cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jptt@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
ISSN : 20871708     EISSN : 25979035     DOI : https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1
JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching Strategies Education of Children with Special Needs Education of Gifted Children Counselling in Education Development of Children, Adolescents, Adults, and the Elderly Developmental Problems Parenting Strategies Quality of Life Personality Disorder Behaviour Modification Counselling and Psychotherapy Psychosis Disorders Psychological Intervention Social Transformation Social Intervention Employee Engagement Aggressive Behavior Prosocial Behavior Group Conformity Customer Satisfaction Organizational Leadership Organizational Commitment Work Motivation Work Stress
Articles 531 Documents
Peran Kepercayaan Diri dan Kemampuan Multitasking terhadap Readiness to Change pada Mahasiswa Budiani, Meita Santi; Mulyana, Olievia Prabandini; Puspitadewi, Ni Wayan Sukmawati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p150-162

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-confidence and multitasking abilities with readiness to change among students. This study used a quantitative correlational method. The total number of 30 members of Psychology Student Association in Universitas Negeri Surabaya was recruited. Data were collected using three instruments, namely self-confidence, multitasking ability, and readiness to change scales. Data were analyzed using a multiple linear regression technique with the help of SPSS 24.0 for windows program. The statistical analysis results showed that the hypothesis of this study is approved. It can be concluded that there is a positive relationship of self-confidence and multitasking ability with readiness to change among subjects.Keywords: Self-confidence, multitasking ability, readiness to change, students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada mahasiswa.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Seluruh 30 mahasiswa pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya direkrut secara purposif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change. Analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis penelitian ini diterima. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang bersifat positif antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada subjek.
Mengalami Masjid Sebagai Lingkungan Restoratif Setyawan, Jefri; Jannah, Miftakhul; Syafiq, Muhammad
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.671 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v8n1.p68-78

Abstract

This study was aiming at exploring  students’s restorative experience of visiting a mosque in campus area. A qualitative approach with phenomenological method was employed. Five students who were chosen purposively based on their visit frequencies to the campus mosque were involved in this study.Data collected using semi-structured interviews and analyzed using  interpretative phenomenological analysis (IPA). The result shows that students report that they are able to restore their physical and psychological conditions after visiting the mosque for routine praying and relaxing. For most participants, the mosque they are visiting in campus is attractive since it has a wide open space inside with quiet, windy and fresh atmosphere. Most  participants also reports that they do some allowed relaxing activities in mosque such as chatting with friends and  taking a rest temporarily in the mosque terrace which make their fatigues and motivation restored. Visiting the campus mosque  makes  participants experience some condititions such as having more excitement, more calm and more capable of maintaining motivation to do their routine activities as a student.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman mahasiswa ketika menggunakan Masjid kampus. Fokus ditekankan pada bagaimana masjid sebagai sebuah tempat ibadah dimanfaatkan oleh mahasiswa  sebagai sumber lingkungan restoratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan merupakan lima mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang dipilih secara purposif berdasarkan jumlah dan kebiasaan dalam menggunakan masjid.  Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan teknik interpretative pnenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para partisipan melaporkan bahwa mereka dapat memulihkan kondisi fisik dan memperoleh kondisi psikologis yang lebih baik dengan mengunjungi Masjid kampus. Daya tarik masjid yang mendorong para partisipan menggunakannya adalah bentuk bangunan masjid yang lapang, suasana atau atmosfer lingkungan yang segar dan tenang, serta beberapa kemudahan yang bisa diakses secara terbatas di teras masjid selain beribadah, yaitu untuk ngobrol dengan teman atau merebahkan tubuh. Para partisipan menyatakan bahwa lingkungan fisik masjid dan suasana psikologis yang muncul di dalamnya telah   membantu mereka memulihkan dirinya dari kelelahan dan membangkitkan kembali motivasi. Setelah mengunjungi masjid, mereka mengalami keadaan yang lebih bersemangat, lebih tenang, dan mampu menata motivasi untuk melanjutkan rutinitas sehari-hari sebagai mahasiswa.
Penerapan Prompting dan Fading untuk Mengembangkan Tanggung Jawab Pada Anak Usia Sekolah Larassati, Linda Mutiara; Hartiani, Fenny
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v8n2.p101-111

