cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Harnika Sari; Yakobus Ason; Burhan .
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.986 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v3i2.83

Abstract

Abstract: The objective of the research is to improve the students' cognitive,affective and psychomotor learning result. The research used Class Action Researchmethod (CAR) which was applied by Kurt Lewin, and consist of 4 stages namely: 1)Planning; 2) Action; 3) Observation; and 4) Reflection. After the action stage iscarried on, the affective aspect viewed from the indicator of attention to the teacher’sexplanation increased by 31.82%; answering questions (Responding) increased by29.55%; responding to teachers and fellow students (Valuing) increased by 27.27%;and 4) discussing and working together between students and teachers (Organization)increased by 29.54%. Observed from the psychomotor aspect, the indicator ofimitating the work/experiment shown by the teacher (Imitation) increased by 18.18%;doing work or trial as directed (Manipulation) increased by 29.54%; doing work orexperiment with precision (Precision) increased by 22,73%; carrying out anexperiment sequentially (Articulation) increased by 25.00%; and habituation ofscientific thinking in doing experiments or other tasks (Naturalization) increased by22.73%. The cognitive aspect viewed from the average score of the learning resulttest obtained by the students on the pre cycle was 36,36, and the first cycle achieved46,36, while the second cycle reached 76,36. Therefore,based on the pre cycle, thepercentage of improvement of learning result after cycle I was 100%. In addition,after the second cycle action, the percentage of the increment in student learningresult also reached 100.00%.Keywords: Interactive Learning Model, Cognitive, Affective, Psychomotor,NaturalScience Learning ResultAbstrak: Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, afektifdan psikomotor siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitiantindakan kelas (PTK) yang diterapkan oleh Kurt Lewin, dengan 4 tahap yaitu: 1)Perencanaan (Plan); 2) Tindakan (Act); 3) Pengamatan (Observe); dan 4) Refleksi(Reflection). Setelah dilakukan tindakan, untuk aspek afektif ditinjau dari indikatormemperhatikan penjelasan guru (Receiving) meningkat sebesar 31,82%; menjawabpertanyaan (Responding) meningkat sebesar 29,55%; memberikan tanggapanterhadap guru dan sesama siswa (Valuing) meningkat sebesar 27,27%; dan 4)berdiskusi dan bekerjasama antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru(Organitation) meningkat sebesar 29,54%. Ditinjau dari aspek psikomotor, indikatormenirukan pekerjaan/percobaan yang ditunjukkan oleh guru (Imitation) meningkatsebesar 18,18%; melakukan kerja atau percobaan sesuai petunjuk (Manipulation)meningkat sebesar 29,54%; melakukan kerja atau percobaan dengan tepat (Precision)meningkat sebesar 22,73%; mengerjakan percobaan sesuai urutan (Articulation)meningkat sebesar 25,00%; dan pembiasaan berpikir ilmiah dalam mengerjakanpercobaan atau tugas lainnya (Naturalization) meningkat sebesar 22,73%. Aspekkognitif dilihat dari rata-rata nilai tes hasil belajar yang diperoleh siswa pada prasiklus 36,36, siklus I sebesar 46,36, dan pada siklus II sebesar 76,36 sehingga dari prasiklus, persentase peningkatan hasil belajar setelah siklus I sebesar 100,00%. Setelahtindakan siklus II, persentase peningkatan hasil belajar siswa juga 100,00%.Kata Kunci: Model Pembelajaran
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SELF-REGULATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI NANGA PINOH RINDAH PERMATASARI; MUHAMMAD AKIP
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v7i1.155

