cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Penerapan Guru Dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan di TK Ta’mir Toli-Toli: The Application of Teachers in Character Education Through Methods Habituation at Ta'mir Toli-Toli Kindergarten Rosna Nurdin
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Guru dalam Pendidikan Karakter Melalui Metode Pembiasaan Di TK Ta’mir Toli-toli. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data menggunakan observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, serta teknik analisis data menggunakan teknik penyajian data, mereduksi data,verifikasi data,serta menggunakan pengecekan keabsahan data. Adapun hasil dari penelitian ini TK Ta’mir Toli-toli melaksanakan penerapan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan adalah sekolah tidak hanya menginginkan anak cerdas padai kognitifnya saja namun juga berkembang pada sisi kepribadiannya, 2) Nilai-nilai pendidikan karakter di TK Ta’mir Toli-toli antara lain disiplin, tanggung jawab, tertib, religius, toleransi, budaya antri, sopan santun, mandiri, menghargai, percaya diri, patuh, kepemimpinan, jujur, empati, tolong- menolong, dan kasih sayang. 3) Proses penanaman nilai-nilai karakter dilakukan melalui program-program sekolah. 4) Metode yang digunakan untuk menanamkan nilai karakter yaitu, metode bercerita, metode keteladanan, metode karyawisata, metode pembiasaan, metode bernyanyi. 5) Peran dari guru yaitu sebagai teladan dan pembimbing anak dalam penanaman nilai-nilai karakter di TK Ta’mir Toli-toli. 6) Faktor pendukung meliputi: (a) Guru yang memiliki kompetensi, (b) Guru yang berkomitmen dalam pelaksanaan pendidikan karakter, (c) Orang tua yang ikut berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter. 7) Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: (a) Sebagian kecil orang tua masih ada yang menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah, (b) Ketidakkonsistenan sebagian orang tua dalam pembiasaan kepada anak untuk berperilaku baik.
Meningkatkan Percaya Diri Anak Usia Dini Melalui Metode Bernyanyi Di TKNegeri Pembina Tolitoli: Increasing Early Childhood Confidence Through Methods Singing at TK Negeri Pembina Tolitoli Satria Lahadji; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 2: Mei 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i2.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini dengan menggunakan metode bernyanyi di depan kelas pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Toli-toli. Penelitian ini dilakukan karena kurangnya rasa percaya diri di kelompok B TK Negeri Pembina. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian yang dikembangkan oleh Kurt Lewin yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun objek lokasi Penelitian Tindakan Kelas di TK Negeri Pembina Toli-toli Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rasa percaya diri anak yang terjadi pada setiap Siklus dari Siklus 1 dan Siklus 2. Dimana pada pertemuan 1 Siklus 1 jumlah anak yang tuntas sebanyak 1 anak atau 17% anak yang sudah tuntas, kemudian mengalami peningkatan ketuntasan pada pertemuan kedua sebanyak 2 anak 33% anak . Pada Siklus 2 pertemuan ke-1 mengalami peningkatan ketuntasan kegiatan bernyanyi pada anak kelas B TK Negeri Pembina Toli-toli sebanyak 5 anak atau 83%, dan pada pertemuan ke 2 semua anak tuntas dalam kegiatan bernyanyi atau 100% tuntas.
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Plastisin Pada Kelompok B Tk Al-Muttaqiin Btn Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga: Increasing Children Creativities Through Plastisin Game At Group B Of Tk Al-Muttaqiin Btn Puskud Subdistrict Palupi, Tatanga District Nurul Asfisari; Megi Rahayu; Nurhaeda
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2782

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Kreativitas Anak Dapat Ditingkatkan Melalui Permainan Plastisin Kelompok B pada TK Al-Muttaqiin BTN Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga” ? Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui permainan plastisin di TK Al-Muttaqiin BTN Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas, Subjek dalam penelitian ini adalah anak di kelompok B TK Al-Muttaqiin yang berjumlah 15 anak berusia 5-6 tahun terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi yang digunakan berupa lembar observasi check list. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu apabila kreativitas (BSH s.d BSB) anak didik di kelompok B TK Al-Muttaqiin BTN Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga mencapai 80%. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat ditingkatkan melalui permainan plastisin pada kelompok B di TK Al-Muttaqiin BTN Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga. Dengan hasil yang diperoleh rata-rata kreativitas anak pada pra tindakan yaitu kategori belum berkembang (BB) 63,5%, kategori mulai berkembang (MB) 25%, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) 11,5%. Pada siklus I hasil rata-rata kreativitas anak yaitu kategori belum berkembang (BB) 10%, kategori mulai berkembang (MB) 23%, kategori berkembang sesuai harapan (BSH) 37%, kategori berkembang sangat baik (BSB) 30%. Sedangkan pada siklus II hasil rata-rata kreativitas anak yaitu kategori berkembang sesuai harapan (BSH) 18% dan kategori berkembang sangat baik (BSB) 82%. Maka dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat ditingkatkan melalui permainan plastisin pada kelompok B di TK Al-Muttaqiin BTN Puskud Kel. Palupi Kec. Tatanga.
