cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
eduscope.unwaha@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi
ISSN : 24604844     EISSN : 25023985     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang. Jurnal Eduscope memiliki tujuan untuk memberikan informasi-informasi dari hasil penelitian dan kajian para peneliti Indonesia yang sesuai dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, serta teknologi. EDUSCOPE juga memuat artikel-artikel yang membahas teori, penemuan dasar, dan juga aplikasi ilmu yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, dan teknologi di segala tingkatan. Jurnal EDUSCOPE akan diterbitkan 2 kali selama 1 tahun atau 1 volume selama 1 tahun yaitu bulan Juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Perbandingan Pertumbuhan Tanaman Centella asiatica Menggunakan Hormon Alami dan Sintetik Soliarfina, Meisya
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4907

Abstract

ABSTRACT Gotu kula or Centella asiatica is a wild plant belonging to the Apiceace family and has not yet undergone domestication. This plant, which has been named a medicinal plant since 1884, has good pharmacological substances for use in cosmetics and medicine. The high demand for Centella asiatica plants makes it difficult for plant farmers to meet plant demand. The growth of Centella asiatica plants is influenced by internal and external factors. Internal factors include genes and hormones, while external factors include temperature and weather. This research compares the growth of Centella asiatica plants with synthetic hormones and natural hormones. The research results showed that Centella asiatica which received the addition of 0.002 ppm synthetic hormones had an effect on increasing stem height, leaf width, number of leaves and leaf color. Meanwhile, in Centella asiatica plants hormones (20 ml coconut water) and control (water), there was no significant effect on increasing stem height, leaf width, number of leaves, and leaf color. Based on this research, it shows that Centella asiatica plants with the addition of synthetic hormones are better than Centella asiatica plants with the addition of natural hormones or without hormones. KEYWORDS: Centella asiatica; Synthetic Hormones; Natural Hormones.   ABSTRAK Pegagan atau Centella asiatica merupakan salah satu tanaman liar yang termasuk ke dalam famili Apiceace dan belum mengalami domestikasi. Tanaman yang dinobatkan sebagai tanaman obat sejak tahun 1884 ini, memiliki zat farmakologi yang baik untuk digunakan dalam kosmetik dan pengobatan. Tingginya permintaan tanaman Centella asiatica membuat Petani tanaman kesulitan memenuhi permintaan tanaman. Pertumbuhan tanaman Centella asiatica dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal berupa suhu dan cuaca. Penelitian ini membandingkan pertumbuhan tanaman Centella asiatica hormon sintetik dan hormon alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Centella asiatica yang mendapatkan penambahan hormon sintetik 0,002 ppm berpengaruh terhadap peningkatan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, dan warna daun. Sedangkan pada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami (air kelapa 20 ml) dan kontrol (air) tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kenaikan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, warna daun. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon sintetik lebih baik daripada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami maupun tanpa hormon. KATA KUNCI: Centella asiatica; Hormon Sintetik; Hormon Alami
The Effectiveness Of Using Intens Book (Interactive English Book) Media In Learning English Anandita, Septian Ragil; Muasyifah, Qonny; Afidah, Nurul; Agustina, Ulfa Wulan
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4919

Abstract

ABSTRACT This research is generally attempted to find the effectiveness of using INTENS BOOK (Interactive English Book) media in learning English for the class X-AKL-3 students at SMK PGRI 1 Jombang academic year 2022/2023. To know whether this media is effective or not, the researcher used pre-experimental research applied in X-AKL-3 class. The research had been done in six meetings that were designed: first meeting was for pre- test, 4 meetings were for treatments, and the last meeting was for post-test. As the quantitative method, the researcher analyzed the data by using the paired sample t-test. The result showed that there was siginificant difference on the student’s mean score of pre-test’s score was 66,12. Then in post-test, the mean score was 84,12. In other words, INTENS BOOK media is effective in learning English for advance learner, especially for first grade of senior high school students. Key words: Intens Book Media, Learning English ABSTRAK Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui keefektivan penggunaan media INTENS BOOK (Interactive English Book) dalam pembelajaran bahasa Inggris siswa kelas X-AKL-3 di SMK PGRI 1 Jombang tahun pelajaran 2022/2023. Untuk mengetahui efektif atau tidaknya media ini, peneliti menggunakan penelitian pra- eksperimental yang diterapkan di kelas X-AKL-3. Penelitian ini dilaksanakan dalam enam pertemuan yang dirancang pertemuan pertama untuk pre-test, empat pertemuan untuk treatment, dan pertemuan terakhir untuk post-test. Sebagai metode kuantitatif, peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji-t sampel berpasangan . hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai rata-rata siswa terhadap nilai pre-test sebesar 66,12. Kemudian pada post-test diperoleh nilai rata-rata sebesar 84,12 . Dengan kata lain, media INTENS BOOK efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa tingkat lanjut, khususnya untuk siswa kelas satu sekolah menengah atas. Kata kunci: Media Intens Book, Pembelajaran Bahasa Inggris
E-Modul Materi Thaharah melalui Pendekatan Sains Teknologi Islam untuk Meningkatkan Sustainable Living Peserta Didik Syafa'ah, Devanisa Rofi'atusy; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Roziqin, Muhammad Khoirur
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.4940

