Satya Widya
SATYA WIDYA is presenting diverse, yet still within major themes in education. Especially the study of theoretical education and results of descriptive research, classroom action research, experimental and development research, in the purpose of sustainable professionalism development.
Articles
210 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA KARTU DOMINO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA
I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika;
Putu Suarniti Noviantari;
I Putu Ade Andre Payadnya;
I Gusti Ayu Virly Permatasari
Satya Widya Vol 35 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.545 KB)
|
DOI: 10.24246/j.sw.2019.v35.i2.p161-167
This study aimed to determine whether the mathematical learning achievement of students who learned using cooperative learning mode of STAD assisted by domino card is better than the students who learned using conventional learning model. The type of this research was quasi-experimental research in which the post-test only controlled group design. The population of this research was students of 11th grade of SMA Negeri 6 Denpasar in academic year 2018/2019 totaling 321 students who were distrbuted into 9 classes. The sample was taken using Cluster Random Sampling technique where two classes were chosen as experimental class and control class. Data of students’ mathematical learning achievement were collected by test method. Data were analyzed using one-tail t-test with a significance level of 5%. The results of data analysis showed that the mathematics learning achievement of students who learned using cooperative learning model of STAD assisted by domino card was better than the mathematics learning achievement of students who learned using the conventional learning model in 11th grade of SMA Negeri 6 Denpasar in academic year 2018/2019.
THE IMPLEMENTATION OF POSITIVE BEHAVIOR SUPPORT THROUGH CHAMPS TO IMPROVE STUDENT BEHAVIOR
Lupita Jane Suwandi
Satya Widya Vol 35 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3153.947 KB)
|
DOI: 10.24246/j.sw.2019.v35.i2.p112-125
An effective classroom is one that runs smoothly with a few disruptions. In fact, based on the observation at grade 4 XYZ school, the researcher found that students frequently did inappropriate behavior such as calling out, excessive talking, forgetting to raise the hand quietly when asking question or stating an idea. One factor that made it happen was because the students did not clearly know about the teacher’s behavior expectation. Facing these problems, the researcher decided to use a preventive way to minimalize the students’ misbehavior using the CHAMPS approach which is a part of Positive Behavior Support. The purpose is to find out whether the students’ behavior will be improved by the implementation of CHAMPS as an expectation before the lesson started. The method of this research was Classroom Action Research (CAR) which consisted of two cycles and involved 20 students. The instruments that used were the teacher’s rating scale, student’s attitude scale, and researcher’s journal reflection. Descriptive statistical analysis and qualitative descriptive analysis were the technique used to analyze the data. From the data that has been analyzed, the researcher concluded that the implementation of Positive Behavior Support using CHAMPS had been improved student behavior in the classroom, specifically in their compliance towards the classroom rules and procedures. In short, despite its weaknesses and limitation, CHAMPS can be an alternative to minimalize students’ misbehavior and improve students’ behavior in the classroom.
PROFIL TINGKAT KECEMASAN ATLET PENCAK SILAT
Irawan, Sapto irawan
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p1-8
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan atlet Pencak Silat dalam Pekan Olahraga Raga Pelajar Daerah (POPDA). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen Sport Competition Anxiety Test (SCAT). Subyek penelitian ini adalah atlet pencak silat yang mengikuti pertandingan dalam POPDA tingkat kota Salatiga yang berjumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan atlet dalam kategori rendah sebesar 30%, dalam kategori sedang sebesar 30%, dan kategori tinggi sebesar 40%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan atlet Pencak Silat POPDA sebagian besar (40%) berada dalam katagori tinggi.