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis self-regulated learning yang layak untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD di Nanga Pinoh. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model 4D thiagarajan dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Sample Populasi penelitian ini adalah siswa SD di Kota Nanga Pinoh dengan teknik cluster sampling berjenjang. Teknik dan Instrument penelitian adalah tes dan non-tes menggunakan Soal tes dan Lembar Observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan perangkat pembelajaran sangat valid dengan interval skor penilaian antara 3-4 dan reliabilitas antara 95,3%-98,4%.  Keterlaksanaan pembelajaran berkategori sangat baik dengan interval skor penilaian antara 3,7-4 dengan rerata reliabilitas 96,5%. Rerata nilai siswa pada saat pretest adalah 55,82 dengan kategori Kurang dan meningkat setelah dilakukan treatment sebesar \ 79,25 dengan kategori Baik. Rerata N-gain sebesar 0.68 dengan kriteria sedang, hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan setelah pembelajaran. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis Self-Regulated Learning dapat meingkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci:   Pengembangan perangkat IPA, self-regulated learning, hasil belajar siswa Abstract: The awareness of student learning of elementary school in Nanga Pinoh, West Kalimantan still low. Observation results show the mean level of elementary students' metacognitive skills located at level 1 or at risk, meaning that students have not led to metacognitive skills (planning, monitoring, and evaluation) in solving natural knowledge problems. This study aims to produce appropriate science learning based on self-regulated learning and analyze the metacognitive skills of elementary students. This research is a development research that adopts thiagarajan 4D model. The population of this research was elementary students in Nanga Pinoh City with tiered cluster sampling technique. Research techniques and instruments are non-tests and use metacognitive skills questionnaires. Data were analyzed quantitatively descriptively. The results of the study showed that learning devices were very valid with a score interval between 3-4 and reliability between 95.3% -98.4%. The implementation of learning is in very good category with a score score interval between 3.7-4 with an average reliability of 96.5%. The mean of students' pretest metacognitive skills obtained a score of 3.28 with level 1 or at risk and increased to 12.79 with level 4 or ok at posttest. Based on these data it can be concluded that the science learning device based on Self-Regulated Learning can improve the metacognitive skills of elementary school students in Nanga Pinoh, West Kalimantan.Keywords : Development of science equipment, self-regulated learning, metacognitive skills
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF TEMA MENGHARGAI JASA PAHLAWAN BERBASIS SOSIOKULTURAL DI SEKOLAH DASAR Waridah Waridah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 2 (2014): Desember 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.039 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i2.23

Abstract

Abstract: The aims of this research are to determine of learning equipment of thematic-integrative with socioculturalbasis suitable to students and determine the effectiveness of learning equipment of thematic-integrative with sociocultural basis in improving student learning outcomes elementary school. This research used the research and development. Development referred to the Borg and Gall development model which is classified into five stages consist of exploratory research, planning, product development, product testing, and finalization.Subjects of the research were fourth grade students of SD Negeri Serayu Yogyakarta at semester two in the academic year of 2013/2014 with the total number of students 72 which consist of 22 main test learners and 50 learners of field operational test.The results show thatresults of validation experts, practitioners, and colleagues demonstrated thematic-integrative learning equipment based sociocultural can be used with the excellent category. Effectiveness in terms of the results of post-test show an increase with an average of 36 % with a 84 % passing grade. There are significant differences in the effectiveness of the learning equipment between the experimental class and the control class with the significance p=0.001 ?0.05 .Key Words: thematic-integrative learning, learning equipment, sociocultural.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural yang layak bagi peserta didik dan mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang dikelompokkan ke dalam lima tahapan yaitu ekplorasi, perencanaan, pengembangan produk, uji produk dan finalisasi. Subjek uji coba penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri Serayu Yogyakarta pada semester kedua tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 72 peserta didik terdiri dari 22 peserta didik uji utama dan 50 peserta didik uji coba terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli, praktisi dan rekan sejawat menunjukkan perangkat pembelajaran tematik-integratif berbasis sosiokultural layak digunakan dengan kategori sangat baik. Keefektifan ditinjau dari hasil post-test menunjukkan ada peningkatan rata-rata 36% dengan ketuntasan belajar 84%. Ada perbedaan keefektifan perangkat pembelajaran yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan signifikansi p=0,001?0,05.Kata Kunci: pembelajaran tematik-integratif, perangkat pembelajaran, sosiokultural.
PEMBELAJARAN NHT BERSTRUKTUR ANTISIPASI DIDAKTIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS Mutazam Mutazam
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.963 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i2.113

Abstract

Abstract: This study aims to improve the ability of mathematical representation and problem solving ability of students through Numbered Heads Together (NHT) structured anticipation didactic. model of this research is experiment with One group pretest-posttest design. Based on the analysis, the result are (1) the ability Representation views of ability before and after applied NHT there is a significant increase (2) the level of effect given structured learning model NHT didactic anticipation of the ability of mathematical representation 41% representation capability for problem resolution capabilities.Keyword: numbered head together, didactic anticipation mathematical representation ability, Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan kemampuan penyelesaian masalah siswamelalui model pembelajaran NHT berstruktur antisipasi didaktis. Bentuk penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk One group pretest-Posttest design. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa (1) Kemampuan Representasi dilihat dari kemampuan sebelum dan sesudah diterapkan model NHT terdapat peningkatan yang (2) Tingkat sumbangan yang di berikan model pembelajaran NHT berstruktur antisipasi didaktis terhadap kemampuan representasi matematis tergolong besar dengan 41 % kemampuan representasi Kata Kunci: numbered head together, antisipasi didaktis, kemampuan representasi matematis, kemampuan penyelesaian masalah
Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Berbasis pada Karya Seni dan Budaya Masyarakat Lokal Muhammad Irfandi; Mohammad Rif'at; Muhtar Hamdan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.943 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v3i1.39

