cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
PERSEPSI SISWA KELAS IX DALAM MERENCANAKAN KARIER DENGAN BANTUAN MEDIA POHON KARIER Ikke Nurjanah Sinaga; Nurus Sa'adah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.674 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.5910

Abstract

Saat ini media yang digunakan dalam melaksanakan bimbingan karir dinilai terlalu monoton, sehingga menyebabkan para siswa terlihat kurang antusias dalam melaksanakan bimbingan karir di dalam kelas. Salah satu hal yang dapat membantu siswa dalam mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki siswa yaitu dengan adanya pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Dalam ilmu bimbingan dan konseling, terdapat empat bidang bimbingan yang diterapkan kepada siswa di sekolah yaitu bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pohon karir dalam mengembangkan perencanaan karir siswa kelas IX. Penelitian ini mengacu pada metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan wawancara, adapun teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pohon karir ini mudah dipahami siswa dan mampu meningkatkan antusias siswa dalam mengikuti proses pelaksanaan bimbingan karir, selain itu media pohon karir ini juga mudah untuk diterapkan oleh para Guru BK dalam mengembangkan perencanaan karir siswa._____________________________________________________________________ Currently the media used in carrying out career guidance is considered too monotonous, causing students to look less enthusiastic in carrying out career guidance in the classroom. One of the things that can help students in developing their potential and abilities is the implementation of Guidance and Counseling in schools. In the science of guidance and counseling, there are four areas of guidance that are applied to students in schools, namely personal, social, learning, and career fields. In addition, this study aims to implement career tree media in developing career planning for grade IX students. This study refers to a qualitative method with a phenomenological approach. Data was collected using observation and interviews, while the data analysis techniques used were data reduction and conclusion drawing. The results showed that the career tree media was easy for students to understand and was able to increase students' enthusiasm in participating in the process of implementing career guidance
ANALISIS MEANING OF LIFE ORANG YANG SEMBUH COVID-19 Afdal Afdal; Nurhayati Nurhayati; Winda Putri Amevi; Yola Risma Andini; Yona Amanda; Wiwin Andriani; Denia Syapitri
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.527 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.5835

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan banyak dampak bagi kehidupan secara fisik maupun psikologis dalam jangka waktu yang berkepanjangan, khususnya terhadap orang yang sembuh dari covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan analisis deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis meaning of life orang yang sembuh covid-19. Subyek dalam penelitian ini adalah orang yang sembuh dari covid-19 yaitu berjumlah 4 orang yaitu 1 orang perempuan berusia 23 tahun, dan 3 orang laki-laki berusia 23 tahun, 25 tahun serta 22. Instrumen yang digunakan adalah wawancara dan observasi, yang mana data dianalisis secara kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang sembuh dari covid-19 mengalami gangguan secara psikologis, seperti stress, adanya kekhawatiran dan rasa takut yang berlebihan serta merasa buruk dalam kehidupan maupun secara fisik, seperti tidak mau makan. Namun demikian, dengan adanya dukungan sosial dari keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar yang telah peduli, membuat subyek merasa bahwa kehidupannya lebih bermakna terutama setelah dinyatakan sembuh dari covid-19 sehingga subyek tetap semangat dan semakin termotivasi untuk dapat hidup dalam keadaan normal seperti sebelumnya.Selain itu, orang yang sembuh dari covid-19 menyadari tentang pentingnya makna hidup untuk menjalankan hidup normal tanpa melanggar aturan-aturan yang berlaku terkhusus kesehatan dan ajaran agama. Oleh sebab itu, partisipasi dari semua komponen masyarakat sangat dibutuhkan, seperti peran orangtua,keluarga, dan konselor serta lembaga masyarakat lainnya.
KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING Amallia Putri; Siti Khotimah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.716 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.7129

