cover
Contact Name
Diah Krisnatuti
Contact Email
jurnal.ikk@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ikk@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Department of Family and Consumer Sciences Faculty of Human Ecology Bogor Agricultural University Kampus IPB Darmaga, Bogor, West Java, Indonesia Postal Code: 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen (JIKK) receives scientific manuscripts (research results) that can contribute to improving the quality of families and consumers. Acceptable research topics are well-being, resilience, sociology, psychology, resource management, education, ecology, communication, and family development; gender partnership; human development; parenting, child protection; consumer behavior, consumer education, and consumer protection.
Articles 384 Documents
WILLINGNESS TO SHARE DATA PRIBADI DAN KAITANNYA DENGAN PENYALAHGUNAAN DATA KONSUMEN E-COMMERCE DI INDONESIA: PENDEKATAN MIXED METHODS: Willingness to Share Personal Data and Its Relationship with E-Commerce Consumer Data Misuse in Indonesia: A Mixed Methods Approach Muflikhati, Istiqlaliyah; Rahayu, Ismie Leona; Syarifa , Rizka; Akmalia, Laely Rahmawati; Samosir, Miracle Samuel; Hanggrita, Elvindia Puja; Simanjuntak, Megawati
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 3 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.3
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.3.274

Abstract

Penyalahgunaan data pribadi menjadi salah satu masalah dalam berbelanja online (e-commerce), tetapi konsumen cenderung bersedia memberikan data pribadi melalui internet. Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, persepsi risiko, dan kepercayaan terhadap willingness to share data pribadi. Riset ini menggunakan desain mixed methods. Data primer diambil melalui survei daring (324 responden) dan in-depth interview 6 responden. Data sekunder diperoleh dari desk study regulasi dan kebijakan privasi dalam e-commerce. Hasil riset menunjukkan meskipun responden memiliki tingkat pengetahuan, persepsi risiko, kepercayaan, dan willingness to share yang cukup, tetapi ada keterpaksaan dalam memberikan data pribadi. Hasil Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan variabel kepercayaan memiliki pengaruh langsung paling kuat terhadap willingness to share diikuti oleh pengetahuan. Persepsi risiko berpengaruh secara tidak langsung melalui kepercayaan terhadap willingness to share. Regulasi dan kebijakan privasi masih belum optimal melindungi data pribadi konsumen. Implikasi riset ini lain perlu penguatan sistem keamanan e-commerce, pengawasan yang ketat dari pemerintah terhadap e-commerce, serta menindak tegas kasus penyalahgunaan data.
EMOTIONAL SHOPPING IN E-COMMERCE: HOW ARE URBAN ADOLESCENTS SPENDING DURING THE COVID-19 PANDEMIC? Belanja Emosional di E-Commerce: Bagaimana Pengeluaran Remaja Kota Selama Pandemi Covid-19? Amanatin, Elsa Lutmilarita; Wijaya, Atika
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 3 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.3
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.3.288

Abstract

The presence of Covid-19 has influenced various aspects of life, including buying and selling activities. This study aims to investigate the reasons for the emergence of emotional shopping behavior in e-commerce among adolescents in Tegal City during the Covid-19 pandemic. This study used a qualitative method with a case study among adolescents who use e-commerce. Data collection techniques in this study were conducted through semi-structured interviews with 7 main participants and 7 supporting participants, non-participant observation, and documentation studies. The triangulation technique method was used to obtain valid data by comparing data from observations, interviews, and documentation. The results of this study indicate that emotional shopping behavior by adolescents in Tegal City arises because of four main factors: insecurity, brand-minded lifestyle, joining the trends, and store atmosphere, which can further be seen as the embodiment of emotional shopping. Male adolescents tend the purchase goods to support their hobbies, while female adolescents to support their physical appearance. These findings can form the basis for further research in the field of consumer psychology and adolescent shopping behavior amidst the current online shopping trend, which has become increasingly dominant even after the pandemic has passed.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO DEPRESI PADA IBU PASCABERSALIN : The Risk Factors for Depression in Postpartum Moms Amna, Zaujatul; Khairani, Maya
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.28

