cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
eduscope.unwaha@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi
ISSN : 24604844     EISSN : 25023985     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang. Jurnal Eduscope memiliki tujuan untuk memberikan informasi-informasi dari hasil penelitian dan kajian para peneliti Indonesia yang sesuai dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, serta teknologi. EDUSCOPE juga memuat artikel-artikel yang membahas teori, penemuan dasar, dan juga aplikasi ilmu yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan, pembelajaran, dan teknologi di segala tingkatan. Jurnal EDUSCOPE akan diterbitkan 2 kali selama 1 tahun atau 1 volume selama 1 tahun yaitu bulan Juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
Imla’ Aplikatif dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas 10 Madrasah Aliyah Darul Faizin Abid, Hasan Abidin
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.4963

Abstract

ABSTRACT Arabic has two functions, namely as a medium to understand (al-fahm) what can be heard, news, texts, readings, and discourse, and to understand (al-ifham) others through oral and written communication. Written communication in Arabic requires a skill called Imla’ (dictation). Proper writing and merging of letters is an obligation in learning Imla’. Research conducted on Madrasah Aliyah Darul Faizin students shows that the applied writing learning has used various learning methods that are oriented to mastering language skills, either theoretically or applicatively. Various kinds of Imla’ menus are served ranging from writing mufradat or vocabulary to Insya' Muwajjah, Insya' Hurr, as well as sentence preparation exercises. In the research, which is considered a simple and basic method in improving students' writing skills and more interestingly, the application of this method is combined with existing theories. In this case, the researcher chose Madrasah Aliyah students because writing skills are difficult skills (Maharah Kitabah) and require a lot of time and energy. In the end, the results obtained through applied Imla’, most of them felt happy and more enthusiastic in writing letters, sentences or verses or letters that they memorized. KEYWORDS: Dictation, Writing Skills, Arabic Learning.   ABSTRAK Bahasa Arab mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai media untuk memahami (al-fahm) apa yang dapat didengar, berita, teks, bacaan, dan wacana, dan untuk memahamkan (al-ifham) orang lain melalui komunikasi lisan dan tulisan. Komunikasi tulisan dalam bahasa arab membutuhkan kemampuan yang disebut Imla’ (dikte). Penulisan dan penggabungan huruf yang tepat menjadi kewajiban dalam pembelajaran Imla’. Penelitian yang dilakukan pada siswa Madrasah Aliyah Darul Faizin menunjukkan bahwa pembelajaran kitabah yang diterapkan sudah menggunakan berbagai macam metode pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan kecakapan bahasa, secara teori ataupun aplikatif. Berbagai macam menu Imla’ yang disajikan mulai dari penulisan mufradat atau kosakata sampai dengan Insya’ Muwajjah, Insya’ Hurr, serta latihan-latihan penyusunan kalimat. Dalam penelitian yankarena dipandang metode yang simple dan dasar dalam meningkatkan ketrampilan menulis siswa dan lebih menarik lagi penerapan metode ini dikombinasikan dengan teori-teori yang ada. Dalam hal ini peneliti memilih siswa Madrasah Aliyah karena keterampilan menulis merupakan keterampilan (Maharah Kitabah) yang sulit dan membutuhkan waktu serta tenaga yang cukup banyak. Pada akhirnya hasil yang didapatkan melalui Imla’ aplikatif, sebagian besar dari mereka merasa senang dan lebih antusias dalam menulis huruf, kalimat maupun ayat-ayat atau surat yang mereka hafal. KATA KUNCI: Imla’, Keterampilan Menulis, Pembelajaran Bahasa Arab.
Inovasi Berkelanjutan Limbah Musa Paradisiaca L. untuk Meningkatkan Green Entrepreneurship Nurhidayah, Indah; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Amburika, Nudiya; Chasanah, Novi Zahrotul
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.5021