Abstract

Pada hakikatnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab dan dampak kesulitan belajar yang dialami siswa selama proses pembelajaran daring. Adapun metode penelitian yang dipilih berupa deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan sumber data penelitian merupakan tiga siswa kelas X Madrasah Aliyah Islamiyah Pontianak yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Metode yang dipilih berupa studi kasus intrinsik dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat dua faktor penyebab kesulitan belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya motivasi siswa, rasa bosan, dan kurangnya persiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Faktor eksternal berupa terbatasnya kuota internet yang dimiliki. Dampak dari kesulitan belajar antara lain tidak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan, terlambat mengumpulkan tugas bahkan tidak tugas. Dengan demikian, motivasi siswa menjadi aspek terpenting bagi keberhasilan proses pembelajaran daring. Kurangnya motivasi menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar yang berdampak negatif bagi siswa.__________________________________________________________________ In essence, the purpose of this research is to find out the causes and impacts of difficulties experience by students durng the online learning process. The research methode was was chosen is desriptive with a qualitative approach. Informan of research data sources were are three students of class X Madrasah Aliyah Islamiyah Pontianak which were determined through purposive sampling technique. The method used is an intrinsic case study, with data collection techniques including in-depth interviews, observation and documentation studies. The data analysis technique uses an interactive model consisting of stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there are two factors that cause learning difficulties, namely internal factors and external factors. Internal factors include lack of student motivation, boredom, and lack of student preparation in participating in online learning. External factors in the form of limited internet quota owned. The impact of learning difficulties include not being able to achieve the expected learning objectives, being late in submitting assignments and not even completing assignments. Thus, student motivation becomes the most important aspect for the success of the online learning process. Lack of motivation causes students to experience difficulties in learning which has a negative impact on students.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KARIER UNTUK MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA DI SMPN 9 BLITAR Elia Firda Mufidah; Peppy Sisca Dwi Wulansari; Mudhar Mudhar
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1415.201 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.6916

Abstract

Kurikulum merdeka menjadi hal baru yang di dunia pendidikan. Layanan bimbingan dan konseling diharapkan mampu untuk menyesuaikan dengan kurikulum merdeka. Bimbingan dan Konseling sebagai bagian dari unsur yang ada disekolah diharapkan mampu untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka atau merdeka belajar. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk memaparkan layanan bimbingan karier yang mendukung kurikulum merdeka di SMPN 9 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian yakni 2 guru bimbingan dan konseling SMPN 9 Blitar yang diambil secara purposive sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan wawancara dan observasi. Peneliti membuat pedoman wawancara meliputi pemahamn terkait kurikulum merdeka, sumber untuk mempelajari kurikulum merdeka dan bagaimana implementasi layananHasil dari penelitian ini diperoleh data layanan bimbingan dan konseling bidang karier di SMPN 9 Blitar mengadaptasi model project based learing dimana pemberian proyek mading info sekolah lanjutan dan pohon karier. Siswa terlihat aktif dalam mengikuti layanan bimbingan karier yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling._____________________________________________________________________ Kurikulum Merdeka (An independent curriculum) is a new thing in the world of education. Guidance and counseling services are expected to be able to adapt to the independent curriculum. Guidance and Counseling as part of the existing elements in schools is expected to be able to support the implementation of  kurikulum merdeka or merdeka belajar. The purpose of this study is to describe career guidance services that support the independent curriculum at SMPN 9 Blitar. This research uses a case study qualitative approach. The research subjects were 2 guidance and counseling teachers at SMPN 9 Blitar which were taken by purposive sampling. Retrieval of research data using interviews and observation. Researchers made interview guidelines covering understanding related to kurikulum merdeka, sources for studying the kurikulum merdeka and how to implement services. The results of this study obtained data on career guidance and counseling services at SMPN 9 Blitar adapting a project based learning model in which the project provides information on high school information and career trees. Students are seen to be active in participating in career guidance services provided by guidance and counseling teachers.
TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN NILAI KARAKTER MANDIRI BELAJAR SISWA Annisa Khairani; Akhmad Sugianto; Rizky Ildiyanita
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.202 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.7076

