cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS KOMPUTER Ahmad Arif Ma'sum
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.007 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i2.33

Abstract

Abstract: This research aims to produce a proper Computer-based Instructional Media for dynamic electricity as a source of study for senior high school students. This study is a research and development study. Respondents of this research were the XI grade students of SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Of the 47 respondents, 6 students were treated in a one-by-one experiment, 12 students were treated in a small group evaluation, and 29 students were for the field try-out. The techniques of collecting data were observation and giving questionnaires. The instruments used in collecting the data were validation sheets for the media expert and content expert, observation sheets and questionnaires for the students. The data were analyzed by using the descriptive analysis. The result of the research shows the following. Development of computer-based learning media for Physics was conducted in several steps: needs analysis, product development, field experiment, and dissemination of the result. Based on the validation of the content expert the learning aspect is on the good category with a mean score of 3.65, and based on the result of validation of the media experts the appearance aspect falls in the very good category with a mean score of 4.63. The result of field research shows that humanistic aspect and content are in the very good category with a mean score of 4.28, and attractiveness aspect of the media falls in the very good category with a mean score 4.24. This evaluation shows that: (1) The produced computer-based learning media for Physics is feasible to be used as one of the sources of student learning. (2) The computer-based learning media for Physics is properly developed. (3) The computer-based learning media for Physics is effective to be used because it is able to improve the student performance. This is proven by the increase of the pre-test to post-test scores as much as 48.75%.Key Words: Computer-based Instructional Media for dynamic electricity, Physics, development studyAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran listrik dinamis berbasis komputer yang layak sebagai sumber belajar untuk siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Responden penelitian adalah siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kelas XI. Responden dalam penelitian ini sebanyak 47 orang yang terdiri 6 orang siswa uji coba satu-satu, 12 orang siswa uji coba kelompok kecil, dan 29 orang siswa uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar validasi untuk ahli media dan ahli materi, lembar observasi dan kuesioner untuk siswa SMA. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran mata pelajaran fisika berbasis komputer dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu: analisis kebutuhan, pengembangan produk, uji lapangan, dan diseminasi. Berdasarkan hasil validasi ahli materi aspek pembelajaran masuk kategori baik (rerata 3,65), dan hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa aspek tampilan media masuk kategori sangat baik (4,63). Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa aspek humanistik dan materi masuk kategori sangat baik (rerata 4,28), dan aspek kemenarikan media masuk kategori sangat baik (rerata 4,24. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa: (1) produk pengembangan media pembelajaran mata pelajaran fisika berbasis komputer ditinjau dari kualitas materi layak digunakan sebagai sumber belajar. (2) Pengembangan media pembelajaran mata pelajaran fisika berbasis komputer ditinjau dari kualitas tampilan program layak dikembangkan. (3) Pengembangan media pembelajaran mata pelajaran fisika berbasis komputer efektif untuk digunakan karena mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Terbukti dengan rata-rata prosentase kenaikan nilai pre-test ke post-test sebesar 48,75%.Kata Kunci: media pembelajaran listrik dinamis berbasis komputer, fisika, penelitian pengembangan
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERAJINAN TANGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI TEKNIK KOLASE Sali Ismayati J.S.; Mastiah Mastiah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v5i1.129

