Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Articles
514 Documents
Hubungan Tingkat Partisipasi dengan Efektivitas Pengelolaan dalam Program Bank Sampah (Kasus: Bank Sampah Bersih Indah dan Cantik, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten)
Intan Nurfadillah;
Dwi Sadono;
Endang Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.996
Bank sampah merupakan suatu sistem pengelolaan sampah kering secara kolektif yang dilakukan untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi secara aktif dalam pengelolaan sampah yang ada di lingkungan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat partisipasi dalam pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan nyata antara tingkat partisipasi dengan efektivitas pengelolaan sampah. Selain itu, tingkat partisipasi berhubungan nyata dengan tingkat dukungan sosial dan lingkungan pada indikator ketersediaan sarana prasarana, adanya ajakan teman atau anggota bank sampah, dan tingkat dukungan keluarga.
Resiliensi Pangan Rumah Tangga pada Masa Pandemi Covid-19 (Kasus: Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi)
Miranti Nur Afifah;
Nuraini Wahyuning Prasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1051
Secara umum dilaporkan bahwa situasi pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi pangan rumah tangga, terutama dalam hal akses dan ketersediaannya. Penelitian ini bertujuan menyelidiki bagaimana pandemi covid-19 memengaruhi resiliensi pangan rumah tangga, khususnya pada komunitas adat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan pengamatan rumah tangga. Enam puluh rumah tangga contoh di Kampung Adat Cirendeu yang diamati, dipilih dengan cara cluster random sampling. Sedangkan informan penelitian ini ditentukan secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski dalam situasi pandemi covid, rumah tangga pada komunitas adat sangat tangguh (resilien). Resiliensi rumah tangga ini ditandai dengan tersedianya cadangan pangan dalam jumlah yang besar pada masing - masing rumah tangga. Cadangan pangan tersebut merupakan hasil panen dari lahan - lahan pertanian di dalam wilayah kampung adat. Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penularan virus covid, tidak memengaruhi kekuatan sumber daya dan kapasitas adaptif rumah tangga dalam mengakses dan menyediakan pangan pokok (rasi).
Analisis Hubungan Tingkat Partisipasi Masyarakat dengan Ekonomi Lokal dalam Pengembangan Agroeduwisata (Kasus: Kampung Agroeduwisata Organik Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat)
Dinda Qotrunnada;
Mukhlas Ansori
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1059
Partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam pembangunan agroeduwisata berkelanjutan. Partisipasi masyarakat dapat dikaji melalui beberapa tahapan. Sebelum masyarakat berpartisipasi, terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam pengembangan agroeduwisata. Selain itu, diharapkan keberadaan agroeduwisata dapat berkontribusi untuk perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor internal dan faktor eksternal dengan tingkat partisipasi, dan menganalisis hubungan tingkat partisipasi dengan ekonomi lokal dalam pengembangan agroeduwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif didukung data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara dukungan pihak pemerintah, swasta, dan LSM pada faktor eksternal dengan tingkat partisipasi masyarakat, serta antara tingkat partisipasi pada tahap pelaksanaan dengan ekonomi lokal. Dapat dikatakan, keberadaan agroeduwisata berkontribusi dalam perekonomian lokal utamanya dalam hal memberikan kesempatan kerja dan peluang usaha.
Persepsi dan Kapasitas Adaptif Warga Terdampak Penggusuran Proyek Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi (Kasus di Wilayah Relokasi RT 04/RW 01 Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat)
Rasya Khoerunnisa;
Ratri Virianita
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1088
Pembangunan infrastruktur cenderung menimbulkan permasalahan baru di mana masyarakat di wilayah pemukiman menjadi korban penggusuran sehingga masyarakat perlu memiliki kapasitas adaptif baik agar dapat bertahan menghadapi dampak penggusuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pada kapasitas adaptatif warga terdampak penggusuran proyek jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner dan wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data dari 52 responden yang menetap di wilayah relokasi penggusuran RT 04/RW 01 Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dan beberapa informan. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan dari persepsi terhadap dampak penggusuran pada kapasitas adaptatif. Namun, arah hubungan yang terbalik menunjukkan kecenderungan persepsi yang buruk terhadap dampak penggusuran meningkatkan kapasitas adaptatif warga terdampak penggusuran proyek jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi.
