cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
ISSN : 25795112     EISSN : 25795147     DOI : https://doi.org/10.30738
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Taman Cendekia memfasilitasi dosen, guru dan tenaga pendidik untuk mempublikasikan karya ilmiah baik berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang berkaitan dengan pendidikan ke-SD-an. Jurnal Taman Cendekia terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember dan diterbitkan oleh UST press.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
Strategi Game-Based Learning untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa SD dalam Pengelolaan Kelas Abad 21 Fitri Nurhasanah; Dila Aerin Septiani; Geanada Al Shabira; Ghaisani Shidqi Ramadhani; Gita Dwiyan; Sofyan Iskandar
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v10i1.21105

Abstract

Kejenuhan belajar merupakan masalah yang sering dialami siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas Game-Based Learning (GBL) sebagai strategi pengelolaan kelas abad ke-21 untuk mengurangi kejenuhan belajar. Penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Artikel dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci tertentu dan kriteria inklusi seperti fokus pada GBL, konteks sekolah dasar, akses penuh, serta tahun terbit 2020–2025. Dari 30 artikel awal, 18 artikel memenuhi kriteria kelayakan. Data dianalisis menggunakan content analysis melalui proses koding, kategorisasi tema, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa GBL meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar sekaligus menurunkan kejenuhan melalui aktivitas permainan digital maupun non-digital yang interaktif. Temuan tematik menegaskan bahwa GBL mendukung otonomi, kompetensi, dan kolaborasi siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Dengan demikian, GBL merupakan pendekatan pedagogis yang efektif dan selaras dengan prinsip pengelolaan kelas abad ke-21.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS melalui PBL Berbantuan Mobile Learning Pada Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Imaduddin; Nora Sara Damayanti; Hana Andriningrum; Helda Kusuma Wardani; Vit Ardhyantama; Melyza Vidhia Putri
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v10i1.21160

Abstract

Kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar menuntut pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan keterampilan guru, aktivitas belajar, dan hasil belajar peserta didik, namun capaian tersebut belum optimal. Penelitian tindakan kelas memiliki tujuan peningkatan mutu pembelajaran IPS pada peserta didik kelas VA SDN Srondol Wetan 05 Semarang melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan mobile learning. Penelitian mengadaptasikan model spiral Kemmis dan Taggart bertahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data didapat melalui teknik tes dan non-tes dianalisis berpendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada keterampilan guru, aktivitas belajar, dan hasil belajar peserta didik. Keterampilan guru meningkat dari 50% di siklus I menjadi 62,5% di siklus II, 69,64% di siklus III, 73,21% di siklus IV, dan 87,5% di siklus V. Aktivitas peserta didik mengalami kenaikan dari 51,46% di siklus I menjadi 59,82%, 67,93%, 73,70%, hingga 81,89% di siklus V. Ketuntasan hasil belajar pun bertambah dari 28,75% di siklus I menjadi 53,93% di siklus II, 64,85% di siklus III, serta 75% dan 85,71% di siklus IV dan V. Temuan tersebut menegaskan bahwasanya penerapan model PBL berbasis mobile learning efektif meningkatkan kualitas pembelajaran IPS pada aspek proses maupun hasil belajar.
Tinjauan Sistematis: Rekonstruksi Literasi Digital Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Handara Tri Elitasari; Rifki Pradinavika
Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tc.v10i1.22281

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut penguatan literasi digital di sekolah dasar. Sekolah perlu menyelaraskan literasi digital dengan nilai kearifan lokal agar peserta didik cakap teknologi, berkarakter, dan beridentitas budaya. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi kerangka konseptual literasi digital berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Metode yang digunakan systematic review dengan pendekatan PRISMA meliputi tahap identification, screening, eligibility, dan included. Artikel ditelusuri melalui Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan ProQuest dengan kata kunci literasi digital, kearifan lokal, pendidikan karakter, dan sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital di sekolah dasar mencakup kemampuan mengakses, memahami, mengevaluasi, memproduksi, dan mengomunikasikan informasi digital secara etis. Nilai kearifan lokal yang relevan meliputi religiusitas, gotong royong, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan harmoni dengan alam yang tercermin dalam permainan tradisional, cerita rakyat, dan adat istiadat. Kajian ini menghasilkan kerangka konseptual yang memadukan nilai kearifan lokal sebagai landasan etis, kompetensi literasi digital sebagai kemampuan inti, strategi pembelajaran sebagai proses implementasi, dan dukungan ekosistem pendidikan sebagai faktor penguat.