cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Partisipasi Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Usaha Rumahan (Kasus: Masyarakat pada Cluster Halimun, di Komplek Cibungbulang Town Hill, Desa Cibatok 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor): Women's Participation in Local Economic Development Based on Home Business (Case: Community in the Halimun Cluster, in the Cibungbulang Town Hill Complex, Cibatok 1 Village, Cibungbulang District, Bogor Regency) Levifolia, Shorea; Indriana , Hana; Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1150

Abstract

Pengembangan ekonomi lokal tidak dapat berjalan tanpa adanya partisipasi aktif dari masyarakat lokal. Partisipasi perempuan dalam menjalankan usaha rumahan merupakan salah satu sektor ekonomi yang berperan penting dalam pengembangan ekonomi lokal dan menjadi faktor utama dalam kemajuan ekonominya bagi kehidupan rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi partisipasi perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis usaha rumahan. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 30 perempuan usaha rumahan di Cluster Halimun Cibungbulang Town Hill. Sejumlah responden dipilih melalui metode sensus. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang juga didukung oleh data kualitatif dari hasil wawancara mendalam serta observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan pelaku usaha rumahan memiliki partisipasi yang tinggi dalam menjalankan usahanya, dengan demikian, akibat yang timbul pada sektor ekonomi cukup tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi perempuan pelaku usaha rumahan dengan pengembangan ekonomi lokal di Cluster Halimun Cibungbulang Town Hill karena ekonomi rumah tangga mereka terbantu akibat kuatnya partisipasi perempuan pelaku usaha rumahan.
Pengetahuan Lokal dan Keberlanjutan Pengelolaan Sumber Daya Ikan Sungai (Kasus: Lubuk Larangan di Nagari Barung-Barung Balantai Tengah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat): Local Knowledge and the Sustainability of River Fish Management (Case: Lubuk Larangan in Central Barung-Barung Balantai Village, Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency, West Sumatra Province) Masri , Rahmi Vivri; Satria, Arif; Purwandari , Heru
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1157

Abstract

Manusia sangat bergantung pada sumber daya alam seperti sungai sebagai penunjang kehidupan. Pemanfaatan yang berlebihan terhadap sumber daya sungai menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem mulai dari penurunan populasi ikan hingga pencemaran air. Lubuk Larangan merupakan salah satu bentuk pengetahuan lokal yang digunakan untuk menjaga dan melestarikan sumber daya ikan sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur pengetahuan lokal yang tergambarkan dalam mekanisme transfer pengetahuan pada masyarakat di sekitar Lubuk Larangan, menganalisis mekanisme transfer pengetahuan yang digunakan untuk mendukung praktik pengelolaan Lubuk Larangan secara nyata, dan menganalisis tingkat keberlanjutan pengelolaan sumber daya ikan sungai di Lubuk Larangan melalui pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan uji regresi dan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur pengetahuan lokal berpengaruh terhadap mekanisme transfer pengetahuan. Sementara itu, terdapat pengaruh antara mekanisme transfer pengetahuan terhadap praktik pengelolaan Lubuk Larangan secara nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan lokal yang telah berhasil ditransfer ternyata dalam praktiknya belum benar-benar mampu dilaksanakan. Walaupun demikian, nilai indeks keberlanjutan pengelolaannya tergolong cukup baik yang mengindikasikan bahwa ada faktor pendukung lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Profil Rumah Tangga Miskin Ekstrem di Perkotaan (Kasus pada Komunitas Taru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat) Setianingdiah, Silvia Nuranti; Prasodjo, Nuraini Wahyuning
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1158

Abstract

Kemiskinan menjadi isu utama yang diprioritaskan pemerintah Indonesia untuk diatasi. Isu kemiskinan ekstrem terutama muncul di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan memetakan profil kemiskinan ekstrem yang terjadi pada satu komunitas miskin di kota Bogor. Metode sensus digunakan untuk menyelidiki satu komunitas yang secara emic diakui sebagai komunitas miskin. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat 31 persen rumah tangga miskin ekstrem yang terdiri dari 15 persen rumah tangga sangat miskin dan 16 persen rumah tangga melarat. Secara socio-economic demografis, rumah tangga miskin ekstrem dikepalai oleh perempuan (36,8%) dan dikepalai oleh laki-laki (63,2%). Rumah tangga miskin ekstrem secara dominan dikepalai oleh warga lanjut usia (≥60 tahun), tidak memiliki tabungan, dan menempati hunian di lingkungan padat dengan fasilitas kurang memadai.
Hubungan Tingkat Partisipasi Perempuan dalam Pengelolaan Desa Wisata dengan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat (Kasus: Perempuan Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat) Murdianto; Al Faaruuq, Umar
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1211