Abstract

This study aims to: (1) describe the feasibility of Thaharah e-module material through the Islamic technology science approach, (2) describe the feasibility of Thaharah e-module media through the Islamic technology science approach, (3) describe the attractiveness of Thaharah e-module media through the Islamic technology science approach. The type of research used in this study is R&D (Research and Development) with the ADDIE development model. The subjects of this study were grade VIII students at SMPN 2 Jombang. The results of this study indicate that: (1) The results of data analysis of learning material expert validation are 85.3%, if converted into the achievement percentage table, it is included in the very feasible category, (2) The results of data analysis of learning media expert validation are 92%, if converted into the table it is included in the very feasible category, (3) The results of data analysis of students' responses are 81.9%, if converted into the into the table it is included in the very attractive category. So, according to the two validators of material experts and learning media experts also the response of students, e-module of thaharah material through the Islamic science technology approach gets a very feasible category.
Imla’ Aplikatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas 10 Madrasah Aliyah Darul Faizin Abid, Hasan Abidin
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.4963

Abstract

ABSTRACT Arabic has two functions, namely as a medium to understand (al-fahm) what can be heard, news, texts, readings, and discourse, and to understand (al-ifham) others through oral and written communication. Written communication in Arabic requires a skill called Imla’ (dictation). Proper writing and merging of letters is an obligation in learning Imla’. Research conducted on Madrasah Aliyah Darul Faizin students shows that the applied writing learning has used various learning methods that are oriented to mastering language skills, either theoretically or applicatively. Various kinds of Imla’ menus are served ranging from writing mufradat or vocabulary to Insya' Muwajjah, Insya' Hurr, as well as sentence preparation exercises. In the research, which is considered a simple and basic method in improving students' writing skills and more interestingly, the application of this method is combined with existing theories. In this case, the researcher chose Madrasah Aliyah students because writing skills are difficult skills (Maharah Kitabah) and require a lot of time and energy. In the end, the results obtained through applied Imla’, most of them felt happy and more enthusiastic in writing letters, sentences or verses or letters that they memorized. KEYWORDS: Dictation, Writing Skills, Arabic Learning.   ABSTRAK Bahasa Arab mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai media untuk memahami (al-fahm) apa yang dapat didengar, berita, teks, bacaan, dan wacana, dan untuk memahamkan (al-ifham) orang lain melalui komunikasi lisan dan tulisan. Komunikasi tulisan dalam bahasa arab membutuhkan kemampuan yang disebut Imla’ (dikte). Penulisan dan penggabungan huruf yang tepat menjadi kewajiban dalam pembelajaran Imla’. Penelitian yang dilakukan pada siswa Madrasah Aliyah Darul Faizin menunjukkan bahwa pembelajaran kitabah yang diterapkan sudah menggunakan berbagai macam metode pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan kecakapan bahasa, secara teori ataupun aplikatif. Berbagai macam menu Imla’ yang disajikan mulai dari penulisan mufradat atau kosakata sampai dengan Insya’ Muwajjah, Insya’ Hurr, serta latihan-latihan penyusunan kalimat. Dalam penelitian yankarena dipandang metode yang simple dan dasar dalam meningkatkan ketrampilan menulis siswa dan lebih menarik lagi penerapan metode ini dikombinasikan dengan teori-teori yang ada. Dalam hal ini peneliti memilih siswa Madrasah Aliyah karena keterampilan menulis merupakan keterampilan (Maharah Kitabah) yang sulit dan membutuhkan waktu serta tenaga yang cukup banyak. Pada akhirnya hasil yang didapatkan melalui Imla’ aplikatif, sebagian besar dari mereka merasa senang dan lebih antusias dalam menulis huruf, kalimat maupun ayat-ayat atau surat yang mereka hafal. KATA KUNCI: Imla’, Keterampilan Menulis, Pembelajaran Bahasa Arab.
Inovasi Berkelanjutan Limbah Musa Paradisiaca L. untuk Meningkatkan Green Entrepreneurship Nurhidayah, Indah; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Amburika, Nudiya; Chasanah, Novi Zahrotul
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.5021

