cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2024): Mei" : 26 Documents clear
Implementasi Mind Body Medicine melalui Salat Dhuha di Masa Pandemi Covid-19 sebagai Upaya Meningkatkan Fungsi Jantung pada Muslimah Lansia Boy, Elman; Lubis, Debby Mirani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i5.12083

Abstract

Cardiovascular Disease (CVD) menempati urutan tertinggi penyakit yang diderita oleh lansia. Aktifitas fisik seperti salat dhuha dapat mencegah prevalensi CVD pada lansia. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan intervensi salat dhuha sebagai upaya memperbaiki tekanan darah pada lansia di UPT. Bina Lansia Binjai. Metode yang dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan salat dhuha untuk mencegah kejadian CVD pada lansia, melakukan pemeriksaan riwayat penyakit/masalah kesehatan lansia, melakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung lansia sebelum salat dhuha, mengkoordinir pelaksanaan salat dhuha berjamaah selama 6 pekan oleh lansia, melakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung setelah salat dhuha di pekan ke enam. Peserta lansia yang diberikan edukasi sebanyak 35 peserta. Terlaksananya edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan salat dhuha untuk mencegah kejadian CVD pada lansia, telah dilakukan pemeriksaan riwayat penyakit/masalah kesehatan lansia, telah dilakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung lansia sebelum salat dhuha, telah dilakukan koordinasi pelaksanaan salat dhuha berjamaah selama 6 pekan oleh lansia, telah dilakukan pemeriksaan obyektif fungsi jantung setelah salat dhuha di pekan ke enam. Luaran yang dicapai berupa satu video edukasi salat dhuha yang memberikan narasi dan contoh gerakan dan bacaan secara lengkap mulai dari berniat hingga salam. Relawan telah dapat melaksanakan salat dhuha secara baik dan benar, serta tekanan darah sistolik maupun diastolik relawan semakin membaik.
Penyuluhan Cerdas Mengenal Post Truth pada Mahasiswa di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi Wilti, Intan Ikhtiarti; Swarnawati, Aminah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12103

Abstract

Kebiasaan mahasiswa saat ini ialah membaca dan menyebarkan suatu informasi yang diterima, lewat suatu media sosial informasi post truth maulai bersebaran. Informasi post truth biasanya suatu berita yang mengandung emosional ketika membuat isi berita serta tidak selaras dengan fakta yang ada, sehingga ketika suatu informasi viral di lingkungan sosial mereka maka berdampak pada mahasiswa dengan lebih mencari suatu pembenaran dan mengabaikan kebenaran. Kegiatan penyuluhan bertemakan kampanye ‘Cerdas Mengenal Post Truth’’ yang dilaksanakan pada mahasiswa ilmu komunikasi kelas regular pagi dan sore yang sedang menjalani studi semester 3 di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kognitif, afektif dan behavioral generasi muda dalam menghadapi post truth dengan memberikan pemaparan dan contoh-contoh terkait bahaya dari informasi atau berita post truth. Hasil sebelum penyuluhan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa ilmu komunikasi kelas regular pagi dan sore yang sedang menjalani studi semester 3 di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi belum mengetahui dan sadar apa itu post truth dan setelah dilakukan penyuluhan dengan memberikan soal post-test, pengetahuan serta kesadaran para mahasiswa menjadi meningkat dengan baik.
Edukasi Risiko Seks Bebas Tingkatkan Pengetahuan Remaja di SMAN 3 Ciamis Jawa Barat Noviati, Elis; Heryani, Heni; -, Rosmiati; Rahayu, Yuyun; Sukmawati, Ima; Srinaryanti, Yanti; Marliany, Heni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12190