Abstract

The cultivation of responsibility values in children is not often the main focus for parents. Whereas, the responsibility plays an important role for the development of self esteem, self-identity, and children well-being. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of prompting and fading techniques to develop responsibility in school-aged children starting from the simple behavior that is, putting objects that have been used in appropiate places. This study was conducted on a 7 years old child in second grade elementary school, using single case A-B design and implemented in 8 sessions. The results show that the application of behavior modification program with prompting and fading techniques can develop responsibility in a 7-years old child primarily in the case of putting an object in its place after using it.Key words : Prompting, fading, responsibilityAbstrak : Penanaman nilai-nilai tanggung jawab pada anak seringkali tidak menjadi fokus utama bagi orang tua. Padahal, rasa tanggung jawab berperan penting bagi perkembangan self esteem, pembentukan identitas diri, serta kesejahteraan mental anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas teknik prompting dan fading dalam mengembangkan rasa tanggung jawab pada anak usia sekolah dimulai dari perilaku yang sederhana yaitu, meletakkan barang yang telah digunakan di tempatnya. Perilaku tersebut merupakan manifestasi dari tanggung jawab terhadap barang pribadinya. Partisipan dalam intervensi ini adalah satu anak perempuan berinisial K, berusia 7 tahun, dan duduk di bangku kelas 2 SD. Penelitian ini menggunakan single case experimental A-B design. Intervensi dilakukan sebanyak 8 sesi menggunakan teknik modifikasi perilaku yaitu, prompting, transfer of stimulus control (fading), dan positive reinforcement. Analisis dilakukan dengan melihat perbandingan kemunculan perilaku meletakkan barang sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa teknik prompting dan fading berhasil meningkatkan tanggung jawab berupa perilaku meletakkan barang di tempatnya secara konsisten pada anak usia 7 tahun.
PENERAPAN RELAKSASI ATENSI UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA SMK Mulyana, Olievia Prabandini; Izzati, Umi Anugerah; Puspitadewi, Ni Wayan Sukmawati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.66 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v3n2.p103-112

Abstract

The objectives of this research is to examine the effectiveness of attentive relaxation to increase the concentration among students of Vocational High School. Attentive relaxation applied in this research is a relaxation technique with focus on the enhancement of visual sense sensitivity. This attentive relaxation program is based on Robert H.McKim’s theory with three basic phases, which are loosening up, letting go, and going to close. This research was an experiment which apply pre-test and post-test group design. The subject in this research were 60 Vocational High School students consist of 30 students in experimental group and 30 students in  control group. This research conducted in Vocational High School Wachid Hasyim Surabaya. The experiment group was given the treatment of attentive relaxation, while the control group was left without treatment. Army alpha test was used to measure learning concentration. The army alpha test was administered to both experiment group and control group in pre-test and post-test conditions. The result found that attentive relaxation increase the learning concentration among Vocational High School students. This can be seen from the increase in learning concentration scores of students in experimental group between before and after the attentive relaxation treatment was given. Attentive relaxation contributes 23,3% in increasing the learning concentration of Vocational High School students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi atensi dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada siswa SMK. Relaksasi atensi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sebuah teknik relaksasi yang lebih menekankan pada peningkatan kepekaan indera visual. Program Relaksasi Atensi ini didasarkan pada teori relaksasi atensi dari Robert H. McKim yang dengan tiga tahapan dasar, yaitu loosening up (peregangan), letting go (pembebasan ketegangan), going to close (pendekatan masalah). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental, dengan menggunakan pre-test and post-test group design. Subjek pada penelitian ini merupakan siswa SMK yang berjumlah 60 orang yang terdiri dari 30 orang dalam kelompok eksperimen dan 30 orang dalam kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Wachid Hasyim Surabaya. Pada kelompok eksperimen akan diberi perlakuan berupa relaksasi atensi, sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Untuk mengukur konsentrasi belajar digunakan tes army alpha. Tes army alpha diberikan kepada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada saat pre-test dan post-test. Relaksasi Atensi dapat meningkatkan konsentrasi belajar pada siswa SMK. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan konsentrasi belajar antara sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi atensi. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan konsentrasi belajar setelah diberi perlakuan relaksasi atensi.
Gambaran Kepribadian Hardiness Atlet Paralympic Atletik Lari Cepat Kinanthi, Gretty Wida; Jannah, Miftakhul
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.626 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n2.p91-101

