cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
PENINGKATAN KAPABILITAS MASYARAKAT PESISIR PELAKU USAHA ABON IKAN TUNA DI KELURAHAN KAMPUNG PISANG KOTA PAREPARE Irwan Idrus; Yadi Arodhiskara; Arman Arman; Fajar Ladung; Muhammad Nurul Fikri; Tiara Saputri
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1306

Abstract

Rendahnya kapabilitas (capability)  sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu persoalan di wilayah pesisir. Hal ini terlihat dengan kurangnya skill, minat dan kreatifitas masyarakat pesisir untuk berwirausaha. Di sisi lain  potensi wilayah pesisir sangat strategis khususnya pengembangan usaha di bidang perikanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi masyarakat pesisir terkait pentingnya pengembangan usaha abon ikan. Metode pada kegiatan PKM ini adalah dengan memberikan beberapa rangkaian pelatihan secara terstruktur dan sistematis kepada pelaku usaha abon ikan agar memiliki motivasi  kerja yang tinggi dan kompetensi dalam mengelola usaha home industry sehingga dapat meningkatkan profit usaha. Tahapan pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra dan stakeholder, pelaksanaan pelatihan peningkatan motivasi  SDM,  manjemen keuangan usaha serta  pendampingan pelaku usaha.  Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu pelaku usaha abon ikan tuna memiliki peningkatan kapabilitas dalam mengelola usaha. Pelaku usaha memahami filosofi bekerja dan berwirausaha secara komprehensif sehingga memiliki motivasi  yang tinggi untuk berwirausaha serta mampu menyusun laporan keuangan usaha dengan teknik pembukuan sederhana.  Abstract. The low capability of human resources (HR) is one of the problems in coastal areas. This can be seen by the lack of skills, interests, and creativity of coastal communities for entrepreneurship. On the other hand, the potential of coastal areas is very strategic, especially for business development in the field of fisheries. This community service activity aims to provide understanding and knowledge for coastal communities regarding the importance of developing a shredded fish business. The method in this activity is to provide several series of structured and systematic training to shredded fish businesses in order to have high work motivation and competence in managing home industry businesses so that they can increase business profits. The stages of implementing the activities begin with socialization in the form of a Forum Group Discussion (FGD) with partners and stakeholders, implementation of training to increase HR motivation, business financial management, and mentoring of entrepreneurs. The result of these activities is that shredded business actors have increased capability in managing their business. Entrepreneurs understand the philosophy of working and entrepreneurship comprehensively so that they have high motivation for entrepreneurship and are able to compile business financial reports using simple bookkeeping techniques
PELATIHAN PEMBUATAN HERBARIUM KERING DAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 BATUI KABUPATEN BANGGAI Nurlia Nurlia; Ardiansyah Nur; Dina Muzain
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1204

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik SMP Negeri 2 Batui Kabupaten Banggai dalam pembuatan herbarium kering dan identifikasi tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret tahun 2022, bertempat di SMP Negeri 2 Batui Desa Bone Balantak Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah partisipatif. Kegiatan dibagi dalam tiga tahap yaitu koordinasi, persiapan dan pelaksanaan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan herbarium pembuatan herbarium kering dan identifikasi tumbuhan direspon dengan baik oleh peserta didik SMP Negeri 2 Batui. Kegiatan tersebut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menunjang kegiatan pembelajaran pada materi keanekaragaman hayati berbasis lingkungan sekolah.  Abstract. The purpose of this activity is to improve the knowledge and skills of the students of SMP Negeri 2 Batui, Banggai Regency, in making dried herbariums and identifying plants in the school environment. This activity was carried out from February to March 2022, located at SMP Negeri 2 Batui, Bone Balantak Village, South Batui District, Banggai Regency. The method used in this activity is participatory. Activities are divided into three stages, namely coordination, preparation and implementation. The results obtained from this activity were the implementation of training activities for making herbariums, making dried herbariums and identifying plants which were responded well by students of SMP Negeri 2 Batui. These activities increase students' knowledge and skills in supporting learning activities on biodiversity-based materials in the school environment.
URBAN FARMING PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK CAIR ORGANIK DI KOTA SURAKARTA Indah Nurhidayati; Joko Sutrisno; Agustono Agustono; Refa’ul Khairiyakh; Amalia Nadifta Ulfa; Rhina Uchyani F
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.933

