cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
eduscope.unwaha@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi
ISSN : 24604844     EISSN : 25023985     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang. Jurnal Eduscope memiliki tujuan untuk memberikan informasi-informasi dari hasil penelitian dan kajian para peneliti Indonesia yang sesuai dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, serta teknologi. EDUSCOPE juga memuat artikel-artikel yang membahas teori, penemuan dasar, dan juga aplikasi ilmu yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, dan teknologi di segala tingkatan. Jurnal EDUSCOPE akan diterbitkan 2 kali selama 1 tahun atau 1 volume selama 1 tahun yaitu bulan Juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
Implementasi Strategi Joyfull Learning Dengan Teknik MindMap Pada Pembelajaran Nahwu Di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum Nashoih, Afif Kholisun; Rahmawati, Rina Dian
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4745

Abstract

ABSTRACT This research aims to increase students' understanding of Nahwu material through implementing the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique at the Al-Hikmah Bahrul Ulum Islamic Boarding School. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in 2 cycles. The subjects of this research were students of Madrasah Diniyah Class 2 Wustho Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum Jombang. The research instruments used include observation, tests and questionnaires. Observations are carried out to observe the learning process and interactions between teachers and students. Tests are used to measure the increase in student understanding before and after implementing the strategy, and questionnaires are used to determine student responses to the use of Joyful Learning and the Mind Map technique. The research results show that applying the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique can improve students' understanding of Nahwu material. This is shown by the increase in the test scores of the students, starting from the pre-test which obtained a percentage of 62.6%, the first cycle test with a percentage of 68.9%, and the second cycle test with a percentage of 75.8%. Apart from that, improvement is also known through higher participation and enthusiasm during the learning process. Student responses to the use of this strategy are also positive, indicating that this strategy is effective and fun. Thus, the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique is recommended for use in Nahwu learning to achieve learning goals more effectively and efficiently. KEYWORDS: Joyful Learning, Mind Map; Nahwu; Islamic Boarding School; Action Research.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu melalui implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah santri Madrasah Diniyah Kelas 2 Wustho Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum Jombang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi observasi, tes, dan kuesioner. Observasi dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran dan interaksi antara guru dan siswa. Tes digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan strategi, dan angket/kuesioner digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan Joyful Learning dan teknik Mind Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai tes para santri, mulai dari pre-tes yang memperoleh persentase 62,6% , tes siklus I dengan persentase 68,9%, dan tes siklus II dengan persentase 75,8%. Selain itu, peningkatan juga diketahu melalui partisipasi dan antusiasme yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Tanggapan siswa terhadap penggunaan strategi ini juga positif, menunjukkan bahwa strategi ini efektif dan menyenangkan. Dengan demikian, strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Nahwu guna mencapai tujuan pembelajaran secara lebih efektif dan efisien. KATA KUNCI: Joyful Learning, Mind Map; Nahwu; Pondok Pesantren; PTK.
Smart Seeds: Inovasi Sains dan Teknologi untuk Rehabilitasi Kawasan Pariwisata Bromo yang Lebih Cepat Firdaus, Mochamad Abdi Rohman; Shofiyana, Neila Putri; Purwanto, Nanang
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4760

Abstract

ABSTRACT The wildfire that occurred from September 6 to 15, 2023, at Mount Bromo caused damage to the savanna and had adverse effects on the ecosystem and tourism in the area. This situation calls for an effective solution to accelerate the rehabilitation of the damaged environment and restore its natural beauty and ecological functions. Therefore, this writing aims to introduce and elaborate on an innovative solution called Smart Seeds, which can expedite the rehabilitation process in burned areas. By highlighting the benefits and application of Smart Seeds technology, we can provide insights into novel approaches for addressing ecosystem rehabilitation challenges and encourage its adoption in various regions. The modified Smart Seeds, equipped with self-boring tails, reduce the risk of seed predation by pests or wind dispersal. Additionally, soaking the seeds in Local Microorganisms (MoL) from banana corms enhances seed viability and soil quality, supporting faster and healthier plant growth. This technology has proven effective in accelerating vegetation recovery in burned areas around Mount Bromo and holds promise for similar environmental restoration efforts elsewhere. KEYWORDS: Smart Seeds, Innovation, Science, Technology, Bromo   ABSTRAK Kebakaran yang terjadi pada tanggal 6-15 September 2023 di Gunung Bromo menyebabkan kerusakan pada padang savana dan berdampak negatif pada ekosistem serta pariwisata di kawasan tersebut. Situasi ini memerlukan solusi efektif untuk mempercepat rehabilitasi lingkungan yang rusak dan mengembalikan keindahan alam serta fungsi ekologisnya. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menguraikan solusi inovatif berupa Smart seeds yang dapat mempercepat proses rehabilitasi di area yang terbakar. Dengan menyoroti manfaat dan penerapan teknologi Smart seeds, dapat memberi pemahaman pendekatan baru dalam mengatasi tantangan rehabilitasi ekosistem dan mendorong adopsi teknologi ini di berbagai wilayah yang membutuhkannya. Smart seeds yang dimodifikasi dengan ekor untuk mengebor tanah sendiri mengurangi resiko benih dimakan oleh hama atau terbawa angin. Selain itu, merendam benih dalam Mikroorganisme Lokal (MoL) dari bonggol pisang kepok membantu meningkatkan viabilitas benih dan kualitas tanah, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dan sehat. Teknologi ini terbukti efektif dalam mempercepat pemulihan vegetasi di kawasan yang terbakar di sekitar Gunung Bromo dan berpotensi diterapkan dalam upaya rehabilitasi lingkungan serupa di tempat lainnya. KATA KUNCI: Smart Seeds, Inovasi, Sains, Teknologi, Bromo
Pengembangan Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulum Merdeka Rahmadianti, Rizka Wulan; Wulandari, Kartika
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4769