Abstract

Persalinan membawa berbagai perubahan yang dapat menyebabkan perempuan rentan mengalami depresi pascabersalin. Hal ini tidak hanya berdampak pada ibu tetapi juga pada individu lainnya seperti anak yang baru saja dilahirkan, anak lainnya, pasangan, bahkan anggota keluarga lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko psikologis depresi pascabersalin. Pengumpulan data dilakukan melalui survei sejak April-September 2022 pada ibu pascabersalin yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Instrumen pengumpulan data berupa Alat Asesmen Ibu Postpartum (ASIP), Multidimensional of Perceived Social Support (MPSS), dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) yang diberikan kepada 359 sampel penelitian dengan kriteria perempuan berusia 18-40 tahun, pascamelahirkan dengan rentang waktu 4 minggu hingga 1 tahun, dan tidak pernah didiagnosis mengalami gangguan mental oleh profesional. Hasil analisis menunjukkan bahwa regulasi emosi, kepuasan pernikahan, dan dukungan sosial menjadi faktor risiko depresi pascabersalin dalam penelitian ini. Sementara itu, lebih dari sepertiga ibu pascabersalin mengalami depresi kategori ringan (34,2%), sedangkan yang lainnya mengalami depresi kategori sedang (19,8%), bahkan depresi berat (5,6%). Implikasi penelitian terhadap faktor risiko depresi dibahas lebih lanjut dalam artikel ini
KARAKTERISTIK KELUARGA, DUKUNGAN SOSIAL, INTERAKSI SUAMI-ISTRI, DAN KUALITAS PERKAWINAN PADA KELUARGA DENGAN PERNIKAHAN JARAK JAUH: Family Characteristics, Social Support, Husband-wife Interaction, and Marital Quality on Long-Distance Marriage Krisnatuti, Diah; Taufiiqoh, Maitsaa' Rifdah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.41

Abstract

Pernikahan jarak jauh merupakan fenomena menarik karena fisik yang berjauhan diduga berpengaruh terhadap keharmonisan keluarga, sehingga dibutuhkan dukungan sosial serta interaksi suami-istri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan interaksi suami-istri terhadap kualitas perkawinan pada pernikahan jarak jauh. Responden dipilih secara purposive berjumlah 146 orang suami dan istri yang bekerja di Lembaga Negara X, berasal dari keluarga utuh, sudah memiliki anak, dan sedang menjalani pernikahan jarak jauh minimal selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial dan interaksi suami-istri yang dirasakan responden tergolong sedang. Pada variabel kualitas perkawinan 53,2 persen responden laki-laki tergolong tinggi sementara 67,3 persen responden perempuan tergolong sedang. Terdapat perbedaan signifikan pada interaksi suami-istri dan kualitas perkawinan dengan rataan laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Hasil korelasi menunjukkan, semakin tinggi pendapatan responden, jumlah anak, dan dukungan sosial maka semakin tinggi kualitas perkawinan yang dirasakan. Hasil regresi menunjukkan semakin banyak jumlah anak, semakin besar dukungan sosial yang dirasakan, dan semakin baik interaksi suami-istri akan meningkatkan kualitas perkawinan. Oleh karena itu, keluarga diharapkan dapat memberikan dukungan dan membangun interaksi suami-istri yang baik guna mengoptimalkan kualitas perkawinan pada keluarga jarak jauh.
PERAN COMMON DYADIC COPING SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KESETARAAN PERAN DAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA 5 TAHUN PERTAMA PERNIKAHAN: The Role Dyadic Coping as a Mediator in the Relationship between Perceived Fairness and Relationship Satisfaction in the First 5 Years of Marriage Ratnasari, Yudiana; Solihat Eka Riani, Widiya
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.14

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan faktor penting yang dapat membuat hubungan pernikahan lebih stabil dan salah satu faktor yang dapat memengaruhinya adalah persepsi tentang kesetaraan peran dalam pembagian urusan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi kesetaraan peran dengan kepuasan pernikahan serta menguji efek mediasi common dyadic coping dalam model hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study dipilih dalam penelitian ini. Sebanyak 1180 individu yang berada dalam rentang usia 5 tahun pertama pernikahan berpartisipasi dalam penelitian ini yang direkrut melalui penyebaran kuesioner secara daring. Hasil analisis PROCESS v4.0 Hayes menunjukkan bahwa persepsi kesetaraan peran secara signifikan dapat memprediksi kepuasan pernikahan, serta common dyadic coping secara signifikan menjadi mediator dalam model hubungan tersebut (direct effect, c’ = 5,096, 95% CI [4,375; 5,818]; indirect effect, a*b = 2,878, 95% CI [2,3131; 3,4782]). Dengan demikian, persepsi keadilan dalam pembagian urusan rumah tangga memprediksi upaya penanganan masalah bersama yang setara oleh pasangan, yang kemudian memprediksi kepuasan pernikahan.
English: Perilaku Pembelian Konsumen Pengguna Aplikasi Online Food Delivery (OFD) Perangin-Angin, Fini Anjela; Simanjuntak, Megawati; Taryana, Asep
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.2.169

