cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BAGI REMAJA YANG MALAS BELAJAR Annisa Arrumaisyah Daulay; Dewi Sartika; Yosi Aprilia
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.9064

Abstract

Guru BK berupaya mengatasi kemalasan siswa dalam belajar dengan memberikan layanan penguasaan konten, yaitu layanan yang diberikan kepada siswa agar dapat melakukan tugas dengan kompeten. Untuk mencapai keberhasilan, setiap siswa yang malas harus mendapat bantuan khusus.sesuai dengan tujuan dan keinginannya. Dalam hal ini, bimbingan dan konseling memainkan peran penting dalam mengatasi kemalasan siswa dalam belajar dan masalah lainnya. Kedua adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab siswa menjadi malas belajar, dan untuk mengetahui bagaimana upaya guru BK dalam mengatasi siswa malas tersebut adalah melalui penguasaan materi di MTS Negeri Tanjungbalai. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif ini. ditunjukkan oleh hasil. Untuk memulai, pelaksanaan kontes layanan penguasaan nt berpotensi membantu siswa mengatasi kemalasan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kemampuan belajar, dan meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pendidikan. Kedua, ketidakmampuan belajar siswa disebabkan oleh faktor internal (dari dalam) dan eksternal (dari luar), seperti keluarga, sekolah, dan lingkungan. lingkungan. Guru dapat membantu siswa yang malas dengan cara mendekati mereka, menyiapkan materi pelajaran secara mendetail, memotivasi mereka, dan mengarahkan mereka pada hubungan yang positif sehingga mereka sulit dipengaruhi hingga tidak belajar.__________________________________________________________________BK teachers try to overcome students' laziness in learning by providing content mastery services, namely services provided to students so they can carry out tasks competently. To achieve success, every lazy student must receive special assistance according to his goals and desires. In this case, guidance and counseling play an important role in overcoming student laziness in learning and other problems. This is the first study to examine the process of implementing content mastery services. The second is to find out the factors that cause students to be lazy to study, and to find out how the counseling teacher's efforts to deal with lazy students are through mastering the material at MTS Negeri Tanjungbalai. Observations, interviews, and documentation are the methods used to collect data in this qualitative research. shown by the results. To begin with, implementing a nt mastery service contest has the potential to help students overcome laziness, increase creativity, enhance learning abilities, and increase student awareness of the importance of education. Second, student learning disabilities are caused by internal (from within) and external (from outside) factors, such as family, school, and environment. environment. Teachers can help lazy students by approaching them, preparing detailed subject matter, motivating them, and directing them to positive relationships so that they are hard to influence so they don't learn
MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI-NILAI KARAKTER YANG EFEKTIF BAGI PESERTA DIDIK Asep Solikin; Muhammad Andi Setiawan
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.7770

Abstract

Bimbingan kelompok merupakan layanan dalam bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh konselor kepada konseli dengan memadukan berbagai aspek pendukung untuk menciptakan layanan yang berkualitas. Salah satu aspek yang dapat dipadukan yaitu dengan nilai nilai karakter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai-Nilai Karaakter Sebagai Bentuk Upaya Untuk Menciptakan Layanan Bimbingan Kelompok Yang Efektif Bagi Peserta Didik. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE, analisis data yang dipakai yaitu analisis kualitatif dan kuantitaif.  Analisis kualitatif digunakakn untuk mengali data yang bersifat deskriptif dan analisis kuantitatif digunakan untuk mendapatkan data statistic. Hasil penelitian ini menemukan model bimbingan kelompok yang terdiri atas empat tahapan utama yaitu tahap pembentukan, peralihan, kegiatan dan tahapan akhir. Dalam setiap tahapan bimbingan kelompok menanamkan nilai-nilai karakter sehingga pada ahirnya menciptakan layanan yang lebih baik dan efektif bagi peserta didik yang membutuhkan layanan tersebut. Idikator efektif terbukti dengan adanya hasil analisis postest lebih baik dibandingkan dengan hasil pretest. Bagi peneliti selanjutnya harapanya bisa mengembangkan penelitian dilihat dari aspek karakter yang lain agar bimbingan kelompok ini lebih lengkap dan bisa di implementasikan dalam layanan bimbingan dan konseling secara utuh.__________________________________________________________________Group guidance is a service in guidance and counseling that counselors carry out to counselees by combining various supporting aspects to create quality services. One aspect that can be combined is character values. This study aims to find a Group Guidance Model Based on Character Values as a Form of Effort to Create Effective Group Guidance Services for Students. The methodology used in this research is developing the ADDIE model, and the data analysis used is qualitative and quantitative. Qualitative analysis is used to analyze descriptive data, and quantitative analysis is used to obtain statistical data. The results of this study found a group guidance model consisting of four main stages, namely the formation, transition, activity, and final stages. In each stage of group guidance, instill character values so that, in the end, it creates better and more effective services for students who need them. Effective indicators are proven by the results of the posttest analysis, which are better than the results of the pretest. For future researchers, it is hoped that they can develop research seen from other aspects of character so that this group guidance is more complete and can be implemented in full guidance and counseling services.
ESTABLISHMENT OF CAREER SELF EFFICACY CAPABILITIES THROUGH GROUP GUIDANCE WITH PROBLEM-SOLVING TECHNIQUES Akhmad Abdul Hakim; Agus Supriyanto; Bambang Suprihatin; Nurlita Hendiani
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.6757