Meningkatkan Perilaku Sosial Anak Melalui Metode Kerja Kelompok Di Kelompok A PAUD Bina Potensi Mandiri: Improving Children's Social Behavior Through Group Work Methods In Group A PAUD Bina Potential Mandiri Muh. Asri Hente; Arsyad Said
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2783

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adallah melalui metode kerja kelompok dapat meningkatkan perilaku social anak dalam A PAUD bina potensi mandiri ? dan tujuan penilitian ini adalah meningkatkan perilaku social nak melalui metode kerja dikelompok A PAUD mandiri bina potensi mandiri. Penelitian ini menggunakan metode kemmis dan mc. Taggrat yang dilakukan secara bersiklus. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan pendekatan deskriktif kualitatif dan kuantitatif yaitu data yang diubah kedalam persentase. Hasil penelitian dalam metode kerja kelompok dapat meningkat perilaku social anak di kelompok A TK bina potensi mandiri. Hal itu terbukti data pra tindakan, aspek mampu bekerjasama, 0% BSB, 29,00% BSH, 80% MB, dan 0% BB. Aspek yang saling tolong menolong, 0% BSB,0%BSH, 73,33% M, dan 26,67%BB. Aspek mampu menghargai teman,0% BSB 0% BSH, 80,00% dan 20,00% BB . setelah digunakan metode kelompok, perilaku social mengalami peningkatan dari siklus I dan II. Jelas terlihat bahwa persentase yang diperoleh 3 aspek persentase ynag dicapai 15 anak yang menjadi objek penelitian tindakan kelas meningkat perilaku social anak melalui metode kerja kelompok dikelompok A sudah mencapai persentase keberhasilan yang ditentukan oleh peneliti.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Mengembangkan Sikap Kemandirian Pada Anak Tk Jabal Rahma Palu: Parenting In Developing Autonomy Attitudes Of Children At Jamal Rahma Kindergarten Palu Dewi Rara Amiyati
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pola asuh orang tua di TK Jabal Rahma Palu dalam mengembangkan sikap kemandirian anak dan bagaimana upaya pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan pengambilan data. Agar yang diperoleh terjamin validitas dan kredibilitasnya, maka pengecekan keabsahan data melalui metode triangguasi. Berdasarkan hasil penelitian dalam pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian pada anak TK Jabal Rahma Palu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan pola asuh orang tua di TK Jabal Rahma Palu dalam mengembangkan sikap kemandirian anak, biasanya ditandai dengan kemampuan menentukan nasib sendiri, kreatif, dan inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, mampu menahan diri, membuat keputusan-keputusan sendiri, dan mampu mengatasi masalah tanpa ada pengaruh dari orang lain, serta mengajarkan kemandirian anak sejak dini untuk mandiri dalam melakukan setiap kegiatan. Dalam penerapan pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian pada anak adalah dengan membuat peraturan yang dapat ditaati anak, memberiakan kebebasan kepada anak tetapi tetap dikontrol dan mengontrol terhadap keinginan anak, sehingga anak tidak terbiasa acuh tak acuh dengan peraturan dan kebebasan yang orng tua berikan. Dengan demikian sikap kemandirian anak akan tumbuh dengan sendirinya. Upaya pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian anak, orang tua jangan terlalu membatasi aktivitas dan kreativitas seorang anak. Sebab, dengan membatasi aktivitas dan kreativitas anak, berarti secara tidak langsung orang tua telah menghambat atau memperlambat kemandirian anak. Upaya pola asuh orang tua dalam mengembangkan sikap kemandirian anak adalah agar memberiakan kebebasan anak beraktivitas dan berkreasi dengan sendirinya serta tidak membantasi anak. Kemudian membiasakan anak untuk mengerjakan tugasnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Serta membiasakan anak melakukan sendiri keperluannya, melihat keperluan yang bagaimana yang akan dia lakukan agar anak tersebut tidak manja.
