cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Voering
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
RANCANG BANGUN TRAINER FUEL INJECTION SIMULATOR SEPEDA MOTOR RIZKILAH, FUAD WAHYU; LEWERISSA, YOLANDA J.
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.812

Abstract

Sistem injeksi bahan bakar elektronik dikembangkan untuk meningkatkan kinerja sistem bahan bakar pada motor bensin. Sistem injeksi bahan bakar elektronik adalah seperangkat alat untuk mensuplay bahan bakar yang diperlukan untuk pembakaran pada motor bensin. Sistim ini menggunakan beberapa sensor untuk mendeteksi kondisi mesin dan unit pengontrol (rangkaian elektronik). Untuk mempelajari lebih jauh tentang sistem ini maka Pendidikan tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan vokasi jurusan Teknik khususnya Teknik otomotif membutuhkan trainer fuel injection simulator sebagai media mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk merancang dan membuat trainer fuel injection simulator sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat trainer fuel injection simulator sepeda motor yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran, serta untuk mengetahui pengaruh malfungsi sensor terhadap sistem kerja EFI. Hasil perancangan dan pembuatan trainer fuel injection simulator sepeda motor menghasilkan sebuah alat yang dapat digunakan dalam menunjang proses pembelajaran dengan ukuran rangka tinggi panel 100 cm, tinggi meja 80 cm dan lebar 100 cm. Setelah dilakukan pengujian maka dapat disimpulkan bahwa ketika terjadi malfungsi pada throttle body maka akan berpengaruh pada injector. Dimana injector akan menyemprotkan bahan bakar lebih sedikit daripada saat kondisi normal.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM BODY ELEKTRIK KENDARAAN RODA EMPAT TONAPA, ARIF; BUYUNG, SURIANTO
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.813

Abstract

Pendidikan vokasi menerapkan proses pembelajaran dengan lebih mengedepankan metode yang berhubungan langsung dengan alat. Oleh karena itu lembaga pendidikan vokasi membutuhkan media-media pembelajaran selain alat-alat praktek/praktikum yang ada di bengkel/laboratorium. Media pembelajaran yang sangat dibutuhkan untuk program studi tertentu seperti Program studi Teknik Mesin Otomotif adalah media pembelajaran sistem body elektrik baik untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk merancang dan membuat sebuah unit media pembelajaran sistem kelistrikan body kendaraan atau body elektrik kendaraan roda empat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat sebuah media pembelajaran sistem body elektrik kendaraan roda empat (Avanza). Hasil dari penelitian ini menghasilkan sebuat media pembelajaran sistem kelistrikan body kendaraan atau body elektrik dengan spesifikasi sebagai berikut Tinggi rangka 1650 mm, panjang rangka 1840 mm, lebar rangka 610 mm, memiliki laci dengan ukuran lebar dan panjang yang sama 610 mm dan tinggi 440 mm. Jenis bahan rangka besi hollow, besi siku dan papan berlapis karet. Setelah melakukan pengujian maka semua komponen penerangan dan tanda mobil dapat berfungsi dengan baik.
Coefficient of Performance pada Coldstorage PT IMPD/PT WIFI Sorong FIANTI, FIANTI
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.814