Abstract

ABSTRACT Banana is a versatile plant that is utilized from the roots to the skin, which is usually processed into banana chips in the home industry. However, the increase in banana chip production has caused an increase in banana peel waste that is disposed of without optimal utilization. This causes negative environmental impacts such as bad odors. Therefore, innovation and awareness are needed to manage banana peel waste sustainably in order to reduce negative impacts on the environment and create value-added products that encourage the development of Green entrepreneurship. This study aims to utilize banana peel waste as a raw material in the production of organic bar soap. The method applied is by using a workshop (training). Training in making organic soap from kepok banana peel waste is designed to strengthen the spirit of sustainable entrepreneurship among students of KH. A. Wahab Hasbullah University. The results of this study provide a significant contribution to improving Green entrepreneurship practices through sustainable innovation in utilizing kepok banana peel waste into organic bar soap. By adopting the concept of making organic bar soap, researchers can not only reduce the negative impact of banana peel waste on the environment, but also create quality products. Organic bar soap has the potential to meet consumer demand who are increasingly concerned with natural and sustainable products. KEYWORDS: banana peel, green entrepreneurship, sustainable innovation, organic soap ABSTRAK Pisang merupakan tanaman serbaguna yang dimanfaatkan dari akar hingga kulitnya, yang biasanya diolah menjadi keripik pisang dalam industri rumahan. Namun, peningkatan produksi keripik pisang menyebabkan peningkatan limbah kulit pisang yang dibuang tanpa pemanfaatan optimal. Hal ini menyebabkan dampak lingkungan negatif seperti bau busuk. Oleh karena itu, perlu inovasi dan kesadaran untuk mengelola limbah kulit pisang secara berkelanjutan guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menciptakan produk bernilai tambah yang mendorong perkembangan Green entrepreneurship. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai bahan baku dalam produksi sabun batang organik. Metode yang diterapkan adalah dengan menggunakan workshop (pelatihan). Pelatihan pembuatan sabun organik dari limbah kulit pisang kepok, dirancang untuk memperkuat semangat kewirausahaan berkelanjutan di kalangan mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam rangka peningkatan praktik Green entrepreneurship melalui inovasi berkelanjutan dalam pemanfaatan limbah kulit pisang kepok menjadi sabun batang organik. Dengan mengadopsi konsep pembuatan sabun batang organik, para peneliti tidak hanya dapat mengurangi dampak negatif limbah kulit pisang terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan produk yang berkualitas. Sabun batangan organik berpotensi memenuhi permintaan konsumen yang semakin peduli dengan produk alami dan berkelanjutan. KATA KUNCI: kulit pisang, green entrepreneurship, inovasi berkelanjutan, sabun organik
Penguatan edu-Green Entrepreneurship melalui Pengembangan Leaflet Projek Rezin Blok dalam Pengolahan Limbah di MA Da'watul Khoir Nganjuk Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Sholihah, Fatikhatun Nikmatus
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v10i1.5082

Abstract

ABSTRACT Important problems that are currently of concern are threats to the environment, including depletion of the ozone layer, global warming, pollution of water, land, air and flooding, so that various efforts are made, among others, by creating a sense of belonging to nature and being environmentally friendly. waste processing and green economy. . The aim of the research is to describe the suitability of the material, media and response to the attractiveness of the leaflet. The research method used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) by conducting feasibility tests on materials, media for experts and the attractiveness of leaflet media. The development results obtained from expert validation of leaflet media material showed a percentage of 90% with very appropriate eligibility criteria, so that leaflets were effectively used as teaching materials. The media feasibility results were 90% with very feasible eligibility criteria. The attractiveness of leaflet products is 83% with very attractive criteria. So leaflet media is suitable for use as learning media because it can improve student learning outcomes. KEYWORDS: edu-Green Entrepreneurship Leaflet Block Rezin Project in Waste Processing ABSTRAK Isu penting saat ini yang menjadi perhatian yakni tentang ancaman mengenai lingkungan hidup antara lain penipisan lapisan ozon, global warming, pencemaran air, tanah, udara dan banjir, sehingga berbagai upaya sedang diterapkan antara memunculkan rasa memiliki tentang alam, pengolahan limbah ramah lingkungan serta green economy. Tujuan penelitian mendeskripsikan kelayakan materi, media dan respon kemenarikan leafled. Metode penelitian yakni ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementasi, Evaluation) dengan melaksanakan uji kelayakan materi, media kepada ahli dan kemenarikan media leaflet. Hasil pengembangan diperoleh Hasil validasi ahli materi media leafled diperoleh presentase sebesar 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak, sehingga leaflet efektif digunakan sebagai bahan ajar. Hasil kelayakan media sebesar 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak. Kemenarikan produk leaflet sebesar 83% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga media leaflet layak dijadikan sebagai media pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. KATA KUNCI : edu-Green Entrepreneurship, Leaflet, Block Rezin, Limbah
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Matematika Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas X Yuliana, Atika
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.448