Abstract

ABSTRACT Banana is a versatile plant that is utilized from the roots to the skin, which is usually processed into banana chips in the home industry. However, the increase in banana chip production has caused an increase in banana peel waste that is disposed of without optimal utilization. This causes negative environmental impacts such as bad odors. Therefore, innovation and awareness are needed to manage banana peel waste sustainably in order to reduce negative impacts on the environment and create value-added products that encourage the development of Green entrepreneurship. This study aims to utilize banana peel waste as a raw material in the production of organic bar soap. The method applied is by using a workshop (training). Training in making organic soap from kepok banana peel waste is designed to strengthen the spirit of sustainable entrepreneurship among students of KH. A. Wahab Hasbullah University. The results of this study provide a significant contribution to improving Green entrepreneurship practices through sustainable innovation in utilizing kepok banana peel waste into organic bar soap. By adopting the concept of making organic bar soap, researchers can not only reduce the negative impact of banana peel waste on the environment, but also create quality products. Organic bar soap has the potential to meet consumer demand who are increasingly concerned with natural and sustainable products. KEYWORDS: banana peel, green entrepreneurship, sustainable innovation, organic soap ABSTRAK Pisang merupakan tanaman serbaguna yang dimanfaatkan dari akar hingga kulitnya, yang biasanya diolah menjadi keripik pisang dalam industri rumahan. Namun, peningkatan produksi keripik pisang menyebabkan peningkatan limbah kulit pisang yang dibuang tanpa pemanfaatan optimal. Hal ini menyebabkan dampak lingkungan negatif seperti bau busuk. Oleh karena itu, perlu inovasi dan kesadaran untuk mengelola limbah kulit pisang secara berkelanjutan guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menciptakan produk bernilai tambah yang mendorong perkembangan Green entrepreneurship. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku dalam produksi sabun batang organik. Metode yang diterapkan adalah dengan menggunakan workshop (pelatihan). Pelatihan pembuatan sabun organik dari limbah kulit pisang kepok, dirancang untuk memperkuat semangat kewirausahaan berkelanjutan di kalangan mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam rangka peningkatan praktik Green entrepreneurship melalui inovasi berkelanjutan dalam pemanfaatan limbah kulit pisang kepok menjadi sabun batang organik. Dengan mengadopsi konsep pembuatan sabun batang organik, para peneliti tidak hanya dapat mengurangi dampak negatif limbah kulit pisang terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan produk yang berkualitas. Sabun batangan organik berpotensi memenuhi permintaan konsumen yang semakin peduli dengan produk alami dan berkelanjutan. KATA KUNCI: kulit pisang, green entrepreneurship, inovasi berkelanjutan, sabun organik
Penguatan edu-Green Entrepreneurship melalui Pengembangan Leaflet Projek Rezin Blok dalam Pengolahan Limbah di MA Da'watul Khoir Nganjuk Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Sholihah, Fatikhatun Nikmatus
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.5082