Abstract

Coldstorage adalah ruangan yang dirancang sedemikian rupa agar dapat mempertahankan tingkat suhu tertentu, yang dibuat dengan tujuan untuk menaruh bermacam produk bahan makanan dan lain sebagainya agar kesegarannya dapat bertahan lebih lama. Sistem Pendingin (Refrigeration system) atau sistem refrigerasi merupakan suatu sistem yang dapat menurunkan dan menjaga temperature ruangan atau material tertentu menjadi lebih rendah temperaturnya dari pada temperatur lingkungan. Yaitu dengan cara memindahkan panas kalor dari ruang/material tersebut ke luar sistem atau ruangan yang lain. Coeffisien of Performance (COP) merupakan suatu nilai perbandingan antara kapasitas penyerapan panas yang terjadi dievaporator dengan sejumlah kerja kompresi yang dilakukan di kompresor. Nilai COP merupakan nilai COP aktual atau yang sebenarnya terjadi. COP carnot, merupakan nilai COP yang ideal dengan menganggap bahwa kalor yang dilepas di kondensor adalah sama dengan kalor yang diambil di evaporator ditambah energi yang dikeluarkan di kompresor. Efisiensi refrigerasi adalah perbandingan antara Coefficent of Performance Actual dan Coefficent of Performance Carnot. Efisiensi refrigerasi juga menunjukkan kedekatan sistem atau siklus pendingin tersebut dengan siklus ideal yang mampu-balik, yaitu siklus Carnot. Dengan Nilai COP aktual sebesar 4.33 dan Nilai COP carnot 4,52 dan efisiensi refrigerasi sebesar 96 %, maka ruang pendingin Cold Storage sudah dimanfaatkan dengan baik
DESAIN DAN PEMBUATAN BIKE LIFT MAHULETTE, PAULO BETRANDO; LEWERISSA, YOLANDA J.
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.815

Abstract

Pengangkat kendaraan sepeda motor atau sering disebut bike lift adalah alat yang berfungsi menaikan dan menurukan kendaraan sepeda motor untuk membantu, mempermudah mekanik dalam posisi berkerja sekaligus digunakan sebagai meja kerja seorang mekanik. Alat Pengangkat kendaraan sepeda motor dengan perancangan system hidrolik (manual) merupakan sistem pengerak dengan memanfaatkan tenaga pengerak berupa zat cair yang pada umumnya menggunakan zat minyak fluida yang dapat memunculkan daya angkat, sehingga dengan adanya bike lift dengan system hidrolik (manual) dapat memudahkan mekanik apabila bike lift dengan system pnuematic (otomatis) tidak dapat digunakan sewaktu-waktu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mendesain dan membuat alat bike lift dengan sistem hidrolik (manual). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah alat bike lift dengan bahan besi baja alloy UNP. Ukuran panjang 1800 mm, lebar 700 mm, tinggi 770 mm, bobot 60 kg dan kapasitas angkat 139 kg. Sistem penggerak hidrolik 5 Ton. Analisis kekuatan rangka bike lift dilakukan untuk mengangkat dan menahan kendaraan pada tiga posisi yaitu: posisi bawah dengan sudut 5°, Posisi Tengah dengan sudut 20°, dan posisi terakhir posisi atas sudut 28°, menghasilkan hitungan yang menyatakan bike lift dapat bekerja dengan baik untuk mengangkat dan menahan kendaraan dengan bobot maksimum 139 kg.
ANALISA EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR HONDA KARISMA YANG MENGGUNAKAN HYDROGEN ELECTROLYZER MUSKITA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.816

Abstract

Pemanasan global saat ini menyebakan banyaknya karbon dioksida (CO2) yang berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Keadaan ini menjadi semakin diperparah dengan pola hidup sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan kendaraan berbahan bakar bensin sebagai penunjang aktivitas sehari-hari. Beragam alat untuk menghemat bahan bakar mulai bermunculan. Sepeda motor HHO (hidrogen hidrogen oksigen) adalah sepeda motor yang menggunakan bantuan elektrolisasi air sebagai campuran bahan bakar bensin, hidrogen dari air yang sudah dipecah oleh generator gas dalam proses elektrolisasi itu menjadi semacam aditif yang membuat mesin lebih irit BBM dan bersih. Hydrogen Electrolyzer merupakan salah satu teknologi baru yang sedang dalam pengembangan, yang mana Hydrogen Electrolyzer ini berupa tabung plastik yang komponen di dalamnya berisi dua buah elektroda katoda (+) dan anoda (-) yang merupakan besi stainless steel di isi dengan air bersih (murni tanpa kandungan unsur lain) yang ditambahkan elektrolit selanjutnya dihubungkan pada aki (accu) motor untuk mengubah air menjadi gas HHO. Gas HHO inilah yang akan digunakan sebagai sumber energi dan penghematan bahan bakar dalam mesin bakar, yang akan berdampak pada penurunan kadar CO (karbon monoksida) dan kadar HC (hidro karbon) yang dihasilkan sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer, sedangkan kadar CO2 dan kadar O2 mengalami peningkatan sehingga perbandingan kadar HC (hidro karbon) pada emisi gas buang yang dihasilkan pada sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer ini menyebabkan proses pembakaran menjadi lebih sempurna dibandingkan proses pembakaran pada sepeda motor tanpa menggunakan tabung hydrogen electrolyzer.
ANALISIS EFISIENSI THERMAL MOTOR BENSIN MESIN GEROBAK DENGAN MENGGUNAKAN CYCLEPAD WEA, POLIKARPUS JO; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.818