Respon Rumah Tangga Petani Terhadap Ancaman Perubahan Ekologi: Analisis Kelentingan dan Fungsi Ikatan Sosial
Raihani Alfiatush Arrasyiida;
Arya Hadi Dharmawan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1092
Rumah tangga petani di kawasan banjir mengalami kerugian dan terhambatnya pendapatan disebabkan terendamnya lahan pertanian oleh banjir sehingga menimbulkan kerentanan pada sistem nafkah. Rumah tangga melakukan berbagai strategi nafkah serta memanfaatkan sumber-sumber nafkah yang tersedia agar dapat bertahan dan segera pulih dari krisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur nafkah, strategi nafkah dan faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya resiliensi nafkah rumah tangga petani di kawasan banjir. Studi dilakukan di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang didukung dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner untuk data kuantitatif dan wawancara mendalam untuk data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi resiliensi rumah tangga petani di kawasan banjir adalah persentase pendapatan pertanian sawah terhadap total pendapatan rumah tangga, jumlah sumber pendapatan rumah tangga, jumlah organisasi/lembaga yang diikuti rumah tangga, dan jumlah kegagalan menghadapi krisis.
Strategi Penghidupan dengan Perspektif Gender pada Rumah Tangga Nelayan Buruh di Kelurahan Kangkung, Lampung
Denada Melona Anggia;
Melani Abdulkadir Sunito
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1109
Nelayan buruh hidup dalam ketidakpastian akibat fluktuasi alam dan juga keterbatasan sumber daya penghidupan. Rumah tangga nelayan buruh berstrategi untuk mencukupi kebutuhan hidup melalui berbagai kegiatan kerja yang menghasilkan pendapatan dan melibatkan anggota keluarga baik laki - laki maupun perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber daya penghidupan yang dimiliki oleh anggota rumah tangga laki - laki dan perempuan, mendeskripsikan strategi penghidupan rumah tangga nelayan buruh, serta menganalisis hubungan sumber daya penghidupan dengan strategi penghidupan rumah tangga nelayan buruh. Penelitian ini menggunakan metode penggabungan pengamatan kualitatif dan wawancara mendalam dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner (mixed method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang paling besar dimiliki rumah tangga nelayan buruh adalah sumber daya sosial. Bentuk strategi yang paling banyak dilakukan adalah intensifikasi dan ekstensifikasi. Laki - laki berstrategi dengan memperpanjang waktu melaut dan perempuan dengan meminjam uang pada koperasi atau bank. Seluruh sumber daya penghidupan memiliki hubungan nyata dengan strategi penghidupan yang dilakukan rumah tangga nelayan buruh di Kelurahan Kangkung.
Pengembangan Ekowisata Bahari dan Kesejahteraan Masyarakat Lokal pada Masa Pandemi Covid-19
Mutia Fatin Sausan;
Hana Indriana;
Heru Purwandari
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.938
Ekowisata bahari adalah kegiatan wisata yang mengandalkan daya tarik alami lingkungan pesisir dan lautan baik langsung maupun tidak langsung. Pengembangan ekowisata bahari dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, namun pandemi Covid-19 mempengaruhi proses pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengembangan ekowisata bahari dengan tingkat kesejahteraan masyarakat lokal pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data kualitatif dengan wawancara mendalam. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menganalisis data kuantitatif dan analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekowisata bahari mengalami perubahan sebelum dan saat pandemi Covid-19 yang dilihat dari indikator jenis daya tarik sumber daya alam dan partisipasi masyarakat. Selain itu, terdapat juga perubahan tingkat kesejahteraan masyarakat sebelum dan saat pandemi Covid-19. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara tingkat pengembangan ekowisata bahari dengan tingkat kesejahteraan masyarakat lokal pada masa pandemi Covid-19.