Peran Guru Dalam Peningkatan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Pencampuran: Teacher's Role In Increasing Children's Drawings Creativity Through Mixing Fitriani Ayuningtias; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2785

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan kepala sekolah, 2 orang guru termaksud guru kelompok dan guru pendamping B1, 2 orang tua dari anak kelompok B1, dan 16 orang anak di kelompok B1. Data yang dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peningkatan kreativitas menggambar anak melalui pencampuran warna dilaksanakan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun proses perencanaan disusun dalam RPPM (Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan) agar tujuan yang ditetapkan dapat tercapai dengan kegiatan pembagian tugas dan kegiatan pembelajaran, menetapkan tema dan tujuan yang akan dicapai oleh anak, menentukan alat dan bahan seperti cotton bud yang digunakan untuk menggambar, cat air, dan kertas lembar kerja anak, serta langkah-langkah yang disesuaikan dengan metode yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Proses yang paling penting dilakukan oleh guru adalah mengevaluasi kegiatan dengan cara memberikan penilaian kepada anak terhadap indikator-indikator yang akan dicapai. Dalam proses penerapan pencampuran warna yang diberikan oleh guru melalui metode yang bervariasi seperti tanya jawab, demonstrasi dan praktek langsung membuat anak menjadi termotivasi dan mempunyai banyak kesempatan untuk mengembangkan kreativitas menggambar anak untuk menghasilkan ide-ide baru, sehingga banyak manfaat yang dirasakan dan sebagai langkah awal bagi anak mengenal warna dan dunia sains dan akan berpengaruh bagi masa depan anak selanjutnya.
Pemulihan Trauma Pasca Bencana Terhadap Perilaku Emosi Anak Di TK: Post-Disaster Trauma Recovery Of Children's Emotional Behavior In Kindergarten Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 4 No. 3: September 2021
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v4i3.2786

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Pemulihan Trauma Pasca Bencana Terhadap Perilaku Emosi Anak Di TK Alkhairaat Nunu Kota Palu. adapun rumusan masalahnya untuk mengetahui bagaimana penerapan dan upaya serta kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi pemulihan trauma pasca bencana di TK Alkhairaat Nunu. Meteode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan menyajikan data, mereduksi data, dan verifikasi data. Hasil dalam penelitian ini Penerapan guru di TK Alkhairaat Nunu dalam pemulihan trauma pasca bencana yaitu guru melakukan penerapan pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran untuk menghilangkan trauma anak berupa pembelajaran dengan cara mengajak anak bernyanyi dan mendongeng.Upaya guru di TK Alkhairaat Nunu dalam pemulihan trauma pasca bencana yaitu dengan mengajak anak berdoa dan bersholawat serta membantu anak merelaksasi seluruh anggota tubuhnya agar lebih rileks atau santai dan mensugesti anak agar tetap tenang dan bisa melupakan trauma yang pernah dialaminya. Kendala-kendala yang dihadapi guru di TK Alkhairaat Nunu yaitu guru belum maksimal menerapkan pembelajaran yang menggunakan beragam metode serta media dikarenakan dari kesiapan guru yang belum memahami secara menyeluruh tentang penanganan psiko sosial bagi anak, serta dengan adanya wabah covid yang melanda seluruh wilayah di dunia dan berdampak pula pada penyebaran wabah penyakit sehingga pembelajaran dilaksanakan tidak maksimal karena semua sekolah diliburkan dan dilaksanakan pembelajaran dari rumah.
Analisis Kemampuan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar di Rumah pada Masa Pandemi di Desa Tavao Bale: Analysis of Parents Abilities Accompanied Their Children to Learn at Home in the Pandemic Period at Tavao Bale Village Husen; Megi Rahayu
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 1: Januari 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembiasaan kemandirian yang ada di TK Al Khairaat Tavao Bale, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. An-alisis data dengan cara menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Agar yang diperlukan terjamin validasinya dan kredibilitasya, maka pengecekan keabsahan data melalui metode tringgulasi sumber yaitu, orang tua dan guru. Berdasarkan hasil penelitian Analisis Kemampuan Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Belajar Di Rumah Pada Masa Pandemi di Desa Tavao Bale. 15 anak ada 4 orang tua menjadi subjek penelitian ini. Dari hasil observasi dan wawancara di bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa:1) Anak belajar lebih baik di sekolah walaupun jam persekolahannya terbatas, anak lebih terarah dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik, anak dikontrol oleh guru, anak terbiasa dengan peraturan yang ada disekolah baik dalam proses balajar maupun jam istirahat. 2) Analisis yang orang tua yang tamatan SMA cenderung lebih bias mendampingi anak dalam belajar walaupun memiliki kendala karena waktu bekerja dan susahnya anak untuk diatur. 3) Adapun orang tua yang tamatan SMP hanya mendampingi anak bila anak mau belajar dengan keinginannya sendiri serta didukung juga orang tua memiliki kesibukan merawat anak batitanya. 4) Sedangkan yang orang tua yang tamatan SD kurang memahami materi yang diberikan guru untuk anaknya serta minimnya pemahaman tentang pendampingan belajar anak, di sini juga orang tua menghabiskan banyak waktu untuk berkebun dari pada mendampingi anak belajar. 5) Adapun yang orang tua yang tidak memiliki pen-didikan sangat membutuhkan bimbingan dari guru untuk memahami materi yang diberikan guru kepada anaknya, hal ini karena orang tua murid kurang memahami materi yang diberikan sehingga orang tua menganggap tugas yang diberikan terlihat sulit sehingga suli tuntuk menyampaikannya kepada anak serta kurangnya pengatahuan umum orang tua.
