cover
Contact Name
Firdaus
Contact Email
firdaus@unsiq.ac.id
Phone
+6282220833323
Journal Mail Official
firdaus@unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ, Jl. Raya Kalibeber, Km.03, Wonosobo
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
ISSN : 24429910     EISSN : 2548642X     DOI : http://dx.doi.org/10.32699/spektra.v6i2
Core Subject : Science, Education,
The Spektra: Jurnal Kajian Pendidikan Sains is dedicated to all science practitioners about studies and research of science. Various topics that can be accepted in this journal are: Physics Education, Chemistry Education, Biology Education, Media Development and Learning, Model Evaluation and Assessment of learning, Applied physics, Applied chemistry, Applied Biology, Science Al Quran
Articles 183 Documents
INTEGRASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PENGEMBANGAN MOBILE APPS FISIKA (MAFIS) PADA MATERI SUHU DAN KALOR yudi - guntara; Sisi Saptaria Dewi; Yayat - Ruhiat; nugroho prasetya adi
JURNAL SPEKTRA Vol 5, No 2 (2019): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v5i2.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Mobile apps Fisika (MAFis) berbasis problem based learning (PBL) yang layak pada materi suhu dan kalor. Penelitian menggunakan research and development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan dessiminate (penyebarluasan). Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran MAFis berupa aplikasi android yang terdiri dari 7 komponen utama yaitu, halaman awal, menu utama, goals, materi, latihan, help dan menu about dan mengintegrasikan sintaks model pembelajaran problem based learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAFis berbasis problem based learning layak digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi suhu dan kalor dengan sangat baik berdasarkan penilaian ahli rata-rata sebesar 3,51 dan respon siswa rata-rata sebesar 80,3%.
MENINGKATKAN KINERJA DAN HASIL BELAJAR SISTEM ORGAN MANUSIA BAGI PESERTA DIDIK KELAS IX-C SMP NEGERI 4 KALIKAJAR PADA SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Heri Priyanto Heri Priyanto
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 1 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i1.41

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan hasil belajar peserta didikdi kelas IX-C SMP Negeri 4 Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus dengan prosedur perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 4 Kalikajar. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan dan tes hasil belajar peserta didik. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja peserta didik meningkat dari dari 53 menjadi 85 pada akhir siklus II Selain itu, telah terjadi peningkatan hasil belajar pada aspek kognitif, sikap, dan keterampilan peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada aspek kognitif menunjukkan adanya peningkatan dari 51,74 menjadi 70,43 dan 92,61 pada akhir siklus I dan siklus II. Peningkatan rata-rata hasil ulangan ini sejalan dengan peningkatan ketuntasan belajar peserta didik yang mengalami kenaikan dari 9% menjadi 52% dan 96% pada akhir siklus I dan siklus II. Pada aspek sikap kerja sama, penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berkerja sama peserta didik sebesar 61 dari 35 sebelum penelitian menjadi 96 pada akhir penelitian. Peningkatan juga terjadi pada aspek keterampilan yang meningkat dari 52 menjadi 100 pada akhir siklus II.
PENINGKATAN HOTS DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI METODE INKUIRI KELAS 7C SMPN 1 WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 tri hastuti andoko
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 1 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i1.134

Abstract

Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran salah satunya model pembelajaran tersebut model pembelajaran Inkuiri. Berdasar observasi pra siklus di kelas VIIC terdapat 18,75% yang memilik kategori tinggi dalam berpikir tingkat tinggi sedangkan  untuk prestasi belajar rata-rata 71,56. Penelitian ini dilaksanak untuk meningkatkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar dengan menggunakan model Inquiri. Subyek penelitian 32 peserta didik yang terdiri dari 12 putra dan 20 Putri. Penelitian dilaksanakn 2 siklus,  Teknik pengumpulan data dengan  observasi dan tes tulis materi Kalor dengan 20 soal pilihan ganda. Analisa data menggunakan metode diskriptif kuantitatif dan statistik diskriptif. Tindakan siklus I menggunakan model Inkuiri dengan kelompok besar diperoleh data ketrampilan berpikir tingkat tinggi 31,25% dan prestasi belajar rata-rata 75,63%. Siklus II menggunaka model Inkuiri dengan kelompok kecil diperoleh data kemampuan berpikir tingkat tinggi 46,88% dan prestasi belajar rata-rata 81,25. Dengan demikian penelitian ini dapat meningkatkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar.
PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS INQUIRY DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN KREATIVITAS MAHASISWA Sri Jumini
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 1 (2016): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v2i01.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode inquiry dan discovery, sikap ilmiah, dan kreativitas mahasiswa terhadap prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak dua kelas. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran menggunakan metode inquiry menghasilkan prestasi kognitif dan afektif yang lebih baik dari pada discovery dan menghasilkan prestasi psikomotorik yang setara, (2) Mahasiswa dengan sikap ilmiah tinggi memiliki prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang lebih baik dari pada mahasiswa dengan sikap ilmiah rendah, (3) mahasiswa dengan kreativitas tinggi memiliki prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang lebih baik dari pada mahasiswa dengan kreativitas rendah, (4) terdapat interaksi antara metode belajar dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar, (5) terdapat interaksi antara metode belajar dengan kreativitas terhadap prestasi belajar, (6) terdapat interaksi antara sikap ilmiah dengan kreativitas terhadap prestasi belajar, (7) terdapat interaksi antara metode belajar, sikap ilmiah, dan kreativitas terhadap prestasi belajar. Kata kunci: metode inquiry dan discovery, sikap ilmiah, kreativitas, prestasi belajar, listrik dinamik.
E-DIAGNOSTICTEST UNTUK MENGUNGKAP MISKONSEPSI KINEMATIKA Zakiyyatur Rohmah; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 2 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i2.57