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak ke dewasa. Salah satu permasalahan remaja saat ini adalah banyaknya terjadi perilaku seks bebas pada remaja. Berdasarkan survei SDKI tahun 2017 diantara remaja yang telah melakukan hubungan seksual dilaporkan sekitar 12% wanita mengalami kehamilan tidak diinginkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas. Pelaksanaan edukasi menggunakan media leaflet dan power poin. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 3 Ciamis dengan sasarannya adalah para siswa dan siswi sebagai remaja sebanyak 29 siswa. Pengetahuan remaja dinilai dengan melakukan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, hasil pre-test rata-rata berpengetahuan kurang 74,4% dan setelah penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan menjadi baik sebesar 75,9%. Diharapkan para remaja dapat menjauhi tindakan-tindakan yang dapat mendorong terjadinya seks bebas.
Optimalisasi Pendidikan Kesehatan dalam Tatalaksana Skabies untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Anak Lestari, Nur Eni; Safitri, Aisyah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12397

Abstract

Skabies pada anak akan menyebabkan berbagai permasalahan yang serius baik fisik maupun psikologis. Salah satu dampak psikologis terjadi yaitu penurunan kualitas hidup. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melakukan optimalisasi pendidikan kesehatan dalam tatalaksana skabies untuk meningkatkan kualitas hidup anak. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini yaitu warga Rukun Tetangga (RT) 003, Rukun Warga (RW) 007, Benteng, Nusawine, Ambon. Metode yang dilakukan terdiri dari lima tahap. Tahap pertama adalah melakukan pengkajian melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada warga di RT 003. Tahap kedua yaitu melakukan tes pengetahuan kepada peserta sebelum dilakukan pendidikan kesehatan. Tahap ketiga adalah implementasi pendidikan kesehatan melalui dalam jaringan (daring) menggunakan media zoom dan juga luar jaringan (luring). Tahap keempat adalah melakukan tes pengetahuan kepada peserta setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Tahap terakhir melakukan analisis proses dan hasil tes. Hasil menggambarkan peserta memahami pokok-pokok bahasan yang sudah disampaikan. Hasil survey dengan kuesioner yang sudah disebarkan sebelum pendidikan kesehatan diberikan didapatkan 100% pengetahuan peserta kurang baik, sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan pada program pengabdian kepada masyarakat didapatkan 100% pengetahuan baik. Pendidikan kesehatan kepada anak dan orang tua perlu diupayakan secara berkelanjutan dalam meningkatkan pengetahuan dalam tatalaksana skabies untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
Edukasi Kesehatan Umum, Gigi dan Mental di Rutan Perempuan IIA Porong Sidoarjo dan Malang Balbeid, Merlya; Nugraeni, Yuli; Indira, Aleina; Aprilia Rahmawati, Priska Anindhita; Zulkarnain, Hamzah Sahag; Indah, Indira; Widyarini, Ika
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12411

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu unsur dari masyarakat yang sejahtera, yaitu tercapainya hak atas hidup sehat untuk seluruh lapisan masyarakat. Edukasi kesehatan umum, gigi dan mulut, serta kesehatan mental merupakan hal penting dalam menjaga kualitas kesehatan hidup manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan, kesehatan gigi dan mulut, dan kesehatan mental terhadap pengetahuan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan IIA Malang dan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan jumlah responden 300 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan IIA Malang dan 100 warga binaan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuisioner (pre-test dan post test). Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independent dan variabel dependent. Hasil data dianalisis menggunakan Wilcoxon signed rank test dengan Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0.00 (<0.05). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan antara hasil pre-test dengan hasil post-test menunjukkan pengaruh edukasi kesehatan, kesehatan gigi dan mulut, dan kesehatan mental terhadap pengetahuan warga binaan Lembaga Permasyarakatan Perempuan IIA Malang dan warga binaan Rutan Perempuan IIA Porong, Sidoarjo selama masa pandemi Covid-19.
Pelatihan Pemenuhan Gizi Seimbang di Komunitas Wahana Keluarga Cerebral Palsy (WKCP) Puspita, Gina
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12550

