cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Satya Widya
ISSN : 08545995     EISSN : 2549967X     DOI : -
Core Subject : Education,
SATYA WIDYA is presenting diverse, yet still within major themes in education. Especially the study of theoretical education and results of descriptive research, classroom action research, experimental and development research, in the purpose of sustainable professionalism development.
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
MODEL MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK BAGI GURU SD DI DAERAH PERBATASAN (STUDI DI KECAMATAN DARIT-KABUPATEN LANDAK) Sanoto, Herry
Satya Widya Vol. 36 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i1.p77-80

Abstract

Penerapan model manajemen supervisi akademik bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar khususnya di daerah perbatasan (Kecamatan Darit-Kabupaten Landak). Penerapan model supervisi akademik di wilayah Kecamatan Darit selama ini masih menghadapi berbagai tantangan dan kendala antara lain jumlah pengawas, sebaran lokasi sekolah dasar, waktu pelaksanaan supervisi, dan biaya pelaksanaan supervisi. Hal tersebut membuat pelaksanaan supervisi akademik kurang bermanfaat bagi guru sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan model manajemen supervisi akademik yang efektif bagi guru sekolah dasar di daerah perbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pengelolaan supervisi akademik pada guru sekolah dasar di Kecamatan Darit Kabupaten Landak selama ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dengan petugas kependidikan, kepala sekolah, pengawas dan guru sekolah dasar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran tentang implementasi model manajemen supervisi akademik di daerah perbatasan, model ini dibentuk berdasarkan koordinasi para petugas kependidikan dan pengawas, serta bagaimana pengawas melakukan pembinaan kepada guru sekolah dasar. Model ini dimulai dengan koordinasi dari dinas pendidikan dengan kepala sekolah dasar dan pengawas, kemudian antara kepala sekolah dengan pengawas untuk menentukan program supervisi akademik. Kesimpulan penelitian, diperoleh gambaran penerapan model pengelolaan supervisi akademik yang terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap 1: perencanaan supervisi akademik, tahap 2: pelaksanaan supervisi akademik, dan tahap 3: laporan supervisi akademik dan tindak lanjut.
PERANAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SMA NEGERI Ngaba, Anggriati Ledu; Taunu, Elsy Senides Hana
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p125-132

Abstract

Pendidikan karakter meupakan pendidikan yang dilakukan untuk membentuk watak, moral, serta budi pekerti sehingga menjadi landasan bagi peserta didik dalam berpikir dan bertindak yang pada akhirnya menimbulkan ciri khas pada siswa tersebut. OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) merupakan seuatu organisasi di tingkat sekolah di Indonesia dan salah satu fungsinya yaitu menjadi sarana bagi pelaksanan pembinaan kesiswaan melalui 10 pokok kegiatan pembinaan kesiswaan di sekolah. Berdasarkan hasil studi awal ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang kurang disiplin terhadap waktu, membuat keributan, menurunnya rasa hormat terhadap guru maupun orang yang lebih tua dan tindakan yang menyimpang lainnya, sehingga mendorong peneliti untuk mengkaji peranan OSIS dalam pembinaan karakter siswa dengan pemikiran bahwa penguatan pendidikan karakter tidak saja bertumpu kepada guru melalui pelaksanan pembelajaran dikelas tetapi dapat juga dibina melalui kegiatan organisasi kesiswaan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan peranan OSIS dalam membentuk karakter siswa di SMA Negeri 1 Kambera. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dilakasanakan mulai Januari sampai Desember 2020. Subjek penelitian yaitu Pembina dan Pengurus OSIS serta siswa. Fokus penelitian adalah program kerja OSIS berdasarkan 10 pokok kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh setiap seksi. Sehingga melalui studi dokumen, wawancara, dan kuesioner diperoleh data pelaksanaan kegiatan OSIS dalam pembentukan karakter siswa di SMA Negeri 1 Kambera. Hasil penelitian menunjukkan peran OSIS dalam membentuk karakter siswa sangat baik. Terdapat 10 nilai karakter yang dibentuk yaitu nilai religius, toleransi, disiplin dan kerja keras, keatif, rasa ingin tahu, mandiri, cinta tanah air dan semangat kebangsaan, cinta damai dan menghagai prestasi, peduli sosial dan bertanggungjawab.
PERSEPSI PERSEPSI GURU TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Irawan, Sapto irawan; Meylani, Herwina
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p88-96

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru mata pelajaran terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMK Al-Mustaqim Susukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMK Al-Mustaqim Susukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran dengan jumlah 8 guru sedangkan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan semua jumlah populasi yaitu 8 guru. Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan cukup baik mengenai persepsi guru teradap layanan bimbingan dan konseling, tetapi pada indikator pertama dan kedua yaitu indikator proses pengamatan terhadap BK dan proses pengolahan informasi tentang BK tentang pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling hasilnya menujukan sebagian besar guru mata pelajaran berada pada kategori buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru mata pelajaran terhadap pelaksanaan BK di sekolah pada indikator proses pengamatan terhadap BK sebesar 50% mengatakan sesuai, pada proses pengolahan informasi sebesar 25% mengatakan cukup sesuai, dan 37,5% mengatakan sesuai.
EKSPLORASI TENUN IKAT SUMBA TIMUR DITINJAU DARI ETNOMATEMATIKA Wulandari, Mega Retno
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p105-115

