, Kabupaten Cianjur Ulfah, Maria; Sumardjo, Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.792 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.209-222

Abstract

An organic farm continue to be disseminated to farmers, but until now still quite a lot of farmers who do not adopt organic farming. The farmer's decision to adopt or reject the adoption of organic farming of vegetables can be seen from the stage of the decision making process of innovation. This research was done in the village of Ciputri, subdistrict Pacet, Cianjur District. The purpose of this research is to analyze the decision-making innovations on organic vegetable farming adopter and the factors related to the decision making innovation in adopter organic farming of vegetables. This research uses census on the population of farmers who adopting organic farming of vegetables and continue to adopting. The results showed that the level of knowledge adopter of organic farming of vegetables included in the category of being the real factors related to the level of knowledge that is land area and the level of courage to take risks. At the level of persuasion including the high category with tangible factors related to the level of persuasion that is the level of conformance. At the implementation level adopter of organic farming of vegetables including the medium category with tangible factors related to the implementation level is the level conformity procedures.Keywords: adoption, knowledge level, persuasion level, implementation level-----------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKPertanian organik terus disosialisasikan kepada para petani namun sampai saat ini masih cukup banyak petani yang tidak mengadopsi pertanian organik. Keputusan petani untuk mengadopsi atau menolak adopsi pertanian organik sayuran dapat dilihat dari tahap proses pengambilan keputusan inovasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengambilan keputusan inovasi pada adopter pertanian sayuran organik dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan inovasi pada adopter pertanian organik sayuran. Penelitian ini menggunakan metode sensus pada populasi petani yang mengadopsi pertanian organik sayuran dan tetap melanjutkan untuk mengadopsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan adopter pertanian organik sayuran termasuk pada kategori sedang dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat pengetahuan yaitu: luas lahan dan tingkat keberanian mengambil resiko. Pada tingkat persuasi termasuk kategori tinggi dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat persuasi yaitu tingkat kesesuaian. Pada tingkat implementasi adopter pertanian organik sayuran termasuk kategori sedang dengan faktor yang berhubungan nyata dengan tingkat implementasi yaitu tingkat kesesuaian prosedur.Kata kunci: adopsi, tingkat pengetahuan, tingkat persuasi, tingkat implementasi
Peran Modal Sosial dalam Resiliensi Komunitas Menghadapi Erupsi Gunung Merapi Karimatunnisa, Aisyah; Pandjaitan, Nurmala K
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.001 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.3.333-346

Abstract

Impacts caused due to the disaster makes communities vulnerable. To achieve resilience community should adapt to the post-disaster environment. The purposes of this research are: (1) analyzing community vulnerability (2) analyzing shapes of community social capital (3) analyzing social capital role in community resilience in facing eruption. This research is using survey methods with 75 respondents that selected randomly with simple random sampling method. This research took place in Kalitengah Lor, Glagaharjo village, Cangkringan sub-district, Sleman regency,  D.I. Yogyakarta. The results of this research shown that community has a hig vulnerability when Merapi’s mountain got eruption. Community has a great social capital so it’s tighten the community relations.  Social capital has a contribution towards community resilience in facing volcano eruption.Keywords: community resilience, disaster, eruption, social capital, vulnerability----------------------------------- ABSTRAK Dampak yang ditimbulkan akibat bencana erupsi membuat komunitas mengalami kerentanan. Agar dapat resiliensi komunitas harus dapat beradaptasi pada lingkungan pasca bencana. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis kerentanan komunitas (2) menganalisis bentuk-bentuk modal sosial komunitas (3) menganalisis peranan modal sosial dalam resiliensi komunitas menghadapi erupsi.  Metode penelitian menggunakan metode survey dengan 75 orang responden yang dipilih secara acak sederhana. Penelitian dilakukan di Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukan komunitas mengalami kerentanan yang tinggi pada saat erupsi. Komunitas memiliki modal sosial yang baik sehingga mempererat hubungan komunitas. Modal sosial komunitas juga berperan dalam resiliensi komunitas dalam menghadapi erupsi gunung berapi. Kata kunci :bencana, kerentanan, erupsi, modal sosial, resiliensi komunitas
Analisis Gender dalam Rumah Tangga Nelayan di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu DKI Jakarta Wafi, Addarquthni Faatihah; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.87 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.3.403-414

Abstract

Gender issues have received much attention, in fact gender equality in fishing communities is still experiencing obstacles. The factors that play a role in positioning women as side actors in fishery activities and dominant actors in fisheries are men. This study aims to analyze the characteristics of fishermen households in Pulau Kelapa. In addition, this study aims to find out how the level of gender equality that exist in fishermen households in Pulau Kelapa. The results of this study indicate the majority of residents are at the age of the end of adult education level of women on average smp and men sd, the number of household dependent 4-5 people and income income is very low. In addition, gender inequalities occur because access control benefits and dominant resources are performed by men.Keywords: domestic fishermen, gender analysis, gender equality --------------------- ABSTRAKIsu gender telah banyak mendapat perhatian, kenyataannya kesetaraan gender dalam masyarakat nelayan masih mengalami hambatan. faktor yang berperan dalam memposisikan perempuan sebagai pelaku sampingan dalam kegiatan perikanan dan pelaku dominan dalam perikanan adalah laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik rumah tangga nelayan di Pulau Kelapa. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesetaraan gender yang ada di rumah tangga nelayan di Pulau Kelapa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan mayoritas warga berada pada umur dewasa akhir tingkat pendidikan perempuan rata-rata smp dan laki-laki sd, Jumlah tanggungan rumah tangga 4-5 orang serta pendapatan pendapatan yang sangat rendah. Selain itu, terjadi ketimpangan gender Karena akses kontrol manfaat dan sumber daya dominan dilakukan oleh laki -laki.Kata kunci: analisis gender, kesetaraan gender, rumah tangga nelayan 

Page 4 of 52 | Total Record : 514


Filter by Year

2017 2025