Abstract

ANALISIS POLA PERUBAHAN VISKOSITAS MINYAK GORENG Firdaus Firdaus
JURNAL SPEKTRA Vol 3, No 1 (2017): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v3i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang sudah dipakai dengan yang belum dipakai dan mengetahui bagaimana pola perubahan viskositas minyak goreng. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis minyak goreng yaitu jenis A, B, C, D,dan E. Nilai viskositas minyak goreng diperoleh dari pengukuran waktu redwood dan massa jenis minyak itu sendiri. Pengukuran pertama yaitu menentukan waktu redwood, alat yang digunakan adalah viscometer redwood. Pengukuran yang kedua yaitu menentukan massa jenis/kerapatan minyak goreng. Suhu minyak goreng yang digunakan dalam penelitian adalah 50 oC. Metode analisis yang digunakan adalah metode perhitungan dan analisanya menggunakan grafik dengan software logger pro 3.4.6. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa: (1) Terdapat perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang belum dipakai dengan minyak goreng yang sudah digunakan. Nilai viskositas untuk minyak jenis A, B, C, D, dan E yang paling besar yaitu pada saat minyak goreng belum dipakai dan viskositas paling kecil yaitu pada saat minyak goreng yang sudah dipakai empat kali. (2) Pola perubahan viskositas minyak untuk menggoreng kentang dengan variasi jumlah pemakaian berkurang secara eksponensial, artinya nilai viskositas berkurang seiring dengan banyaknya jumlah pemakaian minyak goreng.
PENGGUNAAN VIDEO REFLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGOMUNIKASIKAN HASIL PENGAMATAN BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIIG SMPN 1 WONOSOBO PADA SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Heri priyanto
JURNAL SPEKTRA Vol 5, No 1 (2019): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v5i1.88

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengomunikasikan hasil pengamatan dan hasil belajar bagi peserta didik kelas VIIG SMPN 1 Wonosobo pada semester II tahun pelajaran 2017/2018 dengan menggunakan video reflektif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIIG SMPN 1 Wonosobo pada tahun pelajaran 2017/2018. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan dan tes hasil belajar peserta didik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengomunikasikan peserta didik meningkat dari 65  menjadi 78 pada akhir siklus I dan 94 pada akhir siklus I dan II. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan video reflektif dapat meningkatkan nilai rata-rata hasil ulangan harian dari 80 menjadi 93 pada akhir siklus II. Pada aspek sikap peserta didik terdapat perubahan pada peduli lingkungan, kerja sama, dan mandiri dari 34, 63, dan 29 menjadi 94, 99, dan 89 pada akhir siklus II.
KONSEP PENGANGKATAN AIR MENGGUNAKAN POMPA HIDRAM Aditiya Irawan; Giri Prasetyaji
JURNAL SPEKTRA Vol 3, No 2 (2017): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v3i2.34

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menunjukkan bahwa air dapat mengalir dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi, 2) mengetahui perbedaan besarnya usaha pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam, 3) membuktikan teorema usaha dan energi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana hidram yang menggunakan pompa diganti dengan Menggunakan Katup untuk menaikkan air dari bawah ke atas dengan menggunakan pipa dan selang untuk mengalirkan air.Dari konsep tersebut, dapat dicari besarnya volume yang dihasilkan dalam waktu 30 sekon.Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali setiap satu variasi yang dibuat. Setelah itu menganalisis perbedaan besarnya usaha pada massa jenis air dan massa jenis air garam pada ketingian pipa serta membuktikan adanya teorema W = ??k. Volume pada ketinggian pipa dicari untuk menemukan besarnya usaha baik yang menggunakan air tawar maupun massa jenis garam. Setelah itu menganalisis adanya perbedaan usaha pada massa jenis air tawar dengan massa jenis air garam menggunakan analisis komparatif independen dengan dua sampel serta pembuktian teorema W = ??k. Berdasarkan percobaan didapatkan variasi ketinggian pipa berpengaruh terhadap besarnya usaha pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam serta variasi dimeter pipa terhadap teorema usaha dan energi pada mekanika fluida dengan model hidram ini. Semakin tinggi pipa maka volume yang dihasilkan semakin sedikit dan usahanya semakin rendah hal ini berlaku pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam, tetapi volume yang dihasilkan pada massa jenis garam lebih sedikit daripada massa jenis air tawar. Namun, besarnya usaha yang diperlukan hampir sama karena massa jenis air garam lebih besar, hal ini sesuai dengan hasil analisis data, dengan dk = 2 dan taraf signifikansi 0,1 % diperoleh hasil X^(2 )hitung = 0,014118
Peningkatan Kemampuan Menyajikan Hasil Percobaan dan Prestasi Belajar Melalui Discovery Learning dengan Media Bundengan Sundari Sundari
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 1 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i1.130