Abstract

Latar Belakang: Anak dengan palsi serebral mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Kurangnya pengetahuan orang tua/pengasuh mengenai asupan nutrisi seimbang menjadi salah satu faktor kejadian malnutrisi. Selain itu, adanya gangguan disfungsi oral menyebabkan tekstur makanan dan komposisi gizi yang diberikan harus sesuai untuk meningkatkan asupan nutrisi pada anak palsi serebral. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan orang tua/pengasuh mengenai gizi seimbang yang tepat untuk anak dengan palsi serebral. Metode: Desain deskriptif analitik menggunakan uji perbandingan pre test dan post tes yang menilai peningkatan pengetahuan orang tua palsi serebral terhadap pemenuhan gizi. Sejumlah 25 anggota WKCP dilakukan pelatihan secara online. Data didapatkan melalui google form. Analisis perbandingan pre test dan post test menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: 25 peserta yang mengikuti pelatihan rerata memiliki anak palsi serebral dengan usia di atas 5 tahun, balita, dan remaja sebesar 40%, 32%, dan 28% secara berurutan. Gangguan oromotor (60%) menjadi hambatan utama dalam pemberian makan. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p: 0.000 (p <0.05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna dari hasil pengetahuan peserta sebelum dan setelah mendapatkan intervensi. Implikasi: Pengetahuan peserta meningkat baik setelah diberikan pelatihan pemenuhan gizi seimbang untuk anak palsi serebral. Simpulan: Pemberian metode pelatihan secara online di tengah keterbatasan untuk pertemuan secara tatap muka juga memiliki efektifitas yang cukup baik sebagai media edukasi pada peserta.
Optimalisasi Penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Melalui Program Pemberdayaan Pada Masyarakat (PPM) Pugesehan, Donny Japly; Tasijawa, Fandro Armando; Leutualy, Vanny; Madiuw, Devita; Lesnussa, Rio Harly; Tupamahu, Ganezia M; Kakiay, Mitha Loudia; Bartholomeus, Yakomince; Yusak, Olivya; Alfons, Sheila; Huwae, Harlen; Pembuain, Damiaris; Setiawan, Rafi; Sahetapy, Friska
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12854

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang membutuhkan perhatian, salah satunya yaitu diare. Hal ini terlihat dari meningkatnya kasus diare dari tahun ke tahun. Pemerintah telah berupaya dengan berbagai program. Salah satu program yang menjadi kebijakan nasional yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM merupakan program untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian masyarakat terkait kesehatan lingkungan tempat tinggal. Namun, analisis situasi di Desa Sehati masih ditemukan ada keluarga yang tidak menggunakan jamban dan buang air besar sembarangan, serta kejadian diare yang masih cukup tinggi. Kegiatan untuk mengoptimalisasi kesehatan lingkungan dilakukan dengan 4 program berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat yaitu analisis situasi 5 pilar STBM, rancangan program bersama dengan masyarakat, sosialisasi oleh dinas kesehatan, dan implementasi program pada pilar 1, 2 dan 4. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-19 November 2021 dengan melibatkan dinas kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Camat Amahai, Staf Pemerintah Desa Sehati, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat. Hasil kegiatan didapatkan bahwa masyarakat terlibat dalam implementasi program dari sosialisasi STBM, siswa SD menunjukkan antusias dan adanya perubahan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Kegiatan ini juga dilakukan pemasangan tanda larangan membuang sampah dan pembuatan tempat sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kunci penambahan pemahaman, kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan.
Pelatihan penggunaan Mendeley dan Ms.Word untuk Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa Irmayana, Andi; Aisa, Sitti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.13167

