cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Efektivitas Promosi Produk Olahan Pertanian Sirup Jamu Rempah Karsa melalui Media Sosial Instagram Citra Maulidina; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1118

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat promosi dapat dilakukan melalui media sosial. Salah satu UMKM produk olahan pertanian yang sedang mengembangkan promosinya melalui media sosial Instagram adalah UMKM “Rempah Karsa”. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas promosi produk olahan pertanian melalui media sosial Instagram. Produk yang diteliti adalah sirup jamu. Efektivitas promosi pada penelitian ini menggunakan pendekatan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action dan Share). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan studi literatur. Pemilihan responden dan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan promosi yang dilakukan oleh Rempah Karsa untuk produk sirup jamu melalui media sosial Instagram efektif untuk menstimulasi perhatian responden, membuat responden tertarik dan mencari informasi mengenai produk sirup jamu.
Fungsi Kepemimpinan Ketua Kelompok Tani dalam Percepatan Proses Difusi Inovasi (Kasus: Kelompok Tani di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur) Shannia Nada Annafi; Sutisna Riyanto; Titania Aulia
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1128

Abstract

Pembangunan pertanian dan sumber daya manusia pertanian di Indonesia yang banyak menggunakan pendekatan kelompok menunjukkan pentingnya peranan ketua kelompok tani. Pemimpin kelompok tani merupakan salah satu agen yang dapat mendifusikan sebuah inovasi dan dianggap lebih efektif. Dengan melibatkan pemimpin kelompok tani maka mampu mempercepat difusi inovasi karena masyarakat merasa lebih memiliki inovasi yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis fungsi kepemimpinan ketua kelompok tani dalam percepatan proses difusi inovasi. Penelitian dilakukan di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan didukung data kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi dari 46 responden yang diambil dengan teknik sampel acak distratifikasi dan 4 informan. Hasil penelitian menunjukkan fungsi kepemimpinan ketua kelompok tani yang menonjol adalah fungsi hubungan sedangkan proses difusi inovasi yang dilakukan oleh anggota kelompok tani tergolong sedang atau cukup berhasil. Hasil uji korelasi rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara kedua variabel yang mana dapat diketahui bahwa fungsi kepemimpinan ketua kelompok tani dapat mendorong percepatan proses difusi inovasi.
Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Wisata Adinda Muthiah Rana; Rilus A Kinseng; Mahmudi Siwi; Murdianto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1126

Abstract

Pariwisata adalah sektor yang kian berkembang di Indonesia, yang bahkan menempati peringkat kedua sebagai penyumbang terbesar devisa negara. Pengembangan desa wisata adalah salah satu bentuk pengembangan pariwisata alternatif, yang saat ini sedang mendapat perhatian. Desa wisata merupakan bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan dan menjadi salah satu program Pemerintah Republik Indonesia yang diharapkan dapat mempercepat kebangkitan pariwisata dan memicu pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu, adanya pengembangan desa wisata membawa perubahan sosial dan budaya pada masyarakat lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan struktur dan proses sosial, perubahan kebudayaan, dan perubahan tingkat kesejahteraan pada masyarakat Kampung Wisata Mulyaharja akibat adanya pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan sosial budaya pada aspek statifikasi sosial, kelompok sosial, mata pencaharian, proses sosial, sistem nilai, ritual adat dan kesenian, kemampuan menyekolahkan anggota keluarga, dan kemampuan mengakses kesehatan.
Hubungan Kohesi Sosial dan Resiliensi Komunitas Terdampak Bencana Banjir Rob (Kasus: RW 06 Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah) Afifah Na Shalma; Fredian Tonny Nasdian; Rajib Gandi; Zessy Ardinal Barlan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i1.1133