Strategi Nafkah dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Terdampak Banjir Rob
Tsania Akmala;
Ekawati Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1008
Banjir rob di Desa Pesanggrahan terjadi karena pengaruh dari hulu dan kenaikan muka air laut sebagai akibat dari perubahan iklim. Hal ini berdampak terhadap produktivitas pertanian hingga menghilangnya beberapa mata pencaharian petani, sehingga petani perlu menerapkan strategi nafkah untuk menghadapi dampak dari perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan terjadinya banjir rob, menganalisis modal nafkah yang dimanfaatkan rumah tangga petani, menganalisis strategi nafkah yang diterapkan rumah tangga petani, dan menganalisis kesejahteraan rumah tangga petani. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam kepada 4 informan dan kuesioner kepada 35 rumah tangga petani Desa Pesanggrahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir rob banyak memberikan dampak negatif bagi kehidupan rumah tangga petani serta menghilangnya beberapa mata pencaharian. Strategi nafkah yang diterapkan rumah tangga petani adalah diversifikasi mata pencaharian. Modal nafkah diperlukan untuk menerapkan strategi nafkah, namun tidak ada hubungan kepemilikan modal nafkah dengan keberagaman strategi nafkah.
Analisis Perubahan Struktur Agraria dan Pengaruhnya terhadap Strategi Nafkah Rumah Tangga Petani
Adhela Silvianti Berliana;
Martua Sihaloho
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1057
Permasalahan alih fungsi lahan pertanian erat kaitannya dengan perubahan struktur agraria yang dilihat dari perubahan penggunaan dan penguasaan lahan tersebut. Terdapat beberapa faktor pendukung yang membuat kegiatan alih fungsi lahan pertanian semakin masif dilakukan di pedesaan. Keadaan ini telah merugikan petani terutama dari segi pendapatan sehingga petani memerlukan strategi nafkah lain untuk menunjang keadaan perekonomiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan struktur agraria dan pengaruhnya terhadap strategi nafkah rumah tangga petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang dilakukan menggunakan kuesioner dan didukung dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam serta observasi. Teknik pemilihan responden diperoleh melalui purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa faktor internal pendorong yang paling memengaruhi keputusan petani melakukan alih fungsi lahan adalah perubahan perilaku pada petani, sedangkan faktor eksternal pendorong yang paling memengaruhi keputusan petani melakukan alih fungsi lahan adalah harga jual lahan. Berdasarkan uji regresi terlihat bahwa alih fungsi lahan memberikan pengaruh pada strategi nafkah yang diterapkan petani.
Peran Pemimpin pada Aksi Kolektif Komunitas Miskin Perkotaan selama Pandemi Covid-19
Garnieta Febrianty Utami;
Nurmala Katrina Pandjaitan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1083
Pandemi Covid-19 telah membawa dampak besar pada masyarakat Indonesia khususnya komunitas miskin perkotaan. Aksi kolektif warga sangat menentukan untuk mencegah meluasnya virus ini dan mengatasi berbagai masalah yang muncul. Peran pemimpin dibutuhkan agar warga komunitas berpartisipasi aktif dalam aksi kolektif sehingga komunitas mampu tetap resilien di tengah situasi krisis akibat pandemic Covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemimpin pada aksi kolektif komunitas miskin perkotaan di masa pandemi Covid-19. Pengumpulan data melalui metode survei pada 60 responden dan diperkuat dengan data kolektif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran pemimpin dengan tingginya partisipasi warga komunitas dalam aksi kolektif pada komunitas miskin perkotaan selama Pandemi Covid-19. Pemimpin formal di tingkat lokal yaitu Ketua RW dinilai warga mampu bersinergi dengan para Ketua RT dan Satgas Covid-19 untuk mendorong warganya agar aktif berpartisipasi pada setiap aksi kolektif komunitas selama masa pandemi Covid-19.