Abstract

ABSTRACT Important problems that are currently of concern are threats to the environment, including depletion of the ozone layer, global warming, pollution of water, land, air and flooding, so that various efforts are made, among others, by creating a sense of belonging to nature and being environmentally friendly. waste processing and green economy. . The aim of the research is to describe the suitability of the material, media and response to the attractiveness of the leaflet. The research method used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) by conducting feasibility tests on materials, media for experts and the attractiveness of leaflet media. The development results obtained from expert validation of leaflet media material showed a percentage of 90% with very appropriate eligibility criteria, so that leaflets were effectively used as teaching materials. The media feasibility results were 90% with very feasible eligibility criteria. The attractiveness of leaflet products is 83% with very attractive criteria. So leaflet media is suitable for use as learning media because it can improve student learning outcomes. KEYWORDS: edu-Green Entrepreneurship Leaflet Block Rezin Project in Waste Processing ABSTRAK Isu penting saat ini yang menjadi perhatian yakni tentang ancaman mengenai lingkungan hidup antara lain penipisan lapisan ozon, global warming, pencemaran air, tanah, udara dan banjir, sehingga berbagai upaya sedang diterapkan antara memunculkan rasa memiliki tentang alam, pengolahan limbah ramah lingkungan serta green economy. Tujuan penelitian mendeskripsikan kelayakan materi, media dan respon kemenarikan leafled. Metode penelitian yakni ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementasi, Evaluation) dengan melaksanakan uji kelayakan materi, media kepada ahli dan kemenarikan media leaflet. Hasil pengembangan diperoleh Hasil validasi ahli materi media leafled diperoleh presentase sebesar 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak, sehingga leaflet efektif digunakan sebagai bahan ajar. Hasil kelayakan media sebesar 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak. Kemenarikan produk leaflet sebesar 83% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga media leaflet layak dijadikan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. KATA KUNCI : edu-Green Entrepreneurship, Leaflet, Block Rezin, Limbah
PENERAPAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR atika gita cahyani; Ospa Pea Yuanita Meishanti
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 06 No. 02 Januari 2021
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v6i2.1078

Abstract

ABSTRACT This study aims to measure student scores, to determine the effectiveness of the teaching and learning process, the difference in scores before and after learning with instructional video media, and also to determine student responses about instructional video media given when the material is delivered about viruses. This study uses an experimental method with the design of One-Group Pretest-Posttest ... Pretest is done before the teaching and learning process, while the posttest is done afterwards. The results of this study indicate that the students' scores improved after 32 students (88.88%) successfully completed the tests while 4 students did not. The response of the students was very good because they were enthusiastic in the learning process with the learning video media at the time the material was delivered. Keywords: Learning videos, viruses, learning outcomes ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur skor siswa, untuk mengetahui efektivitas proses belajar mengajar, perbedaan skor sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran dengan media video pembelajaran, dan juga untuk mengetahui tanggapan siswa tentang media video pembelajaran yang diberikan pada saat materi disampaikan tentang virus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Pretest dilakukan sebelum proses belajar mengajar, sedangkan posttest dilakukan setelahnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor siswa meningkat setelah melakukan tes 32 siswa (88,88%) berhasil dengan tuntas sedangkan 4 siswa tidak. Tanggapan para siswa baik sekali karena mereka antusias dalam proses pembelajaran dengan adanya media video pembelajaran pada saat materi disampaikan. Kata Kunci: Video pembelajaran, virus, hasil belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKA-TEKI SILANG 3D PADA MATERI SISTEM INDRA MANUSIA UNTUK SISWA KELAS XI SMA SEDERAJAT Mei Jauharul Maknun; Siti Nurmalasari
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 07 No. 01 Juli 2021
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i1.1728