Abstract

Dari penelitian yang dihasilkan, banyak referensi yang digunakan tidak valid, ada yang dituliskan pada daftar pustaka, adapula yang tidak. Halaman pada daftar isi tidak sinkron dengan data halaman dari karya tulis. Hal ini dikarenakan mahasiswa belum memiliki pengetahuan tentang cara mengelola referensi pada karya tulis ilmiah dan masih membuat daftar isi secara manual. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan pada mahasiswa Universitas Dipa Makassar  pada jurusan sistem informasi dan teknik informatika selaku peserta pelatihan dalam menulis dan menghasilkan karya ilmiah didukung dengan pengetahuan akan penggunaan software reference dan pemanfaatan MS.Word dalam membuat daftar isi otomatis. Salah satu aplikasi pendukung referensi untuk membuat karya ilmiah yakni mendeley. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui suatu pelatihan menggukan metode presentasi, demonstrasi, diskusi, praktikum dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dianalisis secara sistematis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang penggunaan software mendeley dalam hal ini cara mensitasi hasil publikasi yang benar dan MS.Word dalam pembuatan karya tulis ilmiah sebelum dan setelah dilaksanakan pelatihan.
Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pengelolaan Keuangan dan Pemasaran Pelaku Usaha Ibu Rumah Tangga di Lampung Febrian, Angga; Hendrawaty, Ernie
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.13268

Abstract

Era digitalisasi membuat proses bisnis menjadi semakin mudah. Namun tantangannya adalah tidak semua pelaku usaha memahami dan memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan teknologi digital tersebut ke dalam proses bisnis mereka. Maka dibutuhkannya pelatihan yang berkaitan dengan literasi digital dalam bisnis. Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Komunikasi Indonesia bekerjasama dengan Universitas Lampung memberikan pelatihan kepada 200 ibu rumah tangga di Bandar Lampung dan Pesisir Barat yang sudah menjalankan usaha secara konvensional, baik dari cara pemasaran maupun pengelolaan keuangan dari hasil usaha. Maka tim pengabdian memberikan pelatihan kepada peserta yang berfokus pada pencatatan keuangan, menabung dan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital. Peserta diberikan pelatihan kemampuan pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial Instagram dan Facebook yang berkaitan dengan bagaimana membuat konten berupa foto, video, dan copywriting yang dapat menarik konsumen online. Hasil kegiatan tersebut adalah peserta dapat memahami dan mempraktikan secara langsung bagaimana pemanfaatan media digital kedalam bisnis mereka yang akan berimplikasi pada peningkatan pendapatan dari usaha yang dijalankan dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran hasil usaha, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan kemampuan pemasaran digital.
Strategi Pengelolaan Bisnis Garam Kawah Bukit Citro untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Wonokoyo Miftahurrohmah, Brina; Dharmawan, Yogantara Setya; Sisprasojo, Nova Ridho; Faria, Niswatun; Jannah, Nur Alfiyah Miftakhul; Azzahrah, Dewi Ayu Fitria; Tyas, Naomi Ayu Citra Ning; Jannah, Kharisma Roudlotul
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.13460

Abstract

Hampir seluruh penduduk Dusun Wonokoyo Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan menggantungkan hidup sebagai petani padi dan palawija. Penghasilan sebagai petani hanya dirasakan tiga kali dalam setahun dan tidak menentu, bahkan kerap merugi. Sebenarnya, masyarakat dusun Wonokoyo mempunyai peluang usaha lain untuk membantu meningkatkan perekonomian yaitu produksi garam yang dibuat dari air kawah Bukit Citro yang terletak di dusun tersebut. Kurangnya pengetahuan mengenai cara-cara mengembangkan usaha garam menjadi hambatan bagi masyarakat dusun tersebut. Oleh sebab itu, serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk membantu mengembangkan usaha tersebut. Kegiatan tersebut mencakup uji laboratorium logam berat dan mikrobiologi, desain produk, serta merancang proses bisnis. Beberapa perwakilan masyarakat dilibatkan untuk memberikan saran dan keputusan dalam mendesain produk dan merancang proses bisnis. Selain itu, semua masyarakat juga mengikuti pelatihan digital marketing dan sosialisasi rencana pengembangan produk. Kegiatan terakhir adalah mengumpulkan tanggapan masyarakat terhadap kegiatan ini melalui wawancara. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa mikrobiologi kurang dari  CFU/g dan tidak terindikasi logam berat. Desain produk dan proses bisnis juga telah dibuat dan telah disetujui oleh masyarakat. Pelatihan digital marketing telah dilakukan dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Page 1 of 3 | Total Record : 26