Abstract

Berkembangnya suatu daerah memiliki banyak faktor, salah satunya partisipasi masyarakatnya baik laki-laki maupun perempuan. Namun partisipasi perempuan sering kali dikesampingkan dengan pemikiran kemampuan perempuan tidak setara dengan kemampuan laki laki, padahal perempuan juga berpotensi untuk berkontribusi dalam perekonomian rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat partisipasi perempuan dalam pengelolaan desa wisata dengan kesejahteraan masyarakat di Desa Wisata Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Data primer dilengkapi dengan data sekunder dan data kuantitatif diperoleh melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Sedangkan data kualitatif diperoleh melalui metode wawancara mendalam dengan informan dan observasi lapang. Responden dipilih sebanyak 35 responden menggunakan teknik simple random sampling dan informan ditentukan menggunakan teknik bola salju (snowball). Hasil penelitian ini meunujukkan bahwa terdapat hubungan antara partisipasi perempuan dalam pengelolaan wisata dengan kesejahteraan masyarakat, yang ditunjukkan semakin tinggi partisipasi perempuan dalam pengelolaan wisata akan semakin bertambah pendapatan rumah tangga yang akan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.
Dampak Pertambangan Batubara terhadap Kesejahteraan Petani Karet (Kasus: Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta, Tabalong, Kalimantan Selatan): The Impact of Coal Mining On the Welfare of Rubber Farmers (Case: Padang Panjang Village, Tanta District, Tabalong District, South Kalimantan) Ningsih , Dwi Ade Setia; Iman K Nawireja
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1213

Abstract

Pertambangan di daerah pedesaan dapat dilihat sebagai pedang bermata dua. Satu sisi, pertambangan membawa kemakmuran bagi penduduk setempat. Namun, pertambangan juga menyebabkan perubahan kepemilikan lahan dan strategi mata pencaharian masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengkaji dampak perusahaan batubara terhadap kesejahteraan petani karet. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi, yaitu menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Masyarakat Desa Padang Panjang mengalami perubahan sosial yang signifikan karena banyak yang beralih dari mata pencaharian agraris menjadi pekerja tambang. Pergeseran ini mendorong penduduk untuk mengadopsi strategi mata pencaharian yang berbeda, seperti intensifikasi-ekstensifikasi pertanian dan diversifikasi mata pencaharian ganda. Masyarakat lokal tidak bermigrasi karena masuknya orang luar yang mencari pekerjaan di perusahaan tambang batubara. Melalui analisis regresi logistik, penelitian ini mengidentifikasi dua faktor yang secara signifikan memengaruhi kesejahteraan petani karet yang terkena dampak pertambangan batubara, yaitu aksesibilitas pendidikan dan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi.
Persepsi Pelaku Usaha terhadap Efektivitas Program Simpan Pinjam pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) (Kasus: BUMDes Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat) Nurfiyani, Fiqih; Indriana, Hana; Gandi, Rajib; Barlan, Zessy Ardinal
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku usaha terhadap efektivitas program simpan pinjam pada BUMDes Cikarawang. Penelitian dilakukan menggunakan mix method dengan instrumen kuesioner dan panduan wawancara. Teknik pemilihan responden dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong modal sosial terdiri dari tingkat kecemburuan sosial dan tingkat pemahaman SDM. Adapun faktor penghambat terdiri dari tingkat partisipasi dan tingkat kerja sama. Tingkat efektivitas program tergolong sedang dan tingkat partisipasi merupakan satu-satunya faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan tingkat efektivitas program.
Kemiskinan Budaya pada Penduduk Berpendapatan Rendah (Kasus pada Komunitas Taru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat): Cultural Poverty in Low Income Community (Case in Taru Community, North Bogor District, Bogor City, West Java Province) Zahrah , Anisa Rizkia; Nuraini Wahyuning Prasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v7i2.1235

