Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan is a forum publishing original articles related to research-based education or Islamic education. It is published by Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Faculty of Education and Teaching, IAIN Kendari). This journal is for professionals, academics, researchers, and scholars whose empirical work focuses on curriculum, teaching methodology, learning activity, teaching media, learning approaches, learning achievement, character education, evaluation in education and the relationship between Islam and education. Authors are welcomed to submit their manuscripts for publication. Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan publishes articles on education in any area of study twice a year, every June and December. This journal charges no fees for publication.
Articles
224 Documents
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH TRIDANA MULYA KECAMATAN LANDONO KABUPATEN KONAWE SELATAN
Ety Nur Inah
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 9, No 2 (2016): Vol. 9 No. 2 Juli-Desember 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v9i2.519
Kepemimpinan seorang kepala sekolah dapat dilakukan dengan berbagai cara dalam kegiatan mempengaruhi atau memberi motivasi bawahan agar melakukan tindakan-tindakan yang selalu terarah terdapat pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan pola komunikasi interpersonal kepala madrasah Tridana Mulya Kecamatan Landono. Sumber data dalam penelitian adalah guru dan kepala madrasah Tridana Mulya Kecamatan Landono. Hasil penelitian: 1) Pola komunikasi yang digunakan kepala Madrasah Tsanawiyah Tridana Mulya Kecamatan Landono adalah pola komunikasi linear, yaitu komunikasi yang dilakukan oleh kepala madrasah dengan cara memposisikan dirinya setara/ sederajat dengan guru. Bentuk komunikasi yang dilakukan oleh Kepala Madrasah dapat melalui bahasa lisan, seperti menyapa, bercerita, atau memberikan instruksi langsung kepada guru. Bentuk lain komunikasi interperosnal kepala madrasah adalah dengan melalui bahsa tubuh, seperti senyum, merangkul, dan bersalaman dengan guru. 2) Faktor pendukung komunikasi interpersonal kepala Madrasah Tsanawiyah Tridana Mulya Kecamatan Landono adalah: a) Iklim komunikasi yang baik antara kepala madrasah dengan guru, b) Media komunikasi sudah tersedia/ handphone, dan c) Loyalitas dan dedikasi dari masing-masing guru. 3) Faktor penghambat komunikasi interpersonal kepala sekolah dan guru adalah masing-masing guru sulit menentukan waktu yang pas untuk menentukan waktu pelaksanaan komunikasi interpersonal. Kata Kunci : Kepemimpinan, Komunikasi Interpersonal
ETOS BELAJAR DALAM KITAB TA’LIIM AL-MUTA’ALLIM THAARIQ AL-TA’ALLUM KARYA IMAM AL-ZARNUJI
Sodiman Sodiman
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2013): VOL 6. NO. 2 JULI-DESEMBER 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.305
Kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum karyaImam Al-Zarnuji sangat populer di pesantren-pesantren(tradisional). Sedangkan di madrasah luar pesantren, apalagi disekolah-sekolah negeri, kitab tersebut tidak pernah dikenal; danbaru sebagian kecil mulai mengenalnya setelah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.Banyak pihak yang menduga bahwa kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum sebagai kitab yang mendasariterjadinya pengkultusan terhadap guru (kiyai) di berbagaipondok pesantren di Indonesia, dianggap kitab yang penuhkontroversi, berisi “teori sadis” kepada pencari ilmu, tidakmasuk akal, dan membuat peserta didik pasif dan tidak kritis.Meskipun demikian, kenyataannya kitab tersebut masih saja terusdibaca dan bahkan di beberapa pesantren menjadi kitab wajib.Tulisan ini mencoba menggali nilai-nilai etos belajar yangterkandung dalam kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum karya Al-Zarnuji tersebut. Penulis memahami bahwanilai-nilai etos belajar yang terdapat dalam kitab ini harus digalidan “dikeluarkan” dari nilai lokalitasnya agar diketahui nilaiuniversalitasnya yang aktual.Kata kunci: Al-Zarnuji, Kitab Ta’liim Al-Muta’allim, dan etosbelajar.
MODEL PENILAIAN KINERJA GURU
Abdul Qadir Muslim;
Ismail Suardi Wekke
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v11i1.944
Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi model-model penilaian kinerja guru untuk dapat dirumuskan satu model yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menganalisis sumber-sumber pustaka terkait dengan penilaian kinerja guru. Dilihat dari analisis datanya penelitian ini menggunakan analisis isi (library research) untuk mengkaji pustaka-pustaka terkait dengan penilaian kinerja guru. Penelitian ini dilakukan terhadap hasil-hasil penelitian, buku-buku pustaka, dokumen-dokumen maupun informasi-informasi yang terdapat dalam internet. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan memperhatikan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Pada dasarnya terdapat persamaan kriteria yang digunakan berbagai institusi dalam penilaian kinerja. Kriteria-kriteria tersebut meliputi aspek pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, manajemen kelas, lingkungan belajar dan asesmen), komunikasi dan pengembangan profesionalisme, (b) Dilihat dari cara penilaian kinerja, pada dasarnya hampir semua negara menggunakan paduan dari berbagai metode seperti pengamatan, dokumentasi maupun isian dan test, (c) Pemaknaan terhadap hasil penilaian kinerja guru (scoring) juga menunjukkan variasi yang beragam, namun demikian apabila dicermati pada dasarnya semua negara menggunakan empat kriteria yang meliputi kategori: istimewa, tinggi, butuh pengembangan dan tidak memuaskan (tidak lulus). Kata Kunci: Kinerja guru; model; penilaian.
PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
La Hadisi
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 8, No 2 (2015): Vol. 8. No. 2, Juli - Desember 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v8i2.410
Karakter bangsa Indonesia telah banyak menyimpang dari norma-norma,baik norma hukum, norma sosial, bahkan norma agama. Orang-orang padamasa kini sedang mengalami sebuah krisis yang begitu hebat pengaruhnyabagi peradaban, yaitu krisis karakter. Melihat kenyataan itulah, pendidikankarakter perlu diberlakukan untuk di negeri ini. Pendidikan karakter dipilihsebagai suatu upaya perwujudan pembentukan karakter peserta didikataupun generasi bangsa yang berakhlak mulia. Pendidikan karakter harusdilaksanakan sejak usia dini. Periode usia dini merupakan masa yangmendasari kehidupan manusia selanjutnya. Masa ini biasa disebut thegolden age yaitu masa-masa keemasan anak. Atas dasar inilah, pentingkiranya dilakukan pendidikan karakter pada anak usia dini, dalammemaksimalkan kemampuan dan potensi anak. Kita harus memanfaatkanmasa golden age ini sebagai masa pembinaan, pengarahan, pembimbingan,dan pembentukkan karakter anak usia dini. Pendidikan karakter bagi anakusia dini dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan supaya dapatmenjadi kebiasaan ketika kelak dewasa atau pada jenjang pendidikanselanjutnya.Kata Kunci : Pendidikan karakter, anak usia dini, pendidikan karakter padaanak usia dini
Metode Keteladanan dalam Pendidikan Islam terhadap Anak di Pondok Pesantren
Ahmad Aly Syukron Aziz Al Mubarok
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 2, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdbwv12i2.1447
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan bahwa keteladanan terhadap anak di pondok pesantren Arriyadl Blimbing sari Sooko Mojokerto merupakan contoh pendidikan islam, keberhasilan dalam mempersiapkan dan membentuk anak di dalam moral, spiritual dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui keteladanan terhadap anak perlu diketahui bahwa pendidik adalah contoh terbaik dalam pandangan anak, yang akan ditirunya dalam tindak-tunduknya, tata santunnya baik disadari maupun tidak, bahkan tercetak dalam jiwa dan perasaan suatu gambaran pendidik tersebut baik dalam ucapan maupun perbuatan, baik material maupun spiritual. Terjadi pengikisan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak. Kebanyakan orang tua yang terlalu sibuk dengan aktivitas di luar rumah sehingga mengabaikan tugas mendidik anak dengan baik dalam lingkungan keluarga.
KEPEMIMPINAN DAN INOVASI LEMBAGA PENDIDIKAN (Pengalaman Pondok Gontor VII Putra Sulawesi Tenggara)
Syahrul Syahrul
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 8, No 1 (2015): Vol. 8 No. 1, Januari-Juni 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v8i1.394
AbstrakPondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islamkhas Indonesia, bahkan lembaga pendidikan tertua di Nusantara.Kehadirannya populer disebut sebagai fenomena desa karenaumumnya berada di luar perkotaan. Kondisi zaman yang berubahcepat telah menciptakan polarisasi model pesantren, salaf dan khalaf.Secara substantif dua model tersebut merupakan respon atasperubahan-perubahan eksternal yang dalam luas disebut inovasi.Walaupun demikian, perbedaan antara kedua model pesantren tersebutsudah makin menipis saat ini. Pondok Gontor VII Putra SulawesiTenggara yang merupakan jenis pesantren khalaf, menunjukkanbahwa inovasi-inovasi dapat dilakukan melalui kepemimpinan Kiay.Keberhasilan kepemimpinan itu berlandaskan pada nilai-nilai luhuryang dianut, yaitu 14 point kepemimpinan Gontor yakni kualifikasiyang harus dimiliki oleh para pemimpin Gontor. Kualifikasikepemimpinan tersebut didukung oleh prinsip atau filosofi panca jiwadan panca jangka. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan integrasikuat antara kualifikasi kepemimpinan, prinsip/filosofi yang dianutdengan praktek-praktek kelembagaan yang Nampak. Secara umum halini menunjukkan pula bahwa figur pemimpin merupakan kekuatantransformatif yang menentukan kemajuan suatu lembaga.Kata Kunci: Pesantren, Kiay, Kepemimpinan
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN ALAT LABORATORIUM FISIKA
zainuddin zainuddin;
Salam Salam;
Muh. Yusuf Hidayat
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 1, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v12i1.1274
