cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pendidikan IPA
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
Desain Instrumen Soal IPA Serupa PISA (Programme for International Student Assessment) pada Sekolah Menengah Pertama Wayan Sinta Purnama Sari; Ismet Ismet; Nely Andriani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.805 KB)

Abstract

Telah berhasil dikembangkan instrumen soal IPA serupa PISA pada Sekolah Menengah Pertama untuk konten sistem fisik pada materi perubahan wujud, suhu & kalor, energi, pencemaran lingkungan dan perubahan iklim yang valid, praktis dan reliabel. Instrumen soal ini menggunakan model pengembangan Akker. Model pengembangan Akker terdiri dari tiga tahap yaitu tahap analisis, perancangan dan evaluasi. Pada desain soal hanya dibatasi pada tahap analisis dan perancangan. Pada tahap analisis dilakukan analisis soal PISA, analisis kurikulum dan analisis subjek penelitian. Pada tahap perancangan dihasilkan kisi-kisi soal, format soal dan kunci jawaban. Pada desain soal dihasilkan 60 butir soal dengan 19 tema yang telah mencangkup aspek kompetensi, konteks dan konten sistem fisik PISA.
Pengaruh Metode Demonstrasi Dengan Menggunakan Alat Peraga Sel Surya Terhadap Hasil Belajar Fisika Materi Listrik Dinamis pada Kelas XII di SMA Negeri 8 Palembang Zawatul Fadilah; Patricia Lubis
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.152 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ada atau tidakpengaruh yang signifikanmetode demonstrasi dengan menggunakan alat peraga sel surya terhadap hasil belajar fisika materi listrik dinamis pada kelas XII di SMA Negeri 8 Palembang. Variabel dari penelitian adalah veriabel terikat yaitu hasil belajar siswa dan variabel perlakuan yaitu metode demonstrasi menggunakan alat peraga. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 8 Palembang yang berjumlah 200 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambildengan teknik sampling purposive dengan jumlah sampel 80 siswa yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas XII IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dengan jumlah 40 siswa dan siswa kelas XII IPA 2 sebagai kelas kontrol yang mendapat perlakuan pendekatan konvensional dengan jumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah ujit pihak kanan. Hasil perhitungan analisis data diperoleh nilai rata-rata eksperimen 81,00 dan nilai rata-rata kelas kontrol 73,75, dengan taraf signifikan α = 0,05 didapat ttabel yaitu 1,68 dan thitungyaitu 2,71. Berdasarkan hasil perhitungan data, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode demonstrasi dengan menggunakan alat peraga sel surya terhadap hasil belajar fisika materi listrik dinamis pada kelas XII di SMA Negeri 8 Palembang.
Pengembangan Modul Mata Kuliah Kimia Dasar 2 Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Berbasis Pendekatan Science Technology Engineering and Mathematics-Problem Based Learning (STEM-PBL) Ginda Tratungga Negara; Tatang Suhery; Effendi Effendi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.2 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul mata kuliah kimia dasar 2 berbasis pendekatan STEM-Problem Based Learning yang memenuhi kriteria layak dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Langkah-langkah pengembangan produk yang digunakan meliputi analisis (analysis), perancangan (design) serta pengembangan (development). Evaluasi pengembangan produk digunakan evaluasi formatif Tessmer meliputi self evaluation, expert review, one-to-one evaluation serta small group evaluation. Berdasarkan hasil penilaian kelayakan oleh pakar didapatkan nilai kesepakatan kelayakan modul untuk penilaian pedagogik sebesar 0,94 yang termasuk kategori sangat layak, penilaian desain sebesar 0,77 yang termasuk kategori layak dan penilaian materi sebesar 0,81 yang termasuk kategori sangat layak. Berdasarkan hasil uji kepraktisan pada tahap one-to-one diperoleh nilai sebesar 0,89 dengan kategori tinggi dan pada tahap small group diperoleh nilai 0,88 dengan kategori tinggi. Modul mata kuliah kimia dasar 2 materi kelarutan dan hasil kali kelarutan berbasis pendekatan STEM-Problem Based Learning dinyatakan layak dan praktis.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Elektrolisis Melalui Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning di Kelas XII KI 1 SMK Negeri 1 Mojoanyar Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017 Ahmad Saiful Arif
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.135 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XII KI 1 SMK Negeri 1 Mojoanyar melalui penerapan model discovery learning berbasis saintifik pada materi elektrolisis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas XII KI 1 SMK Negeri 1 Mojoanyar, Mojokerto Jatimpada bulan Agustus – September 2016, dengan melibatkan 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning, dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi elektrolisis di SMK Negeri 1 Mojoanyar, Kelas XII KI 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini dibuktikan dengan prosentase hasil belajar siswa mencapai 81.08% pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 91.98% pada siklus kedua. Pada aspek keterlaksanaan RPP juga mengalami peningkatan, yaitu skor rata-rata dari 2.77 (baik) pada siklus pertama menjadi 3.31 (baik) pada siklus kedua dan keterlaksanaan RPP mencapai 100% pada kedua siklus. Pada aspek aktivitas siswa juga menunjukkan pembelajaran berpusat pada siswa, hal ini ditunjukkan meningkatnya prosentase aktivitas dalam pembelajaran discovery learning dan menurunnya perilaku tidak relevan.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Keterampilan Metakognitif Peserta Didik Kelas XI pada Materi Sistem Ekskresi Widia Ningsih; Yenny Anwar; Suratmi Suratmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.791 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran reciprocal teaching terhadap keterampilan metakognitif peserta didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang pada materi sistem ekskresi. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pemilihan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data dilakukan di kelas XI MIPA 3 SMA Unggul Negeri 4 Palembang dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang. Keterampilan metakognitif dinilai dari jawaban peserta didik atas soal uraian keterampilan metakognitif yang meliputi keterampilan perencanaan, pengawasan, dan evaluasi. Penskoran jawaban dilakukan menggunakan rubrik penilaian metakognitif modifikasi Doesete (2001). Data dianalisis melalui uji-t menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t pada taraf signifikasi 0,05 diperoleh nilai thitung keterampilan perencanaan, pengawasan, dan evaluasi lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 7,724 > 2,048, 11,455 > 2,048, dan 14,774 > 2,048. Sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran reciprocal teaching terhadap keterampilan metakognitif peserta didik kelas XI SMA Unggul Negeri 4 Palembang pada materi sistem ekskresi.
Analisis Buku Teks Pendahuluan Fisika Kuantum Materi Momentum Sudut Berdasarkan Kategori Literasi Sains Sri Zakiyah; Hamdi Akhsan; Ketang Wiyono
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.914 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis bahan ajar Pendahuluan Fisika Kuantum pada materi momentum sudut dengan pendekatan literasi sains. Literasi sains merupakan salah satu dari komponen STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah bahan ajar Pendahuluan Fisika Kuantum pada pokok bahasan momentum sudut yang digunakan pada program pendidikan fisika di Universitas Sriwijaya telah disajikan menggunakan kategori-kategori literasi sains. Analisis ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai ruang lingkup kategori literasi sains pada bahan ajar Pendahuluan Fisika Kuantum. Adapun objek analisis ini adalah bahan ajar Pendahluan Fisika Kuantum tulisan David J. Griffiths berjudul Introduction to Quantum Mechanics dan buku pendukung yakni Excercies in Quantum Mechanics tulisan Harry Mavromatis. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua buku belum sepenuhnya memuat kategori-kategori literasi sains dengan rata-rata kemunculan kategori untuk kedua buku sebesar 57,94% untuk sains sebagai pengetahuan, 17,1% untuk sains sebagai cara menyelediki, 24,35% untuk sains sebagai cara berpikir, dan 0% untuk interaksi sains, teknologi, dan masyarakat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komponen pada buku yang disajikan belum terdapat keseimbangan jika ditinjau dari kategori literasi sains, yakni terdapat hasil yang kontras antara sajian dalam sains sebagai pengetahuan dibandingkan interaksi sains, teknologi, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pemilihan bahan ajar atau pemilihan buku pendukung lainnya yang didalamnya disajikan aplikasi dari sains sebagai teknologi dan kegunaannya bagi masyarakat
Pengaruh Pupuk Cair Anorganik terhadap Kepadatan Fitoplankton dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi di SMA Agung Bimantara; Didi Jaya Santri; Rahmi Susanti
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pupuk cair anorganik terhadap kepadatan fitoplankton dan sumbangannya pada pembelajaran biologi di SMA yang bertujuan membandingkan kepadatan tiap genus fitoplankton sesudah pemberian konsentrasi pupuk yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan konsentrasi pupuk yang diberikan terdiri dari kontrol P0 (0%), P1 (0,05%), P2 (0,1%), P3 (0,15%), P4 (0,2%). Parameter yang diamati adalah kepadatan tiap genus fitoplankton yang dihitung berdasarkan Bellinger dan Sigee (2015). Data dianalisisis menggunakan uji sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair anorganik memberikan hasil yang berbeda sangat signifikan terhadap kepadatan fitoplankton. Rata-rata kepadatan total genus berurutan dari P4 (854,20 Ind/ml), P3 (744,40 Ind/ml), P2 (589,20 Ind/ml), P1 (415,60 Ind/ml), dan P0 (288 Ind/ml). Kepadatan genus yang tertinggi adalah Scenedesmus pada P4 yaitu 680 Ind/ml. Konsentrasi perlakuan pupuk cair anorganik yang paling efektif adalah P2 sebesar 0,1%. Sumbangan hasil penelitian ini terhadap pembelajaran biologi adalah berupa Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) yang kontekstual pada Kompetensi Dasar tentang Protista mata pelajaran biologi kelas X semester gazal.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Androidpada Mata Pelajaran Fisika Pokok Bahasan Suhu, Kalor Dan Perpindahan Kalor Untuk SMA Kelas XI Muhammad Anggi P; Ketang Wiyono; Sudirman Sudirman
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.707 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif berbasis Android pada matapelajaran fisika pokok bahasan suhu, kalor, dan perpindahan kalor yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) dengan model pengembangan Rowntree yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: 1) tahap perencanaan; 2) tahap pengembangan; dan 3) tahap evaluasi mengadaptasi model evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) self evaluation; (2) expert review; (3) one-to-one evaluation; dan (4) small group. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap expert review nilai persentase rerata total dari validator ahli sebesar 97,02% dengan kategori sangat valid, pada tahap one-to-one evaluation persentase rerata 90,81% dan pada tahap small group persentase rerata 86,93% sehingga diperoleh persentase rerata total 88,87% dengan kategori sangat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis Android pada matapelajaran fisika pokok bahasan suhu, kalor, dan perpindahan kalor yang dikembangkan telah sangat valid dan sangat praktis.
Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Proses Sains Dasar Mata Pelajaran Kimia Pada Kompetisi Dasar Siti Mardliya; Fuad Abdurachman; Hartono Hartono
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.008 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan yang dilakukan di SMA Muhammadiyah 1 Palembang ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian keterampilan proses sains mata pelajaran kimia pada kompetensi dasar kelarutan dan hasil kali kelarutan yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif dan mengetahui reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda produk. Pengembangan menggunakan model pengembangan Rowntree dan evaluasi menggunakan evaluasi formatif Tessmer. Kevalidan produk diperoleh melalui uji pakar dan dihitung menggunakan perhitungan koefisien Aiken`s V. Hasil perhitungan koefisien Aiken`s V dari 6 pakar diperoleh rata-rata 0,74 yang artinya produk memiliki validitas tinggi. Skor kepraktisan pada evaluasi satu satu sebesar 81,5 % yang artinya praktis dan evaluasi kelompok kecil sebesar 79 %, yang artinya praktis. Uji lapangan bertujuan untuk mengetahui nilai keterampilan proses sains dasar siswa. Rata-rata nilai keterampilan proses sains dasar siswa kelas XI IPA 5 sebesar 79,5. Ketuntasan sebesar 100 % yang berarti produk efektif. Reliabilitas instrumen 0,56 yang berarti cukup tinggi. Tingkat kesukaran produk 0,5 yang artinya sedang dan daya pembeda produk 0,2 yang berarti sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan proses sains mata pelajaran kimia pada kompetensi dasar kelarutan dan hasil kali kelarutan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif dan reliabiltias, tingkat kesukaran dan daya pembeda produk termasuk kategori sedang.
Analisis Kategori Literasi Sains Untuk Konten Fisik Pada Buku Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas VII SMP/MTs Nely Andriani; Ismet Ismet
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.944 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis buku siswa IPA Kelas VII SMP/MTs yang dikeluarkan oleh kemendikbud pada tahun 2013 berdasarkan indikator ketegori literasi sains. Materi yang dianalisis pada konten fisik yaitu Suhu dan Perubahannya serta Kalor dan Perpindahannya. Data dianalisis dengan lembar observasi kategori yang berisi indikator-indikator literasi sains yang diidentifikasi pada setiap paragraf. Dari kedua bab tersebut padamasing masing kategori dipersentase sesuai indikator. Kategori Pengetahuan sains indiktor terbanyak adalah menampilkan konsep (28%) dan indikator menampilkan hipotesis tidak muncul. Kategori hakikat penyelidikan sains, semua indikator muncul, indikator menjawab pertanyaan melalui materi ( 34%) tetapi yang paling sedikit muncul adalah menjawab pertanyaan menggunakan tabel dan atau grafik (5%). Kategori sains sebagai cara berfikir indikator yang banyak muncul adalah mendiskusikan fakta (36%) dan yang tidak muncul indikator mendeskripsikan eksperimen, mengilustrasikan asumsi dan menunjukkan sains dengan perkembangan deduktif. Kategori interaksi sains, teknologi dan masyarakat indikator terbanyak menjelaskan manfaat sains dan teknologi (37%) dan indikator yang tidak muncul adalah menunjukkan pengaruh negatif dari sains, teknologi dan masyarakat. Berdasarkan masing- masing kategori literasi sains, pengetahuan sains 30%, Penyelidikan sains 38%, sains sebagai cara berfikir 19% dan interaksi sains, teknologi dan masyarakat 13%. Secara keseluruhan buku siswa yang digunakan sudah merefleksikan keempat kategori literasi sains namun belum adanya keseimbangan pada keempat kategori tersebut

Page 7 of 13 | Total Record : 128