Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Environmental Conservation of Coral Reefs in the Wakatobi Region Based on Islamic Education and Customary Law Approaches Karim, Nurdin; Hadisi, La; Ramli, Ramli; Lubis, Maesaroh; Anhusadar, Laode
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 8, No 3 (2024): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v8i3.24067

Abstract

Currently, coral reef conservation in the Wakatobi area is facing various environmental problems that threaten the coral reef ecosystem. These environmental problems are closely related to various community activities, both local, domestic and international. Based on this problem, this research aims to educate the public about how to preserve the coral reefs of Wakatobi, Southeast Sulawesi. This research uses the Participatory Action Research (PTR) method using an Islamic education and customary law approach. The results of this research provide an illustration that preserving the Wakatobi coral reef environment requires a comprehensive approach and from various perspectives. Islamic education instills moral and ethical awareness in protecting the Wakatobi coral reef environment. Customary law provides a stronger protection mechanism for coral reefs. The synergy between the two strengthens conservation efforts by building awareness and behavior based on religious and cultural values. Thus, through Islamic education that conveys formal and informal religious messages supported by traditional values carried out by ulama or preachers, community character can support environmental sustainability. So, coral reefs as part of the marine ecosystem are very important so that the survival of fish and various other habitats can be well maintained.
Beyond the Chalkboard: Digital Innovations in Islamic Learning through Interactive PowerPoint Nurdin, Nurdin; Anhusadar, Laode; Lubis, Maesaroh; Hadisi, La; Rijal, Mohammad
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v12i3.1637

Abstract

In the Gen Z era, innovative and creative methods are essential for effective Islamic education. During that period, students are granted internet connectivity and portable digital devices, which facilitate the acquisition of knowledge about Islam. This study developed a novel interactive learning medium using PowerPoint Office 2010, focusing on Aqidah Akhlak’s curriculum implementation. Employing the ADDIE model as the research and development (R&D) strategy, the study involved validation by experts and practical assessments by teachers and students. The selected research instruments comprised expert validation sheets and media practicality assessments. The impact was computed with descriptive statistics. The results indicated high validity, with scores of 85% from material experts, 82.4% from media experts, and 87% from design experts. The practicality tests revealed 98% and 89.17% approval ratings from teachers and students, respectively. The effectiveness of the medium was demonstrated by a significant improvement in student performance, with pre-test and post-test scores of 69.70 and 85.29, respectively. These findings affirmed the impact of the developed interactive media on enhancing student learning outcomes in Islamic education.
PROBLEMATIKA PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK KURIKULUM 2013 DI KELAS RENDAH SD NEGERI SATAP 11 KONAWE SELATAN Sari, Vera; Obaid, Moh. Yahya; Aliwar, Aliwar; Raehang, Raehang; Hadisi, La
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru dalam perencanaan, penerapan, dan evaluasi pembelajaran tematik serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan pada perencanaan, penerapan, dan evaluasi pembelajaran tematik dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskritif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa: dalam 1). Perencanaan pembelajaran guru kelas rendah SDN Satap 11 Konsel kesulitan saat menentukan alokasi waktu pembelajaran, memadukan muatan pelajaran ke dalam langkah-langkah pembelajaran, menentukan indikator pencapaian kompetensi serta menyediakan media pembelajaran berupa alat peraga asli. 2). Kesulitan guru kelas rendah dalam menerapkan pembelajaran teamatik kurikulum 2013, guru kesulitan saat menerapkan pembelajaran tematik yang pada muatan pelajaran IPA, SBdP, PJOK, dan Matematika karena konsep materi yang terkandung pada muatan pelajaran tesebut lebih merujuk pada aspek psikomotorik dan memang harus melakukan beberapa praktek serta menghasilkan hasil karya. 3). Kesulitan yang dihadapi guru kelas rendah dalam mendesain evaluasi pada pembelajaran tematik kurikulum 2013, guru kesulitan dalam melakukan penilaian pada aspek afektif, membuat instrumen rubrik penilaian dan pengimputan nilai akhir di raport yang berdasarkan muatan pelajaran bukan. 4). Solusi yang dilakukan yakni menggunakan buku guru sebagai panduan penyusunan RPP, menggunakan media gambar sebagai pengganti media alat peraga, dan memisahkan penilaian antar tema menjadi antar muatan pelajaran untuk pengimputan nilai raport.
Implementasi Peran Guru PAI dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Siswa Hadisi, La; Tetambe, Ahmad Ghifari; Assingkily, Muhammad Shaleh
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk sikap moderasi beragama dan dampaknya terhadap siswa. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana guru PAI tidak hanya mentransfer pengetahuan agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, dan kesetaraan. Guru PAI berperan sebagai conservator, innovator, transmitter, transformator, dan organizer, yang bersama-sama membentuk karakter siswa yang menghargai perbedaan dan hidup harmonis dalam masyarakat yang multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, di mana nilai-nilai moderasi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai-nilai tersebut membawa dampak positif, mempererat hubungan antara siswa dan komunitas sekitar, serta menciptakan suasana yang adil dan harmonis. Selain itu, pelatihan bagi guru PAI adalah suatu hal yang sangat penting agar mereka dapat menjalankan peran mereka dengan lebih maksimal, sehingga dapat mengatasi tantangan intoleransi dan radikalisasi di masyarakat, serta menciptakan pendidikan yang lebih berdaya saing dan berkeadilan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan agama Islam yang moderat di lingkungan sekolah.
Implementation of Learning Management In Building an Attitude of Religious Tolerance at State High Schools In The Muna District Hadisi, La; Hakim, Miftahur Rahman; Musthan, Zulkifli; Nashihin, Husna
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4296