Abstract

ABSTRAC This research is motivated by the fact that the implementation of the Independent Curriculum in the field still faces various challenges, especially in terms of developing teaching modules that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. This is because the government is currently changing the education paradigm from focusing on the role of teachers to emphasizing students through the implementation of the Independent Curriculum. This research aims to develop a PAI Teaching Module for Aqidah Elements Phase E of the Independent Curriculum as a solution to overcome this problem. The method used in this research is R&D by applying the Borg & Gall model. The subjects in this research are phase E students. The instruments used are questionnaires and questionnaires. The type of data analyzed produces qualitative data in the form of determining problems, input from material experts and media experts and quantitative in the form of questionnaires including the development of teaching materials in the form of PAI Teaching Modules. Elements of Aqidah Phase E of the Independent Curriculum. Based on a validity test using a questionnaire for material experts and media experts, the teaching module developed achieved a very valid feasibility level with an average of 78.75% from material experts and 99.17% from media experts. KEYWORDS: Development of Teaching Modules, Aqidah Elements, Independent Curriculum.  ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi Kurikulum Merdeka di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengembangan modul ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan pemerintah saat ini mengubah paradigma pendidikan dari fokus pada peran guru menjadi penekanan pada peserta didik melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitia ini memiliki tujuan untuk Mengembangkan Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulum Merdeka sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D dengan menerapkan model Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik fase E. Instrument yang digunakan berupa angket dan kuesioner, adapun jenis data yang dianalisis menghasilkan data kualitatif yang berupa menentukan permasalahan, masukan dari ahli materi dan ahli media dan data kuantitatif berupa angket diantaranya pengembangan bahan ajar berupa Modul Ajar PAI Elemen Aqidah Fase E Kurikulim Merdeka. Berdasarkan uji validitas menggunakan angket kepada ahli materi dan ahli media, modul ajar yang dikembangkan mencapai tingkat kelayakan sangat valid dengan rata-rata 78,75% dari ahli materi dan 99,17% dari ahli media. KATA KUNCI: Pengembangan Modul Ajar, Elemen Aqidah, Kurikulum Merdeka
Pengembangan Modul Ajar PAI Elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka Ardiyan, Riris; Wulandari, Kartika
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 No. 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v9i2.4786

