cover
Contact Name
Muhammad Ilham
Contact Email
muhammadilham@iainkendari.ac.id
Phone
+6285395492216
Journal Mail Official
jurnalatadib@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari Jln. Sultan Qaimuddin, No. 17 Baruga Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
ISSN : 19794908     EISSN : 25983873     DOI : https://doi.org/10.31332/
Core Subject : Education,
Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan is a forum publishing original articles related to research-based education or Islamic education. It is published by Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Faculty of Education and Teaching, IAIN Kendari). This journal is for professionals, academics, researchers, and scholars whose empirical work focuses on curriculum, teaching methodology, learning activity, teaching media, learning approaches, learning achievement, character education, evaluation in education and the relationship between Islam and education. Authors are welcomed to submit their manuscripts for publication. Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan publishes articles on education in any area of study twice a year, every June and December. This journal charges no fees for publication.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 415 Documents
URGENSI PENDIDIKAN MORAL DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK Machmud, Hadi
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.318

Abstract

Pendidikan moral pada masa modern merupakan tanggapan dan reaksiatas model pendidikan yang berkembang sejak abad pertengahan. Pendidikanmoral yang menekankan dimensi etis-spiritual dalam proses pembentukanpribadi merupakan reaksi atas keterbatasan pedagogi natural. Lahirnyapendidikan moral atau karakter sebagai sebuah usaha untuk menghidupkankembali pedagogi ideal-spiritual yang sempat hilang diterjang gelombangpositivisme. Tujuan pendidikan moral adalah untuk pembentukan karakteryang terwujud dalam kesatuan esensial antara si subjek dengan perilaku dansikap hidup yang dimilikinya.Pendidikan moral percaya adanya keberadaan moral absolute danbahwa moral absolute itu perlu diajarkan kepada generasi muda agar merekapaham betul mana yang baik dan benar. Substansi dari pendidikan moraladalah membentuk kepribadian yang paripurna bagi setiap anak. Prilakuyang diharapkan akan lahir adalah; berbuat jujur, menolong orang,menghormati, bertanggungjawab, menghargai, menyayangi saling menerima,empati, simpati dan menerima apa adanya. Pendidikan moral mempunyaimakna lebih tinggi, karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar danmana yang salah, lebih dari itu pendidikan moral dan karakter menanamkankebiasaan (habituation) tentang hal yang baik sehingga anak menjadi paham(domein kognitif) tentang mana yang baik dan salah, mampu merasakan(domein afektif) nilai yang baik dan mau melakukannya (domeinpsikomotor). Seperti kata Aristotle, karakter itu erat kaitannya dengan“habit” atau kebiasaan yang terus menerus dipraktekkan dan dilakukan.Dalam pendidikan moral menenekankan pentingya pembentukankepribadian dengan tiga komponen karakter yang baik (components of goodcharacter) yaitu moral knowing atau pengetahuan tentang moral, moralfeeling atau perasaan tentang moral dan moral action atau perbuatanbermoral.Kata kunci : Pendidikan moral, pembentukan kepribadian, dankepribadian anak.
INKUIRI: SEBUAH STRATEGI MENUJU PEMBELAJARAN BERMAKNA Hadisi, La
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.319

Abstract

Artikel ini berjudul Inkuiri: Sebuah Strategi Menuju PembelajaranBermakna. Strategi pembelajaran memegang peranan penting bagi gurudan siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga tujuan pembelajaranyang telah direncanakan bisa tercapai. Dalam artikel ini penulismembahas strategi pembelajaran inkuiri adalah salah satu strategi yangmenekankan pada proses berfikir secara sistematis, logis, kritis, analistis,dan bermakna, untuk mencari serta menemukan jawaban sendiri darisuatu permasalahan yang dihadapi, baik proses pembelajaran dalamkelas, maupun dilingkungan sekitar dimana mereka berada. Hal inipeserta didik didorong dan diarahkan untuk mengembangkan kemampuandan potensi yang mereka miliki, sehingga diharapkan muncul rasapercaya diri dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang merekahadapi. Dengan demikian strategi pembelajaran inkuiri yang penulistawarkan ini, bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagaimacam persoalan pendidikan kita sekarang maupun yang akan datang.Kata Kunci: Inkuiri, Strategi Pembelajaran, Pembelajaran Bermakna
PRINSIP-PRINSIP DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Universal, Keseimbangan, Kesederhanaan) Herman, Herman
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.320