Abstract

Peran guru didalam pembelajaran saat ini bukan lagi menjadi satu-satunya sumber belajar bagi siswa, melainkan berperan sebagai fasilitator. Masih ditemukan proses pembelajaran matematika yang hanya terfokus dalam menghafalkan rumus yang terdapat dalam materi matematika. Kesulitan siswa dalam memahami beberapa materi matematika masih menjadi kendala dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Pengajaran matematika sebaiknya disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari atau budaya yang ada di daerahnya. Budaya dan matematika dapat dikombinasikan dalam pembelajaran matematika, yang biasa dikenal dengan sebutan etnomatematika. Tenun ikat merupakan salah satu hasil kerajinan tangan masyarakat di Sumba Timur. Tenun ikat Sumba Timur terkandung beberapa konsep matematika contohnya konsep geometri, simetri lipat dan transformasi geometri yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengkaji unsur matematis yang terdapat pada motif tenun ikat Sumba Timur. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 40 orang pengrajin tenun ikat di 5 centra tenun. Penelitian ini berlangsung dari bulan Maret-September 2020. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) eksplorasi tenun ikat Sumba Timur ditemukan beberapa motif yang sering ditenun yaitu motif kuda, manusia, patola kamba, patola ratu, ayam, kupu-kupu, bunga, udang, mamuli dan singa, (2) beberapa unsur matematis dalam tenun ikat Sumba Timur yang dapat diidentifikasi berdasarkan motif yang ditemui yaitu titik, garis, sudut, bangun datar seperti segitiga, jajargenjang, persegi panjang dan belah ketupat, serta transformasi geometri diantaranya ada rotasi, refleksi, dilatasi dan translasi.
KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN KAMBERA, KABUPATEN SUMBA TIMUR Nggaba, Mayun Erawati
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p97-104

Abstract

Penguasaan konsep dan keterampilan aljabar menjadi salah satu tuntutan kurikulum Indonesia sejak beberapa dekade belakangan. Siswa pada tingkat sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas diharapkan sudah mampu menguasai bahkan lancar menggunakan konsep aljabar. Sebagai pendidik, kita harus mengetahui kemampuan berpikir aljabar siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa dalam menyelesaikan masalah berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada siswa usia 12-17 tahun di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komponen berpikir aljabar yang sering digunakan siswa dalam menyelesaikan masalah adalah kemampuan pemecahan masalah, kemampuan representasi matematis, dan kemampuan penalaran kuantitatif dan (2) level berpikir aljabar siswa adalah level 2. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa meskipun ketiga jenis komponen berpikir aljabar digunakan dalam menyelesaikan masalah, ternyata level berpikir aljabar siswa masih rendah.
PROFIL PENALARAN ADAPTIF SISWA SMP DENGAN TIPE KEPRIBADIAN INTROVERT DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Supriyati, Anis; Yunianta, Tri Nova Hasti
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p116-124

Abstract

Penalaran merupakan salah satu komponen penting yang harus dikuasai oleh siswa dan kepribadian siswa juga mempengaruhi penalaran siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penalaran adaptif siswa SMP dengan kepribadian introvert dalam memecahkan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualiatif. Subjek penelitian ini dipilih dari 30 siswa dengan teknik pemilihan subjek, purposive sampling. Subjek yang terpilih adalah dua orang siswa SMP yang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik dan memiliki tipe kepribadian introvert. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa metode angket, tes dan wawancara. Instrumen tes juga divalidasi oleh validator terlebih dahulu sebelum dipakai. Siswa diberi tes soal pemecahan masalah dan kemudian diwawancara untuk mengetahui penalaran adaptifnya dalam memecahkan masalah matematika. Kredibilitas data dijamin dengan menggunakan triangulasi metode. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh deskripsi penalaran adaptif siswa introvert yaitu siswa dapat menemukan informasi yang ada pada soal, kemudian dapat memperkirakan strategi atau rumus yang tepat untuk menyelesaikan masalah, siswa mampu melakukan penghitungan ulang untuk memastikan jawaban yang diperoleh benar, siswa dapat menyelesaikan masalah dengan runtutan yang sesuai menggunakan informasi yang diperoleh serta dapat menarik kesimpulan pada semua masalah yang diberikan.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK KELAS 8 UNTUK MATERI SPLDV BENTUK TIDAK RUTIN Yunianta, Tri Nova Hasti; Selan, Dina
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p133-143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 8 dalam menyelesaikan soal SPLDV bentuk tidak rutin berdasarkan tahapan IDEAL. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan subjek berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh 3 orang peserta didik yang dijadikan subjek sesuai dengan hasil pekerjaan. Peserta didik dikelompokan kedalam kategori tinggi, sedang dan rendah.Kategori tinggi adalah subjek 1, kategori sedang adalah subjek 2, dan kategori rendah adalah subjek 2.Instrument dari penelitian ini berupa soal uraian berjumlah 3 dan wawancara semi terstruktur. Teknik pengambilan data untuk penelitian ini adalah tes, wawancara dan dokumpentasi. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data.Hasil penelitian menunjukan subjek kategori tinggi dapat melewati semua tahap, namun subjek masih terkendalah pada menentukan strategi pada saat membuat model matematika untuk 1 soal saja dan melaksanakan strategi subjek melakukan kesalahn pada operasi. Subjek kategori sedang masih terkendalah pada menentukan strategi yang mungkin pada saat membuat model matematika untuk 2 soal dan melakukan kesalahan operasi pada saat melaksanakan strategi. Subjek kategori rendah dapat memahami masalah dan menentukan tujuan namun tidak dapat melaksanakan strategi dengan baik.
STUDENTS’ PROBLEMS IN SPEAKING FOR SOCIAL PURPOSES CLASS Nariswari, Angela Nirmala; Listyani, Listyani
Satya Widya Vol. 36 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2020.v36.i2.p144-151