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai efisiensi thermal motor bensin menggunakan program cyclepad. Penelitian dilakukan untuk motor bensin penggerak gerobak dorong dengan tipe motor Yamaha Mio M3 125 cc. Prosedur awal penelitian dilakukan dengan pengambilan data spesifikasi mesin dan parameter awal yaitu, Temperatur Awal (T), Tekanan Awal P (Tekanan Atmosfir), massa bahan bakar, nilai kalor bahan bakar dan nilai perbandingan udara dan bahan bakar. Proses penginputan dimulai dari titik S1, Langkah kompresi, titik S2, Langkah pembakaran, titik S3, Langkah ekspansi, titik S4, dan Langkah buang. Hasil perhitungan dilihat pada menu cycle. Hasil perhitungan menggunakan program cyclepad diperoleh efisiensi termal untuk motor bensin penggerak gerobak dorong tipe Yamaha Mio M3 125 cc sebesar 59,36%. Perhitungan awal secara teoritis pendekatan hubungan efisiensi thermal dan perbandingan kompresi diperoleh nilai efisiensi thermal sebesar 59,364%.
PENENTUAN UKURAN SABUK PADA TRAINER TURBIN CROSS FLOW MAKING, SIPRIANUS L.; PAKAN, YANRI
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.819

Abstract

Pemakaian jenis Turbin Cross-Flow lebih menguntungkan dibanding dengan pengunaan kincir air maupun jenis turbin mikro hidro lainnya. Penggunaan turbin ini untuk daya yang sama dapat menghemat biaya pembuatan penggerak mula sampai 50 % dari penggunaan kincir air dengan bahan yang sama. Penghematan ini dapat dicapai karena ukuran Turbin Cross-Flow lebih kecil dan lebih kompak dibanding kincir air. Keuntungan dari turbin cross flow adalah dapat digunakan pada aliran air yang lebih lemah dan lebih dangkal dibandingkan dengan turbin lain seperti turbin francis atau turbin Pelton. Spesifikasi sabuk dan puli yang digunakan dalam sistem transmisi putaran daya generator 0,50 kVA adalah: Diameter poros turbin 19 mm; Diameter poros generator15 mm; Diameter luar puli turbin 335 mm; Diameter dalam puli turbin 19 mm; Diameter luar puli generator 110 mm; Diameter dalam puli generator 15 mm; Putaran poros turbin 868 rpm; Putaran poros generator 985 rpm; Kecepatan sabuk 15,22 m/s; sabuk yang digunakan sabuk-V tipe C dengan nomor nominal sabuk 52 dan Panjang keliling sabuk 1321 mm
DESAIN DAN PEMBUATAN TURBIN CROSS-FLOW BASRI, ABDUL AZIZ M.; BUYUNG, SURIANTO
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.820