Abstract

Siswa yang memiliki nilai karakter mandiri belajar rendah akan mempengaruhi kepada tinggi rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendiskipsikan dan menganalisis keberhasilan dalam menggunakan teknik self-management berbasis konseling model Konseling, Intensif, Progresif, Adaptif, Struktur (KIPAS) untuk meningkatkan nilai karakter mandiri belajar pada siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Banjarmasin. Penelitian ini mengaplikasikan jenis Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan pendekatan kualitatif serta model PTBK yang diterapkan pada penelitian ini yaitu model Kurt Lewin serta dilakukan dalam tiga siklus. Sampel diperoleh dari siswa kelas VII sebanyak 6 orang siswa. Sampel ditentukan melalui teknik stratified random sampling. Alat pengumpulan data yang dimanfaatkan yakni: lembar observasi dengan rubrik penilaian, pedoman wawancara, dan angket. Berdasarkan hasil rubrik kegiatan peneliti dan siswa, serta hasil tindakan dari pelaksanaan teknik self-management yang telah dibuat, didapatkan hasil adanya peningkatan pada setiap siklus, pada aktivitas peneliti meraih kategori “baik”, pada aktivitas siswa berada pada kategori “aktif”, dan hasil tindakan dari pelaksanaan teknik self-management mencapai kategori “berhasil”. Dari penelitian tindakan yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan nilai karakter mandiri belajar dengan menggunakan teknik self-management.__________________________________________________________________ Students who have low self-study character values will affect the level of student learning outcomes. The purpose of this study was to describe and analyze the success of using self-management techniques based on the KIPAS model in increasing the value of independent learning characters in grade VII students of SMP Negeri 11 Banjarmasin. This research uses the type of Counseling Guidance Action Research (PTBK) using a qualitative approach and the PTBK model used in this study is the Kurt Lewin and carried out in three cycles. The sample of this research is class VII students, totaling 6 students. The sampling technique used is stratified random sampling. Data collection tools used include: observation sheets with assessment rubrics, interview guidelines, and questionnaires.Based on the results of the rubric of research activities, student activities and the results of actions from the implementation of self-management techniques that have been made, the results obtained are an increase in each cycle, the research activity reaches the "good" category, the student activity is in the "active" category, and the results of the action from the implementation of self-management techniques reached the “successful” category. From the action research that has been done, it can be concluded that there is an increase in the value of independent character learning by using self-management techniques.
ANALISIS MINAT BELAJAR MAHASISWA FIP UNG DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) PADA MASA PANDEMIK COVID-19 Idriani Idris; Nurul Maulida Alwi; Rifda Mardia Arif; Salim Korompot; Meiske Puluhulawa
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.028 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.6536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar mahasiswa FIP UNG dalam pembelajaran jarak jauh. Desain penelitian menggunakan pendekatan studi cross sectional merupakan bagian dari penelitian deskriptif kuantitatif untuk menghitung persentase minat belajar mahasiswa dari 5 jurusan yang berbeda di FIP UNG. Subyek penelitian sebanyak 271 mahasiswa FIP UNG diperoleh dari 13% dari 2.110 mahasiswa FIP UNG semester genap 2020/2021 jurusan BK, PAUD, MP, PLS dan PGSD. Menggunakan skala likert berjumlah 24 nomor pernyataan yang telah valid dengan skor reliabilitas 0.89. Menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar mahasiswa FIP UNG dalam pembelajaran jarak jauh memperoleh rata-rata 69.88% (Sedang). Pada indikator perasaan senang memperoleh capaian skor 74,3%, keterlibatan memperoleh 71,2%, ketertarikan memperoleh 77%, perhatian memperoleh 71,6%. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat menindaklanjuti dengan memberikan treatment atau perlakuan sebagai solusi untuk meningkatkan atau mempertahankan minat belajar mahasiswa tidak hanya dilingkungan FIP UNG tetapi juga di berbagai fakultas dan universitas lainnya, berupa metode dan strategi belajar yang matching¸menyenangkan dan mudah dipahami dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemik covid-19 sehingga mahasiswa aktif dalam pembelajaran._________________________________________________________________ This study aims to determine the learning interest of FIP UNG students in distance learning. This sudy design uses cross sectional study approach that is part of quantitative descriptive research to account the percentage of learning interest students from 5 different departments in FIP UNG. Subjects of study are 271 sudents in FIP UNG students taken from 13% of 2,110 students of the FIP UNG semester 2020/2021 from the Departments of BK, PAUD, MP, PLS and PGSD. This study used an instrument with a likert scale, totaling 24 statement numbers that was valid and with reliability score is 0.89. used descriptive data analysis. The results showed that the learning interest of the students in Faculty of Education, State University of Gorontalo in distance learning showed that  an average of 69.88%, this shows that the learning interest of FIP UNG students in distance learning is in the moderate category. The happy feeling indicator got a score of 74.3%, the involvement indicator got a score of 71.2%, the interest indicator got a score of 77%, the attention indicator got a score of 71.6%. It is recommended for further research that it can be obtained by providing treatment as a solution to increase or maintain student interest in learning not only in FIP UNG but also ini other faculty and university environment and in various other architectures and universities, as like some methods and strategies learning that are matching, fun and easy to understand in distance learning during the covid-19 pandemic so that students are active in learning. 
DAMPAK CLIENT CENTERED COUNSELING TERHADAP REGULASI DIRI SISWA YANG MENGALAMI PROKRASTINASI AKADEMIK Frinda Dewi Pertiwi; Nurus Sa`adah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.937 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.7126