Penerapan Handwashing Pada Masa Covid-19 Kepada Anak Usia Dini Di Tk Kabelota Loko Kota Palu: Handwashing Application On The Period Oof Covid-19 Toward Early Child At Kabelota Loko Kindergarten Palu City Abdul Salam; Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 1: Januari 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan mencuci tangan (Handwashing) Telah dilakukan dengan tahap-tahap, pertama melakukan persiapan, kedua melakukan pelaksanaan, dan terakhir ketiga melakukan kegatan penutup. Kegiatan penerapan yang dilakukan, yaitu “penerpan mencuci tangan (Handwashing)”. Dalam kegiatan ini, guru menyajikan berbagai macam bahan yang diperlukan dan mempraktekan tahap dan tata cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar dengan tujuan agar anak mampu menerapkan kebiasaan baru dalam hal kebersihan agar terhindar dari berbagai macam bahaya penyakit dan virus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif analisis deskriptif dengan subjek penelitian ini diambil dari seluruh kelompok A, B1 dan B2 yang berjumlah 35 anak dan 4 orang guru di Taman Kanak-Kanak Kabelota Loko Kota Palu. Tekhnik pengupulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi penelitian menunjukkan bahwa guru sangat berperan penting dalam penerapan mencuci tangan (Handwashing) pada masa covid-19 mulai mereda di Taman Kanak-Kanak Kabelota Loko Kota Palu. Sebelum guru melaksanakan kegiatan tersebut guru menyiapan bahan serta tata cara mencuci tangan (Handwashig), mengatur posisi anak, memberikan arahan pada anak, mencontohkan tata cara mempraktekan, menanyakan respon anak dan mengevaluasi hasil prakteknya. kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan terorganisir terlaksana tiap hari yakni 3 kali dalam sehari sehingga menjadi kebiasaan bagi anak, baik dari pihak guru maupun anak tidak mengalami hambatan yang berarti, hanya saja terkadang guru harus sabar menghadapi perubahan suasana hati anak yang terkadang kurang bergairah sehinnga guru harus lebih giat lagi dalam hal melaksanakan kegiatan penerapan mencuci tangan (Handwashing). Dengan bantuan guru peneliti dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik dan benar.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Media Belajar Ular Tangga Di Kelompok B Tk Al- Alkhairaat Nunu Kota Palu: Improving Children's Counting Ability Through Snakes and Ladders Learning Media in Group B Al-Alkhairaat Nunu Kindergarten, Palu City Fauziah
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 5 No. 1: Januari 2022
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning For early childhood must use concrete and fun objects. One of the fun ways to learn is by using the media. This study aims to improve the ability to count using snakes and ladders media at Alkhairaat Nunu Kindergarten, Palu City. The subjects of this study were the children of Group B2 Alkhairaat Nunu Kindergarten, Palu City. The object of this research is children's numeracy skills including sorting numbers, matching. Addition, and subtraction. This research includes classroom action research (classroom action research). The research instrument used was through guidelines with instrument tests. Analysis of research data using descriptive statistical analysis. The subjects of this study were the children of the B2 group of Alkhairaat Nunu Kindergarten, Palu City. Men's research results showed that there was an increase in numeracy skills from the pretest, cycle I and cycle II. The results of the pretest assessment totaled 144 scores with a percentage of 57.6% increased to 173 with a percentage of 69.2% in the first cycle, then in the second cycle increased by a total of 220 with a percentage of 88.4%. Based on these results, the research has succeeded in achieving the specified indicator, which is more than 80%, so it can be said that the numeracy ability of children in the B2 group of Alkhairaat Nunu Kindergarten in Palu City can be improved using the snake and ladder learning media.

Page 11 of 14 | Total Record : 140