Abstract

This study aimed to describe and reveal a portrait of student diversity and management of PAI learning in building an attitude of religious moderation in public high schools in the Muna District. This Research used a qualitative approach, and data were collected through interviews, observations, and documents. From this study it can be seen that the results of the study show: (1) the portrait of diversity in SMA Negeri Muna Regency is: (a) SMAN 1 Raha has 1125 Muslim students, 10 Christians and 2 Hindus (b) SMA Negeri 2 Raha students who 1256 Muslims are Muslims and the number of students who are Christians is 38 people; (c) SMA Negeri 1 Tongkuno has 490 Muslim students and 18 Christian Catholic students (d) SMA 1 Tongkuno Selatan has 93 Muslim students and 29 Christian Catholics; (2) The implementation of PAI learning management in building Tolerance at public high schools in Muna Regency is as follows: (a) The planning for PAI learning in fostering Tolerance has been established in the national education system; (b) Implementation which includes intra-curricular activities, extra-curricular activities or additional classes, and routine activities and habituation of cooperation and (c) The evaluation phase is carried out through an assessment of the completeness of each basic competency in each material taught as well as attitude and spiritual assessment sheets in observing students' daily behavior.
POTENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ZAKAT DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Sodiman, Sodiman; Mustafa, P; Hadi, Muhammad; Ahmadi, Ahmadi; Hadisi, La
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 1 No. 2 (2016): December 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v1i2.483

Abstract

Abstract Zakat is an Islamic instrument for poverty reduction and achieving the welfare of the community equally and fairly. This religious instrument has tremendous economic potential to garner a sense of social solidarity of the rich (aghniya) to the poor (fuqara), to provide aid to the poor on the basis of love, so that the poor can be free from poverty. In the context of the local area, zakat is also a great potential, including in Konsel, to eradicate poverty. But the zakat has not been able to work properly. From this research it is known that the potential zakat fitrah in Konawe Selatan high enough. The potential is there on the Muslim population that is 250 818 inhabitants (93% of the population Konawe Selatan) which annually pay zakat fitrah. The percentage of tithe payment Konsel which amounted to 99.2% claimed regular pay tithes annually. With the level of awareness of paying zakat, zakat fitrah Konawe Selatan community life 250 818 X 2.5 Kg Rice = 627 045, or if in the form of money 250 818 X Rp 20,000 = US $ 5.01636 billion. Zakat mal potention, viewed by the average level of public income per month, which is the level of income above US $ 4,600,000.00 per month of 0.8%. This figure shows the potential of tax payers mall in Konawe Selatan. While zakat agriculture, plantation, farming, trading, gold, silver and mining have not been explored in this study. The effectiveness of the management of zakat fitrah and zakat mal in Konawe Selatan yet effective. The management system is still conventional, not to use a wellorganized system; still through small groups from mosques every region, has not been done in a centralized or without a centralized management that gives direction to better and more effective. Indicators ineffectiveness are: (1) the low level of public understanding of zakat, (2) the level of public confidence in the amil zakat institutions are not yet fully developed well, as is evident by the many muzaki who pay zakat directly to mustahiq, (3) management amil zakat by not completely worked according to the principles of good management, (4) has not impacted the growing prosperity of the people who receive zakat (mustahiq), or it can be said that zakat in Konawe Selatan still categories of zakat zakat consumptive yet productive.
Konsep Kebenaran menurut Pandangan Filsafat Pendidikan Agama Islam dalam Bidang Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis Halik; Mustham, Zulkifli; Hadisi, La; Wahidin, La Ode
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 6 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v6i4.1328