Abstract

ABSTRACT This research aims to develop learning media in the form of PAI Teaching Modules for Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum, as well as to determine the feasibility of PAI Teaching Modules for Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum. This research is a type of development research or also called Research and Development (R & D). This development model includes 5 stages, namely: Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary testing, Main product revision. At this development stage the feasibility of the PAI Teaching Module for the Moral Elements of Phase E of the Independent Curriculum is assessed by 1 media expert and 2 material experts. Data collection uses qualitative analysis, namely determining problems and quantitative in the form of a questionnaire in the PAI Teaching Module Moral Elements of the Independent Curriculum. The results of the validity test by media experts obtained a score of 97.89 which is included in the very feasible category. The results from 2 media experts obtained scores of 76.66 and 80 which were included in the feasible category. KEYWORDS: Development of Teaching Modules, Elemen Akhlak,  Independent Curriculum.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka, serta mengetahui kelayakan Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau disebut juga dengan Research and Development (R & D). Model pengembangan ini meliputi 5 tahap yaitu: Research and information collecting, Planning (perencanaan),Develop preliminary form of product, Preliminary testing, Main product revision. Tahap Pengembangan kelayakan Modul Ajar PAI elemen Akhlak Fase E Kurikulum Merdeka dinilai oleh 1 ahli media dan 2 ahli materi. Pengumpulan data menggunakan analisis  kualitatif yaitu menentukan permasalahan dan kuantitatif yang berupa angket pada Modul Ajar PAI Elemen Akhlak Kurikulum Merdeka. Hasil uji validitas oleh ahli media memperoleh hasil skor 97,89 yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil dari 2 Ahli media memperoleh hasil skor 76,66 dan 80 yang termasuk dalam kategori layak. KATA KUNCI: Pengembangan Modul Ajar, Elemen Akhlak, Kurikulum Merdeka
E-Modul Virus Pendekatan Sains Teknologi Islam Untuk Meningkatkan Critical Thinking Dan Membangun Sustainability Awereness Siswa Salunnadwa, Fina; Meishanti, Ospa Pea Yuanita
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 No. 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v9i2.4848

Abstract

ABSTRACT E-Modules are teaching materials that can help students study subject matter independently which uses electronic media. E-Modules can help students to learn independently and can measure their level of understanding. Islam's view of science and technology is that Islam never restrains its people from being advanced and modern. Humans who believe and are pious will take advantage of advances in science and technology, maintain, maintain, preserve human survival and ecological balance and not cause damage to the earth. What is included in the natural category of harmful creatures is viruses. Viruses are parasitic organisms, because they need a host as a place to live and then cause disease which can cause death in living creatures. Viruses are part of microorganisms because living creatures are only a few micros in size or perhaps smaller than that, because 1 micron is the same as 0.001. This research is development research (Research and Development/R&D) which adapts the ADDIE model. The ADDIE development model has five stages, namely Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate. The research results show that the percentage obtained from the expert validation questionnaire is very appropriate and can be used as learning media, but it still needs to be revised, because it obtained a percentage of 83.07 from the material expert validator and a percentage of 90 from the media expert validator. And also the questionnaire taken from 34 students showed a very interesting percentage, namely 90.26.  KEYWORDS: E- module, Virus, Science Technology   ABSTRAK E-Modul merupakan bahan ajar yang dapat membantu siswa dalam mempelajari materi pelajaran secara mandiri yang dalam penggunaannya menggunakan media elektronik. E-Modul dapat membantu siswa untuk belajar secara mandiri dan dapat mengukur tingkat pemahamannya. Pandangan Islam terhadap sains dan teknologi adalah bahwa Islam tidak pernah mengekang umatnya untuk maju dan modern. Manusia yang beriman dan bertaqwa akan memanfaatkan kemajuan sains dan teknologi, menjaga, memelihara, melestarikan, keberlangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekologi dan bukan untuk kerusakan di bumi. Yang termasuk alam kategori makhluk yang merugikan yaitu virus. Virus merupakan organisme parasit, sebab membutuhkan inang sebagai tempatnya hidup hingga kemudian menyebabkan penyakit yang sampai bisa menyebakan kematian pada makhluk hidup. Virus termasuk bagian dari mikroorganisme karena makhluk hidup dengan ukuran hanya beberapa mikro atau mungkin bisa lebih kecil dari itu, karena 1 mikron sama dengan 0,001. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development/ R&D) yang mengadaptasi model ADDIE. Model pengembangan ADDIE mempunyai lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase yang diperoleh dari angket validasi para ahli Sangat Layak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran, namun masih perlu dilakukan revisi, karena memperoleh presentase 83,07 dari validator ahli materi dan presentase 90 dari validator ahli media. Dan juga angket yang diambil dari 34 peserta didik menunjukkan presentase yang sangat menarik yaitu 90, 26. KATA KUNCI: E- modul, Virus, Sains Teknologi
E-Modul Materi Puasa Berbasis STEM Untuk Meningkatkan Keterampilan 6C dan Integrasi Sustainable Living Rizqiyah, Alfiyatur; Meishanti, Ospa Pea Yuanita
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 No. 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v9i2.4849