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the fact obtained by researchers when conducting Field Experience Practices (PPL) conducted at MA Mambaul Ulum Megaluh Academic Year 2019/2020. Many grade X students are still not active in following the mathematics learning process and there are still many students who do not do the assignments seriously. They tend to ignore the tasks given by forgetting or not being able to do it. This research was conducted aiming to increase the activeness of students in doing math assignments using problem-based learning models in class X MIA students in MA Mambaul Ulum Megaluh. This research is a Classroom Action Research (CAR) which has two cycles, data collection is done using student worksheets. The results of the study will show the activeness of student learning in mathematics based on data obtained from student worksheets. The results showed an increase in the learning activeness of class X students, so that the problem-based learning model can be used to increase student learning activeness in mathematics class X MIA MA Mambaul Ulum Megaluh Academic Year 2019/2020. Keywords: Problem Based Learning, Active, Mathematics ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang didapat oleh peneliti saat melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di MA Mambaul Ulum Megaluh Tahun Ajaran 2019/2020. Banyak siswa kelas X yang masih belum aktif dalam mengikuti proses pembelajaran matematika dan masih banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan dengan sungguh.  Mereka cenderung mengabaikan tugas yang diberikan dengan lupa atau tidak bisa mengerjakan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas matematika menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas X MIA di MA Mambaul Ulum Megaluh. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang memiliki dua siklus, pengambilan data dilakukan menggunakan lembar kerja siswa. Hasil penelitian akan menunjukkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika berdasarkan data yang diperoleh dari lembar kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa kelas X, sehingga Model pembelajaran berbasis masalah dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas X MIA MA Mambaul Ulum Megaluh Tahun Ajaran 2019/2020 Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Keaktifan, Matematika
Pengembangan Media Little Picture Card (LPC) Materi Jamur Endofit Untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Fariyanti, Ika; Meishanti, Ospa Pea Yuanita
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.985

Abstract

ABSTRACT One of the materials in the General Biology course is Fungi in the Biology Education Program of KH University. A. Wahab Hasbullah. The teaching lecturer stated that the Fungi material required practical activities, but practicum facilities were not yet available. These problems can be overcome with the Little Picture Card (LPC) learning media. LPC media contains material and pictures so that it can explain the meaning of the concepts being studied. Therefore, researchers will develop the Little Pictur Card (LPC) learning media for endophytic fungi. The research objectives were: (1) to describe the feasibility of Little Picture Card (LPC) media on endophytic mushroom material, (2) to describe the feasibility of Little Picture Card (LPC) media, (3) to describe student responses to the attractiveness of Little Picture Card media ( LPC) on endophytic fungal material. This study uses the ADDIE research model. The research procedure went through 5 stages, namely: 1) analysis 2) design 3) development 4) implementation and 5) evaluation. Media validation was carried out by material experts and media experts, while response validation was carried out by 21 Biology Education study program students. The results showed that the Little Picture Card media performed by material experts and media experts, material experts showed the criteria of "Very Appropriate" with a percentage of 91.07%. The results of the media expert showed the criteria of "Very Appropriate" with a percentage of 95.00%. The results of the responses by 21 students obtained a percentage of 81.5% with "Interesting" criteria. This shows that the Little Picture Card media is suitable for use as a learning medium for General Biology courses and is attractive to students on the condition that further development research and wider trials are carried out, so that it is obtained that the Little Picture Card media has empirically tested validity and is ready to use. KEYWORDS: Little Picture Card, endophytic mushroom learning media, student literacy ABSTRAK Salah satu materi pada matakuliah Biologi Umum adalah Fungi di Progam Pendidikan Biologi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Dosen pengampu menyatakan bahwa materi Fungi memerlukan kegiatan praktikumnamun sarana praktikum belum tersidia. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan media pembelajaran Little Picture Card (LPC). media LPC memuat materi dan gambar sehingga mampu menjelaskan makna konsep yang dipelajari. Oleh karena itu, peneliti akan mengembangkan media pembelajaran Little Pictur Card (LPC) materi jamur endofit. Tujuan penelitian adalah: (1) untuk mendeskripsikan kelayakan media Little Picture Card (LPC) pada materi jamur endofit, (2) untuk mendeskripsikan kelayakan media Little Picture Card (LPC), (3) untuk mendeskripsikan respon mahasiswa terhadap kemenarikan media Little Picture Card (LPC) pada materi jamur endofit. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE. Prosedur penelitian melalui 5 tahapan yaitu: 1) analysis 2) design 3) development 4) implementation dan 5) evaluation. Validasi media dilakukan oleh ahli materi dan ahli media sedangkan validasi respon dilakukan oleh 21 mahasiswa prodi Pendidikan Biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Little Picture Card yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, ahli materi menunjukkan kriteria “Sangat Layak” dengan persentase 91,07%. Hasil ahli media menunjukan kriteria “Sangat Layak” dengan presentase 95.00%. Hasil respon oleh 21 mahasiswa memperoleh presentase 81,5% dengan Kriteria “Menarik”. Hal ini menunjukan bahwa media Little Picture Card layak digunakan sebagai media pembelajaran mata kuliah Biologi Umum dan menarik bagi mahasiswa dengan syarat dilakukan penelitian pengembangan lebih lanjut dan uji coba yang lebih luas, sehingga diperoleh bahwa media Little Picture Card teruji validitasnya secara empiris dan siap digunakan Kata kunci : Little Picture Card, media pembelajaran jamur endofit, literasi mahasiswa
Analisis Keterlaksanaan RPP Versi Daring Kelas XI Materi Jaringan Tumbuhan Di MAN 3 Jombang Fatmawati, Widia
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 No. 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v8i2.2072