Abstract

Absrtack: Class action research (PTK) is done in the elementary school18 Tubung. Massalah in this research is the lack of keterampian studentsand experience in creating crafts. The purpose of this research is to findout whether the method of collage technique demonstrations can improvethe skills of crafts, especially to the study of art and culture and skills.The instrument was developed in the form of sheets of observation. Thisclass action research conducted in two cycles. The results of the initialpercentage of 42.85 after done actions on cycle II increased to 92.87 withan increase of 50. Based on the results of the PTK committed researchers,it can be concluded that the method of demonstration engineering collagecan improve the skills of students in learning handicrafts SBK in classVI. So from that expected of teachers in particular teacher SDN Tubung18 class VI in SBK learning should apply various methods of learning,such as the method of Demonstration engineering collage. In order forstudents in learning always pouring his imagination in each work to becreated so that student learning objectives can be achieved.Key words: the demonstration of collage technique, student’s skill increating handicraft, art and culture lesson.Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di sekolah SD18 Tubung Massalah dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilansiswa dan pengalaman dalam menciptakan kerajinan.Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode demonstrasiteknik kolase dapat meningkatkan keterampilan kerajinan tangan,terutama pada pembelajaran seni budaya dan keterampilan. Instrumenyang dikembangkan berupa lembar observasi. Penelitian tindakan kelasini dilakukan dalam dua siklus. Hasil persentase awal sebesar 42.85%setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat menjadi 92.87%dengan peningkatan sebesar 50%. Berdasarkanhasil PTK yangdilakukanpeneliti, Berdasarkanhasil PTK yang dilakukanpeneliti, dapatdisimpulkan bahwa metode demonstrasi teknik kolase dapatmeningkatkan keterampilan kerajinan tangan siswa dalam pembelajaranSBK di kelas VI. Maka dari itu diharapkan guru khususnya guru SDN 18Tubung kelas VI dalam pembelajaan SBK hendaknya menerapkanberbagai metode pembelajaran, seperti metode demonstrasi teknik kolase.Siswa dalam belajar selalu menuangkan imajinasinya dalam seetiap karyayang akan dibuat siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.Kata kunci: Metode Demontrasi teknik kolase, Keterampilan KerajinanTangan Siswa, Pembelajaran SBK.
MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MODEL TIME TOKEN PADA SISWA KELAS III SDN 13 POPAI Tanti Widiyasari; Ason Ason; Septian Peterianus
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.469 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v6i1.139

Abstract

Abstract: This classroom action research aims to determine the growth of speaking skills with Time Token model model. To facilitate the used in applying the Time Token model on the students of class III SDN 13 Popai. The research method used is descriptive method, with type of classroom action research (PTK) which in Kemmis Mc Taggart model. This research is conducted in two cycles, each cycle is divided into 4 steps, consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. Data collecting. The technique data used is the observation sheet. The research data is described through the table to see the growth of language skills that are quantitative.The result of this research can be seen by used Time Token model to grow the language training for Indonesian class III SDN13 Popai students. Language equation in cycle I is 66.67%, in cycle II to 87.5%, increase of 20.83%. Keyword: Student Speaking Study, Token Time Model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhnya keterampilan berbicara siswa dengan penerapan model Time Token. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tumbuhnya keterampilan berbicara siswa dengan penerapan model Time Token pada siswa kelas III SDN 13 Popai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis Mc Taggart Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terbagi menjadi 4 langkah, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang dikumpulkan berupa nilai keterampilan berbicara siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan berbicara. Data penelitian dideskripsikan melalui tabel untuk melihat tumbuhnya keterampilan berbicara siswa yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat apakah penerapan model Time Token dapat menumbuhkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 13 Popai. Keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 50%, pada siklus II menjadi 79.16%, mengalami peningkatan sebesar 29.16%. Kata Kunci: Keterampilan Berbicara Siswa, Model Time Token.
PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN DENGAN MEDIA KIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 7 KOTABARU KECAMATAN TANAH PINOH KABUPATEN MELAWI Nurhelmi Nurhelmi; Rachmat Sahputra; Elly Yana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.783 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran IPA dengan media kit. Hasil pelaksanaan tindakan pada siswa kelas V SDN 7 Kotabaru Kecamatan Tanah Pinoh dilihat dari aktivitas siswa melakukan percobaan dalam proses pembelajaran pada siklus I rata-rata 61,25% dan siklus II rata-rata persentase 81,25% atau (70%). Hasil belajar siswa pada siklus I rata- rata yang diperoleh siswa adalah 64 dari 10 orang siswa, yang mendapat nilai di atas 60 sebanyak 9 orang atau 90%. Pada siklus II meningkat menjadi 84, dan 100 % siswa mendapat nilai di atas 60. Kemudian dari skor kemampuan yang diperoleh oleh guru dalam proses pembelajaran pada siklus I sebesar 60,3% meningkat menjadi 81,9% pada siklus II.Kata Kunci: Proses Pembelajaran, Media Kit, Hasil Belajar IPA.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MENGGUNAKAN KARTU HURUF DAN KARTU GAMBAR TERHADAP PEMAHAMAN KOSAKATA PADA ANAK USIA DINI DI KELAS 0 BESAR TK YOSI Rahayu Puji Astuti; Mohamad Rif'at; Rizky Oktora Prihadini Eka Putri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.556 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i1.96