Abstract

Kemiskinan masih menjadi persoalan klasik dan semakin kompleks. Terminologi kemiskinan tidak hanya menyangkut dimensi ekonomi (material), namun juga dimensi budaya. Kemiskinan budaya yang dimaksud, berkenaan dengan gagasan, sikap dan praktik-praktik yang dinilai negatif serta secara tidak langsung menjerumuskannya pada kemiskinan ekonomi. Tujuan penulisan ini adalah menjelaskan bagaimana profil kemiskinan budaya pada satu komunitas berpendapatan rendah di kota Bogor. Kemiskinan budaya yang dimaksud di sini adalah pola nilai, keyakinan, sikap dan praktik khas yang berkembang di kalangan para individu dalam mengadaptasi dan mereaksi posisi marjinal mereka. Pola-pola perilaku ini seringkali tersosialisasi dari generasi ke generasi sehingga melanggengkan posisi marjinal mereka dalam lingkungan komunitasnya. Sikap dan praktik yang diamati berkenaan dengan 4 tema yaitu hakikat hidup, kerja, waktu, dan pemanfaatan sumberdaya. Pendekatan penelitian yang dipilih untuk menyelidiki gejala kemiskinan budaya ini adalah pendekatan kuantitatif (survei) dengan didukung data kualitatif. Responden penelitian adalah seluruh penduduk berpendapatan rendah (26 responden) pada Komunitas Taru, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk berpendapatan rendah cenderung bersikap moderat dalam memandang hidup, bekerja untuk orientasi kedudukan, dan cenderung hanya berorientasi ke masa kini. Sementara, tidak nampak budaya buruk dalam memanfaatkan sumberdaya. Mereka umumnya menunjukkan sikap hemat dan merawat sumberdaya.
Keberhasilan Program P2WKSS Kampung Pamyonan Salsabila, Annisa; Virianita, Ratri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1239

Abstract

Program P2WKSS (Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam rangka meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan untuk menciptakan keluarga sehat dan sejahtera. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program P2WKSS menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) sebagai salah satu teknik evaluasi program. Penelitian dilakukan pada program P2WKSS di Kampung Pamoyanan, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner dan wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data. Responden terdiri dari 50 perempuan binaan program P2WKSS yang dipilih secara cluster random sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi, kutipan wawancara dan teks narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P2WKSS tergolong sangat berhasil karena memberikan manfaat bagi perempuan binaan program P2WKSS berupa pengetahuan dan keterampilan baru. Demikian halnya pada aspek input dan proses program P2WKSS tergolong sangat berhasil, sementara pada aspek konteks dan produk tergolong berhasil. Pengembangan program P2WKSS perlu dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas pada aspek konteks dan produk.
Eco-Gender Gap Dalam Pemeliharaan Lingkungan di Desa Wisata (Kasus : Rumah Tangga Anggota Komunitas Pecinta Lingkungan di Desa Wisata Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor) Apriani, Lutfia Putri; Wahyuni, Ekawati Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1241

Abstract

Batulayang Tourism Village is one of West Java Province's sustainable tourism villages. Gender equality in environmental preservation are an important factor in efforts to preserve the ecological environment. Men and women share equal responsibility for environmental preservation. The purpose of this study is to examine the relationship between environmental preservation and the level of the gender gap. This study uses a mixed method exploratory sequential design approach, applying in-depth interviews for qualitative followed by questionnaires for quantitative data collection. The respondents in this research are 30 household members of the environmental community and 5 people research subjects who were in Ecovillage Program. The Spearman Rank Correlation and Chi-Square Test were utilised in this data processing for quantitative data. The research findings indicate that the Ecovillage Programe has sufficiently increased community participation to care more about the surrounding environment; however, in its implementation in the household sphere, the lack of gender-based environmental awareness causes there to still be a gap between husbands and wives in environmental management because environmental management is often associated with women's domestic role.
Persepsi tentang Logo Aneka Cemilan Kelompok Wanita Tani “Si Putri” Desa Godog, Sukoharjo Puspita, Dyah Retna; Fatchiya, Anna; Sita, Rai; Destriapani, Elsa
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 8 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v8i01.1260

Abstract

Logo pada sebuah produk menjadi salah satu bentuk sarana komunikasi pemasaran, sehingga perlu dirancang sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan penjualan produknya. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi mahasiswa tentang logo dari produk makanan ringan KWT “Putri Langgeng” Desa Godog Kabupaten Sukoharjo yang akan mulai dipasarkan. Bentuk logonya berupa lingkaran dibagi menjadi dua bagian (warna putih di bagian atas dan pink di bagian bawah) dengan gambar seorang koki perempuan yang tersenyum sambil mengacungkan jempol. Responden penelitiannya adalah 54 orang mahasiswa yang merespons kuesioner yang dibuat menggunakan aplikasi google form. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan responden menganggap logo tersebut telah cukup bagus dilihat dari aspek warna, huruf, gambar, kejelasan informasi, kesesuaian antara nama produk dengan gambar dan warna, bentuk logo, keseimbangan tata letak, pemunculan minat beli serta orisionalitas. Bahkan, dari aspek pemilihan huruf dan bentuk, kesesuaian tata letak serta kesesuaian antara nama produk dengan gambar sudah dianggap bagus oleh hampir separuh responden. Dari hasil ini disarankan agar logo ini dapat digunakan sebagai identitas produk makanan ringan KWT Putri Langgeng Desa Godog.

Filter by Year

2017 2025