Abstract

Beranekaragamnya perilaku yang dilakukan siswa pasti memberikan dampak positif atau dampak negatif bagi diri, seperti halnya perilaku prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik merupakan salah satu tindakan negatif yang dilakukan siswa secara sadar, dengan menunda penyelesaian tugas dengan lebih mengedepankan keinginan atau hal lain sehingga menjadikan kesenjangan dalam waktu. Diantara faktornya, kurang fahamnya siswa terhadap materi mata pelajaran dan pengaruh teman sebaya yang memberikan hasutan untuk mengedepankan keinginan daripada kebutuhan. Salah satu upaya preventif untuk menangani kasus tersebut yakni menyadarkan siswa dengan menerapkan teknik Client Centered Counseling (CCT) dengan tujuan untuk mengasah regulasi diri siswa dengan kasus yang diperbuat. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek yang diteliti berjumlah 5 siswa yang bertempat di MTs Unggulan Jabal Nur Darussalam. Teknik pengumpulan data menggunakan cara teknik observasi, dan wawancara. Selain itu, analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Adapun hasilnya, ada 4 aspek preventif dalam regulasi diri dari beberapa informan yang melakukan prokrastinasi akademik yakni, dengan regulasi kognitif, regulasi waktu, regulasi sosial, dan regulasi motivasi.____________________________________________________________________ The diversity of behavior carried out by students must have a positive or negative impact on themselves, such as academic procrastination behavior. Academic procrastination is one of the negative actions taken by students consciously, by delaying the completion of assignments by prioritizing desires or other things so as to create gaps in time. Among the factors, students' lack of understanding of the subject matter and the influence of peers who provide incitement to prioritize desires rather than needs. One of the preventive measures to handle these cases is to make students aware by applying the Client Centered Counseling (CCT) technique with the aim of sharpening students' self-regulation with the cases they have committed. The research method used is a qualitative method with a descriptive type. The subjects studied were 5 students who were housed at MTs Unggulan Jabal Nur Darussalam. Data collection techniques using observation techniques, and interviews. In addition, data analysis is carried out by reducing data, presenting data, drawing conclusions. As for the results, there are 4 preventive aspects in self-regulation of some informants who carry out academic procrastination, namely, cognitive regulation, time regulation, social regulation, and motivation regulation.
SURVEY PRODUK PERMAINAN SIMULASI TENTANG KEMATANGAN KARIR PESERTA DIDIK SMK VETERAN SUKOHARJO Awik Hidayati; Aldila Fitri Radite Nur Maynawati; Billdy Saputro
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 1 (2022): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.609 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v8i1.4316