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) describe the understanding of early childhood vocabulary after being given a science-based approach using letter card in the upper class (0 Besar) at Yosi Kindergarten; 2) to describe the understanding of the vocabulary of the early child after being given a science-oriented approach using picture card in the upper class (0 Besar) at Yosi Kindergarten; and 3) to describe the difference vocabulary understanding in early childhood after being taught a scientific approach between using the letter and the picture cards in the upper class (0 Besar) at Yosi Kindergarten. This research method used Classroom Action Research (CAT). The results showed that there was a difference between the application of the scientific approach using letter cards that received an average score of 74% and the application of the scientific approach using picture cards obtained an average value of 87.75%, thus showing a difference of 13.75%.Keywords: scientific approach, letter cards, picture cards, vocabulary understanding Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pemahaman kosakata anak usia dini setelah diberikan pembelajaran berpendekatan saintifik menggunakan kartu huruf di kelas 0 Besar TK Yosi; 2) mendeskripsikan pemahaman kosakata anak usia dini setelah diberikan pembelajaran berpendekatan saintifik menggunakan kartu gambar di kelas 0 Besar TK Yosi; dan 3) mendeskripsikan perbedaan pemahaman kosakata anak usia dini setelah diajarkan berpendekatan saintifik antara yang menggunakan kartu huruf dan kartu gambar di kelas 0 Besar TK Yosi. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara penerapan pendekatan saintifik menggunakan kartu huruf yang memperoleh nilai rata-rata 74% dan penerapan pendekatan saintifik menggunakan kartu gambar memperoleh nilai rata-rata 87,75% sehingga menunjukkan perbedaan sebesar 13,75%.Kata Kunci:pendekatan saintifik, kartu huruf, kartu gambar, pemahaman kosakata
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN (Studi Korelasional Pada Mahasiswa STKIP Melawi) Ahmad Khoiri; Eko Rudiansyah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.087 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v7i2.164

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to obtain a picture of the relationship between students' knowledge about waste management and environmental care behavior. It is expected that students can realize the importance of behaving in a caring environment. This study used a survey method with a correlational approach, the research population of STKIP Melawi students and this student sample was 100 taken by random sampling. Data was collected using an instrument form in the form of statement items and questions. Analysis and interpretation of data shows that there is a positive relationship between student knowledge about waste management and environmental care behavior. The contribution given by the variable of student knowledge about waste management to environmental care behaviors was 46.1%. The findings of this study conclude that an increase in student knowledge about waste management with environmental care behavior can increase students on the importance of protecting the environment.Keywords: Student Knowledge About Waste Management, and Environmental Care Behavior. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang hubungan antara pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan sampahdengan perilaku peduli lingkungan. Diharapkan mahasiswa dapat menyadari pentingnya berprilaku peduli lingkungan.Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional, populasi penelitian mahasiswa STKIP Melawi dan sampel mahasiswa ini adalah 100 yang diambil secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan formulir instrumen berupa butir pernyataan dan pertanyaan. Analisis dan interpretasi data yang menunjukkan, terdapat hubungan positif antara pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan sampah dengan perilaku peduli lingkungan. Kontribusi yang diberikan variabel pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan sampah terhadap perilaku peduli lingkungan sebesar 46,1%.Temuan penelitian ini menyimpulkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan sampah dengan perilaku peduli lingkungan dapat meningkatkan mahasiswa akan pentingnya menjaga lingkungan.Kata Kunci: Pengetahuan Mahasiswa Tentang Pengelolaan Sampah, dan Perilaku Peduli Lingkungan.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATERI PENGUKURAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN BATU-BATUAN DI LINGKUNGAN SEKITAR Syaiful Rachman; Mohammad Rif'at; Deki Wibowo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.01 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i2.28