Abstract

Kecamatan Jebres merupakan salah satu kecamatan padat penduduk di Kota Surakarta. Hal ini menyebabkan tidak adanya lahan pertanian yang tersedia di wilayah tersebut. Solusi terhadap permasalahan ini adalah dengan menginisiasi kampung hijau yang bekerjasama dengan PKK Gendingan RT 03/XVI Jebres. Kegiatan ini berbasis urban farming yang memiliki tujuan akhir peningkatan ekonomi dan ekologi di wilayah Jebres. Urban farming dilakukan melalui penyuluhan pengolahan sampah sisa pertanian kota dan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dengan teknik ember tumpuk. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah penyuluhan partisipatif. Kegiatan pegabdian dilaksanakan di Gedung Serbaguna Gendingan Jebres yang diawali dengan penjelasan mengenai pengelolaan sampah. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengolahan sampah sisa pertanian kota dan sampah rumah tangga menjadi POC. POC siap dipanen setelah dua bulan sejak sampah pertama kali diproses dengan metode ember tumpuk. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Agustus sampai dengan Oktober 2020, dimana pada Oktober 2020 mitra telah dapat memanen POC. POC digunakan dengan komposisi tiga sendok POC untuk satu liter air. POC ini dapat diproduksi lebih lanjut dan berguna untuk meningkatkan perekonomian mitra. Selain itu, POC juga dapat digunakan sebagai pupuk tanaman yang berdampak pada membaiknya lingkungan mitra.  Abstract. Jebres is one of the densely populated districts in Surakarta. This causes no land for agriculture in the area. The solution is to initiate a green village in collaboration with PKK Gendingan RT 03/XVI Jebres. This activity is based on urban farming which has purposive to improving the economy and ecology in the Jebres. Urban farming is implemented through the agricultural extension on processing agricultural waste and household waste into liquid organic fertilizer (POC) using the stacked bucket technique. The method uses a participatory extension. The activities are held at the Gendingan Jebres Building began with an explanation of waste management. Then this activity continued with the practice of processing agricultural waste and household waste into POC. POCs are ready to be harvested after two months since the waste was first processed using the stacked bucket technique. This activity is held from August to October 2020, and in October 2020 participants can harvest POC. POC is used with a composition of three POC spoons for one liter of water. This POC can be produced further and is useful for improving the participant's economy. In addition, POC can also be used as plant fertilizer which has an impact on improving the participant's environment.
PENINGKATAN LITERASI AKUNTANSI PEMERINTAHAN BAGI GURU SMK (MGMP AKUNTANSI KOTA BANJARMASIN) Muhammad Hudaya; Wahyudin Nor; Muhammad Nordiansyah; Mellani Yuliastina
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.1209

Abstract

Pelaksanan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan literasi kepada guru-guru SMK yang menjadi anggota MGMP Akuntansi wilayah Banjarmasin dan sekitarnya tentang akuntansi keuangan lembaga atau yang dikenal dengan akuntansi sektor publik.  Kegiatan pengabdian ini merupakan jawaban atas pemasalahan yang dihadapi oleh guru-guru pengampu mata pelajaran akuntansi keuangan lembaga di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, tutorial dan diskusi. Narasumber yang terlibat berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat dengan latar belakang keahlian pada bidang akuntansi sektor publik. Materi pokok yang diberikan adalah Regulasi Keuangan Negara, Akuntansi Keuangan Daerah, Overview PP 71 dan Perkembangan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pre-test di awal kegiatan dan post-test pada akhir kegiatan. Program ini berjalan dengan lancar target yang di rancang telah tercapai dengan meningkatnya literasi guru-guru yang awalnya hanya hanya 20 % menjadi 60% yang di ukur dengan evaluasi akhir pelaksanaan kegiatan dengan instrument google form.  Abstract. The purpose of this activity is to provide literacy to vocational school teachers who are members of the Accounting MGMP in Banjarmasin and surrounding areas about accounting for govemental institutions or what is known as public sector accounting. This service activity is an answer to the problems faced by teachers who are responsible for institutional financial accounting subjects in Banjarmasin and surrounding areas. This activity is carried out using lecture, tutorial, and discussion methods. The resource persons involved are from the Faculty of Economics and Business, The University of Lambung Mangkurat with an expert background in the field of public sector accounting. The subject matter provided is State Financial Regulation, Regional Financial Accounting, Overview of PP 71, and Development of Government Accounting Standards (SAP). Evaluation of activities by giving a pre-test at the beginning of the activity and a post-test at the end of the activity. The program is running smoothly, the designed target has been achieved with the literacy of the teachers which was initially only 20% to 60% which was measured at the end of the implementation with the google form evaluation instrument.
PELATIHAN PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 GURU-GURU SDN 65 PAJALESANG KOTA PALOPO Safwan Kasma; Wisnu Kurniadi Kurniadi; Sunardin Sunardin
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v6i2.934

Abstract

Di masa pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan memperbolehkan siswa belajar di rumah. Penggunaan lingkungan pembelajaran online sangat masuk akal untuk terus belajar bahkan ketika pembelajaran dilakukan dari jarak jauh. Berdasarkan pengamatan dan data yang kami lakukan, masih ada beberapa sekolah khususnya SDN 65 Pajalesang kota Palopo yang gurunya kurang memahami pemanfaatan lingkungan belajar daring. Guru SDN 65 Pajalesang Kota Palopo membutuhkan pelatihan terkait penggunaan media pembelajaran online untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan media pembelajaran online dalam pembelajaran di sekolah tersebut. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para guru mengetahui bagaimana lingkungan pembelajaran berbasis web dapat digunakan dalam pembelajaran jarak jauh. Ada beberapa langkah dalam penelitian ini, yaitu 1). Penyajian materi pembelajaran media berbasis online dengan diskusi dan tanya jawab, 2) Metode simulasi dan pendampingan iptek. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut, guru di SDN 65 Pajalesang Kota Palopo dapat menggunakan media pembelajaran menggunakan media LMS-Google classroom dan website Google serta membuat video pembelajaran. Platform media pembelajaran online yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.  Abstract. During the Covid-19 pandemic, the government issued a policy allowing students to study at home. Using an online learning environment makes perfect sense to continue learning even when learning is done remotely. Based on our observations and data, there are still several schools, especially SDN 65 Pajalesang, Palopo City, whose teachers do not understand the use of the online learning environment. Teachers at SDN 65 Pajalesang, Palopo City, need training related to the use of online learning media to increase understanding and application of online learning media in learning at the school. The aim of this training is for teachers to know how a web-based learning environment can be used in distance learning. There are several steps in this research, namely 1). Presentation of online-based media learning materials with discussions, questions, and answers, 2) Simulation methods and science and technology assistance. Based on the training results, teachers at SDN 65 Pajalesang, Palopo City, can use learning media using LMS-Google classroom media and the Google website and make learning videos. The online learning media platform used is adjusted to learning needs.

Page 2 of 2 | Total Record : 15