Abstract

The high demand for food access with applications creates competition between food delivery companies. The purpose of this research is to identify and to analyze promotion differences, price value, social influence, perceived usefulness, ease of use, customer experience, restaurant search, choice of food variants, consumer buying behavior, and continuous purchase intention. The research was conducted on consumers who used Gofood, Grabfood, and Shopeefood applications at least once in the last three months, with 400 respondents aged over 15 years. Data collection was carried out using an online questionnaire. Analysis was carried out by descriptive analysis, ANOVA and SWOT tests. The results showed that there were differences in the variables of social influence, perceived usefulness, ease of use, restaurant search, food choice variants, consumer buying behavior, and intention to continue with Gofood, Grabfood, and Shopeefood applications. Shopeefood earns a lower average than Grabfood and Gofood. Strategies can be carried out by taking advantage of busy consumers to create dependence on OFD applications by meeting consumer expectations by providing promos.
PERTUKARAN BARANG-JASA, KUALITAS HUBUNGAN KELUARGA, DAN KUALITAS HIDUP KELUARGA SANDWICH: Exchange of Goods and Services, Quality of Family Relationships, and Sandwich Family Quality of Life Cahayani, Octaria Intan; Puspitawati, Herien; Yuliati, Lilik Noor
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.1

Abstract

Keluarga yang hidup dengan tiga generasi (keluarga sandwich) menunjukkan adanya pertukaran bantuan berupa barang dan jasa antargenerasi yang mempererat hubungan keluarga sehingga dapat memengaruhi kualitas hidup keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertukaran barang-jasa dan kualitas hubungan keluarga terhadap kualitas hidup keluarga sandwich. Desain penelitian cross-sectional study. Lokasi penelitian di Kota Bogor yang dipilih secara purposive. Penelitian dilakukan pada tipe keluarga sandwich yaitu keluarga dengan tiga generasi yang terdiri atas suami-istri (G2), anak (G3), dan lansia (G1). Keluarga dalam penelitian merupakan keluarga dengan sosial ekonomi menengah ke bawah. Responden adalah istri (G2) yang menjawab pertanyaan terkait kondisi G1, G2, dan G3. Jumlah contoh adalah 140 keluarga yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Modelling (SEM)-PLS. Hasil menunjukkan bahwa pertukaran barang-jasa, kualitas hubungan keluarga, dan kualitas hidup keluarga sandwich termasuk dalam kategori sedang. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa kualitas hidup keluarga sandwich dipengaruhi langsung oleh pertukaran barang-jasa dan kualitas hubungan keluarga. Keluarga dapat memastikan proses interaksi yang baik di dalam keluarga untuk menunjang pertukaran barang-jasa dalam mewujudkan kualitas hidup keluarga.
PERAN EXECUTIVE FUNCTION ANAK SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN PARENTING SELF-EFFICACY DAN REGULASI DIRI ANAK USIA PRASEKOLAH: The Role of Children’s Executive Function as a Mediator in the Relationship Between Parenting Self-Efficacy and Self-Regulation of Preschool-Aged Children Anandiva, Nisrina Putri; Donny Hendrawan
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.53

Abstract

Regulasi diri anak dapat diprediksi oleh parenting self-efficacy melalui peran mediasi oleh faktor-faktor yang melekat pada orang tua, tetapi peran faktor-faktor yang dimiliki anak dalam memperantarai hubungan keduanya belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat peran salah satu faktor kognitif anak, yaitu executive function, sebagai mediator dalam hubungan antara parenting self-efficacy dan regulasi diri anak. Sebanyak 441 orang tua dari anak usia 48 hingga 72 bulan tanpa riwayat masalah perkembangan maupun psikologis mengikuti penelitian ini. Adapun alat ukur yang digunakan, yaitu Me as a Parent (MaaP) untuk mengukur parenting self-efficacy, Childhood Executive Functioning Inventory (CHEXI) untuk mengukur masalah executive function anak yang dipersepsikan orang tua, dan Self-Regulation Questionnaire (SRQ) untuk mengukur regulasi diri anak yang juga dipersepsikan oleh orang tua. Analisis PROCESS Hayes menunjukkan hasil bahwa executive function anak secara partial memediasi hubungan antara parenting self-efficacy dan regulasi diri anak usia 48 hingga 72 bulan. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa upaya untuk meningkatkan parenting self-efficacy dan executive function anak penting untuk dilakukan agar regulasi diri anak dapat berkembang secara optimal.
ONLINE GAMING BAHAVIOR AMONG JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS: THE ROLE OF PARENTAL CONTROL, FEAR OF MISSING OUT (FOMO), AND SELF-CONTROL: Perilaku Bermain Game Online pada Siswa SMP: Peran Kontrol Orang Tua, Fear of Missing Out (FOMO), dan Kontrol Diri Amalia Faron, Bekti; Hastuti, Dwi
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.1.65