Abstract

Career confidence needs to be developed through career guidance services by school counsellors. Not all individuals have confidence in their career, although various studies have tested it effectively. This study focuses on increasing self-efficacy through group guidance services with problem-solving techniques expected to increase students' self-efficacy to achieve optimal career development. This research is qualitative research with literature study with data collection techniques are journals, articles and books from 2014-to 2022 to find the concept of implementing career self-efficacy formation through problem-solving techniques with group guidance services. The data analysis technique was analysed descriptively qualitatively through the stages of data reduction from various relevant writings. Low self-efficacy is a belief with the characteristics of being slow in fixing or regaining self-efficacy when faced with failure, unsure of being able to meet the problem, avoiding complex problems, reducing effort, quickly giving up when facing difficulties and doubting one's abilities. Problem-solving needs to be implemented in group guidance services to develop career self-efficacy. Counsellors must be able to implement problem-solving techniques in group guidance services to develop career self-efficacy.
PENGARUH BODY IMAGE TERHADAP SELF-ESTEEM PADA SISWA DI SMP NEGERI 27 BANJARMASIN Syafira Ika Putri Nuralifa; Ali Rachman; Muhammad Arsyad
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 8, No 2 (2022): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v8i2.8989

Abstract

Remaja mengalami berbagai perubahan salah satunya perubahan pada bentuk tubuh. Penilaian mengenai bentuk tubuh pada remaja dapat memunculkan masalah yang berdampak terhadap body image remaja. Masalah body image yang utama yaitu hilangnya harga diri jika remaja tidak mampu menerima keadaan tubuh dengan apa adanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body image terhadap self-esteem pada siswa di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Pendekatan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 27 Banjarmasin, alat pengumpulan data berupa angket, populasi sebanyak 592 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik random sampling diperoleh sampel sebanyak 239 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu skala body image dan skala self-esteem. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi r2= 0.616 dengan signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Analisis koefisien determinasi (r2) menunjukkan sumbangan body image untuk self-esteem sebesar 37,9%. Hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh body image terhadap self-esteem pada siswa di SMP Negeri 27 Banjarmasin.____________________________________________________________________Adolescents experience various changes, one of which is a change in body shape. Assessment of body shape in adolescents can cause problems that affect the body image of adolescents. The main body image problem is the loss of self-esteem if the adolescent cannot accept the state of the body as it is. This study aims to determine the effect of body image on self-esteem in students at SMP Negeri 27 Banjarmasin. The approach to this study is quantitative. The study was conducted at SMP Negeri 27 Banjarmasin, a data collection tool in the form of a questionnaire, a population of 592 students. The sampling technique using random sampling technique obtained a sample of 239 students. The data collection methods used are the body image scale and the self-esteem scale. The results showed a correlation coefficient of r = 0.616 with significance p = 0.000 (p < 0.05). Analysis of the coefficient of determination (r2) showed the contribution of body image to self-esteem of 37.9%. This means that H0 is rejected and Ha is accepted, can be concluded that there is an effect of body image on self-esteem in students at SMP Negeri 27 Banjarmasin.
Kemampuan Pemilihan Karier Siswa Kelas IX SMPN 1 Bandung Firana Fadzan; Amin Budiamin; Rina Nurhudi Ramdhani
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.9899