Abstract

ABSTRACT In the 21st century, rapid developments in technology have changed the way we work, communicate and interact both in society and in the world of education. As an effort to keep pace with current developments, the STEM-based e-module on fasting material has become one of the innovations in the era of technological development in the education sector. E-modules will be an important tool to support lifelong learning in this sustainable era. With this development research, we will know the results of the feasibility, suitability and attractiveness of the STEM-based e-module on fasting material. This development research used the method (Research and Development/R&D which adapted the ADDIE model. The product trial results showed that the STEM-based fasting material e-module developed was very feasible. This can be seen from the validation results from material experts who obtained a percentage of 90% with the eligibility criteria being very feasible and from the media expert validation results, the percentage was 90%, so the eligibility criteria were very feasible. Meanwhile, from the students' responses, the results were 83%, so they got the criteria for very attractive attractiveness. KEYWORDS: E-Modules, fasting, STEM, 6C, integrasi sustainable liv ing   ABSTRAK Abad ke-21 perkembangan pesat dalam bidang teknologi telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi baik didalam dunia masyarakat maupun dalam  dunia pendidikannya. Salah satu upaya untuk mengimbangi perkembangan zaman ini, maka e-modul materi puasa berbasis STEM menjadi salah satu inovasi di era perkembangan teknologi di bidang pendidikan. E-modul akan menjadi alat penting untuk mendukung pembelajaran sepanjang masa di era  berkelanjutan ini. Dengan adanya penelitian pengembangan ini, maka kita akan mengetahui hasi dari kelayakan, kesesuaian, dan kemenarikan e-modul materi puasa berbasis STEM. Pada penelitian pengembangan ini menggunakan metode (Research and Development/ R&D yang mengadaptasi model ADDIE. Hasil uji coba produk menunjukkan bahwa e-modul materi puasa berbasis STEM yang dikembangkan Sangat Layak.  Hal tersebut dapat dilihat dari hasil validasi ahli materi yang memperoleh presentase sebesar 90% dengan  kriteria kelayakan sangat layak  dan dari hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 90% sehingga mendapat kriteria kelayakan  sangat layak. Sedangkan dari respon peserta didik mendapatkan hasil sebesar 83% sehingga mendapat kriteria kemenarikan sangat menarik. KATA KUNCI: E-Modul, puasa, STEM, 6C, integrasi sustainable living
Analisis Ketrampilan Berpikir Kritis Terhadap Pemahaman Siswa Kelas Bawah dan Kelas Atas Pada Mata Pelajaran PAI di SD Negeri Kedungdowo Jombang Amin, Achmad Reza Faishal
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 9 No. 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v9i1.4900

Abstract

ABSTRACT This research aims to analyze critical thinking skills in the understanding of lower and upper grade students in Islamic Education (PAI) at SD Negeri Kedungdowo Jombang. The research method used was qualitative descriptive involving PAI teachers and students as the research subjects. Data were collected through critical thinking tests, interviews with teachers, and classroom observations. The results indicate that the skill of making inferences is the most challenging area for students, whereas basic support skills and advanced clarification are more easily mastered. Recommendations are provided to teachers to focus on developing inference skills through more intensive exercises and more effective group discussions. KEYWORDS:Critical Thinking, Student Understanding, Islamic Religious Education, SDN Kedungdowo, Qualitative Analysis. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan berpikir kritis dalam pemahaman siswa di SD Negeri Kedungdowo Jombang pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru PAI dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis, wawancara dengan guru, dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi kesulitan terbesar dalam keterampilan menyimpulkan (inference), sementara keterampilan membangun dasar (basic support) dan penjelasan lanjut (advanced clarification) cenderung lebih mudah dikuasai. Rekomendasi disarankan kepada guru untuk memfokuskan pengembangan keterampilan menyimpulkan melalui latihan intensif dan diskusi kelompok yang lebih efektif. KATA KUNCI: Berpikir Kritis, Pemahaman Siswa, Pendidikan Agama Islam, SDN Kedungdowo, Analisis Kualitatif.
Perbandingan Pertumbuhan Tanaman Centella asiatica Menggunakan Hormon Alami dan Sintetik Soliarfina, Meisya
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4907