Abstract

Kemampuan menyajikan hasil percobaan dan prestasi belajar di kelas VIII F SMP Negeri 2 Selomerto Kabupaten Wonosobo masih perlu ditingkatkan. Hal tersebut terlihat dari hasil studi pendahuluan dengan observasi dan studi dokumen pada materi sebelumnya, diperoleh bahwa baru 8 siswa yang memiliki kemampuan menyajikan hasil percobaan tinggi, 17 siswa kategori sedang, 6 siswa kategori rendah. Studi dokumen menunjukkan bahwa penilaian harian materi sebelumnya nilai tertinggi 87,50 nilai terendah 20,00 nilai rata-rata 65,31 dan siswa yang tuntas baru mencapai 39%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyajikan hasil percobaan dan prestasi belajar melalui penerapan Discovery Learning dengan media Bundengan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII F SMP Negeri 2 Selomerto Kabupaten Wonosobo tahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian 31 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dengan prosedur umum a) perencanaan (planning), b) tindakan (acting), c) pengamatan (observing), d) refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes dan pengamatan yang dilengkapi dengan dokumentasi. Lembar pengumpulan data pengamatan untuk mengetahui kemampuan menyajikan hasil percobaan dan data tes tertulis  untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deskriptif komparatif yaitu dengan membandingkan pra siklus dan antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menyajikan hasil percobaan siklus I: 48,39% tinggi, 38,71% sedang dan 12,90% rendah. Siklus II: 74,19% tinggi, 25,81% sedang dan 0% rendah. Tes prestasi belajar siklus I: nilai rata-rata 69,81 dengan ketuntasan belajar 51,61% dan nilai tertinggi 92. Siklus II: nilai rata-rata 75,80 dengan ketuntasan belajar 67,74% dan nilai tertinggi 100.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAMPERENCANAAN PENILAIAN AUTENTIK DENGAN BIMBINGAN KELOMPOK DAN MENTOR GURU SERUMPUN DI SMP NEGERI 2 SELOMERTO WONOSOBO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Sri Puji Astuti
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 2 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i2.52

Abstract

Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran merupakan tugas pokok guru mata pelajaran. Pada kurikulum 2013 penilaian pembelajaran diarahkan pada penilaian autentik yang merupakan penilaian holostoik antara pengetahuan, keterampilan dan sikap yang menggambarkan penilaian sebenarnya. Penilaian autentik perlu direncanakan oleh guru dan dituangkan dalam Rencana Pelaksaanaan Pembelajaran (RPP). Berdasarkan observasi dokumen RPP tahun 2016/2017 kemampuan guru mata pelajaran dalam perencanaan penilaian autentik di SMP Negeri 2 Selomerto masih rendah, dari 38 guru yang berkemampuan baik 79%, sedang 18%, kurang 1 %. Berdasarkan pre test penilaian autentik, pengetahuan guru tentang penilaian autentik juga nilai tertinggi 55, terendah 15, dan rata-rata 38.  Penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan peeengetahuan guru dan kemampuannya dalam merencanakan penilaia autentik dalam Rencana Peaksanaan Pembelajaran dengan memberikan tindakan Bimbingan Kelompok. Subyek penelitian ini 38 orang guru mata pelajaran kelas VII, VIII, dan IX tahun pelajaran 2017/2018 SMP Negeri 2 Selomerto Wonosobo. Penelitian dilaksanakan dengan 2 Siklus. Teknik pengumpulan data dengan tes pengetahuan tentang penilaian autentik dengan soal pilihan ganda 20 soal, dan observasi dokumen RPP dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi penilaian autentik. Teknik Analisa data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan pengetahuan penilaian autentik menggunakan statistik deskriptif. Tindakan pada Siklus I dengan melakukan bimbingan kelompok tentang pengetahuan penilaian autentik dan perencanaan penilaian autentik dalam RPP kepada subyek penelitian. Tindakan dilanjutkan pada Siklus II dengan memberikan bimbingan kelompok kecil dengan berbantuan mentor guru serumpun. Hasil penelitian pada  Siklus I: pengetahuan tentang penilaian autentik dengan ketuntasan belajar 81,57%, Kemampuan merencanakan penilaian autentik dalam RPP Amat Baik 0%, Baik 2,6%, sedang 97,4%, Kurang 0%. Pada Siklus II pengetahuan tentang penilaian autentik dengan ketuntasan belajar 100%, Kemampuan merencanakan penilaian autentik dalam RPP Amat Baik 21,1%, Baik 78,9%, Sedang 0%, Kurang 0%. Dengan demikian penelitian tindakan sekolah ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam perencanaan autentik dalam RPP.

Page 4 of 19 | Total Record : 183