TEACHERS' QUESTIONS AND TESTS IN RELATION TO STUDENTS' HIGH ORDER THINKING SKILLS IN ENGLISH DEPARTMENT
Theresia, Marina
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p9-24
Abstrak Salah satu aspek yang paling umum dan menonjol di dalam kelas adalah tindakan guru dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa. Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengasah cara berpikir tingkat tinggi siswa terhadap kemampuan berbahasanya di dalam pelajaran yang sedang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pertanyaan dan ujian yang diberikan oleh guru dengan memusatkan pada pertanyaan yang berhubungan dengan tingkatan kemampuan berpikir serta perluasan dari pertanyaan-pertanyaan dan ujian-ujian untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berpikir dengan menghubungkan teori Bloom’s Taxonomy cognitive domain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana konten analisis melengkapinya sebagai desain di dalam penelitian ini. Data dari penelitian ini adalah bahasa lisan guru yang berupa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru di dalam kelas, serta bahasa tulisan guru yang berupa pertanyaan di dalam soal ujian yang dibuat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi kelas dan analisa dokumen. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa guru-guru menggunakan semua tingkatan pertanyaan untuk mencapai tingkatan berpikir siswa. Meskipun demikian, pertanyaan guru masih berada ditingkatan rendah, dimana terdapat sebanyak 59% yang diajukan oleh guru didalam kelas, dan sebanyak 65% dalam ujian yang dapat mengembangkan tingakatan berpikir pada siswa. Kata Kunci: Pertanyaan, ujian, tingkatan berpikir, tingkatan pertanyaan, Bloom’s Taxonomy.
PARADIGMA PENGAJARAN JARAK JAUH (PJJ) BAGI GURU SEKOLAH DASAR
Pohan, Sutan Saribumi
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p25-34
Teaching distance or interacting between teachers and students virtually for elementary school teachers is a job that requires its own energy, besides requiring computer media with internet networks also observe the ability of students to be able to fulfill the learning process online, so that between teachers and students there are those who feel that interacting virtually is also tiring to feel tense, some are showing strengths and strengths in carrying out the learning process virtually, so it must be done wholeheartedly. In a situation or a change the teacher will choose a number of strategies and passion to be able to master and modify and innovate in the teaching process so that students can understand and feel happy with the online learning model and assignments that are done at home. For distance learning teachers with no psychological interaction with students is like controlling a ship hit by a storm, on one hand the teacher can provide material online smoothly to students from economically capable groups because it is supported by computer media or the internet, on the other hand the teacher must serve manually and optimally to students who are less able and do not have online media. For teachers who work with computers will feel and realize that teachers will be connected by the millennial education world, therefore teachers need to develop their potential as adaptations to the demands of the times.The only way to do great work is to love what you do, (Steve Jobs).
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMK PADA MATERI KARBOHIDRAT
Ardiyanti, Yusi;
Utami, Marsah Rahmawati;
Ratnasari, Dewi
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p81-87
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan problem-based learning pada peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa SMK pada materi karbohidrat. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi ekperimen, dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen yang melibatkan dua kelompok. kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran dengan pendekatan Problem-Based Learning dan kelas kontrol yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest, posttest dan angket, innstrumen pretest posttest berupa 20 soal pilihan ganda (untuk menguji kemampuan penguasaan konsep) dan 4 soal essay(untuk menguji keterampilan berpikir kreatif). Sebelum melakukan pengujian hipotesis maka data penelitian harus memenuhi uji prasyarat yang meliputi uji normalitas (uji Shapiro-Wilk), uji homogenitas varians (Lavene test), uji kesamaaan kemampuan awal siswa (uji t), uji hipotesis penelitian pada posttest dan N-gain dilakukan uji t (parametric) atau Mann Whetney (non parametric). Berdasarkan analisis data diperoleh N-Gain keterampilan berpikir kreatif siswa kelas yang mendapatkan pembelajaran dengan PBL lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu sebesar 0,42 (kategori sedang untuk kelas eksperimen). Namun N-Gain kemampuan penguasaan konsep siswa kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan kelas ekperimen yaitu sebesar 0,39 (kategori sedang untuk kelas kontrol)
INTERMEDIATE GRAMMAR STUDENTS’ MOTIVATIONS IN LEARNING ENGLISH
FBS, Listyani;
Soegianto, Gifta Felicia
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p35-44
Abstract This study was intended to the grammar students and hopefully the lecturers might create new ways in teaching grammar. Since, many students failed the Intermediate Grammar Course and had to repeat the course. Open-ended questionnaires were used in the study which involved around 68% of the whole Intermediate Grammar students 2020. There were 46 out of 67 students who became the respondents of this study. Qualitative method was used in the study, and one student was interviewed. The study was conducted at the English Language Education Program (ELEP) of Faculty of Language and Arts (FLA), in a private university in Central Java, Indonesia. The participants were taken from students of Intermediate Grammar Course in Semester II, 2019-2020 aAcademic Year.. The results of the interview showed that Intermediate Grammar students had various motivations in learning English. The motivations which the students had were intrinsic, extrinsic, and instrumental motivations.