Abstract

Pendidikan merupakan usaha menusia untuk menumbuhkandan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmanimaupun rohani sesuai dengan norma-norma yang berlakudimasyarakat. Usaha-usaha tersebut dalam rangka untukmewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda. Oleh karenaitu, prinsip universal dalam pendidikan Islam adalah mencakupmasalah aqidah, ibadah dan muamalah. Interaksi edukatif yaituintraksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuanpandidikan. Oleh karena itu, intraksi edukatif dimaknai lebih spesifiklagi pada bidang pendidikan pengajaran, yang lebih dikenal denganpendidikan dan pengajaran.Prinsip universal dalam pendidikan Islam, setidaknya dapatdipisahkan dari prinsip agama Islam yang meliputi masalahketuhanan, sosial kemasyarakatan serta kesadaran terhadaplingkungan.Masalah ketuhanan, setiap agama dianut oleh umat manusiadi dunia ini, sementara berhubungan dengan keyakinan akan adanyakekuatan yang luar biasa yang datang dari diri manusia. Olehkarena, itu Islam sebagai agama maka dalam pelaksanaanpendidikan mengarahkan perkembangan manusia sesuai dengannorma-norma ajaran Islam. Sosial kemasyarakatan, manusia sebagaimakhluk individu juga sebagai makhluk sosial, sehingga memandangadanya persenyawahan antara kehidupan perseorangan dankehidupan sebagai anggota masyarakat. Pendidikan salah satubentuk intraksi manusia ia adalah tindakan sosial dimana terjadinyaintraksi social melalui jaringan kemanusiaan. Kesadaran danpemanfaatan lingkungan, persoalan lingkungan yang dijadikansarana untuk digunakan untuk menunjang kehidupan manusia dalammrangka beribadah kepada Allah.Kata Kinci: Pendidikan Islam, universal, keseimbangan,kesederahanaan
KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Samrin, Samrin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.321

Abstract

Pendidikan adalah salah satu bidang yang sangat menentukandalan kemajuan suatu negara, Indonesia merupakan negara kesatuanyang terdiri dari berbagai macam suku, adat, agama, bahasa dan lainlain.Kesatuan ini yang akan menjadi bentuk negara ini secara pluralmelalui pendidikan, perbedaaan ini dapat disatukan agar tidak terjadidiskriminasi yang menyudutkan pada satu golongan. Indonesiamerupakan salah satu negara yang multikultural terbesar di dunia,kebenaran dari pernyataan ini dapat dilihat dari sosio kultur maupungeografis yang begitu beragam dan luas. Keragaman ini diakui atautidak, akan dapat menimbulkan berbagai macam persoalan seperti yangsekarang dihadapi bangsa ini. Seperti korupsi, kolusi, nepotisme,premanisme, perseteruan politik, kemiskinan, kekerasan, separatisme,perusakan lingkunghan dan hilangnya rasa kemanusiaan untuk selalumenghargai hak-hak orang lain adalah bentuk nyata darimultikulturalisme.Pendidikan multikultural seyogyanya memfasilitasi prosespembelajaran yang mengubah perspektif monokultural yang esensial,penuh prasangka dan diskriminatif ke perspektif multikulturalis yangmenghargai keragaman dan perbedaan, toleransi, dan sikap terbuka(inklusif). Perubahan paradigma semacam ini menuntut transformasiyang tidak hanya terbatas pada dimensi kognitif belaka. lebih dari itu,juga menuntut perubahan pada dimensi afektif dan psikomotorik.Kata Kunci : Pendidikan dan Multikultural.
DINAMIKA KARAKTERISTIK PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Analisis Tematik Ayat-Ayat Tentang Pendidikan) Has, Muhammad Hasdin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.322