Abstract

The concept of truth in Islamic educational philosophy lies at the heart of forming knowledgeable and virtuous individuals. This article aims to comprehensively explore the meaning of truth in Islamic educational philosophy through three main dimensions: ontological, epistemological, and axiological. Using a qualitative approach through a literature review of classical Muslim thinkers such as Al-Ghazali, Ibn Sina, and Al-Farabi, as well as modern scholars like Syed Naquib Al-Attas and Seyyed Hossein Nasr, this study analyzes the essence, sources, and purposes of truth within Islamic education. The findings reveal that truth originates from Allah SWT as the absolute reality (al-Haqq), is obtained through the integration of revelation, reason, and experience, and carries moral and social significance for human well- being. Therefore, Islamic education regards truth not merely as an object of knowledge but as a means of spiritual and social transformation toward the realization of insan kamil (the perfect human).
INKUIRI: SEBUAH STRATEGI MENUJU PEMBELAJARAN BERMAKNA Hadisi, La
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.319

Abstract

Artikel ini berjudul Inkuiri: Sebuah Strategi Menuju PembelajaranBermakna. Strategi pembelajaran memegang peranan penting bagi gurudan siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga tujuan pembelajaranyang telah direncanakan bisa tercapai. Dalam artikel ini penulismembahas strategi pembelajaran inkuiri adalah salah satu strategi yangmenekankan pada proses berfikir secara sistematis, logis, kritis, analistis,dan bermakna, untuk mencari serta menemukan jawaban sendiri darisuatu permasalahan yang dihadapi, baik proses pembelajaran dalamkelas, maupun dilingkungan sekitar dimana mereka berada. Hal inipeserta didik didorong dan diarahkan untuk mengembangkan kemampuandan potensi yang mereka miliki, sehingga diharapkan muncul rasapercaya diri dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang merekahadapi. Dengan demikian strategi pembelajaran inkuiri yang penulistawarkan ini, bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagaimacam persoalan pendidikan kita sekarang maupun yang akan datang.Kata Kunci: Inkuiri, Strategi Pembelajaran, Pembelajaran Bermakna
PENGELOLAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENCIPTAKAN MODEL INOVASI PEMBELAJARAN ( E-LEARNING ) Hadisi, La; Muna, Wa
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i1.396

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan merupakansatu terobosan yang luar biasa. Dukungan teknologi informasi inidiharapkan dapat menjadi suatu inovasi dalam pembelajaran denganbanyak melibatkan komponen-komponen teknologi informasididalamnya. Teknologi informasi berhubungan erat dengan sistem,teknologi informasi menjanjikan efisiensi, kecepatan penyampaianinformasi, jangkauan yang global, fleksibel dalam pengunaannya.Oleh karena itu dalam era globalisasi sektor pendidikan pun tak luputdari jangkauannya, yaitu dengan melibatkan teknologi di dalamnyadapat menghasilkan suatu sistem pendidikan. Dalam tulisan inidibahas mengenai model pendidikan yang melibatkan teknologiinformasi yang menjadi bagian dari inovasi pembelajaran denganmenggunakan teknologi informasi yaitu E-Learning. Meliputipengertian dari E-Learning,fungsi,manfaat,beberapa kelebihan dankelemahan E-Learning, serta program dan proses pembelajaran ELearning.Dengan demikian, jelas sudah bahwa sistem pembelajaranE-Learning, adalah suatu sistem pembelajaran yang dapatmeningkatkan inovasi dalam pembelajaran diera globalisasi saat ini,dimana belajar atau berinteraksi antara guru atau dosen dan siswa jugamahasiswa tidak lagi terhalang oleh jarak, ruang dan waktu.Kata Kunci : Technology Information, E-Learning, LearningInovation
PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI Hadisi, La
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v8i2.410

Abstract

Karakter bangsa Indonesia telah banyak menyimpang dari norma-norma,baik norma hukum, norma sosial, bahkan norma agama. Orang-orang padamasa kini sedang mengalami sebuah krisis yang begitu hebat pengaruhnyabagi peradaban, yaitu krisis karakter. Melihat kenyataan itulah, pendidikankarakter perlu diberlakukan untuk di negeri ini. Pendidikan karakter dipilihsebagai suatu upaya perwujudan pembentukan karakter peserta didikataupun generasi bangsa yang berakhlak mulia. Pendidikan karakter harusdilaksanakan sejak usia dini. Periode usia dini merupakan masa yangmendasari kehidupan manusia selanjutnya. Masa ini biasa disebut thegolden age yaitu masa-masa keemasan anak. Atas dasar inilah, pentingkiranya dilakukan pendidikan karakter pada anak usia dini, dalammemaksimalkan kemampuan dan potensi anak. Kita harus memanfaatkanmasa golden age ini sebagai masa pembinaan, pengarahan, pembimbingan,dan pembentukkan karakter anak usia dini. Pendidikan karakter bagi anakusia dini dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan supaya dapatmenjadi kebiasaan ketika kelak dewasa atau pada jenjang pendidikanselanjutnya.Kata Kunci : Pendidikan karakter, anak usia dini, pendidikan karakter padaanak usia dini