Abstract

Layanan Bimbingan dan Konseling telah memasuki era digitalisasi atau sering disebut dengan era disruptif. Implementasi teknologi di berbagai sektor termasuk pendidikan memiliki dampak langsung maupun tidak langsung bagi peserta didik dalam proses pemenuhan tugas perkembangan karirnya. Sinergitas implementasi teknologi dan pemenuhan tugas perkembangan dalam hal ini kematangan karir yaitu pengembangan aplikasi permainan simulasi, untuk itu diperlukan data penguat berdasarkan kebutuhan peserta didik dalam mematangkan karir mereka sesuai tahapan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kebutuhan produk permainan simulasi tentang kematangan karir peserta didik dalam upaya membantu mengoptimalkan tugas perkembangan karir mereka. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik di SMK Veteran Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dengan menggunakan alat pengumpulan data yaitu angket kebutuhan aplikasi permainan simulasi. Random sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian karena penelitian ini tidak mengklasifikasikan sampel berdasarkan aspek tertentu hanya saja dibatasi pada domisili sampel. Hasil daripada penelitian ini diketahui peserta didik mayoritas telah mendapatkan layanan karir yang diberikan guru BK secara klasikal, kelengkapan informasi mayoritas tergategori cukup, dan telah mengimplementasikan media online dalam memberikan materi. Kemudahan penyerapan informasi oleh peserta didik apabila pengemasan menggunakan aplikasi pada smartphone  masing-masing, terlebih jika dalam bentuk permainan. Aplikasi yang diinginkan oleh peserta didik yaitu dengan karakteristik seperti memiliki tampilan 2 dimensi, berkarakter kartun, interaktif, berwarna soft/pastel, dan memiliki konsep reward and punishment. Berdasarkan hasil temuan tersebut maka akan dikembangkan aplikasi mengacu pada temuan data untuk dapat diteruskan pada penelitian selanjutnya.____________________________________________________________________ Guidance and Counseling services have entered the era of digitalization or often referred to as the disruptive era. The implementation of technology in various sectors including education has a direct or indirect impact on students in the process of fulfilling their career development tasks. The synergy of technology implementation and fulfillment of developmental tasks, in this case career maturity, is the development of simulation game applications, for this reason, reinforcement data is needed based on the needs of students in maturing their careers according to the stages of development. This study aims to explore the needs of simulation game products about the career maturity of students in an effort to help optimize their career development tasks. The subjects of this study were students at the Veterans Vocational School in Sukoharjo. The research method used is a survey using a data collection tool, namely a questionnaire on the needs of a simulation game application. Random sampling was chosen in determining the research sample because this study did not classify the sample based on certain aspects but was limited to the domicile of the sample. The results of this study show that the majority of students have received career services provided by classical GC teachers, the completeness of the majority of information is categorized as sufficient, and has implemented online media in providing material. Ease of absorption of information by students when packaging uses applications on their respective smartphone s, especially if in the form of games. The applications that students want are those with characteristics such as having a 2-dimensional display, having cartoon characters, interactive, soft/pastel colors, and having the concept of reward and punishment. Based on these findings, an application will be developed referring to the data findings to be continued in further research. 
KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS GENDER EQUALITY AND SOCIAL INCLUSION (GESI) DI KOTA BANJARMASIN Helma Nuraini
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.9220

Abstract

Individu selalu berada pada relasi sosial yang hampir selalu ditentukan oleh prinsip inklusi dan eksklusi. Persoalan ketidaksetaraan gender selalu akan muncul dalam berbagai konteks kehidupan. Bimbingan dan Konseling (BK) sebagai komponen pendidikan, berperan strategis untuk mengintervensi kedua hal tersebut melalui pendekatan layanan pada peserta didik yang berorientasi pada kebutuhan-kebutuhan konseli sebagai subjek yang akan dibantu, dimandirikan dan diberdayakan. Gender Equality and Social Inclusion (GESI) merupakan perspektif yang mengedepankan kesetaraan gender dan pelibatan semua kelompok sosial dalam rangka layanan BK yang komprehensif. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional survei yang dianalisis secara kuantitatif dalam rangka mendeskripsikan kompetensi pendukung bagi  guru BK berbasis GESI. Subjek penelitian yaitu 48 guru BK di Banjarmasin. Data menunjukkan bahwa GESI sebagai konsep tentang kesetaraan gender dan inklusi sosial belum tersosialisasi dengan baik. Rentang skala kompetensi GESI guru BK di Banjarmasin terkategori sedang dan tinggi. Dalam hal ini wawasan dan pemahaman GESI masih mengedepankan aspek normatif-etik, namun dalam pengaplikasian layanan subjek penelitian sudah menunjukkan sikap pengakuan terhadap aspek gender dan inklusi sosial. Pengubahan perspektif emik perlu dilakukan sebagai langkah awal untuk secara lebih jauh menelaah persoalan terkait nilai-nilai keadilan gender dan inklusivitas sosial. Data kompetensi GESI dengan kategori tinggi merupakan langkah awal yang baik untuk rencana tindak lanjut. _________________________________________________________________Individuals are always in social relations which are almost always determined by the principles of inclusion and exclusion. The issue of gender inequality will always arise in various contexts of life. Guidance and Counseling (GC) as an educational component, plays a strategic role in intervening in these two matters through a service approach to students oriented towards the needs of the counselee as a subject to be assisted, independent and empowered. Gender Equality and Social Inclusion (GESI) is a perspective that promotes gender equality and the involvement of all social groups in the framework of comprehensive counseling services. This research is a cross-sectional survey study that is analyzed quantitatively in order to describe supporting competencies for GESI-based counseling teachers. The research subjects were 48 counseling teachers in Banjarmasin. Data shows that GESI as a concept of gender equality and social inclusion has not been socialized properly. The range of the GESI competency scale for counseling teachers in Banjarmasin is in the medium and high categories. In this case the insights and understanding of GESI still prioritize normative-ethical aspects, but in the application of services the research subjects have shown an attitude of recognition of aspects of gender and social inclusion. Changing the emic perspective needs to be done as a first step to further examine issues related to the values of gender justice and social inclusivity. GESI competency data with a high category is a good first step for follow-up plans.
MINAT MEMBACA ANAK BINAAN RUMAH LITERASI AL FATIH Evi Fitriyanti; Sisca Folastri; Solihatun Solihatun
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.7912