Abstract

Abstract: The purposes of this research are to find out the student learning interest through measurement activity by using the available stones in surrounding, to acknowledge the understanding of measurement concept in mathematic, and also to find out the interest of learning mathematic after doing the the measurement activity in surrounding. This research is using the method of Classroom Action Research (CAR). The subjects of the research are all the 15 male students of grade 5 at Public Elementary School Number 18 Tanjung Sari. The conclusion of this research are: (1) there is improvement of learning interest on the mathematic subject over the grade 5 students after doing the stone measurement activity, (2) the study result of the students is increase after doing the stone measurement activity. Key Words: Learning Interest over Math Subject, Understanding Concept, The Stone Learning in Nearest EnvironmentAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya minat belajar siswa melalui kegiatan pengukuran menggunakan batu-batuan di lingkungaan sekitar, untuk mengetahui pemahaman konsep pengukur dalam matematika, dan minat belajar matematika setelah melakukan kegiatan mengukur batu-batuan di lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau dikenal dengan Classroom Action Research (CAR). Subyek yang digunakan adalah seluruh siswa putra kelas V SDN No. 18 Tanjung Sari sebanyak 15 siswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat peningkatan pada minat belajar matematika pada siswa kelas V A setelah melalui kegiatan mengukur volume batuan, (2) terdapat peningkatan pada hasil belajar matematika pada siswa, setelah melakukan kegiatan pengukuran menggunakan batu-batuan di lingkungan sekitar.Kata Kunci: Minat Belajar Matematika, Pemahaman Konsep, Pembelajaran Batu-Batuan di Lingkungan Sekitar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK, BAHASA,KOGNITIF, DAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI Ason Ason; Waridah Waridah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v5i1.124

Abstract

Abstract : This research is experimental implementation of cooperative learning model make a match based scientific approaches to foster the development of motor, language, social and emotional kognif early childhood to early childhood and kindergarten Melawi. The process of implementing a series of activities carried out in collaboration between teachers, students, and faculty. Research conducted learning model is based on scientific. This is in line with the principle of the curriculum in 2013 which greatly accentuate its implementation with a scientific approach to student-centered learning. The sample was early childhood on Nanga Pembina State kindergarten and early childhood Pinoh Permata Hati many as 40 children. It accommodates two research studies conducted by students in order to construct a thesis. Therefore, research will be done in collaboration (collaboration classroom action research) by students with early childhood teachers.  The results showed that the application of cooperative learning model make a match the type of influence on aspects of motor development, language, cognitive, social and emotional early childhood on PAUD Melawi. The influence of the application of cooperative learning model type make a match on every aspect of early childhood development appears the growth of development of each aspect. In the aspect of the motor of growth seem significant increase in scores occurred 80% of the first meeting, a second meeting 83%, and the third meeting amounted to 85.5%. In the aspect of language is also apparent from the growth scores increase significantly going from 78% the first meeting, a second meeting 81%, and the third meeting amounted to 84.25%. Furthermore, on aspects of cognitive development seems to increase growth score occurs significantly, but the overall score is below the motor and language aspects of the first meeting of the 70%, 73% the second meeting, and the third meeting of 76%. This happens on the emotional aspects of social development where balanced growth of 66% in the first meeting, a second meeting 69%, and the third meeting by 72%.Thus the type of cooperative learning model make a match can be implemented to foster the development of motor, language, cognitive, social and emotional early childhood on ECD Melawi.Key words: learning model, kooperatiftipe make a match, scientific, developmental aspects, PAUD Melawi Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Menumbuhkan Perkembangan Motorik, Bahasa, Kognif dan Sosial Emosional Anak Usia Dini (PAUD). Proses penerapan dilakukan dalam rangkaian kegiatan kolaborasi antara guru, mahasiswa, dan dosen. Penelitian model pembelajaran yang dilakukan adalah berbasis pada saintifik. Hal ini sejalan dengan prinsip kurikulum 2013 yang implementasinya sangat menonjolkan pendekatan saintifik dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sampel penelitian ini adalah anak usia dini pada TK Negeri Pembina Nanga Pinoh dan PAUD Permata Hati sebanyak 40 anak. Studi ini mengakomodasi dua penelitian  yang dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka menyusun skripsi. Oleh karena itu penelitian akan dilakukan secara kolaborasi (collaboration classroom action research) oleh mahasiswa dengan guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match berpengaruh terhadap aspek perkembangan motorik, bahasa, kognitif, dan social emosional anak usia dini pada PAUD Kabupaten Melawi. Pengaruh penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match pada setiap aspek perkembangan anak usia dini nampak adanya pertumbuhan  perkembangan masing-masing aspek. Pada aspek motorik pertumbuhan tampak dari peningkatan skor  secara signifikan terjadi dari pertemuan pertama 80%, pertemuan kedua 83%, dan pertemuan ketiga sebesar 85,5%. Pada aspek bahasa juga pertumbuhan nampak dari peningkatan skor  secara signifikan terjadi dari pertemuan pertama 78%, pertemuan kedua 81%, dan pertemuan ketiga sebesar 84,25%. Selanjutnya pada aspek perkembangan kognitif pertumbuhan Nampak pada peningkatan skor  yang terjadi secara signifikan , namun skor secara keseluruhan berada di bawah aspek motorik dan bahasa yakni  pertemuan pertama 70%, pertemuan kedua 73%, dan pertemuan ketiga sebesar 76%. Hal ini terjadi pada aspek perkembangan social emosional dimana skor pertumbuhan pada pertemuan pertama 66%, pertemuan kedua 69%, dan pertemuan ketiga sebesar 72%. Dengan demikian model pembelajaran koperatif tipe make a match  dapat diterapkan untuk menumbuhkan  perkembangan motorik, bahasa, kognitif, dan social emosional anak usia dini pada PAUD Kabupaten MelawiKey words: Model pembelajaran, kooperatiftipe make a match,saintifik, Aspek perkembangan, PAUDMelawi
Model Matematika Bidang Pendidikan : Permasalahan Kualitas Dan Kuantitas Rif'at, Mohamad
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v1i1.59