Abstract

Bencana merupakan sebuah peristiwa yang berpotensi merugikan kehidupan komunitas. Salah satu bencana yang sering melanda Indonesia adalah bencana banjir. Kota Pekalongan merupakan salah satu daerah yang berisiko tinggi terhadap bencana banjir rob, kehadirannya tidak hanya dipengaruhi oleh kenaikan muka air laut dan hujan, juga dipengaruhi oleh penurunan muka tanah. Bencana dapat melahirkan sebuah kohesi sosial dalam komunitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kohesi sosial komunitas, resiliensi komunitas serta hubungan kohesi sosial dan resiliensi komunitas terdampak banjir rob di RW (Rukun Warga) 06 Kelurahan Pasirkratonkramat. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan alat pengumpulan data berupa instrumen kuesioner dan panduan wawancara. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Penelitian menghasilkan temuan bahwa tingkat kohesi sosial tinggi, demikian pula dengan tingkat resiliensi yang dimiliki oleh komunitas, namun tidak ditemukan terdapat hubungan antara kohesi sosial dan resiliensi komunitas terdampak banjir rob.
Pengaruh Keberadaan Industri Sawit terhadap Taraf Hidup Rumah Tangga Buruh Pabrik dan Buruh Kebun Sawit (Kasus: Komunitas Desa Bukit Indah dan Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu) Adistika, Exciyona; Sumarti, Titik; Siwi, Mahmudi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.715

Abstract

Industri sawit merupakan salah satu faktor yang dapat memicu percepatan pembangunan nasional karena memengaruhi taraf hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh karakteristik rumah tangga buruh pabrik dan buruh kebun sawit serta keberadaan industri sawit terhadap taraf hidup rumah tangga buruh pabrik dan buruh kebun sawit. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada komunitas Desa Bukit Indah dan Desa Giri Kencana dengan jumlah responden yaitu 40 rumah tangga buruh pabrik dan buruh kebun sawit. Teknik pengambilan responden menggunakan cluster random sampling. Data penelitian diolah menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2010 dan SPSS version 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik rumah tangga buruh pabrik dan buruh kebun sawit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap taraf hidup rumah tangganya. Namun, keberadaan industri sawit yang berpengaruh secara signifikan terhadap taraf hidup rumah tangga buruh pabrik dan buruh kebun sawit, yaitu pada variabel tingkat kesempatan kerja dan tingkat dampak terhadap lingkungan. Tingkat kesempatan kerja yang rendah dan tingkat dampak terhadap lingkungan yang tinggi mengakibatkan taraf hidup rumah tangga buruh kebun sawit lebih rendah dibandingkan taraf hidup rumah tangga buruh pabrik.
Perilaku Masyarakat Adat terhadap Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (Kasus: Masyarakat Adat Baduy): Indigeneous Peoples’ Behavior towards Local Wisdom in Natural Resources Management (Case: Baduy Indigeneous Peoples) Jasmine , Lidia Faiza; Saharuddin; Murdianto; Abdulkadir, Melani
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.951

Abstract

Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan semestinya sudah menjadi paradigma utama saat ini. Masyarakat adat Baduy dapat menjadi contoh tentang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang seimbang antara kesejahteraan dan kelestarian hutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku masyarakat adat Baduy terhadap kearifan lokalnya dalam pengelolaan sumberdaya alam di wilayah Baduy. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, didukung dengan data kualitatif dari hasil wawancara mendalam. Metode kuantitatif dilakukan dengan metode survei menggunakan teknik accidental sampling yang kemudian diuji menggunakan uji regresi linear sederhana untuk melihat pengaruh perilaku masyarakat adat Baduy terhadap kearifan lokalnya dalam pengelolaan sumberdaya alam. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku masyarakat adat Baduy terhadap kearifan lokalnya memengaruhi pola-pola implementasi pengelolaan sumber daya alam pada masyarakat adat Baduy, sehingga kelestarian lingkungan dapat terus terjaga. Dapat dikatakan juga bahwa kelestarian lingkungan di wilayah Baduy terjaga oleh sistem kearifan lokal mereka.
Perubahan Konsumsi Pangan Pokok Sebagai Proses Adaptasi Komunitas Menghadapi Perubahan Iklim (Kasus: Sebuah RT di Kampung Adat, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi) Belva Fawwaz Adhiyatma; Pandjaitan, Nurmala Katrina
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1084

