cover
Contact Name
Diah Krisnatuti
Contact Email
jurnal.ikk@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ikk@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Department of Family and Consumer Sciences Faculty of Human Ecology Bogor Agricultural University Kampus IPB Darmaga, Bogor, West Java, Indonesia Postal Code: 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen (JIKK) receives scientific manuscripts (research results) that can contribute to improving the quality of families and consumers. Acceptable research topics are well-being, resilience, sociology, psychology, resource management, education, ecology, communication, and family development; gender partnership; human development; parenting, child protection; consumer behavior, consumer education, and consumer protection.
Articles 384 Documents
KEKUATAN DALAM KESULITAN: PENELUSURAN KOMPONEN PENDUKUNG WELAS DIRI PADA INDIVIDU DEWASA DARI KELUARGA DISFUNGSIONAL: Strength in Adversity: Exploring The Supporting Components of Self-Compassion in Individuals from Dysfunctional Family Clara, Fransisca; Himawan, Eunike Mutiara
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2025.18.2.205

Abstract

Individu yang tumbuh dalam keluarga disfungsional sering menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan welas diri akibat pengalaman emosional negatif yang berasal dari kondisi keluarga. Penelitian kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi komponen-komponen yang mendukung pengembangan welas diri pada individu dewasa dari keluarga disfungsional. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi serta menjelaskan data yang diperoleh. Empat informan dipilih secara purposif berdasarkan hasil pengisian kuesioner Skala Welas Diri (SWD) dengan tingkat welas diri tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan welas diri dipengaruhi oleh komponen internal, seperti pola pikir berkembang dan spiritualitas; komponen eksternal, seperti dukungan sosial dan peristiwa hidup; serta keterlibatan dalam aktivitas yang mendukung kesadaran penuh (mindfulness). Temuan ini menunjukkan adanya pola jawaban yang serupa dalam membangun welas diri pada setiap informan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu individu dengan latar belakang keluarga disfungsional untuk mulai mengembangkan welas diri sebagai bagian dari proses pemulihan diri yang lebih baik.
Kontribusi Teori Fondasi Moral terhadap Tingkat Hostile Sexism Masyarakat Beretnis Tionghoa di jakarta: The Contribution of Moral Foundations to the Level of Hostile Sexism in the Chinese Ethic Community in Jakarta Setiajaya, Cecillia Joynathan; Aditya, Yonathan
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 18 No. 3 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.3
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2025.18.3.233

Abstract

Seksisme bermusuhan (hostile sexism) sebagai bentuk prasangka masih sering dialami oleh perempuan Tionghoa, yang dapat dipengaruhi atau muncul dari hal-hal sederhana seperti pikiran yang membenarkan penilaian moral dan reaksi emosional diri sendiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi dari keenam dimensi teori fondasi moral (care, equality, proportionality, loyalty, authority, dan purity) pada laki-laki dan perempuan dewasa awal terhadap seksisme bermusuhan dalam konteks budaya Tionghoa di Jakarta yang masih menerapkan nilai-nilai patriarki. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan desain kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda. Sebanyak 231 partisipan dikumpulkan melalui purposive sampling dan snowball sampling dengan instrumen Moral Foundations Questionnaire-2 (MFQ-2) dan Ambivalent Sexism Inventory (ASI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa dimensi dari teori fondasi moral berkontribusi dalam memperkuat sikap seksis bermusuhan pada perempuan dewasa awal beretnis Tionghoa. Sebanyak 42,5 persen variasi seksisme bermusuhan pada partisipan laki-laki dan 38,8 pada partisipan perempuan dapat dijelaskan oleh fondasi moral seseorang, khususnya dalam konteks budaya kolektivis yang patriarkis. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya memperluas pemahaman mengenai seksisme dalam budaya kolektivis kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi stigmatisasi terhadap perempuan Tionghoa sekaligus mengkritisi norma tradisional yang membatasi ruang gerak perempuan.
Persepsi Hubungan dengan Orangtua terhadap Internalizing dan Externalizing Problems Remaja: Is the Perception of Relationship with Parents Related to Internalizing and Externalizing Problems in Adolescents? Syakarofath, Nandy Agustin; Sudiana, Aninditha Ramadhanti
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 18 No. 3 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.3
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2025.18.3.220

Abstract

Adolescence is a transitional period toward adulthood, during which individuals are vulnerable to emotional issues, peer problems, and behavioral challenges associated with internalizing and externalizing problems. One of the risk and protective factors in this phase is how adolescents perceive their relationship with both parents, whether in a positive or negative light. This study aims to examine the role of perceived parent–child relationships in internalizing and externalizing problems. A quantitative research design was employed, with a sample of 144 adolescents aged 11–17 years, selected through accidental sampling. The results of a simple regression analysis showed that adolescents' perception of their relationship with their mother significantly influenced both internalizing and externalizing problems. However, the perception of the relationship with the father did not show a significant influence on either type of problem. The findings suggest that the maternal figure plays a crucial role in strengthening emotional bonds through appreciation, support, and protection, enabling adolescents to feel secure and motivated to show filial devotion. As children mature, they tend to reciprocate the affection they have received. Moreover, a mother’s protection can ease the burden on adolescents in assuming parental roles. A mother’s happiness is also essential, as it directly impacts the well-being of the child.
MODEL POLA ASUH REMAJA BERDASARKAN NILAI BUDAYA DAN KUALITAS PERKAWINAN ORANG TUA: Adolescents' Parenting Model Based on Cultural Values and the Quality of Parents' Marriage Hasanah, Uswatun; Elmanora; Oktaviani, Maya
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2025.18.2.177

Abstract

Orang tua mengalami kesulitan dalam mengasuh anak, terutama saat anak telah memasuki usia remaja. Pola asuh yang kurang optimal akan berdampak buruk pada kualitas tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai budaya dan kualitas perkawinan terhadap pola asuh orang tua bagi remaja di wilayah Jabodetabek. Dengan melibatkan 505 remaja sebagai responden, penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen self-report untuk mengumpulkan data tentang karakteristik keluarga, nilai budaya, kualitas perkawinan, dan pola asuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya berpengaruh signifikan terhadap pola asuh, di mana semakin tinggi nilai budaya yang dijunjung tinggi maka semakin baik pula kualitas pola asuh yang diberikan. Selain itu, kualitas perkawinan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pola asuh, dengan orang tua yang memiliki hubungan perkawinan yang harmonis cenderung menerapkan pola asuh yang lebih positif. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai budaya dan kualitas perkawinan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pola asuh dan mendukung tumbuh kembang remaja yang optimal. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar program pemberdayaan keluarga difokuskan pada keterampilan mengasuh anak dan mencakup penguatan nilai-nilai budaya serta peningkatan kualitas hubungan suami-istri. Intervensi berbasis masyarakat dan kebijakan publik yang mendukung keharmonisan keluarga dapat menjadi strategi pencegahan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja yang optimal.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 3 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.3 Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.2 Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.1 Vol. 17 No. 3 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.3 Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.2 Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1 Vol. 16 No. 3 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.3 Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.2 Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.1 Vol. 15 No. 3 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.3 Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.2 Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.1 Vol. 14 No. 3 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.3 Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.2 Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1 Vol. 13 No. 3 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 3 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 3 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 2 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 1 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 3 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 2 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 1 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 9 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 5 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 5 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 4 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 4 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 3 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 3 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 2 No. 2 (2009): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 2 No. 1 (2009): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 1 No. 2 (2008): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 1 No. 1 (2008): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen More Issue