Abstract

Turbin secara umum dapat diartikan sebagai mesin penggerak mula di mana energi fluida kerja yang digunakan langsung memutar roda turbin, fluida kerjanya yaitu berupa air, uap air dan gas. Dengan demikian turbin air dapat diartikan sebagai suatu mesin penggerak mula yang fluida kerjanya adalah air. Pada roda turbin terdapat sudu yaitu suatu konstruksi lempengan dengan bentuk dan penampang tertentu, air sebagai fluida kerja mengalir melalui ruang diantara sudu tersebut, dengan demikian roda turbin akan dapat berputar dan pada sudu akan ada suatu gaya yang bekerja. Gaya tersebut akan terjadi karena ada perubahan momentum dari fluida kerja air yang mengalir diantara sudunya. Sudu hendaknya dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat terjadi perubahan momentum pada fluida kerja air tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui desain dan pembuat turbin cross-flow untuk trainer mikrohidro. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah turbin cross-flow dengan ukuran jumlah sudu 18, tinggi sudu 34 mm, jarak sudu bagian dalam 11 mm, jarak sudu bagian luar, diameter luar turbin 100 mm, diameter dalam turbin 66 mm dan diameter poros turbin 19 mm.
PEMBUATAN ALAT PENGUPAS SABUT KELAPA (PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI KERJA MANUAL DENGAN KERJA MESIN) NAIMUDDIN, ZAINUDDIN; AGAKI, HUGO ALAEXANDER; BANE, MARKUS SAMPE
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.469

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menegetahui pembuatan alat pengupas kelapa ( perbandingan hasil produksi kerja manual dengan kerja mesin ). Untuk mengetahui waktu pengupasan kelapa kering dan basah dengan menggunakan mesin dan manual dengan jumlah kelapa 12 buah. Dari hasil perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah menggunakan mesin dan manual selama 1 jam terlihat pengupasan sabut kelapa menggunakan manual menghasilkan buah kelapa lebih sedikit dibandingkan menggunakan mesin, hasil yang didapat untuk perhitungan pengupasan kelapa kering dan basah selama satu 1 jam menghasilkan 270 buah kelapa kering dan 216 buah kelapa basah. Berdasarkan pengujian yang dilakauakan didapat data bahawa pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan manual membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan pengupasan sabut kelapa dengan menggunakan mesin. Jumlah rata –rata waktu pengupasan kelapa yang dihasilkan dari hasil percobaan dengan menggunakan 12 buah kelapa kering dan basah dimana secara manual memakan waktu 447 detik sedangkan dengan mesin mmakan waktu pengupasan 178 detik.
PEMANFAATAN ENERGI ANGIN UNTUK MENGHASILKAN LISTRIK HETHARIA, MARLON; HERNOWO, SIGIT; IRIANTO, SAIFUL; WICAKSONO, KOKOH
Jurnal Voering Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Voering - Desember 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i2.470

Abstract

Pembangkit listrik konvensional merupakan salah satu pembangkit listrik yang menghasilkan polusi. polusi tersebut mengakibatkan global warming yang mengancam kehidupan semua makhluk termasuk manusia. Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang digunakan manusia, maka solusi untuk penanggulangan polusi dan kebutuhan listrik tersebut dengan menggunakan pembangkit listrik non-konvensional, dan pembangkit listrik tenaga angin merupakan salah satu dari pembangkit non-konvensional tersebut. Pembangkit listrik jenis horizontal merupakan satu diantara pembangkit listrik tenaga angin yang lain. Pembangkit ini dapat menghasilkan listrik dari bantuan angin yang mendorong turbin angin yang telah dibentuk dengan sudut tertentu. Untuk dapat menyesuaikan putaran yang dihasilkan, dibuatlah gearbox yang dapat menghasilkan putaran yang lebih banyak, yang diteruskan ke alternator, selanjutnya listrik yang telah dihasilkan disimpan di aki. Angin sangat penting bagi pembangkit ini untuk menghasilkan listrik, karena tanpa angin pembangkit ini tidak bisa menghasilkan listrik dan juga besarnya daya yang dihasilkan tergantung juga pada kecepatan angin. Begitu juga dengan peranan temperatur semakin rendah temperatur daerah sekitar pembangkit maka semakin besar pula daya yang dapat dihasilkan