Abstract

ABSTRACT Gotu kula or Centella asiatica is a wild plant belonging to the Apiceace family and has not yet undergone domestication. This plant, which has been named a medicinal plant since 1884, has good pharmacological substances for use in cosmetics and medicine. The high demand for Centella asiatica plants makes it difficult for plant farmers to meet plant demand. The growth of Centella asiatica plants is influenced by internal and external factors. Internal factors include genes and hormones, while external factors include temperature and weather. This research compares the growth of Centella asiatica plants with synthetic hormones and natural hormones. The research results showed that Centella asiatica which received the addition of 0.002 ppm synthetic hormones had an effect on increasing stem height, leaf width, number of leaves and leaf color. Meanwhile, in Centella asiatica plants hormones (20 ml coconut water) and control (water), there was no significant effect on increasing stem height, leaf width, number of leaves, and leaf color. Based on this research, it shows that Centella asiatica plants with the addition of synthetic hormones are better than Centella asiatica plants with the addition of natural hormones or without hormones. KEYWORDS: Centella asiatica; Synthetic Hormones; Natural Hormones.   ABSTRAK Pegagan atau Centella asiatica merupakan salah satu tanaman liar yang termasuk ke dalam famili Apiceace dan belum mengalami domestikasi. Tanaman yang dinobatkan sebagai tanaman obat sejak tahun 1884 ini, memiliki zat farmakologi yang baik untuk digunakan dalam kosmetik dan pengobatan. Tingginya permintaan tanaman Centella asiatica membuat Petani tanaman kesulitan memenuhi permintaan tanaman. Pertumbuhan tanaman Centella asiatica dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal berupa suhu dan cuaca. Penelitian ini membandingkan pertumbuhan tanaman Centella asiatica hormon sintetik dan hormon alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Centella asiatica yang mendapatkan penambahan hormon sintetik 0,002 ppm berpengaruh terhadap peningkatan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, dan warna daun. Sedangkan pada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami (air kelapa 20 ml) dan kontrol (air) tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kenaikan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, warna daun. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon sintetik lebih baik daripada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami maupun tanpa hormon. KATA KUNCI: Centella asiatica; Hormon Sintetik; Hormon Alami
The Effectiveness Of Using Intens Book (Interactive English Book) Media In Learning English Anandita, Septian Ragil; Muasyifah, Qonny; Afidah, Nurul; Agustina, Ulfa Wulan
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4919

Abstract

ABSTRACT This research is generally attempted to find the effectiveness of using INTENS BOOK (Interactive English Book) media in learning English for the class X-AKL-3 students at SMK PGRI 1 Jombang academic year 2022/2023. To know whether this media is effective or not, the researcher used pre-experimental research applied in X-AKL-3 class. The research had been done in six meetings that were designed: first meeting was for pre- test, 4 meetings were for treatments, and the last meeting was for post-test. As the quantitative method, the researcher analyzed the data by using the paired sample t-test. The result showed that there was siginificant difference on the student’s mean score of pre-test’s score was 66,12. Then in post-test, the mean score was 84,12. In other words, INTENS BOOK media is effective in learning English for advance learner, especially for first grade of senior high school students. Key words: Intens Book Media, Learning English ABSTRAK Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui keefektivan penggunaan media INTENS BOOK (Interactive English Book) dalam pembelajaran bahasa Inggris siswa kelas X-AKL-3 di SMK PGRI 1 Jombang tahun pelajaran 2022/2023. Untuk mengetahui efektif atau tidaknya media ini, peneliti menggunakan penelitian pra- eksperimental yang diterapkan di kelas X-AKL-3. Penelitian ini dilaksanakan dalam enam pertemuan yang dirancang pertemuan pertama untuk pre-test, empat pertemuan untuk treatment, dan pertemuan terakhir untuk post-test. Sebagai metode kuantitatif, peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji-t sampel berpasangan . hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai rata-rata siswa terhadap nilai pre-test sebesar 66,12. Kemudian pada post-test diperoleh nilai rata-rata sebesar 84,12 . Dengan kata lain, media INTENS BOOK efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa tingkat lanjut, khususnya untuk siswa kelas satu sekolah menengah atas. Kata kunci: Media Intens Book, Pembelajaran Bahasa Inggris
E-Modul Materi Thaharah melalui Pendekatan Sains Teknologi Islam untuk Meningkatkan Sustainable Living Peserta Didik Syafa'ah, Devanisa Rofi'atusy; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Roziqin, Muhammad Khoirur
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4940

Abstract

This study aims to: (1) describe the feasibility of Thaharah e-module material through the Islamic technology science approach, (2) describe the feasibility of Thaharah e-module media through the Islamic technology science approach, (3) describe the attractiveness of Thaharah e-module media through the Islamic technology science approach. The type of research used in this study is R&D (Research and Development) with the ADDIE development model. The subjects of this study were grade VIII students at SMPN 2 Jombang. The results of this study indicate that: (1) The results of data analysis of learning material expert validation are 85.3%, if converted into the achievement percentage table, it is included in the very feasible category, (2) The results of data analysis of learning media expert validation are 92%, if converted into the table it is included in the very feasible category, (3) The results of data analysis of students' responses are 81.9%, if converted into the into the table it is included in the very attractive category. So, according to the two validators of material experts and learning media experts also the response of students, e-module of thaharah material through the Islamic science technology approach gets a very feasible category.