Abstract

ABSTRACT Biology is a subject that is considered difficult and boring for students, one of the materials for highschool grade XI Biology is the human senses .Describe the feasibility of learning media for 3D crossword puzzles on the sensory system material that will be developed based on the validation of instructional media experts. The development model used in this research is the 4D model which consists of four stages, namely define, design, develop, and disseminate. However, this research is limited to the third stage, namely develop. This development model was chosen because it contains simple and systematic steps for the development of instructional media. The research data analysis was carried out descriptively. The following is a formula to determine the feasibility of cross-puzzle media based on expert validation of learning media. Based on the development of learning media using 3D crossword puzzles that have gone through the validation process with instructional media experts, the following results were obtained: Design of learning media using 3D crossword puzzle media. In the human sensory system material that can be used in learning in high school class XI, the media expert's assessment of the design and content of the learning media material using the developed 3D crossword puzzle media. Keywords: puzzles, human senses, ABSTRAK Biologi merupakan pelajaran yang di anggap sulit dan membosankan bagi peserta didik, salah satu materi Biologi tingkat SMA kelas XI adalah sistem indra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran teka-teki silang 3D pada materi sistem indra yang akan dikembangkan berdasarkan validasi ahli media pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu define, design, develop, dan diseminate. Akan tetapi penelitian ini terbatas sampai dengan tahapan yang ketiga yakni develop. Model pengembangan ini dipilih karena memuat langkah-langkah yang sistematis dan sederhana untuk pengembangan media pembelajaran. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif. Berikut ini adalah rumus untuk menentukan kelayakan media Teka –teki silang 3D berdasarkan validasi ahli media pembelajaran. Hasil penelitiannya berdasarkan pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan media Teka-teki silang 3D yang telah melalui proses validasi dengan ahli media pembelajaran maka diperoleh hasil sebagai berikut : Desain media pembelajaran dengan menggunakan media Teka-teki silang 3D. Pada materi sistem indra manusia yang dapat digunakan dalam pembelajaran di SMA kelas XI,penilaian ahli media terhadap desain dan isi materi media pembelajaran dengan menggunakan media Teka-teki silang 3D yang dikembangkan. Kata Kunci: Teka-teki,sistem indra manusia.
SOAL MODEL PISA KONTEN UNCERTAINTY & DATA UNTUK MENUNJANG LITERASI MATEMATIS PESERTA DIDIK SMP/MTS Wisnu Siwi Satiti; Mei Listikawati
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 07 No. 01 Juli 2021
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i1.1741

Abstract

There are some important skills to be mastered in the 21st century, such as basic literacy, competence and character. One of the basic literacy required is mathematical literacy. Mathematical literacy is an individual's capacity to use mathematical reasoning, formulate, implement and interpret mathematics with the aim of solving problems in various real-world contexts. The type of mathematical activity that is able to accommodate mathematical literacy is PISA-like mathematics-problems. However, several previous studies have shown that many Indonesian students have difficulty in solving PISA-like mathematics-problems, especially on Uncertainty and Data content. One factor that causes this is that many students do not know or lack practice in solving PISA-like mathematics-problems. Therefore, it is necessary to increase the use of PISA-like mathematics-problems as a mathematics-learning-activity in schools. Thus, in this study, the PISA-like mathematics-problems of Uncertainty and Data content was developed. The product developed is used as a mathematical activity in learning at school as an effort to support students' mathematical literacy. This study uses Research and Development (R&D) method with the ADDIE model. The product trial results shows that the product developed is valid and appropriate to support students' mathematical literacy. In addition, the product received good responses from students.
Designing PALUGADA (Practice and Learn Using Grammar Learning Media) for Beginner Students Ulfa Wulan Agustina; Nur Ainisholikhah
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 07 No. 01 Juli 2021
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i1.1780

Abstract

ABSTRACT Palugada is practice and learn using grammar learning media. This study aims to design a Grammar Learning Media that is focused on beginner students in learning English at school. The research method used is the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, this model consists of five parts, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. There are two media feasibility validations for this product. The first is material validation, and the second is media validation. Both have been validated by their respective expert validators before being tested on students. Data collection was done by using a questionnaire. The results of the implementation are in the form of an assessment of student work and media suggestions. The results of the implementation show that the average acquisition percentage of the assessment is 97.77% in the 'very good' category. So, based on the results of this study, it can be concluded that the application of grammar learning media is suitable for helping eighth grade student. KEYWORDS: Palugada, Learning media, Beginner Students ABSTRAK Palugada adalah latihan dan pembelajaran menggunakan media pembelajaran grammar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Media Pembelajaran Grammar yang difokuskan pada siswa pemula dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, model ini terdiri dari lima bagian yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Ada dua validasi kelayakan media untuk produk ini. Yang pertama adalah validasi materi, dan yang kedua adalah validasi media. Keduanya telah divalidasi oleh validator ahli masing-masing sebelum diujikan pada siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil implementasi berupa penilaian karya siswa dan saran media. Hasil implementasi menunjukkan bahwa rata-rata perolehan persentase penilaian adalah 97,77% dengan kategori sangat baik. Jadi, berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran grammar cocok untuk membantu siswa kelas VIII. KATAKUNCI: Palugada, Learning media, Beginner students