Abstract

Abstract:This research aimed to improve student motivation in learning mathematic based on the art work and local society culture. It was done in Public Elementary School Number 18 Tubung, where in the process it utilized Class Action Research (CAR). The process of CAR consists several cycles and has 4 activity phases: planning activity, performing activity, observation and reflection activity. Subject that utilized in this research was grade V students as much 14 people. Acquired result afters performs this research: student motivation in learning mathematic increased, where it appeared from the achievement percentage which was 29 % in first cycle and increased to 93% in second cycle. Therefore the student motivation was increased for 64%. In conclusion the student motivation in learning mathematic was increased do to the application of artwork and local society culture basis.Keyword: learning motivation, art work and local society cultureAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa berbasis pada karya seni dan budaya masyarakat lokal. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 18 Tubung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas atau sering disebut PTK. Dalam PTK terdiri atas beberapa siklus dan pada tiap siklus ada 4 tahap kegiatan, yaitu kegiatan perencanaan, kegiatan pelaksanaan, kegiatan observasi dan refleksi. Subyek yang digunakan adalah siswa kelas V SDN 18 Tubung sebanyak 14 siswa. Hasil yang diperoleh setelah melaksanakan penelitian ini ialah: motivasi belajar matematika siswa meningkat terlihat dari hasil persentase keberhasilan penelitian yaitu pada siklus I, siswa yang termotivasi 29%, dan pada siklus II, siswa yang termotivasi 93%, peningkatannya ialah 64% siswa yang termotivasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pada motivasi belajar matematika siswa di kelas V setelah pembelajaran berbasis karya seni dan budaya masyarakat lokal diterapkan pada materi bangun ruang, yaitu menyebutkan sifat-sifat bangun ruang.Kata kunci: motivasi belajar, karya seni dan budaya masyarakat lokal
PENGEMBANGAN MATERI BAHAN AJAR PADA MATA KULIAH WAWASAN KEBANGSAAN BERBASIS KARAKTER PANCASILA Andi Usman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.466 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v5i2.134