Abstract

This research was motivated by a phenomenon of paralympic athletes with physical, visual, hearing and intellectual dissabilities that were demanded to keep confident and overcome problems. Stress often happens to athletes when the match is in progress so this stress causes failure on their competition and they are demanded to come up again after failure. Athletes need a tendency of hardiness personality to overcome every problem in the match so the atheletes can gain an achievement. The purpose of this research was to describe a paralympic athlete’s tendency of hardiness personality. This research used qualitative research with case-study method. A paralympic athelete who had international achievement in 200 and 400-meter sprints was recruited as the participant in this research. Data were collected using interviews, observations and document reviews which then analyzed by using thematic analysis. The results showed that the participant had tendency of hardiness personality shown by his understanding of the purpose of life, involving his self in daily activities, and controlling each of his problem. The participant also had optimism and ready to take the challenge. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena atlet paralympic dengan ketidakmampuan secara fisik, penglihatan, pendengaran dan intelektual yang dituntut untuk tetap percaya diri dan mampu mengatasi permasalahan. Stres seringkali terjadi pada atlet ketika pertandingan berlangsung sehingga stres ini menyebabkan kegagalan dipertandingannya dan mereka dituntut untuk bangkit kembali setelah kegagalan. Atlet membutuhkan kecenderungan kepribadian hardiness untuk mengatasi setiap masalah dalam pertandingan sehingga atlet dapat mencapai prestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kecenderungan kepribadian hardiness atlet paralympic. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Atlet paralympic yang memiliki prestasi tingkat internasional nomor perlombaan lari cepat 200 dan 400 meter dipilih sebagai partisipan pada penelitian ini. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa partisipan memiliki kecenderungan kepribadian hardiness yang ditunjukkan dengan pemahamannya pada tujuan hidup, melibatkan diri dalam aktivitas sehari-hari, pengendalian setiap masalah. Partisipan juga memiliki optimis dan berani mengambil tantangan.
Peran Efikasi Diri dalam Keputusan Karier terhadap Hubungan antara Future Work Self dengan Adaptabilitas Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Nabilah, Arifiana; Indianti, Wahyu
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.536 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v9n2.p160-174

Abstract

Competition in the current era of globalization requires individuals to be more adaptive in their careers. Career adaptability is one of the constructs related to career psychology that focuses on helping individuals to monitor career development during their lifetime. This research was conducted on 440 final year college students who were at least in the seventh semester of their studies at university. This study assumes that career decision self-efficacy a mediator for the relation between future work self and career adaptability. The results show that future work self has a strong relationship with career adaptability. The relationship is proved to be mediated partially by career decision self-efficacy. There are still other possible variables that can fully explain the relationship of future work self and career adaptability to final years college students.Keywords:  Career adaptability, future work self, career decision self-efficacy, college students
Perbedaan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas Unggulan dan Siswa Reguler Yunianti, Asteria Lestari; Budiani, Meita Santi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.925 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v7n1.p62-70

Abstract

The aim of this study is to determine the difference in interpersonal communication skills between  advanced students and regular students in Shafta Junior High School Surabaya. 196 students from 1st, 2nd and 3rd grade were involved in this research. These students were divided into two groups of 66 advanced students in one group and 130 regular students in another group. Random Sampling technique was used to recruit subjects of this study. Data collected using a Likert model scale of interpersonal communication scale. Furthermore, Independent Sample Test (t-test) was used to analyse the data. The results shows that the p value is 0.027 (< 0.05), indicating that there is difference in interpersonal communication skills between advanced students and regular students. It can be found from the result that  the highest mean value was obtained by advanced students, which means they have higher interpersonal communication skills compared to regular students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal siswa unggulan dengan reguler di SMP Shafta Surabaya. 196 siswa dari kelas satu, dua dan tiga terlibat dalam penelitian ini. Subyek dikelompokkan menjadi dua kelompok, 66 siswa unggulan dalam satu kelompok dan 130 siswa reguler dikelompok lainnya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah Simple Random Sampling untuk mengidentifikasi kemampuan komunikasi interpersonal dari dua kelompok tersebut. Penggalian data menggunakan Skala Komunikasi Interpersonal dengan model Likert yang di susun peneliti berdasarkan teori dari Joseph Devito. Analisis data menggunakan uji Independent Sample Test (uji-t). Hasil nilai p sebesar 0,027<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas unggulan dengan siswa reguler. Nilai mean tertinggi diperoleh siswa kelas unggulan yang berarti siswa unggulan memiliki kemampuan komunikasi interpersonal lebih tinggi bila dibandingkan dengan siswa reguler.
EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI PERMAINAN SOSIALISASI UNTUK MENURUNKAN PERILAKU IMPULSIF PADA ANAK DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVE DISORDER (ADHD) Erinta, Deyla; Budiani, Meita Santi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.514 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v3n1.p67-78