Abstract

This fast-paced digitalization era has made online gaming as one of internet content that often accessed by adolescent. This study aims to analyze the influence of parental control, FOMO, and self-control towards adolescents’ online gaming behavior. For about 200 of 7th grade students from one of selected junior high school in Banyumas Regency were participated in this study. The location and sample of this study were chosen using purposive sampling technique by criteria students aged 12-14years and come from intact family. Data were collected by self-report through filling out a questionnaire. Majority of adolescents had parental control practice and self-control in moderate level, while FOMO and online gaming behavior were categorized in low level. Boys and girls were reported to have significant difference of self-control and online gaming behavior. Boys were discovered to have a higher level of self-control and online gaming behavior than girls. It also discovered that parental control and FOMO significantly influence the level of self-control. This self-control finally influences the level of adolescent’s online gaming behavior. Parents should understand how important their role is to prevent online gaming addiction among adolescents.
KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF KELUARGA NASABAH BANK EMOK: PENGARUH PENGETAHUAN RIBA, TEKANAN EKONOMI, KEPUTUSAN BERUTANG, DAN INVESTASI RESILIENSI : Subjective Welfare of Emok Bank Customer Families: The Influence of Riba Knowledge, Economic Pressure, Debt Decisions, and Resilience Investment Istighfarani, Syifa; Wulandari; Sunarti, Euis
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.2
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2024.17.2.103

Abstract

Bank Emok merupakan istilah bank keliling di wilayah Sunda (Jawa Barat), yang peminjamnya berkelompok bertemu setiap minggu dan duduk di lantai (Emok) untuk pencairan pinjaman dan pembayaran cicilan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pengetahuan riba, tekanan ekonomi, pengambilan keputusan berutang, dan investasi resiliensi (nilai, kepercayaan, dan aturan; kapasitas organisasi; dan atmosfer keluarga) terhadap kesejahteraan subjektif keluarga nasabah Bank Emok di Kabupaten Bogor. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 120 keluarga nasabah Bank Emok yang dipilih secara acak melalui metode simple random sampling. Hasil analisis menunjukkan terdapat nasabah Bank Emok yang tidak terkategori miskin (84,2% dengan garis kemiskinan Kabupaten Bogor; 46,7 persen dengan garis kemiskinan Bank Dunia). Cukup besar istri (77,5%) dan suami (64,2%) tidak memenuhi pendidikan dasar (12 tahun). Pekerjaan utama suami adalah buruh (41,7%) dan 41,7 persen istri bekerja beragam pekerjaan. Pinjaman berkisar antara Rp2-24 juta, rataan cicilan per minggu sebesar 112 ribu. Hasil analisis menunjukkan kesejahteraan subjektif keluarga dipengaruhi secara positif oleh kapasitas organisasi dan atmosfer keluarga serta dipengaruhi secara negatif oleh tekanan ekonomi baik subjektif maupun objektif, dan lama pendidikan istri. Model yang dianalisis berkontribusi 61,2 persen terhadap kesejahteraan subjektif keluarga. Penelitian ini berimplikasi terhadap upaya peningkatan kesejahteraan keluarga pada nasabah Bank Emok dengan membangun kapasitas organisasi dan atmosfer keluarga yang baik.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 3 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.3 Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.2 Vol. 18 No. 1 (2025): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 18.1 Vol. 17 No. 3 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.3 Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.2 Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.1 Vol. 16 No. 3 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.3 Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.2 Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.1 Vol. 15 No. 3 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.3 Vol. 15 No. 2 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.2 Vol. 15 No. 1 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.1 Vol. 14 No. 3 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.3 Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.2 Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1 Vol. 13 No. 3 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 3 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 3 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 2 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 11 No. 1 (2018): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 3 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 2 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 10 No. 1 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN Vol. 9 No. 3 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 8 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 6 No. 1 (2013): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 5 No. 2 (2012): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 5 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 4 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 4 No. 1 (2011): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 3 No. 2 (2010): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 3 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 2 No. 2 (2009): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 2 No. 1 (2009): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 1 No. 2 (2008): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 1 No. 1 (2008): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen More Issue