IDENTIFIKASI KETERAMPILAN GEOMETRI SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SMP BERDASARKAN TINGKATAN VAN HIELE DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR
Yunianta, Tri Nova Hasti;
Lusiyati, Lusiyati
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p45-55
This qualitative descriptive study aims to identify the geometry skills of both male and female secondary school (SMP) students based on Van Hiele level in solving a flat wake up problem. The selection of the subject using purposive sampling technique consisting of 2 students (1 male and 1 female) of 35 students in class VIII A SMP Negeri 2 Sumowono who have been working on a test adapted from the project CDASSG Usiskin ie VHGT test and the result has a level of geometry thinking van Hiele. This study will identify differences in geometry skills that exist in female and male students who have geometric thought levels of van Hiele. Data collection techniques using test methods, interviews and documentation. The results showed that both subjects had a level of geometric thinking van Hiele and both had visual, verbal, drawing, logic and applied skills differentiating in solving the problem.
RELIGIUSITAS SEBAGAI FAKTOR PROTEKTIF PERILAKU SEKS PRA NIKAH DI KALANGAN MAHASISWA: RELIGIUSITY AS A PROTECTIVE FACTOR OF PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR IN COLLEGE STUDENTS
Rakhmawati, Dini
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p56-63
Angka perilaku seks pranikah dikalangan mahasiswa semakin hari semakin meningkat sementara mayoritas penduduk Indonesia memiliki agama atau kepercayaan, apakah agama tidak menjadi jaminan seseorang terhindar dari perilaku seks pranikah, itu menjadi pertanyaan besar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Fenomenologis versi IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Sumber data penelitian ini menggunakan strategi sampling purposeful. Jenis sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Metode analisis data kualitatif menggunakan metode analisis data dengan desain fenomenologi versi IPA (interpretative phenomenological analysis). yaitu membaca transkrip berkali-kali, membuat catatan-catatan awal, membuat tema emergen, membuat tema superordinate, pola-pola antar kasus atau antar pengalaman partisipan, penataan seluruh tema superordinate, melaporkan hasil analisis. Hasil penelitian pengalaman seks pranikah berujung pada merasa berdosa pada Tuhan dan perasaan bersalah karena telah mengingkari kepercayaan orang tua, rasa bersalah pada orang tua lebih besar dari pada perasaan berdosa pada Tuhan. Hal ini disebabkan karena hukum adat yang diajarkan oleh orang tua lebih kuat daripada hukum agama. hal tersebut menunjukan bahwa religiusitas merupakan faktor protektif dalam perilaku seks pranikah di kalangan mahasiswa.
ANALISA PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Sopacua, Eleonora Esther Debora;
Rahardjo, Maria Melita
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p64-76
Pembelajaran tematik adalah karakteristik dalam pendidikan anak usia dini. Prinsip dari pembelajaran tematik adalah berpusat pada anak dan sesuai dengan kebutuhan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa beberapa RPPH salah satu lembaga PAUD di Salatiga yang menggunakan pembelajaran tematik dan menggunakan sentra dalam sistem pembelajaran nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik analisa konten. Konten yang dianalisa diambil dari data RPPH yang disampling dari Lembaga PAUD dalam kurun waktu 3 bulan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran tematik yang dilaksanakan belum dilakukan secara mendalam dan berpusat pada anak yang sesuai dengan kurikulum 2013.