Abstract

Career selection is a way, a person's efforts in taking one of the many jobs that give hope for success and in accordance with what is desired. The purpose of this study was to determine the level of ability in choosing a career in class IX junior high school students. The method used in this research is a cross-sectional survey. The research data was obtained from a career selection ability instrument using a Likert scale with four alternative answer choices. The instrument used is the career selection ability instrument developed by Atsnawi which consists of 47 statement items and has been declared valid based on the correlation coefficient value above 0.34. The data analysis technique uses score interpretation with ordinal categorization norms, namely low, medium, and high to determine the level of students' career selection ability. Based on the results of the study, it can be concluded that the career choice ability of class IX students of SMP Negeri 1 Bandung is in the medium category. This shows that class IX students of SMP Negeri 1 Bandung are already able to choose, determine, and plan their careers for life in the future. ____________________________________________________________ Pemilihan karier adalah cara, upaya seseorang dalam mengambil satu di antara banyaknya pekerjaan yang memberikan harapan untuk sukses dan sesuai dengan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemampuan pemilihan karier pada siswa SMP kelas IX. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei cross-sectional. Data penelitian diperoleh dari instrumen kemampuan pemilihan karier yang menggunakan skala likert dengan empat pilihan alternatif jawaban. Instrumen yang digunakan adalah instrumen kemampuan pemilihan karier yang dikembangkan oleh Atsnawi yang terdiri dari 47 item pernyataan dan sudah dinyatakan valid berdasarkan nilai koefisien korelasi di atas 0,34. Teknik analisis data menggunakan interpretasi skor dengan norma kategorisasi ordinal, yaitu rendah, sedang, dan tinggi untuk mengetahui tingkat kemampuan pemilihan karier peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemilihan karier siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bandung berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa, siswa-siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bandung sudah mampu untuk memilih, menentukan, dan merencanakan kariernya untuk kehidupan di masa yang akan datang. 
Gambaran Fenomena Gegar Budaya Mahasisiwa Tahun Pertama Silvia AR
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11682

Abstract

This study aims to describe the culture shock phenomenon that occurs in guidance and counseling program at freshmen of Universitas Sriwijaya. The approach used in this research is quantitative with descriptive method. Data collection by using a questionnaire given via google form. The study population was 2022 fresmen at Sriwijaya University who migrated to Palembangan from outside and inside South Sumatra with a sample of 82 student selected by simple random sampling technique. The instrument used is google form “Inventory Culture Shock” (ICS) with a reliability of 0.74. The findings of the study show that culture shock of students from outside south Sumatra is classified as medium was 56,09% and originating from within South Sumatra is relatively low was 51,22%. Then, there was no difference in culture shock between students from aoutside and in South Sumatra. Guidance and Counseling Program student are categorized as fast in adapting to new enviroments and have made efforts not to experience culture shock by thingking openly and being active in enviromental activity. _____________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena gegar budaya yang terjadi pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling tahun pertama Universitas Sriwijaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar “Iventory Culture Shock” (ICS) dengan reliabilitas 0.74 menggunakan google form. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2022 di Universitas Sriwijaya yang berasal dari dalam dan luar Sumatera Selatan dengan sampel 82 orang mahasiswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gegar budaya yang dialami oleh mahasiswa yang berasal dari luar Sumatera Selatan tergolong sedang yaitu 56,09% dan yang berasal dari dalam Sumatera Selatan tergolong rendah yaitu 51,22%. Kemudian tidak ada perbedaan gegar budaya antara mahasiswa luar dan dalam dari Sumatera Selatan. Mahasiswa Program studi Bimbingan dan Konseling dikategorikan cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan baru serta telah melakukan berpikir terbuka dan aktif dalam kegiatan di lingkungan bentuk upaya untuk mengurangi gegar budaya.
Pengaruh Bimbingan Karier Berbantuan Aplikasi BK ALMaS Terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa Tingkat Akhir Andi Aisyah; Ainul Fahmi; Arman Bin Anuar
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11192