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to find out how the analysis of the implementation of online lesson plans for class XI on plant tissue material, the results of which will be described qualitatively. The type of research used is case study research that is qualitative (qualitative case study). The research method used in this research is descriptive. From the results of the analysis of RPP at meetings 4-5, it was found that 76.1% with the appropriate criteria. Meanwhile, at the 6th meeting, it was obtained 77.7% with the appropriate criteria. After conducting research on the analysis of the implementation of online lesson plans for class XI plant tissue material at MAN 3 Jombang, the authors can draw conclusions, namely, the implementation of online lesson plans in the biological learning process of plant tissue material is in accordance with the percentage at meetings 4-5 of 76.1% and meeting 6 of 77.7%. The Biology subject teacher for class XI MIPA 8 material on plant tissue at MAN 3 Jombang has carried out learning according to the online learning lesson plan. The suitability of the GPA with cognitive, affective, and psychomotor assessments in the study was appropriate. KEYWORDS: RPP analysis, online learning, plant tissue   ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana analisis keterlaksanaan RPP daring kelas XI materi jaringan tumbuhan yang hasilnya akan dideskripsikan secara kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus yang bersifat kualitatif  (qualitative case study). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Dari hasil analisis RPP pada pertemuan 4-5 didapatkan sebesar 76,1 % dengan kriteria sesuai. Sedangkan pada pertemuan 6 didapatkan sebesar 77,7 % dengan kriteria sesuai. Setelah melakukan penelitian tentang analisis keterlaksanaan RPP daring kelas XI materi jaringan tumbuhan di MAN 3 Jombang, maka penulis dapat mengambil kesimpulan yaitu, keterlaksanaan RPP daring pada proses pembelajaran biologi materi jaringan tumbuhan sudah sesuai dengan presentase pada pertemuan 4-5 sebesar 76,1 % dan pertemuan 6 sebesar 77,7 %. Guru mata pelajaran Biologi kelas XI MIPA 8 materi jaringan tumbuhan di MAN 3 Jombang telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP pembelajaran daring. Kesesuaian IPK dengan penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam penelitian sudah sesuai. KATA KUNCI: RPP, Pembelajaran daring, jaringan tumbuhan
Kemampuan Berpikir Kritis: Pendekatan Ketidakpastian Melalui Etnomatematika Nuryadi, Nuryadi
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7 No. 2 Januari 2022
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i2.2087

Abstract

Proses pembelajaran berbasis etnomatatematika bertujuan untuk memperoleh pembelajaran yang bermakna dan mendorong kemampuan pedagogis siswa. Kemampuan berfikir kritis disebut juga pemikiran reflektif dan kemampuan mengambil keputusan. Pemikiran reflektif mencakup keadaan keragu-raguan, kebingungan dan kesulitan mental yang selanjutnya ada tindakan mencari dan menemukan bahan yang akan menyelesaikannya untuk merubah ketidakpastian menjadi sebuah kepastian. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan dasar argumentative teoritis berkaitan bagaimana pendekatan ketidakpastian dilakukan dalam pembelajaran bernuansa ethnomathematics dapat mengembangkan karakter berpikir kritis matematis. Adapun metode penelitian adalah kualititatif bersifat fenomenologi dan studi literature, di mana dari hasil menelaah mengenai bagaimana pendekatan ketidakpastian dalam pembelajaran matematika berbasis etnomatematika secara komprehensif, maka dapat kesimpulan bahwa pembentukan kemampuan berpikir kritis matematis dilakukan melalui langkah-langkah identifikasi, mendeskripsikan, kontruktivisme, reflektif, dan overview.
KEPEMIMPINAN INOVATIF DALAM PENDIDIKAN: PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN LEWAT KEPEMIMPINAN INOVATIF: PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN LEWAT KEPEMIMPINAN INOVATIF Mareta, Iske
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7 No. 2 Januari 2022
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i2.2096