Abstract

The purpose of this study was to examine the effectiveness of socialization play therapy to reducing impulsive behavior in children. The research subjects are kinder garten students in SLB N Gedangan Sidoarjo. This study used a quantitative method along with Quasi experiment design with the type of Time Series Design. Purposive sampling techniques was used to collect the research  subjects that has the characteristics of subjects with ADHD. Data collection method used Rating scale of impulsive behavior children with ADHD and using Wilcoxon signed rank test. The result of data  analysis obtained P-value or sig at 0,043 with α = 0,05. It means that H0 is rejected and this the H1 accepted. It can be concluded that the application of socialization play therapy is effective to reduce impulsive behavior in children with ADHD on SLB N Gedangan Sidoarjo.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa efektif terapi permainan sosialisasi dalam menurunkan perilaku impulsif pada anak ADHD. Subjek penelitian adalah siswa TK di SLB N Gedangan, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment dengan jenis Time Series Design. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni subjek yang memiliki karakteristik subjek yang mengalami ADHD. Pengumpulan data menggunakan rating scale perilaku impulsif pada anak ADHD dan menggunakan Wilcoxon sign rank test. Hasil analisis data diperoleh nilai P - value atau sig sebesar 0,043 dengan taraf α = 0,05. Artinya H0 ditolak dan hal ini menunjukkan bahwa H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi permainan sosialisasi efektif untuk menurunkan perilaku impulsif pada anak ADHD di SLB N Gedangan, Sidoarjo.           
Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir pada Masa Pandemi COVID-19 Khoirunnisa, Riza Noviana; Jannah, Miftakhul; Dewi, Damajanti Kusuma; Satiningsih, Satiningsih
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.22 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n3.p278-292

Abstract

The COVID-19 pandemic is currently affecting education bodies including universities. The negative impacts of pandemic on students’ academic lives cannot be underestimated primarily on the final-year undergraduate students who are working on their thesis. Various obstacles encountered by the students due to the distance learning applied by universities in responding to the pandemic can cause academic problems including procrastination. The main impact of academic procrastination on students is the delay in graduation that affects both the students’ future careers and the image of the university. The study aims to describe the academic procrastination of the final-year students during the COVID-19 pandemic. This was a survey research that applied saturated samples for recruiting subjects. A number of 224 final-year students were involved. Data was collected using an academic procrastination questionnaire and was analysed descriptively using a statistic program.  The results showed that the academic procrastination among the participants was in the moderate category. The residence of the participants who are working on their thesis from homes indicate the connection with academic procrastination. In contrast, gender and the entry year are not proved as the factors that affect the students’ academic procrastination. Keywords: Academic procrastination, COVID-19 pandemic, students Abstrak: Pandemi COVID-19 telah berdampak pada pendidikan tinggi. Dampak negatif tidak dapat diabaikan dalam kegiatan pembelajaran terlebih pada mashasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Berbagai kendala yang ditemui mahasiswa menimbulkan prokrastinasi akademik. Dampak dari prokrastinasi akade-mik adalah tertundanya kelulusan yang mempengaruhi baik masa depan mahasiswa maupun citra perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik mahasiswa tingkat akhir dalam masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode survei yang merekrut subjek menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah subjek penelitian sebesar 224 orang. Data dikumpulkan menggunakan skala prokrastinasi akademik dan dianalisis secara deskriptif dengan bantuan program statistik. Hasil penelitian menunjukkan prokrastinasi akademik pada subjek berada pada kategori sedang. Tempat tinggal ditemukan menjadi faktor yang berkaitan dengan prokrastinasi akademik selama mengerjakan skripsi dari rumah. Namun, jenis kelamin dan tahun masuk universitas tidak terbukti sebagai faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa.
Hubungan antara Stress dan Motivasi Kerja pada Mahasiswa yang Bekerja Paruh Waktu Puspitadewi, Ni Wayan Sukmawati
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.303 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v2n2.p126-134

Abstract

The purpose of this study was to examine the relationship between stress and work motivation among students who have part-time jobs. The subjects of this study were 122 students whose ages ranged from 18 to 26 years old consisting of 68 men and 54 women from different universities in Surabaya and have part-time jobs for at least 6 (six) months in various fields. Sampling was conducted using quota sampling, while data collection is carried out by using a questionnaire. Data were analysed using Pearson’s product moment. The results of data analysis shows that the correlation coefficient is -0.518 with p =0.00 (p <0.05) which means that there is a significant negative relationship between the level of stress and the level of work motivation among students who have part-time jobs. Thus, the lower the level of stress the students have the higher their work motivation and vice versa.Abstrak: Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan motivasi bekerja pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Subjek penelitian ini adalah 122 mahasiswa dengan rentang usia 18-26 tahun yang terdiri dari 68 laki-laki dan 54 perempuan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya dan bekerja paruh waktu selama minimal 6 (enam) bulan dalam pelbagai bidang. Pengambilan sampel dilakukan dengan tekni quota sampling sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data dianalisis secara statistik menggunakan metode Pearson correlation, yaitu product moment. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,518 dengan p=0,00 (p<0,05) yang berarti bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara tingkat stress dengan tingkat motivasi bekerja pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Makin rendah tingkat stres maka makin tinggi motivasi kerja seorang mahasiswa yang bekerja paruh waktu, begitu pula sebaliknya.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 02 (2024): Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 01 (2024): Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 03 (2023): Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol 11, No 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19 Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 2 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol. 10 No. 2 (2020) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 2 (2019) Vol. 9 No. 2 (2019) Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan More Issue