Abstract

The purpose of this study is to identify career guidance factors that can be used to predict the level of a quarter-century life crisis in final year college students. In this study using the pre-experimental technique one group pretestt-Posttest design. This study used all FKIP UM Palopo students, totaling 120 people as the population. This case study used 28 people as samples and the sample collection technique used purposive sampling technique. The results showed that there was substantial variation in the Quarter life crisis scale before and after an action was given, with an average score of 138.43 in the pretestt and 144.57 in the Posttest. According to the output table of t test findings, obtaining sig = 0.002 or less than 0.05, indicating that there are differences before and after being given treatment, meaning that there is an influence of career guidance on the Quarter life crisis of final year FKIP students at UM Palopo. _____________________________________________________________ Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variabel bimbingan karier dapat digunakan untuk memprediksi tingkat krisis seperempat abad kehidupan (Quarter life crisis) pada mahasiswa tingkat akhir. Dalam penelitian ini memakai teknik Pre-eksperimen one grup pretestt-Posttest design. Penelitian ini menggunakan seluruh mahasiswa FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UM Palopo (Universitas Muhammadiyah Palopo) yang yang berjumlah 120 orang sebagai populasi dalam penelitian. Adapun studi kasus ini menggunakan 28 orang sebagai sampel dan teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian, ada variasi substansial dalam skala Quarter life crisis sebelum dan sesudah diberikan sebuah tindakan, dengan skor rerata 138,43 pada pretestt dan 144,57 pada Posttest. Menurut teble output temuan uji t, memperoleh sig = 0,002 atau kurang dari 0,05, menujukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberi perlakuan, artinya terdapat pengaruh bimbingan karier terhadap Quarter life crisis mahasiswa FKIP tingkat akhir di UM Palopo.
Konseling Musik untuk Mereduksi Kecemasan Berbicara di Depan Kelas Pada Siswa SMPN 19 Jambi Amaliah Alfadhilah; Nelyahardi Nelyahardi; Muhammad Ferdiansyah
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11564

Abstract

Anxiety about speaking in front of the class can be said to be an obstacle in the student learning process. One way to reduce it is to use music therapy. The purpose of this study was to reveal the effectiveness of using music therapy to reduce students' anxiety about speaking in front of the class. This research uses Quasi Experimental Design or quasi-experimental research using Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were students in class VIII A & VIII B totaling 59 people. The sample in this study was 30 students who were taken by purposive sampling technique. The results of this study indicate that the anxiety of students speaking in front of the class in the experimental class for the pretest is 1546 and for the posttest is 1245. As for the control class, that is for the pretest it is 1454 and for the posttest it is 1340. Based on the results of the t-test calculation, Tcount is obtained which is equal to -2.553. The value of Ttable with Sig. (2-tailed) 0.05, which is 2.160. The hypothesis is accepted or music therapy is effective in reducing students' anxiety about speaking in front of class VIII A SMP Negeri 19 Jambi City. _____________________________________________________________ Kecemasan berbicara di depan kelas dapat dikatakan sebagai penghambat dalam proses belajar siswa. Salah satu cara untuk menguranginya ialah menggunakan terapi musik. Tujuan penelitian ini mengungkapkan efektivitas penggunaan terapi musik untuk mereduksi kecemasan siswa berbicara di depan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Experimental Design atau penelitian eksperimen semu dengan menggunakan Pretest Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas VIII A & VIII B berjumlah 59 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 orang siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecamasan siswa berbicara di depan kelas pada kelas eksperimen untuk pretest yakni sebesar 1546 dan untuk posttest sebesar 1245. Sedangkan untuk kelas kontrol yakni untuk pretest sebesar 1454 dan untuk posttest 1340. Berdasarkan hasil perhitungan t-test di peroleh Thitung yaitu sebesar -2,553. Adapun nilai dari Ttabel dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,05 yaitu sebesar 2,160. Hipotesis dinyatakan diterima atau terapi musik efektif untuk mereduksi kecemasan siswa berbicara di depan kelas VIII A SMP Negeri 19 Kota Jambi. 
Pola Asuh Orangtua Terhadap Resiliensi Mahasiswa Tahun Pertama Selama Pembelajaran Daring Agustina Agustina; Yeni Anna Appulembang; Faizah Fariz
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.10903