Abstract

Tulisan ini tentang karakteristik pendidikan perspektif al-Quran dilatarbelakangi oleh berbagai teori pendidikan dan ijtihadpara ilmuan dalam mencari sistem pendidikan terbaik bagi pesertadidik dan perkembangannya juga memunculkan lembaga-lembagapendidikan berlabel agama Islam dari tingkat dasar sampaiperguruan tinggi, kemudian dalam al-Quran terdapat banyak ayattentang pendidikan baik hakikat dan unsur-unsurnya menggugahpenulis untuk melihat sejauh mana konsep pendidikan perspektif al-Qur’an.Tulisan ini adalah library research dengan mengeksplorasiberbagai ayat-ayat tentang pendidikan dalam al-Qur’an sertapetunjuk hadis yang relevan kemudian dianalisis dengan pendekatantafsir tematik sehingga berhasil memunculkan karakteristik dantujuan pendidikan dalam al-Quran.Terdapat tiga term pendidikan dalam al-Quran: tarbiyah,ta’lim dan ta’dib. Kata tarbiyah lebih mewakili pendidikan Islamperspektif al-Quran karena maknanya mencakup mendidik,mengajar, mengasuh, membimbing (Q.S al-Fatihah ayat 2).Kemudian pendidik sesungguhnya adalah Allah Swt melalui rasulrasul-Nya untuk menciptakan insan kamil dengan segala karakterterpujinya (Q.S al-Taubah ayat 128 dan al-Alaq ayat 1-5) olehkarena itu tujuan pendidikan dalam al-Quran adalah memeliharafitrah manusia menuju kesempurnaan (Q.S al-Dzariyat ayat 56).Kata Kunci: Pendidikan, al-Quran, dan
PEMBUATAN BAHAN AJAR BERBASIS MODUL PADA MATAKULIAH MEDIA PEMBELAJARAN DI JURUSAN TARBIYAH STAIN SULTAN QAIMUDDIN KENDARI Lestari, Ambar Sri
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.323

Abstract

Media in teaching and learning is one module in the form of teachingmaterials. Teaching materials are all kinds of materials that are used tohelp teachers / instructors in carrying out teaching and learningactivities in the classroom. Modules can be viewed as a medium or asteaching material, but in this study modules are seen as the mediumused to convey the material teachers. The module is a tool or a learningtool containing materials, methods, limitations, and how to evaluatesystematically designed and appealing to attain competency / subcompetencies expected in accordance with the level of complexity.Keywords: Modules, Subjects, Learning Media
PORNOTEKS DALAM LIRIK LAGU DANGDUT: REFLEKSI PENDIDIKAN KARAKTER MASA KINI Gunawan, Fahmi
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.390

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pornoteks dalam lirik lagudangdut sebagai sebuah refleksi pendidikan karakter masa kini.Pornoteks adalah lirik lagu dangdut yang memuat bahasa vulgaryang sangat berkaitan dengan hubungan seksual dan ceritaporno sehingga pembaca seakan menyaksikan, merasakankejadian hubungan seksual tersebut. Lirik lagu ini sangat dikenaloleh masyarakat luas, mulai anak-anak hingga orang dewasa.Dengan menggunakan teori semiotik dengan pendekatan analisisisi dan metode deskriptif kualitatif ditemukan hasil bahwa liriklagu dangdut yang mengandung pornoteks adalah kuhamilduluan, maaf kuhamil duluan, mobil bergoyang, ada yangpanjang ada yang pendek, wanita lubang buaya, paling suka,perawan atau janda, dan belah duren. Lirik lagu dangdut inikemudian merefleksikan pendidikan karakter masa kini yangmerujuk kepada nilai perceraian, pergaulan bebas, dan free seks.Hal ini terjadi karena pola pikir generasi muda saat ini sudahdiracuni oleh aliran lirik lagu dangdut.Kata Kunci: Pornoteks, Lirik, Lagu Dangdut, PendidikanKarakter, Refleksi
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI Kaimuddin, Kaimuddin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.391