Abstract

Dalam lingkup sekolah, kepala sekolah selaku pemimpin di bebankan tanggung jawab untuk menghadirkan program-program baru lewat inovasi dari program yang sudah atau belum terlaksana. Dengan begitu adanya kepemimpinan inovatif patut menjadi hal yang dicoba oleh kepala sekolah selaku pemimpin. Penelitian ini ditunjang menggunakan metode library research dengan menggunakan alat dan bahan yang berada di perpustakan seperti buku, artikel maupun data-data yang terkait dengan penlitian yang ingin dilakukan. Dari penelitian ini diperoleh hasil berupa kepemimpinan inovatif dalam pendidikan akan memberikan dampak yang baik bagi sebuah sekolah jika pemimpinnya atau kepala sekolah memperoleh perhatian yang memadai. Demikian ini karena kepala sekolah merupakan kunci tercapainya mutu pendidikan yang baik. Kesimpulan yang kami peroleh dari penelitian ini bahwasannya untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui perbuhan kepemimpinan menggunakan kepemimpinan inovatif maka dibutuhkan perhatian terhadap input dan output pendidikan secara lebih mendalam.
KONTRIBUSI MUTU PENDIDIKAN WILLIAM. EDWARD DEMING DALAM MENGEMBANGKAN KONSEP TOTAL QUALITY MANAGEMENT Sirojudin, Didin; Al Ghozali, M. Dzikrul Hakim
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7 No. 2 Januari 2022
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i2.2258

Abstract

Quality assurance or the quality of goods or products and services is an aspect that has always been a benchmark in the industrial world, especially where the level of success of a company can be measured from the products it produces (quality). This measure becomes very important in ensuring customer or consumer satisfaction to always be consistent in using the products or services of a company or educational institution, because educational institutions also offer services. Deming in Nasution explains that quality is conformity to market or consumer needs. Research on the Contribution of Educational Quality William. Edward Deming In developing the concept of Total Quality Management, the writer uses the method of literature or literature review, the aim is to see that the whole as a whole is more important than one part. Because it is hoped that descriptive data can be obtained. The result of this research is the Deming Prize or Deming Prize, to obtain this award the company/institution must register with the Deming Prize committee which then the company will be assessed with several assessment criteria as follows: A) policies and goals; B) its organization and operations; C) education and dissemination; D) collection and dissemination of information and its utilization; E) analysis; F) standardization; G) control; H) quality assurance rights I) influence and J) characterize future plans
DESAIN MATERI AJAR BAHASA ARAB BERBASIS TEMA DI MI AL HIKMAH SIDOWAREK NGORO JOMBANG (Keterampilan membaca, menulis dan latihannya) Al Ghozali, M. Dzikrul Hakim; Sirojudin, Didin
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7 No. 2 Januari 2022
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/eduscope.v7i2.2259

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan model bahan ajar bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah, menyimpulkan bahwa model bahan ajar bahasa Arab yang dibutuhkan siswa dan guru Madrasah Ibtidaiyah meliputi: terdiri dari empat keterampilan berbahasa yang seimbang, namun dalam pembelajarannya lebih menitikberatkan pada keterampilan produktif (qiro`ah dan kitab) saja. Agar menarik, bahan ajar bahasa Arab harus disertai dengan gambar yang berwarna-warni dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta setiap dokumen harus disertai dengan latihan-latihan yang cukup. Perancangan model Bahan ajar bahasa Arab yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi: (1) analisis kebutuhan, (2) proses penyusunan model meliputi analisis spesifik, kondisi pembelajaran yang menjadi tujuan dan analisis sumber belajar. , tahap pengembangan pembentukan kegiatan usaha, dan melakukan latihan. Semua elemen ini dibangun oleh peneliti dalam satu unit bahan ajar yang meliputi: isi dan latihan. Desain model materi pendidikan ini terbatas pada desain yang disusun atas dasar penelitian pendahuluan. Untuk menguji keefektifan keberhasilan materi ini terhadap kemampuan bahasa siswa, diperlukan penelitian lebih lanjut.