Abstract

Abstract: This research is a study on the development of material in the subjectof National Insight based on the character of Pancasila which is referred fromthe National Higher Education Standard (SNPT) and the Indonesian NationalQualification Framework (KKNI). The data were collected from students ofPG-PAUD Study Program, Lecturers of Education Faculty of FKIP Untan,and PG-PAUG Teachers who attended Strata One (S1) in PG-PAUD studyprogram at FKIP Untan. The study material was analyzed based on theinstrument which were filled by 42 respondents, and the result is as follows;(1) On the aspect of Pancasila Philosophy, the respondent's statement (itemscore according to 120) is in scientific study. (2) In the sociology aspect ofrespondent's statement (item score according to 128) in reviewing theapplication of the 1945 Constitution. (3) On the psychological aspect ofrespondent's statement (item score is very suitable 80 and 100) in studyingnational culture of Bhinneka Tunggal Ika. (4) In the aspect of Pancasilacharacter behaviour respondents statements (item score 94 is very suitable andsuitable 89), in reviewing to maintain the integrity of NKRI. (5) Then to thelecturer of the respondent's statement about the teaching materials given in thelearning (item score is suitable 109). The suitability of lecturers who teach thesubjects of National Insight in teaching in PG-PAUD. Then, the researcheralong with the lecturers in the research seminar jointly formulate thesuitability of the material that is based on Pancasila character. For materialharmoniousness developed according to the learning achievement based onKKNI or the Indonesian National Qualification Framework and SNPT orNational Standards of Higher Education. Then as a whole will be produced aLearning Curriculum which is part of curriculum of National Insight subjecton PG-PAUD study program.Keywords: SNPT, KKNI, National Insight, Pancasila Character, learningachievement in PG-PAUD.Abstrak:Penelitian ini merupakan kajian mengenai pengembangan Materibahan ajar pada mata kuliah Wawasan Kebangsaan berbasis karakter Pancasilayang dirujuk dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan KerangkaKualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Data dikumpulkan dari mahasiswaProdi PG-PAUD, Dosen Ilmu Pendidikan FKIP Untan, serta Guru PG-PAUGyang mengikuti Strata Satu ( S1) pada Prodi PG-PAUD FKIP Untan. Bahankajian dianalisis berdasarkan instrument yang diisi responden dari 42 orang,hasilnya sebagai berikut; (1) Pada aspek Filsafat Pancasila pernyataan responden (item skor sesuai 120) dalam mengkaji secara ilmiah. (2) Padaaspek sosiologi pernyataan responden (item skor sesuai 128) dalam mengkajipenerapan UUD 1945. (3) Pada aspek psikologis pernyataan responden (itemskor sangat sesuai 80 dan sesuai 100) dalam mengkaji budaya nasionalBhinneka Tunggal Ika. (4) Pada aspek pengetahuan berprilaku karakterpancasila pernyataka responden (item skor 94 sangat sesuai dan sesuai 89),dalam mengkaji untuk menjaga keutuhan NKRI. (5) Kemudian kepada dosenpengajar pernyataan responden tentang materi ajar yang diberikan dalampembelajaran (item skor sesuai 109). Kesuaian dosen yang mengampu matakuliah Wawasan Kebangsaan dalam mengajar di PG-PAUD.Kemudian,peneliti bersama teman dosen dalam seminar hasil penelitian secara bersamasama merumuskan kesesuaian materi yang berbaisis karakter Pancasila. Untukkesuaian materi yang dikembangkan sesuai dari capaian pembelajaranberdasarkan KKNI atau Kerangka Kwalifikasi Nasional Indonesia dan SNPTatau Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kemudian secara keseluruhan akandihasilkan Kurikulum Pembelajaran yang merupakan bagian dari kurikulummata kuliah Wawasan Kebangsaan pada program studi PG_PAUD .Kata kunci: SNPT, KKNI, Wawasan Kebangsaan, Karakter Pancasila,capaian pembelajaran pada PG-PAUD.
UPAYA MENINGKATKAN PEROLEHAN NILAI SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DENGAN TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR pera, agus; ., Mardiana; Tirsa, Aprima
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v3i2.78

Abstract

in first grade’s scores in thematic learning by using image as media with daily activities asthe theme. The method used was descriptive method with qualitative research form. Theresults showed that overall use of image media could improve the acquisition of students’scorein thematic learning, as it can be seen that in action 1 with the result as much as 55%results while in action II the value increased to 68%which showed the increment of 13%. Inconclusion, the results of activities carried out using the image media can improve theacquisition of students’ score in thematic learning with the theme of daily activities onstudents infirst grade at Public Elementary School14,OyahKiri, in academic year 2013/2014.Keywords: Acquisition of Learning Outcomes, Image Media, and Thematic Learning.ABSTRAK. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan perolehan nilai siswadalam peeembelajaran tematik menggunakan media gambar dengan tema kegiatansehari-hari pada siswa kelas I Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metodedeskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwasecara keseluruhan penggunaan media gambar dapat meningkatkan perolehan nilaihasil kegiatan belajar siswa dalam pembelajaran tematik, dapat dilihat pada tindakan1 dengan hasil 55% dan pada tindakan II meningkat menjadi 68% mengalamipeningkatan sebanyak 13%. Hasil kegiatan yang dilakukan menggunakan mediagambar dapat meningkatkan perolehan nilai siswa dalam pembelajaran tematikdengan tema kegiatan sehari-hari pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Nomor 14Oyah Kiri, tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Perolehan Hasil Belajar, Media Gambar, dan PembelajaranTematik.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MELAKUKAN GERAKAN SHALAT PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS IV SD NEGERI 04 MADONG KERANJIK Gusti Arya Tanjung; Mohamad Rif'at; Mutazam Mutazam
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.06 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v6i2.145