Abstract

Rumah Literasi Al Fatih sebagai wadah bagi anak untuk dapat mengembangkan diri melalui kegiatan membaca melalui buku-buku yang tersedia dan juga tutor pengajar yang siap untuk membantu. Membaca merupakan jendela untuk membuka wawasan dan pengetahuan sehingga individu dapat memperoleh pemahaman bagaimana untuk bisa memiliki keterampilan, nilai-nilai yang menjadi prinsip kehidupan, sikap positif yang ditampilkan serta tanggung jawab yang diemban dalam setiap pilihan yang diambil serta bisa menjelajahi dunia. Tujuan di dalam penelitian adalah ini ingin melihat bagaimana gambaran minat membaca anak binaan Rumah Literasi di desa Ginanjar Kab. Sukabumi Jawa Barat dan bagaimana implikasinya terhadap layanan bimbingan konseling yang dapat dilaksanakan oleh konselor di masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Responden yang menjadi sampel di dalam penelitian ini adalah seluruh anak binaan literasi yaitu sebanyak 31 orang penentuan sampel menggunakan sampling jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan dukungan software JASP. Temuan penelitian menunjukkan bahwa minat membaca anak binaan rumah literasi Al Fatih cukup tinggi, terlihat dari semangat serta antusias anak  meluangkan waktu untuk membaca. Selain itu terungkap juga minat membaca anak perempuan sedikit lebih tinggi dibanding anak laki-laki. Kemudian hasil penelitian ini menjadi data awal untuk menentukan jenis layanan, untuk menumbuhkembangkan minat membaca serta mengatasi permasalahan minat membaca yang kurang pada anak, dan membuat program bimbingan dan konseling prioritas sesuai dengan kebutuhan anak binaan rumah literasi.___________________________________________________________________Al Fatih Literacy House as a place for children to be able to develop themselves through reading activities through available books and also teaching tutors who are ready to help. Reading is a window to open insight and knowledge so that individuals can gain an understanding of how to have skills, values that become principles of life, positive attitudes displayed and responsibilities carried out in every choice made and can explore the world. The purpose of this research is to see how the reading interest of the children assisted by the Literacy House in the village of Ginanjar, Kab. Sukabumi, West Java and what are the implications for guidance and counseling services that can be implemented by counselors in the community. This type of research is descriptive quantitative with survey method. Respondents who were sampled in this study were all literacy assisted children, as many as 31 people were used to determine the sample using saturated sampling where the entire population was used as the research sample. Processing and analyzing data using descriptive analysis with the support of JASP software. The research findings show that the reading interest of the children assisted by the Al Fatih literacy house is quite high, it can be seen from the enthusiasm and enthusiasm of the children taking the time to read. In addition, it was also revealed that girls' interest in reading was slightly higher than that of boys. Then the results of this study become initial data to determine the type of service, to develop interest in reading and overcome the problem of lack of interest in reading in children, and to create a priority guidance and counseling program according to the needs of the children under the guidance of the literacy house.