Abstract

Sistem pangan masyarakat Indonesia tidak terlepas dari pengetahuan lokal dalam praktik sistem pertanian yang diadopsi oleh suku tertentu dan diterapkan secara turun-temurun antar generasi. Perubahan iklim menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang dapat mengancam ketersediaan pangan pada komunitas adat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pangan pokok dan faktor yang menyebabkan perubahan konsumsi pangan pokok pada komunitas di Kampung Adat Cirendeu, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi yang memiliki bentuk kearifan lokal berupa budaya mengonsumsi bahan pangan beras singkong (RASI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang dilengkapi data kualitatif melalui metode kuesioner dan wawancara mendalam dengan responden sebanyak 50 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan konsumsi pangan pokok rasi pada komunitas Kampung Adat Cirendeu dalam bentuk mengombinasikan antara rasi dan beras padi. Perubahan ini disebabkan oleh faktor ancaman ketersediaan pangan singkong akibat perubahan iklim, adanya hama penyakit pada tanaman singkong, dan keterbatasan lahan warga sehingga produksi singkong menjadi menurun. Walaupun mulai terdapat perubahan, mayoritas masyarakat masih lebih menyukai mengonsumsi rasi karena merupakan adat istiadat yang diturunkan para leluhur yang masih perlu dilestarikan.
Hubungan Modal Sosial dengan Tingkat Kinerja Usaha pada UMKM Tahu Tempe Nurul Janah, Miftah; Saharuddin; Sunito, Melani Abdulkadir; Nawireja, Iman K
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1087

Abstract

UMKM berperan dan berkontribusi aktif bagi perekonomian Indonesia, salah satunya yaitu UMKM tahu tempe. Indonesia memiliki tingkat konsumsi kedelai yang tinggi dan rata-rata konsumsi tahu tempe yang terus meningkat tiap tahunnya. Usaha yang berorientasi pada pendapatan memerlukan kerja sama masing-masing individu pelaku usaha untuk mencapai kinerja usaha yang maksimal sehingga keberhasilan usaha dapat terwujud. Modal sosial berupa jaringan, kepercayaan, dan norma atau aturan yang terbangun dalam suatu komunitas juga berperan dan dibutuhkan dalam mencapai tingkat kinerja usaha yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan modal sosial dengan kinerja usaha pada UMKM tahu tempe. Penulisan ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner dan didukung pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam serta observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dari hasil lapang dan diuji secara statistik serta didukung oleh data kualitatif menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara modal sosial dengan tingkat kinerja usaha pada UMKM tahu tempe Kelurahan Batu Ampar, Jakarta Timur.
Persepsi dan Motivasi Petani dalam Pemanfaatan Kartu Tani (Kasus: Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati): Farmers’ Perception and Motivation on Farmer Cards Utilization (Case: Pohijo Village, Margoyoso District, Pati Regency, Central Java) Nafi'ah, Ishlahatin; Virianita, Ratri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1134

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan Program Kartu Tani untuk mengelola penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani. Akan tetapi, sejauh ini Program Kartu Tani sebatas pada pembagian kartu saja kepada petani dan belum dimanfaatkan oleh petani. Persepsi positif dan motivasi yang kuat diperlukan agar petani mau memanfaatkan Kartu Tani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan persepsi dan motivasi petani dalam pemanfaatan Kartu Tani, serta menganalisis pengaruh persepsi dan motivasi petani terhadap pemanfaatan Kartu Tani. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 60 petani pemilik Kartu Tani yang dipilih melalui teknik purposive sampling di Desa Pohijo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi berganda yang membuktikan bahwa persepsi dan motivasi petani mempunyai pengaruh signifikan terhadap pemanfaatan Kartu Tani.
Tingkat Penggunaan E-wallet pada Remaja Perkotaan dan Pedesaan: The Levels of E-wallet Usage among Teenagers of Urban and Rural Pramita, Agatha; Fatchiya, Anna; Puspita , Dyah Retna
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1144

Abstract

Dompet elektronik (e-wallet) sudah umum digunakan bagi remaja perkotaan dan pedesaan di Bogor. Kemudahan transaksi dengan e-wallet menimbulkan kekhawatiran bahwa e-wallet dapat menimbulkan perilaku konsumtif remaja. Sehingga tujuan dari penulisan ini adalah mengidentifikasi perilaku penggunaan e-wallet dan perilaku konsumtif remaja, menganalisis perbedaan perilaku penggunaan e-wallet remaja pedesaan dan perkotaan, menganalisis hubungan karakteristik remaja dengan perilaku penggunaan e-wallet dan menganalisis hubungan perilaku penggunaan e-wallet dengan perilaku konsumtif remaja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang diperoleh dengan cara kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikan antara remaja perkotaan dan pedesaan terjadi pada uang saku, pengisian nilai saldo, dan nilai belanja.

Filter by Year

2017 2025