Abstract

Abstrak: This classroom action research aims to determine the improvement of students' ability in performing the prayer movement using demonstration method. Specifically this study aims to describe the increase in Student Ability in Praying Movement On the Subject of PAI in Class IV SD Negeri 04 Madong Keranjik. The study was conducted in two cycles, each cycle divided into 4 steps, consisting of planning, implementation of action, observation, and reflection. The research method used is descriptive method, with type of action research class (PTK) which refers to model Kemmis Mc Taggart. The data collected in the form of students' ability in performing the prayer movement. Data collection techniques used are observation sheets. The research data is described in the table to see the level of students' ability to perform quantitative prayer movements. The results of the study can be summarized as follows: 1) learning planning is arranged based on the results of previous cycle reflections conducted on each cycle. 2) after implementation of learning using Demonstration method. 3) the ability of students in performing the movement of prayer in the first cycle of 67%, in the second cycle to 87%, an increase of 20%. Keywords: Ability of students in performing prayer movement, Demonstration Method. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat dengan menggunakan metode demonstrasi. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat pada mata pelajaran PAI di Kelas IV SD Negeri 04 Madong Keranjik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terbagi menjadi 4 langkah, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis Mc Taggart, data yang dikumpulkan berupa nilai kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan lembar observasi. Data penelitian dideskripsikan melalui tabel dan diagram untuk melihat tingkat peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat  yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) perencanaan pembelajaran disusun berdasarkan hasil refleksi siklus sebelumnya yang dilakukan pada setiap siklus. 2) setelah pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Demonstrasi. 3) kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat pada siklus I sebesar 67%, pada siklus II menjadi 87%, mengalami peningkatan sebesar 20%.Kata kunci: Kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat, Metode  Demonstrasi 
PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTESIS (SAS) MELALUI MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Evi Sumarni; Rachmat Sahputra; Burhan Burhan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 2, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.382 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v2i1.18

Abstract

Belajar bahasa pada hakikatnya adalah belajar komunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulis. Kemampuan yang dikembangkan adalah daya tangkap makna, peran, daya tafsir, menilai, dan mengekspresikan diri dengan berbahasa. Kesemuanya itu dikelompokkan menjadi kebahasaan, pemahaman, dan penggunaan. Penelitian ini berupa PTK (Penelitian Tindakan Kelas), menggunakan metode SAS (Struktural Analisis Sintesis) melalui media gambar yang terdiri atas dua siklus yang di dalamnya terdapat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDN 01 Ella Hilir yang berjumlah 25 siswa. Peningkatan kemampuan membaca siswa dapat dilihat dari hasil yang diperoleh siswa dalam proses pembelajaran yakni sebelum dilakukan tindakan kemampuan membaca siswa hanya mencapai 60% sedangkan setelah dilakukan tindakan 1 meningkat menjadi 72% kemudian terjadi peningkatan kembali setelah dilakukan tindakan 2 yaitu mencapai 92%.Kata Kunci: Hakikat Belajar Bahasa, Metode SAS, Peningkatan Kemampuan Membaca.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Pangsuma Jaya; Waridah Waridah; Yakobus Ason
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.238 KB) | DOI: 10.46368/jpd.v4i1.102

Abstract

Abstract: This study aims to: know the influence of cooperative learning type Team Asissted Individualization (TAI) with scientific-based approach on mathematics studyresult of students atPublic Elementary School Number 13 Nanga Pinoh. The research method used was quantitative research type quasi experiments with one-group pretest-posttest design. The population of this study were the fifth grade students at SD Negeri 13 Nanga Pinoh academic year 2015/2016. Sampling was used with purposive sampling technique class V A with the total of 25 students. The result showed significant influence, with the calculation of t-statistical analysis obtained tcount = 4.04938 ttabel = 1.708 with an average score of 78,on students following the application of cooperative learning type TAI with scientific-based approach. The pretest value of the students prior getting the treatment is an average of 22.8. Meanwhile, followingthe application of TAI learning model based with scientific-based approach, there was significant influence obtained through Posttest with the average score of 78. Therefore, the result of research indicate that application of cooperative learning type TAI with scientific-based approach has a significant effect to mathematics study result of students.Keywords: team asissted individualization (TAI), scientific based, and mathematics study result.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe team asissted individualization (TAI) berbasis pendekatan saintifik terhadap hasil belajar matematika di Sekolah Dasar Negeri No. 13 Nanga Pinoh. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif degan jenis eksperimen semu dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa V SD Negeri 13 Nanga Pinoh tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling kelas V A dengan jumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan hasil perhitungan analisis statistik uji-t diperoleh thitung = 4,04938 ttabel = 1,708 dengan rata-rata 78 pada siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis pendekatan saintifik. Nilai pretest siswa sebelum mendapatkan perlakuan yaitu dengan rata-rata 22,8. Setelah diterapkan model pembelajaran TAI berbasis pendekatan saintifik maka berpengaruh signifikan diperoleh melalui Posttest dengan rata-rata 78. Artinya hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbasis pendekatan saintifik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.Kata Kunci: team asissted individualization (TAI), berbasis saintifik, dan hasil belajar  matematika.