Abstract

This study aims to determine the role of parenting style in the resilience of first-year students during online learning during the COVID-19 pandemic. This study uses a non-experimental quantitative research design. There are two research instruments used, namely the parenting scale and the resilience scale. In this study, the sampling technique used was incidental sampling. The research subjects in this study were 404 first year students. The results of this study indicate that there is no role for authoritarian, authoritative, permissive, rejecting–neglect father parenting styles in the resilience of first grade students during online learning during the COVID-19 pandemic. This study also found that there is no role for authoritarian, permissive, parenting styles. rejecting – neglect of first-degree student resilience during online learning during the COVID-19 pandemic, but there is a role of authoritative parenting styles for first-degree student resilience during online learning during the COVID-19 pandemic. Based on the results of this study, parents are expected to continue to provide care and support for their children. _____________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pola asuh terhadap resiliensi mahasiswa tahun pertama selama pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif non eksperimental. Pada instrumen penelitian yang digunakan ada dua yaitu skala pola asuh dan skala resiliensi. Pada penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah insidental sampling. Subyek penelitian pada penelitian ini sebanyak 404 mahasiswa tahun pertama.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat peranan pola asuh ayah authoritarian, authoritative, permissive, rejecting–neglect terhadap resiliensi mahasiswa tingkat pertama selama pembelajaran daring di masa pandemic COVID - 19. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak terdapat peranan pola asuh ibu authoritarian, permissive, rejecting–neglect terhadap resiliensi mahasiswa tingkat pertama selama pembelajaran daring di masa pandemic COVID - 19, namun terdapat peranan pola asuh ibu authoritative terhadap resiliensi mahasiswa tingkat pertama selama pembelajaran daring di masa pandemic COVID – 19. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diharapkan orangtua tetap memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak mereka. 
Bimbingan Kelompok dalam Setting Kegiatan Learning and Camping untuk Membangun Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Adiansyah Adiansyah; Yurike Kinanthy Karamoy; Dwi Gusti Wulandari; Weny Ridayana
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.10135

Abstract

The first year of college is a difficult time for new students. In addition to orientation activities, other activities are also possible so that students are able to adjust to academic life in higher education through student organizations, one of which is learning and camping  activities organized by HMPS Study Program. The research was conducted on  learning and camping activities with qualitative methods with  the  aim  of exploring information related to how group guidance in setting learning and camping activities to build new student adjustment in the BKI IAIN Pontianak study program with the hope that it can be an additional reference in enriching references in the field of counseling guidance.  Data collection  maximizes in-depth interviews and participant observation and maximizes documentation for BKI students  from 2019/  2020 to 2022/2023. As a result, after participating  in learning and camping  activities, new students who initially felt inferior, anxious and even stressed little by little were able to adjust to learning patterns and life in the college environment so that they could show positive results in both academic and non-academic fields. _____________________________________________________________ Tahun pertama perkuliahan sebagai masa yang sulit bagi mahasiswa baru. Mahasiswa baru diberikan kegiatan orientasi sebagai upaya untuk memperkenalkan sistem pembelajaran diperguruan tinggi. Selain kegiatan orientasi, kegiatan lain juga dimungkinkan dapat dilakukan agar mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan akademik di perguruan tinggi melalui organisasi kemahasiswaan salah satunya kegiatan learning and camping yang diselenggarakan oleh HMPS Prodi. Penelitian dilakukan pada kegiatan learning and camping dengan metode kualitatif dengan tujuan menggali informasi terkait bagaimana bimbingan kelompok dalam setting kegiatan learning and camping untuk membangun penyesuaian diri mahasiswa baru pada prodi BKI IAIN Pontianak dengan harapan dapat menjadi tambahan rujukan dalam memperkaya referensi bidang bimbingan konseling. Pengumpulan data memaksimalkan wawancara mendalam atau in-depth interview dan participant observation serta memaksimalkan dokumentasi pada mahasiswa BKI angkatan 2019/2020 s/d 2022/2023. Alhasil setelah mengikuti kegiatan learning and camping mahasiswa baru yang awalnya merasa minder, cemas bahkan stres sedikit demi sedikit mampu menyesuaikan diri dengan pola pembelajaran dan kehidupan di lingkungan perguruan tinggi sehingga dapat menunjukkan hasil yang positif baik pada bidang akademik maupun non akademik.