Abstract

This study presents a quantitative study conducted in a private university in Central Java, Indonesia. The main aim of this study is to find problems and solutions in Speaking for Social Purposes class. A survey was done on seventy-four (74) students from an English Department (ED) about the difficulties and solutions they experienced in the speaking class. Hopefully, this study will be beneficial for both teachers and students of speaking classes.
PEMBELAJARAN BERPIKIR SIMBOLIK DAN KEAKSARAAN UNTUK SISWA K1 SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Suwandi, Lupita Jane
Satya Widya Vol. 37 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2021.v37.i1.p1-15

Abstract

Pembelajaran berpikir simbolik dan keaksaraan memiliki peran penting bagi siswa di masa mendatang. Namun, pembelajaran jarak jauh memberikan tantangan tersendiri bagi guru, orang tua dan siswa. Maka, penelitian ini bertujuan menganalisis tentang pembelajaran berpikir simbolik dan keaksaraan selama pembelajaran daring dengan melihat kemampuan siswa, proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru serta peran orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru K1, kepala sekolah dan tiga orang tua siswa K1. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Tahap analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pembelajaran daring kemampuan berpikir simbolik dan keaksaraan siswa sudah baik, namun tetap memerlukan bantuan orang dewasa. Proses pembelajaran dilakukan oleh guru menggunakan media cetak, audio visual dan alat peraga. Peran orang tua juga terlihat dalam mendampingi siswa selama pelajaran, memberi dukungan dan memberi latihan di luar jam pelajaran dengan cara yang menarik. Pembelajaran berpikir simbolik dan keaksaraan tetap dapat dilaksanakan untuk siswa K1 dengan pembelajaran daring dan pendampingan penuh dari orang tua. Namun, upaya guru dalam menyediakan maupun menyampaikan materi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan pembelajaran ini.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN GUNUNGPAYUNG PADA MATERI KELILING SERTA LUAS BANGUN DATAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Zulaeliyah, Ida
Satya Widya Vol. 37 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2021.v37.i1.p25-32

Abstract

Bersumber pada nilai semester I sebanyak 52, 4% belum menggapai ketuntasan belajar, ada 11 dari 21 siswa belum menggapai KKM sehingga untuk menangani permasalahan tersebut guru mempraktikkan model PBL selaku upaya dalam tingkatkan hasil belajar siswa pada mata pembelajaran matematika. Rumusan permasalahan yang disampaikan dalam riset ini merupakan Apakah hasil belajar pendidikan matematika dengan modul luas serta keliling bangun datar pada siswa kelas IV Tahun Ajaran 2018/ 2019 bisa ditingkatkan dengan mempraktikkan model pendidikan Problem Based Learning?. Kenaikan hasil belajar matematika dengan pelaksanaan model Problem Based Learning pada siswa kelas IV SDN Gunungpayung ialah tujuan dari riset ini. Riset ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dari 2 pertemuan. Dimana di tiap siklusnya ada perencanaan, penerapan, observasi, serta refleksi. Riset ini ialah riset aksi kelas, dimana siswa kelas IV SDN Gunungpayung ialah subyek dari riset. Sebaliknya metode pengumpulan informasi yang digunakan merupakan metode uji serta nontes. Analisis deskriptif kuantitatif serta kualitatif digunakan buat menganalisa informasi yang diperoleh. Persentase ketuntasan hasil belajar aspek pengetahuan tiap siklus berturut- turut sebesar 71, 43%; 85, 71%, perihal tersebut diperoleh bersumber pada analisa informasi hasil riset. Rata- rata kelas bertambah berturut- turut 79, 24; 80, 67. Sebaliknya nilai kepribadian bertambah berturut- turut dengan rata- rata skor 9, 46; 9, 91. Simpulan riset merupakan pelaksanaan model Problem Based Learning bisa tingkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Gunungpayung. Anjuran untuk guru merupakan mencermati pengkondisian kelas, tidak hanya itu guru sebaiknya mempraktikkan pendidikan yang berkaitan dengan permasalahan tiap hari.