Abstract

Pengembangan kurikulum pendidikan tinggi merupakanformulasi konsep-konsep dasar sebagai landasan atau pijakanyang menjelaskan secara mendalam dan komprehensip aspekfilosofis, sosiologis, psikologis, rasio-empirik, dan yuridis, sertadilengkapi sistem pengelolaan kurikulum pendidikan tinggi.Dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi ada dua halyang menjadi perhatian, yaitu; (1) kerangka dasar kurikulum;hal ini merupakan landasan pemikiran yang diolah secara ilmiahatau disebut sebagai naskah akademik. Kerangka dasar tersebutjuga merupakan pijakan pengembangan kurikulum pendidikantinggi yang meliputi aspek filosofis, sosiologis, psikologis, danyuridis serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,;(2) Struktur kurikulum pendidikan tinggi; hal ini merupakansistem pengorganisasian kurikulum yang meliputi: rumusancapaian pembelajaran pendidikan tinggi, pengorganisasianbahan kajian, dan beban belajar pada pendidikan tinggi.Kata Kunci : Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Tinggi
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN QUESTIONS STUDENTS HAVE PADA SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 WAKORUMBA UTARA KABUPATEN MUNA Fua, Jumarddin La; Sartiwi, Dewi
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.392

Abstract

AbstrakHasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMP Negeri 2Wakorumba Utara saat ini masih kurang, dikarenakan guru masihmenggunakan strategi/metode ceramah dalam kegiatan pembelajarandikelas sehingga suasana belajar membosankan dan satu arah. Untukmengantisipasi hal tersebut dibutuhkan adanya penggunaan strategipembelajaran yang bervariasi. Dan penggunaan strategi QuestionsStudents Have dapat merangsang aktivitas siswa dalam belajar danhasil belajar siswa. tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifanpenggunaan strategi Questions Students Have dan meningkatkan hasilbelajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam padasiswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Wakorumba Utara. Penelitian inimerupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari beberapatahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. teknikpengumpulan data yaitu data tentang pelaksanaan pembelajarandengan menggunakan strategi Questions Students Have diperolehmelalui lembar observasi siswa sedangkan data tentang hasil belajarsiswa diperoleh dari tes tiap akhir siklus. Dengan indikator kinerjasetiap siswa ditetapkan bahwa jika telah 80 % siswa memperoleh nilai70, dan indikator proses pembelajaran yang disajikan oleh guru telahmencapai kategori baik melalui penggunaan strategi QuestionsStudents Have. Berdasarkan hasil observasi, evaluasi dan refleksi padasetiap tindakan siklus yang telah diuraikan maka dapat disimpulkanbahwa melalui strategi Questions Students Have pada semester ganjilkhususnya pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Wakorumba Utaramenunjukan adanya peningkatan dengan nilai rata-rata siklus Imeningkat dibandingkan dengan nilai tes awal 66.5 menjadi 72.25dengan presentase peningkatan 8.64%. namun belum mencapaiindikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu 80%. siswa memperolehnilai 70. Selanjutnya nilai rata-rata siswa setelah tindakan siklus IImeningkat dibandingkan dengan rata-rata siswa pada siklus I yaitu 72.25 menjadi 79.71 dengan presentase peningkatan sebesar 10.33 %dan telah memenuhi indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu89.28 % siswa telah mendapat nilai minimal 70.Kata kunci : Questions Students Have, Hasil Belajar, PendidikanAgama Islam
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN GAGAINCOM GROUP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII.2 SMPN 17 KENDARI Suratmin, Suratmin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.393

Abstract

Ruang lingkup penelitian menitikberatkan pada permasalahan “Apakah penerapan metode pembelajaran gagaincom group melaluipenggunaan media gelas dan patung amungin dapat meningkatkanaktifitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas VII.2 SMPN 17Kendari ?”. Gagaincom group merupakan motode pembelajaran yangbersifat kooperatif yang terdiri gallery, game investigation dancompotition group. Media pembelajaran yang digunakan terdiri darigelas (galeri kelas), patung (papan berkantung) dan amungin (amploptabungan poin). Kesimpulan penelitian ini yakni pembelajaran denganmenggunakan metode gagaincom group melalui media gelas danpatung amungin telah dapat mengefektifkan pembelajaran baikmelalui aktifitas guru maupun siswa sehingga dapat meningkatkanhasil belajar siswa yang melampaui indikator keberhasilan yangmencapai rata-rata klasikal pada siklus kedua pertemuan dua sebesar84,29 dengan persentase ketuntasan 94,29%.Kata kunci : Gagaincom Group, Kooperatif dan Hasil Belajar