Abstract

Abstrak: Permasalahan pendidikan yakni kualitas dan kuantitas secara matematis ternyata berbentuk persamaan diferensial nonlinear sehingga tidak mudah dipahami dalam rangka penanganannya. Salah satu metode untuk memahami permasalahan tersebut adalah dengan menghampiri persamaan kualitas dan kuantitas menggunakan persamaan linear dengan cara analisis perubahan koefisien serta syarat awal. Model kualitas dan kuantitas pendidikan menggambarkan interaksi keduanya yang tumbuh pada suatu kebijakan. Metode tersebut digunakan untuk menganalisis sistem persamaan melalui ramalan tentang perilaku umum kebijakan atas dua variabel pendidikan itu. Solusi sistem persamaan merupakan fungsi waktu yang menggambarkan pembangunan bidang pendidikan. Solusi yang diperoleh adalah non ekplisit, untuk selanjutnya dianalisis sehingga diperoleh selesaian tetap dalam kesetimbangan kondisional dalam berbagai bentuknya. Kemudian dari sistem yang dilinearkan didapatkan kesimpulan menggunakan teorema-teorema yang berlaku pada sistem linear. Kata-kata kunci: persamaan diferensial nonlinear, perubahan koefisien, perubahan syarat awal, kesetimbangan kondisional, titik-titik kritis, tahap portret, teorema.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 4 GELATA KECAMATAN SOKAN Madarudin Madarudin; Clarry Sada; Burhan Burhan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.408 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.7

Abstract

The purpose of this research is to improve the student ability in writing poem by using the picture as part of approaching process. This research was an action research that includes 2 cycles, where every cycle includes: planning, implementation, observation, and reflection. The subject of this research was the 34 students of grade V Public Elementary School No.4, Gelata, Sokan District; Academic Year 2011/2012. The first cycle showed that from 25 students, there were: 26.47% or 9 students who were absent; 29.41% or 10 students, who got the grade under average 6, and 41.11% or 15 students got the grade on the average or 6). In the other hand, the second cycle showed that from 29 students, there are: 17.64% or 6 students, who were absent; 14.75% or 5 students who got the grade under the average; and 23 students who got the grade on or higher than average. Keywords: Writing Skill, Poem, Approaching on the Skill Process, Picture Media