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat Kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat-alat laboratorium di Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat-alat laboratorium pada mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode gabungan (mixed methods). Subjek dari penelitian ini yaitu mahasiswa program studi tadris fisika angkatan 2017 yang ditentukan dengan teknik purposive random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan Tes Perbuatan (Performance test). Teknik analisis data yang digunakan menggunakan metode campuran (mixed method) melalui uji t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini diperoleh Faktor-faktor yang mempegaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan peralatan laboratorium yaitu (1) pengetahuan awal tentang peralatan laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikansi koefisien regresi sebesar 0,004 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi sebesar 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan awal mahasiswa berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan dalam mengoperasikan peralatan laboratorium mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN Kendari. (2) ketersedian alat dan bahan laboratorium Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikansi signifikansinya sebesar 0,047 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi sebesar 0,05. Hal ini menunjukan bahwa kondisi dan keterbatasan alat dan bahan laboratorium berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan alat laboratorium mahasiswa Program Studi Tadris Fisika IAIN KendariKata Kunci: Kemampuan; laboratorium fisika; peralatan laboratorium
RELIGIUSITAS LEMBAGA PENDIDIKAN YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN
Moh. Yahya Obaid
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2013: Vol. 6 No. 1 Januari - Juli 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i1.296
Hubungan manusia dan lingkungan bagaikan kehidupan ikandalam air, sejak lahir, tumbuh berkembang dan dewasa, manusiasenantiasa berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkunganalam, lingkungan manusia, maupun lingkungan sosial budaya,sehingga wajar jika watak dan prilaku manusia terbentuk olehkeadaan lingkungan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan dantempat berkumpulnya manusia yang membentuk komunitas sosialsangat membutuhkan lingkungan yang kondusif sesuai dengantata nilai atau kode etik yang diberlakukannya. Tata nilaitertinggi dan akomodatif dari kebutuhan kejiwaan seluruh wargalembaga pendidikan adalah tatanan yang bersumber dari nilainilaikeagamaan, oleh karena itu, nilai-nilai keagamaan harusterinternalisasi di seluruh aktivitas kelembagaan yangberwawasan lingkungan terutama lingkungan sosialnya.Kata Kunci : Lembaga Pendidikan, Lingkungan dan Keagamaan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA SISWA KELAS V MI ASY-SYAF’IYAH KENDARI
St. Aisyah Mu’min;
Kamelia Kamelia;
Halmuniati Halmuniati
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol 10, No 2 (2017): Vol. 10 No. 2, Juli-Desember 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v10i2.624
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika siswa kelas V MI Asy-Syafi’iyah Kendari. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MI Asy-Syafi’iyah Kendari dengan jumlah siswa 28 orang yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 13 orang laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017, sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknis tes, observasi, dan wawancara. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari meningkatnya rata-rata kelas dan presentase ketuntasan belajar mencapai 75%. Berdasarkan penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas V MI Asy-Syafi’iyah Kendari. Presentase keberhasilan belajar Matematika siswa kelas V sebelum tindakan mencapai 39,28% dengan nilai rata-rata 63,57. Setelah dilakukannya tindakan siklus I menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, adapun presentase hasil belajar siswa siklus I yaitu 46,42% dengan nilai rata-rata 68,39. Namun belum mencapai indikator keberhasilan yaitu 75%, sehingga dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan presentase mencapai 78,57% dengan nilai rata-rata 76,07 bahkan melebihi indikator yang telah ditetapkan.Kata kunci: hasil belajar siswa; Team Assisted Individualization.
Efektifitas Metode Muraja’ah dalam Menghafal Al-Qur’an pada Santri Pondok Pesantren
Abdul Khamid;
Rofiqotul Munifah;
Aida Dwi Rahmawati
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 14 Nomor 1 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdbwv14i1.1432
This article aims to present the results of a qualitative research that explores the impact of muraja'ah method in memorizing the Qur'an and to determine the supporting and inhibiting factors during its application in one of the Islamic boarding schools in East Java. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The results of data analysis showed that the implementation of memorizing the Qur'an with the Muraja'ah method in this study was using the One Day One Page system with memorizing new muraja'ah to the ustadzah, muraja'ah the previous memorization with pairs, muraja'ah the previous memorization to the teacher, and the memorization test. In this study, the muraja'ah method was considered effective. The supporting factors in this research are discipline, memorization targets, motivation from parents and teachers, achievement logs, prayers for success in memorizing the Qur’an. The inhibiting factors for the application of the muraja'ah method in this study were the forgotten verses, feeling lazy, or tired. The solution to overcome these obstacles is rote repetition, self-motivation, and time management.Keywords: Islamic boarding school; memorization; muraja’ah; One Day One Page; student